Frank Lampard Tak Sabar Lakoni Debut di Liga Champions 2019/2020

Suara.com – Frank Lampard sudah tidak sabar untuk melakoni debut sebagai manajer Chelsea di Liga Champions 2019/2020. Selain dirinya, para pemain muda The Blues juga merasakan hal yang serupa.

Chelsea akan menghadapi Valencia pada laga perdana Grup H Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (18/9/2019). Itu akan menjadi pertandingan debut bagi Lampard di kompetisi kasta teratas Eropa.

Lampard mengaku begitu antusias menyambut pertandingan perdana di Liga Champions. Maklum, legenda Chelsea itu bisa dibilang sebagai anak baru di dunia kepelatihan.

Ia baru memasuki tahun kedua sebagai pelatih profesional. Pada tahun pertama, ia menangani Derby County (klub kasta kedua Liga Inggris) dan hampir membawa klub tersebut promosi.

Selain Lampard, Liga Champions juga akan menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para bintang muda Chelsea, seperti Tammy Abraham, Fikayo Tomori, dan Mason Mount.

“Liga Champions. Ini adalah kompetisi klub papan atas dalam sepak bola dunia. Saya yakin kalau Mason, Tammy, dan Tomori, semua bersemangat untuk itu,” kata Lampard, dikutip dari Sky Sport.

“Semua pemain seharusnya bersemangat, semua pemain menyukai Liga Champions – dan saya menantikan debut saya sebagai manajer,” lanjutnya.

Chelsea sendiri memiliki modal apik untuk menjamu Valencia. Pada pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris 2019/2020, The Blues meraih kemenangan besar 5-2 atas Wolverhampton Wanderers.

Lima gol kemenangan Chelsea dicatatkan oleh para bintang muda Chelsea. Tammy Abraham berhasil mengemas tiga gol, sementara dua gol lainnya dipersembahkan oleh Fikayo Tomori dan Mason Mount.

Soroti Kualitas Simon McMenemy, Exco PSSI: Levelnya Bukan Pelatih Timnas!

Suara.com – Anggota Komite Eksekutif alias Exco PSSI, Refrizal, angkat bicara terkait wacana yang menyebutkan bahwa pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy bakal segera dicopot dari jabatannya.

Refrizal mengatakan bahwa McMenemy baru akan masuk bahan evaluasi. Meski demikian, ia mengaku pro jika pelatih berpaspor Skotlandia itu segera didepak.

Sorotan publik memang tertuju pada McMenemy setelah Timnas Senior Indonesia memetik hasil buruk secara back-to-back di kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, baru-baru ini.

Skuat Garuda takluk pada dua laga awal putaran kedua kualifikasi Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno, yakni 2-3 melawan Malaysia dan Thailand (0-3).

Refrizal meyakini bahwa McMenemy memang bukan level pelatih timnas. Menurutnya, pelatih berusia 41 tahun itu lebih cocok untuk melatih di level klub terlebih dahulu. 

“Saya yang mengusulkan harus dievaluasi. Kayaknya levelnya bukan level pelatih timnas, cocoknya masih pelatih klub dulu,” tutur Refrizal saat dihubungi oleh wartawan, Senin (16/9/2019).

“Saya pernah sampaikan beberapa hari yang lalu, kalau hebatnya pelatih itu terlihat di babak kedua. Di mana-mana, di dunia ini tempatnya pelatih itu di babak kedua. Kalau sudah menang di babak pertama, bisa tidak mempertahankan kemenangan di babak kedua? Begitu pun seterusnya,” celotehnya. 

Refrizal pun menjelaskan alasannya yang menyebut McMenemy belum layak menukangi Timnas Indonesia. Ia menilai pemain-pemain yang dibawa mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut hanya itu-itu saja, alias tidak ada perkembangan yang berarti. 

“Seorang pelatih timnas itu harus punya wawasan yang pemainnya tersebar. Dia harus melihat secara luas, di mana pun memantau pemain dan memilih pemain karena nanti itu jadi pemain timnas kita. Seorang pelatih harus gitu, harus pantau semua. Nah, itu baru pelatih level timnas,” ujarnya. 

“Kalau Simon ini belum sampai ke tahap situ dia. Saya usulkan harus dievaluasi nih orang,” ketus Refrizal. 

Terkait kapan evaluasi terhadap McMenemy, Refrizal berharap bisa dilakukan secepatnya.

“Kalau bisa secepatnya, karena masih ada pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.

Terdekat, Timnas Indonesia akan menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) pada laga lanjutan Grup G. Pertandingan tersebut akan dihelat pada 10 Oktober 2019 di UEA.

Resmi Pulangkan Bruno Silva, CEO PSIS: Butuh Biaya Tak Sedikit

Suara.com – Teka-teki sosok pemain asing yang didatangkan PSIS Semarang pada pengujung bursa transfer paruh musim Liga 1 2019 terjawab sudah. Laskar Mahesa Jenar resmi memulangkan Bruno Silva.

Kepastian kembalinya Bruno Silva telah diumumkan oleh PSIS melalui Instagram resmi klub pada Senin (16/9/2019) siang WIB. Ia telah diikat kontrak sampai Desember 2020.

PSIS pulangkan Bruno Silva. (Instagram/@psisfcofficial).PSIS pulangkan Bruno Silva. (Instagram/@psisfcofficial).

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, berharap kedatangan Bruno Silva bisa menambah kejataman lini depan Laskar Mahesa Jenar dalam mengarungi putaran kedua Liga 1 2019. 

“Bruno kita datangkan untuk mempertajan lini depan. Pada putaran kedua, kita akan menggunakan skema all out attack untuk memaksimalkan peluang kemenangan,” kata Yoyok Sukawi di Instagram resmi klub.

Yoyok Sukawi mengaku tidak mudah untuk mendapatkan jasa Bruno Silva. Dibutuhkan usaha ekstra keras serta biaya yang cukup menguras kantong agar striker asal Brasil itu bersedia berseragam PSIS lagi.

“Perjalanan berliku merekrut Bruno Silva. Dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, ketekunan, serta kesabaran. Sehingga, maaf kalau kita harus menggunakan strategi silent operation,” tuturnya menambahkan.

Bruno Silva sudah tidak asing bagi PSIS. Di Liga 1 2018, Bruno Silva adalah pemain andalan sekaligus top skor tim dengan koleksi 16 gol.

Namun, pada akhir musim, striker berkepala plontos ini memilih meninggalkan PSIS dan hijrah ke Liga Arab Saudi untuk membela Al-Ain.

Bruno Silva menggenapi kuota empat pemain asing PSIS di putaran kedua Liga 1 2019. Tiga pemain asing lainnya adalah Wallace Costa (bek), Jonathan Cantillana (gelandang), dan Claudir Marini Jr (penyerang).

Mkhitaryan Cetak Gol di Debut Bersama AS Roma, Dzeko: Dia Pemain Top

Suara.com – Henrikh Mkhitaryan melakoni debutnya bersama AS Roma dengan manis. Sang gelandang serang mencetak gol di laga perdananya berseragam Giallorossi –julukan AS Roma.

Mkhitaryan yang musim ini memperkuat AS Roma dengan status pinjaman dari Arsenal, dipercaya tampil sebagai starter saat Giallorossi menjamu Sassulo pada laga giornata ketiga Liga Italia 2019/2020, Senin (16/9/2019) dini hari WIB.

Kepercayaan yang diberikan pelatih Paulo Fonseca tak disia-siakan Mkhitaryan. Kapten Timnas Armenia itu mencetak satu gol untuk AS Roma pada menit ke-22, yang membawa Giallorossi menang meyakinkan 4-2 atas Sassuolo di Stadio Olimpico.

Memanfaatkan assist Lorenzo Pellegrini, Mkhitaryan tanpa ragu melepaskan sepakan kaki kiri dari dalam kotak 16 yang tak bisa ditahan kiper Sassuolo.

Tampil penuh selama 90 menit, performa apik pemain berusia 30 tahun itu pun sontak mendapat pujian dari rekan setimnya.

Adalah penyerang andalan AS Roma, Edin Dzeko yang melontarkan sanjungan kepada Mkhitaryan.

Dzeko sendiri mengaku tak kaget lantaran telah mengetahui bahwa Mkhitaryan memang merupakan pemain level top dunia, meski performanya dianggap menurun drastis saat memperkuat Manchester United dan Arsenal dalam beberapa musim terakhir.

“Tentu debut yang luar biasa dari Mikhi (sapaan akrab Mhitaryan). Namun saya tak kaget, karena saya tahu betul jika dia adalah pemain dengan level top,” tutur Dzeko seperti dimuat Tribal Football.

“Belum lama ini, dia mencetak dua gol saat Armenia bertemu Bosnia (di laga kualifikasi Piala Eropa 2020, 8 September 2019 lalu). Jadi, saya bilang padanya untuk mengulangi lagi performa hebatnya itu saat debut bersama Roma. Dan dia melakukannya!” celoteh sang penyerang.

“Di saat dia lebih beradaptasi lagi dengan kami, seiring berjalannya waktu, dia bahkan akan jauh lebih baik lagi. Saya yakin itu,” ucap mantan pemain Manchester City itu.

Dzeko sendiri juga masuk scoresheet di laga kontra Sassuolo. Dia mencetak gol kedua AS Roma, tiga menit sebelum gol Mkhitaryan tercipta.

Saksikan Video Almarhum Ayah, Cristiano Ronaldo Teteskan Air Mata

Suara.com – Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, merasa trenyuh ketika melihat video lawas dari almarhum ayahnya. Ia pun tak kuasa menahan air mata.

Cerita tetang Ronaldo sudah kerap diulas di berbagai media, baik itu prestasi di lapangan ataupun kehidupan pribadi. Namun, tidak banyak yang bercerita tentang ayah Ronaldo.

Selama ini, Ronaldo dikenal lebih dekat dengan ibunya, Maria Dolores dos Santos Aveiro. Maria selalu menemani dalam perayaan gelar juara yang diraih Ronaldo, termasuk keberhasilan menjuarai Euro 2016.

Ayah Ronaldo adalah Jose Dinis Aveiro. Dia adalah mantan tentara dan peminum alkohol yang menutup usia pada 2005 lalu atau di usia 54 tahun.

Dalam sebuah wawancara bersama jurnalis senior Inggris, Piers Morgan, Ronaldo diajak bernostalgia dengan ingatannya tentang sang ayah.

Ronaldo diperlihatkan sebuah video interview lawas Jose Dinis Aveiro yang direkam sebelum Euro 2004. Dalam video, Aveiro mengaku sangat bangga dengan Ronaldo.

Video itu rupanya belum pernah disaksikan sama sekali oleh Ronaldo. Ia pun tercengang dan seketika meneteskan air mata.

“Saya belum pernah melihat video itu. Saya belum pernah melihatnya. Sulit dipercaya,” kata Ronaldo kepada Morgan, kemudian menitikkan air mata, dikutip dari Daily Mail.

“Saya kira wawancara ini bakal begitu menyenangkan. Saya tidak menyangka malah menangis. Saya tidak pernah melihat gambar ini,” lanjutnya.

“Saya tidak tahu. Saya harus punya video itu untuk menunjukkan kepada keluarga. Namun, saya tidak tahu ayah saya 100 persen. Yang saya tahu dia adalah pemabuk. Saya tidak pernah bicara dengannya, maksudnya mengobrol secara normal. Itu sangat sulit,” tegas mantan pemain Real Madrid itu.

Sebelumnya, hubungan Ronaldo dengan sang ayah memang dikabarkan kurang harmonis. Pemain berjuluk CR7 itu disebut kecewa karena ayahnya dianggap menelantarkannya. Namun, ia tetap terharu melihat ayahnya yang ternyata selalu bangga terhadap dirinya.

Aksi Tengil Matteo Guendouzi Bikin Arsenal Kena Karma

Suara.com – Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi, tampaknya mendapat pelajaran moral yang berharga setelah menghadapi Watford. Ia barangkali akan belajar untuk tidak jemawa sebelum pertandingan berakhir.

Guendouzi mendapat sorotan saat Arsenal menghadapi Watford pada pekan kelima Liga Primer Inggris 2019/2020 di Vicarage Road, Minggu (15/9/2019). Bukan karena golnya, tetapi tingkahnya saat meninggalkan lapangan.

Gelandang Timnas Prancis itu meledek suporter Watford saat digantikan oleh Lucas Torreira pada menit ke-67. Saat meninggalkan lapangan, ia menunjukkan angka 1-2 melalui jari-jarinya.

Apa yang dilakukan oleh Guendouzi merujuk dengan skor sementara pertandingan saat ia meninggalkan lapangan, di mana Arsenal unggul 2-1 lewat brace Pierre-Emerick Aubameyang.

Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi, ejek fans Watford. (twitter/@watfordFC).Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi, ejek fans Watford. (twitter/@watfordFC).

Namun, nahas bagi Arsenal. Setelah Guendouzi meninggalkan lapangan, mereka justru kebobolan melalui aksi Roberto Pereyra melalui titik putih pada menit ke-81. Gol itu pun membuat skor menjadi imbang 2-2.

Hingga waktu tersisa, kedua tim saling melancarkan serangan. Sayangnya, sampai wasit meniup peluit penjang, Arsenal gagal menambah gol dan dipaksa pulang dengan hasil imbang.

Soal Pelemparan Bus Persib Bandung, Ini Komentar Bambang Pamungkas

Suara.com – Insiden kurang mengenakan menimpa Persib Bandung. Bus Maung Bandung dilempari batu oleh sekelompok oknum saat pulang sepulang berlaga melawan Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (14/9/2019) malam.

Dari video dibagikan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, di akun Instagram pribadinya, terlihat kaca bus yang ditumpangi skuat Perib Bandung pecah. Kemudian, pemain asing Persib, Omid Nazari, mendapat luka di kepalanya.

Selain Omid Nazari, Febri Hariyadi juga menjadi korban ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Kepala winger Timnas Indonesia terluka hingga berdarah.

Penyerang Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, turut geram atas insiden pelemparan batu yang diterima bus Persib Bandung. Ia merasa tindakan seperti ini harus ditindak secara tegas oleh PSSI dan aparat kepolisian.

Sebab, kejadian yang diterima Persib Bandung bukan kali pertama terjadi. Belum lama ini, Persija juga mendapat serangan lemparan benda-benda keras saat hendak menghadapi PSM Makassar pada leg kedua final Piala Indonesia 2018/2019.

“Setelah sebelumnya menimpa @persijajkt, sekarang giliran bis yang membawa tim @persib_official, mengalami pelemparan batu oleh oknum suporter hingga mengalami luka-luka,” tulis Bambang Pamungkas di Instagram pribadinya.

“Saya sependapat dengan @appi_info, jika kejadian ini harus segera direspon secara tegas dan keras oleh @officialpssi (PSSI), operator liga, dan juga Kepolisian. Karena apapun alasannya, kekerasan dalam ruang lingkup sepak bola sudah tidak dapat ditoleransi lagi,” lanjutnya.

“Musim ini Persija Jakarta dan Persib Bandung telah mengalami tindakan kekerasan oleh oknum suporter. Jika tidak ada tindakan tegas dari pihak-pihak yang terkait, saya khawatir hal ini akan terus berulang dan menimpa tim-tim yang lain,” ujar eks striker Selangor FA itu.

“Fanatisme suporter di Indonesia memang luar biasa, ini adalah aset yang sangat berharga bagi sepak bola kita. Namun jika hal tersebut sudah malampaui batas, maka dapat berujung anarkis, dan pada akhirnya akan merugikan kita semua,” tuturnya menambahkan.

Striker yang akrab disapa Bepe itu juga mengingatkan bahwa ulah oknum itu sama sekali tidak bermanfaat, malahan hanya memperburuk citra sepak bola Indonesia yang selama ini tak kunjung berprestasi.

“Coba bayangkan: Jika dikarenakan tindakan suporter tersebut membuat ijin keamanan, dan penyelenggaraan pertandingan sepak bola menjadi sulit didapat?” tulis Bepe.

“Atau dikarenakan sepak bola sudah dianggap menjadi aktifitas yang membahayakan masyarakat, maka pemerintah mencabut rekomendasi liga, sehingga dengan sangat terpaksa liga harus dihentikan? Jika amit-amit sampai begitu, siapa yang kemudian dirugikan? Pernahkah itu terpikir di benak kita?” lanjutnya.

“Secara prestasi sepak bola Indonesia ini belum memiliki sesuatu yang dapat dibanggakan. Jadi jangan lagi ditambah dengan hal-hal yang sifatnya memperburuk citra sepak bola Indonesia. Saya masih percaya jika kita semua adalah orang-orang beradab. Maka dari itu mari kita hentikan kebiasaan buruk ini,” tutup striker asal Salatiga itu.

Persib Bandung melalui manajer Umum Muchtar telah melaporkan insiden pelemparan batu ke PT Liga Indonesia Baru (LIB). Tim asal Jawa Barat itu berharap apa yang dialami Febri Hariyadi cs segera diselidiki.

Bima Sakti Siap Kembalikan Kepercayaan Masyarakat Lewat Timnas Indonesia U-16

Suara.com – Timnas Indonesia U-16 akan memulai kiprahnya di ajang kualifikasi Piala Asia U-16 2020 pada Senin (16/7/2019) malam ini.

Tim Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-16- akan menantang Filipina pada laga Grup G di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, yang akan kick-off pada pukul 19.00 WIB.

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti pun mengaku bertekad ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sepakbola Indonesia. 

Kepercayaan masyarakat atas Timnas Indonesia memang bisa dibilang mulai luntur, terlebih setelah timnas senior baru-baru ini menorehkan hasil negatif secara back-to-back di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. 

Timnas Senior Indonesia asuhan Simon McMenemy kalah pada dua laga kandang awal. Skuat Garuda takluk dari Malaysia 2-3 dan Thailand 0-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Oleh karena itu, Bima berjanji jika Timnas Indonesia U-16 bakal memberi hasil terbaik, dengan kelolosan ke putaran final Piala Asia U-16 2020 menjadi target.

Yang terdekat, kemenangan atas Filipina U-16 diharapkan bisa membuat kepercayaan masyarakat Tanah Air atas sepakbola Indonesia muncul kembali. 

“Saya selalu sampaikan kepada pemian, ini tanggung jawab kami di level usia. Kami akan memberikan yang terbaik dengan kemampuan kami. Paling tidak, ya bisa mengangkat kepercayaan publik sepakbola Indonesia dari usia muda ini,” kata Bima Sakti saat ditemui suara.com di Lapangan A, Senayan.

“Semoga mereka ini nanti bisa jadi cikal bakal penerus, dan kami selalu support juga bahwasannya siapapun pelatih di senior, di U-23 dan di U-19, kita selalu support,” ia menambahkan. 

Lebih lanjut, Bima menegaskan jika timnya sama sekali tidak merasa tertekan karena prestasi buruk timnas senior. Justru ini jadi motivasi agar Garuda Asia tampil lebih baik lagi. 

“Pasti ini akan menjadi motivasi untuk kami ketika bermain nanti. Untuk memberikan yang terbaik, karena kita harus saling support di semua level. Semoga timnas U-16 bisa tampil baik,” pungkasnya.

Dikaitkan dengan Insiden Pelemparan Bus Persib, Jakmania: Buktikan Saja!

Suara.com – Sekretaris Umum Jakmania –sebutan kelompok suporter Persija Jakarta, Diky Budi Ramadhan mengaku kaget setelah pihaknya dikaitkan dengan insiden pelemparan bus Persib Bandung.

Menurutnya, para Jakmania sendiri seringkali diserang di tempat bus Persib diserang oleh sekumpulan orang tidak dikenal tersebut.

Sebagaimana diketahui, bus yang membawa skuat Persib dilempari batu usai melakoni laga lanjutan Liga 1 2019 kontra tuan rumah Tira-Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (14/9/2019). 

Akibat insiden tersebut, dua pemain Persib bahkan sampai mengalami luka di bagian pelipis. Mereka adalah Febri Hariyadi dan legiun asing Omid Nazari.

“Ini daerah (kejadian) di Kandang Roda (jalan di Cibinong) ya? Sementara Jakmania selalu ditimpukin di daerah itu. Jadi bingung, bagaimana caranya Jakmania ada di Kandang Roda sementara itu daerah bukan basis massa Jakmania,” ketus Diky saat ditemui suara.com. 

“Tapi yaudahlah, kalau bisa dibuktikan itu teman-teman Jakmania, ya silahkan. Kita kalau di Pakansari, Kandang Roda itu selalu jadi konsentrasi pengamanan karena itu basisnya suporter lain,” jelasnya. 

Diky menyatakan, cukup aneh jika menyalahkan Jakmania atas insiden memalukan ini. Padahal saat Persib bertanding ke Jakarta, Jakmania berlaku tertib. 

“Agak lucu saja menyalahkan teman-teman dari Jakarta. Sedangkan saat Persib di Jakarta, kita jaga,” pungkasnya.

Seperti diketahui, antara para suporter Persib dan Persija memang memiliki rivalitas yang kental. Apa pun itu, hingga saat ini belum diketahui oknum pelaku yang menyerang bus Persib tersebut. 

Sadio Mane Berdamai dengan Salah? Ini Kabar Terbarunya

Suara.com – Sadio Mane beberapa waktu lalu sempat mencak-mencak saat ditarik keluar di laga Liverpool kontra Burnley pada pekan keempat Liga Primer Inggris. Kabarnya, pemain Senegal itu naik pitam lantaran sikap egois yang dipertontonkan Mohamed Salah.

Sepekan berlalu, kedua pemain tersebut terlihat kembali merumput bersama saat Liverpool membantai Newcastle United akhir minggu kemarin, Sabtu (14/9/2019). Bahkan di laga tersebut mereka berbagi gol, dua gol dicetak Mane sementara Salah menyumbang satu gol untuk kemenangan 3-1 Liverpool.

Lantas bagaimana kelanjutan perseteruan keduanya?

Dikutip dari liverpoolecho.co.uk, Mane mengungkapkan bahwa perseteruan yang terjadi di lapangan merupakan hal yang wajar. Ia pun memberi klarifikasi bahwa apa yang terjadi antara dirinya dengan Salah sudah berlalu.

Sadio Mane marah-marah saat ditarik keluar Liverpool. (Youtube/Stadium Astro).Sadio Mane marah-marah saat ditarik keluar Liverpool. (Youtube/Stadium Astro).

“Dengan Salah? itu sudah dilupakan,” katanya.

“Hal-hal seperti itu biasa terjadi di sepak bola, terkadang kita harus menyelesaikannya dengan saling berhadapan,” lanjutnya.

“Tak jarang terjadi bahwa saya juga tidak memberi operan, tetapi kami telah berdamai dan menjadi teman baik lagi,” tukasnya.

Ya, pertanda telah berdamainya Mane dan Salah memang sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu. Seperti dikutip dari Mirror, Salah dan Mane dikabarkan sudah saling bercanda saat bertemu di ruang ganti pemain.

Tak hanya itu, Mane dan Salah juga tertangkap sempat terlibat satu kali umpan saat laga menghadapi Newcastle kemarin.

Duka Bima Sakti Jelang Hadapi Timnas Filipina U-16

Suara.com – Timnas Indonesia U-16 akan menghadapi Filipina pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2020). Menjelang laga itu, fokus pelatih Garuda Muda, Bima Sakti, sedang terbelah.

Bima Sakti tengah memikirkan kondisi keluarganya yang saat ini berada di Pekanbaru, Riau. Seperti diketahui, di daerah tersebut dan sekitarnya sedang diterpa kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Kabut asap membuat kualitas udara di Pekanbaru dan sekitarnya menjadi buruk. Alhasil, masyarakat yang berada di daerah tersebut mulai terserang gangguan pernafasan.

Kondisi itu membuat Bima Sakti turut khawatir. Ia berharap keluarga serta masyarakat yang berada di Kalimantan Tengah dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan sang pencipta.

“Ya Allah, semoga engkau selalu melindungi keluargaku dan saudara-saudaraku di Pekanbaru, Riau serta saudara-saudaraku di Kalimantan Tengah,” tulis Bima Sakti di Instagram pribadinya.

Terlepas dari kabut asap di Riau, Bima Sakti akan segera mendampingi Timnas Indonesia U-16 menghadapi Filipina pada malam hari ini. Skuat Garuda Muda wajib bekerja keras karena Filipina pada laga sebelumnya berhasil meraih 7-0 atas Kepulauan Mariana.

Man United Kembali ke Jalur Kemenangan, Ole Puji Habis Performa Scott McTominay

Suara.com – Scott McTominay tampil ciamik saat Manchester United menundukkan Leicester City 1-0 di Old Trafford, Sabtu (14/9/2019) malam WIB. Tak ayal, sang gelandang sentral pun dipuji habis oleh manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer.

Man United memang berhasil kembali ke jalur kemenangan usai meraih tiga poin pada laga pekan kelima Liga Inggris 2019/2020 tersebut.

Dengan kemenangan tersebut, posisi Man United di klasemen sementara kompetisi pun kembali ‘sehat’. 

The Red Devils –julukan Man United– merangkak naik ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris 2019/2020 dengan raihan delapan poin dari lima pertandingan.

Man United sendiri memang hanya bisa menang tipis atas Leicester di kandang sendiri, sebagaimana gol tunggal Manchester Merah dicetak Marcus Rashford pada menit kedelapan, itu pun via titik penalti.

Meski demikian, kemenangan ini jelas amat vital bagi armada Solskjaer setelah sebelumnya mereka tak mampu lagi menang selepas pekan pembuka.

Semua itu berkat kesolidan lini pertahanan Man United dan tentunya performa enerjik McTominay dalam mengawal lini vital The Red Devils menghadapi Leicester, yang sejatinya tengah berada dalam performa oke.

Menghadapi Leicester, McTominay yang diplot sebagai double pivot bersama Nemanja Matic oleh Solskjaer, kerap melancarkan tekel-tekel krusial.

Tak hanya itu, ia juga lugas bermain sebagai gelandang box-to-box dengan seringkali melakukan drive ke kotak penalti lawan dari second line.

Performa apik McTominay di laga kontra Leicester pun mendapat pujian setinggi langit dari sang manajer.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. [Oli SCARFF / AFP]Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. [Oli SCARFF / AFP]

“Harus diakui jika Scott McTominay tampil luar biasa di laga kontra Leicester. Dia membuat kami semua bangga, dengan kerja keras, dengan semangatnya,” ucap Solskjaer kepada MUTV, yang dilansir Tribal Football, Senin (16/9/2019).

“Memang dia kehilangan bola beberapa kali, namun Anda bisa memahami hal itu karena dia masih dalam proses belajar,” lanjut pelatih berpaspor Norwegia itu.

“Akan tetapi dia tak sungkan melayangkan tekel dan dia adalah pemimpin di lapangan meski usianya masih sangat muda. Saya pribadi tidak ingin melawan dia di situasi bola 50:50,” celoteh Solskjaer yang juga merupakan mantan penyerang Man United.

“Saya pikir, melawan Leicester, dia tampil luar biasa di sepanjang pertandingan,” pungkas juru taktik berusia 46 tahun itu.

McTominay sendiri saat ini praktis memang jadi pilihan utama di lini tengah Man United.

Gelandang internasional Skotlandia berusia 22 tahun itu selalu dipercaya jadi starter pada lima laga awal Man United di Liga Inggris 2019/2020, dan hampir selalu tampil penuh selama 90 menit.

Di laga kontra Leicester, McTominay mencatatkan 100 persen tekel sukses, tujuh kali merebut bola, serta dua intersep.

Bahkan, gelandang jebolan akademi Man United itu dinobatkan sebagai Man of the Match.

Kalahkan Verona, AC Milan Lampaui Rekor Inter Milan

Suara.com – AC Milan berhasil mencuri tiga poin setelah menang 1-0 atas tuan rumah Hellas Verona di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Minggu (15/9/2019).

Ini adalah kemenangan kedua dengan skor identik setelah sebelumnya Milan juga mampu mengandaskan Brescia.

Berkat torehan tersebut, Milan saat ini bertengger di posisi ketujuh klasemen sementara Serie A dengan raihan 6 poin.

Tak hanya sukses mempertahankan tren positif, anak asuhan Marco Giampaolo juga berhasil merusak rekor Inter Milan dan Torino.

Berdasar catatan Opta, kemenangan bersih atas Verona membuat Milan menjadi tim yang paling banyak mencatatkan hasil clean sheet di Serie A sepanjang musim ini.

Milan tercatat mampu melakukan clean sheets sebanyak sepuluh kali sejak awal 2019 ini. Catatan ini pun membuat Milan berhasil merusak rekor yang pernah dicapai rival sekotanya Inter Milan yang mengemas sembilan clean sheets serta Torino yang juga mengemas hasil yang sama.

Namun, mampukah Milan mempertahankan kemenangan sucinya itu, mengingat tim yang akan jadi lawan selanjutnya yakni Inter Milan. Inter sendiri di bawah asuhan Antonio Conte saat ini tengah dalam performa nan membara.

Mereka terhitung sudah memetik tiga kemenangan beruntun sejak dimulainya Serie A musim ini. Saat ini Inter pun tengah bertengger di puncak klasemen Serie A dengan raihan 9 poin.

Satu-satunya Tim yang Masih Sempurna, Conte Kalem soal Kans Scudetto Inter

Suara.com – Inter Milan menjadi satu-satunya tim yang mampu tetap menjaga rekor sempurna alias rekor 100 persen kemenangan di Liga Italia 2019/2020.

Ini setelah Inter sukses menumbangkan sang tamu, Udinese di Giuseppe Meazza dengan skor 1-0 pada laga giornata ketiga Liga Italia musim ini, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB.

Gol tunggal sekaligus gol kemenangan La Beneamata –julukan Inter– di partai ini sendiri dicetak Stefano Sensi pada menit ke-44.

Dengan tiga kemenangan dari tiga laga awal, Inter Milan kini pun kukuh di puncak klasemen sementara dengan poin sempurna sembilan.

Inter Milan kini unggul dua poin dari Bologna dan Juventus, yang masing-masing menempati urutan kedua dan ketiga di klasemen sementara.

Atas performa apik sejauh ini, banyak pihak lantas mulai berani menjagokan Inter untuk keluar sebagai Scudetto alias kampiun Liga Italia musim ini.

Meski demikian, pelatih Inter, Antonio Conte mencoba untuk kalem usai timnya menudukkan Udinese. Terkait kans juara timnya, Conte enggan terlalu sesumbar.

“Ini masih terlalu awal untuk bicara soal peluang juara. Kami harus fokus di setiap laga. Kami akan melaluinya satu demi satu,” ucap Conte mengutip Football Italia.

“Kami harus tetap memijak kaki di bumi. Biarkan orang lain berkata apa, tetapi kami harus tetap tenang dan terus bekerja keras,” sambung allenatore berusia 50 tahun itu dengan bijak.

“Setiap pertandingan merupakan perjuangan. Kami tidak boleh terlena saat ini!” tegasnya lagi.

Di tiga laga awal Liga Italia musim ini, Inter Milan sukses menundukkan Lecce (4-0), Cagliari (2-1), dan Udinese (1-0).

Egy Maulana Vikri Bawa Lechia Gdansk Pesta Gol Saat Hadapi Stolem Gniewino

Suara.com – Penyerang Timnas Indonesia U-23, Egy Maulana Vikri  tampil selama 90 menit bersama Lechia Gdansk II. Di laga tersebut, Lechia tampil menggila.

Pada lanjutan kompetisi kasta kelima Liga Polandia itu sejumlah pemain utama Lechia diturunkan saat menghadapi Stolem Gniewino, Minggu (15/9/2019). Selain Egy ada pula Zlatan Alomerovic, Adam Chrzanowski, Rafal Wolski serta kapten tim, Flavio Paixao.

Berlaga di lapangan 29 Traugutta, Egy dkk langsung tampil menekan. Gol perdana Lechia Gdansk II tercipta pada menit ke-15 lewat Rafal Wolski.

Tak berselang lama, Wolski sukses mencetak brace disusul kemudian hat-trick dari Jaroslav Mihalik. Lechia Gdansk II pun menutup babak pertama dengan keunggulan 5-0.

Pemain Lechia Gdansk asal Indonesia, Egy Maulana Vikri saat menjalani debut di Liga Ekstraklasa Polandia pada pertandingan Lechia Gdansk vs Gornik Zabrze di Stadion Energa, Gdansk, Polandia, Minggu (23/12/2018) dinihari WIB. Pemain Lechia Gdansk asal Indonesia, Egy Maulana Vikri saat menjalani debut di Liga Ekstraklasa Polandia pada pertandingan Lechia Gdansk vs Gornik Zabrze di Stadion Energa, Gdansk, Polandia, Minggu (23/12/2018) dinihari WIB.

Di babak kedua, Lechia kembali menambah gol lewat Kuba Lizakowski, Patryk Lipski, Flavio Paixao serta dari Bial-Zieloni, Dainel Mikolajewski, Piotr Gryszkiewicz dan ditutup oleh Rafal Kobryn.

Sayangnya, Egy yang tampil penuh di laga tersebut tak ikut serta dalam pesta gol Lechia Gdansk II. Lechia sendiri menutup laga dengan kemenangan fantastis, yakni 11-0.

Arsenal Kolaps di Vicarage Road, Emery: Kami akan Ambil Hikmahnya

Suara.com – Arsenal kembali meraih hasil mengecewakan di pekan kelima Liga Inggris 2019/2020. The Gunners kembali gagal mengamankan raihan tiga poin.

Bertandang ke Vicarage Road yang merupakan markas Watford, Minggu (15/9/2019) malam WIB, Arsenal ditahan imbang tuan rumah dengan skor 2-2.

Well, hasil imbang ini sendiri memang terasa seperti sebuah kekalahan bagi Arsenal.

Bagaimana tidak, sempat unggul 2-0 lewat brace Pierre-Emerick Aubameyang pada babak pertama, Arsenal praktis kolaps pada paruh kedua.

Sepasang gol Watford diciptakan Tom Cleverley pada menit ke-53 dan Roberto Pereyra via titik putih pada menit ke-81.

Sempat cukup menguasai laga pada babak pertama, Arsenal memang tampil sangat buruk di sepanjang 45 menit babak kedua, terutama di lini pertahanan.

Selain akhirnya kalah ball possession, sebagaimana statistik pasca laga memperlihatkan Arsenal hanya mencatatkan 47 persen, The Gunners juga kalah jauh dalam aspek percobaan tembakan.

Pertahanan amat mengendur di paruh kedua, Arsenal total harus menerima 31 percobaan tembakan dari kubu Watford, dengan 10 diantaranya on target!

Bandingkan dengan Arsenal yang hanya me-register tujuh percobaan tembakan di sepanjang, dengan hanya empat yang tepat mengarah ke gawang Watford.

Manajer Arsenal, Unai Emery pun angkat bicara soal hasil minor yang diraih timnya di Vicarage Road ini.

Pelatih berpaspor Spanyol itu mengaku bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan ini, seraya menyatakan jika timnya akan mengambil pelajaran serta hikmah dari laga ini.

“Kami memiliki beberapa pemain muda dan mereka harus memiliki pengalaman seperti hari ini,” buka Emery seperti dimuat BBC Sport.

“Kami membuat beberapa kesalahan. Ketika kami menganalisis kesalahan itu, kami lebih senang membicarakannya secara kolektif. Namun, saya yang bertanggung jawab atas hasil ini. Saya tidak ingin mengatakan ini adalah kesalahan satu pemain atau pemain lainnya,” tegasnya.

“Ini adalah tanggung jawab saya untuk memberi tim ini kepercayaan diri agar mampu melaksanakan rencana permainan kami. Yang pasti, kami akan mengambil pelajaran dan hikmah dari hasil dan performa mengecewakan kami kali ini,” pungkas eks pelatih Paris Saint-Germain tersebut.

Dengan hasil seri ini, Arsenal kini tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris 2019/2020 dengan koleksi delapan poin dari lima pertandingan.

Arsenal tercatat telah gagal memenangi tiga laga pamungkas mereka di Liga Inggris musim ini, setelah ditundukkan Liverpool 1-3 di Anfield pada pekan ketiga lalu, serta ditahan imbang Tottenham Hotspur di Emirates Stadium pada pekan keempat, juga dengan skor 2-2. 

Prediksi Kualifikasi Piala Asia U-16 2020: Indonesia vs Filipina

Suara.com – Timnas Indonesia U-16 akan memulai perjuangan mereka di kualifikasi Piala Asia U-16 2020 pada malam ini.

Timnas Indonesia U-16 akan menjajal kekuatan Filipina di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2020) malam ini pukul 19.00 WIB.

Kemenangan di laga pembuka tentu harus dipetik Timnas Indonesia U-16 demi memupuk kepercayaan diri para pemain untuk menghadapi laga-laga berikutnya. 

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menuturkan jika anak-anak asuhannya sudah sangat siap untuk menjalani partai ini. Persiapan matang sudah dilakukan demi menuai hasil positif di babak penyisihan Grup G ini. 

Sebelum terjun di kualifikasi Piala Asia U-16 ini, Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-16– memang sudah lebih dahulu ditempa di berbagai turnamen, seperti Piala AFF U-15 serta dua turnamen yang berlangsung di Myanmar dan Qatar.

“Secara umum kami sudah siap untuk kualifikasi Piala AFC U-16 2020. Pemain sudah memiliki banyak pengalaman, seperti ketika mengikuti Piala AFF U-15 2019 dan beberapa kali uji coba di Myanmar dan Qatar,” kata Bima Sakti, seperti disadur dari laman resmi PSSI.

“Sejumlah laga uji coba itu sangat berharga untuk kualifikasi Piala AFC U-16 2020. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik,” sambung legenda hidup Timnas Senior Indonesia tersebut.

“Satu hal yang pasti, kami sebagai tuan rumah selalu ingin memenangi pertandingan. Saya yakin dengan kemampuan para pemain yang sudah sengaja kami pilih yang multiposisi,” tukasnya. 

Berbeda dengan Indonesia, Timnas Filipina U-16 sudah melakukan pertandingan pertamanya di kualifikasi Piala Asia U-16 2020, dua hari yang lalu. Filipina berhasil membantai Kepulauan Mariana Utara tujuh gol tanpa balas.

Oleh karenanya, pelatih kepala Filipina, Roxy Dorlas cukup optimistis menatap pertandingan melawan Indonesia. Meski begitu, ia tetap waspada mengingat Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. 

“Kami sangat bersemangat menyambut pertandingan melawan Indonesia. Atmosfer di sini luar biasa, stadion dan rumputnya bagus dengan penonton yang banyak,” ujar Dorlas.

Prakiraan Susunan Pemain:

Timnas Indonesia U-16 (4-3-3): I Made Putra Kaicen; Alfin Lestaluhu, Kadek Arel, Marcel Januar, Felix Kamuru; Muhammad Valeron, Dimas Juliono Pamungkas, Marselino Ferdinan; Muhammad Faizal, Wahyu Agung, Ruy Arianto

Pelatih: Bima Sakti

Timnas Filipina U-16 (4-3-3): Emmanuel Martin; Zachary Gagaanan, David Nicolo, Mark Siodina, Cian Gabriel; Kamil Jaser, Sam Rudolfo, Gianfrenzo Andres; Vincent Aron Molina, John Loyd, Emmanuel Antonio Cua

Pelatih: Roxy Dorlas

Hasil Liga Spanyol 2019/2020 Jornada Keempat dan Klasemen Sementara

Suara.com – Gelaran jornada alias pekan keempat Liga Spanyol 2019/2020 telah rampung dihelat. Sevilla kini menguasai puncak klasemen sementara usai kembali memetik hasil positif.

Klub berjuluk Los Nervionenses menang tipis 1-0 di kandang Alaves pada Minggu (15/9/2019) malam WIB, berkat gol tunggal Joan Jordan pada menit ke-37.

Meraih tiga kemenangan dan sekali hasil imbang dari empat laga awal di Liga Spanyol musim ini, Sevilla pun kini bertengger di pucuk klasemen dengan poin 10.

Sementara itu, Atletico Madrid harus rela rekor 100 persen kemenangan mereka dirusak dan juga turun dari puncak klasemen.

Sowan ke Reale Arena yang merupakan markas Real Sociedad, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB, Atletico asuhan Diego Simeone di luar dugaan menyerah dengan skor 0-2.

Ini merupakan kekalahan pertama Atletico Madrid di Liga Spanyol musim ini, sebagaimana sepasang gol Real Sociedad dibukukan Martin Odegaard pada menit ke-58 dan Nacho Monreal (61′).

Dengan kekalahan ini, Atletico pun harus rela turun ke posisi kedua klasemen sementara. Mengoleksi sembilan poin hasil dari tiga kemenangan dan sekali kalah, Atletico terpaut satu poin dari Sevilla di puncak.

Di tempat lain, Barcelona berhasil kembali ke jalur kemenangan. Menjamu Valencia di Camp Nou, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB, Blaugrana –julukan Barca– menang dengan skor telak 5-2.

Luis Suarez tampil apik untuk Barca meski hanya turun dari bangku cadangan. Penyerang Uruguay berjuluk El Pistolero itu mengemas dua gol, sementara wonderkid Barca, Ansu Fati kembali mencuri perhatian dengan mencetak gol pembuka ke gawang Valencia.

Sementara itu, Real Madrid juga berhasil memetik hasil positif pada pekan keempat ini.

Unggul dengan margin besar atas sang tamu, Levante pada babak pertama di Santiago Bernabeu, Sabtu (14/9/2019) malam WIB, Real Madrid kecolongan dua gol pada paruh kedua.

Meski demikian, Real Madrid akhirnya tetap bisa mengamankan kemenangan 3-2 atas Levante. Karim Benzema kembali tampil cemerlang untuk El Real –julukan Real Madrid– dengan mengemas brace ke gawang Levante.

Hasil Liga Spanyol 2019/2020 jornada keempat:

Real Mallorca 0-0 Athletic Bilbao

Real Madrid 3-2 Levante

Leganes 0-3 Villarreal

Real Sociedad 2-0 Atletico Madrid

Barcelona 5-2 Valencia

Eibar 1-2 Espanyol

Alaves 0-1 Sevilla

Celta Vigo 0-2 Granada

Real Valladolid 1-1 Osasuna

Real Betis 1-1 Getafe

Klasemen sementara Liga Spanyol 2019/2020:

Klasemen sementara Liga Spanyol 2019/2020

Hasil Liga Inggris 2019/2020 Pekan Kelima dan Klasemen Sementara

Suara.com – Gelaran pekan kelima Liga Inggris 2019/2020 telah rampung dihelat. Tim-tim ‘big six‘ meraih hasil yang berbeda-beda di pekan ini.

Liverpool terus melanjutkan superioritas mereka di Liga Inggris musim ini. Menjamu Newcastle United di Anfield, Sabtu (14/9/2019) malam WIB, The Reds –julukan Liverpool– menggilas Newcastle United 3-1.

Duo megabintang Liverpool, Sadio Mane dan Mohamed Salah menjawab desas-desus publik yang menyebut jika mereka sedang clash, dengan penampilan yang ciamik.

Mane mengemas brace pada laga ini, sementara Salah menyumbang satu gol untuk Liverpool.

Dengan kemenangan ini, Liverpool pun tak tergoyahkan di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2019/2020 dengan poin sempurna 15, usai menyapu bersih lima laga awal dengan kemenangan.

Masih di hari yang sama, dua klub asal London, Tottenham Hotspur dan Chelsea sama-sama memetik kemenangan impresif.

Tottenham menghabisi Crystal Palace 4-0 di Tottenham Hotspur Stadium, sementara Chelsea menang telak 5-2 di kandang Wolves yang terkenal angker, Molineaux Stadium.

Nasib kontradiktif harus diterima juara bertahan Liga Inggris, Manchester City. Di luar dugaan, tim asuhan Pep Guardiola harus menyerah 2-3 saat sowan ke Carrow Road yang merupakan markas tim promosi Norwich City, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB.

Absennya Aymeric Laporte yang divonis harus absen panjang baru-baru ini karena cedera, membuat lini pertahanan Man City terlihat amat rapuh.

Pada laga ini sendiri, Guardiola menurunkan duet Nicolas Otamendi – John Stones di jantung pertahanan The Citizens –julukan Man City.

Sebagai highlight dari kubu Norwich, Teemu Pukki kembali melanjutkan performa sensasionalnya di Liga Inggris musim ini.

Striker internasional Finlandia itu mengemas satu gol ke gawang Man City, yang membuatnya kini telah mencetak enam gol untuk Norwich dari lima laga awal Liga Inggris 2019/2020!

Setali tiga uang dengan Man City, Arsenal juga merengkuh hasil minor di pekan kelima ini.

Gelandang Watford Roberto Pereyra (kanan) mencetak gol ke gawang Arsenal dari titik penalti di Vicarage Road Stadium.Ben STANSALL / AFPGelandang serang Watford, Roberto Pereyra (kanan) mencetak gol ke gawang Arsenal dari titik penalti di Vicarage Road Stadium, Minggu (15/9/2019) malam WIN. [Ben STANSALL / AFP]

Meski tidak tumbang seperti Man City, namun hasil imbang 2-2 yang diraih The Gunners –julukan Arsenal– di markas Watford, Minggu (15/9/2019) malam WIB memang terasa seperti sebuah kekalahan.

Bagaimana tidak, sempat unggul 2-0 lewat brace Pierre-Emerick Aubameyang pada babak pertama, Arsenal kolaps pada babak kedua.

Sepasang gol Watford diciptakan Tom Cleverley pada menit ke-53 dan Roberto Pereyra via titik putih pada menit ke-81.

Hasil Liga Inggris 2019/2020 pekan kelima:

Liverpool 3-1 Newcastle United

Manchester United 1-0 Leicester City

Brighton 1-1 Burnley

Sheffield United 0-1 Southampton

Tottenham Hotspur 4-0 Crystal Palace

Wolves 2-5 Chelsea

Norwich City 3-2 Manchester City

Bournemouth 3-1 Everton

Watford 2-2 Arsenal

Jadwal sisa pekan kelima:

Selasa (17/9/2019) dini hari WIB

02.00 WIB – Aston Villa vs West Ham United

Klasemen sementara Liga Inggris 2019/2020:

Klasemen sementara Liga Inggris 2019/2020Klasemen sementara Liga Inggris 2019/2020

5 Berita Menarik Bola: Luis Milla Berterima Kasih, Arsenal Batal Menang

Suara.com – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla kembali menarik perhatian netizen Tanah Air dengan caption unggahannya lewat media sosial.

Luis Milla mendapat 600 ribu lebih follower di Instagram dan menyampaikan rasa terima kasih secara khusus kepada follower dari Indonesia.

Dari luar negeri, Arsenal batal menang. Meski sempat memimpin dua gol namun akhirnya harus puas meraih satu poin setelah bermain imbang 2-2 dengan Watford

Dua berita di atas adalah pilihan dari lima berita menarik berikut ini yang telah tayang di kanal bola Suara.com pada Minggu (15/9/2019) hingga Senin (16/5/2019) dini hari WIB.

1. Luis Milla: Indonesia, Terima Kasih Banyak!

Luis Milla tetap menangani Timnas Indonesia (Instagram @luismillacoach)Luis Milla tetap menangani Timnas Indonesia (Instagram @luismillacoach)

Aktivitas mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, di media sosial kembali menarik perhatian netizen Tanah Air. Sebab, ia menuliskan sebuah caption unggahan Instargram dengan bahasa Indonesia.

Luis Milla berhasil mendapat 600 ribu lebih follower di Instagram. Ia pun mengumumkannya dalam sebuah unggahan Instagram pribadinya pada Sabtu (15/9/2019).

Baca selengkapnya

2. Jadi Korban Pelemparan Batu Bus Persib, Ini Komentar Omid Nazari

Gelandang serang Persib Bandung, Omid Nazari usai latihan rutin di lapangan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019). [Suara.com/Aminuddin] Gelandang serang Persib Bandung, Omid Nazari usai latihan rutin di lapangan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019). [Suara.com/Aminuddin]

Gelandang asing Persib Bandung, Omid Nazari menyatakan kekerasan di dalam sepak bola sudah seharusnya dihilangkan dan tidak boleh ada lagi korban akibat fanatisme buta.

“Saya hanya ingin bermain bola, bermain bagus dan membuat penonton menikmati permainan. Saya tidak suka. Ini sangat tidak layak di sepakbola. Hal seperti ini harus dijauhkan dari dunia sepakbola,” ujar Omid seperti dikutip Antara dari situs resmi klub, Minggu (15/9/2019).

Baca selengkapnya

3. Kalahkan PSIS, Pelatih Persija Angkat Topi untuk Kerja Keras Pemain

Para pemain dan ofisial Persija Jakarta merayakan gol Rohit Chand ke gawang PSIS Semarang pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). (Dok Media Persija) Para pemain dan ofisial Persija Jakarta merayakan gol Rohit Chand ke gawang PSIS Semarang pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). (Dok Media Persija)

Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos mengaku bersyukur dengan kemenangan timnya atas PSIS Semarang dengan skor 2-1 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). Banuelos pun memuji kerja keras pemain di laga tersebut.

Baca selengkapnya

4. Badak Lampung Imbangi PSM, Berikut Hasil dan Klasemen Liga 1 2019

Logo Shopee Liga 1 2019 (dok. PT LIB).Logo Shopee Liga 1 2019 (dok. PT LIB).

Berikut hasil dan juga klasemen Liga 1 2019 setelah Perseru Badak Lampung FC bermain imbang 1-1 dengan PSM Makassar pada laga pekan ke-18, Minggu (15/9/2019) malam WIB.

Pada laga di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (15/9/2019), PSM Makassar sempat memimpin lewat gol 1-0 Amido Balde di babak pertama.

Baca selengkapnya

5. Hasil Liga Inggris: Watford vs Arsenal Berakhir Imbang 2-2

Gelandang Watford Roberto Pereyra (kanan) mencetak gol ke gawang Arsenal dari titik penalti di Vicarage Road Stadium.Ben STANSALL / AFPGelandang Watford Roberto Pereyra (kanan) mencetak gol ke gawang Arsenal dari titik penalti di Vicarage Road Stadium.Ben STANSALL / AFP

Arsenal gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang tuan rumah Watford dengan skor 2-2  pada  pekan kelima Liga Inggris

Pada laga di Vicarage Road, Minggu (15/9/2019) malam WIB, Arsenal sempat memimpin lebih dulu lewat dua gol Pierre-Emerick Aubameyang di babak pertama.

Namun, Watford mampu membalas dua gol di babak kedua lewat Tom Cleverley dan gol Roberto Pereyra dari titik penalti sehingga skor menjadi 2-2.

Baca selengkapnya

Hasil Liga Italia: Roma Pesta Gol, AC Milan Menang Tipis di Kandang Verona

Suara.com – Setelah tersendat di dua laga awal Serie A Liga Italia, AS Roma akhirnya sukses meraih kemenangan pertamanya musim ini. Serigala Ibu Kota menumbangkan Sassuolo dengan skor 4-2 di laga yang digelar di Stadion Olimpico Roma, Minggu (15/9/2019) malam WIB.

Empat gol kemenangan Roma dicetak di babak pertama masing-masing lewat aksi Bryan Cristante, Adin Dzeko, Henrikh Mkhitaryan dan Justin Kluivert.

Sementara dua gol Sassuolo dicetak oleh Domenico Berardi di babak kedua.

Dengan kemenangan ini, AS Roma naik ke peringkat delapan klasemen sementara Serie A dengan lima poin. Sementara Sassuolo menempati posisi 12 dengan raihan tiga poin.

Pada pertandingan ini, pemain anyar AS Roma Henrikh Mkhitaryan sukses mencetak gol debut bagi klub barunya itu. Menerima umpan manis dari Pellegrini, pemain pinjaman dari Arsenal itu melepaskan tendangan keras kaki kiri yang tak mampu diadang kiper Sassuolo, Consigli.

AC Milan Menang Tipis

Striker andalan AC Milan, Krzysztof Piatek. [Miguel MEDINA / AFP]Striker andalan AC Milan, Krzysztof Piatek. [Miguel MEDINA / AFP]

Terbang ke Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Hellas Verona menjamu AC Milan pada Senin (16/9/2019) dini hari WIB. Pertandingan cukup keras terjadi di laga ini. Wasit di laga tersebut total mengeluarkan sembilan kartu, dua di antaranya adalah kartu merah. Masing-masing untuk pemain Verona Mariusz Stepinski saat laga baru berjalan 21 menit. Lalu satu kartu merah lain untuk pemain AC Milan yakni Davide Calabria di menit-menit akhir babak kedua.

Gol kemenangan AC Milan dicetak oleh striker mereka Krsysztof Piatek lewat titik penalti di menit ke-68. Gol itu diperoleh Milan usai pemain Verona tertangkap melakukan handsball di kotak terlarang.

Dengan kemenangan ini, AC Milan bergerak naik ke peringkat tujuh klasemen sementara Serie A dengan raihan 6 poin dari tiga kali laga. Sementara Verona tertahan di posisi 11 dengan 4 poin hasil satu kali kalah, satu kali seri dan sekali menang.

Persija Ultimatum Banuelos, Begini Tanggapan Riko Simanjuntak

Suara.com – Winger Persija Jakarta, Riko Simanjuntak mengaku tidak ada pengaruhnya ultimatum yang diberikan manajemen tim kepada Pelatih Julio Banuelos. Menurutnya, tim Persija tetap kompak seperti biasanya.

Sebelumnya, manajemen Persija memang memberikan ultimatum kepada Banuelos untuk bisa menang melawan PSIS, Minggu (15/9/5019). Beruntung, Macan Kemayoran –julukan Persija– bisa menang dengan skor 2-1.

Riko mengatakan kemenangan tersebut tidak ada hubungannya dengan ultimatum manajemen. Baginya, kemenangan ini berkat kerja keras seluruh pemain.

Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kedua kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019). (Suara.com / Adie Prasetyo).Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kedua kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019). (Suara.com / Adie Prasetyo).

“Sejak saya hadir di Persija sampai hari ini juga tidak pernah ada masalah satupun di Lersija di dalam tim, karena kita selalu kompak, selalu euforia juga. Kami punya senior juga yang sangat mendidik, walaupun dalam keadaan tegang begini mereka selalu mencairkan suasana,” kata Riko dalam jumpa pers usai pertandingan.

Mantan pemain Semen Padang tersebut menjelaskan bahwa Pasukan Ibu Kota masih dalam proses. Ia yakin Persija bakal berkembang ke depannya.

“Makanya kita di tim tidak ada pernah masalah apapun, tapi memang ini sebagian dari proses. Kita percaya proses itu pasti ke depannya bisa lebih baik lagi tim Persija,” jelasnya.

Dengan hasil ini, Persija mampu keluar dari zona degradasi. Kini, Ismed Sofyan dan kawan-kawan ada pada posisi 15 klasemen sementara Liga 1 2019.

Tahan Imbang PSM, Pelatih Perseru Badak Lampung Puas

Suara.com – Pelatih Perseru Badak Lampung Milan Petrovic puas dengan hasil imbang 1-1 yang didapat timnya saat melawan PSM Makassar dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Wayhalim, Bandar Lampung.

“Saya sangat senang dengan hasil karena dengan hasil ini. Saya pun merasa tim ini semakin baik,” kata Milan saat memberikan keterangan usai pertandingan di Bandar Lampung seperti dilansir Antara, Minggu (15/9/2019).

Milan menilai pemainnya sudah bermain maksimal yang mampu menahan imbang PSM padahal lawannya ini terbilang tim yang bagus dan menghuni papan atas Liga 1 shopee.

Pelatih Perseu Badak Lampung FC, Milan Petrovic (tengah) dan pemain Antony Golec (kanan) dalam jumpa pers usai pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot, Minggu (1/9/2019). [Suara.com / Adie P]Pelatih Perseu Badak Lampung FC, Milan Petrovic (tengah) dan pemain Antony Golec (kanan) dalam jumpa pers usai pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot, Minggu (1/9/2019). [Suara.com / Adie P]

Ia mengakui bahwa pada pertandingan itu para pemainnya masih lemah dalam penyelesaian akhir sehingga ke depan akan mencari solusi untuk masalah ini.

“Saya lihat pemain sudah bermain baik, ke depan saya yakin tim ini akan menjadi tim yang kuat bila permainan seperti malam ini dipertahankan,” lanjutnya.

Milan Petrovic mengatakan fokus utamanya adalah memperbaiki pertahanan timnya yang rapuh tetapi kini terlihat sudah cukup tangguh.

“Memang kita belum mampu menang di kandang tapi dengan pertahanan yang tangguh dan akan melatih finishing, saya yakin kemenangan di kandang hanya tinggal menunggu waktu,” kata dia.

Perseru Badak Lampung diuntungkan oleh kartu kuning kedua pemain PSM Zulham Zamrun pada akhir babak pertama.

Badak Lampung tertinggal 0-1 pada menit ke-36 akibat gol pemain PSM Makassar Amido Balde, namun tuan ramah menyamakan kedudukan pada menit ke-62 setelah Johan Yoga memperdaya kiper PSM Rivky Mokodompit. Ini adalah gol pertamanya untuk Badak Lampung.

Bambang Nurdiansyah Akui PSIS Sempat Gugup Hadapi Persija

Suara.com – Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah mengakui anak asuhannya sempat gugup di babak pertama saat berhadapan dengan Perisja Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019).

Banur –sapaan akrab Bambang Nurdiansyah– mengatakan bahwa anak asuhannya sempat gugup menghadapi Persija yang banyak dihuni oleh pemain asing.

Namun, Banur mengingatkan para pemainnya untuk tidak takut karena apa yang dihadapi timya sama seperti penggawa lainnya. Oleh sebab itu, permainan PSIS di babak kedua berubah.

Pelatih PSIS Semarang Bambang Nurdiansyah (tengah) dan Ganjar Mukti (kanan) dalam jumpa pers usai pertandingan melawan Persija Jakarta, di Stadion Patriot, Minggu (15/9/2019). (Suara.com/ Adie Prasetyo) Pelatih PSIS Semarang Bambang Nurdiansyah (tengah) dan Ganjar Mukti (kanan) dalam jumpa pers usai pertandingan melawan Persija Jakarta, di Stadion Patriot, Minggu (15/9/2019). (Suara.com/ Adie Prasetyo)

“Yang pasti tadi awal babak pertama memang nervous ya. Ketika berhadapan dengan pemain asing, sedikit ada ketidak percayaan diri. Babak kedua saya kasih tahu bahwa kalau ada Messi di sini baru takut, ini kan sama saja, jadi ya hadapin aja, main percaya diri,” kata Banur dalam jumpa pers usai laga.

“Melalui kapten saya bilang babak kedua itu main jangan mundur, karena di babak pertama mundur, takut, saya bilang gak ada sudah aja di depan, Alhamdulilah akhirnya bisa dilakukan, walaupun kecolongan satu ya, selebihnya mempersulit Persija,” jelasnya.

Meski begitu, PSIS tetap menelan kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta. Namun, mantan pelatih Persita Tangerang ini tetap puas setelah melihat perjuangan anak asuhannya.

“Itulah maksimal yang bisa dilakukan anak-anak muda ini. Saya respek sama mereka,” pungkasnya.

Dengan hasil ini PSIS ada pada posisi 12 klasemen sementara Liga 1 2019. Sementara Persija Jakarta berada pada peringkat 15.

Kalahkan Alaves, Sevilla Pimpin Klasemen Liga Spanyol

Suara.com – Sevilla sukses mengalahkan tuan rumah Alaves dengan skor 1-0 dalam laga pekan keempat dan sekaligus memuncaki klasemen sementara Liga Spanyol.

Pada pertandingan di Stadion Mendizorroza, Minggu (15/9/2019), gol semata wayang Sevilla dalam laga tersebut dicetak oleh Joan Jordan di babak pertama.

Kemenangan tersebut membuat Sevilla kini bercokol di puncak dengan koleksi 10 poin dan menggusur posisi Atletico Madrid (9 poin), sementara Alaves turun ke peringkat ke-11 dengan 5 poin.

Jalannya Pertandingan

Tim tamu menguasai jalannya pertandingan sejak sepak mula namun peluang-peluang awal yang mereka ciptakan lewat Jesus Navas, Ever Banega dan Lucas Ocampos bisa dimentahkan oleh kiper Fernando Pachecho.

Baru pada menit ke-37 Sevilla membuka keunggulan lewat tendangan bebas Jordan yang melesak ke sudut kiri atas gawang yang didahului pelanggaran Rodrigo Ely terhadap Sergio Reguilon.

Ocampos hampir menggandakan keunggulan Sevilla pada menit ke-82 ketika mengakhiri sebuah serangan cepat dan menerima umpan dari Reguilon, namun tembakannya membentur tiang gawang.

Seperti dilansir Antara, Legiun Argentina itu kembali memperoleh peluang lima menit berselang, namun tembakannya dijinakkan oleh Pacheco.

Sebuah insiden pelanggaran keras Borja Sainz terhadap Ocampos pada menit ke-90 sempat menimbulkan cekcok kecik di tengah lapangan yang berbuah lima kartu kuning sekaligus.

Tiga di antaranya diberikan kepada pemain Alaves yakni Sainz, Victor Laguardia dan Mubarak Wakaso, sisanya untuk Ocampos dan Diego Carlos. Keunggulan 1-0 yang dimiliki Sevilla tetap bertahan hingga laga usai

Susunan pemain:

Alaves (4-4-2): Fernando Pacheco; Martin, Victor Laguardia, Rodrigo Ely, Ruben Duarte; Aleix Wivad (Borja Sainz), Pere Pons (Oliver Burke), Tomas Pina, Mubarak Wakaso; Joselu, Lucas Perez (Manu Garcia)
Pelatih: Asier Garitano

Sevilla (4-3-3): Tomas Vaclik; Jesus Navas, Diego Carlos, Daniel Carrico, Sergio Reguilon; Joan Jordan (Nemanja Gudelj), Fernando, Ever Banega; Lucas Ocampos, Luuk de Jong (Javier Hernandez), Oliver Torres (Franco Vazquez)
Pelatih: Julen Lopetegui

Hasil Liga Inggris: Watford vs Arsenal Berakhir Imbang 2-2

Suara.com – Arsenal harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang tuan rumah Watford dengan skor 2-2  pada  pekan kelima Liga Inggris

Pada laga di Vicarage Road, Minggu (15/9/2019) malam WIB, Arsenal sempat memimpin lebih dulu lewat dua gol Pierre-Emerick Aubameyang di babak pertama.

Namun, Watford mampu membalas dua gol di babak kedua lewat Tom Cleverley dan gol Roberto Pereyra dari titik penalti sehingga skor menjadi 2-2.

Gelandang Watford Roberto Pereyra merayakan golnya ke gawang Arsenal dari titik penalti di Vicarage Road Stadium.Ben STANSALL / AFPGelandang Watford Roberto Pereyra merayakan golnya ke gawang Arsenal dari titik penalti di Vicarage Road Stadium.Ben STANSALL / AFP

Dengan hasil ini Arsenal berada di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris dengan delapan poin dari lima laga, sedangkan Watford di posisi buncit dengan dua poin

Jalannya Pertandingan

Watford sudah menekan Arsenal di awal pertandingan. Ancaman pertama datang dari Gerard Deulofeu lewat sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti namun masih dapat digagalkan kiper Bernd Leno di menit ke-6.

Pada menit ke-11 dan 12 kiper Arsenal Bernd Leno kembali harus bekerja keras untuk menggagalkan dua kali peluang yang dimiliki oleh Tom Cleverley dari luar kotak penalti.

Sementara Arsenal mulai bangkit dan menekan tuan rumah. Namun peluang Nicolas Pepe dengan sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti masih melenceng ke sisi kiri gawang Watford di menit ke-20.

Satu menit berselang Arsenal akhirnya unggul lebih dulu 1-0. Gol dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang lewat sepakan kaki kanannya ke pojok kiri gawang memanfaatkan umpan Sead Kolasinac.

Arsenal masih melanjutkan tekanannya. Hasilnya pada menit ke-32, Aubameyang kembali menjebol gawang Watford kali ini lewat tembakan kaki kirinya setelah mendapatkan umpan Ainsley Maitland-Niles.

Arsenal pun unggul 2-0. Sementara Watford mencoba melakukan tekanan namun usaha Gerard Deulofeu dan juga Andre Gray belum juga membuahkan hasil.

Watford kembali mencoba mengancam menjelang akhir babak pertama namun sepakan José Holebas dari sudut sempat masih dapat diamankan oleh kiper Bernd Leno.

Hingga turun minum, skor masih tetap 2-0 bagi skuat besutan Unai Emery. Di babak kedua, Watford langsung mengambil inisiatif serangan.

Tembakan Will Hughes lewat kaki kirinya masih melambung di atas gawang Arsenal di menit ke-47. Tekanan masih dilanjutkan oleh para pemain tuan rumah.

Pada menit ke-53, Tom Cleverley berhasil menjebol gawang Arsenal lewat sepakan kaki kanannya dari tengah kotak penalti setelah memanfaatkan umpan Gerard Deulofeu.

Skor pun berubah menjadi 1-2. Watford masih mencoba membuka peluang namun Arsenal juga memberikan perlawanan menekan tuan rumah.

Pada menit ke-79 wasit menunjuk titik putih setelah pemain Watford Roberto Pereyra mendapatkan pelanggaran dari David Luiz di area terlarang.

Pereyra yang juga menjadi eksekutor penalti melakukan tugasnya dengan baik dengan menjebol gawang Arsenal dengan sepakan kaki kanannya. Skor pun menjadi imbang 2-2.

Gol tersebut membuat Watford semakin bersemangat menekan, namun usaha para pemain tuan rumah tetap tidak mampu mengubah kedudukan.

Hingga akhir laga skor kedua tim tetap imbang 2-2. Watford dan Arsenal pun harus puas berbagi poin dalam pertandingan ini.

Susunan Pemain

Watford: Ben Foster; Jose Holebas, Craig Dawson, Christian Kabasele, Kiko Femenia; Etienne Capoue, Abdouaye Doucoure; Gerard Deulofeu, Tom Cleverley, Will Hughes; Andre Gray.

Arsenal: Bernd Leno; Sead Kolasinac, David Luiz, Sokratis, Ainsley Maitland-Niles; Granit Xhaka, Matteo Guendouzi, Dani Ceballos; Mesut Ozil, Pierre-Emerick Aubameyang.

Badak Lampung Imbangi PSM, Berikut Hasil dan Klasemen Liga 1 2019

Suara.com – Berikut hasil dan juga klasemen Liga 1 2019 setelah Perseru Badak Lampung FC bermain imbang 1-1 dengan PSM Makassar pada laga pekan ke-18, Minggu (15/9/2019) malam WIB.

Pada laga di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (15/9/2019), PSM Makassar sempat memimpin lewat gol 1-0 Amido Balde di babak pertama.

Tuan rumah Perseru Badak Lampung FC akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat gol Johan Yoga di babak kedua dan skor imbang 1-1 bertahan hingga laga usai.

Pemain Perseru Badak Lampung FC Kurniawan Karman (kiri) berebut bola dengan pemain PSM Makassar Rizky Pellu (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Minggu (15/9/2019). Kedua tim bermain imbang 1-1. ANTARA FOTO/ArdiansyahPemain Perseru Badak Lampung FC Kurniawan Karman (kiri) berebut bola dengan pemain PSM Makassar Rizky Pellu (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Minggu (15/9/2019). Kedua tim bermain imbang 1-1. ANTARA FOTO/Ardiansyah

Namun, PSM harus bermain dengan sepuluh orang setelah Zulham Zamrun diusir keluar usai menerima kartu kuning kedua di akhir babak pertama.

PSM berada di posisi kesembilan klasemen Liga 1 2019 dengan 24 poin dari 15 laga dan Perseru Badak Lampung FC di posisi ke-13 dengan 18 poin dari 18 pertandingannya.

Pada laga lainnya sebelumnya, Persija Jakarta sukses meraih tiga poin setelah menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 2-1 pada di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019).

Gol Persija masing – masing dicetak oleh Marko Simic dan juga Rohit Chand. Sedangkan satu gol balasan PSIS Semarang dicetak oleh Septian David Maulana.

Pemain Persija Jakarta, Rohit Chand merayakan golnya ke gawang PSIS Semarang pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). (Dok Media Persija) Pemain Persija Jakarta, Rohit Chand merayakan golnya ke gawang PSIS Semarang pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). (Dok Media Persija)

Kemenangan tersebut membuat Persija berada di posisi ke-15 klasemen Liga 1 dengan 17 poin dari 16 laga, sedangkan PSIS di posisi ke-12 dengan 19 poin dari 18 laga.

Pada pertandingan lainnya, Persipura Jayapura sukses menekuk Persela Lamongan dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/9/2019) sore.

Dua gol tim Mutiara Hitam, julukan Persipura, dicetak oleh Titus Bonai pada babak pertama menit ke-40 dan babak kedua tepatnya di menit ke-78.

Hasil tersebut membuat Persipura berada di posisi kedelapan dengan 26 poin dari 16 laga, sedangkan Persela Lamongan di posisi ke-16 dengan 16 poin dari 16 laga.

Berikut Klasemen Liga 1 2019 di pekan ke-18, Minggu (15/9/2019) :

Klasemen Liga 1 2019 di pekan ke-18. (Screnshoot Twitter @Liga1Match.Klasemen Liga 1 2019 di pekan ke-18. (Screnshoot Twitter @Liga1Match.

Dikalahkan Persija, Pelatih PSIS Tetap Salut Kepada Pemainnya

Suara.com – Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah memuji anak asuhannya meski kalah dari Persija Jakarta dengan skor 1-2 pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). Menurutnya, pemain sudah berjuang cukup maksimal.

Mahesa Jenar –julukan PSIS Semarang– tidak diperkuat oleh sejumlah pemain asing. Namun, tanpa pemain asing PSIS mampu mengimbangi Marko Simic dan kawan-kawan.

Oleh karenanya, Banur –sapaan akrab Bambang Nurdiansyah– tidak terlalu kecewa dengan kekalahan ini. Apa yang diperlihatkan PSIS terutama para pemain muda cukup memuaskan.

“Pertandingan tadi itu cukup maksimal buat pemain. Saya apresiasi ke pemain saya, karena 99 persen yang main lokal. Asingnya satu cedera, terakhir saya paksakan (Claudir) Marini itu dalam kondisi bengkak, saya paksakan, kali aja bisa nyolong, draw,” kata Banur dalam jumpa pers usai laga.

“Tapi apapun itu, saya salut sama pemain. Terbukti lokal bisa maksimalkan. Pemain 20 tahun bisa mengimbangi Persija, itu saja,” jelasnya.

Pemain PSIS Semarang Fredyan Wahyu Sugiyantoro (kiri) berusaha membayangi pemain Persija Jakarta Riko Simanjuntak (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019)..ANTARA FOTO/Risky Andrianto/Pemain PSIS Semarang Fredyan Wahyu Sugiyantoro (kiri) berusaha membayangi pemain Persija Jakarta Riko Simanjuntak (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019)..ANTARA FOTO/Risky Andrianto/

Lebih lanjut, eks pelatih Persita Tangerang ini mengaku sulit mengalahkan Persija yang dihuni oleh empat pemain asing. Mereka adalah Aleksandre Luiz Raime (Xandao), Joan Tomas, Rohit Chand, dan Marko Simic.

“Memang sulit menghadapi banyak pemain asing, kita pemain lokal, paling tidak pemain kita yang muda punya pengalaman lawan pemain internasional,” jelasnya.

Senada dengan Banur, kapten tim PSIS Ganjar Mukti tetap bersyukur atas hasil ini. Menurutnya, seluruh pemain sudah bekerja keras di atas lapangan.

“Terima kasih kepada pemain, ofisial, manajemen dan semua, kita sudah berjuang. Tapi hasil tidak sesuai harapan. Ke depan kita akan berusaha lebih baik lagi dan perbaiki kesalahan,” ujar Ganjar.

Bus Pemain Persib Diserang Usai Pertandingan, Tira Persikabo Minta Maaf

Suara.com – Direksi Tira Persikabo, Rhendy Arinda meminta maaf kepada tim Persib Bandung atas penyerangan bus pemainnya usai bertanding melawan Tira Persikabo dalam kompetisi Liga 1 2019, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/2019) malam.

“Atas nama keluarga besar Tira Persikabo, kami meminta maaf kepada tim Persib yang mengalami penyerangan Bus oleh orang yang tidak di kenal. Kami meminta maaf atas kejadian itu, karena kenyamanan para pemain Persib terganggu dan ada yang terluka,” ujarnya di Bogor.

Menurutnya, Tira Persikabo juga kaget atas kabar penyerangan terhadap bus pemain Persib. Bus Tira Persikabo beriringan dengan bus Persib saat meninggalkan Stadion Pakansari menuju arah Jalan Kandang Roda Sukaraja, Bogor.

“Kemungkinan besar ada oknum yang mungkin juga bukan supporter mengingat wilayah kejadian yang jauh dari stadion dan di luar area panpel,” kata Rhendy seperti dimuat Antara.

Peristiwa tersebut menurutnya tetap akan menjadi bahan evaluasi internal Tira Persikabo. Ia juga berharap tim kepolisian mengusut para pelaku penyerangan kepada Bus Persib itu.

“Berharap pihak Kepolisian melakukan pengusutan kejadian tadi malam yang menimpa bus Persib. Sekali lagi atasnama keluarga besar Tira Persikabo kami meminta maaf kepada tim Persib,” tuturnya.

Dua pemain Persib Bandung Omid Nazari dan Febri Hariyadi mengalami luka di sekitar pelipis akibat terkena lemparan batu dari sekelompok orang tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi setelah pertandingan melawan Tira Persikabo di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu malam.

Penyerangan dari sekelompok massa tak dikenal itu dilakukan di gerbang tol Sentul ketika tim akan kembali pulang ke Bandung.

Liga 1: Perseru Badak Lampung Vs PSM Berakhir Imbang 1-1

Suara.com – PSM Makassar harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Perseru Badak Lampung FC pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019.

Pada laga di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (15/9/2019), PSM sempat memimpin lewat gol 1-0 Amido Balde di babak pertama.

Tuan rumah Perseru Badak Lampung FC akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Johan Yoga di babak kedua.

Namun, PSM harus bermain dengan sepuluh orang setelah Zulham Zamrun diusir keluar usai menerima kartu kuning kedua di akhir babak pertama.

Jalannya Pertandingan

Perseru Badak Lampung FC sudah menekan pertahanan Juku Eja di awal laga. Beberapa peluang dimiliki oleh tuan rumah salah satunya dari Marquinhos, tetapi sepakannya masih melenceng.

Sementara PSM juga mencoba melakukan beberapa serangan balik yang mengejutkan. Namun sebuah usaha tendangan jarak jauh Zulham masih melebar dari sasaran.

Permainan kedua tim sendiri cukup seimbang hingga pertengahan babak pertama, mereka bergantian mendapatkan bola dan melakukan tekanan.

Namun, PSM akhirnya memimpn lebih dulu lewat gol Amido Balde hasil sundulannya di menit ke-35 setelah berawal dari tendangan bebas Wiljan Pluim.

Menjelang akhir babak pertama berakhir, Zulham Zamrun mendapatkan kartu kuning keduanya usai dianggap melanggar Reva Adi sehingga PSM bermain dengan 10 pemain di babak kedua.

Di babak kedua, Perseru Badak Lampung FC mencoba bangkit dan akhirnya skuat besutan Milan Petrovic mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-62.

Gol penyama tersebut dicetak oleh Johan Yoga. Ia memanfaatkan crossing terukur Revan Adi Utama dengan menyambut sundulannya dan gagal dibendung oleh Rivki.

Kedua tim masih mencoba membuka serangan dan berusaha mencari gol lagi. Namun, hingga peluit panjang di akhir pertandingan skor tetap imbang 1-1.

Susunan Pemain :

Perseru Badak Lampung FC: Yoewanto Stya, Anthony Golec, Bojan Malisic, Kurniawan Karman, Reva Adi, Saepuloh Maulana, Akbar Tanjung, Fernandinho, Marquinhos, T.A. Mushafri, Johan Yoga

PSM Makassar: Rivky Mokodompit, Abd. Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi, Asnawi Mangkualam, Rizky Pellu, M. Arfan, Zulham Zamrun, Wiljan Pluim, Amido Balde, M. Rahmat

Kalahkan PSIS, Pelatih Persija Angkat Topi untuk Kerja Keras Pemain

Suara.com – Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos mengaku bersyukur dengan kemenangan timnya atas PSIS Semarang dengan skor 2-1 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). Banuelos pun memuji kerja keras pemain di laga tersebut.

Pertandingan berjalan cukup sengit. Namun, Macan Kemayoran –julukan Persija– selaku tuan rumah menguasai jalannya pertandingan.

Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan bermain cukup maksimal di laga tersebut. Terlihat, Pasukan Ibu Kota sangat menginginkan kemenangan.

Hal ini wajar dirasakan karena Persija belum mendapatkan kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di Liga 1 2019.

Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kedua kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019). (Suara.com / Adie Prasetyo).Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kedua kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019). (Suara.com / Adie Prasetyo).

“Selamat kepada pemain yang tak henti memberikan yang terbaik di laga ini. Kemenangan ini saya berikan kepada mereka (pemain) yang sudah berjuang,” kata Banuelos dalam jumpa pers usai pertandingan.

Sementara itu, winger lincah Persija Riko Simanjuntak mengaku kemenangan ini memang berkat kerja keras seluruh pemain. Selain itu, dukungan penuh dari Jakmania membuat Pasukan Ibu Kota bisa menaklukkan tim berjuluk Mahesa Jenar itu.

“Teman-teman sudah berjuang maksimal. Ditambah lagi dukungan dari Jakmania yang tetap datang mendukung kita,” ujar Riko.

“Saya harap mereka terus mendukung agar kita bisa bersama-sama bangkit dari keterpurukan ini,” jelasnya.

5 Berita Hits Sepak Bola: Conte Sentil Maurizio Sarri, Persija Menang

Suara.com – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, menyindir pelatih Juventus Maurizio Sarri yang mengeluhkan jadwal Serie A Italia sehingga skuatnya harus bermain siang hari.

Sementara pelatih Persija Julio Banuelos bisa sedikit bernafas lega setelah skuatnya meraih kemenangan atas PSIS Semarang pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019).

Dua berita di atas merupakan pilihan dari lima berita sepak bola hits dan menarik pilihan yang tayang di Suara.com sepanjang Minggu (15/9/2019) :

1. Bobol Gawang Valencia, Ini 3 Rekor Wonderkid Barcelona Ansu Fati

Pemain muda Barcelona, Ansu Fati. [PAU BARRENA / AFP]Pemain muda Barcelona, Ansu Fati. [PAU BARRENA / AFP]

Pemain muda Barcelona, Ansu Fati kembali mencuri perhatian saat turun di laga menghadapi Valencia, Minggu (15/9/2019) dini hari tadi.

Pemain berusia 16 tahun itu mampu membuka kemenangan bagi Blaugrana saat laga baru berjalan dua menit.

Baca selengkapnya

2. Ini Ciri-ciri Pelempar Bus Persib Bandung Hingga Lukai Dua Pemain

Ilustrasi: suporter memasuki lapangan saat terjadi kericuhan pada pertandingan antara Arema FC melawan Persib Bandung dalam Liga I di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (15/4). ANTARA FOTO/H PrabowoIlustrasi: suporter memasuki lapangan saat terjadi kericuhan pada pertandingan antara Arema FC melawan Persib Bandung dalam Liga I di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (15/4). ANTARA FOTO/H Prabowo

Nasib kurang mengenakan dialami oleh rombongan Persib Bandung usai melakoni pertandingan melawan Tira-Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (14/9/2019) malam.

Bus yang mereka tumpangi saat meninggalkan Stadion Pakansari dilempari batu oleh orang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi saat rombongan akan memasuki gerbang Tol Sentul, Jawa Barat.

Baca selengkapnya

3. Diisukan Latih Timnas, RD: Simon McMenemy Layak Diberi Kesempatan

Rahmad Darmawan. (Suara.com/Andhiko Tungga Alam)Rahmad Darmawan. (Suara.com/Andhiko Tungga Alam)

Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan menilai bahwa juru taktik timnas Indonesia Simon McMenemy masih layak diberi kesempatan. Menurutnya, pelatih asal Skotlandia itu bakal melakukan evaluasi setelah dianggap gagal.

Belakangan ini, nama Rahmad Darmawan santer muncul ke permukaan untuk menggantikan Simon McMenemy sebagai pelatih timnas Indonesia. Namun, RD –sapaan akrab Rahmad Darmawan– tidak tahu isu tersebut dan lebih fokus bersama Tira-Persikabo.

Baca selengkapnya

4. Inter Milan Menang Lagi, Antonio Conte Sentil Maurizio Sarri

Pelatih Inter Milan Antonio Conte memberika instruksi kepada pemain selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan melawan Lecce di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Selasa (27/8) dini hari WIB. [Miguel MEDINA / AFP]Pelatih Inter Milan Antonio Conte memberika instruksi kepada pemain selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan melawan Lecce di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Selasa (27/8) dini hari WIB. [Miguel MEDINA / AFP]

Inter Milan kembali melanjutkan tren positif di Serie A Italia 2019/20. Skuat Nerazurri meraih kemenangan 1-0 atas Udinese, yang sekaligus menjadi kemenangan ketiga secara beruntun hingga membuat mereka kini memuncaki klasemen sementara.

Sementara itu, rivalnya Juventus sedang tersandung ketika menyambangi markas Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Florence, Sabtu (15/9/2019) malam WIB. Skuat Bianconerri dipaksa bermain imbang 0-0.

Baca selengkapnya

5. Banuelos Membantah Persija Menang Lawan PSIS karena Ultimatum Manajemen

Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kedua kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019). (Suara.com / Adie Prasetyo).Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kedua kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019). (Suara.com / Adie Prasetyo).

Persija Jakarta berhasil mengalahkan PSIS Semarang pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). Pada pertandingan tersebut Persija menang dengan skor 2-1.

Baca selengkapnya

Banuelos Membantah Persija Menang Lawan PSIS karena Ultimatum Manajemen

Suara.com – Persija Jakarta berhasil mengalahkan PSIS Semarang pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). Pada pertandingan tersebut Persija menang dengan skor 2-1.

Kemenangan ini tentu membuat Pelatih Persija Julio Banuelos bisa bernafas lega. Sebab, juru racik asal Spanyol tersebut sudah diultimatum oleh manajemen Persija untuk bisa memenangi pertandingan.

Jika tidak, manajemen Persija telah mengancam bakal memecat Banuelos. Beruntung kali ini Banuelos bisa membawa Persija meraih tiga poin atas PSIS.

Para pemain dan ofisial Persija Jakarta merayakan gol Rohit Chand ke gawang PSIS Semarang pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). (Dok Media Persija) Para pemain dan ofisial Persija Jakarta merayakan gol Rohit Chand ke gawang PSIS Semarang pada laga pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). (Dok Media Persija)

Namun, Banuelos membantah kemenangan Persija ini lantaran adanya tekanan dari manajemen tim. Menurutnya, ini semua berkat kerja keras tim selama ini.

“Persija sedang dalam suatu proses. Setiap pertandingan bagi kami ada perkembangan dari para pemain,” kata Banuelos dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Pertandingan ini tensi cukup tinggi. Pemain sangat ingin kemenangan di laga ini. Saya sebagai bagian dari tim tentu juga merasakan hal yang sama, termasuk Jakmania,” jelasnya.

Dengan hasil ini, Macan Kemayoran –julukan Persija– berhasil naik ke posisi 15 klasemen Liga 1 2019. Sementara PSIS ada pada peringkat 12 klasemen.

Tumbang dari PSBS Biak, PSIM Yogyakarta Alami Tiga Kekalahan Beruntun

Suara.com – PSIM Yogyakarta sedang dalam tren buruk. Usai menelan dua kekalahan beruntun atas Mitra Kukar dan Persik Kediri, kini tim berjuluk Laskar Mataram itu kembali menelan kekalahan.

Hasil minor kali ini didapat PSIM dari tim asal Papua, PSBS Biak, dalam lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Cendrawasih, Biak, Minggu (15/9/2019). Gol semata wayang tim tuan rumah dicetak oleh Freddy Isir pada menit ke-19.

Pelatih PSIM, Aji Santoso, menyayangkan kekalahan Cristian Gonzales dan kolega atas PSBS Biak. Sebab, ia menilai pertandingan berjalan cukup berimbang. Namun, karena satu kesalahan, PSIM dihukum pulang tanpa satupun poin.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, saat memberikan keterangan pers di Stadion Mandala Krida, Sabtu (08/9/2019).Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, saat memberikan keterangan pers di Stadion Mandala Krida, Sabtu (08/9/2019).

“Selamat kepada PSBS Biak menang dipertandingan ini. Sebenarnya pertandingan berjalan dengan seimbang, sayang di babak pertama pemain belakang kami terlalu ceroboh mengantisipasi bola satu lawan satu hingga terjadi gol,” kata Aji Santoso saat konferensi pers, Minggu (15/9/2019).

“Kita punya satu, dua peluang di babak kedua, tetapi sayang tidak bisa jadi gol. Kami akan melakukan evaluasi untuk pertandingan home melawan Tuban,” imbuhnya.

Kekalahan ini membuat PSIM turun ke posisi ketiga klasemen sementara Grup Timur Liga 2 2019. Laskar Mataram tertinggal lima poin dari Mitra Kukar yang duduk manis di puncak.

Sementara bagi PSBS Biak, kemenangan atas PSIM membuat mereka kini nangkring di urutan enam. Mereka memiliki poin 20, jumlah yang sama dengan Martapura FC yang berada di empat besar.

Jadi Korban Pelemparan Batu Bus Persib, Ini Komentar Omid Nazari

Suara.com – Gelandang asing Persib Bandung, Omid Nazari menyatakan kekerasan di dalam sepak bola sudah seharusnya dihilangkan dan tidak boleh ada lagi korban akibat fanatisme buta.

“Saya hanya ingin bermain bola, bermain bagus dan membuat penonton menikmati permainan. Saya tidak suka. Ini sangat tidak layak di sepakbola. Hal seperti ini harus dijauhkan dari dunia sepakbola,” ujar Omid seperti dikutip Antara dari situs resmi klub, Minggu (15/9/2019).

Omid merupakan satu dari dua pemain Persib yang terluka akibat terkena serpihan kaca ketika mendapat serangan dari sekelompok orang tak dikenal.

Pemain Persib Bandung Omid Nazari (kanan) sedang mendapatkan perawatan pasca menjadi korban pelemparan batu. ANTARA/HO/Tim Persib BandungPemain Persib Bandung Omid Nazari (kanan) sedang mendapatkan perawatan pasca menjadi korban pelemparan batu. ANTARA/HO/Tim Persib Bandung

Bus yang ditumpangi pemain serta ofisial Maung Bandung dilempari batu ketika akan masuk ke gerbang tol Sentul sesuai pertandingan melawan Tira Persikabo, Sabtu (15/9/2019) malam.

Omid sangat menyesalkan insiden penyerangan itu, yang juga menyebabkan rekan satu timnya Febri Hariyadi terluka di bagian kepalanya. Baginya, ini merupakan insiden pertama kali selama berkarier di dunia sepakbola profesional.

Usai mendapatkan perawatan dan pelipisnya mesti dijahit, kini kondisi Omid Nazari sudah membaik.

“Saya kira ini sudah lebih baik, dan ini sudah beristirahat di rumah. Terima kasih untuk semua doa yang diberikan, saya baik-baik saja,” kata pemain kelahiran Swedia keturunan Filipina itu.

Pria berkebangsaan Iran itu juga mengajak seluruh suporter di Indonesia agar bisa memahami arti sesungguhnya dari sebuah pertandingan sepakbola, yang tak boleh lepas dari nilai sportivitas.

“Sepakbola adalah tentang mempertemukan semua orang secara bersama-sama dan membuat semuanya bisa menikmati sebuah pertandingan,” ujarnya seperti dimuat Antara.

Ia berharap tindak kekerasan dalam lingkungan sepakbola dapat segera berakhir. Sebab, sejatinya sepakbola adalah sebuah pertandingan olahraga yang bisa menghibur dan membahagiakan siapapun yang menyaksikannya.

“Saya baik-baik saja dan beruntungnya tak ada lagi yang terluka. Tolong hentikan kekerasan ini,” pungkasnya.

Titus Bonai Bawa Persipura Jayapura Tekuk Persela Lamongan

Suara.com – Persipura Jayapura sukses menekuk Persela Lamongan dengan skor 2-0 pada pertandingan lanjutan Liga 1 musim kompetisi 2019 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/9/2019) sore.

Dua gol tim Mutiara Hitam, julukan Persipura, dicetak oleh Titus Bonai pada babak pertama menit ke-40 dan babak kedua tepatnya di menit ke-78.

Jalannya Pertandingan

Sejak menit awal, pertandingan yang digelar tanpa penonton tersebut berlangsung sengit dan kedua tim saling jual beli serangan, namun selalu gagal di lini pertahanan.

Bahkan, Persela Lamongan sebagai tim tamu memiliki dua peluang emas, masing-masing oleh Delfin Rumbino dan Rafael Gomes De Oliveira yang tendangannya terkena mistar dan tiang gawang.

Keasyikan menyerang, barisan pertahanan Laskar Joko Tingkir (julukan Persela) sempat lengah dan kiper Dian Agus harus rela melihat jalanya dirobek Titus Bonai melalui sepakan dari jarak dekat.

Tertinggal, Persela yang tampil tanpa top skor sementara Liga 1, Alex dos Santos Goncalves karena hukuman larangan bermain tersebut terus menggempur pertahanan Persipura, tapi hingga babak pertama berakhir skor tak berubah.

Pada awal babak kedua, Pelatih Persela Nil Maizar mengganti dua pemainnya, Malik Risaldi dan Demerson Bruno Costa dengan memasukkan Sugeng Efendi serta Arif Satria.

Namun, hingga menit ke-75 nyaris tak ada peluang berbahaya, begitu juga Persipura yang lebih memilih memainkan bola di barisan tengah dan mengandalkan serangan balik.

Pelatih Persipura Jacksen F Tiago juga sempat merotasi pemainnya dengan memasukkan Ian Louis Kabes dan Imanuel Wanggai menggantikan Samassa Mahamadou serta Oh In Kyun.

Pada menit ke-78, kembali Titus Bonai membuktikan kualitasnya dengan mencetak gol kedua tuan rumah melalui tendangan menyusur tanah dari mulut gawang Persela.

Tertinggal dua gol, Persela tak menyerah dan terus berupaya memperkecil kedudukan, tapi Persipura juga tak mengendurkan serangan dengan memainkan bola dari kaki ke kaki.

Hingga wasit Faulur Rossy asal Nanggroe Aceh Darussalam meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir skor tidak berubah, demikian seperti dimuat Antara.

Pada laga tersebut, Persipura berstatus sebagai tuan rumah dan harus menjalani laga di luar Jayapura karena markas mereka Stadion Mandala, Jayapura, direnovasi untuk persiapan PON Papua 2020.

Sedangkan, Stadion Aji Imbut di Tenggarong yang dipilih manajemen sebagai markas pada putaran kedua Liga 1 tidak bisa dipergunakan sementara.

Liga 1 : Persija Jakarta Taklukkan PSIS di Patriot

Suara.com – Persija Jakarta sukses meraih tiga poin setelah menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 2-1 pada pekan ke-18 Liga 1 2019 tersaji di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019).

Hasil tersebut juga membuat pelatih Persija Julio Banuelos bisa sedikit bernafas lega.

Sebagaimana diketahui, manajemen Persija menuntut agar Banuelos agar bisa mengalahkan PSIS. Jika tidak, juru racik asal Spanyol tersebut bakal dipecat.

Beruntung Persija berhasil mengalahkan PSIS. Gol Marko Simic dan Rohit Chand membuat Macan Kemayoran –julukan Persija– mengalahkan PSIS dengan skor 2-1. Sementara satu gol PSIS dibuat oleh Septian David Maulana.

Jalannya Pertandingan

Persija yang membutuhkan kemenangan sudah menekan pertahan PSIS di nenit-menit awal. Persija setidaknya sudah mendapat peluang emas di lima menit awal melalui kotak penalti.

Salah satunya adalah gol yang dibuat oleh Marko Simic pada menit empat setelah memanfaatkan umpan Joan Tomas. Sayang, gol Simic tersebut lebih dahulu terjebak offside.

PSIS hampir saja menjebol gawang Persija pada menit sembilan. Lewat tendangan bebas Septian David Maulana, Andritany Ardhiyasa mampu menepis bola. Sayang Hari Nur Yulianto gagal memanfaatkan bola muntah menjadi sebuah gol.

Hingga menit 17, PSIS lebih rapih memainkan bola. Para pemain belakang PSIS tidak membiarkan Marko Simic Cs menembus pertahanan mereka.

Persija terus menekan pertahanan PSIS hingga menit 25. Sayang sejauh itu tidak ada peluang membahayakan yang bisa jadi sebuah gol.

PSIS yang dalam tekanan terus berusaha keluar dari kepungan para pemain Persija. Septian David dan kawan-kawan menggunakan serangan balik sebagai senjata utama. Namun, hingga menit 35 belum ada gol yang tercipta.

Persija mendapat hadiah penalti pada saat babak pertama memasuki tambahan waktu. Marko Simic yang menjadi eksekutor berhasil menjebol gawang PSIS.

Gol Simic sekaligus mengakhir babak pertama. Persija unggul 1-0 di babak pertama.

Babak kedua, Persija masih terus berusaha menambah keunggulan. Pasukan Ibu Kota terus membombardir lini belakang PSIS sejak peluit babak kedua dibunyikan.

Macan Kemayoran berhasil menggandakan keunggulan pada menit 52. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Rohit Chand menjebol gawang Jandia Eka Putra. Persija sementara unggul 2-0.

PSIS yang tertinggal 2-0 kini mencoba bermain lebih terbuka. Ganjar Mukti dan kawan-kawan mulai berani keluar untuk memberikam tekanan kepada Pasukan Ibu Kota.

PSIS berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit 63. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Septian David Maulana berhasil mencatatkan namanya papan skor.

Selang semenit kemudian, Persija hampir saja kembali mencetak gol. Sayang sepakan keras Joan Tomas membentur tiang gawang PSIS. Skor masih 2-1.

PSIS hampir saja menyamakan kedudukan pada menit 71. Melalui corner kick, Septian David Maulana tendangannya masih terlalu lemah sehingga mudah diantisipasi Andritany.

Memasuki menit 78, kedua tim sama-sama masih berusaha menjebol gawang lawan masing-masing. Sayang tidak ada peluang yang membahayakan untuk Persija atau PSIS.

Memasuki menit 86, Persija masih terus menekan pertahanan PSIS Semarang. Namun, Marko Simic Cs masih sulit menjebol gawang PSIS untuk ketiga kalinya.

Hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta. Persija keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Susunan pemain :

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa; Rezaldi Hehanusa, Maman Abdurrahman, Xandao, Tony Sucipto; Joan Tomas, Ramdani Lestaluhu (Fitra Ridwan 69′), Rohit Chand; Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Marko Simic

Pelatih: Julio Banuelos (Spanyol)

PSIS Semarang (3-5-2): Jandia Eka Putra; Frendi Saputra, Ganjar Mukti, Rio Saputro; Bayu Nugroho (Komarudin 38′), Eka Febri (Claudir Marini 75′), Fredyan Wahyu, Haru Setyawan, Septian David Maulana; Hari Nur Yulianto, Jonathan Zorilla (Tegar Infantrie Sukamto 46′)

Pelatih: Bambang Nurdiansyah (Indonesia)

Sedang Berlangsung, Ini Link Live Streaming Persija vs PSIS

Suara.com – Jadwal siaran langsung dan link live streaming Persija Jakarta vs PSIS Semarang pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 pada Minggu (15/9/2019).

Persija Jakarta akan menjamu PSIS di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, hari ini pada pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi pelatih skuat Macan Kemayoran, Julio Banuelos.

Julio Banuelos telah diultimatum oleh manajemen Persija untuk wajib meraih kemenangan atas PSIS. Jika gagal, pelatih asal Spanyol itu dipastikan tidak akan menjadi pelatih Marko Simic dan kolega lagi.

“Persija memberikan kesempatan satu pertandingan lagi kepada Julio Banuelos dan Asisten Pelatih, Eduardo Perez. Bila gagal menang melawan PSIS nanti, mereka akan mundur dari kursi juru taktik,” kata CEO Persija, Ferry Paulus.

Julio Banuelos sendiri enggan memikirkan ancaman pemecatan dalam pertandingan tersebut. Ia memilih fokus untuk memenangkan pertandingan.

“Pertandingan ini sangat penting bukan buat saya saja, tapi untuk seluruh pemain. Saya sangat senang di mana saya mendapat dukungan dari seluruh pemain,” ujar Banuelos.

Persija lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan atas PSIS. Selain akan bermain di kandang, skuat Macan Kemayoran juga unggul dalam rekor head to head tiga pertemuan terakhir.

Dalam tiga perjumpaan tersebut, Persija sukses menorehkan dua kemenangan. Sementara PSIS meraihnya satu kali yang terjadi pada putaran pertama Liga 1 musim ini. Saat itu, Laskar Mahesa Jenar menang tipis 2-1.

Laga Persija vs PSIS rencananya akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi Indosiar pada Jumat (13/9/2019) pukul 15.30 WIB. Namun, duel ini juga bisa disaksikan melalui link Live Streaming ini.

Luis Milla: Indonesia, Terima Kasih Banyak!

Suara.com – Aktivitas mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, di media sosial kembali menarik perhatian netizen Tanah Air. Sebab, ia menuliskan sebuah caption unggahan Instargram dengan bahasa Indonesia.

Luis Milla berhasil mendapat 600 ribu lebih follower di Instagram. Ia pun mengumumkannya dalam sebuah unggahan Instagram pribadinya pada Sabtu (15/9/2019).

Menariknya, dalam foto yang diunggah Luis Milla adalah foto dirinya dengan kaus latihan Timnas Indonesia. Kemudian, ada ucapan terima kasih dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Inggris, dan Spanyol.

Luis Milla juga menyampaikan rasa terima kasih secara khusus kepada follower dari Indonesia. Sebab, ia merasa terus mendapat perhatian dan kasih sayang walau jaraknya kini begitu jauh.

“Terima Kasih! Kita sudah 600K dalam keluarga besar ini. Saya sangat senang bisa berbagi momen bahagia ini bersama kalian. Sangat bersyukur atas semua rasa sayang yang saya terima dari hari ke hari,” tulis Luis Milla.

“Terkhusus untuk follower saya dari Indonesia yang selalu mendukung saya meski dari jarak jauh. Terima Kasih Banyak,” lanjutnya.

Luis Milla berterima kasih secara khusus kepada follower asal Indonesia.Luis Milla berterima kasih secara khusus kepada follower asal Indonesia.

Luis Milla adalah sosok yang sangat dirindukan suporter Timnas Indonesia saat ini. Sebab, walau belum pernah memberikan sebuah trofi, pelatih asal Spanyol itu memberikan warna indah dalam permainan skuat Garuda.

Suporter Timnas Indonesia di media sosial juga tengah mendesak PSSI agar kembali mendatangkan Luis Milla, setelah dua kekalahan Evan Dimas cs di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Namun, gaji besar Luis Milla membuat PSSI berpikir panjang untuk bertindak.

Bus Skuat Persib Dilempari Batu, Begini Komentar Umuh Muchtar

Suara.com – Bus yang ditumpangi penggawa Persib mendapatkan lemparan batu dari sekelompok orang tak dikenal di dekat gerbang tol Sentul, Bogor, Sabtu (14/9/2019), malam. Akibatnya, dua pemain Persib, Omid Nazari dan Febri Hariyadi mengalami luka di bagian kepala terkena pecahan kaca bus.

Sebelumnya, penggawa Maung Bandung–julukan Persib, baru saja melakoni laga tandang kontra PS Tira-Persikabo, di stadion Pakansari, Bogor. Pertandingan lanjutan Liga 1 itu berakhir dengan hasil imbang 1-1.

Kejadian pelemparan itu sempat ramai di media sosial Instagram. Bahkan, akun Instagram pelatih kepala Persib Robert Rene Alberts pun sempat mengunggah video berdurasi 15 detik terkait insiden tersebut.

Dalam video yang diunggah sekitar pukul 22.00 WIB itu, memperlihatkan kaca mobil yang bolong dan Omid Nazari yang sedang mendapatkan perawatan dari dokter tim Persib. Omid mengalami luka di bagian kepalanya, setelah terkena pecahan kaca bus.

“Pemain kami terluka di bus. Sudah cukup, apakah anda menyebut diri anda pendukung sepak bola. Melukai pemain di dalam bus,” tulis Robert dalam dalam kolom komentar unggahan videonya itu.

Manajer Persib, Umuh Muchtar mengatakan selain Omid beberapa pemain Persib lainnya pun mengalami luka termasuk Febri Hariyadi.

“(Pemain) yang lain kena juga kaya kena pecahan kaca, tapi yang paling parah Omid, ini sampai sembilan jahitan,” ungkap Umuh di Bandung, Minggu (15/9/2019).

Umuh mengaku berencana melaporkan insiden yang menimpa Maung Bandung itu ke PSSI.

“Besok saya akan bikin laporan ke PSSI, PSSI harus tahu,” tukasnya.

Dia pun mengimbau agar bobotoh–suporter Persib, tidak melakukan balas dendam dengan hal serupa guna menyikapi insiden yang menimpa klub kebanggaannya itu.

“Saya memohon pada semua bobotoh jangan saling balas membalas ya. Mudah-mudahan dari pihak manapun jadi malu bahwa Persib dan bobotohnya santun. Bukan lebih memaafkan, semua juga pasti sakit hati, cuma jangan sampai ada balasan balasan biar tetap kondusif,” bebernya.

Kontributor : Aminuddin

Demi Tanda Tangan Egy Maulana, Suporter Lechia Gdansk Rela Antre Panjang

Suara.com – Egy Maulana Vikri memang belum menjadi pemain utama di Lechia Gdanks pada Ekstraklasa musim 2019/2020. Namun, kondisi itu tidak membuat winger Timnas Indonesia U-23 itu sepi penggemar.

Dalam sebuah unggahan Insta Story Lechia Gdanks di Instagram resmi klub pada Sabtu (14/9/2019), terlihat Egy Maulana menjadi buruan fans tim Polandia itu ketika berada di official store klub.

Bahkan, antrean para suporter Lechia Gdansk sampai mengular karena saking panjangnya. Namun, Egy Maulana tetap sabar membubuhkan tanda tangan di setiap merchandise yang dibawa suporter.

Egy Maulana sendiri baru tampil sekali bersama di Ekstraklasa musim 2019/2020, saat Lechia Gdansk menghadapi Wisla Krakow di Stadion Energa Gdansk pada 28 Juli 2019.

Pada pertandingan itu, alumnus Diklat Ragunan itu tampil sebagai starter. Namun, pada babak kedua, ia digantikan oleh Jaroslaw Kubicki.

Lechia Gdansk baru saja meraih kemenangan 2-1 atas Lech Poznan pada pekan ke delapan Ekstraklasa 2019/2020. Sayangnya, Egy Maulana tidak disertakan dalam pertandingan tersebut.

Persija Ungguli PSIS Semarang di Babak Pertama

Suara.com – Partai antara Persija Jakarta vs PSIS Semarang pada pekan ke-18 Liga 1 2019 tersaji di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). Ini merupakan pertandingan penentuan bagi Pelatih Persija Julio Banuelos.

Sebagaimana diketahui, manajemen Persija menuntut agar Banuelos agar bisa mengalahkan PSIS. Jika tidak, juru racik asal Spanyol tersebut bakal dipecat.

Hingga babak pertama berakhir, Persija sementara unggul 1-0. Gol Persija dicetak oleh Marko Simic lewat tendangan penalti.

Jalannya pertandingan

Persija yang membutuhkan kemenangan sudah menekan pertahan PSIS di nenit-menit awal. Persija setidaknya sudah mendapat peluang emas di lima menit awal melalui kotak penalti.

Salah satunya adalah gol yang dibuat oleh Marko Simic pada menit empat setelah memanfaatkan umpan Joan Tomas. Sayang, gol Simic tersebut lebih dahulu terjebak offside.

PSIS hampir saja menjebol gawang Persija pada menit sembilan. Lewat tendangan bebas Septian David Maulana, Andritany Ardhiyasa mampu menepis bola. Sayang Hari Nur Yulianto gagal memanfaatkan bola muntah menjadi sebuah gol.

Hingga menit 17, PSIS lebih rapih memainkan bola. Para pemain belakang PSIS tidak membiarkan Marko Simic Cs menembus pertahanan mereka.

Persija terus menekan pertahanan PSIS hingga menit 25. Sayang sejauh itu tidak ada peluang membahayakan yang bisa jadi sebuah gol.

PSIS yang dalam tekanan terus berusaha keluar dari kepungan para pemain Persija. Septian David dan kawan-kawan menggunakan serangan balik sebagai senjata utama. Namun, hingga menit 35 belum ada gol yang tercipta.

Persija mendapat hadiah penalti pada saat babak pertama memasuki tambahan waktu. Marko Simic yang menjadi eksekutor berhasil menjebol gawang PSIS.

Gol Simic sekaligus mengakhiri babak pertama. Persija unggul 1-0 di babak pertama.

Susunan pemain :

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa; Rezaldi Hehanusa, Maman Abdurrahman, Xandao, Tony Sucipto; Joan Tomas, Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand; Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Marko Simic

Pelatih: Julio Banuelos (Spanyol)

PSIS Semarang (3-5-2): Jandia Eka Putra; Frendi Saputra, Ganjar Mukti, Rio Saputro; Bayu Nugroho (Komarudin 38′), Eka Febri, Fredyan Wahyu, Haru Setyawan, Septian David Maulana; Hari Nur Yulianto, Jonathan Zorilla

Pelatih: Bambang Nurdiansyah (Indonesia)

Ini Alasan Maurizio Sarri usai Juventus Ditahan Imbang Fiorentina

Suara.com – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, berdalih bahwa badai cedera dan cuaca panas sebagai penyebab anak asuhnya hanya memetik satu poin atas Fiorentina. Meski begitu, ia tetap mensyukuri hasil tersebut.

Juventus dipaksa bermain imbang saat menyambangi markas Fiorentina di Stadion Artemio Franchidi pada pekan ketiga Serie A Italia, Sabtu (14/9/2019) malam WIB. Skuat Bianconeri ditahan dengan skor 0-0.

Pada pertandingan tersebut, Juventus diterpa badai cedera. Douglas Costa ditarik keluar karena cedera hamstring, Miralem Pjanic mengalami masalah paha, dan Danilo juga tumbang. Jatah tiga pergantian pun habis hanya untuk mengganti permain cedera.

Selain itu, Sarri juga mengeluhkan jadwal pertandingan melawan Fiorentina. Sebab, laga itu dilangsungkan pada siang hari yang cuacanya begitu panas. Situasi itu membuat Sarri puas menerima hasil seri di kandang Fiorentina.

“Kami tidak menampilkan performa yang berkualitas, situasinya sangat rumit, karena Fiorentina bermain baik dan kami menggunakan semua jatah pergantian pemain karena cedera dan tidak punya pemain bugar untuk dimasukkan,” ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.

“Dengan semua variabel itu, kami tampil bagus dalam hal karakter untuk dapat poin dari sini. Kami banyak kehilangan bola, yang mungkin juga konsekuensi dari masalah fisik. Bermain di tengah hari di Florence ketika masih musim panas itu berat untuk setiap orang,” imbuhnya.

Tambahan satu angka membuat Juventus kini mengumpulkan tujuh poin. Mereka untuk sementara berada di posisi kedua klasemen Serie A Italia, di bawah Inter Milan yang mengoleksi poin sembilan.

Rekor Luar Biasa Tammy Abraham, Salip Eden Hazard dan Samai Ronaldo

Suara.com – Tammy Abraham tampil mengesankan saat Chelsea menghadapi Wolverhampton pada pekan kelima Liga Primer Inggris 2019/2020 di Molineux Stadium, Sabtu (14/9/2019) malam WIB. Ia sukses mengemas hat-trick.

Gol Abraham masing-masing tercipta pada menit ke-34, 41′ dan 55′. Walau sempat bunuh diri pada menit ke-69, Chelsea tetap menang dengan skor 5-2 berkat dua gol tambahan dari Fikayo Tomori dan Masin Mount.

Torehan hat-trick ini melanjutkan tren positif striker 21 tahun itu di Liga Primer Inggris. Di dua laga sebelumnya, Tammy Abraham selalu membuat dua gol.

Pemain Chelsea Tammy Abraham rayakan golnya ke gawang Norwich City dalam pertandingan Liga Inggris yang berlangsung di Carrow Road, Sabtu (24/8/2019). [AFP]Pemain Chelsea Tammy Abraham rayakan golnya ke gawang Norwich City dalam pertandingan Liga Inggris yang berlangsung di Carrow Road, Sabtu (24/8/2019). [AFP]

Catatan tersebut membuat Abraham kini sejajar dengan Cristiano Ronaldo dan Dele Alli, sebagai pemain yang mencetak minimal dua gol dalam tiga laga beruntun Liga Primer Inggris, saat berusia 21 tahun atau lebih muda.

Ronaldo berhasil melakukannya saat masih berseragam Manchester United pada Desember 2006. Sementara Dele Alli, ia mencatatkannya bersama Tottenham Hotspur di Januari 2017.

Tammy Abraham juga menjadi pemain termuda dalam sejarah Chelsea yang bisa membuat hat-trick di Liga Primer Inggris. Ia mengalahkan Eden Hazard yang membuat trigol ke gawang Newcastle United di usia 23 tahun pada 2014 silam.

Tammy Abraham kini menjadi pencetak gol terbanyak sementara di Liga Primer Inggris dengan koleksi tujuh gol. Jumlah itu sama dengan torehan Sergio Aguero dari Manchester City.

Malaysia Belum Terima Balasan dari FIFA soal Kerusuhan di SUGBK

Suara.com – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah melaporkan insiden kerusuhan suporter pada pertandingan Timnas Indonesia versus Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019). Namun, sampai saat ini, FAM belum menerima balasan dari FIFA.

Kerusuhan suporter mewarnai pertemuan Indonesia melawan Malaysia pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK. Bahkan, laga sempat dihentikan karena adanya bom asap di tribun penonton. Kemudian, suporter Indonesia turun dari tribun dan mencoba menyerang suporter Malaysia.

Sekjen FAM, Stuart Ramalingam, menuturkan bahwa telah melaporkan insiden kerusuhan yang merugikan suporter Malaysia itu kepada FIFA (Federasi Sepak Bola Dunia) dan AFC (Federasi Sepak Bola Asia) sejak 10 September 2019.

Hanya saja, sampai saat ini, Minggu (15/9/2019), FIFA dan AFC belum memberikan respon atas laporan dari FAM. Stuart Ramalingam pun menegaskan bahwa FAM masih menunggu keputusan sanksi apa yang akan diberikan kepada Indonesia.

“Tidak ada perkembangan terbaru. Kami mengirim laporan ke Datuk Windsor Paul John pada 10 September dan sekarang FAM masih menunggu keputusan FIFA,” kata Stuart Ramalingam, dikutip dari Vocketfc.

“Bagi kami, tujuan mengajukan laporan bukan untuk membuat Indonesia ditangguhkan. Itu bukan masalah bagi kita. Prioritas utama kami adalah pertandingan pada 19 November. Kami berharap FIFA akan membuat keputusan pada 19 November,” tuturnya menambahkan.

Pada 19 November 2019, Malaysia akan menjamu Timnas Indonesia dalam lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Nasional Bukit Jalil. Kemungkinan besar, FAM berharap suporter Tanah Air mendapat sanksi untuk tidak dapat memberikan dukungan secara langsung di sana.

PSSI sendiri sebagai induk sepak bola Indonesia telah mengaku bersalah atas insiden suporter di SUGBK. PSSI memastikan siap menerima apapun sanksi atau hukuman yang akan diberikan oleh AFC atau FIFA.

Live Streaming Persija vs PSIS, Kesempatan Terakhir Julio Banuelos

Suara.com – Jadwal siaran langsung dan link live streaming Persija Jakarta vs PSIS Semarang pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 pada Minggu (15/9/2019).

Persija Jakarta akan menjamu PSIS di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, hari ini pada pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi pelatih skuat Macan Kemayoran, Julio Banuelos.

Julio Banuelos telah diultimatum oleh manajemen Persija untuk wajib meraih kemenangan atas PSIS. Jika gagal, pelatih asal Spanyol itu dipastikan tidak akan menjadi pelatih Marko Simic dan kolega lagi.

“Persija memberikan kesempatan satu pertandingan lagi kepada Julio Banuelos dan Asisten Pelatih, Eduardo Perez. Bila gagal menang melawan PSIS nanti, mereka akan mundur dari kursi juru taktik,” kata CEO Persija, Ferry Paulus.

Julio Banuelos sendiri enggan memikirkan ancaman pemecatan dalam pertandingan tersebut. Ia memilih fokus untuk memenangkan pertandingan.

“Pertandingan ini sangat penting bukan buat saya saja, tapi untuk seluruh pemain. Saya sangat senang di mana saya mendapat dukungan dari seluruh pemain,” ujar Banuelos.

Persija lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan atas PSIS. Selain akan bermain di kandang, skuat Macan Kemayoran juga unggul dalam rekor head to head tiga pertemuan terakhir.

Dalam tiga perjumpaan tersebut, Persija sukses menorehkan dua kemenangan. Sementara PSIS meraihnya satu kali yang terjadi pada putaran pertama Liga 1 musim ini. Saat itu, Laskar Mahesa Jenar menang tipis 2-1.

Laga Persija vs PSIS rencananya akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi Indosiar pada Jumat (13/9/2019) pukul 15.30 WIB. Namun, duel ini juga bisa disaksikan melalui link Live Streaming ini.

Inter Milan Menang Lagi, Antonio Conte Sentil Maurizio Sarri

Suara.com – Inter Milan kembali melanjutkan tren positif di Serie A Italia 2019/20. Skuat Nerazurri meraih kemenangan 1-0 atas Udinese, yang sekaligus menjadi kemenangan ketiga secara beruntun hingga membuat mereka kini memuncaki klasemen sementara.

Sementara itu, rivalnya Juventus sedang tersandung ketika menyambangi markas Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Florence, Sabtu (15/9/2019) malam WIB. Skuat Bianconerri dipaksa bermain imbang 0-0.

Maurizio Sarri selaku pelatih Juventus menyalahkan jadwal Serie A Italia atas hasil tersebut. Sebab, Juventus bermain di siang hari yang mana cuacanya begitu panas.

Alhasil, tiga pemain Bianconerri harus terkapar karena cedera dalam laga tersebut. Mereka adalah Douglas Costa, Miralem Pjanic, dan Danilo da Silva.

Mendengar keluhan tersebut, pelatih Inter Milan, Antonio Conte, menyindir Sarri untuk tidak banyak mengeluh. Ia mengingatkan bahwa Sarri saat ini berada Juventus, bukan Napoli lagi.

“Saya tidak ingin mengatakan apa-apa, kalau tidak kita harus mulai membandingkan neraca dan sumber daya keuangan,” kata Conte, dikutip dari Football Italia.

“Seseorang harus tenang, karena dia (Sarri) ada di pihak yang kuat sekarang,” imbuhnya.

Sindiran Conte tidak lepas dari persaingan keduanya beberapa tahun silam. Ketika masih di Napoli, Sarri kerap mengeluhkan beberapa hal. Salah satunya karena Juventus selalu bermain setelah Napoli.

Kemudian, Sarri juga mengatakan bahwa Napoli akan sulit bersaing dengan Juventus, karena sudah kalah dalam segi finansial.

Kini, alasan-alasan Sarri dianggap sudah tidak berlaku lagi. Sebab, mantan pelatih Chelsea itu kini mengarsiteki Juventus, tim yang menjuarai Serie A Italia dalam delapan musim beruntun.

Diisukan Latih Timnas, RD: Simon McMenemy Layak Diberi Kesempatan

Suara.com – Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan menilai bahwa juru taktik timnas Indonesia Simon McMenemy masih layak diberi kesempatan. Menurutnya, pelatih asal Skotlandia itu bakal melakukan evaluasi setelah dianggap gagal.

Belakangan ini, nama Rahmad Darmawan santer muncul ke permukaan untuk menggantikan Simon McMenemy sebagai pelatih timnas Indonesia. Namun, RD –sapaan akrab Rahmad Darmawan– tidak tahu isu tersebut dan lebih fokus bersama Tira-Persikabo.

Tidak sedikit memang yang meminta agar McMenemy meninggalkan jabatannya. Hal ini dikarenakan hasil buruk skuat Garuda dalam dua pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, melawan Malaysia dan Thailand.

Di mana pada pertandingan tersebut, timnas Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia dan hancur lebur dari Thailand 0-3. RD mengaku tidak tahu rumor dirinya bakal gantikan McMenemy.

Akan tetapi, ia berharap agar Simon McMenemy bisa bertahan. Menurutnya, pelatih asal Skotlandia tersebut bakal membuat evaluasi secepatnya.

“Saya enggak tahu, ya. Saya juga kaget. Tapi kalau boleh saran, saya rasa coach Simon masih layak diberikan kesempatan,” kata RD di Pakansari, Sabtu (14/9/2019).

“Tentu dia akan membuat sebuah evaluasi, menganalisa apa yang sedang terjadi, kenapa, dan sebagainya. Saya yakin dia pelatih yang punya pengalaman,” jelasnya.

Akan tetapi, jika memang PSSI serius untuk meminangnya menjadi pelatih timnas, RD menyerahkan hal tersebut ke manajemen Tira-Persikabo.

“Buat saya, sekali lagi, saya komit dengan kontrak saya dengan Tira-Persikabo. Semua hal yang menyangkut apapun sebuah keputusan, semuanya saya serahkan ke manajemen. Tira-Persikabo yang memerintahkan saya, saya tinggal atau pergi. Jadi itu saja,” jelasnya.

Begini Cara Bima Sakti Jaga Performa Timnas Indonesia U-16 Tetap Oke

Suara.com – Timnas Indonesia U-16 bersiap menghadapi fase penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 Senin (16/9/2019) besok. Di laga perdana anak asuhan Bima Sakti akan menghadapi Filipina yang baru saja pesta gol saat menghadapi Kepulauan Mariana Utara.

Skuat Garuda Asia dijagokan menang jelang menghadapi Filipina di Stadion Madya, Komplek Gelora Bung Karno.

Selain lantaran faktor tuan rumah, Timnas Indonesia U-16 juga pernah sukses melumat Filipina di ajang Piala AFF U-16 lalu hingga mampu meraih peringkat ketiga usai menang adu penalti saat menghadapi Vietnam.

Tak hanya itu, skuat asuhan Bima Sakti juga dinilai tengah dalam perkembangan positif, apalagi mereka baru saja mampu menahan imbang 1-1 tim raksasa Asia yakni Korea Selatan di ajang turnamen invitasi bertajuk Boys Elite Football 2019 di Myanmar beberapa waktu lalu.

 Para pemain tim nasional U-15 Indonesia merayakan gol ke gawang Vietnam di laga Grup A Piala AFF U-15 2019 di Thailand, Sabtu (27/7). Laga itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Indonesia. (ANTARA/HO/PSSI)Para pemain tim nasional U-15 Indonesia merayakan gol ke gawang Vietnam di laga Grup A Piala AFF U-15 2019 di Thailand, Sabtu (27/7). Laga itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Indonesia. (ANTARA/HO/PSSI)

Perkembangan signifikan dari Timnas Indonesia U-16 ini tentu tak bisa dilepaskan dari sentuhan Bima Sakti. Hal ini seperti yang dibeberkan Asisten Komunikasi Bima Sakti di AFF U-16, Gerry Maulana Thiar.

Seperti dilansir dari podcast Umpan Tarik, Gerry mengungkapkan bahwa Bima Sakti punya sejumlah resep untuk menjaga performa anak asuhnya.

Ia menyebut jika Bima Sakti sangat membatasi anak asuhnya bersentuhan dengan sosial media.

“Jadi Coach Bima itu sangat disiplin. Untuk menjaga konsentrasi pemain ia sangat membatasi akses ke sosial media. Bahkan Coach Bima meminta anak asuhnya untuk mematikan kolom komentar di jejaring sosial medianya,” bebernya.

Sementara untuk lebih memotivasi semangat para pemain, Gerry menyebut Bima Sakti sampai menghadirkan sosok orang tua pemain ke ruang loker.

“Ya, jadi Coach Bima itu waktu di Thailand kemarin pas AFF, itu punya cara unik untuk memotivasi pemain. Jadi sebelum laga di ruang ganti pemain itu dia memajang foto-foto orang tua pemain. Nah sebelum laga ia memberi kesempatan pada pemain untuk menatap foto orang tuanya selama kurang lebih semenit. Suasana waktu itu tuh bener-bener sakral, hening banget, bener-bener menyentuh,” terangnya.

Pelatih timnas Indonesia U-15 Bima Sakti (kedua dari kanan) memimpin latihan skuatnya di Lapangan Latihan PTT di Chonburi, Thailand, Jumat (26/7). Mereka akan menghadapi Vietnam di laga perdana Grup A Piala AFF U-15, Sabtu (27/7). (dok Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia/PSSI)Pelatih timnas Indonesia U-15 Bima Sakti (kedua dari kanan) memimpin latihan skuatnya di Lapangan Latihan PTT di Chonburi, Thailand, Jumat (26/7). Mereka akan menghadapi Vietnam di laga perdana Grup A Piala AFF U-15, Sabtu (27/7). (dok Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia/PSSI)

Disamping itu, Coach Bima menurutnya sangat menjaga sekali kebersamaan pemain. Bersama asisten pelatih Coach Firmansyah, Bima Sakti selalu menganjurkan pemain untuk bersama-sama dalam melakukan kegiatan termasuk ibadah.

“Jadi semua pemain yang beragama Islam diwajibkan shalat berjamaah, apapun kondisinya,” lanjutnya.

“Pernah ya waktu itu di AFF saat itu ada waktu Jumatan kami nyaris telat datang sebelum kick off. Tapi Coach Bima tetap minta para pemain tenang dan menyelesaikan ibadah dengan baik. Ia pesan saat itu yang penting ga kehilangan Tuhan urusan duniawi nomor sekian,” kata Gerry menirukan ucapan Bima Sakti.

Neymar: Kembali Merumput, Dicaci, Cetak Gol Kemenangan untuk PSG

Suara.com – Tampil kembali untuk pertama kali bersama Paris Saint Germain, Neymar disambut caci maki suporter.

Pemain yang menyandang predikat sebagai yang termahal di dunia itu langsung turun sebagai starter saat PSG menghadapi Strasbourg pada lanjutan Ligue 1, Sabtu (14/9/2019) kemarin.

Tapi kembali merumputnya Neymar nyatanya mendapat sambutan kurang pantas dari sejumlah anggota kelompok ultras. Mereka melontarkan caci maki sebagai ekspresi kekecewaan terhadap Neymar yang sempat menyatakan ingin hengkang dari Parc des Princes pada bursa transfer musim panas kemarin.

Tak hanya Neymar, sasaran caci maki juga ditujukan pada ayahnya yang merupakan agen dari sang pemain.

Selain lewat ucapan, kekecewaan para suporter PSG pada Neymar juga diluapkan lewat sederet spanduk bernada mengejek. Salah satunya yakni bertuliskan “Jual saja anak anda ke Vila Mimosa”.

Nama Vila Mimosa merupakan salah satu kawasan di Rio de Janeiro yang dikenal sebagai kawasan prostitusi.

Namun, walau dihujat nyatanya tak membuat ciut nyali Neymar. Eks pemain Barcelona itu justru mampu membawa kemenangan untuk PSG 1-0 lewat lesakkan golnya melalui tendangan akrobatik di masa injury time.

Ini Ciri-ciri Pelempar Bus Persib Bandung Hingga Lukai Dua Pemain

Suara.com – Nasib kurang mengenakan dialami oleh rombongan Persib Bandung usai melakoni pertandingan melawan Tira-Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (14/9/2019) malam.

Bus yang mereka tumpangi saat meninggalkan Stadion Pakansari dilempari batu oleh orang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi saat rombongan akan memasuki gerbang Tol Sentul, Jawa Barat.

Akibat terkena lemparan batu itu, bus rombongan Persib Bandung mengalami pecah kaca. Tidak hanya itu, dua pemain Persib yakni Febri Hariyadi dan Omid Nazari jadi korban akibat insiden tersebut.

Kedua pemain itu mengalami luka di bagian pelipis. Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Gelandang Persib Bandung, Erwin Ramdani, sempat melihat terduga pelaku yang melakukan aksi tidak terpuji itu. Ia melihat seseorang mengenakan pakaian abu-abu melempar batu ke arah bus yang ditumpanginya.

“Ada orang pakai baju atau jaket abu-abu. Dia menunggu di trotoar sebalah kanan. Saya lihat saat dia lempar dan lari setelah itu,” ujar Erwin dikutip dari laman resmi klub.

Sebelum adanya insiden tersebut memang sempat ada aksi ricuh antar suporter kedua tim. Di mana suporter Persib bentrok dengan fans Tira-Persikabo di Stadion Pakansari saat pertandingan sedang berjalan.

Tidak jelas apa yang jadi penyebab dua kelompok suporter ini bertikai. Kericuhan suporter di stadion ini tak berlangsung lama karena petugas keamanan bisa melerai pertikaian tersebut.

Bobol Gawang Valencia, Ini 3 Rekor Wonderkid Barcelona Ansu Fati

Suara.com – Pemain muda Barcelona, Ansu Fati kembali mencuri perhatian saat turun di laga menghadapi Valencia, Minggu (15/9/2019) dini hari tadi.

Pemain berusia 16 tahun itu mampu membuka kemenangan bagi Blaugrana saat laga baru berjalan dua menit.

Gol tersebut tercatat sebagai koleksi keduanya setelah sebelumnya pemain asal Afrika Barat ini juga mampu mencetak gol saat Barcelona bermain imbang menghadapi Osasuna.

Torehannya itu pun membuat pelatih Barcelona Ernesto Valverde kagum. Ia menyebut pemain yang pernah menimba ilmu di Sevilla FC itu sebagai pemain yang tak normal.

“Menjadi pemain Barcelona bukanlah sesuatu yang mudah. Tapi dia mampu fokus. Tidaklah normal mampu mencetak gol dengan sentuhan pertama memberi assist dengan yang kedua dan hampir mencetak gol di laga ketiga,” katanya seperti dilansir dari Marca.

Pemain muda Barcelona, Ansu Fati mencuri perhatian dengan tampil menawan saat melakoni debutnya. Ia tak hanya mencetak gol, tapi juga mampu memberi assist di laga Barcelona kontra Valencia, Minggu (15/9/2019) dini hari tadi. [Pau Barrena / AFP]Pemain muda Barcelona, Ansu Fati mencuri perhatian dengan tampil menawan saat melakoni debutnya. Ia tak hanya mencetak gol, tapi juga mampu memberi assist di laga Barcelona kontra Valencia, Minggu (15/9/2019) dini hari tadi. [Pau Barrena / AFP]

“Kami ingin membantunya di level ini dan untuk melihatnya cepat dalam pekerjaan sehingga ia dapat berkontribusi lebih banyak untuk kami,” tambahnya.

Ciptakan Tiga Rekor

Turun menghadapi Valencia merupakan laga ketiga yang sudah dilakoni Fati sejak debutnya pada 25 Agustus 2019 lalu.

Pemain bernama lengkap Anssumane Fati nyatanya sukses membukukan rekor di setiap laga yang dilakoninya.

Barcelona versus Real Betis menjadi laga debutnya. Di laga tersebut, Fati yang turun menggantikan Carles Perez di menit ke-78 membuatnya mengukir rekor.

Ia didapuk sebagai pemain termuda kedua yang melakukan debut bersama Barcelona. Saat itu usianya 16 tahun 298 hari. Sementara pemain termuda pertama Barcelona yakni Vicenc Martinez yang melakoni debut pada 1941 saat usianya 16 tahun 280 hari.

Rekor keduanya dicetak saat Barcelona bermain imbang 2-2 menghadapi Osasuna. Di laga tersebut Fati mampu melesakkan sebiji gol. Luar biasanya, gol tersebut tercipta saat ia baru enam menit masuk ke lapangan.

Pemain muda Barcelona, Ansu Fati mencuri perhatian dengan mencetak gol di laga Barcelona kontra Valencia, Minggu (15/9/2019) dini hari tadi. [Pau Barrena / AFP]Pemain muda Barcelona, Ansu Fati mencuri perhatian dengan mencetak gol di laga Barcelona kontra Valencia, Minggu (15/9/2019) dini hari tadi. [Pau Barrena / AFP]

Golnya tersebut membuat namanya tercatat sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Barcelona. Yakni di usia 16 tahun 304 hari.

Sementara rekor ketiganya dicetak saat Barcelona menang besar atas Valencia dini hari tadi. Di laga tersebut, Fati tak hanya mencetak gol tapi juga mampu memberikan assist untuk gol kedua Barcelona yang diukir oleh Frenkie de Jong.

Fati pun membuat rekor baru sebagai pencetak gol dan assist termuda di La Liga.

Prediksi Persija Jakarta Vs PSIS Semarang: Laga Hidup Mati Julio Banuelos

Suara.com – Persija Jakarta akan menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019). Laga kali ini bakal menjadi pertandingan yang sangat penting bagi pelatih Macan Kemayoran Julio Banuelos.

Sebagaimana diketahui, manajemen Persija telah memberikan ultimatum kepada Julio Banuelos agar memenangi pertandingan melawan PSIS. Jika tidak, juru racik asal Spanyol tersebut harus meninggalkan Persija.

Desakan manajemen Macan Kemayoran bukan tanpa sebab. Sejak didatangkan untuk menggantikan Ivan Kolev, ia baru menyumbangkan 2 kemenangan dari 12 pertandingan.

Hasil tersebut membuat Persija kini terdampar di zona degradasi. Baru mengumpulkan 14 poin, Persija ada pada posisi 17.

Sadar posisinya di ujung tanduk, Banuelos menegaskan siap menatap laga hidup mati tersebut. Ia bertekad mengamankan tiga poin dari pertandingan saat menjamu PSIS sore nanti.

“Saya tidak memikirkan hal lain. Jadi fokus ke tim untuk memberikan tiga poin,” kata Banuelos dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.

Persija tidak akan bisa dengan mudah mengalahkan PSIS. ini karena pasukan Ibu Kota tidak akan diperkuat oleh beberapa pemain andalannya seperti Ryuji Utomo dan Ismed Sofyan.

Sementara itu, PSIS sedang dalam kepercayaan diri tinggi jelang pertandingan ini. Sebab, dua laga terakhir berhasil mereka lalui dengan torehan positif.

PSIS berhasil menahan imbang Arema FC 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 31 Agustus lalu. Setelah itu, mereka berhasil mencuri poin penuh di kandang PSM Makassar setelah menang 1-0 pada 11 September.

Akan tetapi, Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah mengingatkan skuatnya agar waspada akan kebangkitan Persija Jakarta. Sebab, Persija bisa saja bangkit di laga ini.

“Saya berpesan ke pemain agar jangan kalah dalam semangat. Biar hasil nanti setelah peluit panjang. Ini yang selalu saya tanamkan ke pemain,” ujar Bambang Nurdiansyah.

Perkiraan susunan pemain:

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa; Rezaldi Hehanusa, Maman Abdurrahman, Xandao, Tony Sucipto; Rohit Chand, Joan Tomas, Sandi Sute; Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Marko Simic

Pelatih: Julio Banuelos

PSIS Semarang (4-4-2): Jandia Eka Putra; Fredyan Wahyu, Frendi Saputra, Rio Saputro, Soni Setiawan; Septian David Maulana, Heru Setyawan, Eka Febri, Jonathan Cantillana; Hari Nur Yulianto, Bayu Nugroho

Pelatih: Bambang Nurdiansyah

Dikritik Keras Suporter, Andritany: Sebagai Pemain Profesional Itu Risiko

Suara.com – Penjaga gawang Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, menanggapi dengan santai kritikan keras dari suporter tanah air saat dirinya memperkuat timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Dalam dua laga, kiper utama Persija Jakarta itu kejebolan 6 gol.

Memang, Andritanya banyak dihujani kritik. Hal ini dikarenakan penampilannya yang kurang memuaskan menjaga gawang Garuda.

Dua pertandingan saat menghadapi Malaysia dan Thailand, Timnas Indonesia kejebolan enam gol. Ini hasil kekalahan dari Malaysia 2-3 dan Thailand 0-3.

Andritany mengaku menerima kritikan tersebut. Menurunnya, kritikan dari suporter merupakan hal yang wajar didapat oleh pesepakbola profesional.

“Ya sebagai pemain profesional itu adalah resiko. Untungnya, saya mendapatkan ini ketika di usia sekarang, 27 tahun. Dengan secara mental saya sudah mapan, dan saya sudah siap dengan ini,” kata Andritany saat ditemui di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (14/9/2019).

Penjaga gawang tim sepak bola Indonesia Andrithany Ardhiyasa (kiri) menghalau bola dari pesepak bola Uni Emirat Arab saat pertandingan Babak16 besar Asian Games ke 18 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Jum'at (24/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Arif NugrohoPenjaga gawang tim sepak bola Indonesia Andrithany Ardhiyasa (kiri) menghalau bola dari pesepak bola Uni Emirat Arab saat pertandingan Babak16 besar Asian Games ke 18 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Jum’at (24/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Arif Nugroho

“Bagaiman jika misalkan, kritikan ini atau cemoohan ini didapat oleh pemain yang masih muda, yang baru mulai mau berkembang, misalkan di usia 18 atau usia 19. Saya tidak membayangkan bahwa kasian mereka,” Andritany menambahkan.

Andritany mengaku bakal membayar kritikan suporter tersebut saat Persija berhadapan dengan PSIS Semarang di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019).

Penjaga gawang bernomor punggung 26 itu mengaku sudah kuat mental menghadapi kritikan suporter. Mental tersebut dibangun saat ia membela Persija Jakarta.

“Secara mental saya sangat siap untuk pertandingan besok, secara fisik saya siap, yang ada tekad saya sekarang ini adalah saya ingin memberikan yang terbaik buat Persija, tentunya saya masih memiliki rasa ingin untuk balik ke tim nasional, dan saya menjawab semua kritikan itu, nah itu yang ada di dalam diri saya sekarang, tekad dan motivasi saya itu,” pungkasnya.

Drama Tujuh Gol di Camp Nou, Barcelona Libas Valencia 5-2

Suara.com – Kemenangan telah diraih Barcelona saat menjamu Valencia di laga lanjutan Liga Spanyol. Bermain di Stadion Camp Nou, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB, strike Luis Suarez menciptakan brace alias dwigol di laga tersebut.

Sementara tiga gol Barcelona lainnya dicetak oleh Ansu Fati, Frenkie De Jong dan Gerard Pique. Valencia membalas melalui gol Kevin Gameiro di babak pertama dan Maxi Gomez di penghujung babak kedua.

Meski menang telak, posisi Barcelona di klasemen Liga Spanyol masih berada di peringkat ke-4 dengan 7 poin dari empat pertandingan. Blaugrana terpaut dua angka dari pemuncak sementara Atletico Madrid yang beberapa jam sebelumnya menelan kekalahan saat bertandang ke markas Real Sociedad.

Sementara Valencia berada di peringkat 14 klasemen sementara Liga Spanyol dengan 4 poin.

Jalannya pertandingan

Menjamu Valencia di Camp Nou, Minggu (15/9/2019) dinihari WIB, Barcelona unggul cepat lewat gol Ansu Fati di menit kedua. Lima menit kemudian, Frenkie de Jong menggandakannya.

Meski terus ditekan hampir sepanjang laga, Valencia berhasil menipiskan jarak di menit ke-27 melalui tendangan Kevin Gamiero. Skor 2-1 untuk keunggulan Barcelona bertahan hingga babak pertama berakhir.

Laga baru berjalan sekitar 6 menit, Gerard Pique kembali memperlebar skor menjadi 3-1 di menit ke-51.

Sepuluh menit kemudian, tepatnya di menit ke-61, Suarez menambah keunggulan Barcelona menjadi 4-1.

Gol tersebut dicetak Suarez hanya beberapa detik masuk ke lapangan untuk menggantikan pemain belia Ansu Fati. Mendapatkan bola di depan kotak penalti, Suarez dengan tenang melepaskan tembakan yang tak terjangkau kiper Cillessen di pojok kiri.

Pemain belia Barcelona Ansu Fati (kanan) menciptakan gol cepat di menit ke-2 kala menjamu Valencia di laga lanjutan Liga Spanyol yang dihelat di Stadion Camp Nou, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB. (AFP)Pemain belia Barcelona Ansu Fati (kanan) menciptakan gol cepat di menit ke-2 kala menjamu Valencia di laga lanjutan Liga Spanyol yang dihelat di Stadion Camp Nou, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB. (AFP)

Tak sampai di situ, striker internasional Uruguay itu sukses mencetak gol keduanya di laga tersebut pada menit ke-82.

Di detik-detik terakhir babak kedua, Valencia berhasil mempertipis jarak menjadi 5-2 lewat gol Maxi Gomez usai memanfaatkan umpan silang sayap Valencia.

Susunan pemain:

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Arthur (Arturo Vidal 75′), Sergio Busquets (c), Frenkie de Jong (Ivan Rakitiç 70′), Carles Perez, Antoine Griezmann, Anssumane Fati (Luis Suarez 60′)

Valencia: Jasper Cillessen; Daniel Wass, Ezequiel Garay, Gabriel Paulista, Jose Gaya; Ferran Torres (Lee Kang In 67′), Francis Coquelin, Daniel Parejo (c), Goncalo Guedes (Cheryshev 67′); Rodrigo Moreno (Gomez 72′), Kevin Gameiro (Maxi Gomez 72)

Bus Persib Bandung Ditimpuki Orang Tak Dikenal, Dua Pemain Terluka

Suara.com – Nasib sial dialami rombongan Persib Bandung. Usai melakoni pertandingan melawan Tira-Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (14/9/2019), bus yang mereka tumpangi ditimpuki oleh orang tidak dikenal.

Hal ini diketahui setelah Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert mengunggahnya di akun Instagram miliknya @robertrenealbert.

Dari postingan sang pelatih kelihatan kaca bus yang pecah dan terlihat adanya pemain Persib Bandung mengalami luka akibat aksi pelemparan tersebut di bagian kepala.

Diketahui, ada dua pemain Persib yang mengalami luka akibat kejadian itu. Mereka adalah Febri Hariyadi dan Omid Nazari.

Memang sebelum adanya kejadian pelemparan ini, suporter Persib bentrok dan fans Tira-Persikabo saat pertandingan kedua tim sedang berjalan. Namun, ricuh di dalam stadion tersebut tidak berlangsung lama karena telah diredam oleh aparat keamanan.

Belum diketahui siapa yang melakukan aksi pelemparan ke bus Persib Bandung tersebut. Kejadian terjadi saat rombongan Persib menuju hotel tempat menginap usai dari stadion Pakansari.

Diketahui, pertandingan kedua antara Tira-Persikabo vs Persib Bandung berakhir dengan skor imbang 1-1.

Menang 1-0 Atas Udinese, Inter Milan Kokoh di Puncak Klasemen

Suara.com – Raihan positif kembali diraih Inter Milan di laga lanjutan pekan ketiga Serie A Liga Italia. Menjamu Udinese di Guiseppe Meazza, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB, Si Ular Besar (julukan Inter Milan) menang tipis 1-0 melalui gol Stefano Sensi di menit ke-44 babak pertama.

Dengan kemenangan ini anak-anak asuhan pelatih Antonio Conte mengokohkan diri di puncak klasemen Serie A Liga Italia dengan hasil sempurna yakni 9 poin dari tiga pertandingan. Mereka kini unggul dua poin dari Juventus yang di laga sebelumnya ditahan imbang 0-0 oleh Fiorentina.

Jalannya pertandingan

Bermain di hadapan 60 ribu penonton, Inter Milan kembali menurunkan striker mahal mereka Romelu Lukaku sejak menit pertama. Di sentra pertahanan, Stevan De Vrij dan Diego Godin juga langsung diturunkan pelatih Antonio Conte. Sementara Lautaro Martinez memulai pertandingan dari bangku cadangan usai pulang dari membela Timnas Argentina.

Turun dengan formasi 3-5-2, La Beneamata langsung menekan pertahanan Udinese. Di menit ke-5, tembakan keras kaki kiri Mateo Politano keras menghujam ke arah gawang Udinese, sayang sepakannya hanya menerpa tiang.

Lagi, tembakan keras Sensi memanfaatkan bola muntah berhasil ditepis kiper Udinese, Juan Musso. Pemain tengah Timnas Italia itu benar-benar membuat kerepotan barisan pertahanan Udinese.

Udinese bukan tanpa perlawanan, pelan namun pasti, anak-anak asuh pelatih Igor Tudor mulai mencoba mengimbangi permainan Inter Milan.

Beberapa kali serangan Udinese yang digalang Rodrigo de Paul sedikit membuat barisan belakang Inter repot. Namun demikian, kiper Samir Handanovic masih sigap mengamankan gawangnya.

Bencana datang bagi Udinese di menit k-35. Di tengah upaya melakukan serangan balik justru Rodrigo De Paul harus dikartu merah wasit.

Bermula dari insiden antara Rodrigo De Paul dengan Antonio Candreva. Striker Timnas Argentina itu tertangkap kamera menampar wajah Antonio Candreva. Sebelum mengeluarkan kartu merah, wasit Maurizio Mariani terlebih dahulu melihat rekaman video VAR.

Striker anyar Inter Milan Alexis Sanchez menjalani debut pertama di laga Serie A Liga Italia melawan Udinese di Stadion Guseppe Meazza, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB. (AFP)Striker anyar Inter Milan Alexis Sanchez menjalani debut pertama di laga Serie A Liga Italia melawan Udinese di Stadion Guseppe Meazza, Minggu (15/9/2019) dini hari WIB. (AFP)

Melawan 10 pemain, anak-anak Inter Milan langsung terpacu untuk terus menggempur pertahanan Udinese. Ribuan pendukung Inter langsung bersorak kala Stefano Sensi sukses menyarangkan gol di menit ke-44.

Berawal dari pergerakan Diego Godin, bek Uruguay itu merangsek ke area pertahanan Udinese. Lewat kaki kanannya ia mengirimpan bola lambung ke jantung pertahanan Udinese, meski ditempel satu pemain, Setefano Sensi sukses menanduk bola lambung kiriman Diego Godin dan gol! 1-0 untuk Inter Milan.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan Inter Milan 1-0 atas Udinese.

Usai turun minum, Inter Milan langsung menggantikan salah satu pemainnya. Nicolo Barella digantikan Roberto Gagliardini.

Meski bermain melawan 10 orang, nyatanya Inter Milan tetap kesulitan menembus ketatnya pertahanan Udinese yang juga sama-sama menggunakan formasi tiga bek sejajar.

Mateo Politano dan Stefano Sensi yang kerap menebar ancaman di babak pertama kembali membuat kerepotan barisan pertahanan Udinese. Beruntung, kiper Juan Musso bermain cukup gemilang, terlepas dari gol yang tercipta, Musso berkali-kali menggagalkan tembakan pemain-pemain Inter.

Gagliardini !, tembakan keras pemain Italia itu lagi-lagi digagalkan Musso di menit ke-60.

Beberapa menit setelahnya, keasyikan menyerang barisang pertahanan Inter sedikit lengah, umpan lambung dari belakang diterima stiker Kevin Lasagna, dengan sedikit membalikkan badan berhasil melewati penjagaan Stefano De Vrij, sayang tembakan kerasnya masih melambung tipis di atas gawang Inter Milan.

Demi mempertajam lini serangan, pelatih Antonio Conte mencoba memasukkan Lautaro Martinez menggantikan Romelu Lukaku yang sepanjang pertandingan tak melepaskan tembakan sekalipun.

Pemain anyar Alexis Sanchez untuk pertama kalinya bermain, ia menggantikan Mateo Politano di menit ke-80. Masuknya duet Martinez dan Sanches makin mempertajam lini serang Inter.

Beberapa kali duet striker Argentina dan Chile itu bergantian menebar ancaman. Sayang dewi fortuna tak juga berpihak. Gol yang ditunggu tak juga tercipta. Hingga babak kedua berakhir skor tetap tak berubah. Inter Milan menang 1-0 atas Udinese.

Susunan pemain:

Inter Milan: Samir Handanovic, Diego Godin, Stefan De Frij, Milan Skriniar, Antonio Candreva, Nicolo Barella (46′ Roberto Gagliardini), Marcelo Brozovic, Stefano Sensi, Kwado Asamoah, Mateo Politano (80′ Alexis Sanchez), Romelu Lukaku (65′ Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte (Italia)

Gol: Stefano Sensi, 44′

Udinese: Juan Musso, Nicholas Opoku, Rodrigo Becao, Sebastien De Maio, Ken Sema (81′ Ignacio Pussetto), Walace (81′ Rolando Mandragora), Seko Fofana, Mato Jajalo (71′ Antonin Barak), Jens Stryger, Rodrigo De Paul (35′ kartu merah), Kevil Lasagna.

Pelatih: Igor Tudor (Kroasia)

Pelatih Persija Tidak Mau Pikirkan Kekuatan PSIS Semarang

Suara.com – Persija Jakarta akan menghadapi PSIS Semarang pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9/2019).

Terkait itu, Pelatih Persija Julio Banuelos tidak mau memikirkan apa yang terjadi pada PSIS Semarang.

Sebagaimana diketahui, dalam laga itu PSIS tidak akan diperkuat oleh beberapa pilar andalannya. Meski demikian, Banuelos menilai hal itu bukanlah sebuah keuntungan, karena PSIS banyak diisi oleh pemain-pemain hebat.

Juru racik asal Spanyol tersebut mengatakan bahwa timnya juga tidak diperkuat oleh beberapa pemain penting. Sebut saja Fachruddin Aryanto, Ismed Sofyan yang sedang menjalani akumulasi kartu, dan Ryuji Utamo yang cedera.

“Bagi saya yang paling penting adalah tim Persija sendiri. Kalau kita berbicara pemain yang absen, kita juga ada pemain absen seperti ada Fachruddin akumulasi, Ismed terkena akumulasi, ada Ryuji, pokonya banyak kalau kita berbicara,” kata Banuelos dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan, Sabtu (14/9/2019).

Lebih lanjut, Banuelos menyebutkan klub berjuluk Macan Kemayoran itu tengah fokus agar bisa mendapatkan kemenangan. Sebelunya Persija gagal memberikan kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.

“Yang penting kita fokus dalam tim kita, bagaimana bisa bermain maksimal, dan memenangkan pertandingan, itulah fokus kita,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Persija saat ini menghuni zona degradasi klasemen sementara Liga 1 2019. Mengumpulkan poin 14, Pasukan Ibu Kota ada pada peringkat 17.

Manchester United Menang Tipis, Tottenham Hotspur dan Chelsea Berpesta

Suara.com – Tiga tim kuat yang sebelum ini masih tertahan di papan tengah klasemen sementara Liga Inggris, yaitu Manchester United, Tottenham Hotspur dan Chelsea, sama-sama berhasil meraih kemenangan di laga pekan kelima, Sabtu (14/9/2019).

Tuan rumah Manchester United berhasil meraup poin penuh, usai mengalahkan Leicester City dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang bagi kemenangan tim Setan Merah kali ini dicetak oleh Marcus Rashford, lewat titik putih penalti pada menit ke-8.

Sementara itu, pada pertandingan lain yang digelar dalam waktu bersamaan, Tottenham Hotspur yang juga menjadi tuan rumah, justru mampu berpesta. Tottenham menang telak 4-0 atas tamunya, Crystal Palace, dalam laga yang digelar di London malam ini.

Keseluruhan gol kemenangan Tottenham kali ini tercipta di babak pertama. Adalah Son Heung-Min yang lebih dulu membuka skor bagi timnya pada menit ke-10, lewat assist Toby Alderweireld. Lantas, pada menit ke-21, gol bunuh diri pemain Palace, Patrick van Aanholt, membuat keunggulan Tottenham bertambah.

Dua menit setelah itu, Son pun mencetak brace, kali ini memanfaatkan bola dari Serge Aurier. Sedangkan gol keempat Tottenham lahir di menit ke-42, lewat Erik Lamela, buah dari assist Harry Kane. Skor 4-0 sejak babak pertama itu pun akhirnya bertahan sampai laga usai.

Di tempat lain lagi, juga pada waktu bersamaan, Chelsea pun tak kalah berpesta. Bermain di markas Wolverhampton Wanderers, The Blues sukses meraup poin penuh dengan kemenangan 5-2.

Dalam laga ini, Chelsea sudah langsung unggul 3-0 di babak pertama, masing-masing lewat gol Fikayo Tomori di menit ke-31, serta dua gol Tammy Abraham pada menit ke-34 dan 41.

Abraham kemudian masih menambah gol bagi Chelsea di babak kedua (menit ke-55). Namun ironisnya, ia kemudian juga mencatatkan gol bagi Wolverhampton lewat bunuh diri pada menit ke-69. Tuan rumah sempat menambah satu gol lewat Patrick Cutrone di menit ke-85, sebelum Mason Mount memastikan Chelsea menang 5-2 di injury time.

Dengan hasil ini, ketiga tim pun mulai bergerak ke papan atas, dengan capaian sama-sama 8 poin dari 5 pertandingan sejauh ini. Sementara pada pertandingan lain, Southampton juga mencatatkan kemenangan 1-0 di kandang Sheffield United, sedangkan Brighton & Hove Albion imbang 1-1 dengan Burnley.

Diketahui sebelumnya, Liverpool sudah lebih dulu membuka pekan kelima ini dengan kemenangan telak 3-1 atas Newcastle United. Hasil ini memastikan The Reds masih kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan poin sempurna 15.

Sama Kuat dengan Fiorentina, Juventus Sementara Puncaki Klasemen

Suara.com – Tim asal kota Turin, Juventus, untuk sementara mengambil alih pimpinan klasemen Liga Italia Serie A dari tangan Inter Milan. Itu didapat Juve setelah meraih 1 poin dari laga pekan ketiga melawan tuan rumah Fiorentina, Sabtu (14/9/2019).

Dalam pertandingan di Stadion Artemio Franchi tersebut, kedua tim akhirnya harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. Secara penguasaan bola, kedua tim memang tercatat sama-sama menguasai 50 persen sepanjang laga ini.

Namun sebenarnya, tuan rumah Fiorentina punya peluang lebih banyak di laga ini. Tercatat, setidaknya ada 7 upaya tendangan ke arah gawang yang dilepaskan para pemain Fiorentina, sementara Juventus hanya mencatatkan 4.

Dua penyerang utama Juve, Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain, bermain penuh dalam pertandingan ini. Hanya saja, lantaran pertahanan Fiorentina yang memang cukup mumpuni menahan mereka malam ini, keduanya tak mampu berbuat banyak.

Namun dengan hasil ini, Juventus sementara naik ke puncak klasemen Liga Italia yang baru saja memainkan matchday ketiga untuk musim 2019-2020 ini. Mereka kini mengumpulkan 7 poin dari tiga pertandingan.

Meski begitu, Juventus masih bisa segera tergeser kembali oleh Inter Milan, yang malam ini juga akan memainkan partai ketiganya. Inter yang bakal menjamu Udinese di Giuseppe Meazza, saat ini masih mencatatkan 6 poin hasil dari dua kemenangan sebelumnya.