Tak Peduli Chelsea dalam Situasi Krisis, Azpilicueta Fokus Hadapi Arsenal

Suara.com – Bek Cesar Azpilicueta ogah pikirkan rumor yang beredar tentang krisis yang tengah menerpa Chelsea. Dia mengaku hanya ingin fokus mengalahkan Arsenal pada laga final Liga Eropa di Stadion Olympic, Baku, Azerbaijan, 29 Mei 2019 mendatang.

Dikutip dari skysport, Kamis (23/5/2019), Chelsea diketahui bakal ditinggal striker potensial, Eden Hazard yang bakal berlabuh ke Real Madrid.

Tak selesai di situ, sang pelatih, Maurizio Sarri rumornya juga dikaitkan bakal kembali ke Italia setelah Liga Europa musim ini berakhir. Eks pelatih Napoli yang masih punya kontrak dua musim lagi dengan The Blues tersebut santer dikaitkan dengan Juventus atau Roma.

Kabar itu tak pelak menebar asumsi bahwa Chelsea saat ini dalam situasi krisis. Menyikapi itu, Azpilicueta tak ingin terbawa suasana. Ia menganggap bahwa keluar masuknya pemain itu adalah hal biasa. Fokusnya saat ini hanyalah memenangkan final Liga Europa.

“Kami sudah terbiasa dengan desas-desus perginya beberapa orang jelang musim panas nanti,” katanya.

“Tapi saya yakin semua orang di sini bakal fokus kepada final. Kami bekerjasama dan bekerja sangat keras serta berkonsentrasi penuh untuk kemenangan di final Europa. Mari kita lihat hasilnya ke depan, dan saya berharap kami semua bahagia saat di Baku,” terangnya.

“Liga Europa adalah trofi pertama saya bersama Chelsea, jadi hal ini sangat berarti bagi saya untuk menutup musim ini dengan kemenangan di Baku nanti,” ungkap pemain asal Spanyol itu.

Chelsea dan Arsenal yang akan bentrok di final Liga Europa pun baru saja mengukir rekor. Mereka menjadi tim kedua yang mampu mempertemukan dua klub satu negara di partai final Liga Europa. 

Sebelumnya Chelsea dan Arsenal, pada era 1971-72 ada Tottenham Hotspur kontra Wolverhampton Wanderers, dimana kemenangan dipetik oleh Spurs dengan skor agregat 3-2 atas Wolverhampton.

Rencana Penambahan Peserta Batal, Piala Dunia 2022 Tetap Diikuti 32 Peserta

Suara.com – Piala Dunia 2022 di Qatar dipastikan akan tetap diikuti sebanyak 32 tim. Dengan demikian, rencana penambahan jumlah kontestan menjadi 48 negara untuk sementara resmi dibatalkan.

Penambahan jumlah peserta Piala Dunia sebenarnya baru akan dilaksakan pada edisi 2026. Namun, presiden FIFA, Gianni Infantino, mengumumkan bahwa 48 peserta bisa dilaksanakan pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Penambahan peserta Piala Dunia ini pun membuat Qatar harus menggandeng negara tetangga untuk menjadi tuan rumah bersama. Sayangnya, karena waktu yang dianggap terlalu singkat, rencana itu akhirnya dibatalkan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino (AFP)Presiden FIFA, Gianni Infantino (AFP)

“Berdasarkan kesimpulan dari studi kelayakan yang disetujui Dewan FIFA dalam pertemuan terakhirnya, FIFA dan Qatar bersama-sama mengeksplorasi kemungkinan menambah jumlah tim peserta dari 32 menjadi 48 tim, dengan melibatkan negara-negara tetangga di Piala Dunia Qatar 2022,” demikian bunyi pernyataan FIFA.

“Oleh karena itu, Piala Dunia Qatar 2022 tetap sesuai rencana semulai yakni 32 tim. Tak ada proposal yang akan diajukan pada Kongres FIFA selanjutnya pada 5 Juni,” lanjut pernyataan tersebut.

Batalnya penambahan jumlah peserta ini sebenarnya sudah diprediksi oleh Presiden UEFA, Aleksander Caferin. Ketika Gianni Ifantino mendeklarasikan percepatan jumlah peserta, Caferin sempat memberikan kritikan karena rencana itu dianggap kurang realistis.

Juventus Kalah Jauh, Klub Ini Raih Gelar Juara Terbanyak Secara Beruntun

Suara.com – Klub raksasa Italia, Juventus, sukses membuat pencapaian fenomenal dalam delapan tahun terakhir di Serie A. Bagaimana tidak, skuat Bianconeri tak tergoyahkan dalam urusan meraih kampiun di kasta tertinggi Liga Italia tersebut.

Di atas kertas, torehan yang dilakukan Juventus sepertinya bakal sulit dilakukan oleh tim lain. Tercatat, hanya Bayern Munchen yang mendekati perolehan Juventus dengan meraih tujuh kali gelar juara liga secara beruntun.

Namun, di luar lima liga top di Benua Biru, capaian Juventus ternyata masih kalah jauh dari klub-klub ini. Bahkan, ada yang sanggup meraih gelar sebanyak 14 kali.

Melansir dari laman resmi UEFA, Lincoln di Liga Gibraltar secara mengejutkan meraih gelar 14 gelar tanpa tersentuh oleh tim lain. Pencapaian ini menjadi rentetan gelar juara paling panjang di Eropa.

Selain itu, Skonto yang bermain di Liga Latvia juga pernah mencicipi 14 kali gelar liga domestik. Pencapaian tersebut terjadi pada 1991 hingga 2004.

Sementara itu, klub yang catatan gelar liga domestik yang masih bertahan hingga sekarang dihuni oleh BATE Borisov. Bermain di Liga Belarus, mereka berhasil mempertahankan gelar sebanyak 13 kali sejak 2006 hingga sekarang.

Penasaran dengan klub-klub yang meraih gelar terbanyak di liga domestik? Berikut ulasannya.

14 Lincoln (Gibraltar) 2002/2003 – 2015/2016
14 Skonto (Latvia) 1991/1992 – 2004/2015
13 BATE Borisov (Belarus) 2006/2007 – sekarang
13 Rosenborg (Norway) 1992/1993 – 2004/2005
11 Dinamo Zagreb (Croatia) 2005/2006 – 2015/2016
10 Dinamo Tbilisi (Georgia) 1990/1991 – 1999/2000
10 Dynamo Berlin (East Germany) 1978/1979 – 1987/1988
10 MTK Budapest (Hungary) 1914/1915, 1917/1918-1925/1926
10 Pyunik (Armenia) 2001/2002 – 2010/2011
10 Sheriff (Moldova) 2001/2002 – 2010/2011

Wah! Ada Influence Luis Milla dalam Gaya Bermain Timnas Indonesia U-16

Suara.com – Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti cukup puas dengan performa anak-anak asuhannya yang sedang menjalani seleksi skuat. Sebanyak 28 pemain mampu mengikuti instruksi yang diberikan oleh Bima. 

Bima mengatakan, salah satu menu latihan yang diterapkannya kepada para pemain yang tengah mengikuti seleksi adalah permainan umpan pendek, serta penguasaan bola.

Bima tidak ingin para pemain besutannya banyak melakukan umpan panjang saat melakoni pertandingan.

Bima tidak menampik jika gaya permainan yang ia usung banyak ter-influence dari pelatih asal Spanyol, Luis Milla Aspas. Sebagaimana diketahui, Bima memang sudah paham betul gaya bermain Milla karena keduanya pernah bekerja sama di Timnas Indonesia U-23.

“Kami harus mengusung sebuah gaya sepakbola. Mereka (para pemain seleksi) sudah terbiasa dengan kompetisi, apalagi mereka sudah mengenal Filanesia (Filosofi Sepakbola Indonesia). Mereka selalu build-up serangan dari bawah, progres dari bawah, karena kami tidak bisa mengajarkan mereka bermain long ball,” tutur Bima Sakti. 

“Saya tidak menganut hal tersebut. Apalagi saya juga belajar dari Luis Milla. Ia selalu menekankan bermain dari bawah, karena pemain yang kami miliki itu kecil-kecil,” jelas pelatih berusia 43 tahun itu.

Bima menambahkan, keuntungan yang dimiliki oleh timnya adalah memiliki kecepatan. Oleh sebab itu, sektor sayap bakal jadi senjata utama tim berjuluk Garuda Asia.

“Kecepatan jadi kunci utama kami. Karena itu kelebihan dari tim Indonesia dari dulu. Di sini saya juga memiliki pemain-pemain yang punya kecepatan di sayap. Jadi kami main di tengah sebagai poros untuk main ke luar,” ungkapnya. 

Sebelumnya, Bima sendiri telah mencoret 13 dari 41 pemain yang ikut seleksi. Pemain-pemain yang tersisa saat ini merupakan kerangka tim untuk skuat akhir Timnas Indonesia U-16.

“Kerangka tim sudah mulai ada, saya sudah punya penjaga gawang, centre-back, wing-back, gelandang, pemain depan. Sayap kanan-kiri kami sudah ada,” jelasnya. 

Seleksi ini dilakukan untuk membentuk skuat Timnas Indonesia U-16 yang akan berlaga di Piala AFF U-16 2019, yang akan dihelat i Thailand pada Agustus mendatang.

Pada kejuaraan tersebut, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup A bersama dengan Myanmar, Vietnam, Timor Leste, Singapura, dan Filipina.

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Akui Sempat Bingung Coret 13 Pemain, Kenapa ?

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti mengakui sempat bingung sebelum memilih 13 pemain yang akan dipulangkan. Bima Sakti menyebutkan 13 pemain yang dicoret memiliki kemampuan bagus.

Akan tetapi, mantan pemain timnas Indonesia ini menyebutkan mencari penggawa timnas Indonesia U-16 yang terbaik. Dari total 41 pemain yang ikut seleksi, hanya ada 28 pemain yang lanjut ke tahap selanjutnya.

Oleh sebab itu, dicoretnya 13 pemain tersebut bukan karena kemampuannya yang kurang baik, melainkan karena kebutuhan tim.

“Yang saya maksud bingung bukan berarti saya tidak tahu siapa yang akan saya coret. Maksud saya dengan banyaknya kompetisi banyak talenta talenta yang bagus, jadi perbedaan antara pemain a dan b di satu posisi itu sangat ketat,” kata Bima Sakti.

Pelatih Kepala tim nasional U-16 Bima Sakti (Tengah) memberikan arahan saat sesi latihan perdana di Lapangan NYTC, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (13/5/2019). Tim nasional U-16 disiapkan untuk bermain dalam turnamen AFF U-16 pada 27 Juli 2019, dalam grup A bersama Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura dan Filipina. ANTARA FOTO/Yulius Satria WijayaPelatih Kepala tim nasional U-16 Bima Sakti (Tengah) memberikan arahan saat sesi latihan perdana di Lapangan NYTC, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (13/5/2019). Tim nasional U-16 disiapkan untuk bermain dalam turnamen AFF U-16 pada 27 Juli 2019, dalam grup A bersama Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura dan Filipina. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

“Hal ini saya rasa karena mereka terbiasa dengan adanya kompetisi makanya seleksi ini bisa sangat ketat. Dan saya juga melihat pencoretan yang saya lakukan itu karena ini kebutuhan tim sebagian pemain harus pulang,” tambahnya.

Nantinya, dari 28 pemain ini bakal kembali mengerucut menjadi 25 pemain. Ke-25 pemain terpilih nanti sudah mulai akan fokus di pemusatan latihan untuk Piala AFF U-15 2019.

“Sampai dengan sabtu besok tidak ada pencoretan, kami tetap fokus di minggu kedua ini dengan pemain yang ada. Nanti di bulan Juni tanggal 13 setelah lebaran akan kumpul lagi disitu nanti ada promosi dan degradasi lagi,” Bima menambahkan.

“Kami akan berikan kesemptan untuk pemain-pemain lain yang bisa masuk ke seleksi ini. Karena itu merupakan kesempatan seleksi terakhir, karena mulai dari situ kami akan fokus hingga bulan Juli,” pungkasnya.

Seleksi ini dilakukan untuk mengisi skuat Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-15 2019 yang berlangsung di Thailand pada Agustus mendatang.

Pada kejuaraan tersebut, Timnas Indonesia U-16 berada di grup A bersama dengan Myanmar, Vietnam, Timor Leste, Singapura, dan Filipina.

Terkuak! Sebelum Meninggal, Emiliano Sala Akui Tak Pernah Ingin ke Cardiff

Suara.com – Tragedi tragis yang menimpa pesepak bola Emiliano Sala ternyata menyisakan sejumlah fakta mengejutkan. Salah satunye, eks pemain Nantes tersebut sebetulnya tak ingin bergabung bersama Cardiff.

Merujuk pada rilisan L’Equipe Enquete, terkuak bahwa Sala sebetulnya tak begitu menginginkan pindah ke Cardiff.

Ia bahkan sempat menumpahkan uneg-unegnya itu dengan sahabatnya melalui pesan audi di WhatsApp.

“Ada penawaran dari Cardiff hari ini. Nantes sudah bernegosiasi supaya bisa mendapat banyak uang. Mereka sepertinya ingin saya segera pergi,” ungkapnya.

“Memang, kontraknya bagus. Tapi saya tak begitu tertarik melihat segi sepak bolanya. Jadi mereka mencoba cara apapun untuk menjual saya. Takut? tidak sama sekali. Saya harus berjuang untuk karier sepakbola ini,” lanjutnya.

Emiliano Sala diperkenalkan sebagai pemain baru Cardiff City [AFP]Emiliano Sala diperkenalkan sebagai pemain baru Cardiff City [AFP]

“Saya sudah bicara dengan Meiessa untuk mencari jalan keluar. Meiessa juga sudah menolak rencana penjualan, sayangnya klub punya pendapat lain,” kata Sala.

Sala pun sempat membeberkan siapa biang keladi di balik sengkarut kariernya itu. Ia menyebut bahwa pemilik Nantes lah, Waldemar Kita yang menjadi aktor di balik transfer yang tak diinginkannya itu.

“Dia yang ingin menjual saya karena ada komisi besar di balik itu. Jadi dia hanya inginkan uangnya. Sementara ia tak pernah sekalipun menanyakan pada saya apakah mau dijual atau tidak,” tegasnya.

Agen Sala, Meiessa N’Diaye mengakui bahwa Sala memang sempat berkonsultasi soal transfernya tersebut. Ia juga sempat mencoba membuka komunikasi dengan manajemen Nantes terkait keinginan Sala, namun Nantes sepertinya sudah tak bisa kompromi hingga kesepakatan akhirnya tercapai dengan Cardiff.

Sayangnya, kesepakatan yang dicapai tak pernah sekalipun membuat Sala mendarat ke Cardiff. Pesawat Piper Malibu yang ditumpangi Sala pada 21 Januari 2019 lalu secara tragis mengalami kecelakaan dan jatuh di selat Inggris.

Hanya Tinggal Menunggu Waktu, Antonio Conte Jadi Pelatih Inter Milan

Suara.com – Antonio Conte menjadi pelatih anyar Inter Milan dipercaya hanya tinggal menunggu waktu saja. Conte akan menukangi Inter mulai musim 2019/20, untuk menggantikan Luciano Spalletti.

Sky Sport Italia mengklaim jika dua pekan lalu, hampir tercapai kesepakatan antara Inter dan Conte. Proses tersebut pun akan segera tuntas dalam waktu dekat, dengan Conte akan langsung diperkenalkan sebagai pelatih baru La Beneamata –julukan Inter.

Seperti diketahui, Conte sudah cukup lama menganggur, setelah eks pelatih Timnas Italia itu dipecat oleh Chelsea pada musim panas  2018 lalu.

Conte sendiri sudah tak asing dengan Serie A alias Liga Italia. Pria berusia 49 tahun itu pernah menghabiskan 13 musim sebagai pemain Juventus, bahkan menjadi kapten, sebelum kemudian menjadi pelatih klub asal Turin itu pada 2011.

Sebagai allenatore, Conte sukses mempersembahkan tiga Scudetto untuk Juventus. Well, meski dianggap sebagai legenda Juventus, Conte sempat menyatakan bahwa dirinya mungkin saja menangani tim papan atas Italia lainnya di masa depan.

Pada Maret 2013, Conte mengatakan; “Dalam sepakbola, kami para pelatih adalah profesional, jadi jangan pernah katakan tidak pada situasi apa pun.”

“Saya tegaskan ada konsep yang jelas; Saya penggemer Juventus dan saya pelatih Juve. Tapi jika saya harus menangani Inter atau (AC) Milan, maka saya akan menjadi fan pertama Inter atau Milan, atau (AS) Roma dan Lazio. Saya akan selalu menjadi fan pertama tim yang saya latih,” celoteh Conte kala itu.

Jorginho akan Terkejut Jika Maurizio Sarri Tinggalkan Chelsea

Suara.com – Maurizio Sarri sedang kencang dikabarkan akan meninggalkan Chelsea setelah dihubungkan dengan Juventus. Namun Jorginho mengatakan bahwa dia akan terkejut jika Sarri pergi melihat apa yang telah dicapainya bersama Chelsea.

Sarri telah membawa Chelsea finis di posisi ketiga di klasemen akhir Liga Inggris. Manajer asal Italia ini juga telah membawa Chelsea ke final Liga Europa dan akan menghadapi Arsenal, di musim pertamanya melatih di Stamford Bridge.

Namun, Sarri kencang dikabarkan kembali ke Serie A setelah mantan pelatih Napoli ini disebut -sebut menjadi kandidat kuat menggantikan Massimiliano Allegri di Juventus untuk musim depan.

Jorginho yang mengikuti Sarri ke Chelsea dari Napoli ini dan masih terikat kontrak selama empat tahun di Chelsea, mengaku dirinya tidak bisa membayangkan jika manajernya tersebut meninggalkan Stamford Bridge.

Selebrasi pemain tengah Chelsea Jorginho usai mencetak gol di babak penalti melawan Tottenham Hotspur. Dalam laga ini Chelsea menang 4-2. (Ben STANSALL / AFP)Selebrasi pemain tengah Chelsea Jorginho usai mencetak gol di babak penalti melawan Tottenham Hotspur. Dalam laga ini Chelsea menang 4-2. (Ben STANSALL / AFP)

“Saya akan terkejut jika dia pergi, karena kami ada di posisi ketiga Premier League di belakang Manchester Cuty dan Liverpool, kami ada di final Liga Europa dan juga mencapai final Piala Liga Inggris,” kata Jorginho kepada Sky Sport Italia.

“Ini merupakan musim yang positif bagi kami. Sarri relaks saja soal situasinya, terlebih sekarang dibandingkan di tahap lainnya dalam perjalanan musim ini,” jelasnya.

Chelsea Sarri akan menghadapi rival London, Arsenal di final Liga Eropa di Baku pada 29 Mei.”Ini adalah final internasional kompetisi bergengsi dan kami bekerja dengan baik untuk siap menghadapi itu,” kata Jorginho.

“Kami harus percaya pada gaya sepakbola kami dan tahu bahwa kami bisa melakukannya. Ada banyak pemain hebat di sini dan kami bisa membawa trofi pulang,” pungkas Jorginho. (Scoresway)

Dianggap Bakal Kalah Saing dengan Frenkie de Jong, Ivan Rakitic Santai

Suara.com – Barcelona dipastikan memiliki gelandang anyar untuk mengarungi musim 2018/2019. Pemain baru itu adalah bintang Ajax Amsterdam, Frenkie de Jong, yang telah direkrut sejak awal tahun 2019.

Walau sudah diboyong sejak Januari lalu, De Jong baru akan bergabung pada musim depan karena kesepakatan dari kedua tim. Kehadiran gelandang 22 tahun itu tentunya bakal akan semakin memanaskan persaingan di lini tengah skuat Blaugrana.

Performa De Jong dalam membawa Ajax melesat ke semifinal Liga Champions itu digadang akan membuat dirinya mendapat tempat utama di Barcelona. Tentu kabar tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri bagi gelandang Barcelona yang telah mendapatkan tempat utama.

Namun, salah satu gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, sama sekali tidak khawatir dengan aroma persaingan pada musim mendatang. Ia merasa memiliki peran yang berbeda dengan De Jong, sehingga Rakitic merasa tetap aman.

“Semua orang punya posisinya masing-masing. Dia (De Jong) telah tiba, namun saya yakin dia tidak akan menganggu posisi saya. Posisi saya sudah ada yang miliki. Dia bermain di posisi yang lain dan bukan di posisi saya, jadi saya tak mengerti mengapa banyak yang mengaitkannya dengan saya,” kata Rakitic, dikutip dari Sportskeeda.

Lebih lanjut, pemain asal Kroasia itu justru merasa bahagia dengan kehadiran De Jong. Ia merasa kehadiran bintang asal Belanda itu akan membuat pasukan raksasa Catalan bakal semakin kuat lagi di musim depan.

“Saya senang mereka (Barcelona) merekrut De Jong. Pertama-tama saya harus mengatakan dia adalah pemain muda yang sangat baik ketika bermain dan saya senang klub ini terus ingin memperkuat diri. Setiap pemain hebat datang tentu sangat mengembirakan,” tutup pemain yang dikaitkan dengan Inter Milan tersebut.

Dipanggil Timnas Indonesia, Mark Klok Beberkan Proses Naturalisasinya

Suara.com – Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, memanggil 25 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) dan dua laga uji coba internasional. Rencananya skuat Merah Putih akan menghadapi Yordania dan Republik Vanuatu, yang akan digelar pada 11 dan 15 Juni mendatang.

Di luar daftar 25 pemain tersebut, Simon juga memanggil pemain PSM Makassar, Marc Anthony Klok, untuk mengikuti TC. Kehadiran gelandang kelahiran Belanda itu pun mengejutkan banyak publik.

Bagaimana tidak, Klok masih terdaftar sebagai pemain asing PSM di Liga 1 2019. Belum pernah ada pemberitaan pula jika dirinya sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Klok pun mengaku jika proses naturalisasinya memang belum rampung. Kehadiran dirinya ke TC Timnas Indonesia sebatas untuk latihan bersama dan beradaptasi dengan tim.

“Saya ingin sampaikan bagi yang mungkin belum mengetahui hal ini: Saya sedang menyelesaikan proses naturalisasi saya. Kali ini hanya untuk latihan saja. Untuk beradaptasi dengan tim dan untuk mempersiapkan diri untuk Kualifikasi Piala Dunia,” ujar Mark Klok di Instagram pribadinya.

Meski demikian, Klok tetap bangga bisa mendapat penggilan TC bersama Timnas Indonesia. Ia pun berharap bisa segera menjadi WNI dan mengenakan seragam dengan lambang garuda di dada.

“Saya masih belum diizinkan untuk bermain karena prosesnya belum selesai. Dengan kehendak Tuhan mudah-mudahan ini akan selesai segera. Saya ingin berterimakasih kepada PSSI dan Simon McMenemy untuk kepercayaannya kepada ku,” tuturnya menambahkan.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, memang sengaja mengajak Klok untuk TC bareng Irfan Bachdim cs. Ia mengaku ingin melihat langsung permainan dari gelandang 26 tahun itu.

“Kami berencana berangkat ke Yordania pada 6 Juni mendatang. Khusus Marc Klok, kami tim pelatih ingin melihat secara langsung dia berlatih bersama dengan Timnas Indonesia,” kata Simon.

TC Timnas Indonesia rencananya akan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Pemain akan berkumpul pada 30 Mei dan 1 Juni 2019. Nantinya, para pemain akan menjalani latihan malam hari karena sebagian besar dari mereka menjalani ibadah puasa.

Masuk Pekan Kedua, Begini Perkembangan Seleksi Timnas Indonesia U-16

Suara.com – Seleksi Timnas Indonesia U-16 kini sudah memasuki pekan kedua. Sebanyak 13 dari 41 pemain yang mengikuti seleksi sudah dipulangkan oleh pelatih Bima Sakti.

Itu berarti, kini seleksi timnas Indonesia U-16 tinggal diisi oleh 28 pemain. Ke-28 pemain tersebut masih harus berjuang untuk memperebutkan tempat utama timnas Indonesia U-16.

Bima Sakti mengatakan kini bisa lebih fokus melatih tim besutannya ini. Eks asisten pelatih Luis Milla Aspas di timnas Indonesia U-23 bahkan berani menyimpulkan bahwa pemain yang ada saat ini berkembang cukup pesat.

Itupun cukup membuat Bima Sakti kesulitan menentukan pemain yang akan dibawanya. Pasalnya, hanya akan ada 25 pemain yang masuk skuat utama Garuda Asia –julukan timnas Indonesia U-16–.

Pelatih interim atau sementara Timnas Indonesia, Bima Sakti di Lapangan Babek, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Arief Apriadi) Pelatih interim atau sementara Timnas Indonesia, Bima Sakti di Lapangan Babek, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Arief Apriadi)

“Saat ini, progresnya sudah sangat bagus, karena saya melihat mereka sudah banyak mengerti bagaimana tujuan pelatih, dari awal minggu pertama kemarin fisik mereka juga semakin meningkat,” kata Bima Sakti.

“Walaupun di bulan puasa mereka tetap bisa beradaptasi dengan baik. Apalagi sekarang kami bisa lebih fokus dengan adanya pencoretan kemarin, kami lebih bisa terfokus lagi dengan pemain yang ada,” Bima menambahkan.

Sebagaimana diketahui, seleksi ini dilakukan untuk mengisi skuat Timnas Indonesia U-16 yang disiapkan menghadapi Piala AFF U-15 2019 di Thailand yang berlangsung pada Agustus mendatang.

Dalam kejuaraan tersebut, Indonesia berada di grup A bersama dengan Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura, dan Filipina.

Sriwijaya FC Dipastikan Gagal Dapatkan Fabiano Beltrame

Suara.com – Sriwijaya FC dipastikan gagal mendapatkan bek asing Persib Bandung, Fabiano Beltrame. Sebab, manajemen Maung Bandung memutuskan untuk mempertahankan sang pemain meski proses naturalisasi belum rampung.

Kabar tersebut diungkap oleh Koordinator perekrutan pemain Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, setelah menghubungi salah satu manajemen Persib Bandung.

“Saya barusan komunikasi dengan Pak Teddy, salah satu direktur Persib Bandung. Soal Fabiano, dia akan akan pakai sendiri walau proses naturalisasi belum kelar,” tulis Hendri Zainuddin, Rabu (22/5/2019).

Dengan demikian, Fabiano Beltrame akan menjadi penonton setia Persib Bandung selama putaran Liga 1 2019. Pasalnya, kouta pemain asing sudah penuh.

Proses naturalisasi pemain asal Brasil itu juga diperkirakan akan selesai paling cepat akhir Mei nanti, sementara pendaftaran pemain lokal untuk Liga 1 sudah tutup.

Tanpa disadari, batalnya Fabiano Beltrame juga memberikan keuntungan tersendiri bagi Sriwijaya FC terkait regulasi di Liga 2.

Seperti diketahui, di Liga 2 hanya diperbolehkan memiliki empat pemain yang berusia lebih dari 35 tahun. Sementara Sriwijaya FC sudah memiliki empat, mereka adalah Ferdiansyah (kiper),  Ambrizal (bek), Bruno Casimir (bek) dan Hilton Moreira (winger).

Barcelona Tanpa Kiper Utama di Final Copa del Rey 2018/2019

Suara.com – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, tampaknya harus memutar otak lebih keras menjelang pertandingan final Copa del Rey 2018/2019. Sebab, ia dipaksa tidak bisa memainkan kiper andalannya, Marc-Andre Ter Stegen, karena cedera.

Dilansir dari laman resmi klub, kiper asal Jerman itu mengalami cedera di bagian lutut kanan. Ter Stegen pun harus mendapat perawatan secara intensif agar segera kembali pulih.

Namun, dalam masa perawatan tersebut membutuhkan waktu hingga beberapa pekan. Alhasil, Ter Stegen dipastikan tidak bisa tampil di pertandingan final Copa del Rey yang akan digelar di Stadion Benito Villamarin, Seville, Minggu (26/5/2019) dini hari WIB.

Penjaga gawang Barcelona asal Jerman, Marc-Andre ter Stegen, tertunduk lesu usai timnya disingkirkan Liverpool dari ajang Liga Champions di Anfield, Rabu (7/5/2019). [AFP/Oli Scarff]Penjaga gawang Barcelona asal Jerman, Marc-Andre ter Stegen, tertunduk lesu usai timnya disingkirkan Liverpool dari ajang Liga Champions di Anfield, Rabu (7/5/2019). [AFP/Oli Scarff]

“Kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen masih merasa tidak nyaman pada bagian lutut kanannya dan akan terus menerima perawatan selama beberapa pekan mendatang. Dengan demikian, dia tidak akan tampil di laga final Copa del Rey (2018-2019),” tulis pernyataan resmi Barcelona.

Tanpa Ter Stegen, Barcelona diprediksi akan menurunkan Jasper Cillesen pada pertandingan puncak melawan Valencia nanti. Pertandingan tersebut akan menjadi laga perpisahan bagi kiper asal Belanda itu yang dipastikan akan hengkang pada akhir musim nanti.

Jelang Final Liga Champions, Tottenham Datangkan David Beckham

Suara.com – Tottenham Hotspur kedatangan tamu spesial dalam sesi latihan persiapan pertandingan melawan Liverpool di final Liga Champions 2018/2019 di pusat pelatihan Enfield, Rabu (22/5/2019).

Dia adalah legenda sepak bola Inggris, David Beckham. Tampak mantan pemain terbaik Manchester United itu memberikan semangat kepada para pemain Spurs seperti Harry Kane dan Christian Eriksen.

Kehadiran Beckham dalam sesi latihan Tottenham pun bukan sebuah hal yang mengejutkan. Sebab, pria berparas tampan itu merupakan ambassador AIA, yang merupakan sponsor utama Tottenham hingga musim 2021/2022.

Harry Kane mengungkapkan perasaannya di media sosial setelah melihat David Bechkam berada di sesi latihan Tottenham. Ia merasa bahagia bisa bersua legenda sepak bola Inggris tersebut.

“Senang menghabiskan waktu bersama David Beckham hari ini. Sebuah legenda nyata dari sepak bola!” tulis Kane.

Sementara itu, Beckham juga senang mendapat sambutan yang hangat dari para pemain Tottenham. Ia juga turut berterima kasih kepada Mauricio Pochettino selaku manajer Spurs yang telah menerima dengan ramah.

“Sangat senang bisa menghabiskan pagi ini bersama dengan Mauricio (Pochettino). Terima kasih telah menyambut saya dan menunjukkan saya kompleks latihan (Tottenham) yang luar biasa itu. Dia (Pochettino) pria yang luar biasa,” tulis Beckham.

Tandang ke Magelang, Persija Waspadai Kebangkitan PSIS

Suara.com – Persija Jakarta akan menghadapi tuan rumah PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Minggu (26/5/2019). Persija pantang meremehkan PSIS di laga tersebut.

Meski tim berjuluk Mahesa Jenar itu menelan kekalahan di pertandingan pertamanya melawan Kalteng Putra dengan skor 1-2. Pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev mengatakan, kekalahan di laga tersebut pasti dijadikan motivasi untuk bangkit saat hadapi Persija.

Maka dari itu, Kolev menghimbau kepada anak asuhnya agar bekerja keras untuk bisa mendulang angka penuh. Mengingat PSIS Semarang juga akan mencoba bangkit di laga ini guna meraih poin.

“Kita harus sadar bahwa tim yang kalah pasti akan tampil dengan motivasi yang lebih tinggi itu artinya PSIS besok akan sangat bahaya. Kita harus juga konsentrasi juga mengingat pertemuan berat buat kita,” kata Ivan Kolev.

Pelatih Persija Ivan Kolev memberikan instruksi kepada para pemain saat menggelar latihan di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma. (Suara.com/ Adie Prasetyo) Pelatih Persija Ivan Kolev memberikan instruksi kepada para pemain saat menggelar latihan di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma. (Suara.com/ Adie Prasetyo)

Bagi Persija, laga melawan PSIS dijadikan untuk mengincar kemenangan perdana. Pasalnya, Macan Kemayoran –julukan Persija– hanya bermain imbang 1-1 di pekan pertama saat melawan Barito Putera.

Persiapan pun sudah dilakukan jelang bentrok kedua tim ini. Selain itu, evaluasi juga telah digelar oleh pelatih berkebangsaan Bulgaria tersebut.

“Kita tentu saja kecewa tidak bisa menang kemarin. Ada beberapa hal yang harus diperbaiki,” ia menambahkan.

“Saya juga sudah berbicara kepada pemain apa saja yang harus diperbaiki, agar pertandingan jadi bagus,” ungkap mantan juru racik timnas Indonesia ini.

Pedro Rodriguez Bidik Trofi Liga Europa 2018/2019

Suara.com – Winger asal Spanyol, Pedro Rodriguez, bertekad mengakhiri musim ini dengan sesuatu yang indah. Salah satu caranya ialah dengan memenangkan trofi Liga Europa musim 2018/2019.

Pedro sudah berseragam Chelsea sejak 2015 silam. Selama hampir empat musim berada di Stamford Bridge, ia baru dua kali merasakan gelar juara, yakni Liga Primer Inggris dan Piala FA.

Oleh karena itu, eks pemain Barcelona itu berharap Chelsea bisa memenangkan trofi Liga Europa musim ini. Terlebih, pasukan Maurizio Sarri sudah gagal di Liga Primer Inggris dan kompetisi lainnya.

“Apabila kami memenangkan gelar juara Liga Europa, maka musim ini akan menjadi sangat hebat untuk kami,” kata Pedro, dikutip dari Sportskeeda.

Meski demikian, Pedro sadar betul bahwa tidak mudah menjuarai Liga Europa musim ini karena yang menjadi lawan adalah Arsenal, yang juga mendambakan trofi tersebut.

Arsenal sudah gagal finis di posisi empat besar Liga Primer Inggris musim 2018/2019. Oleh sebab itu, mereka akan tampil habis-habisan untuk memenangkan trofi Liga Europa untuk bisa bermain di Liga Champions musim depan.

“Motivasi kedua tim bagi saya hampir sama. Namun, untuk mereka (Arsenal), menjadi juara akan memberikan mereka kesempatan untuk tampil di Liga Champions musim depan. Akan tetapi, jelas kami juga sangat ingin menjuarai gelar tersebut,” ujar Pedro.

“Hal yang terpenting saat ini adalah kami harus mempersiapkan diri pada pekan ini, sehingga saat tiba di Baku kami sudah siap, bisa fokus ke pertandingan, dan akhirnya memenangkan pertandingan final itu,” tutup pemain 31 tahun tersebut.

Ivan Rakitic Senang Jika Antoine Griezmann Gabung Barcelona

Suara.com – Ivan Rakitic menyambut baik jika Antoine Griezmann bergabung di Barcelona. Rakitic memuji bintang Atletico Madrid sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Griezmann telah mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan Atletico Madrid di musim panas ini. Pemain internasional Prancis kencang dikabarkan akan bergabung dengan Barcelona yang sempat mencoba meminangnya pada tahun lalu.

Gelandang Barcelona, Rakitic pun mengomentari spekulasi soal Antoine Griezmann ke Camp Nou. Meski sempat membuatnya sakit hati karena mengalahkan Kroasia di final Piala Dunia namun Rakitic akan menyambutnya jika Griezmann bergabung ke Barcelona.

“Itu akan fantastis jika Griezmann di tim saya,” ungkap Ivan Rakitic kepada El Mundo Deportivo, seperti dikutip Marca.

Reaksi pemain Barcelona Ivan Rakitic saat menghadapi Real Madrid pada awal Februari 2019 [AFP]Reaksi pemain Barcelona Ivan Rakitic saat menghadapi Real Madrid pada awal Februari 2019 [AFP]

“Saya benar-benar menyukainya meskipun dia sangat berperan dalam menghentikan saya dari mencapai impian saya memenangkan Piala Dunia tahun lalu!” lanjut gelandang internasional Kroasia ini.

“Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia, dia akan baik untuk tim mana pun dan telah memenangkan hampir semua yang ada untuk dimenangkan,” ujarnya.

“Keputusannya musim panas lalu? Itu bukan sebuah keputusan melawan Barcelona, itu adakah kesetiaannya kepada Atletico Madrid dan saya mengucapkan selamat kepadanya untuk itu.”

“Ini akan menjadi keputusan yang sangat sulit baginya untuk meninggalkan klub (Atletico Madrid) dan jika dia datang ke sini tidak akan ada perasaan sulit,” pungkas Ivan Rakitic. (Football Espana)

‘Messi-nya’ Indonesia Dicoret, Begini Tanggapan Pelatih Timnas U-16

Suara.com – Juru taktik Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, memutuskan mencoret Tristan Alif Naufal dari 41 pemain yang mengikuti seleksi. Pemain yang sempat dijuluki Messi-nya Indonesia itu dipulangkan bersama 13 nama lainnya.

Bima Sakti mencoret Tristan Alif tentu memiliki pertimbangan tersendiri. Meskipun sang pemain digadang-gadang bakal menjadi pemain masa depan Indonesia lantaran memiliki skill di atas rata-rata.

Tentu, di balik pencoretan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan. Terlebih Tristan Alif pernah mengenyam pendidikan sepak bola di Eropa, seperti Belanda dan Spanyol.

Bima Sakti pun mengakui jika Tristan Alif merupakan sosok pemain yang bagus serta memiliki skill mumpuni. Akan tetapi, pemain asal ASIOP itu memiliki kelemahan yang harus segera dibenahi.

”Dari 41 pemain yang mengikuti proses seleksi dan pemusatan latihan, saya memulangkan 13 pemain. Saya memantau perkembangan mereka setiap hari, terlebih saat mereka melakukan latih tanding di internal game hari Jumat kemarin. Dan saya memilih sesuai dengan kebutuhan tim,” kata Bima Sakit, seperti dilansir dari laman resmi PSSI.

”Dia punya teknik dan skill yang bagus, tapi beberapa kali di momen tertentu dia lambat dalam mengambil keputusan kapan passing kapan dribbling, jadi dia sering hilang bola,” lanjutnya.

”Dia punya prospek bagus, semoga dia bisa lebih baik dari sebelumnya dan kami akan selalu pantau dia. Apalagi saya dengar dia akan trial di luar negeri akan lebih bagus untuk pengalaman dia,” tuturnya menambahkan.

Sosok Tristan Alif memang pernah membuat takjub para pecinta sepak bola Tanah Air lewat aksi lincahnya. Saat itu, pemain yang sempat berlatih bersama Ajax Amsterdam, Feyenord, serta CD Leganes Academy mampu menunjukkan skill yang indah dengan gocekan khas ala Lionel Messi.

Sementara itu, Timnas Indonesia U-16 saat ini tengah melakukan serangkaian seleksi dalam persiapan menuju Piala AFF U-15 2019 yang digelar di Thailand. Indonesia berada di Grup A bersama Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura, dan Filipina.

Hasil Pertandingan dan Klasemen Liga 1 2019, Persela Raih Poin Perdana

Suara.com – Persela Lamongan memetik poin perdana setelah bermain imbang melawan Persipura Jayapura 2-2 pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (22/5/2019). Sedangkan Arema FC menjadi juru kunci klasemen.

Anak asuh Aji Santoso dikejutkan oleh gol Titus Bonai pada menit 13. Beruntung Rafael Gomes de Oliveira membalasnya pada menit 38. Dua menit berselang Persipura kembali unggul lewat Boaz Solossa, tapi Delvin Rumbino datang menyamakan kedudukan pada menit 81.

Meski hanya mendapatkan satu poin, Persela terbilang mengalami peningkatan karena pada pertandingan perdana kalah telak 1-5 dari tamunya Madura United. Begitu juga dengan Persipura yang juga baru mencatat poin setelah pada pertandingan perdana kalah 0-3 dari Persib Bandung.

Sementara itu tuan rumah Borneo FC sukses meraih poin penuh setelah mengalahkan Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, dengan skor 2-0 lewat lewat gol Ambrizal Umanailo pada menit 57 dan Lerby Aliandry pada menit 87. Pada pertandingan perdana kompetisi tertinggi di Tanah Air ini, anak asuh Mario Gomes harus berbagi angka dengan Bhayangkara FC setelah bermain imbang 1-1.

Kekalahan dari Borneo FC membawa Arema ke posisi juru kunci setelah hingga pertandingan kedua belum mendapatkan poin. Pada pertandingan perdana, Hamka Hamzah dan kawan-kawan kalah dari PSS Sleman 1-3.

Hasil pertandingan Liga 1 2019, Rabu (22/5/2019) :
Borneo FC 2 (Ambrizal Umanailo 57″, Lerby Aliandry 87″) vs Arema FC 0
Persela Lamongan 2 (Rafael Gomes de Oliveira 38″, Delvin Rumbino 81′) vs Persipura 2 ( Titus Bonai 13″, Boaz Solossa 40″)

Hasil pertandingan Selasa (21/5/2019)
Bali United 1 (Yabes Roni 70″) vs Bhayangkara FC 0
Persebaya 1 (Misbakus Solikin 22″) vs Kalteng Putra 1 ( Patrich Wanggai 25″)

Hasil pertandingan, Senin (20/5/2019)
Barito Putera 1 (Rafael Silva 82″) vs Persija Jakarta 1 (Marko Simic 37″)
PSM Makassar 1 (Zulham Zamrun 24″) vs Semen Padang 0

Klasemen Liga 1 2019:

1. BALI UNITED FC 2 2 0 0 3 1 6
2. BORNEO FC 2 1 1 0 3 1 4
3. KALTENG PUTRA 2 1 1 0 3 2 4
4. MADURA UNITED FC 1 1 0 0 5 1 3
5. PERSIB BANDUNG 1 1 0 0 3 0 3
6. PS. TIRA PERSIKABO 1 1 0 0 3 0 3
7. PSS SLEMAN 1 1 0 0 3 1 3
8. PSM MAKASSAR 1 1 0 0 1 0 3
9. PERSIJA JAKARTA 1 0 1 0 1 1 1
10. PS BARITO PUTERA 1 0 1 0 1 1 1
11. PERSEBAYA 2 0 1 1 2 3 1
12. BHAYANGKARA FC 2 0 1 1 1 2 1
13. PERSIPURA JAYAPURA 2 0 1 1 2 5 1
14. PERSELA LAMONGAN 2 0 1 1 3 7 1
15. PSIS SEMARANG 1 0 0 1 1 2 0
16. SEMEN PADANG FC 1 0 0 1 0 1 0
17. PERSERU BADAK LAMPUNG FC 1 0 0 1 0 3 0
18. AREMA FC 2 0 0 2 1 5 0
(Antara)

Escobar Berpeluang Turun di Laga PSIS Vs Persija, Kolev: Biarkan

Suara.com – Persija Jakarta akan berhadapan dengan PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2019 yang akan digelar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Minggu (26/5/2019). Pada laga tersebut, Persija mungkin saja akan menghadapi pemainnya sendiri, Silvio Escobar.

Sebagaimana diketahui, Escobar dibuang Persija menyusul kembalinya Marko Simic. Performa Escobar yang tidak memuaskan pelatih, menjadi alasan Macan Kemayoran –julukan Persija– meminjamkannya ke PSIS.

“Ketemu Escobar ya tidak apa-apa. Tidak ada perjanjian dia tidak boleh main. Dia boleh main, kok,” kata manajer Persija, Marsekal Pertama TNI Ardhi Tjahjoko di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Rabu (22/5/2019).

Ardhi menjelaskan timnya sedang termotivasi ingin memenangi pertandingan. Pasalnya, di pekan pertama saat menghadapi Barito Putera, pasukan Ibu Kota hanya bermain imbang 1-1.

Pelatih Persija Ivan Kolev dalam jumpa pers sehari jelang melawan Shan United (dok. Media Persija).Pelatih Persija Ivan Kolev dalam jumpa pers sehari jelang melawan Shan United (dok. Media Persija).

“Anak-anak sedang semangat karena modal kemarin seri. Anak-anak di Semarang ingin curi poin,” tambah Ardhi.

“Kita sama-sama bertekad untuk menang. Kita lihat saja di lapangan besok saat melakoni pertandingan,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Ivan Kolev tidak mau berkomentar banyak soal kemungkinan mainnya Escobar di kubu PSIS. Kolev mengaku hanya fokus pada pertandingan.

“Ya, saya tahu kami akan melawan Silvio Escobar. Biarkan,” ujar Pelatih asal Bulgaria itu.

Dibuang Persib ke Liga 2, Beltrame: Tak Masalah

Suara.com – Pemain belakang Persib Bandung Fabiano Beltrame mengaku langsung mendapat tawaran dari salah satu klub penghuni Liga 2, usai manajemen Persib memutuskan untuk meminjamkan pemain asal Brasil itu.

“Kemarin ada Sriwijaya FC telpon saya, ada juga yang lain, saya senang juga mereka dapat kabar sore saya dapat dipinjam dan malam langsung telepon saya,” kata Fabiano setelah latihan rutin di lapangan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/5/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, Fabiano tidak didaftarkan oleh manajemen Persib untuk berlaga di Liga 1 2019 menyusul proses naturalisasi yang terkendala. Dengan demikian, status Beltrame tetap sebagai pemain asing.

“Kita tunggu putusan dari manajemen apa langkah yang diambil. Saya yakin bagus untuk saya dan Persib,” jelasnya.

Dia mengaku tidak menjadi masalah kalau manajemen meminjamkan dia untuk memperkuat salah satu klub di Liga 2. Menurutnya, dari segi kekuatan dan ketatnya persaingan, Liga 2 tidak jauh berbeda dengan Liga 1 yang merupakan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

“Ya tidak apa-apa main di Liga 2. Saya pikir yang penting main, ada pemain dari sini (Liga 1) ke sana (Liga 2) dan dari divisi dua main di Liga 1 saya pikir tidak terlalu jauh kualitas pemainnya,” tukasnya.

“Kemarin pak Teddy (Tjahyono) bicara masalah saya dipinjamkan, mungkin itu untuk saya jaga kondisi pertandingan, tapi itu tergantung mereka (manajemen) karena saya punya kontrak di Persib. Kalau memang mereka pikir, sama coach, lebih bagus dipinjam ya saya senang,” bebernya. (Aminuddin)

Kontributor : Aminuddin

Persela dan Persipura Berbagi Poin di Stadion Surajaya

Suara.com – Setelah menelan kekalahan telak 1-5 dari Madura United di pertandingan perdana Liga 1 2019, poin pertama berhasil diraih Persela Lamongan. Menghadapi Persipura di laga keduanya di Liga 1 2019, tim besutan Aji Santoso bermain imbang 2-2.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Surajaya, Rabu (22/5/2019), Persela sempat kesulitan meredam tekanan yang dilancarkan Persipura. Persipura yang mengambil inisiatif menyerang lebih dulu pun unggul lebih dulu di menit 13 lewat gol yang disarangkan Titus Bonai.

Tertinggal satu gol, Persela langsung bereaksi. Perlahan tapi pasti tim berjuluk Laskar Joko Tingkir mulai mengimbangi permainan tim tamu dan menebar ancaman.

Upaya yang dilakukan para pemain tuan rumah pun membuahkan hasil di menit 38. Rafinha menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1.

Akan tetapi keberhasilan Persela menyeimbangkan papan skor tidak berlangsung lama. Dua menit berselang, Persipura kembali unggul. Boaz Solossa menutup babak pertama dengan skor 1-2.

Jual beli serangan antara kedua tim semakin sengit di babak kedua. Baik Persela maupun Persipura yang tidak ingin kehilangan poin bermain dengan tempo cepat.

Memasuki menit 81, keberuntungan ternyata masih berpihak pada Persela. Gol yang dilesakkan Delvin Rumbino menyelamatkan Persela dari kekalahan.

Skor 2-2 sempat membuat Persipura makin menggila. Namun di akhir pertandingan kenyataan pahit harus diterima tim berjuluk Mutiara Hitam setelah Marinus Wanewar menerima kartu merah. Artinya, Marinus tak akan bermain saat Persipura menjamu PSS Sleman di laga ketiga.

Tundukkan Arema FC, Borneo FC Beranjak ke Posisi Dua Klasemen Liga 1 2019

Suara.com – Kesebelasan Borneo FC berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 saat menjamu Arema FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (22/5/2019) malam.

Tim berjuluk ” Pesut Etam” mampu memenuhi ambisi untuk meraih poin penuh pada laga tersebut, setelah di pertandingan kandang sebelumnya hanya bisa bermain imbang dengan skor 1-1 saat menghadapi Bhayangkara FC.

Dua gol keunggulan tim asal Kota Samarinda tersebut tercipta pada babak kedua, masing- masing oleh Ambrizal Umanailo pada menit ke-57 dan Lerbi Eliandri Pong Babu di menit 87.

Pertandingan yang dipimpin oleh Wasit Aprisman Aranda itu berlangsung cukup ketat sejak menit awal babak pertama.

Kedua tim, baik tuan rumah Borneo FC maupun tim tamu Arema FC, bergantian melancarkan tekanan dan menciptakan peluang berbahaya.

Sayangnya tak satupun peluang bisa berbuah gol, dan skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, arsitek Borneo FC, Mario Gomez mencoba mengubah taktik dan strategi baru dengan melakukan pergantian pemain.

Upaya Mario Gomez, akhirnya membuahkan hasil ketika gelandang Amrizal Umaniallo mampu menggetarkan gawang Arema FC yang dikawal Kartika Aji.

Setelah unggul satu gol, pemain Borneo FC semakin menaikkan tempo serangan, dan berupaya untuk mengamankan hasil kemenangan.

Lerbi Eliandri yang baru masuk pada babak kedua, akhirnya bisa menggandakan keunggulan Borneo, tiga menit sebelum waktu pertandingan normal berakhir.

Tambahan tiga poin mengantarkan Borneo FC menuju peringkat kedua klasemen dengan koleksi empat poin.

Sementara Arema FC masih tertahan di posisi papan bawah, dengan hasil dua kali kekalahan dari dua pertandingan yang dimainkan. (Antara)

Empat Pemain Dipanggil Timnas, Manajer Persija: Tak Masalah

Suara.com – Manajer Persija Jakarta Marsekal Pertama TNI Ardhi Tjahjoko tidak mempermasalahkan empat penggawa utamanya dipanggil untuk memperkuat tim nasional Indonesia. Empat pemain yang dimaksud adalah Andritany Ardhiyasa, Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, dan Ramdani Lestaluhu.

Keempatnya dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia yang akan digelar pada 1 Juni 2019, yang kemudian dilanjutkan dengan dua laga uji coba menghadapi Yordania (11/6/2019) dan Republik Vanuatu (15/6/2019).

Ardhi mengatakan keempat pemain tersebut wajib mematuhi panggilan negara. Namun, keempat pemain itu tidak akan absen di dua laga Liga 1 2019 yang akan dihadapi Persija yaitu menghadapi PSIS Semarang (26/5/2019) dan Bali United (31/5/2019). Keempat pemain itu, baru absen saat menjamu Borneo FC pada 15 Juni 2019.

Manajer Persija Jakarta, Marsekal Pertama TNI Ardhi Tjahjoko. [Suara.com / Adie PRASETYO]Manajer Persija Jakarta, Marsekal Pertama TNI Ardhi Tjahjoko. [Suara.com / Adie PRASETYO]

“Bagi saya tidak masalah, kendala sedikit paling. Dalam hal ini pemain, kan maunya ke timnas. Tentu mereka ada kebanggaan,” kata Ardhi Tjahjoko di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Rabu (22/5/2019).

“Bagi kami, ya silahkan untuk pemain ke timnas. Mereka ke sana mulai tanggal 1 (Juni 2019). Jadi lawan Bali (United) mereka tetap main,” ungkapnya.

“Secara tim, kan pemain mau sekali dipanggil ke timnas. Memang satu sisi memberatkan untuk tim. Tapi kan kondisinya seperti itu,” jelas Ardhi.

Pelatih anyar Persija Jakarta, Ivan Kolev, memimpin latihan perdana skuat asuhannya di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/1/2019). [Dok. Media Persija]Pelatih anyar Persija Jakarta, Ivan Kolev, memimpin latihan perdana skuat asuhannya di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/1/2019). [Dok. Media Persija]

Persija merupakan tim yang paling banyak menyumbang pemain bagi timnas Indonesia besutan Simon McMenemy. Namun, hal itu diakui tidak memberatkan oleh pelatih Persija Ivan Kolev. Kolev mengaku tetap mendukung peran para pemainnya di tim nasional.

“Ternyata dari Persija paling banyak. Sekarang kita tidak bisa memikirkan itu. Kita harus pikir ke PSIS (Semarang) dulu. Kita harus siapkan pemain pelapis nantinya untuk laga selanjutnya,” ujar Ivan Kolev.

Tak Berhasil Penuhi Permintaan Pemainnya, MU Kehilangan De Gea?

Suara.com – Manchester United (MU) terancam kehilangan penjaga gawang mereka, David De Gea. Hal itu dinilai karena manajemen MU kesulitan memenuhi permintaan kiper yang didapuk sebagai pemain terbaik Liga Primer Inggris 2017 lalu.

Dilansir dari The Sun, De Gea sempat mengajukan permintaan gaji sebesar 350 ribu poundsterling atau setara Rp 6,4 miliar tiap pekan kepada manajemen MU.

Tentu permintaan tersebut memberatkan manajemen setelah Setan Merah tersingkir dari Liga Champion dan gagal lolos ke Liga Primer Inggris. Ditambah lagi, adanya rumor pihak klub memotong gaji pemain sebesar 25 persen setelah kegagalan mereka di musim ini.

Jika manajemen benar tak bisa memenuhi permintaan tersebut, besar kemungkinan kiper Timnas Spanyol ini akan hengkang dari Old Trafford. Pasalnya, kontrak De Gea bakal berakhir pada akhir 2020 mendatang. Sehingga dia secara bebas memilih klub mana yang bisa memberi kesejahteraan serta kariernya lebih baik kedepan.

Terpisah, situasi rumit tersebut tentu dimanfaatkan klub-klub besar terhadap prestasinya yang pernah gemilang bersama Setan Merah.

PSG, merupakan salah satu klub yang tertarik mendatangkan eks pemain Atletico Madrid itu ke Parc De Princes. PSG bakal mengajukan tawaran 60 juta poundsterling atau Rp 1,1 triliun.

Angka tersebut diyakini cukup untuk menggaet De Gea merumput di Prancis.

Musim ini De Gea tampil 47 di semua kompetisi. Namun performanya dinilai menurun lantaran kebobolan hingga 63 gol dan hanya berhasil mencatat clean sheet 10 kali. Bahkan, 54 dari 63 kebobolan tersebut terjadi di Liga Primer Inggris.

25 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Masuk Daftar McMenemy

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy memanggil 25 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) dan dua laga uji coba internasional menghadapi Yordania dan Republik Vanuatu, yang akan digelar pada 11 dan 15 Juni mendatang.

Di luar daftar 25 pemain tersebut, Simon juga memanggil pemain PSM Makassar Marc Anthony Klok untuk mengikuti TC. Klok diikutsertakan karena pemain kelahiran Belanda itu sedang dalam proses naturalisasi.

Simon mengatakan TC akan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Pemain akan berkumpul pada 30 Mei dan 1 Juni 2019. Nantinya, para pemain akan menjalani latihan malam hari karena sebagian besar dari mereka menjalani ibadah puasa.

“Kami berencana berangkat ke Yordania pada 6 Juni mendatang. Khusus Marc Klok, kami tim pelatih ingin melihat secara langsung dia berlatih bersama dengan Timnas Indonesia,” kata Simon dalam keterangan resminya.

Pesepak bola klub PSM Makassar Marc Klok (tengah) meluapkan kegembiraan seusai mencetak gol ke gawang klub Home United FC melalui tendangan pinalti pada pertandingan fase Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/4/2019). Pada pertandingan tersebut PSM Makassar menang atas klub asal Singapura Home United FC dengan skor 3-2 sehingga PSM Makassar dipastikan lolos ke babak semifinal. ANTARA FOTO/Hafidz MubarakPesepak bola klub PSM Makassar Marc Klok (tengah) meluapkan kegembiraan seusai mencetak gol ke gawang klub Home United FC melalui tendangan pinalti pada pertandingan fase Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/4/2019). Pada pertandingan tersebut PSM Makassar menang atas klub asal Singapura Home United FC dengan skor 3-2 sehingga PSM Makassar dipastikan lolos ke babak semifinal. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Dari daftar pemain yang dipanggil Simon, ada beberapa nama yang sudah tidak asing di Timnas Indonesia. Sebut Irfan Bachdim (Bali United), Ricardo Salampessy (Persipura Jayapura), Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta), Achmad Jufriyanto (Persib Bandung), Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), Hansamu Yama (Persebaya Surabaya), Rizky Pora (Barito Putera), Evan Dimas (Barito Putera), Andik Vermansah (Madura United), Stefano Lilipaly (Bali United) dan lain-lain.

Persija menyumbang pemain paling banyak di TC kali ini, yaitu sebanyak empat pemain. Mereka adalah Andritany Ardhiyasa, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, dan Ramdani Lestaluhu.

Sebagai informasi tambahan, uji coba internasional yang akan dilakoni timnas Indonesia merupakan bagian dari persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 sekaligus Kualifikasi Piala Asia 2023 yang dimulai bulan September mendatang.

Berikut Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Simon McMenemy:

Kiper

1. Andritany Ardhiyasa, Persija Jakarta
2. Teja Paku Alam, Semen Padang
3. Awan Setho, Bhayangkara FC

Pemain bertahan

4. Ricardo Salampessy, Persipura Jayapura
5. Novri Setiawan, Persija Jakarta
6. Ruben Sanadi, Persebaya Surabaya
7. Yustinus Pae, Persipura Jayapura
8. Hansamu Yama, Persebaya Surabaya
9. Ricky Fajrin, Bali United
10. Yanto Basna, Sukhotai FC
11. Achmad Jufriyanto, Persib Bandung
12. Rizky Pora, Barito Putera

Gelandang

13. Evan Dimas, Barito Putera
14. Zulfiandi, Madura United
15. Arthur Bonai, PSIS Semarang
16. Rizky Pellu, PSM Makassar
17. Febri Hariyadi, Persib Bandung
18. Ramdani Lestaluhu, Persija Jakarta
19. Andik Vermansah, Madura United
20. Riko Simanjuntak, Persija Jakarta
21. Stefano Lilipaly, Bali United
22. Irfan Jaya, Persebaya Surabaya

Penyerang

23. Dedik Setiawan, Arema FC
24. Alberto Goncalves, Madura United
25. Irfan Bachdim, Bali United

Pemain tambahan (ikut latihan bersama)

1. Marc Klok, PSM Makassar

Sarri Berat Lepas Eden Hazard

Suara.com – Manajer Chelsea Maurizio Sarri mengaku berat untuk melepas Eden Hazard. Akan tetapi, apapun keputusan Hazard, manajer asal Italia itu mengaku akan tetap menghormati.

Hingga saat ini, Hazard belum memberikan keputusan kepada manajemen klub. Diperkirakan, Hazard baru akan memutuskan usai pertandingan final Liga Europa antara Chelsea kontra Arsenal yang akan digelar di Baku, Azerbaijan, 30 Mei mendatang.

“Saya harap dia (Hazard) tetap bersama kami. Tapi kami harus siap menerima jika keputusannya tidak sesuai harapan,” kata Sarri.

“Apapun keputusannya, kami tetap akan menghormatinya,” sambungnya seperti dikutip Scoresway.

“Hazard adalah pemain hebat yang dibutuhkan setiap tim, tidak terkecuali kami (Chelsea).”

Kolase foto Eden Hazard dan Paul Pogba [AFP]Kolase foto Eden Hazard dan Paul Pogba [AFP]

Sebagaimana diketahui, Hazard masuk dalam daftar teratas Real Madrid di bursa transfer musim panas ini. Bersama dengan pemain Manchester United Paul Pogba, Hazard adalah satu satu pemain yang diinginkan pelatih Madrid, Zinedine Zidane.

Hazard dibeli Chelsea dari Lille pada Juni 2012. Tujuh musim memperkuat The Blues, Hazard sudah memenangkan dua gelar Liga Premier Inggris, satu gelar Piala FA, satu Piala Liga Inggris dan satu trofi Liga Europa.

Pogba dan Hazard ke Madrid, Varane: Mungkin Saja

Suara.com – Pemain Manchester United Paul Pogba sangat berpeluang berseragam Real Madrid musim depan. Hal itu diungkapkan bek Real Madrid, Raphael Varane.

Menurut Varane, Pogba memiliki kemampuan yang memang dibutuhkan Real Madrid yang saat ini mulai kehilangan taringnya dalam persaingan di kompetisi Eropa.

“Saya tidak bisa mengatakan apa saja yang pernah saya diskusikan bersama Pogba. Tapi yang harus diingat, ada tempat di Madrid untuk pemain sekaliber dirinya,” kata Varane yang bersama Pogba mengantar Prancis memenangkan Piala Dunia 2018.

“Di Madrid kompetisi sangat ketat. Tapi semua mungkin terjadi. Memang sudah santer terdengar (tentang kepindahannya), kita lihat saja nanti di bulan Agustus mendatang.”

Selain Pogba, Varane juga tidak menampik kemungkinan gelandang Chelsea, Eden Hazard, bergabung dengan Real Madrid. Menurutnya, Hazard memiliki kemampuan yang sangat dibutuhkan Los Blancos untuk bisa kembali menjadi raja di kompetisi domestik dan Eropa.

Pemain Chelsea Eden Hazard mencoba melepaskan diri dari kejaran pemain Manchester United Paul Pogba dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, 28 April 2019 [AFP]Pemain Chelsea Eden Hazard mencoba melepaskan diri dari kejaran pemain Manchester United Paul Pogba dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, 28 April 2019 [AFP]

“Soal Hazard, saya sudah mengenalnya saat masih membela Lens. Dia adalah pemain hebat. Seperti yang saya katakan soal Pogba, Hazard juga bisa bermain untuk Madrid,” ujar Varane seperti dikutip Marca.

“Saat ini Hazard tengah berada dalam performa terbaiknya. Ketika Prancis menghadapi Belgia di semifinal Piala Dunia (2018), kami bahkan menyiapkan strategi khusus untuk menghentikannya.”

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa pekan terakhir Pogba dan Hazard memang santer dikabarkan masuk dalam daftar perburuan pemain Real Madrid. Kabarnya, klub Ibu Kota Spanyol itu sudah menyiapkan dana besar untuk memboyong dua pemain di atas yang masuk dalam daftar belanja pemain yang diajukan pelatih Zinedine Zidane.

Ingin Reuni, Cristiano Ronaldo Minta Juventus Datangkan Mourinho

Suara.com – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo dikabarkan telah meminta klubnya untuk mendatangkan Jose Mourinho sebagai allenatore tim, untuk menggantikan Massimiliano Allegri.

Seperti diketahui, kubu Juventus maupun Allegri telah sama-sama mengonfirmasi ‘perceraian’. Ya, musim 2018/19 adalah musim pamungkas Allegri menukangi Bianconeri –julukan Juventus.

Tak ayal, Juventus pun langsung dikaitkan dengan sederet manajer top, mulai dari Mauricio Pochettino, Pep Guardiola, hingga Maurizio Sarri.

Namun kabar teranyar yang diturunkan media ternama Italia, La Gazzetta dello Sport, Ronaldo ternyata secara khusus telah merekomendasikan Juventus untuk memilih Mourinho, sebagai pelatih baru Juventus.

Seperti diketahui, Mourinho kini memang berstatus available. Pelatih berusia 56 tahun itu belum lagi menangani sebuah tim semenjak dipecat Manchester United pada 18 Desember 2018 lalu.

Mourinho sendiri memang merupakan sosok yang familiar untuk Ronaldo. Keduanya pernah bekerja sama di Real Madrid, yang mana Ronaldo dilatih Mourinho di Santiago Bernabeu pada periode 2010-2013. 

Kerjasama Mourinho – Ronaldo kala itu berujung tiga gelar untuk Real Madrid, yakni juara Liga Spanyol musim 2011/12 –mematahkan superioritas Barcelona besutan Pep Guardiola kala itu, serta Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.

Sebelum hubungan keduanya memburuk, Mourinho punya hubungan yang spesial dengan Ronaldo. Kedua sosok asal Portugal itu berhasil menghentikan dominasi Barcelona di pentas domestik.

Sebagai informasi, saat diwawancara Marca beberapa waktu lalu, Ronaldo memang tak menutup peluang kembali bekerjasama dengan Mourinho.

“Kembali bekerja sama dengan Mourinho? Mengapa tidak! Saya selalu bilang kalau dia adalah pelatih jempolan dengan kemampuan taktikal yang hebat,” ucap Ronaldo blak-blakan.

Jakarta Memanas, Persija Siap Jadi Musafir

Suara.com – Situasi kota Jakarta yang kurang kondusif akibat aksi demonstrasi 22 Mei bisa berimbas kepada Persija. Sebagai tim yang bermarkas di Ibu Kota, jika situasi keamanan tidak menentu, tentunya bisa membuat Persija sulit mendapat izin pertandingan.

Sebagaimana diketahui, kepolisian menetapkan siaga satu di Jakarta hingga 25 Mei mendatang. Bukan tidak mungkin status tersebut diperpanjang jika situasi belum kondusif.

Sementara Persija, dijadwalkan bakal melakoni laga kandang Liga 1 2019 melawan Bali United pada 31 Mei yang rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Melihat situasi yang ada saat ini, Macan Kemayoran –julukan Persija– siap jika harus bermain di luar Jakarta, bahkan pulau Jawa.

“Ini risiko tim di Ibu Kota. Ya kita harus siap dalam kondisi seperti itu. Kalau gak bisa di Jakarta ya dijalanin saja. Kita bisa musafir lagi seperti tahun lalu,” kata manajer Persija Marsekal Pertama Ardhi Tjahjoko di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Rabu (22/5/2019).

Sementara itu, Ardhi menegaskan situasi yang kurang kondusif di Jakarta tidak memengaruhi skuat Persija. Menurutnya, tidak ada pemain yang bermukim di daerah rawan bentrok massa aksi 22 Mei.

“Kalau tim ya tidak masalah. Tadi saya sudah tanya, tidak ada pemain yang pulang ke sana. Kita latihan seperti biasa saja,” ungkapnya.

Batal Hadapi Persib, Tira-Persikabo Agendakan Uji Coba

Suara.com – Tira-Persikabo batal menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua Liga 1 2019, Kamis (23/5/2019). Pertandingan yang seharusnya berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, itu batal digelar karena tidak adanya izin dari kepolisian.

Pihak kepolisian tidak memberikan izin lantaran waktu pertandingan tersebut berdekatan dengan jadwal pengumuman Pemilihan Umum 2019 yang jatuh hari ini, Rabu (22/5/2019). Pihak kepolisian sedang fokus mengamankan pengumuman yang dilakukan KPU.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) pun akhirnya menjadwalkan laga tunda tersebut pada 18 Juni 2019. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Tira-Persikabo berencana menggelar pertandingan uji coba.

“Akan ada uji coba, tapi masih memperhitungkan lawannya,” kata Pelatih Tira-Persikabo, Rahmad Darmawan.

Eks pelatih Persija Jakarta ini belum tahu lawan mana yang bakal dihadapi timnya nanti. Baginya yang terpenting adalah tim bisa dapat lawan bertanding.

“Sampai sekarang masih saya pertimbangkan terkait lawan,” ungkap mantan juru taktik Sriwijaya FC ini.

Tira-Persikabo baru akan bertanding lagi pada Rabu (29/5/2019). Yaitu menghadapi PSM Makassar di pekan ketiga Liga 1 2019.

Begini Penampakan Jersey Baru Inter Milan untuk Musim Depan

Suara.com – Inter Milan meluncurkan Jersey barunya menyambut musim 2019/2020 mendatang. Bekerjasama dengan salah satu brand terkenal di Amerika Serikat (AS), jersey kandang ini memiliki desain yang berbeda dari sebelumnya.

Berikut ulasan perbedaan jersey Inter Milan musim lalu dan musim depan.

Dilansir dari laman resmi klub, jersey ini mengambil inspirasi dari jersey tandang klasik yang dikenakan pada 1989-90. Garis-garis diagonal membentang di dada dan terdapat garis-garis vertikal hitam dan biru memotong garis diagonal tersebut.

Jersey musim lalu, garis diagonal itu tak disematkan dan garis vertikal bersambung hingga ke bagian bawah baju.

Selanjutnya, bagian kerah diganti berwarna putih dengan tambahan strip putih di bagian lengan.

Zirah kandang itu dilengkapi dengan celana pendek hitam serta kaos kaki nuansa setengah hitam dan setengah biru.

Sementara simbol klub bertahan lama di dada kiri jersey ini dan menonjol untuk menguatkan simbol kebanggaan masing-masing pemain.

Direktur Desainer Senior Nike, Pete Hoppins mengaku cukup tertantang membuat garis ikonik modern tanpa mengganggu tradisi milik Nerazzurri itu.

“Inter memiliki identitas rumah yang luar biasa. Tantangannya adalah mengeksekusi garis ikonik tanpa mengganggu nilai dari jersey itu sendiri,” ungkapnya.

“Kami melihat kembali pada garis-garis diagonal ikonik yang digunakan pada jersey tandang pada tahun 1989 serta lambang klub lama. Hal itu membawa kami ke desain yang sangat klasik dengan terputusnya garis-garis diagonal di dada,” pungkas dia.

Pada peluncurannya tersebut, tim wanita Inter Milan sudah bisa menggunakan untuk pertandingan mereka pada 23 Mei.

Sedangkan tim pria bakal menggunakan secara resmi pada 26 Mei mendatang.

Saingi Barcelona, Klub Premier League Ini Berminat Boyong Juan Mata

Suara.com – Juan Mata seharusnya sudah melakoni laga pamungkasnya bersama Manchester United. Bagaimana tidak, kontrak sang gelandang expired pada musim panas 2019, dan hingga detik ini belum ada tanda-tanda Man United bakal memperpanjang masa kerjanya.

So, di klub mana Mata bakal berlabuh di bursa transfer musim panas 2019 ? Well, meski usianya kini tak lagi bisa dibilang muda, Mata tentu jadi komoditi yang cukup panas di bursa transfer musim panas ini, terlebih ia available dengan status free transfer.

Klub raksasa Spanyol, Barcelona belakangan disebut-sebut berminat menampung Mata. Kubu Blaugrana disebut memproyeksikan pemilik 41 caps bersama Timnas Spanyol itu untuk menjadi squad player mereka di musim 2019/20.

Kabar teranyar yang diturunkan The Sun, klub Premier League, Newcastle United juga amat ngebet untuk mengamankan servis Mata.

Ekspresi kekecewaan gelandang serang Manchester United, Juan Mata pada laga pekan ke-37 Liga Inggris 2018/2019 kontra Huddersfield Town di John Smith's Stadium, Minggu (5/5/2019) malam WIB. [Paul ELLIS / AFP]Ekspresi kekecewaan gelandang serang Manchester United, Juan Mata pada laga pekan ke-37 Liga Inggris 2018/2019 kontra Huddersfield Town di John Smith’s Stadium, Minggu (5/5/2019) malam WIB. [Paul ELLIS / AFP]

Dilaporkan kubu The Magpies –julukan Newcastle– siap menyaingi Barcelona, dengan mengiming-imingi Mata gaji yang cukup menggiurkan.

Newcastle pun siap memberikan Mata garansi untuk selalu masuk starting eleven mereka, sesuatu yang tentunya bakal sulit didapatkan eks bintang Valencia itu jika memilih gabung Barcelona musim depan.

Zambrotta Dukung Juventus Rekrut Sarri Gantikan Allegri

Suara.com – Juventus masih belum memutuskan siapa yang akan menggantikan Massimiliano Allegri di musim depan. Gianluca Zambrotta mengungkapkan bahwa dia akan mendukung jika mantan klubnya ingin memboyong Maurizio Sarri.

Sebagaimana diketahui, Allegri dan klub Juventus sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Pelatih berusia 51 tahun tersebut dipastikan tidak lagi membesut Bianconeri di musim 2019/20.

Namun, wakil presiden klub Juventus Pavel Nedved mengungkapkan bahwa klub belum memutuskan siapa yang akan menggantikan posisi Allegri untuk mengarungi musim depan.

Beberapa nama pelatih sudah dihubungkan dengan posisi di Juventus. Sarri yang saat ini melatih di Chelsea dan juga Zinedine Zidane menjadi nama yang dihubungkan sebagai calon pengganti.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri saat merayakan kemenangan sebagai juara di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus melawan Atalanta di Stadion Allianz, Turin, Italia, Senin (20/5) di hari WIB.[Marco Bertorello / AFP]Pelatih Juventus Massimiliano Allegri saat merayakan kemenangan sebagai juara di akhir pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus melawan Atalanta di Stadion Allianz, Turin, Italia, Senin (20/5) di hari WIB.[Marco Bertorello / AFP]

Mantan bek Juve Zambrotta mengaku dirinya bisa mengerti keputusan yang diambil oleh Allegri dan klub Juventus. Ia pun menyebut nama Sarri atau Zidane cocok untuk menggantikan Allegri.

“Sampai beberapa minggu yang lalu tidak ada yang mengharapkan perpisahan ini tetapi ada beberapa tempat di mana mereka tidak menemukan kesamaan satu sama lain dan itu terjadi,” kata Zambrotta kepada TMW seperti dilansir tribalfootball..

“Sekarang tergantung pada bagaimana Anda ingin melanjutkan. Jika saya harus memilih nama, saya bisa mengatakan Sarri, atau Zidane. Itu nama pilihan saya,” pungkasnya.

RESMI! Hazard Gabung Borussia Dortmund

Suara.com – Borussia Dortmund menunjukkan ambisi besar mereka untuk musim depan setelah secara menyakitkan gagal menjuarai Liga Jerman musim ini. Dortmund mengonfirmasi perekrutan Thorgan Hazard, Kamis (22/5/2019) WIB.

Thorgan Hazard, yang merupakan adik kandung dari superstar Chelsea Eden Hazard, diboyong Dortmund dari tim sesama Bundesliga, Borussia Monchengladbach.

Tidak disebutkan berapa mahar yang harus dikeluarkan Dortmund untuk mengamankan servis Hazard, namun yang pasti winger internasional Belgia berusia 26 tahun itu diikat dengan kontrak berdurasi lima tahun.

“Kami sangat gembira bahwa Thorgan memutuskan dengan keyakinan penuh untuk gabung dengan Borussia Dortmund,” demikian pernyataan Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc.

“Dia adalah pemain profesional yang berpengalaman di Bundesliga dan seorang pemain internasional Belgia yang bisa membantu kami dengan kecepatan, tempo dan kualitas finishing yang dimilikinya. Dia telah menunjukkan kualitasnya secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.”

Thorgan Hazard saat diperkenalkan sebagai pemain Borussia Dortmund. [Laman resmi Dortmund]Thorgan Hazard saat diperkenalkan sebagai pemain Borussia Dortmund. [Laman resmi Dortmund]

Sementara itu, Hazard sendiri tak bisa menyembunyikan kebanggaannya usai resmi berkostum Dortmund.

“Saya sangat berterimakasih atas lima tahun yang luar biasa, atas momen-momen luar biasa yang saya alami bersama Borussia Monchengladbach,” ucap Hazard.

“Sekarang adalah waktu yang tepat untuk membuat langkah berikutnya dalam karier saya. Saya amat bangga bisa bermain untuk Borussia Dortmund. Mereka adalah klub top dengan fans yang luar biasa,” tandasnya.

Menang Gugatan, Antonio Conte Bakal Terima Rp 166 miliar dari Chelsea

Suara.com – Eks manajer Chelsea, Antonio Conte, kini bisa bernapas lega lantaran memenangkan gugatan terkait kasus pemecatan dirinya saat masih aktif sebagai pelatih. Alhasil, manajemen The Blues harus membayar uang kompensasi sebesar 9 juta poundsterling atau setara Rp 166 miliar.

Antonio Conte dipecah pada akhir musim 2017/2018 usai Chelsea hanya finis di posisi kelima di klasemen akhir Liga Primer Inggris. Alhasil, klub asal London itu gagal lolos ke putaran final Liga Champions 2018/2019.

Selain itu, mantan pelatih Juventus tersebut terlibat perseteruan dengan direksi klub. Serta dituduh sebagai biang kepergian Diego Costa ke Atletico Madrid.

Usai diberhentikan secara sepihak, Antonio Conte pun menuntut uang sisa kontraknya sebesar 9 juta poundsterling. Namun, kubu Chelsea tak mau menuruti permintaan pelatih asal Italia tersebut.

Permasalahan antara Antonio Conte dan Chelsea pun dimulai. Melansir dari The Times, pelatih berusia 49 tahun itu lantas membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitase di Inggris.

Setelah berjalan satu tahun, pengadilan memutuskan bahwa Antonio Conte memenangkan gugatan tersebut. Chelsea diwajibkan membayarkan uang kompensasi tersebut sesegera mungkin.

Andai pihak The Blues tak segera membayarkan, maka kasus ini akan berlanjut ke jalur hukum. Kedua pihak bakal menyelesaikan permasalahan ini lewat Pengadilan Tinggi.

Sebagai informasi, Chelsea telah memecat sembilan pelatih sejak era kepemilikian Roman Abramovich. Tercatat, miliarder asal Rusia itu harus merogoh kocek hingga 90 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,6 triliun untuk uang pesangon saja.

Manchester United Selangkah Lagi Rampungkan Transfer Messi dari Wales

Suara.com – Manchester United diyakini tinggal selangkah lagi mengamankan perekrutan pertama mereka di bursa transfer musim panas 2019. Ia adalah Daniel James, winger muda penuh potensi yang dijuluki ‘Lionel Messi dari Wales’.

James mencuri perhatian setelah tampil apik bersama Swansea City di Divisi Championship Inggris musim ini. James tampil 38 kali bersama tim utama Swansea di semua kompetisi musim ini, dengan torehan lima gol plus 10 assist.

Baru berusia 21 tahun, James memang sudah menjadi andalan di flank Swansea, sebagaimana pemain jebolan akademi The Swans –-julukan Swansea– itu fasih bermain sebagai winger kiri maupun winger kanan.

James juga telah mengoleksi dua caps bersama Timnas Senior Wales dengan mengemas satu gol.

Diklaim media ternama Inggris, Sky Sports, James telah mencapai kesepakatan pribadi dengan kubu Man United.

Transfer pun bakal segera rampung apabila Swansea dan Man United telah deal soal banderol James, yang mana kedua kubu diyakini akan segera mencapai kata sepakat.

Menurut Sky Sports, dana 15 juta pounds akan membuat Swansea setuju untuk merelakan aset masa depan mereka itu cabut pada bursa transfer musim panas ini.

Selain Man United, klub Premier League lainnya, Brighton & Hove Albion disebut-sebut juga sangat meminati servis James. Setali tiga uang dengan klub klasik Inggris, Leeds United, yang saat ini juga berkompetisi di Divisi Championship.

Pep Guardiola Resmi Latih Juventus? Ini Fakta Sebenarnya

Suara.com – Juventus belum menentukan siapa pengganti pelatihnya selepas Massimiliano Allegri resmi mengundurkan diri pada pekan lalu. Isu pengganti pelatih pun muncul, salah satunya nama Pep Guardiola.

Dilansir dari express.co.uk, Rabu (22/5/2019), seorang jurnalis asal Italia, Federico Gennarelli dari Radio Sportiva mengklaim, pelatih Manchester Biru itu dilaporkan bertemu direktur olahraga Juventus, Fabio paraciti di Milan beberapa hari lalu.

Melalui unggahan Twitter pribadi Federico @F_Genna88, dia menulis “Ini pasti hari yang menentukan. Pep Guardiola akan menjadi pelatih Juventus yang baru. Ia dikontrak selama 4 tahun. Kesepakatan Selesai,”

Hal tersebut memicu perdebatan di jagat maya. Ada akun @Gigi_200262, dia menulis “Jangan bercanda dengan perasaan saya, tolong, mengapa koran lain tidak mengatakan apa-apa?,”

Adapun akun @NickCiarnsese mengungkapkan “Aku percaya padamu,”

Pep sendiri sempat jengkel ketika disinggung soal masa depannya di Manchester City dan dihubungkan dengan Juventus. Secara tegas eks pelatih Barcelona itu mengungkapkan tak akan melatih Juventus apalagi pergi ke Italia.

“Berapa kali saya katakan saya memilih untuk menetap (berada di Manchester City). Saya tak akan pergi ke Juventus,” tegasnya.

“Saya tak akan berlabuh ke Italia, saya masih berada di sini hingga dua musim kedepan. Saya puas bekerja di sini dengan klub ini, orang-orang di sini dan aku tak akan pergi kemanapun,” tegas Pep.

Punya Catatan Buruk Hadapi Borneo, Cunha Beberkan Kunci Agar Arema Menang

Suara.com – Arema FC punya catatan kurang bagus jelang melawat ke markas Borneo FC melakoni laga pekan kedua Liga 1 2019, Rabu (22/5/2019) malam ini. Meski begitu, bek skuat Singo edan Arthur Cunha optimistis menghadapi laga nanti malam. Ia bahkan membeberkan kunci agar Arema bisa menang.

Berdasarkan catatan, Arema selalu kesulitan ketika berhadapan dengan skuat Pesut Etam. Bahkan mereka tak pernah menang saat melakoni laga tandang ke Stadion Segiri.

Situasi makin kurang menguntungkan apalagi Arema FC langsung terpuruk saat melakoni laga pembuka Liga 1 2019 menghadapi PSS Sleman. Berlaga di Stadion Maguwoharjo, Hamka Hamzah dkk dikejutkan dengan aksi juara Liga 2 2018 itu dengan skor mencolok 3-1.

Meski begitu, bek asal Brasil, Arthur Cunha mengaku tetap optimistis Arema bisa bangkit dan mencuri poin di Segiri.

“Setiap musim Borneo dapat pemain bagus jadi mereka punya tim yang bagus. Saat lawan Arema mereka bisa 100 persen atau bahkan 120 persen. Itu memang bikin susah tapi semua pertandingan baru,” jelasnya seperti dilansir dari Ongisnade.co.id.

Stoper Arema FC, Arthur Cunha. [@arthurcunha90 / Instagram]Stoper Arema FC, Arthur Cunha. [@arthurcunha90 / Instagram]

“Kita bisa kalah, seri atau menang tapi yang penting sekarang kita akan berjuang untuk mendapatkan poin di kandang mereka,” tegasnya.

Eks penggawa Mitra Kukar itu bahkan sudah punya kunci agar Arema FC bisa memenangkan pertarungan dan mencuri poin di laga pekan kedua nanti malam.

“Fokus 90 menit itu kuncinya. Pelati sudah memberi tahu kesalahan kami saat menghadapi PSS Sleman kemarin lantaran tak fokus. Saat ini kami punya lawan yang lebih bagus yakni Borneo, tapi kami juga tim tak kalah bagusnya. Jadi tak boleh memberi celah pada kesalahan, kami tak boleh lengah agar bisa menang,” bebernya.

Borneo FC sendiri di pekan pertama mampu tampil lumayan. Mereka mampu menyulitkan kampium Liga 1 2017, Bhayangkara FC dan bahkan nyaris memetik kemenangan sebelum akhirnya digagalkan Ramiro Fergonzi di masa injury time.

Fakta Borneo vs Arema FC, Dua Tim Ngotot Raih Kemenangan

Suara.com – Lakoni laga pekan kedua Liga 1 2019, Borneo FC bakal menjamu Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (22/5/2019). Dua tim diprediksi bakal bermain ngotot lantaran pada pertandingan perdana mereka sama-sama belum meraih kemenangan.

Borneo FC harus puas dengan hasil imbang usai bermain sama kuat 1-1 dengan tim tamu, Bhayangkara FC, Kamis kemarin. Hasil tersebut membuat posisi tim berjuluk Pesut Etam berada di peringkat kesembilan klasemen sementara.

Hasil lebih buruk justru didapat Arema FC. Bertepatan dengan laga pembuka di Stadion Maguwoharjo, (15/5/2019), Singo Edan justru kalah 3-1 dengan tuan rumah PSS Sleman.

Oleh sebab itu, baik Borneo FC dan Arema FC bakal mati-matian mencuri tiga poin. Hal itu wajib dilakukan demi memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1 2019.

Penasaran dengan prediksi laga antara Borneo FC vs Arema FC? Berikut ulasan menarik kedua tim.

1. Sama-sama gagal meraih tiga poin di laga perdana.

Bagi Arema FC, raihan tiga poin sangat penting. Hal itu dinilai karena Singo Edan berada di atas zona degradasi (peringkat ke-15) klasemen sementara.

Pemain Arema FC Johan Ahmad (kanan) mencoba melewati pemain PS Sleman Arsyad Yusgiantoro (kedua kanan) saat pertandingan kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019). Pertandingan tersebut menjadi pembuka Liga 1 2019 dan hingga berita ini diturunkan skor masih 1-1. ANTARA FOTO/Andreas Fitri AtmokoPemain Arema FC Johan Ahmad (kanan) mencoba melewati pemain PS Sleman Arsyad Yusgiantoro (kedua kanan) saat pertandingan kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019). Pertandingan tersebut menjadi pembuka Liga 1 2019 dan hingga berita ini diturunkan skor masih 1-1. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

2. Borneo FC masih lebih unggul saat bertemu Arema FC. Dilansir dari us.soccerway.com, empat kali bertemu pada Liga 1 2018 dan 2017, Borneo FC tercatat meraih dua kemenangan. Sisanya, hanya skor imbang yang dibawa pulang Asri Akbar dan kawan-kawan.

Suasana laga Borneo FC vs Persib. [laman resmi Liga 1]Suasana laga Borneo FC vs Persib. [laman resmi Liga 1]

3. Arema FC pernah sekali meraih trofi kompetisi Liga 1 Indonesia. Tercatat pada gelaran kompetisi pada tahun 2009-2010.

Sedangkan Borneo FC belum pernah tercatat meraih trofi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu. Namun skuat Pesut Etam selalu berhasil menduduki posisi bertahan di papan tengah selama Liga 1 Indonesia bergulir.

Pesepakbola Arema FC, Ahmet Atayev (kanan) berusaha mempertahankan bola dari hadangan pesepakbola PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (1/6).[Antara/Ari Bowo Sucipto]Pesepakbola Arema FC, Ahmet Atayev (kanan) berusaha mempertahankan bola dari hadangan pesepakbola PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (1/6).[Antara/Ari Bowo Sucipto]

4. Ada isu pertandingan bakal diundur, skuat asuhan Roberto Carlos Mario Gomez bakal tetap fokus.

Bermain di kandang dengan antusias suporter yang tinggi, hal itu dinilai dapat membakar semangat skuat Borneo FC percaya diri meraih poin sempurna.

Pesepak bola Borneo FC Titus Bonai (kedua kanan) berusaha melewati hadangan tiga pemain Persija Jakarta dalam pertandingan Gojek Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (14/4). ANTARA FOTO/Wahyu Putro APesepak bola Borneo FC Titus Bonai (kedua kanan) berusaha melewati hadangan tiga pemain Persija Jakarta dalam pertandingan Gojek Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (14/4). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Robin van Persie Yakin Solskjaer Bisa Sesukses Sir Alex Ferguson

Suara.com – Mantan bomber maut Manchester United, Robin van Persie, menyatakan jika manajer The Red Devils saat ini, Ole Gunnar Solskjaer pantas diberi waktu dan kesempatan untuk bisa sukses.

Van Persie sendiri yakin Solskjaer bisa sesukses Sir Alex Ferguson sebagai manajer Man United. Penyerang yang baru saja gantung sepatu itu percaya jika Solskjaer adalah sosok yang tepat untuk membesut Man United saat ini.

Setelah membawa Man United meraih hasil-hasil mengesankan sebagai caretaker usai menggantikan Jose Mourinho pada akhir Desember 2018 lalu, Solskjaer justru jadi sorotan setelah Paul Pogba dan kolega tampil buruk dan merengkuh sederet hasil minor pada beberapa laga terakhir musim 2018/19 di semua kompetisi.

Di bawah asuhan Solskjaer, Man United terhenti pada babak delapan besar di pentas Liga Champions dan Piala FA. Dan yang paling jadi sorotan, The Red Devils gagal finis di empat besar klasemen Liga Inggris 2018/19, yang berarti gagal lolos ke Liga Champions musim depan. 

Namun, itu rupanya tidak menjadi concern tersendiri bagi van Persie. Mantan kapten Timnas Belanda itu justru yakin Solskjaer bisa sesukses Sir Alex Ferguson di Old Trafford.

“Saya rasa ini adalah pasangan yang sempurna, (Man United dan Solskjaer), hanya saja mereka (Man United) memang sedang mengalami periode buruk,” ucap van Persie seperti dilansir BBC.

“Dahulu, normal bagi seorang pelatih membutuhkan waktu. Sekarang, bila Anda kalah enam pertandingan, Anda ditendang. Apakah itu solusinya? Saya pikir tidak!” sambungnya.

“Beri waktu bagi manajer, termasuk Solskjaer. Ya, terutama bila sang manajer sebelumnya merupakan pemain dari klub yang ia latih,” celoteh pria berusia 35 tahun yang membela panji Man United pada 2012-2015, dan pernah merasakan semusim dilatih Sir Alex Ferguson tersebut.

“Itu lucu karena saat ia (Solskjaer) mulai menukangi Man United, semua orang sangat positif. Mereka menang dan mereka membuat keajaiban dengan menyingkirkan PSG (di babak 16 besar Liga Champions 2018/19),” tutur van Persie.

“Semua orang berteriak, ‘Berikan ia kontrak permanen’. Namun setelah dipermanenkan, keberuntungan sedikit hilang; mereka menderita kekalahan lebih banyak dari yang diinginkan,” imbuh eks striker Arsenal, Fenerbahce dan Feyenoord itu.

“Namun, ia dikontrak tiga tahun dan semua orang harus melihat gambaran lebih besar. Kehadirannya, cara ia menangani klub (Man United), adalah cara yang tepat menurut saya. Saya pikir ia wajib diberi waktu dan kesempatan untuk memperbaiki performa buruk di akhir musim ini,” ujar van Persie.

“Ia positif dan ingin mencapai hal-hal besar dengan klub, dan itu adalah satu-satunya jalan ke depan. Saya pribadi berpikir jika Solskjaer bisa sesukses Sir Alex di Man United. Tapi, dia butuh waktu. Saya pikir dia dan Sir Alex mirip, mereka memiliki Man United di hati mereka. Itu tak perlu diragukan lagi,” tandasnya.

3 Fakta Jelang Persela vs Persipura, Laskar Joko Tingkir Digdaya di Kandang

Suara.com – Persela Lamongan dan Persipura Jayapura sama-sama mengawali pertandingan perdana Liga 1 2019 dengan hasil buruk.

Jumat pekan lalu, Persela Lamongan dipermalukan tamunya Madura United. Laskar Joko Tingkir dilumat  dengan skor 1-5.

Sementara hasil tak kalah mencengangkan juga diraih Persipura Jayapura ketika bertandang ke Si Jalak Harupat, Sabtu (18/5/2019) kemarin. Juara 5 kali kompetisi kasta tertinggi sepak bola itu digelontor tiga gol oleh Persib Bandung tanpa balas. 

Kini, menghadapi laga di pekan kedua, baik Persela Lamongan maupun Persipura Jayapura bakal punya motivasi tinggi untuk memetik tiga poin. Laga kedua tim ini pun dipastikan bakal berlangsung sengit.

Nah, berikut sejumlah fakta jelang bentrok Persela Lamongan kontra Persipura Jayapura yang akan dihelat di Stadion Surajaya pukul 20.30 WIB malam nanti.

1. Sama-sama berada di zona degradasi klasemen Liga 1 2019. Kekalahan telak atas Persib Bandung cukup menyulitkan langkah Persipura mengawali Liga 1 2019. Mereka saat ini terpantau berada di peringkat 17 klasemen sementara Liga. 

Sedangkan Persela Lamongan juga bernasib sama. Digulung Madura United di pekan pertama membuat Laskar Joko Tingkir harus puas menempati posisi juru kunci. 

Pemain kesebelasan Persela, Marsel Aleksander Kararibo (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Madura United Marckho Sandi (kiri)dalam pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Jumat (17/5/2019). ANTARA FOTO/Syaiful ArifPemain kesebelasan Persela, Marsel Aleksander Kararibo (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Madura United Marckho Sandi (kiri)dalam pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Jumat (17/5/2019). ANTARA FOTO/Syaiful Arif

2. Persipura punya keunggulan saat head to head dengan Persela Lamongan. Boaz Solossa dkk setidaknya mengoleksi tiga kemenangan dari empat laga saat bertemu Persela Lamongan pada musim 2017 dan 2018.

Persela tercatat baru sekali berhasil menumbangkan tim Mutiara Hitam di kandang yakni pada pekan ke-18 Liga 1 2018 dengan skor 3-2. Kala itu, Dendy Sulistiawan menjadi bintangnya lantaran sukses membuat hat-trick.

Pemain Persipura Muhammad Tahir (kanan) dan Hilton Moreira (tengah) berebut bola dengan pemain Bali United Fadil Sausu dalam Pertandingan Sepak Bola Liga 1 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (9/6). ANTARA FOTO/Nyoman BudhianaPemain Persipura Muhammad Tahir (kanan) dan Hilton Moreira (tengah) berebut bola dengan pemain Bali United Fadil Sausu dalam Pertandingan Sepak Bola Liga 1 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (9/6). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

3. Persela Lamongan memiliki rekor tak terkalahkan saat bertanding di kandang. Namun rekor itu pecah setelah Madura United mampu menggulung Laskar Joko Tingkir pada laga perdana Liga 1 2019, Jumat kemarin.

Gelandang Persela Lamongan Dendy Sulistyawan (kanan) menjebol gawang Arema FC yang berusaha dihadang pemain lawan, Alvin Tuasalamony (tengah), dalam lanjutan Liga 1 Indonesia yang berakhir 4-0 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Jumat (16/11/2018). [Antara/M Risyal Hidayat]Gelandang Persela Lamongan Dendy Sulistyawan (kanan) menjebol gawang Arema FC yang berusaha dihadang pemain lawan, Alvin Tuasalamony (tengah), dalam lanjutan Liga 1 Indonesia yang berakhir 4-0 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Jumat (16/11/2018). [Antara/M Risyal Hidayat]

Itulah fakta-fakta dari kedua tim yang bakal bertemu nanti. Siapakah yang bakal keluar sebagai juara?. Kita tunggu saja.

Unai Emery Sebut Kylian Mbappe Ingin Gabung ke Real Madrid

Suara.com – Mantan pelatih Paris Saint Germain Unai Emery tidak heran mendengar kabar Kylian Mbappe akan bergabung di Real Madrid. Unai Emery pun mengungkapkan bahwa Kylian Mbappe sangat ingin bergabung dengan Madrid sejak musim panas lalu.

Mbappe kembali kembali kencang dikabarkan telah menjadi target Real Madrid. Spekulasi tersebut muncul setelah bintang Prancis tersebut mengisyaratkan meninggalkan PSG dan keinginannya mengemban tanggung jawab yang besar.

Klub PSG pun langsung menegaskan bahwa Mbappe tidak akan pergi di musim depan. Namun Emery yang saat ini melatih Arsenal, mengatakan bahwa bintang berusia 20 tahun itu bisa saja bergabung dengan Madrid pada musim lalu.

“Pada titik tertentu, semua orang mendorongnya (tetap) di PSG,” kata Unai Emery kepada Cadena SER seperti dilansir Sportmole.

Unai Emery saat masih melatih Paris Saint Germain (kiri) berjabat dengan Kylian Mbappe saat melakukan latihan. BERTRAND GUAY / AFPUnai Emery saat masih melatih Paris Saint Germain (kiri) berjabat dengan Kylian Mbappe saat melakukan latihan. BERTRAND GUAY / AFP

“Bahkan, saya berbicara dengannya dan ayahnya untuk bertahan. Dia ingin memilih Real Madrid, dia juga memiliki kesempatan di Barcelona, tetapi dia ingin ke Madrid,” ujarnya.

“Di antara semua orang, kami meyakinkannya tentang proyek di Prancis dan itu membuatnya bertahan. Kami harus mengatur uang di atas meja, dan itulah yang kami lakukan,” pungkas Unai Emery.

Mbappe di musim ini telah mencetak 38 gol di semua kompetisi. Ia juga telah membawa klubnya menjadi juara Ligue 1 dan mencetak 32 gol menjelang pekan terakhir musim ini.

Chelsea Siap Depak Sarri, Tunjuk Frank Lampard sebagai Manajer Anyar

Suara.com – Chelsea dikabarkan akan segera mendepak Maurizio Sarri dari posisinya sebagai manajer klub, dan menunjuk sosok Frank Lampard sebagai manajer anyar untuk musim 2019/20.

Dikabarkan The Mirror, Sarri sendiri tak terlalu gusar jika dipecat Chelsea sebagaimana Juventus disebut-sebut meminati servisnya.

Nah, sebagai pengganti, bos Chelsea, Roman Abramovich ternyata menginginkan Lampard untuk menjadi manajer Chelsea berikutnya. Lampard saat ini masih berstatus manajer Derby County di Divisi Championship.

Menjalani musim perdananya, pria berusia 40 tahun itu secara luar biasa mampu membawa The Rams –julukan Derby– mencapai final play-off untuk promosi ke Premier League musim depan.

Lampard sendiri bukan sosok asing lagi buat Chelsea. Ia jelas sudah bisa disebut sebagai legenda hidup The Blues –julukan Chelsea.

13 musim memperkuat Chelsea, Lamps –sapaan akrab Lampard– sukses membawa The Blues empat kali juara Liga Inggris, serta masing-masing sekali kampiun Liga Champions dan Liga Europa.

Sebagai informasi, Lampard saat ini masih terikat kontrak sebagai manajer Derby hingga musim panas 2021. Ini setali tiga uang dengan Sarri, yang durasi masa kerjanya di Chelsea masih tersisa dua tahun lagi.

Gabung Persija, Eks Bintang Timnas Indonesia U-19 Ini Girang

Suara.com – Eks bintang Timnas Indonesia U-19, Feby Eka Putra mengaku sangat amat senang bisa bergabung dengan Persija Jakarta di bursa transfer 2019 ini. Feby girang bakal bermain bersama dengan tiga idolanya, yang menurutnya sudah bisa dikategorikan sebagai legenda Persija.

Tiga pemain yang dimaksud Feby Eka Putra adalah Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, dan Andritany Ardhiyasa. Ketiganya sangat diidolakan oleh winger berusia 20 tahun.

“Perasaannya Alhamdulilah bisa gabung dengan Persija. Saya sangat senang bisa di sini, apalagi banyak yang saya idolakan. Ada pemain senior seperti Bang Ismed, Mas Bepe dan Bang Andritany, yang sudah bisa dibilang sebagai legenda hidup Persija” tutur Feby Eka Putra.

Sebagai informasi, Feby didatangkan Macan Kemayoran –julukan Persija– lewat proses swap deal alias pertukaran pemain. Feby yang sebelumnya memperkuat Bali United ditukar dengan Anan Lestaluhu.

Well, sebagai pemain sayap yang masih berusia muda, Feby sendiri tentu tidak akan mudah menembus tim utama Persija, terlebih starting eleven.

Pasalnya, Persija kini memiliki stok melimpah di posisi flank. Dengan nama-nama macam Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, Yogi Rahadian, dan Heri Susanto, Persija jelas memiliki tak hanya sekadar kuantitas, namun kualitas. 

Feby pun menyadari persaingannya menembus tim utama Persija tidak akan mudah. Namun, ia menyatakan akan berusaha keras agar bisa mendapat atensi dari pelatih kepala Macan Kemayoran, Ivan Kolev. 

“Yang penting saya kerja keras dan berusaha supaya nantinya diberikan kesempatan bermain oleh pelatih,” ujar Feby Eka Putra.

Feby sendiri akan mengisi slot pemain U-23 di skuat Persija Jakarta . Sebagaimana diketahui, setiap tim peserta Liga 1 2019 diharuskan mendaftarkan minimal tujuh pemain U-23 untuk ikut kompetisi.

James Milner Pamer Otot Perut, Netizen Salah Fokus

Suara.com – Pemain serba bisa Liverpool, James Milner, sukses membuat warganet salah fokus usai memamerkan foto otot perutnya. Bahkan, ia nampak tak malu-malu memperlihatkan bentuk perutnya yang kekar.

Aksi pamer tersebut terlihat dalam unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, James Milner nampak membuka baju sehingga sekujur perutnya terlihat.

James Milner saat ini diketahui sedang mengikuti pemusatan latihan bersama skuat The Reds di Marbella, wilayah selatan Spanyol. Ini merupakan agenda manajer Jurgen Klopp jelang partai final Liga Champions melawan Tottenham Hotspur, 2 Juni mendatang.

Sontak, foto pamer otot yang dilakukan James Milner memicu komentar warganet. Terpantau, komentar bernada positif meramaikan foto tersebut.

Akun bernama @nick_begaud misalnya. Ia nampak kaget dengan otot perut yang dimiliki pemain 33 tahun itu.

’33 years old (33 tahun),” katanya.

Sementara itu, akun bernama @yiannoukos merasa minder lantaran berusia yang sama tapi tak memiliki otot perut seperti itu.

”Im the same age, why I look like potato (Saya memiliki usia yang sama, mengapa saya terlihat seperti kentang),” ucapnya.

Tak hanya itu, akun bernama @itisshom melontarkan komentar bernada candaan.

”If blackpanther saw him he’d say…. get this man a ribena (Jika blackpanther melihatnya, dia akan mengatakan …. ambilkan pria ini ribena [merek minuman ringan berkarbonasi],” ujarnya.

Komentar bernada dukungan juga menghampiri James Milner. Akun bernama @chandlee_ram menyebut ia terlahir sebagai pemimpin.

”Born leader (terlahir sebagai pemimpin),” ucapnya.

Unggahan James Milner yang memamerkan otot perutnya. (Instagram/jamesmilnerofficial)Unggahan James Milner yang memamerkan otot perutnya. (Instagram/jamesmilnerofficial)

Sementara itu, aksi yang dilakukan eks penggawa Timnas Inggris itu disinyalir untuk menepis anggapan banyak kalangan yang menyatakan bahwa ia sudah tua. Memang usainya telah menginjak 33 tahun, namun performanya masih sanggup bersaing dengan pemain Liverpool lain yang jauh lebih muda.

Bahkan, wujud protes James Milner terpampang nyata dalam perayaan gol yang ia lakukan kala Liverpool mengalahkan Cardiff City, Minggu (21/4/2019). Usai mencetak gol, ia langsung lari ke pinggir lapangan sembari memeragakan gestur seorang kakek yang berjalan memakai tongkat.

Gantung Sepatu, Cech Kembali ke Chelsea sebagai Direktur Olahraga

Suara.com – Musim 2018/19 telah dipastikan menjadi musim pamungkas kiper gaek Arsenal, Petr Cech sebagai pesepakbola. Kabar teranyar, Cech akan kembali ke Chelsea musim depan sebagai direktur olahraga.

Cech masih punya satu laga terakhir sebelum mengakhiri kariernya sebagai kiper. Pria Republik Ceko yang kini telah berusia 37 tahun itu sudah dipastikan akan bermain untuk Arsenal pada laga final Liga Europa 2018/19.

Yang menarik, di partai puncak Liga Europa, Cech akan menghadapi Chelsea, klub yang membesarkan nama sang kiper. Laga ini akan dihelat di Baku Olympic Stadium, Azerbaijan, Kamis (30/5/2019) dinihari WIB.

Usai resmi pensiun sebagai pesepakbola, Cech pun diyakini sudah ditunggu posisi baru. Media ternama Inggris, Sky Sports mengklaim jika Chelsea akan menjadikan eks kiper Rennes itu sebagai direktur olahraga mereka yang baru.

Posisi Direktur Olahraga Chelsea memang telah vacant alias kosong sejak kepergian Michael Emenalo pada November 2017 lalu.

Jika menerima jabatan ini, Cech kemungkinan besar akan menangani soal perekrutan pemain, serta menjadi jembatan antara direksi dan manajer.

Sebagai informasi, Cech pernah menjadi kiper andalan Chelsea selama 11 musim, sebelum yang bersangkutan hijrah ke Arsenal pada musim panas 2015 karena kalah bersaing dengan Thibaut Courtois.

Bersama Chelsea, Cech sukses merengkuh total 15 trofi, termasuk satu Liga Champions dan empat gelar Liga Inggris.

Empat Bulan Bersama AFC Tubize, Firza Andika Masih Alami Kesulitan Ini

Suara.com – Pemain Timnas Indonesia U-23, Firza Andika saat ini tengah meneruskan kariernya bersama klub asal Belgia, AFC Tubize. Berlabuh pada akhir Januari 2019 lalu, pemain eks PSMS Medan itu mengaku masih mengalami sejumlah kesulitan dengan klub anyarnya itu.

Melalui jejaring sosial Instagram @afctubize_asia_official di forum fan questions, Firza Andika mengaku tantangan utama yang cukup menyulitkannya yakni terkait bahasa. Bahasa Prancis yang jadi bahasa utama di Belgia masih terlalu awam untuknya.

Demi menghilangkan kendala itu, Firza pun intens belajar bahasa Prancis setiap minggu. 

“Untuk beradaptasi saya tidak kesulitan karena sebelumnya pernah ke sini untuk menjalani percobaan (trial). Tetapi, saya cukup kesulitan berkomunikasi karena bahasa yang digunakan di sini adalah bahasa Prancis,” akunya.

“Saya masih belajar bahasa Prancis dan semoga saya bisa segera menguasainya,” tambah pemain 20 tahun itu.

Lebih lanjut, disinggung soal makanan di Belgia, Firza Andika mengaku belum pernah mencoba makanan khas negara itu. Bahkan makanan Indonesia yang ada di Belgia pun juga belum pernah ia coba. 

“Saya belum pernah mencoba makanan asli Belgia, karena belum bisa keluar terlalu jauh dari sini. Selain itu makanan Indonesia di Belgia saya rasa ada, tapi saya juga belum menemukannya,” kata dia.

Firza Andika menandatangani kontrak selama dua tahun dengan klub kasta kedua Liga Belgia, AFC Tubize yang dimulai pada 25 Januari 2019 lalu. Empat bulan berada di negerinya Eden Hazard, bek potensial Timnas Indonesia tercatat menyumbang dua gol saat melawan klub asal Barcelona, Marcet Academy. 

Gabung Persija, Jebolan Persib Ini Berjanji Bersikap Profesional

Suara.com – Jebolan Persib Bandung U-17, Taufiq Hidayat, akan menjadi bagian dari Persija Jakarta untuk mengarungi Liga 1 2019. Terkait hal tersebut, Taufiq berjanji akan bersikap profesional.

Taufiq didatangkan oleh Persija Jakarta untuk memenuhi kuota tujuh pemain U-23 yang memang menjadi syarat peserta Liga 1 2019 mengarungi musim ini.

Taufiq berjanji bakal melupakan rivalitas yang kental antara Persija dan Persib. Setelah ini, dia akan berjuang maksimal untuk Macan Kemayoran –julukan Persija–.

“Sekali lagi ini namanya sepak bola profesional. Saya harus bisa profesional karena ini sudah menjadi kewajiban saya bisa membela Persija,” kata Taufik Hidayat dalam keterangan resminya.

Selain memperkuat Persib U-17, Taufiq tercacat pernah membela Semen Padang U-19 dan Sriwijaya U-19. Kini, sang pemain menjadi bagian dari tim utama Pasukan Ibu Kota.

Taufik masuk dalam daftar skuat setelah menjalani trial. Ia enggan menyia-nyiakan kesempatan setelah dipilih untuk berbaju Persija senior.

“Tentunya saya bersyukur bisa bermain di Persija. Saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini karena masuk ini tidak mudah,” katanya

“Saya sempat menjalani trial di sini karena diinstruksikan coach Sudirman (pelatih Persija U-20) dan Alhamdulilah bisa masuk,” jelasnya.

Raphael Varane Tegaskan Tetap Bertahan di Real Madrid

Suara.com – Bek Real Madrid Raphael Varane mengakhiri segala spekulasi akan masa depannya. Varane menegaskan bahwa dirinya akan tetap bertahan bersama klub raksasa Spanyol ini.

Pemain internasional Prancis telah menjadi sasaran soal masa depannya di Santiago Bernabeu di musim panas ini. Varane dikabarkan akan pergi menyusul Madrid memboyong Eder Militao dari Porto.

Namun, Varane akhirnya menegaskan akan tetap bertahan di Real Madrid. “Saya akan tinggal di sini tahun depan, saya yakin kami akan menghidupkan kembali emosi yang kuat,” kata Varane kepada Marca.

“Kami telah berjuang dan kami telah berusaha keras, dan kami tidak dapat menyalahkan apa pun secara khusus, tetapi memang benar bahwa kami melewatkan percikan itu di saat-saat sulit.”

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane (kanan) berbicara dengan Raphael Varane. JAVIER SORIANO / AFPPelatih Real Madrid Zinedine Zidane (kanan) berbicara dengan Raphael Varane. JAVIER SORIANO / AFP

“Di sepakbola Anda memiliki siklus dan musim lalu saya tidak berada di level terbaik saya tetapi kami akan melihat Varane terbaik lagi,” ujarnya seperti dilansir Football Espana.

“Kami harus berevolusi dan (pelatih) Zinedine Zidane jelas tentang hal itu, kita harus membangun kembali, kita harus mengubah hal-hal seperti perubahan siklus,” ujarnya.

Bek berusia 25 tahun itu bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2011 dari Lens. Ia telah 275 kali tampil bersama skuat utama Madrid, mencetak 12 gol dan memenangkan 16 trofi, termasuk empat Liga Champions.

Bhayangkara FC Belum Raih Kemenangan di Liga 1, Ini Komentar Alfredo Vera

Suara.com – Bhayangkara FC harus menelan kekalahan dari Bali United dengan skor 0-1 pada pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (21/5/2019). Hasil ini membuat Bhayangkara FC belum mendapatkan kemenangan sejak Liga 1 2019 bergulir.

Ya, pada pekan pertama The Guardian –julukan Bhayangkara FC– juga belum mendapatkan kemenangan. Mereka harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Borneo FC.

Justru, pada laga tersebut Indra Kahfi dan kawan-kawan hampir saja menelan kekalahan. Bhayangkara FC diselematkan oleh lewat gol telat Ramiro Ezequiel menit 90.

Pelatih Bhayangkara FC Angel Alfredo Vera tidak memusingkan torehan timnya tersebut. Selain Liga 1 2019 baru dimulai, Alferdo yakin timnya bakal bangkit di laga selanjutnya melawan Barito Putera, Selasa (28/5/2019).

Penyerang Bali United Ilija Spasojevic (kiri) membawa bola yang dibayangi pemain Bhayangkara FC, Anderson Aparecido Salles, dalam pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5/2019). [Antara/Nyoman Budhiana]Penyerang Bali United Ilija Spasojevic (kiri) membawa bola yang dibayangi pemain Bhayangkara FC, Anderson Aparecido Salles, dalam pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5/2019). [Antara/Nyoman Budhiana]

“Kompetisi baru saja dimulai dan kami baru melakukan dua pertandingan. Saya berharap pemain bisa kembali semangat saat melawan Barito Putera nanti,” kata Alfredo Vera.

Target kemenangan memang diusung saat melawan Barito Putera di laga kandang. Namun, pelatih asal Argentina itu sadar tidak akan mudah mengalahkan tim besutan Jacksen F. Tiago itu.

“Kalau kami bisa menang melawan Barito Putera di kandang, saya yakin kami akan kembali ke papan atas. Jadi salah satu caranya kami harus menang,” ungkapnya.

Tiba di London, Rekrutan Terbaru Chelsea Bantah Gantikan Peran Eden Hazard

Suara.com – Pemain muda potensial asal Amerika Serikat, Christian Pulisic, akhirnya tiba di Stamford Bridge usai menuntaskan musim ini bersama Borussia Dortmund. Ia resmi menjadi milik Chelsea sebagai bagian dari proses transfer yang rampung sejak Januari lalu.

Christian Pulisic digaet Chelsea dengan mahar sebesar 58 juta poundsterling atau setara Rp 1,06 triliun. Namun, ia tak langsung bergabung dengan skuat The Blues lantaran lebih dulu dipinjamkan ke Die Borussen hingga musim ini berakhir.

Kedatangan pemain 20 tahun itu memang sudah ditunggu-tunggu fans Chelsea. Namun, ia langsung menyangkal bahwa kedatangannya kali ini bukan untuk menggantikan posisi Eden Hazard yang santer dikabarkan bakal hengkang ke Real Madrid.

”Eden [Hazard] merupakan pemain fantastis, kita semua tahu itu. Jika saya bisa mendekatinya, saya akan lebih dari senang. Namun saya datang untuk menjadi diri sendiri. Saya berharap banyak dari diri saya, bagi saya itu cukup,” tegas Christian Pulisic, seperti dikutip dari Goal.

”Tentu ada tekanan dari luar, itulah yang diharapkan. Saya ingin sukses, menjadi bagian tim ini dan memberikan dampak. Itulah ambisi saya dan menjadi pemain terbaik yang saya bisa,” lanjutnya.

Di sisi lain, berkah dari proses transfer tersebut, Christian Pulisic kini menjadi pemain termahal asal Amerika Serikat. Ia pun berharap dirinya bisa bisa menjadi motivasi pemain asal AS lainnya agar bisa meraih sukses di level tertinggi sepak bola.

”Saya ingin membuktikan kepada orang-orang bahwa pemain Amerika bisa melakukannya. Saya hanya ingin tampil dan mewakili negara saya, tentu saja. Jadi kami mendapat respek lebih,” ungkapnya.

Sementara itu, transfer Christian Pulisic mungkin bisa menjadi satu-satunya rekrutan The Blues musim ini. Pasalnya, klub asal London itu tersandung kasus hukuman transfer pemain.

Indra Kahfi: Bhayangkara FC Seharusnya Bisa Imbangi Bali United

Suara.com – Bhayangkara FC harus menelan kekalahan perdananya pada musim ini saat berhadapan dengan Bali United pada pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (21/5/2019). Pada laga tersebut, Bhayangkara kalah dengan skor tipis 0-1.

Sejatinya, kedua tim sama-sama melakukan serangan. Namun, petaka Bhayangkara FC datang saat menit 60, ketika Alsan Sanda dikartu merah oleh wasit.

Setelah itu, Bali United menguasai jalannya pertandingan, sampai-sampai pada menit 70, Yabes Roni membobol gawang Bhayangkara yang dikawal oleh Awan Setho.

Kapten Bhayangkara FC, Indra Kahfi menyebutkan kartu merah jadi petaka bagi timnya. Padahal, sebelumnya, The Guardian –julukan Bhayangkara FC– bisa mengimbangi Bali United.

Gelandang Bali United, Stefano Lilipaly (kanan) berebut bola dengan pemain Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa, dalam pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5/2019). [Antara/Nyoman Budhiana]Gelandang Bali United, Stefano Lilipaly (kanan) berebut bola dengan pemain Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa, dalam pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5/2019). [Antara/Nyoman Budhiana]

“Kita lihat laga imbang sampai pemain kami mendapatkan kartu merah sehingga Bali bisa mencetak gol sampai akhir pertandingan,” kata Indra setelah pertandingan.

Indra menambahkan kondisinya saat ini juga tidak dalam kondisi fit. Cedera yang didapatnya pada akhir pekan lalu, membuat saudara kandung dari penjaga gawang Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa ini kurang maksimal.

“Kondisi saya memang masalah dengan engkel. Dari lawan PSM sampai lawan Borneo FC. Saya latihan di salah satu lapangan yang keras di Bali. Dan puncaknya hari ini saya tidak bisa melanjutkan pertandingan hingga selesai,” Indra menambahkan.

Berikutnya, Bhayangkara FC akan menghadapi Barito Putera. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, Selasa (28/5/2019).

Diego Simeone Pastikan Tetap Melatih di Atletico Madrid

Suara.com – Diego Simeone menjadi sasaran spekulasi setelah Atletico Madrid ditinggalkan beberapa pemain bintangnya. Namun Simeone menenangkan fansnya dan memastikan akan tetap melatih Atletico Madrid.

Atletico telah dipastikan akan kehilangan pemain bintangnya, Antoine Griezmann yang menyatakan akan pergi di akhir musim ini. Sementara Lucas Hernandez akan bergabung dengan Bayern Munich

Juanfran, Diego Godin dan Filipe Luis juga siap meninggalkan Atletico dengan free transfers. Sedangkan Vitolo, Santiago Arias, Thomas Partey, Rodri dan Saul Niguez sedang menjadi sasaran spekulasi.

Bukan hanya pemain, di saat beberapa klub besar Eropa sedang bersiap mengganti pelatih, Simeone pun disebut – sebut telah menjadi salah satu target untuk posisi tersebut.

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone (kiri) berbicara dengan kaptennya Diego Godin setelah skuatnya mengalahkan Real Madrid guna meraih Piala Super Eropa. JAVIER SORIANO / AFPPelatih Atletico Madrid Diego Simeone (kiri) berbicara dengan kaptennya Diego Godin setelah skuatnya mengalahkan Real Madrid guna meraih Piala Super Eropa. JAVIER SORIANO / AFP

Namun kabar tersebut segera dibantah oleh Diego Simeone. Pelatih asal Argentina ini pun menegaskan bahwa dia tidak akan pindah klub dan antusias menyambut musim depan dengan Atletico Madrid.

“Saya menyukai pekerjaan saya, saya merasa sangat teridentifikasi dan berkomitmen pada klub,” kata Diego Simeone seperti dilansir Scoresway.

“Saya tahu bahwa tahun ke tahun selalu lebih sulit dan itu membuat kami melihat diri kami yang sebenarnya dan menghasilkan antusiasme,” ujarnya

“Musim depan akan ada pemain yang akan datang dengan antusiasme tinggi dan mudah-mudahan beradaptasi dengan tanggung jawab yang berarti berada di Atletico Madrid,” pungkas Diego Simeone.

Jelang Copa America 2019, Dybala Masuk Timnas Argentina, Icardi Out

Suara.com – Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni telah memanggil 23 pemain terbaiknya untuk tampil di Copa America 2019. Paulo Dybala dan Sergio Aguero masuk dalam skuat Argentina, namun Scaloni tidak membawa striker Inter Milan, Mauro Icardi.

Performa Icardi bersama klubnya Inter Milan tidak begitu tampil maksimal di musim ini. Ia sempat absen dalam skuat karena masalah cederanya dan juga kekecewaannya setelah dicopot sebagai kapten Inter.

Sementara striker Manchester City Sergio Aguero kembali masuk dalam skuat Argentina sejak kekecewaan di Piala Dunia 2018, ketika itu dia mencetak dua gol dari empat pertandingan

Kini Aguero lebih percaya diri memperkuat tim Argentina setelah membawa klub Man City meraih sukses di domestik. Ia akan bergabung bersama rekan setimnya di City, Nicolas Otamendi.

Dybala juga dipanggil memperkuat timnas Argentina meski kesulitan untuk bermain maksimal dengan Juventus. Dybala kesulitan untuk dimainkan menyusul kedatangan Cristiano Ronaldo.

Sementara Lionel Messi kemungkinan akan kembali memimpin timnas Argentina sebagai kapten. Sementara striker River Plate Matias Suarez menjadi kejutan yang dipanggil masuk skuat Argentina.

Tim Argentina akan bermain menghadapi Kolombia, Paraguay dan Qatar di fase grup dalam turnamen Copa America 2019 yang akan digelar di Brasil yang akan dimulai dari 14 Juni hingga 7 Juli 2019.

Skuat Argentina :

Franco Armani (River Plate), Agustin Marchesin (Club America), Esteban Andrada (Boca Juniors); Juan Foyth (Tottenham), Nicolas Tagliafico (Ajax), Renzo Saravia (Racing Club), German Pezzella (Fiorentina), Ramiro Funes Mori (Villarreal), Milton Casco (River Plate), Nicolas Otamendi (Manchester City); Roberto Pereyra (Watford), Leandro Paredes (Paris Saint-Germain), Marcos Acuna (Sporting CP), Angel Di Maria (Paris Saint-Germain), Guido Rodriguez (Club America), Rodrigo De Paul (Udinese), Exequiel Palacio (River Plate), Giovani Lo Celso (Real Betis); Sergio Aguero (Manchester City), Lionel Messi (Barcelona), Matias Suarez (River Plate), Paulo Dybala (Juventus), Lautaro Martinez (Inter).

Absen di Final Liga Europa, Pelatih Arsenal Hargai Keputusan Mkhitaryan

Suara.com – Gelandang serang Arsenal, Henrikh Mkhitaryan, memastikan diri untuk tak ikut pergi ke Azerbaijan dalam partai final Liga Europa. Keputusan itu ia ambil karena alasan keselamatan.

Arsenal akan menghadapi Chelsea di laga final Liga Europa. Pertandingan itu sendiri rencananya akan dihetal di Baku Olympic Stadium, pada 30 Mei mendatang.

Sebagai informasi, Mkhitaryan yang berasal dari Armenia, disebut-sebut sulit mendapatkan visa untuk memasuki wilayah Azerbaijan. Pasalnya, kedua negara memiliki hubungan kurang baik lantaran tengah terlibat ketegangan politik terkait kasus perebutan wilayah kekuasaan.

Menanggapi kasus tersebut, UEFA sejatinya telah menjanjikan keamanan kepada Mkhitaryan. Namun, pemain berusia 30 tahun itu memilih tak berangkat setelah berdiskusi dengan klub dan keluarganya.

Pelatih Arsenal, Unai Emery, pun menyambut baik keputusan anak asuhnya tersebut. Ia menyadari bahwa keselamatan merupakan poin utama bagi skuatnya.

”Saya berdiskusi dengan Mkhitaryan. Itu merupakan situasi yang sangat personal. Dia ingin bermain bersama tim, tapi dia berbicara dengan keluarganya dan memutuskan untuk tetap tinggal,” ungkap Unai Emery, seperti dilansir dari FourFourTwo.

”Ini kabar buruk, tapi kami tak bisa melakukan apapun mengenai masalah ini. Ini merupakan masalah yang sangat-sangat personal dan kami harus memberi respek untuknya. Saya tak mengerti masalah politik, tapi harus memberi respek,” tuturnya menambahkan.

Sebelumnya, kabar absennya Mkhitaryan sudah diumumkan oleh pihak klub. Manajemen The Gunners paham betul kondisi sang pemain jika dipaksakan bisa berakibat fatal.

”Kami sudah melihat berbagai macam opsi agar Micki tetap masuk dalam skuat, tapi setelah berdiskusi dengan si pemain dan keluarganya, kami semua bersepakat bahwa dia tidak akan ikut bersama tim,” demikian pernyatan resmi klub.

”Micki akan terus ikut dalam persiapan tim sampai kami berangkat nantinya ke Baku,” tandasnya.

Sementara itu, Henrikh Mkhitaryan memang menjadi bagian penting Arsenal sepanjang musim ini. Tercatat, eks pemain Borussia Dortmund itu telah membukukan 39 kali penampilan di seluruh kompetisi dengan torehan enam gol dan tujuh assist.

Persebaya vs Kalteng Putra Imbang 1-1, Djanur: Hasil Seri Sama dengan Kalah

Suara.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman kecewa skuatnya hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Kalteng Putra pada laga pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

“Bagi kami, hasil seri di kandang sama dengan kalah,” ujar Djanur, sapaan akrab pelatih Persebaya, usai pertandingan, Selasa (21/5/2019) malam, seperti dilansir Antara.

Pada laga tersebut, tuan rumah Persebaya sempat memimpin lebih dulu lewat gol Misbakus Solikin menit ke-23. Namun tiga menit berselang, striker gaek Kalteng Putra, Patrich Wanggai menyanakan kedudukan .

Djanur mengaku kecewa dengan hasil tersebut dan meminta maaf kepada pecinta Persebaya, khususnya bonek-bonita karena gagal meraih poin sempurna di laga perdana di kandang.

Penyerang Persebaya Surabaya Irfan Jaya (kanan) mencoba melewati penjaga gawang Kalteng Putra, Dimas Galih Pratama, saat pertandingan pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/5/2019). [Antara/Moch Asim]Penyerang Persebaya Surabaya Irfan Jaya (kanan) mencoba melewati penjaga gawang Kalteng Putra, Dimas Galih Pratama, saat pertandingan pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/5/2019). [Antara/Moch Asim]

Menurut dia, banyaknya peluang yang terbuang percuma akan menjadi bahan evaluasi agar saat pertandingan berikutnya tidak terjadi lagi dan meraup tiga poin.

“Semoga lawan PSIS Semarang pada Kamis, 30 Mei 2019, bisa lebih baik dan kesempatan mencetak gol bisa lebih dimaksimalkan,” ucap eks-pelatih Persib Bandung tersebut.

Hal senada juga disampaikan kapten Persebaya Ruben Sanadi yang meminta maaf karena belum bisa meraih hasil positif saat melawan Kalteng Putra di stadion sendiri.

“Kami mohon maaf kepada bonek dan bonita. Kami sudah berjuang maksimal di lapangan, tapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan,” katanya.

Sementara itu, hasil tersebut membuat sekitar 10 ribu suporter yang hadir di stadion kecewa dan enggan menyanyikan “song for pride” seperti yang biasa dilakukan di awal maupun di akhir laga.

Hasil seri melawan Kalteng Putra memaksa Persebaya duduk di peringkat 11 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan satu poin hasil dua pertandingan, yakni sekali kalah dan sekali menang.

Sebelumnya, pada laga pembuka Liga 1 pada Jumat (17/5), tim berjuluk Bajul Ijo itu harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 1-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.

Liga 1 2019: Persebaya vs Kalteng Putra, Gomes Puas Bawa Pulang Satu Poin

Suara.com – Pelatih Kalteng Putra Gomes de Oliviera mengaku puas bisa membawa pulang satu poin dari kandang Persebaya Surabaya, Selasa (21/5/2019) malam.

Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, kedua tim bermain imbang 1-1 pada pekan kedua Liga 1 2019.

“Kami sangat bersyukur dan puas dengan hasil ini,” ujarnya Gomes usai pertandingan, dilansir dari Antara.

Persebaya membuka keunggulan melalui Misbakus Solikin menit ke-23. Kemudian menit ke-26 disamakan oleh striker gaek Kalteng Putra, Patrich Wanggai.

Menurut Gomes, kunci keberhasilan pemainnya menahan imbang Bajul Ijo tidak lepas dari kedisiplinan serta kerja keras yang ditunjukkan pemainnya di lapangan.

Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera (tengah) dan pemain Kalteng Putra Rafael de Jesus Bonhim. [Suara.com/Adie Prasetyo]Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera (tengah) dan pemain Kalteng Putra Rafael de Jesus Bonhim. [Suara.com/Adie Prasetyo]

Kendati bermain di bawah tekanan suporter yang memadati stadion dan berstatus tim promosi, namun eks-pelatih Madura United itu meminta pemainnya tidak gentar sekaligus menjadikannya sebagai tambahan motivasi.

“Sebenarnya kami juga banyak peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan menjadi gol, namun masih belum berhasil. Tapi yang jelas, poin ini sudah cukup bagi kami,” ucapnya.

Disinggung banyak pemainnya yang kram hingga mengakibatkan wasit menghentikan pertandingan, Gomes beralasan karena pertandingan sangat melelahkan.

Ditambah gempuran pemain Persebaya yang disebutnya sangat luar biasa.

“Banyak pemain kram, terutama kiper Dimas Galih yang kedua kakinya mengalami kram,” kata pelatih asal Brasil tersebut.

Pesepak bola Persebaya Muhammad Hidayat (kiri) mencoba melewati pesepak bola Kalteng Putra Diogo Campos Gomes saat pertandingan Liga 1 2019 di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/5/2019). ANTARA FOTO/Moch AsimPesepak bola Persebaya Muhammad Hidayat (kiri) mencoba melewati pesepak bola Kalteng Putra Diogo Campos Gomes saat pertandingan Liga 1 2019 di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/5/2019). [Antara/Moch Asim]

Sementara itu, kapten Kalteng Putra I Gede Sukadana juga bersyukur bisa membawa pulang satu poin dari Persebaya.

Namun dia tetap meminta rekan-rekannya tetap fokus untuk laga berikutnya.

Menurutnya, kunci keberhasilan timnya di dua pertandingan, masing-masing menang di kandang PSIS Semarang dengan skor 2-1 dan imbang 1-1 melawan Persebaya, lebih karena kerja sama antarpemain yang kuat.

“Kuncinya kekeluargaan pemain di dalam maupun luar lapangan menjadi faktor penentu. Ini yang akan terus dipertahankan dan menjadi kekuatan kami,” ungkapnya.

Dengan hasil imbang ini, Kalteng Putra menyodok ke peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 2019 dengan raihan empat poin, hasil sekali menang dan sekali seri.

Sedangkan Persebaya menempati posisi ke-11 dengan raihan satu poin, hasil sekali kalah dan sekali imbang.

Kalah dari Bali United, Pelatih Bhayangkara Sayangkan Kartu Merah Alsan

Suara.com – Bhayangkara FC menelan kekalahan perdana di kompetisi Liga 1 2019. Bertandang ke markas Bali United pada pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (21/5/2019), Bhayangkara takluk 0-1.

Pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera menganggap, kartu merah yang diterima Alsan Sanda jadi penyebab kekalahan timnya pada pertandingan ini.

Sembilan menit setelah Alsan dikartu merah wasit, Bali United sukses memaksimalkan keunggulan jumlah pemain dengan menjebol gawang Bhayangkara pada menit ke-70, lewat sepakan keras Yabes Roni.

“Kedua tim memiliki kesempatan yang sama untuk cetak gol. Setelah satu pemain kita kena kartu merah, di situ Bali kuasi pertandingan. Tapi, sebelum pemain kita kena kartu merah, kami main bagus,” kata Alfredo setelah pertandingan.

Pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera pada jumpa pers sehari jelang pertandingan leg kedua perempatfinal Piala Indonesia 2018 kontra PSM Makassar. [dok. Media Bhayangkara]Pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera pada jumpa pers sehari jelang pertandingan leg kedua perempatfinal Piala Indonesia 2018 kontra PSM Makassar. [Dok. Media Bhayangkara]

Alfredo juga mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit Agus Fauzan Arifin.

Dia menganggap wasit seharusnya juga memberikan kartu merah kepada penggawa Bali United, Willian Pacheco, setelah melakukan pelanggaran keras kepada pemainnya.

“Ada pelanggaran yang pemain kita alami. Pacheco injak pemain kami, tapi wasit cuma kasih kartu kuning, bukan kartu merah,” ungkapnya.

Gelandang Bali United, Stefano Lilipaly (kanan) berebut bola dengan pemain Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa, dalam pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5/2019). [Antara/Nyoman Budhiana]Gelandang Bali United, Stefano Lilipaly (kanan) berebut bola dengan pemain Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa, dalam pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5/2019). [Antara/Nyoman Budhiana]

Sementara itu, kapten Bhayangkara FC Indra Kahfi mengucapkan selamat atas kemenangan Bali United.

Senada dengan sang pelatih, Indra menyebut timnya kehilangan fokus setelah Alsan Sanda diusir wasit.

“Saya ucapkan selamat buat Bali United bisa menang kali ini. Sebelumnya pertandingan berjalan imbang sebelum pemain kami kena kartu merah. Tapi, memang hasil akhir kami kalah dari Bali United,” ujar Indra Kahfi.

Penyerang Bali United Ilija Spasojevic (kiri) membawa bola yang dibayangi pemain Bhayangkara FC, Anderson Aparecido Salles, dalam pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5/2019). [Antara/Nyoman Budhiana]Penyerang Bali United Ilija Spasojevic (kiri) membawa bola yang dibayangi pemain Bhayangkara FC, Anderson Aparecido Salles, dalam pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (21/5/2019). [Antara/Nyoman Budhiana]

Kekalahan ini membuat Bhayangkara FC berada di peringkat ke-12 dengan poin satu dari dua pertandingan. Sedangkan Bali United menempati puncak klasemen Liga 1 2019 dengan poin sempurna, enam poin.

Alex Dos Santos Menepi, Aji Tetap Pasang Target Tinggi di Laga Kandang

Suara.com – Tanpa diperkuat penyerangnya Alex Dos Santos, Persela Lamongan tetap menargetkan kemenangan melawan Persipura Jayapura pada pertandingan keduanya di Liga 1 2019 yang akan berlangsung di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (22/5/2019).

“Meskipun di laga kedua ini kami tanpa Alex Dos Santos Goncalves namun optimistis mampu meraih kemenangan. Mudah-mudahan dengan adanya beberapa perubahan komposisi pemain bisa meraih target poin penuh,” kata Pelatih Aji Santoso di Lamongan, Selasa (21/5/2019), seperti dimuat Antara.

Alex, panggilan akrabnya, dipastikan absen karena terkena kartu merah saat menghadapi Madura United di laga pertama. Di laga tersebut Persela menelan kekalahan telak 1-5 atas Madura United (MU).

Aji berharap, menghadapi Persipura Jayapura di laga kandang, timnya bangkit dan meraih poin penuh.

Untuk pertandingan tersebut, Aji mengaku akan merotasi pemain, khususnya di lini belakang. Karena menurutnya lini belakang masih menjadi kelemahan terbesar Persela.

Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso (kiri) dalam jumpa pers jelang melawan Persija Jakarta (dok. Media Persija).Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso (kiri) dalam jumpa pers jelang melawan Persija Jakarta (dok. Media Persija).

Terkait pengganti Alex, Aji belum bisa memastikan, namun telah menyiapkan beberapa pemain yang siap jadi pengganti meski tidak berposisi sebagai penyerang murni.

Sementara itu, pelatih Persipura Luciano Leandro mengakui hal yang sama, bahwa kondisi timnya juga tidak bagus, karena sama-sama kalah di laga perdana.

Sebelumnya di laga perdana, Persipura Jayapura kalah 0-3 dari Persib, dan berusaha mencuri poin dan bangkit dari keterpurukan saat melawan Persela.