Persebaya Fokus Benahi Konsentrasi Jelang Menjamu Kalteng Putra

Suara.com – Skuat Persebaya fokus membenahi konsentrasi jelang laga pekan kedua Liga 1 2019, yang mana mereka akan menjamu tim promosi Kalteng Putra di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa (21/5/2019) malam WIB.

“Seluruh pemain di lapangan harus konsentrasi penuh dan tidak boleh lengah, terutama di menit-menit awal. Itu fokus kami jelang laga lawan Kalteng,” ungkap pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman seperti dilansir Antara.

Djanur –sapaan akrab Djadjang– mengaku tidak ingin kejadian melawan Bali United pada laga pekan perdana Liga 1 2019, Kamis (16/5/2019) terulang, yaitu Persebaya kebobolan di 15 menit awal babak pertama.

Pada laga yang berakhir dengan kekalahan Persebaya 1-2 tersebut, Bajul Ijo –julukan Persebaya– harus tertinggal saat pertandingan masih memasuki menit 15 babak pertama, lalu sukses menyamakan kedudukan, namun kembali tertinggal saat babak kedua baru berjalan tiga menit.

Skor tipis 1-2 bertahan hingga pertandingan usai dan Persebaya harus puas berada di papan bawah klasemen sementara Liga 1 2019 karena gagal membawa pulang poin dari lawatan ke Bali.

“Itu yang menjadi evaluasi kami dan jangan sampai terulang di pertandingan berikutnya, apalagi kami akan tampil di hadapan pendukung sendiri,” tutur Djanur.

Sementara itu, pada sesi latihan Minggu (19/5/2019) malam, Djanur hanya mencoba lapangan kecil dan meminta seluruh pemain memainkan pressing, ditambah game ringan untuk melatih konsentrasi Ruben Sanadi dan kawan-kawan.

“Saat melawan Bali United, ada evaluasi yaitu pressing itu tadi. Makanya harus dibenahi dan seluruh menunjukkan tren positif,” beber Djanur.

Terakhir, eks pelatih Persib dan PSMS Medan itu juga meminta para pemain Persebaya tak menganggap remeh Kalteng Putra meski berstatus sebagai tim promosi.

Terlebih pada laga perdana mereka di Liga 1 2019, tim yang dilatih Gomes de Oliveira itu sukses menaklukkan tuan rumah PSIS Semarang 2-1.

Neymar Dinilai Belum Siap Jadi Kapten Timnas Brasil

Suara.com – Edmilson, mantan pemain bertahan Barcelona dan juga tim nasional Brasil, menyebut Neymar belum pantas untuk mengemban tugas sebagai kapten di ajang Copa America. Menurut Edmilson, masih banyak pemain lain yang lebih senior dan berpengalaman ketimbang bomber PSG itu.

Sebagaimana diketahui, di PSG, pelatih Thomas Tuchel memercayakan ban kapten kepada Thiago Silva dan Marquinhos ketimbang Neymar. Kabarnya, keputusan Tuchel memilih Thiago Silva dan Marquinhos karena kedua pemain itu dinilai lebih dewasa dari Neymar.

“Ini (Brasil) adalah skuat berisikan pemain berpengalaman yang pernah mengemban tugas sebagai kapten di klub,”

“Jadi, menurut pendapat saya, ini bukan waktu yang tepat untuk menyerahkan ban kapten kepada Neymar. Tapi keputusan tetap ada di tangan Tite.”

Pemain Brasil Neymar menjebol gawang Uruguay dalam laga uji coba yang berlangsung di London, 16 November 2018 [AFP]Pemain Brasil Neymar menjebol gawang Uruguay dalam laga uji coba yang berlangsung di London, 16 November 2018 [AFP]

Di ajang Copa America 2019, Brasil menempati Grup A bersama Bolivia, Venezuela dan Peru. Di pertandingan pertama yang akan digelar 14 Juni 2019, Brasil akan menghadapi Bolivia.

Namun sebelum berlaga di Copa America, Brasil akan melakoni dua laga uji coba menghadapi Qatar dan Honduras.

Semen Padang Siap Manfaatkan Kelemahan PSM di Laga Perdana

Suara.com – Semen Padang yang berstatus tim promosi, akan menantang tuan rumah PSM Makassar yang merupakan runner-up Liga 1 musim lalu, dalam lanjutan pekan pembuka Liga 1 2019.

Laga ini akan dihelat di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulaweso Selatan, Senin (20/5/2019) malam ini pada pukul 20.30 WIB. 

Jelang partai ini, pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli mengakui jika PSM merupakan tim dengan materi pemain-pemain kelas satu.

Syafrianto mengatakan apa yang telah ditunjukkan PSM saat berlaga di Liga 1 musim lalu serta di Piala AFC 2019 dan Piala Indonesia merupakan bukti seperti apa kekuatan tim asuhan Darije Kalezic tersebut.

Meski demikian, Syafrianto yakin PSM tetap punya kelemahan yang bisa dimanfaatkan anak-anak asuhannya pada laga nanti. 

“Kami tentunya tidak pungkiri hal itu, jika PSM merupakan tim kuat dengan progres yang luar biasa. Namun saya pikir mereka juga punya kelemahan yang bisa kami manfaatkan pada laga nanti,” ucap Syafrianto seperti dilansir Antara.

“Saya pikir kami sudah mengetahui beberapa kelemahan mereka dan tentu akan coba kami manfaatkan pada pertandingan di Makassar,” sesumbar sang juru taktik.

Terkait kelemahan PSM apakah menyangkut soal stamina karena terus tampil di Piala Indonesia dan Piala AFC, Syafrianto memilih merahasiakannya.

“Kami akan main lawan PSM dengan ciri kami. Kami sudah siap bermain taktikal, fisik, mental pun sudah siap,” tegasnya.

“Untuk ciri PSM yang didukung pemain tengah yang punya kemampuan yang baik, hal itu sudah kami waspadai. Intinya kami sudah siap memberikan tontonan yang menarik bagi masyarakat,” celoteh Syafrianto.

Juara Liga Spanyol Sudah, Sergi Roberto: Barcelona Bidik Copa del Rey

Suara.com – Barcelona sukses mempertahankan gelar juara Liga Spanyol. Kini, Sergi Roberto menegaskan bahwa skuatnya siap membidik double gelar domestik guna menutup akhir musim ini.

Barcelona bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Eibar di pekan terakhir Liga Spanyol. Kini, Barcelona bersiap menghadapi Valencia di final Copa del Rey pada Minggu depan.

Kemenangan atas Valencia membuat Barcelona mempertahankan gelar double domestik (Juara Liga Spanyol dan Copa del Rey untuk pertama kalinya sejak 2016

Dengan kegagalan mereka sukses di Liga Champions, Sergi Roberto menegaskan bahwa dia dan rekan setimnya telah siap mempertahankan gelar Copa del Rey.

Gelandang Barcelona, Sergi Roberto [AFP/Oli Scarff]Gelandang Barcelona, Sergi Roberto [AFP/Oli Scarff]

“Pertandingan hari ini (melawan Eibar) membantu kami sebagai persiapan untuk final Copa del Rey minggu depan,” ungkap Sergi Roberto seperti dilansir Scoresway.

“Kami termotivasi untuk final dan kami akan mempersiapkan diri dengan baik minggu ini. Kami semua ingin pergi berlibur di akhir musim dengan memenangkan dua gelar,” ujarnya.

Barcelona disingkirkan oleh Liverpool secara dramatis oleh Liverpool di Liga Champions. Meski demikian, Sergio Roberto tetap senang dengan musim yang diraih Barcelona di musim ini.

“Memenangkan liga adalah yang menandai sebagai tim terbaik di negara Anda, dan kami telah menjadi yang terbaik sepanjang musim. Di Liga Champions kami tersingkir, dan itu mengecewakan, tetapi di liga kami memiliki musim yang sangat baik,” pungkasnya.

City Ukir Sejarah, Gundogan Siap Perbaharui Kontrak

Suara.com – Manchester City baru saja sukses mengukir sejarah. Menjuarai Piala FA, Sabtu (18/5/2019), City tercatat sebagai tim sepak bola pria pertama di Inggris yang memenangkan tiga gelar.

Menyusul sukses klubnya tersebut, Ilkay Gundogan pun mengaku siap membahas masa depannya di Etihad Stadium, mengingat kontrak saat ini yang hanya menyisakan satu musim.

“Sekarang adalah waktunya untuk melihat situasi dan berdiskusi lebih intens dengan klub,” kata Gundogan tentang kontraknya bersama City.

Sebagaimana diketahui, City mengalahkan Watford 6-0 di final Piala FA. Kemenangan tersebut melengkapi gelar domestik yang sudah diraih City sebelumnya, yaitu Piala Liga Inggris dan Liga Premier Inggris.

Mengamankan tiga gelar di musim 2018/19, kekalahan menyakitkan Manchester City di ajang Liga Champions pun terobati. Menurut Gundogan, timnya sempat terpukul setelah disingkirkan Tottenham Hotspur di babak perempat final.

Pemain Man City Ilkay Gundogan disambut manajer Josep Guardiola saat meninggalkan arena pertandingan [AFP]Pemain Man City Ilkay Gundogan disambut manajer Josep Guardiola saat meninggalkan arena pertandingan [AFP]

“Kegagalan di Liga Champions rasanya sangat menyakitkan. Tapi semuanya terobati dengan sukses kami di kancah domestik.”

“Tapi jika saya bisa memenangkan gelar di masa depan bersama klub (City), saya harap itu adalah Liga Champions.”

Gundogan dibeli Manchester City dari Borussia Dortmund pada awal Juni 2016. Ditebus dengan mahar sebesar 20 juta pound sterling, Gundogan menjadi pembelian pertama Josep Guardiola yang kala itu baru diresmikan sebagai manajer Manchester City.

Tiga musim berseragam City, Gundongan saat ini sudah mencicipi dua gelar Liga Premier Inggris, dua piala Liga Inggris (Carabao Cup), satu Community Shield dan satu Piala FA.

Real Madrid Resmi Perpanjang Kontrak Toni Kroos hingga 2023

Suara.com – Real Madrid resmi memperpanjang kontrak gelandang sentral andalan mereka, Toni Kroos. Pemain berpaspor Jerman itu mengekstensi durasi kontraknya di Santiago Bernabeu hingga musim panas 2023 mendatang.

Kroos yang kini berusia 29 tahun, telah melakoni 233 penampilan bersama Real Madrid di semua ajang semenjak gabung dari Bayern Munich pada bursa transfer musim panas 2014 lalu, termasuk 28 di Liga Spanyol dan delapan di Liga Champions ini.

Selama berseragam Real Madrid, Kroos yang sukses membawa Timnas Jerman kampiun Piala Dunia 2014 itu sukses merengkuh total 11 gelar juara, termasuk tiga titel Liga Champions yang diraih secara beruntun pada 2016-2018.

Kroos sendiri sejatinya sempat diyakini bakal jadi salah satu pemain yang terkena dampak cuci gudang Real Madrid di bursa transfer musim panas 2019.

Pasalnya, penampilan Kroos dianggap jauh menurun musim ini dan gagal membawa Real Madrid berprestasi. Sang gelandang cuma bikin satu gol dan enam assist dari 43 penampilan di seluruh kompetisi.

Meski demikian, Zinedine Zidane yang kembali jadi pelatih Real Madrid pada 11 Maret 2019 lalu ternyata masih sangat membutuhkan jasa Kroos.

Seperti diketahui, Kroos memang menjadi salah satu pemain kunci Real Madrid saat klub begitu sukses pada periode pertama Zidane sebagai entrenador.

Sama Sekali Tak Beri Kesempatan pada Bale, Zidane Akhirnya Ungkap Alasannya

Suara.com – Masa depan Gareth Bale bersama Real Madrid kian suram saja, setelah belakangan ini santer beredar kabar bahwa sang attacker bakal ditendang Los Blancos –julukan Real Madrid– pada bursa transfer musim panas 2019 ini.

Yang teranyar, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane membiarkan Bale hanya duduk di bangku cadangan saat Los Blancos dipermalukan Real Betis 0-2 di Santiago Bernabeu pada laga pekan pamungkas Liga Spanyol 2018/19, Minggu (19/5/2019) petang WIB.

Hal ini membuat Bale sudah tidak pernah lagi merumput dalam tiga laga terakhir Real Madrid, padahal ia dalam kondisi fit alias sedang tidak cedera.

Di dua laga sebelumnya, yakni saat menghadapi Villarreal dan Real Sociedad di jornada ke-36 dan 37, winger berusia 29 tahun itu bahkan ditepikan dari skuat Real Madrid alias sama sekali tak masuk matchday squad.

Setelah sebelum-sebelumnya pelit berkomentar soal masa depan Bale di Real Madrid, Zidane kini akhirnya buka suara secara lebih gamblang, meski memang pelatih berusia 46 tahun itu lagi-lagi tak mengonfirmasi secara detil apakah Bale akan bertahan atau pergi pada musim panas ini.

Zidane hanya mengemukakan alasannya menepikan Bale dari starting eleven Real Madrid, bahkan tentunya bisa dibilang dari tim utama Los Blancos. 

Zidane secara tegas menyebut tak berminat memainkan mantan megabintang Tottenham Hotspur tersebut karena memang tak sesuai dengan kebutuhan tim.

Zidane mengaku tidak punya rencana memainkan Bale. Bahkan, entrenador yang akrab disapa Zizou itu mengaku tetap tidak akan memasukkan Bale jika regulasi memperbolehkan pergantian pemain keempat di laga kontra Real Betis!

“Jika saya merasa seorang pemain tak cocok di tim, harus ada keputusan terburuk yang diambil untuk mencapai hasil terbaik,” kata Zidane dilansir Sky Sports.

“Saya lebih memilih pemain lain dalam beberapa pekan terakhir. Jika saya punya pergantian pemain keempat di laga lawan Betis ini, saya tetap tidak akan memasukkan dia (Bale),” tutur juru taktik berpaspor Prancis itu dengan tegas.

“Saya harus bertindak untuk kepentingan tim, setiap saat. Dia telah memenangi banyak gelar di sini, namun kami hidup untuk saat ini dan masa depan. Tak ada sentimen di sini atau personal, ini hanya demi kebutuhan tim semata,” tukas Zizou.

Di laga kontra Real Betis, Zidane lebih memilih memasukkan Marco Asensio, Isco, dan Lucas Vazquez sebagai pemain pengganti.

Sedangkan trio attacker di lini serang Real Madrid yang diturunkan Zidane sebagai starter adalah Brahim Diaz, Karim Benzema, dan Vinicius Junior.

Berang Disanksi Komdis PSSI, Arema FC Siap Ajukan Banding

Suara.com – Arema FC memprotes sanksi yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terhadap manajemennya. Berang terhadap sanksi hukuman denda Rp 75 juta, Arema siap mengajukan banding untuk mendapatkan perlakuan adil dan obyektif.

Dilansir SUARA.com dari ongsinade.co.id, CEO Arema FC, Agoes Soerjanto, menilai panitia pelaksana (panpel) PSS tidak siap menyambut kedatangan tim tamu. 

“Tentunya pihak panpel harus sudah mempersiapkan jauh lebih baik dari laga biasa. Faktanya, justru timbul ricuh karena ketidaksiapan panpel. Jika tidak siap sejak awal, ajukan penundaan,” ungkap CEO Arema FC Agoes Soerjanto, Senin (20/5/2019).

“Bayangkan seminggu sebelum berangkat ke Sleman, kami sudah berkoordinasi dengan manajeman termasuk panpel yang menyiapkan keamanan keberangkatan dan soal tiket. Meskipun Ramadan mereka bergembira menyambut bergulirnya Liga 1 dan datang dengan satu tujuan yakni memeriahkan pembukaan,” pungkasnya.

Menurutnya, Panpel tak mengantisipasi gangguan keamanan mulai dari area parkir, lorong pintu masuk hingga tribun Aremania–julukan supporter Arema FC–ditempatkan.

Terlepas klaim itu ulah provokator, Agoes menilai Panpel tak sanggup menguasai keadaan. Dia juga menyayangkan pernyataan salah satu LOC atau Panpel yang memperkeruh suasana yang menyudutkan Arema.

Agoes juga menanyakan alasan Komdis PSSI menjatuhkan hukuman dengan denda Rp 75 juta kepada Arema FC. Jika alasannya karena Aremania membalas lemparan oknum, dia mengklaim untuk mempertahankan diri.

“Mereka sebagai tamu merasa ingin mempertahankan diri. Bayangkan jika mereka hanya diam, bakal banyak jatuh korban dari Aremania. Selain itu, banyak kendaraan yang juga rusak. Seharusnya Komdis mengambil keputusan yang obyektif,” katanya.

Agoes menegaskan pihaknya siap mengajukan banding. Alasannya untuk menegakkan regulasi serta hukum sepak bola Indonesia agar lebih baik dan berkualitas ke depan.

Nedved : Juventus Belum Memutuskan Pengganti Allegri

Suara.com – Massimiliano Allegri telah dipastikan akan meninggalkan Juventus di akhir musim ini. Namun demikian, wakil presiden klub Juventus Pavel Nedved mengungkapkan bahwa klub belum memutuskan siapa yang akan menggantikan posisi Allegri.

Sebagaimana diketahui, Allegri dan klub Juventus sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Pelatih berusia 51 tahun tersebut dipastikan tidak lagi membesut Bianconeri di musim 2019/20.

Itu artinya, Allegri akan meninggalkan Juventus setelah pertandingan melawan Sampdoria di pekan terakhir Serie A. Namun manajer Chelsea Maurizio Sarri dan manajer Lazio, Simone Inzaghi telah dihubungkan dengan Juventus.

Mantan pelatih Antonio Conte, manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino dan manajer Prancis Didier Deschamps juga disebut-sebut berpotensi menggantikan posisi Allegri.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri saat merayakan kemenangan sebagai juara di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus melawan Atalanta di Stadion Allianz, Turin, Italia, Senin (20/5) di hari WIB.[Marco Bertorello / AFP]Pelatih Juventus Massimiliano Allegri saat merayakan kemenangan sebagai juara di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus melawan Atalanta di Stadion Allianz, Turin, Italia, Senin (20/5) di hari WIB.[Marco Bertorello / AFP]

Namun, Nedved menegaskan belum mengambil keputusan siapa calon pengganti Allegri guna menangani Juventus di musim depan.

“Akan ada beberapa evaluasi, kami tidak terburu-buru dan dapat mengambil waktu kami. Itu tidak akan mudah, kita tahu era ini tidak pernah bisa diulang, jadi itu akan menjadi lebih sulit,” ungkap Nedved seperti dilansir Scoresway.

“Sejauh ini, kami mengevaluasi apa yang harus dilakukan dengan Max, jadi tidak menghubungi pelatih lain. Kami punya ide, termasuk beberapa yang cukup jelas, tetapi belum membuat keputusan,” ujarnya.

Hal itu dikatakan Nedved usai Juventus bermain imbang 1-1 melawan Atalanta di pekan ke-37 Liga Italia. Usai laga tersebut, Juventus juga menggelar pesta perayaan Scudetto mereka di musim ini. 

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri merangkul pemain depan Juventus Cristiano Ronaldo saat mereka merayakan kemenangan sebagai juara di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus melawan Atalanta di Stadion Allianz, Turin, Italia, Senin (20/5) dini hari WIB.[Marco Bertorello / AFP]Pelatih Juventus Massimiliano Allegri merangkul pemain depan Juventus Cristiano Ronaldo saat mereka merayakan kemenangan sebagai juara di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus melawan Atalanta di Stadion Allianz, Turin, Italia, Senin (20/5) dini hari WIB.[Marco Bertorello / AFP]

Ini juga menjadi laga terakhir Allegri dan juga perpisahannya  di depan para pendukungnya di Allianz Stadium.

“Max (Allegri) telah memenangi 11 trofi, hampir segalanya kami telah meminta kepadanya. Jadi dia pantas mendapatkan pujian dan perpisahan yang bagus. Hal yang sama berlaku untuk [bek] Andrea Barzagli, karena ini adalah perayaan mereka.”

“Tidak ada satu alasan, pengalaman ini berakhir secara alami. Masing-masing dari kita harus mengatakan apa yang kita rasakan di dalam dan di situlah kita berakhir.”

“Juventus perlu memenangkan trofi, Max melakukannya, jadi dia melakukan pekerjaan dengan baik,” pungkas Pavel Nedved.

Nekat Ingin Bertahan di Real Madrid, Bale Tak Malu Meski Makan Gaji Buta

Suara.com – Sinyal bahwa Real Madrid sudah tak menginginkan kehadiran Gareth Bale tampak makin nyata setelah ia tak diturunkan di laga terakhir La Liga musim ini. Meski begitu penyerang Wales itu bersikukuh tetap ingin bertahan.

Real Madrid menutup laga pamungkas La Liga dengan hasil buruk. Mereka takluk dari Real Betis 0-2.

Gareth Bale terlihat hanya memanaskan bangku cadangan bersama Toni Kroos saat laga berlangsung. Keduanya pun tertangkap kamera sempat saling bercanda dan tertawa padahal di saat yang sama, timnya dipermalukan tamunya.

Tidak diturunkannya Bale pada laga pamungkas La Liga itu makin mengindikasikan bahwa El Real sudah tak lagi menginginkan jasanya.

Gareth Bale tertangkap kamera tengah tertawa saat Real Madrid dipermalukan Real Betis 0-2 di laga pamungkas La Liga, kemarin. [PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP]Gareth Bale tertangkap kamera tengah tertawa saat Real Madrid dipermalukan Real Betis 0-2 di laga pamungkas La Liga, kemarin. [PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP]

Pelatih Zinedine Zidane pun secara halus menyebut alasannya tak menurunkan Bale lantaran pertimbangan taktik.

“Ia tidak bermain karena ada pemain lain yang ingin saya mainkan. Saya minta maaf kalau ia kemudian jadi kesal. Tapi masih ada musim depan,” ungkap Zizou seperti dikutip dari Sport 360.

Kontrak Bale sebetulnya baru akan habis pada 2022. Namun, Real Madrid sepertinya tak sabar ingin segera mendepak sang pemain. Sayangnya, Los Blancos masih kesulitan mencari klub yang menginginkan jasanya, apalagi jika menilik gaji Bale yang terlampau tinggi yakni sekitar Rp274, 4 miliar per tahunnya.

Manchester United disebut menjadi salah klub yang kabarnya menginginkan Bale. Namun, hingga kini kabar itu masih sekadar angin lalu.

Bale pun punya sikap sendiri soal masa depannya. Seperti dikutip dari Sport, ia masih akan berada di Real Madrid hingga musim mendatang.

“Saya masih punya sisa kontrak yang urung selesai. Masih ada tiga tahun. Jadi kalau saya harus pergi mereka harus membayar gajiku sebesar Rp274 miliar per musim,” ucapnya.

“Dan jika itu tak bisa disanggupi ya jelas aku akan bertahan. Meski aku hanya akan bermain golf,” tandasnya.

PSM Makassar Antusias Tatap Laga Perdana di Liga 1 2019

Suara.com – Tim PSM Makassar menyambut antusias laga perdana mereka di Liga 1 2019. Juku Eja –julukan PSM– akan menerima lawatan tim promosi Semen Padang di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/5/2019) malam WIB.

Pelatih PSM, Darije Kalezic mengatakan jika Tim Juku Eja sudah cukup lama tidak tampil di hadapan suporter sendiri di Andi Mattalatta. Seperti diketahui, PSM harus pindah kandang saat berlaga di fase grup Piala AFC 2019 lalu. 

Karena itulah, Kalezic menyebut jika PSM sangat antusias untuk melakoni laga nanti malam.

“Setelah sekian lama, kita akhirnya bisa kembali bermain di hadapan suporter setia. Kami tidak banyak tampil di Makassar dan bahkan laga terakhir kita di sini adalah ketika melawan Bhayangkara FC (pada leg kedua babak delapan besar Piala Indonesia 2018),” ucap Kalezic seperti dimuat Antara.

“Karena itu, saya dan semua pemain sangat antusias menjalani laga melawan Semen Padang,” imbuh pelatih berkebangsaan Swiss berusia 49 tahun itu. 

Kalezic mengatakan, dengan kembali tampil di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter, tentunya diharapkan bisa semakin meningkatkan motivasi setiap pemain PSM.

Menurut sang juru taktik, momentum ini tentunya harus dimaksimalkan.

“Kita telah banyak lakukan pertandingan, semua pemain fit dan segar bugar untuk menghadapi laga perdana Liga 1 musim ini,” tegas Kalezic.

Usai Dijatuhi Sanksi, Begini Respons Manajemen PSS Sleman

Suara.com – PSS Sleman harus menerima sanksi akibat kerusuhan suporter yang terjadi saat laga pembuka Liga 1 2019 melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5/2019) lalu. Manajemen pun berharap peristiwa ini bisa menjadi pembelajaran agar lebih baik lagi.

Sesuai keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, PSS Sleman didenda Rp 150 juta lantaran terlibat saling lempar dengan suporter Arema FC. Selain itu, para suporter juga menyalakan flare, kembang api, serta petasan.

Sebagai tim tamu, Arema FC juga dijatuhi dendan dengan nominal yang lebih sedikit, yakni Rp 75 juta. Sedangkan pihak panpel dihukum dengan melakukan penutupan sebagian tribune selatan Stadion Maguwoharjo selama empat pertandingan dan denda Rp 50 juta.

Kricuhan suporter pada pertandingan PSS Sleman versus Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (16/5/2019).Kerusuhan suporter pada pertandingan PSS Sleman versus Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019).

Menanggapi hal tersebut, CEO PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Viola Kurniawati, menyatakan pendapatnya.

”Hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI merupakan pembelajaran bagi PSS Sleman untuk menjadi lebih baik. Kemenangan yang diraih di awal laga, menjadi partai pembuka Shopee Liga 1 2019, terasa kurang dengan adanya kerusuhan dan insiden yang terjadi,” ungkapnya, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.

”PSS berharap semua pihak hendaknya belajar dari kejadian tersebut. Tak hanya menjadi kerugian bagi tim tapi juga suporter. Kedewasaan dalam bertindak menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kita semua,” tuturnya menambahkan.

Laga Pembuka Liga 1 Ricuh, Menpora Minta Panpel Tegas dan Beri Edukasi ke Suporter

Suara.com – Menteri Pemuda dan Olahraga alias Menpora Imam Nahrawi merasa prihatin atas kerusuhan antar suporter yang terjadi pada laga pembuka Shopee Liga 1 2019 antara PSS Sleman kontra Arema FC di Stadion Maguwohargo, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019) lalu. 

“Ya, saya tidak tahu alasan utama sehingga muncul kerusuhan itu. Ya tapi itu jika terjadi terus menerus, tentu kita prihatin karena sepakbola kita sudah akan bergulir menemukan model kompetisi terbaiknya,” ucap Menpora usai menggelar acara buka puasa bersama di kediamannya di Jl. Widya Candra III No.14 Jakarta, belum lama ini. 

Gerakan Satgas Anti Mafia Bola, lanjutnya, telah memberikan nuansa baru akan sebuah kompetisi sepakbola yang fair, sehat, bersih, dan tanpa pengaturan skor.

Untuk itu, perlu partisipasi nyata suporter sebagai pendukung utama agar jalannya pesta sepakbola di Tanah Air bisa terus berjalan lancar dan kondusif.

“Partisipasi nyata suporter itu ya fair play, jika ada di stadion tidak boleh sedikit-sedikit tersulut isu yang tidak jelas. Makanya perlu kesadaran luar biasa kepada korlap-korlap suporter dan klub juga harus memberikan edukasi,” ujar Imam Nahrawi.

Menpora sendiri merasa terheran-heran karena menurutnya tidak ada histori konflik yang tumbuh antara suporter PSS Sleman dengan Arema FC.

“Saya heran, seingat saya tidak ada sejarah konflik antara Arema FC vs PSS Sleman. Kok ini bisa muncul? Untuk itu Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan harus bertanggung jawab untuk membuka, melihat faktor apa penyebabnya,” papar Imam Nahrawi.

Menpora sendiri mengaku tidak mengetahui secara detil terkait rekomendasi apa yang diberikan BOPI sehingga izin bertanding itu keluar.

“Saya tidak tahu persis detilnya rekomendasi BOPI keluar, apa didalamnya ada klausul jika ada kerusuhan, bentrok, gesekan antar suporter akan dievaluasi. Saya belum lihat seperti itu,” jelasnya.

Imam Nahrawi berharap karena kerusuhan sudah terjadi, maka Panpel diharapkan dapat bertindak tegas, setidaknya agar penonton bisa menonton pertandingan sepakbola dengan nyaman seperti halnya di Eropa.

“Panpel harus bertindak cepat dan tegas agar penonton itu bisa nyaman seperti di Eropa. Sebelum masuk ke stadion diperiksa total, tidak boleh ada benda tajam, kembang api dan sebagainya karena kita ingin kompetisi yang profesional,” kata Menpora.

“Sepakbola kita sudah bagus, Satgas Anti Mafia Bola sudah berjalan, mari kita bersinergi satu sama lain. Tentu kita memberikan mandat kepada BOPI agar melihat secara profesional, bagaimana tata kelola masing-masing klub, kompetisinya dan sebagainya, soal ketertiban di lapangan, tentu domain Panpel yang harus menyelesaikan bersama aparat keamanan,” tandasnya.

PSM Makassar Punya Rekor Fantastis Hadapi Semen Padang di Kandang

Suara.com – Duel sengit akan tersaji pada penutup pekan pertama Liga 1 2019 antara PSM Makassar kontra Semen Padang di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Senin (20/5/2019) malam ini.

Finis sebagai runner up Liga 1 musim lalu, PSM Makassar percaya diri bisa mengatasi tamunya Semen Padang di laga perdana.

Kepercayaan diri skuat Juku Eja selain bakal bermain di hadapan pendukung sendiri, juga karena hampir semua pemain bisa diturunkan nir Ferdinand Sinaga yang harus menjalani pemulihan akibat cedera lengannya.

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menyebut dengan kondisi pemain yang hampir semua dalam kondisi fit membuatnya sangat leluasa untuk mengatur taktik dan strategi.

Sementara, meski berstatus tim promosi, Semen Padang mengaku tak gentar menghadapi PSM Makassar. Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli bahkan sudah memberikan sinyal bakal memberi perlawanan sengit di Andi Mattalatta malam nanti.

Jika dilihat dari catatan pertemuan, PSM Makassar dan Semen Padang setidaknya pernah bersua sebanyak empat kali di berbagai kompetisi. Dari hasil itu, kedua tim sama-sama kuat. Baik PSM maupun Semen Padang sama-sama mengantongi dua kemenangan.

Tetapi, yang patut digarisbawahi, dua kemenangan PSM Makassar selalu didapat dari laga kandang. Terakhir pada pertemuan dua tahun silam, skuat Ewako sukses melumat Semen Padang 4-0.

Nah, mampukah Semen Padang memupus keangkeran Andi Mattalatta malam ini?

Kylian Mbappe Isyaratkan Ingin Tinggalkan PSG

Suara.com – Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan soal masa depannya di Paris Saint Germain. Bintang muda internasional Prancis ini telah memberikan isyarat ingin meninggalkan klub juara Liga Prancis ini.

Mbappe sempat kencang dihubungkan dengan klub raksasa Spanyol, Real madrid. Namun pemain berusia 20 tahun itu sempat mempastikan kepada fansnya pada bulan lalu dia akan tetap bertahan di Paris.

Di musim ini, Mbappe telah menjadi bagian penting bagi sukses PSG memenangi gelar Ligue 1. Ia telah menyumbangkan 32 gol dan sekaligus tercatat sebagai top skor liga Prancis.

Namun demikian, Mbappe mulai memberikan isyarat bahwa dirinya membuka peluang untuk meninggalkan PSG. Hal itu dikatakan Mbappe setelah terpilih sebagai pemain Terbaik Ligue 1 dan pemain muda terbaik tahun ini.

Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe merayakan kemenangan 2-0 timnya atas tuan rumah Manchester United pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. [FRANCK FIFE / AFP]Penyerang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe merayakan kemenangan 2-0 timnya atas tuan rumah Manchester United pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. [FRANCK FIFE / AFP]

“Ini adalah satu-satunya gelar yang saya belum dapatkan. Saya benar-benar sangat bahagia,” kata Mbappe saat menerima penghargaan tersebut.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang sama -sama mengejar di liga ini. Saya berhasil beradaptasi di tahun pertama saya, untuk mengubah posisi tahun ini,” ujar pemain yang mencetak total 38 gol di semua kompetisi musim ini.

“Ada beberapa kekecewaan, tetapi itu adalah bagian dari sepakbola. Ini adalah momen yang sangat penting bagi saya. Saya tiba di titik balik kedua dalam karier saya. Saya telah menemukan banyak hal luar biasa di sini.”

“Mungkin ini saatnya untuk memiliki tanggung jawab lebih besar, mungkin di PSG, dengan senang hati, atau di tempat lain untuk proyek baru. Dalam hal apa pun, terima kasih semuanya,” kata Mbappe.

Tentu saja, pernyataan Mbappe tersebut akan mengundang spekulasi soal masa depannya di PSG. Mbappe juga tidak mengoreksi pernyataannya tersebut. “Saya mengatakan apa yang harus saya katakan,” ujarnya

“Saat Anda ada kesempatan seperti ini, Anda dapat mengirim pesan, saya pikir saya telah mengirimkan pesan saya. Jika saya berbicara lebih banyak, itu akan terlalu berlebihan dan itu bukan pesan yang ingin saya kirim,” pungkas Kylian Mbappe.

Kocak, Suporter Ini Lakoni Hal Konyol saat Bali United Berlaga

Suara.com – Suporter Bali United sangat bahagia dengan kemenangan 2-1 atas Persebaya Surabaya saat bertemu di Liga 1 2019, Kamis (16/5/2019) lalu. Gol Ilija Spasojevic dan Paulo Sergio berhasil mengantarkan Serdadu Tridatu–julukan Bali United–duduk manis di peringkat lima klasemen sementara.

Namun, sorak sorai suporter pada gol pertama yang dilesakkan Ilija Spasojevic bakal membuat kamu terhibur.

Dalam video yang dibagikan akun jejaring sosial Instagram @baliunited.forever, terlihat seorang bapak yang tertidur pulas walau euforia di stadion Kapten I Wayan Dipta sangat ramai. Berseragam layaknya punggawa Bali United, bapak tersebut tertidur sambil mengenggam minuman di tangan kirinya.

Walau tak menyaksikan langsung kemenangan tim andalannya berjibaku di tengah lapangan, suporter tersebut tetap mendapat pujian dari warganet. Sifat loyalitas untuk mendukung Irfan Bachdim dan kawan-kawan menjuarai Liga 1 2019 ditunjukkan meski dalam keadaan lelah sekalipun.

Sementara itu, Bali united masih melenggang santai di urutan ke lima klasemen sementara.

Di lain sisi, pertemuan dengan Bhayangkara FC pada Selasa (21/5/2019) pukul 21.30 WIB, menjadi laga kedua tim asuhan Stefano Cugurra Teco.

Meski dinilai tak pernah menang saat bertemu Herman Dzumafo dan kawan-kawan, Teco bakal mempersiapkan strategi jitu untuk menghilangkan tradisi tersebut.

Kekalahan Persebaya atas Bali United pada Kamis lalu juga dinilai sebagai kesuksesan Teco. Sebab, setiap Serdadu Tridatu yang bertemu tim asuhan Djajang Nurjaman selalu kalah. Kemenangan kemarin adalah hadiah yang cukup berarti bagi suporter hingga pemain Bali United.

Hal ini dapat terulang kembali saat Irfan Bachdim dan kawan-kawan menjamu tim berjuluk The Guardian tersebut di Pulau Dewata.

Barito Putera Sudah Tak Sabar Jajal Kekuatan sang Juara Bertahan Liga 1

Suara.com – Barito Putera rupanya sudah tidak sabar menjajal kekuatan Persija Jakarta yang merupakan juara bertahan kompetisi, pada laga pekan perdana Liga 1 2019.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh pelatih kepala Barito, Jacksen F Tiago. Menurut pelatih berdarah Brasil berusia 50 tahun itu, ia dan pasukannya pede karena persiapan panjang sudah dilakukan.

Barito Putera akan menerima lawatan Persija di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (20/5/2019) malam WIB. 

Jacksen menegaskan, meski yang akan dihadapi adalah tim juara bertahan liga, Barito Putera tetap menargetkan raihan tripoin atas Persija Jakarta.

“Kita tidak bisa menghindari lawan, lambat laun tetap akan ketemu. Kali ini kita langsung melawan juara bertahan, pada laga perdana. Kenapa tidak? Kita makin semangat untuk menang!” seru Jacksen seperti dilansir Antara.

Jacksen mengaku optimistis dengan kemampuan tim Barito Putera. Mantan pelatih Persebaya dan Persipura itu pun mengharapkan Evan Dimas Darmono dan kolega bisa tampil apik selama 90 menit demi sebuah kemenangan bagi Barito pada laga perdana mereka di Liga 1 2019.

“Kita tim agresif, melawan Persija kita akan tetap menyerang juga. Terus terang saya dan seluruh pemain sudah tak sabar memainkan laga ini. Kami antusias,” sesumbar Jacksen.

“Persiapan kita sejauh ini sangat baik, dua pekan terakhir. Karena semua yang kita rencanakan berjalan lancar,” terang mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Jacksen memastikan, semua pemain Barito dalam kondisi bugar dan siap dimainkan, termasuk Bayu Pradana dan Rafael yang sebelumnya kondisinya diragukan.

“Persija salah satu tim terbaik di Indonesia, yang sudah mempersiapkan tim lebih dini dibanding kontestan lain. Karena mereka mengikuti Piala AFC (2019), jadi otomatis persiapan mereka lebih,” celoteh Jacksen.

“Tapi kami tak akan gentar. Kami telah mempelajari bagaimana plus minus mereka. Semoga kita bisa meraih hasil maksimal di laga nanti,” tandasnya.

PSS Sleman Ulang Tahun ke-43, Begini Harapan Sleman Fans

Suara.com – PSS Sleman patut berbahagia setelah menumbangkan Arema FC 3-1 pada laga pembuka Liga 1 2019, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 15 Mei lalu. Kemenangan tersebut tentu menjadi kado indah di hari ulang tahun tim berjuluk Super Elang Jawa yang jatuh pada hari ini, 20 Mei 2019.

Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, tim asuhan Seto Nurdiantoro ini merayakan merayakan ulang tahun yang ke-43. Sontak, ucapan selamat dan harapan dari Sleman Fans membanjiri jejaring sosial Instagram @pssleman.

Dalam foto yang diunggah di jejaring sosial Instagram-nya. Sleman Fans berharap skuat Super Elja tetap eksis di Liga 1 dan menjadi juara kompetisi kasta tertinggi di Indonesia musim ini.

Adapun akun @zezinnd_  mengatakan, “Sunggeng tanggap warsa man. Kudu juara liga pokok e (selamat ulang tahun man (PSS Sleman) Harus juara liga pkoknya,”. Hal yang sama disampaikan akun @rafli_soekamti, “Sugeng ambal warsa PSS Sleman, Suroboyo Sleman seduluran saklawase (selamat ulang tahun PSS Sleman, Surabaya Sleman bersahabat selamanya,” tulisnya.

Sementara itu, akun @nazaruadam berharap Slemania dan Aremania dapat lebih solid terlepas dari insiden yang terjadi saat pembukaan Liga 1 2019 lalu, “HBD dulur semoga bisa lebih solid lagi, #AREMANIA #SLEMANIA SEDULURAN,”.

Sebagai informasi, akibat kericuhan antara suporter PSS Sleman dan Arema FC di Stadion Maguwoharjo lalu, kedua klub mendapat sanksi berupa denda dari Komdis PSSI. PSS Sleman harus membayar denda Rp 150 juta serta penutupan tribun selatan selama empat kali laga, sedangkan Arema FC harus membayar denda Rp 75 juta.

Unggul 19 Angka dari Real Madrid, Barcelona Ukir Sejarah Baru

Suara.com – Kendati hanya meraih hasil imbang saat melawan Eibar, Barcelona tetap menunjukkan supremasinya atas Real Madrid musim ini. Mengumpulkan 87 poin di akhir musim La Liga Spanyol 2018/2019, klub asal Catalan itu unggul 19 angka dari Los Blancos yang hanya membukukan 68 poin di posisi ketiga.

Dengan selisih sebanyak itu, Barcelona sukses memecahkan rekor sejarah rivalitas kedua klub. Ini merupakan kali pertama salah satu tim berhasil unggul dengan jarak poin sebesar itu.

Melansir dari Marca, fakta tersebut menjadi sejarah yang baru kali ini terpecahkan. Pasalnya, kedua klub dikenal selalu bersaing ketat dalam perburuan poin untuk memperebutkan gelar juara La Liga Spanyol.

Kendati demikian, Barcelona sempat tampil tak konsisten di awal musim ini. Pada periode bulan September 2018, anak asuh Ernesto Valverde pernah mengalami empat kali kekalahan secara beruntun.

Tak mau lama-lama terlena dalam keterpurukan, Lionel Messi dan kolega segera berbenah. Alhasil, pada kurun Desember 2018 hingga April 2019, mereka tak terkalahkan dalam 22 pertandingan secara beruntun.

Akibat dari deretan kekalahan itu, raihan poin Barcelona musim ini lebih sedikit daripada musim lalu. Tercatat pada musim 2017/2018, El Barca berhasil mendulang 93 poin dari 38 pertandingan.

Sementara itu, terciptanya sejarah tersebut memang tak terlepas dari buruknya penampilan Real Madrid Musim ini. Dalam dua pertandingan pamungkas, Sergio Ramos dan kolega selalu kalah atas lawan-lawannya.

Saat bertandang ke markas Real Sociedad pada pekan ke-37, Los Blancos harus menyerah dengan skor 3-1. Sementara saat menjamu Real Betis di Santiago Bernabeu, pasukan Zinedine Zidane itu harus takluk 0-2. 

Valverde Tak Yakin Coutinho dan Dembele Bisa Main di Final Copa del Rey

Suara.com – Pelatih Barcelona Ernesto Valverde bisa sedikit gembira karena kiper Marc-Andre ter Stegen bisa dimainkan saat final Copa del Rey. Namun Valverde tidak begitu yakin dengan kondisi Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele bisa tampil di final.

Barcelona akan menghadapi Valencia pada 25 Mei 2019. Valverde berharap bisa mengakhiri musim dengan meraih double trofi domestik di akhir musim ini setelah sebelumnya meraih juara Liga Spanyol.

Namun, Coutinho dan Dembele terancam di laga penting pada laga final tersebut setelah keduanya masih absen saat Barcelona bermain imbang 2-2 melawan Eibar di pekan terakhir Liga Spanyol.

Coutinho mengalami cedera hamstring saat Barcelona menang 2-0 atas Getafe pada 12 Mei lalu. Sementara Dembele mengalami masalah serupa di awal bulan. Sedangkan Andre Ter Stegen diharapkan pulih dari cedera lutut ringan.

Pemain Barcelona Ousmane Dembele rayakan golnya ke gawang lawan dalam pertandingan fase grup Liga Champions [AFP]Pemain Barcelona Ousmane Dembele rayakan golnya ke gawang lawan dalam pertandingan fase grup Liga Champions [AFP]

“Kami punya beberapa masalah di posisi tertentu dan kami akan melihat apakah kami bisa membawa beberapa pemain kembali,” kata Valverde. Ter Stegen akan siap. Coutinho, saya tidak tahu dan Dembele sepertinya tidak mungkin. Kita lihat tentang Arthur.”

“Dia punya masalah selama dua hingga tiga bulan dan dia perlu istirahat. Itu bisa saja terjadi sekitar sebulan yang lalu, tapi itu terjadi sekarang. Saya tidak tahu apakah dia akan bisa dimainkan,” ujarnya.

Sementara Nélson Semedo mengalami cedera kepala pada pertandingan melawan Eibar. Pemain akan tetap bermalam di bawah pengawasan di rumah sakit di Bilbao. Namun Valverde diharapkan kembali ke Barcelona besok Senin.

“Saya tidak tidak punya berita tentang Nelson,” tambah Valverde. “Kami harap itu hanya melakukan pencegahan untuk benturan tersebut,” pungkas Ernesto Valverde. (Scoresway)

Asa Liga Champions Tetap Terbuka, Gattuso: Terima Kasih Donnarumma

Suara.com – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso mengakui jika timnya benar-benar harus berterima kasih pada sang kiper, Gianluigi Donnarumma atas kemenangan 2-0 yang diraih atas Frosinone di San Siro, Minggu (19/5/2019) malam WIB dalam laga giornata ke-37 Liga Italia 2018/19.

Kemenangan ini jelas merupakan kemenangan krusial bagi AC Milan, sebagaimana Rossoneri –julukan AC Milan– tetap membuka kans mereka untuk finis di empat besar dan lolos ke Liga Champions musim depan.

Saat ini, AC Milan memang masih berada di peringkat kelima dengan raihan 65 poin dari 37 pertandingan.

Meski demikian, Rossoneri hanya terpaut satu poin saja dari Atalanta dan Inter Milan yang masing-masing bercokol di peringkat ketiga dan keempat klasemen Liga Italia 2018/19, dengan satu giornata tersisa.

Well, Donnarumma sendiri tampil apik untuk AC Milan tadi malam. Kiper berusia 20 tahun itu melakukan penyelamatan penalti sebelum Krzysztof Piatek dan Suso mencetak gol untuk memastikan raihan tiga angka untuk Il Diavolo Rosso –julukan AC Milan lainnya..

“Ini pertandingan sulit, kami tahu akan demikian dan bahwa Frosinone akan datang ke sini dengan sikap yang tepat,” ujar Gattuso kepada Sky Sports Italia.

“Kami sempat merasa takut, kami berterima kasih pada Gianluigi Donnarumma karena mengeluarkan kami dari masalah dan bisa menatap pertandingan berikutnya.”

Membicarakan masa depannya di San Siro, Gattuso merasa cukup optimistis untuk dipertahankan oleh manajemen, mempertimbangkan tren peningkatan Rossoneri di bawah asuhannya.

“Dalam pandangan saya, ada banyak perbincangan dan saya dipertimbangkan didepak sejak pra-musim. Klasemen berbicara, lihat dalam enam tahun terakhir, berapa banyak poin yang didapat Milan dan lihat di mana kami sekarang.

“Saya pikir kami telah melakukan apa yang harus kami lakukan. Mungkin kami terjatuh dalam periode di mana harusnya kami menuntaskan pekerjaan kami dan itu bertahan lebih lama dari yang diperkirakan. Kami menembus semi-final Coppa Italia, kalah pada babak pertama Liga Europa.

“Mereka yang yang harus menilai saya akan menilai saya. Saya akan terus melanjutkan pekerjaan ini, saya harap melakukannya di Milan, tapi bagaimanapun juga saya pikir saya cukup baik dan bisa terus belajar. Saya bisa lebih baik lagi.

Spalletti: Inter Akan Bertarung Sampai Mati di Pekan Terakhir

Suara.com – Inter Milan benar-benar menelan pil pahit di giornata ke-37 Liga Italia 2018/19. Sowan ke Stadio San Paolo yang merupakan markas Napoli, Senin (20/5/2019) dini hari WIB, Inter dipermalukan dengan skor mencolok 1-4.

Kekalahan ini jelas mengancam kans Inter untuk lolos ke Liga Champions musim depan dengan finis di empat besar klasemen Liga Italia.

Inter kini turun ke peringkat empat dari peringkat tiga, dengan raihan 66 poin dari 37 pertandingan. La Beneamata –julukan Inter– kalah head-to-head dari Atalanta, dan kini hanya unggul satu poin saja atas sang rival sekota, AC Milan yang bercokol di peringkat kelima dengan 65 poin usai mengalahkan Frosinone 2-0, Minggu (19/5/2019) malam WIB.

Pelatih Inter, Luciano Spalletti mengakui kekalahan telak anak asuhnya dini hari tadi sangat menyakitkan dan membuat laga menghadapi Empoli pada pekan pamungkas menjadi pertandingan hidup atau mati.

Meski demikian, pelatih kawakan berusia 60 tahun itu menegaskan jika para pemain Inter akan berjuang habis-habisan untuk meraih kemenangan pada akhir pekan ini, bahkan kalau perlu sampai mati!

Di giornata pamungkas, Inter akan menjamu Empoli di Giuseppe Meazza.

“Kami mengawali pertandingan dengan baik, kemudian membuat kesalahan teknis dalam membangun permainan dari belakang, di mana kami kemasukan,” ujar Spalletti kepada Sky Sports Italia.

“Mulai momen tersebut, kami tidak mengumpan dengan baik, kami tidak bisa menemukan jalur yang tepat dan mereka menekan kami. Kami bermain jauh lebih buruk pada laga lain.

“Ini bisa terjadi, kalah menghadapi Napoli, bagaimanapun juga tidak seperti ini, tetapi laga berikutnya benar-benar pertandingan final. Kami tidak boleh melakukan kesalahan.

“Saya sudah pernah berada dalam situasi ini. Kami harus tetap berpikir jernih, mengevaluasi hal-hal dengan benar. Tim bermain buruk hari ini, mereka kecewa, karena mereka tahu ini bukan pertandingan bagus. Kami masih memegang takdir kami sendiri dan kami masih harus memenangkan laga terakhir.”

Bagaimanapun juga, laga pamungkas tidak akan mudah, karena Empoli membutuhkan kemenangan untuk menghindari degradasi dan mereka melibas Torino 4-1 di kandang pada giornata ke-37 ini.

Musim lalu, Inter juga membutuhkan kemenangan di pekan pamungkas untuk mengunci tiket Liga Champions, dengan menaklukkan Lazio. Saat itu, La Beneamata dalam posisi mengejar, tetapi saat ini mereka yang dikejar rival.

“Kami masih melihat ini sebagai pertandingan yang fundamental, hidup atau mati, dan kami akan menampilkan karakter, ketajaman, kepala dingin, dan kualitas tim yang merepresentasikan kota Milan dan harus kembali ke Liga Champions,” tutur Spalletti.

“Kami akan berjuang untuk meraih kemenangan pada laga terakhir. Kami akan berjuang habis-habisan, jika perlu sampai mati! Itulah yang harus Anda lakukan jika Anda bermain untuk klub ini,” tandasnya.

Tinggalkan Juventus di Akhir Musim, Ini Rencana Allegri Selanjutnya

Suara.com – Massimiliano Allegri mengisyaratkan tidak akan cuti panjang setelah meninggalkan Juventus di akhir musim. Allegri berharap dapat menemukan tantangan baru setelah meninggalkan posisinya di Juventus.

Sebagaimana diketahui, Allegri dan klub Juventus sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Pelatih berusia 51 tahun tersebut telah dipastikan tidak lagi membesut Bianconeri di musim 2019/20.

Kabar Allegri akan didepan dari posisinya memang mulai kencang sejak Juventus tersingkir di perempat final Liga Champions oleh Ajax pada April kemarin. Ia pun telah dihubungkan dengan Chelsea dan Paris Saint Germain.

Allegri pun mengisyaratkan dirinya tak berniat untuk cuti semusim setelah meninggalkan Juventus. “Saya tidak terlalu mencari cuti setahun,” ungkapnya kepada Sky Sport Italia, usai laga Juventus vs Atalanta di Turin, Senin (20/5/2019) dini hari WIB.

Reaksi Massimiliano Allegri usai mengantar Juventus menjuarai Serie A Italia untuk yang kelima kalinya secara beruntun [AFP]Reaksi Massimiliano Allegri usai mengantar Juventus menjuarai Serie A Italia untuk yang kelima kalinya secara beruntun [AFP]

“Saya hanya akan mengambil cuti panjang jika harus. Kalau tidak, rencana saya adalah mendapatkan proyek yang meyakinkan saya. Hidup ini penuh kejutan dan kamu harus siap untuk segalanya,” ujar Allegri.

“Saya berlatih dengan gembira dan senang, karena jika saya tidak dibujuk oleh pasukan yang saya miliki, saya mencoba mengubah keadaan, memindahkan pemain ke posisi baru dan mencoba sesuatu yang berbeda, kalau tidak saya akan bosan.”

Terlepas dari kesedihan harus meninggalkan klub yang telah dilatihnya selama lima tahun, Allegri telah menerima situasi ini dan mungkin ini saat yang tepat untuk pindah.

“Saya menyadari ini adalah hal yang tepat untuk pindah dan berubah, demi kebaikan Juve, jika tidak kami akan mengambil risiko mencapai September atau Oktober dan menghadapi masalah, jadi yang terbaik adalah meninggalkan pada posisi tinggi.”

“Saya diberitahu [keputusan Juve] pada Jumat pagi. Ketika saya meninggalkan pertemuan pada hari Kamis saya tahu bahwa saya bukan lagi pelatih Juventus. Saya tidak diberi tahu, tetapi saya tahu,” pungkas Massimiliano Allegri. (Scoresway)

Akibat Kericuhan Suporter, Komdis PSSI Denda PSS Sleman dan Arema FC

Suara.com – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menjatuhi sanksi terkait aksi ricuh antara suporter PSS Sleman dengan Arema FC. Kedua klub tersebut dijatuhi hukuman berupa denda.

Laga perdana Liga 1 2019 yang mempertemukan PSS Sleman vs Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5/2019) memang diwarnai kerusuhan antarsuporter. Laga pun sempat dihentikan pada menit ke-32, sebelumnya akhirnya dilanjutkan lagi setelah kurang lebih 55 menit mandek.

Pertandingan pun akhirnya selesai dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-1. Namun pada prosesnya, buntut aksi kerusuhan tersebut masuk ke persidangan Komdis PSSI.

Diputuskan bahwa kedua tim plus panpel mendapat hukuman. PSS Sleman didenda Rp 150 juta, Arema FC didenda Rp 75 juta, sementara panpel didenda Rp 50 juta.

Polisi menghalau kedua kubu pendukung yang ricuh saat laga pembuka Liga 1 2019 antara PSS Sleman melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019) malam WIB. Akibat kericuhan ini, pertandingan sempat dihentikan pada babak pertama. [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko]Polisi menghalau kedua kubu pendukung yang ricuh saat laga pembuka Liga 1 2019 antara PSS Sleman melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019) malam WIB. Akibat kericuhan ini, pertandingan sempat dihentikan pada babak pertama. [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko]

Berikut hasil lengkap sidang Komdis PSSI, 19 Mei 2019. Seperti dilansir dari laman resmi pssi.org.

1. Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
– Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
– Jenis pelanggaran: Panpel PSS Sleman gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan penonton.
– Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion pada tribun selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp. 50.000.000,-

2. PSS Sleman
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
– Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
– Jenis pelanggaran: supporter PSS Sleman menyalakan flare, kembang api, petasan, terlibat saling lempar dengan supporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
– Hukuman: denda Rp. 150.000.000,-

3. Arema FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
– Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
– Jenis pelanggaran: supporter Arema FC terlibat saling lempar dengan supporter PSS Sleman sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
– Hukuman: denda Rp. 75.000.000,-

Juventus Ditahan Imbang, Berikut Hasil dan Klasemen Liga Italia Pekan ke-37

Suara.com – Juventus bermain imbang dengan Atalanta, sementara Napoli menang telak atas Inter Milan. Berikut hasil pertandingan dan klasemen Liga Italia di pekan ke-37 hingga Senin (20/5/2019) dini hari WIB.

Menjamu Atalanta di Allianz Stadium, Senin (20/5/2019) dinihari WIB, Juventus sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Josip Ilicic. Namun gol Mario Mandzukic akhirnya menyelamatkan Juventus dari kekalahan di laga ini.

Hasil ini membuat Juventus yang telah mengunci gelar Scudetto, telah mencapai poin ke-90 di pekan ke-37. Sementara Atalanta naik ke posisi tiga melewati Inter Milan, yang kalah 1-4 dari Napoli.

Usai laga tersebut, Juventus merayakan pesta gelar juara Liga Italia di depan para pendukungnya di Allianz Stadium. Ini adalah gelar Scudeto kedelapan berturut -turut, juga menjadi trofi terakhir pelatih Massimiliano Allegri setelah dipastikan meninggalkan Juventus di akhir musim ini.

Para pemain Juventus merayakan pesta juara Liga Italia musim 2018/2019 usai laga Juventus vs Atalanta di Allianz stadium. Isabella BONOTTO / AFPPara pemain Juventus merayakan pesta juara Liga Italia musim 2018/2019 usai laga Juventus vs Atalanta di Allianz stadium. Isabella BONOTTO / AFP

Sementara Napoli yang telah memastikan finis di posisi runner up sukses mengamankan tiga poin saat menjamu Inter di San Paolo. Fabian Ruiz mencetak dua gol bagi Napoli di laga tersebut, dan dua gol lainnya dicetak oleh Piotr Zielinski dan Dries Mertens.

Sementara AC Milan berhasil mengalahkan Frosinone 2-0 dalam laga di San Siro Minggu (19/9/2019) malam WIB. Dua gol Milan dalam laga tersebut masing masing dicetakl oleh Krzysztof Piatek dan Suso.

Hasil itu membuat AC Milan naik ke peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan 65 poin dari 37 laga. Terpaut satu poin dari Inter Milan dan Atalanta.

Hasil Liga Italia pekan ke-37, Senin (20/5/2019) dini hari WIB :

Pertandingan Sabtu (18/5/2019) :

Udinese 3
SPAL 2

Genoa 1
Cagliari 1

Pertandingan Minggu (19/5/2019) :

Sassuolo 0
AS Roma 0

Chievo 0
Sampdoria 0

Empoli 4
Torino 1

Parma 1
Fiorentina 0

Milan 2
Frosinone 0

Pertandingan Senin (20/5/2019) :

Juventus 1
Atalanta 1

Napoli 4 – 1
Inter 1

Jadwal Pertandingan Selasa (21/5/2019)

01:30 Lazio vs Bologna

Klasemen Liga Italia

1 Juventus 37 28 6 3 70 28 42 90
2 Napoli 37 24 7 6 72 33 39 79
3 Atalanta 37 19 9 9 74 45 29 66
4 Inter 37 19 9 9 55 32 23 66
5 Milan 37 18 11 8 52 34 18 65
6 Roma 37 17 12 8 64 47 17 63
7 Torino 37 15 15 7 49 36 13 60
8 Lazio 36 17 7 12 52 40 12 58
9 Sampdoria 37 14 8 15 58 51 7 50
10 Sassuolo 37 9 16 12 52 57 -5 43
11 SPAL 37 11 9 17 42 53 -11 42
12 Parma 37 10 11 16 40 59 -19 41
13 Cagliari 37 10 11 16 35 52 -17 41
14 Bologna 36 10 10 16 42 51 -9 40
15 Fiorentina 37 8 16 13 47 45 2 40
16 Udinese 37 10 10 17 37 52 -15 40
17 Empoli 37 10 8 19 50 68 -18 38
18 Genoa 37 8 13 16 39 57 -18 37
19 Frosinone 37 5 9 23 29 69 -40 24
20 Chievo 37 2 13 22 25 75 -50 16

Raih Top Skor Liga Spanyol, Lionel Messi Samai Rekor Telmo Zarra

Suara.com – Lionel Messi meraih Pichichi awards setelah menjadi top skor Liga Spanyol di musim ini. Ini adalah keenam kalinya Messi menjadi top skor Liga Spanyol dan berhasil menyamai rekor yang dimiliki Telmo Zarra.

Messi mencetak dua gol saat membantu Barcelona lolos dari kekalahan setelah bermain imbang 2-2 dengan Eibar di pekan terakhir Liga Spanyol. Dua gol itu membuat Messi menutup musim ini dengan mencetak 36 gol dari 34 kali penampilannya di Liga Spanyol.

Koleksi gol tersebut memastikan Messi menjadi top skor Liga Spanyol musim ini. Ini adalah keenam kalinya Messi menjadi top skor di Liga Spanyol setelah sebelumnya di musim 2009/2010, 2011/2012, 2012/2013, 2016/2017, 2017/2018.

Pencapaian Messi tersebut membuatnya menyamai rekor legenda Athletic Bilbao, Telmo Zarra. Itu artinya Messi berpeluang untuk bisa membuat rekor baru jika dia mampu melanjutkan ketajamannya di musim mendatang.

Para pemain Barcelona merayakan gol Lionel Messi (kedua kanan) ke gawang Eibar dalam lagha pekan terakhir Liga Spanyol di Ipurua stadium in Eibar. (STRINGER / AFP)Para pemain Barcelona merayakan gol Lionel Messi (kedua kanan) ke gawang Eibar dalam lagha pekan terakhir Liga Spanyol di Ipurua stadium in Eibar. (STRINGER / AFP)

Dari 36 gol tersebut, Messi mencatatkan tiga kali hat-trick. Masing-masing melawan Levante , Sevilla, dan Real Betis. Ketajaman Messi juga telah membantu Barcelona menjadi juara Liga Spanyol di musim 2018/2019 ini.

Messi juga masih berpeluang meraih gelar sepatu emas Eropa. Ia unggul empat fol dari pesaing terdekatnya Kylian Mbappe dengan 32 gol yang masih memainkan satu laga lagi di liga dengan Paris Saint Germain.

Sementara di bawah misatar gawang kiper Atletico Madrid Jan Oblak menyelesaikan empat musim berturut-turut dengan paling sedikit kebobolan setelah di musim ini hanya 27 kebobolan gol dari 37 pertandingan.

Guardiola Sampaikan Ini Usai Vincent Kompany Memutuskan Hengkang

Suara.com – Kekhawatiran manajer Manchester City, Pep Guardiola, terkait masa depan Vincent Kompany akhirnya terjadi juga. Kurang dari 24 jam setelah mengantarkan The Citizens meraih gelar juara Piala FA 2018/2019, pemain asal Belgia itu memutuskan hengkang di akhir musim ini.

Sebelumnya, jelang pertandingan kontra Watford di final Piala FA, Sabtu (18/5/2019) malam WIB, Pep Guardiola sudah meluapkan keluh kesahnya pada media. Ia bahkan menyampaikan pesan khusus agar pemain 33 tahun itu mau memperpanjang kontraknya di Etihad Stadium paling tidak satu hingga dua musim ke depan.

Namun apa daya, mengutip dari surat terbuka yang ditulis di media sosialnya, Vincent Kompany pun menyampaikan kepergiannya setelah 11 tahun bersama City. Sang kapten memutuskan pulang ke klub masa mudahnya, Anderlecht sebagai pemain sekaligus manajer.

Tidak diketahui penyebab pasti Vincent Kompany memutuskan pergi. Kuat dugaan lantaran ia sudah merasa cukup bersama Manchester City dan waktunya memulai petualangan baru di penghujung kariernya.

”Tak terhitung berapa kali saya membayangkan momen ini akan terjadi. Ini seperti mimpi. Man City memberi segalanya untuk saya dan saya mencoba membalasnya dengan segenap kemampuan saya,” tulis Vincent Kompany.

”Waktunya telah tiba bagi saya untuk pergi. Saya hanya bisa bersyukur. Terima kasih kepada suporter Man City yang selalu mendukung saya dama petualangan spesial di klub spesial ini,” lanjutnya.

Bek dan juga kapten Manchester City Vincent Kompany melambaikan tangannya kepada suporter setelah membawa timnnya mengalahkan Leicester City. Paul ELLIS / AFPBek dan juga kapten Manchester City Vincent Kompany melambaikan tangannya kepada suporter setelah membawa timnnya mengalahkan Leicester City. (Paul ELLIS / AFP)

Sementara itu, kepergian Vincent Kompany ternyata cukup membuat Pep Guardiola sedih. Ia bahkan menyebut anak asuhnya itu sebagai rekrutan terbaik Manchester City di era kesuksesan bersama pemilik baru, Sheikh Mansour.

”Semangatnya sudah luar biasa sejauh ini, dia sangat penting untuk kami di pekan-pekan terakhir musim ini. Akan sangat sulit untuk menggantikan Vinnie. Semua orang punya kekuatan masing-masing, tapi Vincent itu spesial,” ungkap Pep Guardiola, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

”Kami akan merindukannya. Saya akan sangat merindukannya. Klub ini menjadi seperti ini karena para mantan pemain yang hebat seperti Mike Summerbee, Tony Book, Francis Lee, dan Colin Bell,” lanjutnya.

”Tapi sejak Sheikh Mansour mengambil alih dan Khaldoon menjadi chairman, datangnya pemain-pemain era baru yang membantu mengubah takdir klub ini. Joe Hart, Vincent Kompany, Sergio Aguero, Yaya Toure, dan David Silva, mereka adalah pemain-pemain luar biasa yang membantu klub ini mengambil langkah besar,” tandas pelatih asal Spanyol itu.

Di sisi lain, kepergian Vincent Kompany memang dirasa tepat. Pasalnya, ia sukses mempersembahkan trebel domestik yang belum pernah diraih oleh tim lain dengan mengawinkan gelar Liga Primer Inggris, Piala Liga Inggris, dan yang terakhir Piala FA.

Hasil dan Klasemen Akhir Liga Spanyol : Barcelona Imbang, Madrid Tumbang

Suara.com – Real Madrid menelan kekalahan setelah ditaklukkan Real Betis di pekan terakhir musim 2018/2019 Liga Spanyol. Berikut hasil pertandingan di pekan ke-38 atau pekan terakhir Liga Spanyol.

Barcelona yang telah memastikan sebagai juara Liga Spanyol, hanya meraih satu poin di pekan terakhir setelah ditahan imbang tuan rumah Eibar 2-2. Dua gol Barcelona dalam laga tersebut dicetak oleh Lionel Messi.

Dengan hasil ini, Barcelona mengakhiri musim ini dengan 87 poin dari 38 pertandingan. Sementara Real Madrid menutup musim ini dengan kekalahan setelah dibungkam Real Betis 0-2 di Santiago Bernabeu.

Skuat besutan Zinedine Zidane pun mengakhiri musim ini di posisi ketiga dengan 68 poin. Sedangkan di posisi kedua ditempati Atletico Madrid dengan 76 poin setelah di pekan terakhir bermain imbang 2-2 dengan Levante.

Berikut hasil liga Spanyol pekan ke-38 atau pekan terakhir musim 2018/2019

Pertandingan Sabtu (18/5/2019)

Levante 2
Atletico Madrid 2

Getafe 2
Villarreal 2

RCD Espanyol 2
Real Sociedad 0

Real Valladolid 0
Valencia 2

Sevilla 2
Athletic Bilbao 0

Pertandingan Minggu (19/5/2019)

Celta Vigo 2
Rayo Vallecano 2

Deportivo Alaves 2
Girona 1

SD Huesca 2
Leganes 1

Real Madrid 0
Real Betis 2

Eibar 2
Barcelona 2

Klasemen Liga Spanyol di pekan terakhir:

1 Barcelona 38 26 9 3 90 36 54 87
2 Atletico Madrid 38 22 10 6 55 29 26 76
3 Real Madrid 38 21 5 12 63 46 17 68
4 Valencia 38 15 16 7 51 35 16 61
5 Getafe 38 15 14 9 48 35 13 59
6 Sevilla 38 17 8 13 62 47 15 59
7 RCD Espanyol 38 14 11 13 48 50 -2 53
8 Athletic Bilbao 38 13 14 11 41 45 -4 53
9 Real Sociedad 38 13 11 14 45 46 -1 50
10 Real Betis 38 14 8 16 44 52 -8 50
11 Deportivo Alaves 38 13 11 14 39 50 -11 50
12 Eibar 38 11 14 13 46 50 -4 47
13 Leganes 38 11 12 15 37 43 -6 45
14 Villarreal 38 10 14 14 49 52 -3 44
15 Levante 38 11 11 16 59 66 -7 44
16 Real Valladolid 38 10 11 17 32 51 -19 41
17 Celta Vigo 38 10 11 17 53 62 -9 41
18 Girona 38 9 10 19 37 53 -16 37
19 SD Huesca 38 7 12 19 43 65 -22 33
20 Rayo Vallecano 38 8 8 22 41 70 -29 32

Gara-gara Foto Ini, Instagram Politisi PSI Dibanjiri Fans Real Madrid

Suara.com – Nama Tsamara Amany dikenal jamak sebagai salah satu politisi muda. Dara cantik yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ternyata selain suka berpolitik juga penggemar Real Madrid.

Beberapa waktu lalu nama Tsamara mencuri perhatian setelah disebut masuk nominasi menteri kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Politikus muda ini disebut masuk kandidat kuat sebagai calon menteri dari kalangan milenial lho.

Lebih dari itu, yang tak kalah mengagetkan, dara cantik berusia 22 tahun ini ternyata merupakan Halamadrid, alias fans Real Madrid.

Hal ini bisa dilihat dari unggahan foto terbaru di akun Instagramnya beberapa waktu lalu.

Dalam foto tersebut, Tsamara tampak mengenakan jersey Real Madrid warna merah sambil memegang gadged.

“Ekspresi ketika nyetak gol di FIFA,” tulis keterangan foto tersebut.

Tak butuh waktu lama, kolom komentar Instagram Tsamara pun dibanjiri para fans Madridista.

Berikut beragam komentar para Madridista yang ditujukan untuk Tsamara.

@santopaulusr “Wah madrid, kita sehati mbak. Makin fans dah #halamadrid,” tulisnya.

@akonasman “Love You Hala Madrid,” tulisnya disertai emoticon jatuh cinta.

@degusman66nst “Aseekkk…Madridista juga..mantap,” tulisnya.

@yonatanmadhu “Hala Madrid, Haduuh makin takjub,” ungkapnya.

Sementara itu di saat Madridista memuji Tsamara yang mengenakan jersey El Real, di sisi lain Sergio Ramos dkk mengakhiri laga pamungkas kompetisi La Liga musim ini dengan hasil buruk.

Menjamu Real Betis, Los Blancos keok dua gol tanpa balas, Minggu (19/5/2019). Hasil tersebut membuat Real Madrid harus puas mengakhiri kompetisi di urutan tiga klasemen akhir La Liga dengan raihan 68 poin, selisih delapan poin dari Atletico Madrid yang berada di urutan kedua.

Unggah Foto di Depan Masjid, Kiper Liverpool Ini Banjir Pujian

Suara.com – Kabar bakal hengkangnya Simon Mignolet dari Liverpool sepertinya bukan isapan jempol. Buktinya, The Reds dikabarkan tengah membidik kiper muda asal Turki, Ugurcan Cakir. Di tengah kemelut yang tengah dihadapi, Mignolet beberapa waktu banjir pujian usai mengungah foto di akun Instagramnya.

Datang menggantikan Loris Karius, Alisson Becker tampil mengesankan di musim pertamanya bersama Liverpool. Penghargaan Golden Glove musim ini pun makin mengukuhkan statusnya sebagai penjaga gawang nomor satu di Liverpool.

Situasi itu jelas tak menguntungkan bagi Simon Mignolet. Makin bagusnya performa Alisson terang saja membuat posisinya di bangku cadangan bakal makin lama.

Pemain yang sudah memperkuat Liverpool sejak 2013 lalu itupun naga-naganya tengah bersiap untuk hengkang dari Anfield.

Desas-desus itupun makin menguat lantaran di sisi lain Liverpool dikabarkan siap membidik kiper muda asal Turki, Ugurcan Cakir. Dilansir dari Goal, agen Cakir bahkan disebut sudah melakukan pembicaraan dengan tim dari Liverpool.

Di tengah, situasi yang kurang menguntungkan itu, Mignolet tampaknya masih dapat dukungan dari para fansnya. Namun dukungan itu bukan tentang statusnya di Liverpool lho, melainkan merespon unggahan foto di akun Instagramnya.

Ya, tiga hari lalu, Mignolet mengunggah sejumlah foto saat melakukan libur kompetisi ke Uni Emirat Arab. Di sana, ia melakukan kunjungan ke sebuah masjid terkenal bernama Sheikh Zayed.

“Tempat yang luar biasa sangat mengesankan bisa berkunjung ke Masjid Agung Sheikh Zayed saat Ramadan,” tulis keterangan fotonya.

Sontak saja, unggahan Mignolet itu banjir komentar dari para fansnya. Tak sedikit yang mendukung dan mendoakannya untuk masuk Islam lho.

Ini seperti yang diungkapkan akun @riskigustiar “masuk Islam dong,” tulisnya.

@daniishinodaa “Subahanallah! Miggy! You the best!” tulisnya.

@whoszarithyusri “Semoga Allah memberi hidayah kepadanya,” doanya.

Persembahkan Tiga Gelar untuk City, Pep Guardiola Malah Marah, Kenapa?

Suara.com – Manchester City cetak sejarah dengan merebut trofi Piala FA usai taklukkan Watford di Stadion Wembley, Minggu (19/5/2019). Sukses mempersembahkan tiga gelar domestik, pelatih The Citizens, Pep Guardiola malah marah, kenapa?

Usai sukses merebut Piala Liga dan trofi Liga Primer Inggris, Manchester City tampil fantastis di partai final Piala FA. Menghancurkan Watford dengan skor 6-0, The Citizens pun mengukir sejarah mampu mengumpulkan tiga gelar domestik.

Keberhasilan itu membuat City menjadi tim pertama Inggris yang mampu melakukan itu, mengalahkan rival sekotanya, Manchester United.

Namun, seperti dilansir dari Dailymail, torehan fantastis yang dibuat Manchester City itu justru tak sepenuhnya membuat senang Pep Guardiola. Mood gembira eks pelatih Barcelona itu mendadak hilang dan berubah jadi marah ketika merespon pertanyaan saat jumpa pers usai laga.

Salah seorang jurnalis sempat melempar pertanyaan terkait ancaman sanksi yang tengah dihadapi Manchester City terkait Financial Fair Play (FPP).

“Apa kamu tahu pertanyaan yang diajukan pada saya? Jujur apakah pantas untuk memberi pertanyaan semacam itu saat ini,” ungkapnya.

Murka Pep makin menjadi setelah jurnalis bersangkutan dianggap menuduhnya menerima uang atas kasus tersebut.

“Apa kamu menuduh saya menerima uang? Yang saya ucapkan kemarin, kami tak bersalah sampai ada bukti yang kuat,” tegasnya.

“Kami menunggu keputusan dan jika kami memang bersalaha, kami akan menerima hukuman itu. Tapi saya mendengar dari CEO, Ferran Soriano bahwa kami ada bukti kuat bahwa tidak bersalah,” lanjutnya.

Sebelumnya, UEFA tengah intens melakukan investigasi atas adanya dugaan pelanggaran FFP yang menyasar Manchester City.

Jika terbukti bersalah, sanksi berat bakal menimpa Manchester City. Mereka bakal terancam dikeluarkan dari Liga Champions dan larangan tampil di ajang tersebut selama semusim.

Joged Ala BLACKPINK, Aksi Maskot Persib Bandung Sukses Bikin Ngakak

Suara.com – Artur Gevorkyan berhasil melakoni debutnya di Liga 1 2019 dengan fantastis usai menyumbang dua gol untuk kemenangan 3-0 Persib Bandung atas Persipura Jayapura. Tak hanya Artur yang mencuri perhatian, maskot Persib Bandung juga bikin heboh hingga jadi viral di laga tersebut.

Menghadapi tim kuat Persipura di Si Jalak Harupat, Sabtu (18/5/2019), Persib Bandung membuat kejutan di laga perdananya. Anak asuhan Robert Rene Albert itu berhasil membukukan kemenangan besar.

Pemain anyar Maung Bandung, Artur Gevorkyan jadi bintang di laga tersebut usai mencetak brace. Pesta gol Persib Bandung pun disegel lewat aksi Febri Hariyadi di menit ke-68.

Nah, selain penyerang asal Turkmenistan itu, satu lagi yang tak kalah mencuri perhatian dari Persib Bandung yakni polah maskot mereka.

Ya, dilansir dari video yang diunggah akun Twitter milik @GilangThomasM, maskot Persib Bandung yang berwajah harimau alias Maung terlihat bergoyak kocak mengikuti irama lagu BLACKPINK yang diputar di Si Jalak Harupat saat jeda turun minum.

Tak hanya bergoyang biasa, maskot Persib Bandung itu menari mengikuti gerakan seperti yang diperagakan girlband asal Korea Selatan itu.

Tak ayal tingkah si maung itu bikin para bobotoh yang memenuhi tribun tertawa ngakak.

Bawa Juventus Juara, Cristiano Ronaldo Pemain Terbaik Liga Italia 2018/19

Suara.com – Cristiano Ronaldo tampil apik bersama Juventus di musim 2018/2019, yang merupakan musim perdananya berseragam Bianconeri –julukan Juventus, khususnya di pentas Liga Italia.

Juventus dibawanya menjadi kampiun Liga Italia, bahkan saat kompetisi masih menyisakan lima giornata. Meski usianya kini sudah tak muda lagi, yakni 34 tahun, Ronaldo terbukti masih moncer.

Di Liga Italia musim ini, Ronaldo secara luar biasa mampu mengemas 21 gol plus 11 assist dari 30 pertandingan yang dilakoninya.

Sementara secara keseluruhan, mantan megabintang Manchester United dan Real Madrid itu menyumbangkan 28 gol dan 13 assist untuk Juventus dari 42 laga di semua ajang.

Seperti dilansir Football Italia, Minggu (19/5/2019), Ronaldo sendiri resmi dianugerahi sebagai ‘Player of the Year‘ Serie A alias Pemain Terbaik Liga Italia untuk musim 2018/19 ini.

Penghargaan individual yang prestisius ini akan diserahkan langsung kepada Ronaldo jelang kick-off laga Juventus melawan Atalanta. Laga giornata ke-37 Liga Italia 2018/19 ini akan dihelat Senin (20/5/2019) dini hari WIB nanti.

Penghargaan ini diberikan oleh Lega Serie A, menggunakan perhitungan dari Opta Sports dan Netco Sports. Data-data itu kemudian disatukan oleh Ernst & Young.

Kesuksesan ini membuat Ronaldo sukses memenangi gelar pemain terbaik di tiga kompetisi berbeda. Sebelumnya, kapten Timnas Portugal itu juga pernah memenanginya di Inggris dan Spanyol.

Soal Masa Depan Gareth Bale di Real Madrid, Zidane Lagi-lagi No Comment

Suara.com – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane lagi-lagi enggan berkomentar banyak soal masa depan Gareth Bale. Attacker internasional Wales itu belakangan  santer dikabarkan akan ditendang Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2019.

Zidane memang telah memanggil kembali Bale ke skuat Real Madrid untuk laga pekan pamungkas Liga Spanyol 2018/19 kontra Real Betis, yang akan dihelat Minggu (19/5/2019) sore ini di Santiago Bernabeu.

Meski demikian, Zidane lagi-lagi enggan memberi kepastian soal masa depan Bale di Real Madrid. Zidane menolak mengatakan apakah laga kontra Betis bakal jadi laga terakhir winger berusia 29 tahun itu bersama Los Blancos –julukan Real Madrid.

Bale memang jarang diturunkan di tengah periode sulit Real Madrid musim ini, terlebih semenjak Zidane kembali menahkodai Real Madrid pada 11 Maret 2019 lalu untuk menggantikan posisi Santiago Solari.

Secara keseluruhan, Bale tercatat hanya 29 kali menjadi starter untuk Real Madrid dari 42 penampilannya di semua kompetisi musim ini.

Sebagai informasi, Bale sebelumnya telah terpinggirkan dari skuat Real Madrid untuk dua laga terakhir di pentas Liga Spanyol, yakni melawan Villarreal dan Real Sociedad.

“Bale akan berada di daftar skuat untuk laga kontra Betis,” ucap Zidane sebagaimana dilansir Sky Sports.

“Namun saya tidak bisa mengatakan apakah ia akan main atau tidak di laga kontra Betis. Kita lihat nanti. Apakah ini bisa jadi laga terakhirnya? Saya tak tahu. Saya tak bisa bilang,” imbuh pelatih berkepala plontos itu, yang memunculkan segudang tanda tanya.

Laga kontra Real Betis sore ini sudah tak berarti apa-apa bagi Real Madrid. Los Blancos sudah dipastikan finis ketiga di klasemen akhir Liga Spanyol 2018/19.

Jadi Aktor Kemenangan Telak Persib atas Persipura, Artur Gevorkyan Girang

Suara.com – Kemenangan fantastis dengan skor mencolok berhasil dibukukan Persib pada laga perdana mereka di Liga 1 2019. Menjamu Persipura pada laga pekan pembuka, Persib menang tiga gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (18/5/2019) malam.

Bintang anyar Persib asal Turkmenistan, Artur Gevorkyan muncul sebagai inspirator kemenangan Maung Bandung –julukan Persib.

Penyerang gaek berusia 34 tahun itu mencetak gol krusial untuk Persib di penghujung babak pertama, tepatnya pada menit 45+2.

Artur kemudian menggadakan keunggulan Persib pada menit 63, sebelum Febri Hariyadi menyegel kemenangan Maung Bandung pada menit 68.

Mencetak brace pada laga debutnya bersama Persib di pentas Liga 1, Artur pun tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

Berkat kontribusinya, Persib berhasil mengubur mitos sulit menang di pertandingan pembuka liga dalam beberapa musim terakhir. 

“Tentu saja setiap pemain akan sangat senang melalui debutnya dengan mencetak gol. Malam yang luar biasa. Ini semua hasil kerjasama yang hebat dari tim,” ucap Artur di laman resmi Persib.

Meski demikian, penyerang yang kenyang akan pengalaman di Liga Utama Uzbekistan itu enggan berpuas diri.

“Kompetisi masih sangat panjang. Tapi, ini awal yang bagus untuk memulai kompetisi. Saya harap bisa memberikan sesuatu yang lebih besar untuk Persib,” tandas pemilik nomor punggung 71 di skuat Pangeran Biru –julukan Persib lainnya– tersebut.

Tutup Kans Griezmann ke Man City, Pep Guardiola: Tenang Saja Barcelona

Suara.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menutup peluang timnya mendatangkan Antoine Griezmann pada bursa transfer musim panas 2019 ini. Pernyataan Pep ini tentu bisa membuat kubu Barcelona bernapas lega.

Seperti diketahui, Griezmann telah memastikan jika dirinya akan meninggalkan Atletico Madrid bursa transfer musim panas ini, meski penyerang berusia 28 tahun itu sejatinya masih terikat kontrak hingga 2023 mendatang bersama Los Colchoneros –julukan Atletico.

Kubu Atletico pun telah merilis video farewell Griezmann yang diunggah di Twitter resmi mereka, @Atleti.

Nah, selepas video tersebut rilis, beberapa media ternama di Spanyol pun mengklaim jika Griezmann akan merapat ke Barcelona pada musim panas ini, sebagaimana klub juara Liga Spanyol itu disebut akan mengaktifkan klausul pelepasang sang striker.

Namun dalam beberapa hari terakhir, mencuat rumor jika Man City  juga menginginkan servis Griezmann.

Beruntung bagi Barcelona, Pep Guardiola –yang sebelumnya juga pernah membesut Barca dan sukses besar– langsung menepis kabar jika Man City akan menggaet Griezmann pada musim panas ini.

“Untuk orang-orang di Barcelona, saya bisa bilang tidak usah khawatir. Man City tidak akan membeli Antoine Griezmann, kami tidak mampu membelinya,” tutur Pep singkat seperti dilansir Daily Mail.

Man City asuhan Pep baru saja memastikan raihan treble domestik musim ini, setelah mencukur habis Watford 6-0 pada laga final Piala FA di Wembley, Minggu (19/5/2019) dini hari WIB tadi.

Gelar Piala FA melengkapi gelar Liga Inggris dan Piala Liga yang sebelumnya sudah diraih Man City di musim 2018/19.

Duh! Kompany Sesumbar Man City Tim Terbaik Dunia Usai Rengkuh Treble Domestik

Suara.com – Centre-back kawakan sekaligus kapten Manchester City, Vincent Kompany sesumbar jika timnya merupakan tim terbaik di dunia saat ini. Penyataan dilontarkan Kompany usai Man City sukses merengkuh treble di kancah domestik musim ini.

Man City melengkapi puzzle trofi di kancah domestik, usai mencukur habis Watford 6-0 pada laga final Piala FA di Stadion Wembley, Minggu (19/5/2019) dini hari WIB.

Dengan ini, Man City sukses menyapu bersih semua gelar yang tersedia di Inggris pada musim 2018/2019, dengan menjuarai Liga Inggris, Piala Liga Inggris, serta yang teranyar Piala FA.

Jika gelar Community Shield di awal musim dihitung, maka The Citizens total menggondol empat trofi di musim ini.

Sementara di pentas Liga Champions, Man City tersingkir secara menyakitkan oleh sesama tim Premier League, Tottenham Hotspur di fase perempatfinal.

Meski menang 4-3 atas Tottenham di Etihad Stadium pada laga leg kedua perempatfinal pada 18 April 2019 lalu, Man City tetap tersingkir karena kalah gol tandang dalam agregat sama kuat 4-4.

Namun demikian, Kompany rupanya tetap melihat Man City sebagai tim terbaik di dunia saat ini.

“Klub yang luar biasa, kami berhasil membuktikan diri sebagai tim hebat. Meraih treble domestik di Inggris tak semudah yang orang kira, kami tim pertama yang berhasil melakukannya,” celoteh Kompany seperti dimuat BBC Sport.

“Semua pencapaian ini dimulai dari manajer (Pep Guardiola). Dia telah menetapkan standar tinggi sejak awal musim dan mengatakan kepada kami harus bisa kembali menjadi juara (back-to-back di Liga Inggris),” papar bek gaek berusia 33 tahun itu.

“Kami berhasil melakukannya, ditambah kami berhasil menjuarai Piala FA, Piala Liga serta Community Shield. Ini luar biasa. Bagi saya, tim ini yang terbaik di dunia,” sesumbarnya.

“Kami berhasil mempertahankan level permainan terbaik bukan hanya dalam satu tahun, tapi dalam waktu dua tahun. Sejujurnya, saya pikir kami hanya kurang beruntung di Liga Champions musim ini. Sangat disayangkan kami tersingkir di perempatfinal,” pungkas pemain berpaspor Belgia tersebut.

Man City Raih Treble Domestik, Pep: Lebih Sulit dari Juara Liga Champions

Suara.com – Musim 2018/19 ini memang menjadi musimnya Manchester City di kancah domestik. Bagaimana tidak, klub berjuluk The Citizens sukses merengkuh treble di Tanah Inggris, dengan menjuarai Liga Inggris, Piala Liga Inggris, dan yang teranyar Piala FA.

Menghadapi Watford pada laga final Piala FA di Stadion Wembley, London, Minggu (19/5/2019) dini hari WIB, Man City menghabisi lawannya tanpa ampun dengan skor mencolok 6-0!

Usai laga, manajer Manchester City, Pep Guardiola pun melontarkan pernyataan menarik. Pelatih berkepala plontos itu mengklaim jika merengkuh treble alias menyapu bersih tiga gelar di kancah domestik ini lebih sulit dari menjuarai Liga Champions.

Kapten Manchester City, Vincent Kompany mengangkat trofi Piala FA usai timnya mengalahkan Watford 6-0 pada laga final di Stadion Wembley, London, Minggu (19/5/2019) dini hari WIB. [Daniel LEAL-OLIVAS / AFP]Kapten Manchester City, Vincent Kompany mengangkat trofi Piala FA usai timnya mengalahkan Watford 6-0 pada laga final di Stadion Wembley, London, Minggu (19/5/2019) dini hari WIB. [Daniel LEAL-OLIVAS / AFP]

Meski merajai tanah Inggris dalam dua tahun terakhir, Man City asuhan Pep sendiri bisa dibilang gagal unjuk gigi di pentas Liga Champions.

Di musim ini, Man City hanya bisa mencapai fase perempatfinal sebelum disingkirkan tim sesama Premier League, Tottenham Hotspur.

Sementara semusim sebelumnya, Pep juga hanya bisa membawa Man City sampai babak delapan besar.

Sedangkan di musim 2016/17 yang merupakan musim perdana Pep membesut Man City, Manchester Biru sudah harus tersingkir di babak 16 besar.  

Di sisi lain, Man City besutan Pep sukses menjuarai Liga Inggris secara beruntun dalam dua musim terakhir. Sementara di musim perdananya, pelatih berusia 48 tahun itu membawa Man City finis di peringkat ketiga.

Meski demikian, Pep menyebut jika meraih treble di kancah domestik lebih sulit daripada memenangkan Liga Champions. Namun, ia memprediksi kalau prestasi itu akan terulangi lagi.

“(Ini) salah satu musim terbaik yang saya alami sebagai manajer sepanjang karier saya. Saya tidak akan mengatakan yang terbaik, tapi musim ini memang salah satunya,” buka Pep Guardiola seperti dilansir Bleacher Report Football.

“Bermain di semua kompetisi dan setelah apa yang tim luar biasa lakukan di negara ini, menjadi (tim) yang pertama sukses meraih treble di Inggris. Itu artinya jika satu tim mampu, maka yang lain akan mengulangi cepat atau lambat. Tetapi kami yang pertama berhasil melakukannya di negara ini,” celotehnya.

“Saya menyukai Liga Champions, tetapi melakukan itu (meraih treble domestik di Inggris) lebih sulit daripada memenangkan Liga Champions,” papar eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.

Pep pun menyatakan jika para pemain Man City sudah mengerahkan segalanya sehingga bisa meraih prestasi yang luar biasa ini. Oleh karena itu, ia merasa kerja keras semua orang di Man City pantas mendapatkan pujian.

“Untuk organisasi dan (pemilik Man City) Sheikh Mansour, serta para pemain ini layak mendapat pujian besar, sangat besar! Karena ini tidak mudah, bermain setiap tiga hari, setelah malam yang buruk Anda tersingkir (oleh Tottenham di perempatfinal Liga Champions musim ini),” pungkas Pep.

Hasil Liga Spanyol Pekan Terakhir: Valencia Amankan Tiket Liga Champions

Suara.com – Delapan laga jornada ke-38 alias pekan pamungkas Liga Spanyol 2018/19 dihelat Sabtu (18/5/2019) malam WIB dan Minggu (19/5/2019) dini hari WIB.

Valencia akhirnya memenangi pertarungan sengit dengan Getafe serta Sevilla untuk mengamankan satu tiket terakhir ke Liga Champions musim depan.

Los Che –julukan Valencia– menyegel raihan peringkat keempat di klasemen akhir usai menang 2-0 di kandang Real Valladolid.

Sementara itu, dongeng Getafe di Liga Spanyol musim ini berakhir anti-klimaks. Ditahan imbang 2-2 oleh tamunya, Villarreal di Estadio Coliseum Alfonso Perez, Getafe harus puas hanya tampil di Liga Europa musim depan.

Ini setelah Los Azulones –julukan Getafe– finis di peringkat kelima klasemen akhir dengan raihan 59 poin dari 38 laga, terpaut dua poin dari Valencia.

Sementara itu, kemenangan 2-0 Sevilla atas Athletic Bilbao di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan menjadi sia-sia. Sevilla akhirnya hanya bisa finis keenam dengan raihan poin yang sama dengan Getafe, namun Los Nervionenses –julukan Sevilla– kalah head-to-head.

Di papan bawah, Girona menyusul Huesca dan Rayo Vallecano turun kasta ke Segunda Division.

Girona terdegradasi dari La Liga setelah takluk 1-2 di markas Alaves, sementara Celta Vigo melakoni comeback dramatis untuk menahan imbang Vallecano 2-2 di Estadio Balaidos.

Hasil Liga Spanyol 2018/19 Pekan Terakhir

Sabtu (18/5/2019) malam WIB

Levante 2-2 Atletico Madrid

Real Valladolid 0-2 Valencia

Getafe 2-2 Villarreal

Sevilla 2-0 Athletic Bilbao

Espanyol 2-0 Real Sociedad

Minggu (19/5/2019) dini hari WIB

Alaves 2-1 Girona

Huesca 2-1 Leganes

Celta Vigo 2-2 Rayo Vallecano

Jadwal Pertandingan

Minggu (19/5/2019)

17.00 WIB – Real Madrid vs Real Betis

21.15 WIB – Eibar vs Barcelona

Persipura Dipermalukan Persib, Luciano Leandro: Para Pemain Tampil Gugup

Suara.com – Persipura memulai kampanye mereka di Liga 1 2019 dengan hasil buruk. Tandang ke Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (18/5/2019) malam, Persipura dibantai tuan rumah Persib 0-3.

Pelatih Persipura, Luciano Leandro pun mengaku kecewa berat dengan kekalahan telak yang diterima Boaz Solossa dan kolega ini.

Meski sempat mendominasi di menit-menit awal, Luciano mengakui jika para pemain Persipura tampil nervous alias gugup di banyak periode laga.

Menurut Luciano, para pemainnya memberikan terlalu banyak ruang kepada para penggawa Persib.

Bintang anyar Persib asal Turkmenistan, Artur Gevorkyan hadir sebagai biang kekalahan Persipura kali ini.

Attacker gaek berusia 34 tahun itu mencetak gol krusial untuk Persib di penghujung babak pertama, tepatnya pada menit 45+2.

Artur kemudian menggadakan keunggulan Persib pada menit 63, sebelum Febri Hariyadi menyegel kemenangan Maung Bandung –julukan Persib– pada menit 68.

“Kita mencoba bermain seperti biasa. Sempat bagus di awal, kami tampil nervous di banyak periode laga terutama di babak pertama,” ucap Luciano seperti dimuat laman resmi Persib.

“Itu membuat permainan kami tak berkembang dan ini diperburuk dengan para pemain memberikan terlalu banyak ruang pada Persib,” imbuh pelatih berusia 53 tahun berdarah Brasil itu.

“Kita coba main, seperti kita uji coba dan latihan. Tapi kita menyadari bahwa harus perbaiki lagi untuk pertandingan berikutnya. Kita bisa lebih bagus,” celotehnya.

Luciano berjanji akan mengevaluasi lebih jauh laga tadi malam lewat video demi memperbaiki permainan timnya ke depannya. 

“Nanti kita akan evaluasi, akan lihat lagi pertandingan ini di video. Apa-apa yang harus kita perbaiki,” pungkas mantan playmaker andalan Persija tersebut.

Persib Cukur Persipura, Robert Rene Alberts: Kemenangan Fantastis!

Suara.com – Kemenangan fantastis dengan skor mencolok berhasil dibukukan Persib pada laga perdana mereka di Liga 1 2019. Menjamu Persipura pada laga pekan pembuka, Persib menang tiga gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (18/5/2019) malam.

Bintang anyar Persib asal Turkmenistan, Artur Gevorkyan muncul sebagai inspirator kemenangan Maung Bandung –julukan Persib– kali ini.

Attacker gaek berusia 34 tahun itu mencetak gol krusial untuk Persib di penghujung babak pertama, tepatnya pada menit 45+2.

Artur kemudian menggadakan keunggulan Persib pada menit 63, sebelum Febri Hariyadi menyegel kemenangan Maung Bandung pada menit 68.

Timnya menang telak, pelatih kepala Persib, Robert Rene Alberts pun tak bisa menyembunyikan kegirangannya.

Tak hanya mensyukuri tiga poin, pelatih veteran asal Belanda itu pun senang karena dapat mematahkan rekor buruk Persib pada laga pembuka di pentas Liga 1 dalam dua musim terakhir.

“Awal yang fantastis dari kita setelah dua kali imbang di laga pembuka liga dalam dua tahun terakhir. Saya sangat senang melihat kerja keras para pemain dan performa mereka, terutama juga dukungan dari Bobotoh,” celoteh Robert Alberts di laman resmi Persib.

“Kami menang telak, saya sangat senang. Kemenangan fantastis!” imbuh pelatih berusia 64 tahun itu.

Mengenai kunci kemenangan timnya, Robert Alberts mengakui jika Ezechiel N’Douassel dan kawan-kawan memang memiliki keinginan yang kuat untuk meraup poin penuh di kandang.

Ya, terutama saat kapten tim Persib, Supardi Nasir memotivasi para pemain di sepanjang pertandingan.

“Itu adalah karakter yang ditunjukkan oleh para pemain hari ini. Mereka memang memperlihatkan kemauan yang besar untuk menang,” tutur Robert Alberts.

“Kapten (Supardi) mengatakan sebelum pertandingan, bahwa mereka harus menang di rumah sendiri. Kapten juga memotivasi rekan-rekannya di sepanjang laga, luar biasa! Kita ingin menunjukkan bahwa kita adalah tim. Para pemain sangat termotivasi dan ingin bekerja bersama,” tandasnya.

Menang di Pakansari, Tira-Persikabo Ternyata Main dengan Strategi Dadakan

Suara.com – Tira-Persikabo berhasil mengalahkan Perseru Badak Lampung FC dengan skor 3-0 pada pekan pertama Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (18/5/2019). Namun, siapa yang menyangka jika ternyata Tira-Persikabo tidak memainkan strategi yang sudah diterapkan sebelumnya.

Pemain asing Tira-Persikabo Lori Arnaud menjadi penyebabnya. Sang pemain ternyata tidak bisa dimainkan melawan Perseru Badak Lampung FC, karena hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) kepada dirinya saat memperkuat Persela Lamongan musim lalu, masih berlaku pada Liga 1 2019.

Padahal, Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan telah menyiapkan strategi dengan adanya Loris Arnaud. Namun, harus diubah lantaran sang pemain tidak bisa diturunkan.

“Kami memberikan performa yang diawali mencari bentuk, setelah itu berjuang di babak kedua. Loris tidak bisa main, sehingga kami membuat skema yang berbeda,” kata Rahmad Darmawan dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Alhamdulillah babak kedua bisa beradaptasi dengan skema yang baru. Secara keseluruhan pemain sangat disiplin. Saya khawatir laga akan berjalan tegang dan terbukti 30 menit pertama terburu-buru,” tambahnya.

RD, sapaan akrab Rahmad, memang baru tahu semalam jika Loris Arnaud tidak bisa dimainkan. Oleh sebab itu, ia harus memutar otak main tanpa pemain kelahiran Prancis itu.

“Kami baru tahu surat keputusan komdis tahun lalu, dia main di Persela, ada hukuman tambahan dua kali tidak main, lanjut ke tahun ini. Tadi malam sampai jam 1 saya konfirmasi dan kami bisa mengerti,” jelasnya.

“Tapi, dalam dua minggu ini fokus kita latihan untuk laga pertama itu dengan ada Loris,” ungkap mantan pelatih Persija Jakarta itu.

Sebagai informasi, gol kemenangan Tira-Persikabo dicetak oleh Ciro Alves menit 60 dan 90+2. Sementara satu gol lainnya dilesakkan oleh Andy Setyo Nugroho menit 79.

Perseru Badak Lampung Berlutut di Pakansari, Jan: Selamat Tira-Persikabo

Suara.com – Perseru Badak Lampung FC harus puas setelah kalah telak 3-0 dari Tira-Persikabo di pekan pertama Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (18/5/2019).

Kalah telak, pelatih Perseru Badak Lampung FC Jan Saragih menyebut anak asuhannya sudah bermain cukup bagus. Beberapa peluang didapat, meski gagal dikonversi menjadi gol.

“Saya ucapkan selamat untuk Tira-Persikabo. Kami bermain cukup bagus malam ini, tapi tak bisa memanfaatkan beberapa peluang. Sampai menit terakhir pun kita masih ada peluang,” kata Jan Saragih dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Ke depan kita harus kerja keras lagi menatap pertandingan berikutnya,” Jan menambahkan.

Kalah 0-3, Jan membantah anak asuhannya kedodoran dalam hal stamina. Eks Pelatih Bogor FC itu menyebut penyebab kekalahan timnya adalah strategi.

“Tidak masalah (stamina). Ini masalah teknik dasar kita, ini yang kurang. Pemain masih membuat kesalahan sendiri,” jelasnya.

Berikutnya, Perseru Badak Lampung FC akan melawan tim kuat PSM Makassar. Sebelum pertandingan tersebut, Jan mengaku akan melakukan evaluasi.

“Saya menghargai PSM yang mencapai peringkat kedua musim lalu. Kami akan all out. Evaluasi, jelas, kami akan memaksimalkan peluang yang ada,” pungkasnya.

Tak Dapat Izin Kepolisian, Laga Persib Vs Tira-Persikabo Ditunda

Suara.com – Jadwal pertandingan pekan kedua antara Persib Bandung vs Tira-Persikabo dipastikan mundur. Hal itu dikarenakan panita pertandingan tidak mendapat izin dari kepolisian.

Pertandingan tersebut sejatinya digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada 23 Mei mendatang. Namun, harus ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Kepastian ditundanya jadwal tersebut tertuang dalam surat yang beredar dari kepolisian kepada manajemen Persib Bandung. Surat bernomor B/1117/YAN2.1/V/2019 ditandatangani langsung Kapolres Bandung Indra Hermawan.

Dalam surat tersebut dituliskan bahwa pertandingan tersebut berdekatan dengan waktu pengumuman pemilihan umum Presiden yang jatuh pada 22 Mei 2019.

Surat penundaan laga Persib vs Tira-Persikabo (dok. Kemenpora).Surat penundaan laga Persib vs Tira-Persikabo (dok. Kemenpora).

“Di mana tanggal 22 Mei 2019 adalah merupakan tahap pengumuman penetapan hasil Pemilu tahun 2019 oleh KPU Pusat, sehingga Polri dinyatakan Siaga I untuk melaksanakan keamanan di wilayah masing-masing,” demikian isi surat tersebut.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas kami Polres Bandung belum dapat menerbitkan rekomendasi izin pertandingan antara Persib vs Tira-Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan.”

Jika laga Persib vs Tira-Persikabo saja ditunda, bukan tidak mungkin pertandingan lain yang jadwalnya berdekatan dengan pengumuman hasil pemilu akan mengalami hal serupa.

Bantai Watford di Final Piala FA, Manchester City Ukir Sejarah

Suara.com – Gelar juara Piala FA musim ini akhirnya jatuh ke tangan Manchester City. Berhadapan dengan Watford di partai final yang digelar di Wembley, Sabtu (18/5/2019), City menang telak dengan skor 6-0.

Pesta gol Manchester City dibuka oleh David Silva di menit 26. Memasuki menit 38, gawang The Hornets yang dikawal Heurelho Gomes kembali bergetar setelah bola yang dilepaskan Raheem Sterling tak terbendung.

Unggul dua gol di babak pertama, dominasi City semakin menjadi-jadi di babak kedua. Watford yang memang kalah kelas, tidak mampu berbuat banyak dalam menahan gempuran tim besutan Josep Guardiola.

Di menit 61, Kevin De Bruyne yang baru kembali dari bekapan cedera membawa City menjauh. Tujuh menit berselang, gol dari Gabriel Jesus yang mendapat sodoran bola dari De Bruyne, membuat City semakin perkasa dengan angka 4-0 terpampang di papan skor.

Pemain Manchester City rayakan kemenangan di final Piala FA kontra Watford yang berlangsung di Wembley, Sabtu (19/5/2019) [AFP]Pemain Manchester City rayakan kemenangan di final Piala FA kontra Watford yang berlangsung di Wembley, Sabtu (19/5/2019) [AFP]

Memasuki menit 81, Sterling kembali mencatatkan namanya di papan skor. Aksi winger lincah timnas Inggris itu berlanjut di menit 87. Mencetak gol ketiganya dalam laga ini, Sterling menutup pesta gol Manchester City di partai puncak Piala FA musim ini dengan enam gol tanpa balas.

Berhasil merebut Piala FA, City mengukir sejarah dengan menjadi tim putra sepak bola Inggris pertama yang memborong tiga gelar domestik.

Sebagaimana diketahui, musim ini City sudah mengantongi dua gelar. Di bulan Februari, City membungkam Chelsea di final Piala Liga Inggris (Carabao Cup) dan pekan kemarin City berhasil mempertahankan gelar Liga Premier Inggris setelah unggul tipis satu poin dari Liverpool di akhir klasemen.

Persib Ngamuk di Laga Kandang, Persipura Pulang Tanpa Poin

Suara.com – Kemenangan gemilang berhasil dibukukan Persib di pertandingan pertama klub berjuluk Maung Bandung di Liga 1 2019. Menjamu Persipura di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (18/5/2019), Persib menang telak dengan tiga gol tanpa balas.

Dalam pertandingan tersebut, Persib tampil menekan sejak awal. Memasuki menit ke-4, peluang emas didapat tuan rumah. Sayang tandukkan Arthur masih melebar di sisi kanan gawang tim tamu.

Enam menit berselang, gawang Persipura nyaris kebobolan. Lolos dari kawalan, N’Douassel yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang melepaskan sepakan keras. Penjaga gawang terperdaya, namun sayangnya bola dimentahkan tiang gawang.

Persipura mencoba menekan balik. Lewat umpan-umpan jauh kepada Marinus Wanewar, tekanan coba dilancarkan. Namun pertahanan Persib yang dipimpin Bojan Malisic tak mampu diruntuhkan.

Pesepakbola Persib Bandung Febri Hariyadi merayakan kemenangan seusai mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura saat pertandingan Sepak Bola Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2019). Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Persib Bandung dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/M Agung RajasaPesepakbola Persib Bandung Febri Hariyadi merayakan kemenangan seusai mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura saat pertandingan Sepak Bola Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2019). Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Persib Bandung dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Berulang kali menekan, kerja keras Maung Bandung akhirnya terbayar di menit 45+2. Umpan Jufriyanto berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Arthur Geworkyan. Skor 1-0 untuk keunggulan Persib bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persib semakin merajalela. Mendominasi penguasaan bola, serangan yang dilancarkan kembali membuahkan hasil di menit 63. Arthur kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.

Lima menit berselang, gawang tim berjuluk Mutiara Hitam kembali bergetar. Menyambut sodoran bola dari N’Douassel, Febri Hariyadi mengunci kemenangan Persib menjadi 3-0.

Tira-Persikabo Pecundangi Perseru Badak Lampung di Pakansari

Suara.com – Tira-Persikabo berhasil mengalahkan Perseru Badak Lampung (PBL) FC di pekan pertama Liga 1 2019. Bermain di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Sabtu (18/5/2019), Tira-Persikabo menang dengan skor telak 3-0.

Gol Tira-Persikabo dicetak oleh Ciro Alves dia menit ke-60 dan 90+2. Sementara satu gol lainnya dibukukan oleh Andy Setyo menit 79.

Jalannya pertandingan

Bermain terbuka, jual beli serangan antara Tira-Persikabo dengan PBL FC terjadi sejak peluit kick-off dibunyikan. Tuan rumah yang lebih dominan, menekan lebih efektif namun belum ada gol yang mampu disarangkan oleh Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan.

PBL FC tidak hanya main bertahan, beberapa kali mereka memanfaatkan serangan balik untuk membongkar lini pertahanan Tira-Persikabo. Namun, skuat asuhan Jan Saragih belum mampu meruntuhkan tembok pertahanan tuan rumah.

Tira-Persikabo terus mendominasi permainan. Skuat asuhan Rahmad Darmawan mendapat peluang emas pada menit 13. Namun sayang, tendangan Ciro Alves terlalu lemah, sehingga diamankan dengan mudah oleh penjaga gawang PBL.

Memasuki menit 15, PBL mendapat peluang emas. Berhasil melewati lini belakang Tira-Persikabo, tendangan Melcior Leideker melambung di atas mistar gawang.

Tira-Persikabo terus menerus menekan pertahanan PBL FC. Peluang emas kembali didapatkan di menit 27. Namun sayang, Osas Saha gagal mengubah kedudukan, meski gawang PBL kosong tak terkawal. Bola sepakan Saha berhasil disapu di depan gawang oleh pemain belakang PBL FC. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Dominasi tuan rumah berlanjut di babak kedua. Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan kembali menggempur pertahanan PBL FC.

Upaya keras para penggawa Tira-Persikabo akhirnya terbayar di menit 60. Tendangan keras Ciro Alves tidak mampu ditahan oleh penjaga gawang, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang PBL FC. Tira-Persikabo memimpin 1-0.

Tertinggal satu gol, Perseru Badak Lampung FC mencoba membalas. Namun, Tira-Persikabo tidak membiarkannya dengan bermain rapih di lini belakang, yang membuat tim tamu kesulitan.

Tira-Persikabo hampir saja menambah keunggulan di menit 66. Sayang, peluang yang didapat Vava Mario Yagalo gagal dikonversi menjadi gol karena tandukkannya terlalu lemah.

PBL FC hampir bisa menyamakan kedudukan melalui counter attack. Namun, lagi-lagi tendangan Melcior Leideker Majefat masih melambung tinggi di atas mistar gawang.

Memasuki menit 75, PBL FC mulai bisa mengendalikan permainan. Jefry Kurniawan dan kawan-kawan terus menekan pertahanan Tira-Persikabo. Beruntung lini belakang Tira-Persikabo bermain cukup baik, sehingga masih mampu menjaga keunggulan.

Memasuki menit 79, papan skor kembali berubah. Menyambut sepakan penjuru Ciro Alves, Andy Setyo Nugroho sukses menggandakan keunggulan tuan rumah.

Keberuntungan belum berpihak kepada PBL FC. Tendangan keras T.A Musafri pada menit 81 mengenai mistar gawang Tira-Persikabo.

Jelang pertandingan berakhir, Tira-Persikabo berhasil menambah keunggulan. Ciro Alves kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan Tira-Persikabo 3-0.

Susunan pemain:

Tira-Persikabo: Angga Saputro; Vava Mario Yagalo; Andi Setyo, Khurshed Beknazarov, Abduh Lestaluhu (Rifad Marasabessy 87′); Ciro Henrique Alves, Manahati Lestusen; Parfait Loius Essengue Eloumou, Rezky Ikhwan (Guntur Triaji 56′), Wawan Febriyanto (Ryan Kurnia 82′); Osas Saha.

Pelatih: Rahmad Darmawan.

Perseru Badak Lampung FC; Yoewanto Stya Beny; Kurniawan Karman, Miftah Anwar Sani, Kunihiro Yamashita, Syahrul Mustofa (M. Zainal Haq 57′); Aulia Hidayat (Jefri Kurniawan 46′), Fernando Jose Gomes Junior, Marcus Vinicius Vidal Cunha, Muhammad Fahri; Melcior Leideker Majefat (Akbar Tanjung 74′), Talaohu Abdul Mushafry.

Pelatih: Jan Saragih.

Bantai Eintracht, Bayern Munich Juara Bundesliga 2018/19

Suara.com – Melakoni laga krusial di pekan terakhir, Bayern Munich mengakhiri musim dengan gemilang. Menghadapi Eintracht Frankfurt di Allianz Arena, Sabtu (18/5/2019), Bayern menang telak dengan skor 5-1.

Dalam laga itu, tidak dibutuhkan waktu lama bagi Bayern untuk mengubah papan skor. Empat menit bola bergulir, Kingsley Coman membawa Die Roten memimpin.

Upaya Eintracht mencari gol penyeimbang, baru berbuah awal babak kedua. Sebastian Haller menyeimbangkan papan skor menjadi 1-1 di menit 50.

Namun keunggulan tim tamu tidak bertahan lama, David Alaba kembali membawa Bayern memimpin tiga menit berselang.

Pemain Bayern Munich menangkan gelar juara Bundesliga musim 2018/19 usai mengalahkan Eintracht Frankfurt 5-1, di Allianz Arena, Sabtu (18/5/2019) [AFP]Pemain Bayern Munich menangkan gelar juara Bundesliga musim 2018/19 usai mengalahkan Eintracht Frankfurt 5-1, di Allianz Arena, Sabtu (18/5/2019) [AFP]

Memasuki menit 58, sodoran bola Kingsley Coman tidak disia-siakan oleh Renato Sanches. Pemain asal Portugal itu sukses membawa Bayern menjauh dengan keunggulan 3-1.

Di sisa waktu pertandingan, Entracht tidak mampu berbuat banyak. Bayern yang mendominasi penguasaan bola terus menekan, menggedor pertahanan tim tamu.

Alhasil, dua gol tambahan dilesakkan oleh Franck Ribery di menit 72 dan Arjen Robben di menit 78. Skor 5-1 mengunci kemenangan Bayern sekaligus memastikan gelar Bundesliga ke-28.

Pilih Azerbaijan sebagai Lokasi Final Liga Europa, UEFA Minta Maaf

Suara.com – Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) terus mendapat kritikan usai memilih Baku Olympic Stadium di Azerbaijan sebagai lokasi final Liga Europa antara Arsenal vs Chelsea. Lantaran kritikan itu, pihak UEFA akhirnya meminta maaf kerena telah memilih tempat yang terlalu jauh.

Bayangkan saja, fans Arsenal dan Chelsea harus menempuh jarak sekitar 2.500 mil untuk bisa menyaksikan langsung partai final tersebut. Tak hanya itu, kendala tiket penerbangan yang sangat mahal juga menjadi permasalahan utama.

Para penonton juga makin dibuat bingung karena tak banyak rute penerbangan langsung dari London ke Baku. Tercatat hanya ada beberapa maskapai, itu pun dengan kuota yang sangat terbatas.

Akibat persoalan tersebut, Arsenal sampai-sampai melontarkan kritikan terbuka kepada UEFA. The Gunners tak habis pikir dengan keputusan UEFA yang tak mempertimbangkan faktor kesulitas fans untuk bisa sampai ke lokasi perhelatan final Liga Europa 2018/2019.

Kritikan Arsenal pun langsung direspons oleh UEFA. Melalui Direktur Kompetisi UEFA, Giorgio Marchetti, pihaknya mengaku tak memprediksi risiko yang bakal terjadi jika dihelat di Baku, Azerbaijan.

”Final sesama tim Inggris yang mempertemukan dua klub asal London tak terprediksi saat pemilihan (venue final) terjadi. Tak diragukan ini memang menambah kesulitan,” terang Giorgio Marchetti kepada media lokal London, Evening Standard.

”Kami benar-benar menyesal atas masalah yang dialami fans Anda (Arsenal) dan Chelsea yang berusaha mengatur perjalanan mereka ke Baku,” lanjutnya.

”Para ahli kami akan ikut bekerja memecahkan masalah ini dengan membantu mencarikan solusi lebih murah bagi para fans. Kami siap bekerja sama dengan klub Anda untuk menghadapi ini,” tegas Giorgio Marchetti.

Pertandingan final Liga Europa itu sendiri bakal dihelat pada 29 Mei 2019. Fans Arsenal dan Chelsea dikabarkan mendapatkan masing-masing 6.000 tiket.

Siapapun Pelatih Baru Juventus, Allegri Ikhlas

Suara.com – Massimiliano Allegri menerima keputusan manajemen Juventus dengan lapang dada. Bahkan lelaki 51 tahun itu berharap manajemen akan mendapatkan pengganti yang bisa membawa Juventus berjaya di kompetisi Eropa.

Sebagaimana diketahui, Allegri dan klub sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Allegri dipastikan tidak lagi membesut Si Nyonya Tua di musim 2019/20.

Allegri ‘didepak’ karena gagal membawa Juventus juara di kompetisi kasta tertinggi Eropa, Liga Champions. Meski demikian, Allegri sukses memenangkan lima gelar Serie A dan enam trofi domestik lainnya.

Sejumlah nama digadang-gadang bakal mengisi posisi yang ditinggalkan Allegri di Juventus. Diantaranya adalah Didier Deschamps, Maurizio Sarri, Simone Inzaghi hingga mantan allenatore Juve sebelum era Allegri, Antonio Conte.

Para pemain Juventus merayakan kemenangan usai mengalahkan AC Milan pada laga Piala Super Italia di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (17/1) dinihari WIB. [AFP/GIUSEPPE CACACE]Para pemain Juventus merayakan kemenangan usai mengalahkan AC Milan pada laga Piala Super Italia di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (17/1) dinihari WIB. [AFP/GIUSEPPE CACACE]

“Lima tahun melatih Juventus adalah masa-masa indah dalam karier saya,” kata Allegri.

“Sekarang saya akan pulang, beristirahat sementara di tepi laut,” sambung lelaki 51 tahun saat ditanya apa yang akan dilakukannya saat ini.

Soal pengganti dirinya di Allianz Stadium, Allegri mengaku tidak tahu.

“Saya tidak tahu siapa yang akan mengambil alih. Tapi saya yakin mereka (klub) akan memilih seorang pelatih hebat, karena Juventus adalah klub yang luar biasa.”

City di Ambang Sejarah, Guardiola: Apapun Bisa Terjadi di Final

Suara.com – Manchester City saat ini berada di ambang sejarah baru persepakbolaan Inggris. Tampil di final Piala FA musim ini, City berpeluang mengukir sejarah di kancah domestik.

Sebagaimana diketahui, musim ini City sudah mengantongi dua gelar. Di bulan Februari, City membungkam Chelsea di final Piala Liga Inggris (Carabao Cup) dan pekan kemarin City berhasil mempertahankan Liga Premier Inggris setelah unggul tipis satu poin dari Liverpool di akhir klasemen.

City akan menjadi tim sepak bola pertama di Inggris yang meraih domestic treble apabila berhasil memenangkan final Piala FA yang akan digelar di Wembley.

Di final Piala FA, Sabtu (18/5/2019), City akan menghadapi Watford, yang musim ini finis di posisi 11 klasemen akhir Liga Premier Inggris 2018/19.

Para pemain Manchester City merayakan sukses mereka mengangkat trofi Premier League setelah mengalahkan Brighton and Hove Albion 4-1` di American Express Community Stadium. Glyn KIRK / AFPPara pemain Manchester City merayakan sukses mereka mengangkat trofi Premier League setelah mengalahkan Brighton and Hove Albion 4-1` di American Express Community Stadium. Glyn KIRK / AFP

Di ambang sejarah, manajer Manchester City Josep Guardiola tak ingin jemawa. Menurutnya apapun bisa terjadi di partai final. Watford mungkin penghuni papan tengah di Liga Inggris, akan tetapi performa tim berjuluk The Hornets bisa melonjak tajam di partai final seperti ini.

“Ini adalah partai final, apapun bisa terjadi seperti kartu merah,” kata Guardiola.

Manchester City sukses menjadi juara Piala Liga Inggris setelah berhasil mengalahkan Chelsea lewat adu penalti. (Adrian DENNIS / AFP)Manchester City sukses menjadi juara Piala Liga Inggris setelah berhasil mengalahkan Chelsea lewat adu penalti. (Adrian DENNIS / AFP)

“Di sebuah pertandingan, apa saja bisa terjadi. Biasanya tim yang bermain lebih baik menang, tapi keputusan wasit bisa membuat perubahan,” sambung manajer yang membidik Piala FA pertamanya bersama Manchester City.

“Di Liga Inggris pertandingan mungkin bisa lebih santai, tapi tidak dengan pertandingan ini.”

Bidik Gelar Ketiga di Kancah Domestik, Guardiola: Kami Harus Menang

Suara.com – Sukses memenangkan Piala Liga Inggris dan mempertahankan gelar Liga Premier Inggris, Manchester City berpeluang besar untuk menutup musim ini dengan satu tambahan trofi. Yaitu trofi Piala FA. Sabtu (18/5/2019) malam WIB, tim besutan Josep Guardiola itu akan menghadapi Watford di partai final Piala FA yang akan digelar di Wembley.

Sukses mengamankan dua gelar, jika berhasil memenangkan pertandingan ini maka City akan menutup musim dengan tiga gelar domestik. Pencapaian yang akan sangat membanggakan bagi Manchester City di tengah meningkatnya persaingan di kancah domestik.

“Setiap pemain harus memiliki keinginan untuk menang, karena jika tidak mereka akan mendapat masalah. Jika mereka mendapat masalah, maka mereka tak akan lagi berada di sini,” kata manajer City Josep Guardiola dalam jumpa pers, Jumat (17/5/2019).

“Kami harus menang, menang, dan menang,” tegasnya seperti dikutip BBC.

“Musim ini sangat luar biasa. Tapi musim depan kami akan kembali memulai dari nol.”

Dalam kesempatan tersebut, manajer yang akrab disapa Pep mengaku masih berharap pada Vincent Kompany. Pep berharap Kompany tetap bertahan di Etihad Stadium musim depan.

Sebagaimana diketahui, kontrak Kompany bersama City akan segera berakhir. Namun hingga saat ini belum ada keputusan dari manajemen klub.

”Semoga saja tidak (menjadi laga terakhir Vincent Kompany),” ujar Guardiola.

”Kami berbicara dengan Kompany. Kami akan kembali berbicara dengannya setelah pertandingan final Piala FA. Tapi, saya tidak punya kata-kata yang tepat untuk apa yang sudah dia lakukan dalam beberapa minggu terakhir dan kariernya.”

Pep Guardiola Ogah Leroy Sane Berlabuh Ke Bayern Muenchen

Suara.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku enggan kehilangan penyerang 23 tahunnya, Leroy Sane. Penampilan pemain yang menempati sayap itu dinilai cukup mengesankan selama Liga Primer Inggris 2019 lalu.

Ditambah lagi kinerja Raheem Sterling dan Bernardo Silva di sayap kanan cukup baik sehingga mengantarkan The Citizen–julukan Manchester City–meraih trofi Liga Primer Inggris.

Leroy Sane telah mengikuti 21 laga dari 38 pertandingan bersama Manchester City. Setelah ikut berkontribusi meraih Piala Liga dan Liga Primer Inggris musim ini, Leroy Sane dipastikan masuk dalam starting 11 perebutan trofi Piala FA melawan Watford, Sabtu (18/5/2019).

Seperti dilansir dari ronaldo.com Sabtu (18/5/2019), eks pemain Schalke itu bakal dikontrak Bayern Muenchen pada musim panas mendatang.

Kontraknya bersama The Citizen tahun ini sudah habis. Namun Leroy Sane belum mengambil keputusan apakah memperpanjang kontrak tersebut atau tidak.

Pep Guardiola mengungkapkan tak akan mendengarkan tawaran dari Bayern Muenchen untuk memboyong pemain asal Jerman itu ke Allianz Arena.

“Kami satu setengah tahun mencoba menandatangi kontrak barunya. Kami menginginkannya,” ungkap Pep.

“Jika Anda ingin memperpanjang kontraknya, itu karena Anda mengingkannya. Tentang transfer ini masih bakal kami siapkan ke depan. Namun kami masih membutuhkan dia (Sane) bermain di sini,” kata dia.

Berlaga bersama Aguero dan kawan-kawan, Leroy Sane telah mengoleksi 10 gol dan 11 assist. Dia masuk dalam daftar pencetak assist terbanyak di Liga Primer Inggris 2019 kali ini. Jadi, wajar jika klub berjuluk Bavarian (Bayern Muenchen) ngotot mendatangkan Lorey Sane.

Kekosongan posisi sayap Bayern Muenchen setelah Frank Ribery hengkang, memaksa Nico Kovac segera mencari penggantinya. Hal itu dinilai penting. Sebab, serangan tanpa sayap sebaik Leroy Sane bakal menurunkan daya gedor Bayern Muenchen ke gawang lawan.

Timnas Indonesia Lakoni Dua Uji Coba, Ini Harapan McMenemy

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy menjadikan dua laga uji coba melawan Yordania dan Republik Vanuatu sebagai simulasi sebelum berlaga di babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2022.

Seperti diberitakan sebelumnya, skuat Garuda akan menghadapi Yordania pada 11 Juni mendatang di Yordania. Setelah itu, timnas Indonesia akan menjamu Republik Vanuatu.

Sebelum uji coba, timnas Indonesia lebih dulu akan menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta. TC akan dilangsung mulai 28 Mei hingga menjelang lebaran yang kemudian dilanjutkan setelah libur idul fitri.

McMenemy menyebutkan, laga bulan depan menjadi simulasi tim dalam menghadapi babak dua kualifikasi Piala Dunia 2028 pada 5 dan 10 September.

Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy dalam jumpa pers seusai uji coba montra Myanmar (dok. PSSI).Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy dalam jumpa pers seusai uji coba montra Myanmar (dok. PSSI).

Pasalnya, pada babak kualifikasi tersebut Indonesia juga melakoni pertandingan serupa yakni home dan away.

“Dalam kualifikasi bulan September mendatang kami akan bermain dua kali dengan kondisi satu pertandingan home dan satu away yang hanya berjarak lima hari,” kata McMenemy dalam keterangan resmi yang diterima suara.com.

“Saya harap dua pertandingan persahabatan bulan depan melawan Yordania dan Vanuatu bisa menjadi simulasi yang baik untuk tim,” tambah eks juru racik Bhayangkara FC itu.

Kemampuan Pemain Baru Bakal Dijajal Simon di Yogyakarta

Suara.com – Timnas Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta mulai 28 Mei mendatang. Sejumlah pemain baru nantinya akan mendapatkan kesempatan pada pemusatan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh asisten pelatih timnas Indonesia Yeyen Tumena. Menurutnya, Pelatih Simon McMenemy ingin menjajal pemain-pemain terbaik yang ada di Indonesia.

Menurut Yeyen, Simon menerapkan aturan ketat di timnya. Oleh sebab itu, pemain yang ingin memperkuat timnas Indonesia harus berkontribusi bersama klubnya di Liga.

“Pemusatan latihan nanti juga akan ada beberapa nama baru yang kami harapkan mampu memaksimalkan potensi tim jelang kualifikasi Piala Dunia,” kata Yeyen dalam rilis yang diterima Suara.com.

Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy (tengah) menyampaikan arahan kepada para pesepak bola timnas senior Indonesia dalam sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (8/3/2019).. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarPelatih timnas Indonesia Simon McMenemy (tengah) menyampaikan arahan kepada para pesepak bola timnas senior Indonesia dalam sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (8/3/2019).. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

“Tentu yang pasti, sebelum mereka dipanggil, mereka harus berkontribusi terlebih dulu ke klub masing masing, punya jam terbang, dan mampu menjadi role model untuk pemain lainnya,” tambahnya.

“Jadi sebelum dipanggil akan ditanyakan kepada pelatih, apakah pemain tersebut sedang dalam kondisi fit, atau setelah kembali ke klub dari pemusatan latihan timnas tetap bisa menunjukkan profesionalisme dan performa baik atau tidak,” ungkapnya.

Pemusatan latihan pada 28 Mei mendatang sebagai persiapan untuk dua laga uji coba internasional. Pertama, Indonesia akan menghadapi Yordania pada 11 Juni, kemudian menjajal kekuatan Republik Vanuatu pada 15 Juni.

Jelang Hadapi Watford, Pelatih Man City Sampaikan Pesan Khusus pada Kompany

Suara.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memiliki harapan tersendiri kepada Vincent Kompany jelang partai final Piala FA. Ia berharap ini bukan merupakan pertandingan final terakhir bagi sang kapten bersama The Citizens.

Di laga final tersebut, Manchester City bakal ditantang Watford di Stadion Wembley pada Sabtu (18/5/2019) malam WIB. Secara hitung-hitungan, Sergio Aguero dan kolega memang lebih diunggulkan.

Kendati demikian, pertandingan kontra Watford bisa jadi yang terakhir bagi Vincent Kompany. Pasalnya, pemain asal Belgia itu belum juga memperpanjang kontraknya yang akan rampung akhir musim ini.

”Semoga saja tidak (menjadi laga terakhir Vincent Kompany),” kata Pep Guardiola, dikutip dari Goal.

”Kami berbicara dengan Kompany. Kami akan kembali berbicara dengannya setelah pertandingan final Piala FA. Tapi, saya tidak punya kata-kata yang tepat untuk apa yang sudah dia lakukan dalam beberapa minggu terakhir dan kariernya,” lanjutnya.

Peran Vincent Kompany memang masih begitu vital bagi Manchester City. Meski telah berusia 33 tahun, ia kerap menjadi pembeda di momen-momen krusial seperti saat mencetak gol penting lewat sepakan jarak jauhnya ke gawang Leicester City di pekan ke-37 Liga Primer Inggris.

Berkaca dari momen tersebut, Pep Guardiola yakin bahwa Vincent Kompany tak memiliki masalah dari segi teknis. Pelatih asal Spanyol itu menilai bahwa sang pemain masih bisa bermain di level yang paling kompetitif meski usianya sudah tak muda lagi.

”Kompany sudah menunjukkan kepada kita apa yang bisa dia berikan kepada tim. Dia pemain top. Masalahnya, kami harus kehilangannya pada November, Februari dan Maret. Saat dia fit, dia pemain luar biasa,” kata eks manajer Barcelona itu.

”Dia tidak perlu membuktikan apa pun pada saya. Dia punya segalanya. Dia pemain yang sangat bagus. Hanya saja, masalahnya adalah saat dia tidak sedang bugar,” tandasnya.

Pembangunan Stadion BMW Terancam Batal, Begini Sikap Manajemen Persija

Suara.com – Pembangunan stadion yang diperuntukan bagi Persija Jakarta di kawasan Sunter terancam batal. Hal itu dikarenakan pembagunan di lahan tersebut masih dalam sengketa.

Pembangunan stadion itu terancam dihentikan setelah lahan sengketa Taman Bersih Manusiawi Wibawa (BMW) dimenangkan oleh PT Buana Permata Hijau. Karenanya, pembangunan yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta bisa batal terlaksana.

Menyikapi hal tersebut, CEO Persija Ferry Paulus menyerahkan semuanya kepada Pemprov DKI. Ferry belum mengetahui secara jelas status yang menyebabkan sengketa tanah di Taman BMW itu.

“Saya belum tahu persis seperti apa status sengketa atau apapun tentang BMW, tapi kami serahkan semua ke Pemprov (DKI),” kata Ferry di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).

“Semuanya pasti akan ditindaklanjuti secara cepat untuk masalah ini. Bahkan rencananya dalam waktu dekat kami dari pihak Persija Jakarta beraudiensi dengan gubernur untuk menindaklanjuti masalah ini,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjanjikan stadion yang nantinya bisa digunakan oleh Persija Jakarta sebagai kandang mereka menggantikan Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Stadion itu sebagai ganti dari penggusuran Stadion Persija di Menteng, Jakarta Pusat serta Lebak Bulus di Jakarta Selatan.

Final Piala FA: Gelandang Watford Justru Sebut Man City sebagai Tim Terbaik

Suara.com – Watford akan menghadapi Manchester City pada partai final Piala FA. Jelang duel tersebut, gelandang The Hornets, Etienne Capoue justru menyebut rivalnya tersebut merupakan salah satu tim terbaik saat ini.

Laga final Piala FA tersebut bakal digelar di Stadion Wembley pada Sabtu (18/5/2019) malam WIB. Di atas kertas, The Citizens diunggulkan untuk mengalahkan Watford.

Prediksi tersebut tak terlepas dari materi pemain yang dimiliki Manchester Biru. Pasukan Pep Guardiola itu dihuni sederet pemain kelas atas, yang tentunya bakal menyulitkan Gerard Deulofeu dan kolega.

”Sepanjang enam tahun saya bermain di Inggris, Manchester City adalah tim terbaik,” ungkap Etienne Capoue, sebagaimana dilansir dari Sportsmole.

”Saya selalu melawan mereka selama enam tahun dan tahun ini adalah duel terbaik yang pernah terjadi. Semua orang bilang kami tidak punya peluang, jadi kami akan melakukannya,” katanya menambahkan.

Etienne Capoue pun menyadari bahwa timnya tak diunggulkan untuk mengalahkan Manchester City. Namun ia bertekad untuk bisa membalikkan prediksi itu dan membawa Watford meraih gelar Piala FA untuk pertama kalinya.

”Tapi kami akan fokus selama 90 menit dan itu adalah hal utama yang perlu kita lakukan,” tandas pemain asal Prancis itu.

Etienne Capoue sendiri mulai bermain di Inggris sejak tahun 2013. Ketika itu, ia dibeli Tottenham Hotspur dari Toulouse seharga 11 juta euro. Setelah dua musim memperkuat Spurs, ia lantas dibeli Watford pada 2015.

Sebagai informasi, Watford melangkah ke partai final Piala FA setelah mengalahkan Wolverhampton di babak semifinal. Sementara Manchester City menundukkan Brighton & Hove Albion dengan skor tipis 1-0.

Ricuh Suporter di Sleman, CEO Persija Yakin Jakmania Tak Akan Berulah

Suara.com – CEO Persija Jakarta Ferry Paulus menanggapi kericuhan suporter pada laga pembuka Liga 1 2019 antara PSS Sleman vs Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019). Ferry sangat menyayangkan kejadian tersebut.

Kericuhan suporter di Sleman memang jadi perhatian banyak kalangan. Baru dimulainya Liga 1 2019, sudah timbul masalah yang disebabkan oleh suporter.

Ferry menjelaskan saat ini bukanlah saatnya untuk bertindak anarkis. Namun, lebih baik adu kreativitas antara sesama suporter.

“Menurut saya bukan jamannya lagi mendukung secara anarkis, bangsa ini butuh satu ketenangan, bangsa ini butuh anak-anak muda terutama kalau bicara soal sepak bola butuh suporter-suporter yang jenius. Butuh juga suporter yang militan tapi tidak anarkis,” kata Ferry Palus di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Ferry pun membandingkan dengan suporter timnya Jakmania. Menurut penilaiannya, Jakmania kini menjadi barometer suporter di Indonesia karena sikap yang sudah mulai dewasa.

“Saya lihat Jakmania sangat baik, mereka sudah tidak menyanyikan lagu rasis, mereka terus tidak terprovokasi dengan emosional sesaat dan sebagainya, ini yang terus menjadi bagian dari Jakmania. Saya pikir ke depannya, Jakmania bisa jadi lokomotif untuk bisa membangkitkan satu rivalitas yang baik tapi selalu tetap solid dan santun,” papar Ferry.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan Jakmania sudah mulai bersikap santun terutama dari media sosial yang sering menjadi penyebab terjadinya bentrokan.

“Kalau kami lihat di medsosnya Jakmania imbauannya terus baik apalagi Jakmania cukup kreatif ya, cukup juga strong, itu media yang paling cepat dan paling tepat untuk mengimbau menjadikan suporter, terutama Jakmania ini lebih baik.”

“Bahkan sampai dengan saat ini manajemen dan suporter saling berhubungan. Apalagi ketua umum rajin main ke kantor, kami juga sering diundang berkunjung ke sana (Sekretariat Jakmania) , dalam waktu dekat bahkan akan ada kantor yang baru untuk Jakmania,” pungkasnya.

Resmi Berpisah, Ini Nama-nama Pengganti Pelatih Juventus

Suara.com – Juventus resmi memutus kontrak kerja sama dengan Massimiliano Allegri pada akhir musim ini. Melansir dari laman resmi Juventus, Sabtu (18/5/2019), Massimiliano tak akan menjadi juru taktik pada musim 2019/2020 mendatang.

“Pelatih dan dan Presiden Andrea Agnelli bakal menggelar jumpa pers besok (hari ini), Sabtu 18 Mei, di Allianz Stadium,” tulis Juventus di laman resminya.

Namun, manajemen Juventus telah mencari sejumlah pengganti untuk menghadapi kompetisi musim depan. Nama pelatih papan atas pun muncul, berikut daftar nama pelatih yang dinilai dapat mengembalikan performa tim berjuluk Si Nyonya Tua lebih baik di musim depan.

1. Simone Inzaghi

Performa Juventus pada musim lalu dinilai cukup buruk di bawah asuhan mantan pelatih 51 tahun itu. Lima tahun menahkodai Juventus dirinya gagal meraih gelar Liga Champions dan hanya berhasil meraih scudetto pada Serie A Italia. Padahal, presiden Juventus, Agnelli berambisi meraih Si Kuping Besar untuk dibawa ke Allianz.

Kandidat terkuat jatuh ke nama Simone Inzaghi, pelatih Lazio. Simone Inzaghi yang berhasil menjuarai Piala Super Italia 2017/2018, menang tipis 3-2 atas Juventus. Selain itu, juara Coppa Italia 2019  berhasil digondol skuat berjuluk Biancocelesti ini setelah menundukkan Atlanta 2-0.

Walau Lazio tak banyak diperkuat pemain bintang, namun saudara Filippo Inzaghi itu mampu meraih banyak prestasi. Hal itu menunjukkan kualitasnya akan diperhitungkan untuk menangani klub sebesar Juventus.

Pelatih Lazio, Simone Inzaghi mencium trofi Coppa Italia usai timnya mengalahkan Atalanta 2-0 pada laga final di Stadio Olimpico, Kamis (16/5/2019) dini hari WIB. [Vincenzo PINTO / AFP]Pelatih Lazio, Simone Inzaghi mencium trofi Coppa Italia usai timnya mengalahkan Atalanta 2-0 pada laga final di Stadio Olimpico, Kamis (16/5/2019) dini hari WIB. [Vincenzo PINTO / AFP]

2. Pep Guardiola

Nama ini sudah tak asing di telinga orang, pelatih yang saat ini menukangi Manchester City berhasil meraih dua trofi sekaligus yakni, Piala Liga dan Liga Primer Inggris 2019.

Ketajamannya memperkuat daya gedor Aguero dan kawan-kawan, menjadi modal eks juru taktik klub Barcelona itu menempati kursi kepelatihan Juventus. Di lain sisi Pep juga terpilih sebagai pelatih terbaik di Liga Primer Inggris 2019.

Menghadapi Watford di Piala FA 2019 Sabtu (18/5/2019) malam, sejarah baru bakal tercipta jika Pep berhasil meraih trofi kompetisi sepak bola tertua di tanah Britania itu. Alhasil, gelar treble bisa dibawa pulang Aguero dan kawan-kawan.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola. [Paul ELLIS / AFP]Manajer Manchester City, Pep Guardiola. [Paul ELLIS / AFP]

3. Mauricio Pochettino

Menerapkan gaya bermain menyerang adalah strategi yang digunakan pelatih asal Argentina itu. Mauricio Pochettino digadang-gadang bakal menjadi juru taktik baru di Allianz musim depan.

Keberhasilan membawa Tottenham Hotspur ke partai final Liga Champions 2019, sepak terjangnya cukup dinilai baik.

Di lain sisi, keberhasilannya menundukkan klub raksasa seperti, Juventus dan Real Madrid di Liga Champions menjadi nilai penting yang dapat dijadikan acuan manajemen Juventus merekrut pelatih 47 tahun itu.

Meski belum mengantarkan gelar juara bagi Spurs, dirinya telah dianugerahi Manager of The Month Liga Primer Inggris sebanyak empat kali sejak 2013 silam.

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino memberikan instruksi kepada pemainnya di stadion baru klub, Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (4/4/2019) dini hari WIB. [Daniel LEAL-OLIVAS / AFP]Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino memberikan instruksi kepada pemainnya di stadion baru klub, Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (4/4/2019) dini hari WIB. [Daniel LEAL-OLIVAS / AFP]