Tampil di 32 Besar Piala Indonesia, Sriwijaya FC Minta Pengunduran Jadwal

Suara.com – PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen Sriwijaya FC meminta penundaan jadwal pertandingan timnya di babak 32 besar Piala Indonesia 2018 karena saat ini klub sedang berbenah secara internal.

Seperti diketahui,  Piala Indonesia 2018 memang memasuki babak 32 besar pada tahun 2019 ini. PSSI pun telah resmi merilis jadwal total 16 pertandingan di fase ini dengan format kandang-tandang dalam dua leg.

Sriwijaya FC sendiri diundi bertemu klub gurem, PS Keluarga USU Medan. Rencananya Sriwijaya akan menjadi tuan rumah terlebih dahulu pada leg pertama di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, 22 Januari mendatang.

Sementara Keluarga USU Medan akan gantian menjadi tuan rumah pada leg kedua yang akan dihelat di Stadion USU Medan, 30 Januari 2019.

Sekretaris Perusahaan PT SOM, Faisal Mursyid menjelaskan jika alasan pengajuan penundaan atau pergeseran jadwal tersebut lantaran terjadinya peralihan pemegang saham mayoritas PT SOM pada 14 Januari 2019. 

Selain itu, lanjutnya, saat ini jajaran PT SOM tengah menjalani persiapan dan pelaksanaan proses konsolidasi serta perubahan komposisi manajemen pada Rapat Umum Pemegang Saham – Luar Biasa (RUPS-LB) yang akan dilaksanakan PT SOM. 

“Usulan sudah kita layangkan kepada PSSI melalui Sekretaris Jendral (Sekjen) di Jakarta. Mudah-mudahan disetujui,” kata Faisal di Palembang, Selasa (15/1/2019). 

“Dengan kondisi yang terjadi di jajaran internal manajemen Sriwijaya, tentu PSSI dapat mengambil kebijakan yang terbaik. Kita usulkan menunda selama dua bulan dari jadwal yang ada, agar tim dapat bermain dengan maksimal,” pungkasnya.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Usai Tanda Tangan Kontrak, Ivan Kolev Langsung Pantau Latihan Persija

Suara.com – Pelatih baru Persija Jakarta , Ivan Kolev langsung memantau latihan skuat tim berjuluk Macan Kemayoran di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Selasa (15/1/2019).

Padahal, Kolev baru menandatangani kontrak bersama Persija pada hari ini, Selasa (15/1/2019), dan juga baru resmi diperkenalkan sebagai pelatih anyar Macan Kemayoran menggantikan Stefano Cugurra juga pada hari ini.

Rencananya, pelatih asal Bulgaria yang juga pernah membesut Timnas Indonesia itu akan memimpin latihan skuat Persija secara penuh pada Rabu (16/1/2019) pagi. 

Kolev sendiri mengaku senang dipercaya kembali melatih Persija. Menurutnya, Persija selalu di hati karena klub Ibu Kota ini adalah klub pertama yang dibesutnya di Indonesia. Sebagaimana diketahui, Kolev memang pernah menukangi Persija pada tahun 1999-2000 silam.

“Rasanya senang sekali ya. Kalian tahu Persija tim pertama saya di Indonesia dan Persija selalu di hati saya. Kalau saya lihat Persija, selalu saya senang,” celoteh Kolev.

“Hari ini, saya pertama kali lihat secara langsung tim ini. Beberapa kali saya nonton game dari kompetisi terakhir ( Liga 1 2018 di mana Persija keluar sebagai juara). Dan saya memang suka itu, yang saya lihat,” tambah juru taktik berusia 61 tahun itu. 

Terkait latihan besok, Kolev pun mengaku akan coba bereksperimen segala hal, mulai dari segi fisik hingga taktik. Sebab, Persija memang sudah ditunggu laga leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia kontra tim asal Riau, Kepri 757 Jaya FC pada 23 Januari mendatang, yang mana laga ini akan dihelat di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

“Ya semua, harus semua karena sebenarnya tidak ada waktu. Jadi harus kerja, harus bereksperimen untuk semua hal,” ungkapnya. 

Sebagai informasi, manajemen Persija mengontrak Ivan Kolev selama satu tahun. Pelatih yang juga pernah menukangi PS TNI (sekarang PS Tira) itu menggantikan Cugurra yang hengkang ke Bali United.

Penandatangan kontrak sendiri dilakukan di mess Persija yang berada di kawasan Halim Perdanakusuma, Selasa (15/1/2019) sore, sebelum Kolev memantau latihan Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan.

Indra Sjafri akan Tinggalkan Timnas Indonesia U-22

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri akan meninggalkan skuat asuhannya untuk sementara waktu. Hal itu dikarenakan Indra Sjafri akan menyelesaikan kursus lisensi Pro AFC yang diikutinya.

Padahal, timnas Indonesia U-22 saat ini sedang menjalani pemusatan latihan . Sementara kursus yang diikuti Indra bakal berlangsung di Spanyol.

Namun, Indra mengaku tidak mengikuti seluruh agenda yang berada di Spanyol. Mantan pelatih Bali United itu akan pulang lebih cepat ketimbang peserta lainnya.

“Kalau Pro AFC modul lima itu sepuluh hari di sana. Tetapi saya dapat izin (dari PSSI) untuk bisa di sana lima hari dan kebetulan saya juga sudah visit klub ke Juventus selama sepuluh hari,” kata Indra di Stadion Madya, Senayan, Selasa (15/1/2019).

Indra menjelaskan selama dirinya meninggalkan Tanah Air, timnas Indonesia U-22 tetap berlatih seperti biasa. Nantinya, asisten pelatih yang mengambil alih untuk sementara waktu.

“Tidak libur. Ada coach Nova (Arianto), Nursaelan (Santoso), ada coach Hendro Kartiko juga. Saya pergi mulai 21 Januari dan pulang 24 Januari,” pungkasnya.

Pemusatan latihan timnas Indonesia U-22 sudah memasuki pekan kedua. Pekan ketiga nanti, skuat Garuda Muda mulai akan fokus pembentukan tim untuk Piala AFF U-22 2019.

Ajang tersebut akan digelar pada 17 Februari hingga 2 Maret 2019. Indonesia tergabung di Grup B bersama dengan Kamboja, Myanmar, dan Malaysia.

AC Milan dan Real Madrid Bersaing Rebut Krzysztof Piatek

Suara.com – Tampil menawan bersama Genoa , Krzysztof Piatek jadi incaran AC Milan dan Real Madrid .

Performa Krzysztof Piatek di musim ini begitu mencuri perhatian di Serie A. Ia menjadi mesin gol menakutkan yang dimiliki Genoa. Di usianya yang masih 23 tahun, Piatek sudah mampu bersaing dengan pemain sekelas Cristiano Ronaldo dalam hal mencetak gol.

Bahkan Krzysztof Piatek sempat menjadi top skor sementara Serie A sebelum disalip saat ini oleh Ronaldo. Piatek kini telah mencatatkan 19 gol dari 21 penampilannya di semua kompetisi, sedangkan di Serie A ia telah meciptakan 13 gol.

Tajamnya Krzysztof Piatek di lini depan Genoa ini pun akhirnya membuat beberapa klub tertarik untuk mendatangkannya. Sebelumnya beberapa klub dikabarkan tertarik kepada eks pemain Cracovia Krakow ini, akan tetapi kini dilaporkan ada dua klub yang serius mengincar Piatek. 

Striker Genoa, Krzysztof Piatek. (Vincenzo Pinto/AFP).Striker Genoa, Krzysztof Piatek. (Vincenzo Pinto/AFP).

Melansir dari Football Italia, AC Milan dikabarkan menginginkan jasa dari Krzysztof Piatek. Bahkan Rossoneri disebut sudah membuka pembicaraan dengan Genoa untuk meyakinkan pihak klub agar menjual penyerangnya tersebut.

Lebih lanjut dari laporan tersebut mengabarkan bahwa AC Milan setidaknya akan membutuhkan dana 40 juta euro atau sekitar Rp 646 miliar jika ingin mendatangkan Krzysztof Piatek ke San Siro.

Proyek transfer mendatangkan Krzysztof Piatek ini disebut menjadi langkah yang serius bagi AC Milan. Pasalnya, Rossoneri terancam akan kehilangan Gonzalo Higuain yang dikabarkan bersiap hengkang ke Chelsea. Piatek pun dipersiapkan untuk menjadi suksesor.

Namun, langkah AC Milan untuk mendatangkan Krzysztof Piatek tidak akan berjalan mudah. Real Madrid juga disebut menginginkan penyerang Genoa tersebut.

Real Madrid mengincar Krzysztof Piatek untuk memperkuat lini depan mereka yang tumpul di musim ini, sekaligus sebagai tambahan slot peyerang Los Blancos, mengingat Gareth Bale dan Karim Benzema yang saat ini mengalami cedera.

Penulis: Andiarsa Nata

Sumber: Bolatimes.com

PSM Resmi Kontrak Bayu Gatra Dua Musim

Suara.com – PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PT PSM) yang menaungi klub PSM Makassar mengonfirmasi memberikan kontrak dua tahun bagi Bayu Gatra . Seperti diketahui, Bayu gabung PSM di bursa transfer jelang Liga 1 2019, setelah meninggalkan Madura United pada Desember 2018 lalu.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin di Makassar, Selasa (15/1/2019), pun mengungkapkan jika Bayu menjadi satu-satunya pemain yang diberikan kontrak panjang oleh PSM.

“Untuk pemain-pemain yang kita rekrut di bursa transfer ini, untuk pemain lokal yang lain termasuk dua asing baru kita kontrak setahun. Khusus untuk Bayu Gatra, kita berikan dua tahun masa kontraknya,” ungkap Munafri.

Sebagai informasi, manajemen PSM mendatangkan total delapan pemain di bursa transfer kali ini, yang terdiri dari enam lokal dan dua asing.

Mereka adalah Bayu Gatra, Yandi Sofyan, Munhar, Benny Wahyudi, Taufik Hidayat dan Hery Prasetyo, sementara untul legiun asing adalah Aaron Evans (bek tengah) dan Eero Markkanen (penyerang). Namun dalam perkembangannya, Yandi Sofyan memilih mundur dan batal memperkuat PSM menghadapi kompetisi Liga 1 musim ini.

“Jadi lima pemain lokal (selain Yandi Sofyan) kita rencana ikat kontrak malam ini. Untuk durasi, khusus Bayu Gatra saja yang kita sodori dua tahun,” tukas Munafri.

Wih! 20 Pelatih Indonesia akan Menimba Ilmu di Klub La Liga Deportivo Alaves

Suara.com – Sebanyak 20 pelatih akan menimba ilmu di Spanyol. Klub La Liga alias kompetisi top-flight Liga Spanyol, Deportivo Alaves menjadi tujuan mereka.

Ke-20 pelatih tersebut sendiri adalah Indra Sjafri , Widodo Cahyono Putro, Djadjang Nurdjaman , Aji Santoso , Bambang Nurdiansyah, Wolfgang Pikal, Rudy Eka Priyambada, Joko Susilo, Liestiadi, Hanafing, Tony Ho, Emral Abus, Rahmad Darmawan, Iwan Setiawan, Nil Maizar, Yeyen Tumena, Mundari Karya, Yunan Helmi, Syafrianto Rusli, dan Seto Nurdiyantara.

Menuju Alaves, ke-20 pelatih tersebut bakal menyelesaikan modul kelima kursus lisensi AFC Pro yang sudah dimulai sejak April 2018 lalu. Tidak hanya dari Indonesia, pelatih asal Jepang Fujiwara dan dua dari Malaysia, Adam Bin Abdullah serta Elavaran juga akan ikut serta.

Total 23 juru taktik tersebut akan bertolak ke Spanyol pada 19 Januari 2019 dan akan berada di Negeri Matador hingga 29 Januari mendatang. Khusus Indra Sjafri, dirinya akan pulang ke Tanah Air lebih cepat, yakni pada 24 Januari lantaran harus mendampingi Timnas Indonesia U-22 menjalani pemusatan latihan.

“23 pelatih akan ke Spanyol dari 19-29 Januari untuk mempelajari Deportivo Alaves . Mulai dari persiapan pertandingan, keseharian, dan melihat bagaimana tim dilatih. Ini merupakan kursus modul kelima (kursus lisensi AFC Pro), sementara kursus modul keenam akan digelar di Indonesia. Spanyol dipilih karena menjadi barometer sepakbola kita,” ungkap Direktur Media dan Promosi PSSI , Gatot Widakdo pada jumpa pers di Hotel Sultan, Senayan, Selasa (15/1/2019).

Deportivo Alaves sendiri memang dianggap sebagai klub yang cocok sebagai referensi para pelatih asal Indonesia tersebut. Itu karena klub tersebut memiliki pengelolaan yang baik meski berstatus tim kecil di Spanyol.

Di Liga Spanyol 2018/2019 musim ini, Alaves juga tampil mengejutkan dengan menempati peringkat kelima klasemen sementara sampai jornada ke-19.

“Perkiraan, para pelatih pada 20 Januari sudah masuk kelas. Mereka juga akan mendapat bimbingan dari instruktur pelatih di sana. Selain melihat langsung, mereka akan mengunjungi akademi dan melihat bagaimana mempersiapkan bibit muda, sampai pemain itu masuk klub profesionalnya (tim senior atau tim utama). Para pelatih juga akan melihat pertandingan Deportivo Alaves melawan Rayo Vallecano (pada lanjutan Liga Spanyol 2018/2019),” terang Gatot. 

Di sisi lain, Indra Sjafri sendiri berharap kunjungan ke Spanyol bisa menambah ilmu kepelatihannya. Oleh karenanya, pelatih berusia 55 tahun itu berharap modul kelima bisa diselesaikan dengan baik. 

“Kami sudah selesaikan empat modul dan tinggal tiga lagi untuk mendapat lisensi AFC. Mudah-mudahan modul kelima ini bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Indra.

“Dalam modul keenam nanti, instruktur akan melihat pelatih melatih, sementara modul ketujuh kami akan presentasikan thesis dengan tugas mengamati klub di Eropa selama enam bulan,” jelasnya. 

“Bagi kami, ini bentuk mengejar ketertinggalan. Pelatih dibutuhkan bukan hanya kualitas, tapi juga kuantitas,” pungkas juru taktik asal Sumatera Barat itu.

Ini Dia Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Indonesia

Suara.com – Kompetisi Piala Indonesia 2018 memasuki babak 32 besar di tahun 2019 ini. PSSI pun telah resmi merilis jadwal 16 pertandingan fase ini dengan format kandang-tandang dalam dua leg. Laga Persinga Ngawi vs Persebaya Surabaya akan menjadi partai pembuka di babak 32 besar ini. 

Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada 22 Januari 2019 di Stadion Ketonggo, Ngawi. Untuk kesluruhan, leg pertama Piala Indonesia 2018 akan dimainkan pada 22-29 Januari 2019. Sementara untuk leg kedua akan dimainkan 30 Januari-6 Februari mendatang. 

Sementara itu, laga final sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada Maret 2019 mendatang. Untuk juara Piala Indonesia 2018 nantinya direncanakan dapat bermain di kompetisi Piala AFC 2020.

Berikut jadwal lengkap babak 32 Besar Piala Indonesia 2018:

Leg Pertama

22 Januari 2019:

Persinga Ngawi vs Persebaya Surabaya, Stadion Ketonggo Ngawi.
Sriwijaya FC vs Keluarga USU Medan, Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. 

23 Januari 2019:

Persija Jakarta vs Kepri 757 Jaya FC, Stadion Patriot, Bekasi. 
Barito Putera vs PSS Sleman, Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

24 Januari 2019:

PSBL Langsa vs Bhayangkara FC, Stadion Langsa.
Blitar United vs Bali United, Stadion Gelora Soeprijadi.

25 Januari 2019:

Semen Padang vs PS Tira, Stadion H Agus Salim, Padang.
Persela Lamongan vs Persik, Stadion Surajaya Lamongan.

26 Januari 2019:

Arema FC vs Persita Tangerang, Stadion Kanjuruhan Malang.
Kalteng Putra vs PSM Makassar, Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya.

27 Januari 2019:

Perseru Serui vs Mitra Kukar, Stadion Marora Serui.
Persiwa Wamena vs Persib Bandung, Stadion Wijaya Kusuma Cilacap.

28 Januari 2019:

Persidago vs Persipura, Stadion 23 Mei Gorontalo.
Persibat vs PSIS Semarang, Stadion Moch Sarengat Batang.

29 Januari 2019:

PS Mojokerto Putera vs Borneo FC, Stadion Gadjahmada Mojosari.
Madura United vs Cilegon United, Stadion Ratu Pamelingan Pamekasan.

Leg Kedua

30 Januari 2019:

Keluarga USU Medan vs Sriwijaya FC, Stadion Mini USU Medan.
Persebaya vs Persinga Ngawi, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

31 Januari 2019:

Kepri 757 Jaya FC vs Persija Jakarta, Stadion Citra Mas Batam.
PSS Sleman vs Barito Putera, Stadion Maguwoharjo.

1 Februari 2019:

Bhayangkara FC vs PSBL Langsa, Stadion PTIK.
Bali United vs Blitar United, Stadion I Wayan Dipta Gianyar.

2 Februari 2019:

Persik Kendal vs Persela Lamongan, Stadion Utama Kendal.
PS Tira vs Semen Padang, Stadion Pakansari Cibinong.

3 Februari 2019:

PSM Makassar vs Kalteng Putra FC, Stadion Andi Matalatta Makassar.
Persita Tangerang vs Arema FC, Stadion Benteng Taruna Tangerang.

4 Februari 2019:

Persib Bandung vs Persiwa, Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Mitra Kukar vs Perseru Serui, Stadion Aji Imbut Tenggarong.

5 Februari 2019:

Persipura vs Persidago Gorontalo, Stadion Mandala Jayapura. 
PSIS Semarang vs Persibat Batang, Stadion M Soebroto Magelang.

6 Februari 2019

Cilegon United vs Madura United, Stadion Krakatau Steel Cilegon.
Borneo FC vs PS Mojokerto Putera, Stadion Segiri Samarinda.

Timnas U-22 Gelar Uji Coba di Minggu Ketiga Pemusatan Latihan

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-22 , Indra Sjafri mengatakan uji coba akan digelar pada minggu ketiga pemusatan latihan . Namun, Indra mengaku belum dapat lawan yang bakal dihadapi oleh skuat asuhannya.

Untuk akhir pekan ini, Timnas U-22 hanya akan menggelar internal game. Dari internal game itu, akan diketahui nama-nama pemain yang lanjut ikut pemusatan latihan di Minggu ketiga.

“Belum (lawan uji coba). Nanti kita siapkan setelah minggu ketiga. jadi minggu pertama dan kedua masih internal game, setelah itu di minggu ketiga kita mulai rancang uji coba,” kata Indra Sjafri di Stadion Madya, Senayan, Selasa (15/1/2019).

Mantan pelatih Bali United itu mengatakan akhir pekan nanti bakal ada pencoretan pemain. Indra hanya akan membawa 30 pemain yang ikut pemusatan latihan minggu ketiga yang mulai fokus untuk Piala AFF U-22 2019.

Itu berarti bakal ada delapan pemain yang dicoret. Pasalnya, saat ini ada total 38 pemain yang terdaftar, namun hanya 35 yang ikut serta.

Tiga pemain belum bergabung karena belum diizinkan oleh klubnya. Mereka adalah Egy Maulana Vikri (Lechia Gdanks), Ezra Walian (RKC Waalwijk), dan Saddil Ramdani (Pahang FA).

“Nanti hari Sabtu akan ada pencoretan. kita akan ciutkan jadi 30 pemain,” pungkas eks juru taktik timnas Indonesia U-19 itu.

Tottenham Selidiki Dugaan Aksi Rasisme terhadap Son Heung-min

Suara.com – Klub Tottenham Hotspur saat ini sedang menyelidiki dugaan aksi rasisme terhadap penyerang mereka, Son Heung-min pada laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019 kontra Manchester United di Wembley, Senin (14/1/2019) dini hari WIB. Uniknya, seperti dilaporkan media-media ternama Inggris, tindakan rasis tersebut justru dilakukan oleh pendukung Tottenham sendiri.

Pihak klub menyatakan bahwa mereka telah berbicara kepada suporter tersebut, yang membuat pernyataan bernada rasis terhadap Son di media sosial.

Kasus pelecehan ini sendiri awalnya diketahui oleh seorang penonton bernama James Dickens, yang juga merupakan pendukung Tottenham, dan langsung melaporkannya ke pihak klub. Dickens merasa ucapan oknum suporter tu tidak pantas diucapkan kepada penyerang sayap asal Korea Selatan berusia 26 tahun tersebut.

“Kami sedang menyelidiki insiden yang merupakan dugaan pernyataan rasial. Karena insiden terjadi di kandang, kami belum memastikan apakah pihak yang mengeluarkan pernyataan rasis itu pendukung Tottenham Hotspur atau tidak,” demikian disampaikan juru bicara Tottenham seperti dikutip dari BBC Sport.

“Setiap tindak rasis, diskriminasi atau sikap antisosial, tidak bisa dibenarkan oleh klub. Kami memiliki aturan ketat, tidak menolerir sedikit pun dan akan mengambil tindakan terhadap siapa pun yang bersikap atau menggunakan bahasa yang menunjukkan sikap permusuhan atau pelanggaran.”

Bagi Tottenham, kejadian ini sendiri merupakan yang kedua kalinya pada musim ini. Sebelumnya, oknum suporter Tottenham juga diketahui bertindak rasisme ketika The Lilywhites menghadapi Arsenal di Emirates Stadium pada laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019, awal Desember 2018 lalu.

Saat itu, oknum fans Tottenham melemparkan kulit pisang kepada penyerang Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang. Sang pelaku pun kemudian diberi hukuman larangan terlibat di segala jenis aktivitas sepakbola selama empat tahun.

AFC Bantu PSSI Berantas Pengaturan Skor di Persepakbolaan Indonesia

Suara.com – PSSI menggelar pertemuan dengan Konfederasi Sepak Bola Asia ( AFC ) di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2019). Pertemuan ini digelar untuk membahas polemik match fixing alias pengaturan skor yang terjadi di persepakbolaan Indonesia. 

Perwakilan AFC yang hadir adalah Mohammad Yazid Bin Zakaria, yang bergerak di bagian Integrity Executive Legal Affairs. Ia hadir untuk memberi saran terkait langkah pembentukan Komite Adhoc Integrity, yang salah satu tugasnya adalah mengatasi pengaturan skor ini.

Pertemuan untuk membentuk Komite Adhoc Integrity ini sendiri tidak hanya dihadiri oleh PSSI dan AFC saja. Turut hadir juga perwakilan Kepolisian Republik Indonesia dan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

“Sebelum kongres PSSI (20 Januari 2019), kami memang ingin mengundang wakil AFC atau FIFA. Tujuannya untuk membuat framework pembentukan Komite Adhoc Integrity,” tutur Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria di sela-sela acara pertemuan ini. 

“Tadi kami belajar beberapa kasus yg pernah dialami anggota AFC juga, di antaranya Thailand, Nepal, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian apa saja yang negara itu lakukan (untuk mengatasi pengaturan skor) dan bagaimana kolaborasinya dengan pihak kepolisian,” jelas perempuan berparas cantik itu.

Tisha menambahkan, Komite Adhoc Integrity merupakan departemen khusus yang berada di bawah ke-Sekjen-an PSSI untuk menangani berbagai kasus, salah satunya pengaturan skor. Rencananya, departemen khusus itu bakal terbentuk pada 2020 mendatang.

Dengan adanya Komite tersebut, PSSI pun tentu bisa lebih fokus menangani berbagai penemuan kasus pengaturan skor. Bukti-bukti yang mereka temukan bisa dilaporkan langsung kepada Komite Disiplin (Komdis).

“Sementara ini, kita juga tahu bahwa badan yudisial juga disibukkan dengan berbagai perkara keolahragaan lainnya yang terjadi,” tukas Tisha.

Indra Sjafri Sudah Kantongi Bek yang Masuk Skuat Utama Timnas U-22

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-22 , Indra Sjafri mengaku sudah mengantongi skuat utama yang akan mengisi pos pemain belakang. Indra Sjafri sudah mendapatkan pilihannya tersebut setelah menjalani pengamatan selama pemusatan latihan .

Sebagaimana diketahui, skuat Garuda Muda memulai pemusatan latihan sejak 7 Januari lalu. Ada sekitar 12 pemain belakang yang ikut serta.

Indra menyebutkan ada lima pemain belakang yang sudah masuk kriterianya. Namun, pelatih asal Sumatera Barat itu enggan menyebutkannya.

“Untuk lini belakang ada 4-5 pemain kita sudah sesuai, jadi mereka akan menjadi bagian dari tim ini,” kata Indra di Stadion Madya, Senayan, Selasa (15/1/2019).

Mantan pelatih Bali United itu menambahkan perkembangan anak asuhannya cukup memuaskan. Seluruh materi yang diberikan bisa dikerjakan dengan baik oleh para pemain.

“Kami hampir setiap hari berlatih bagaimana menyerang, bagaimana bertahan, bagaimana transisi kami lakukan perbaikan,” ujarnya.

“Tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan dan ini progresnya memang step by step dan mudah-mudahan nanti di minggu ketiga dan empat kita sudah punya tim yang akan kita turunkan di Piala AFF,” jelasnya.

Piala AFF memang jadi ajang terdekat yang bakal dihadapi timnas Indonesia U-22. Turnamen tersebut bakal dilaksanakan di Kamboja pada 17 Februari hingga 2 Maret 2019.

Huddersfield Town Resmi Berpisah dengan Pelatih David Wagner

Suara.com – Klub Liga Inggris , Huddersfield Town mengumumkan perpisahan mereka dengan sang pelatih kepala, David Wagner , Selasa (15/1/2019) WIB. Meski demikian, klub berjuluk The Terriers tersebut menegaskan tidak memecat Wagner. Kedua kubu hanya telah sepakat untuk berpisah.

Seperti diketahui, performa Huddersfield sampai pekan ke-22 Liga Inggris 2018/2019 bisa dibilang hancur lebur. Aaron Mooy dan kolega terpuruk di dasar klasemen dengan beru mengoleksi 11 poin dari 22 pertandingan. Mereka juga masih berjarak delapan poin dari zona aman.

Kepergian Wagner sendiri diumumkan pihak klub lewat laman resmi mereka, yang disampaikan chairman klub, Dean Hoyle.

“Saya tahu istilah ‘kesepakatan bersama’ sering diartikan sebagai pemecatan terhadap seorang pelatih yang dilakukan suatu, namun ini (kepergian Wagner) betul-betul keputusan bersama,” jelas Dean Hoyle.

“David sungguh-sungguh mencintai klub ini selama lebih dari tiga tahun membesut tim, di mana kami bisa mencapai Premier League berkat dia. Namun sebagaimana saya, perhatian utama kami dalam pembicaraan yang dilakukan adalah menentukan yang terbaik untuk Huddersfield Town,” tambahnya.

Hoyle memang berterima kasih atas dedikasi serta pencapaian Wagner selama menangani Huddersfield, termasuk membawa tim itu promosi ke Liga Inggris pada 2017.

“Pencapaian Wagner menempatkannya dalam sejarah Huddersfield bersama nama-nama besar, pelatih-pelatih legendaris kami seperti Herbert Chapman dan Mick Buxton, pelatih yang mengubah wajah tim ini,” ujarnya.

Pihak Huddersfield sendiri belum menunjuk pelatih permanen pengganti Wagner, namun pelatih tim U-23 akan mendampingi tim untuk menghadapi Manchester City dalam laga pekan ke-23 Liga Inggris 2018/2019, akhir pekan ini.

Wagner sendiri menjadi pelatih keempat di Liga Inggris musim ini yang harus kehilangan pekerjaannya secara prematur, menyusul Slavisa Jokanovic (Fulham), Mark Hughes (Southampton) dan Jose Mourinho (Manchester United).

Supardi Tak Khawatir Pemain Senior yang Dilepas Persib

Suara.com – Kapten Persib Bandung Supardi Nasir mengatakan karir mantan pemain senior Persib belumlah habis. Menurutnya, beberapa pemain senior Persib yang pada musim ini tak diperpanjang kontrak masih bisa berkarir di lapangan hijau.

Menurutnya, sepak bola memang kejam dan persaingan di dunia si kulit bundar tidak ada habisnya. Misalkan, dalam sebuah klub, pemain harus berani bersaing untuk bisa menembus tim inti.

Begitupun ketika masa kontrak akan segera habis, pemain harus bersaing dengan pemain lain ataupun pemain baru untuk memastikan manajemen memperpanjang kontraknya atau justru didepak.

“Ya itu sepak bola, inilah sepak bola, kualitas yang dikedepankan. Mereka keluar bukan berarti mereka akan tamat karirnya, engga, mereka bisa dapat berkarir dimanapun,” kata Supardi usai latihan rutin di Universe Fitness, Jalan Manado, Bandung, Jawa Barat, selasa, (15/1/2019).

Pangeran Biru–julukan Persib–kehilangan 5 pemain seniornya, Eka Ramdhani , Airlangga Sucipto , Tony Sucipto, Victor Igbonefo dan Atep . Kelima pemain senior itu kini tak lagi memperkuat Persib lantaran kontraknya tak diperpanjang.

Menurut Supardi, keluar masuk sebuah klub bagi pemain profesional memang hal biasa. Bergelut di dunia si kulit bundar memang tidak ada jaminan bisa tetap. Senja usia kerap kali menjadi musuh terbesar bagi pemain sepak bola saat harus menerima kenyataan buruk dimana klub tak memperpanjang kontrak pemain bersangkutan.

“Mereka keluar pasti banyak tawaran tim lain, sekarang butuh adaptasi untuk rata rata pemain yang keluar Persib, yang gak diperpanjang mereka udah lama disini, pasti butuh waktu. Saya pernah merasakan itu dua tahun aja di tim ini ketika pindah itu bersisa, itu biasa,” jelasnya.

Menurutnya, senjata bagi pemain senior yakni memiliki segudang pengalaman. Makanya, kata dia, urusan adaptasi bersama tim baru sepertinya bukan masalah yang serius bagi setiap pemain senior yang memperkuat klub baru.

“Butuh waktu untuk beradaptasi tapi insyaallah gak sulit bagi mereka. Mereka pemain berpengalaman, cerdas jadi sepertinya gak susah bagi mereka,” tukasnya.

Kontributor : Aminuddin

Andik Absen Lawan Persebaya di Liga 1 2019, Pelatih Madura United Tak Gusar

Suara.com – Pelatih anyar Madura United , Dejan Antonic tak mempermasalahkan jika pemain baru timnya, Andik Vermansyah bakal absen ketika melawan Persebaya di Liga 1 2019 .

“Tidak masalah kalau memang Andik tidak bermain lawan Persebaya, dan saya menghormatinya,” ujar Dejan seperti dilansir ANTARA.

Andik yang resmi gabung Madura United pada bursa transfer jelang Liga 1 musim kompetisi 2019, memang telah menyatakan tidak akan bermain melawan Persebaya. Winger Timnas Indonesia itu menyebut, hal tersebut ada dalam perjanjian saat penandatanganan kontrak bersama Madura United.

Seperti diketahui, Andik melakukan hal ini sebagai sebuah bentuk respek pada Persebaya, klub tempat pemain berusia 27 tahun itu menimba ilmu saat masih belia dan juga merupakan klub pertamanya sebagai pemain profesional.

Terlebih, Andik ramai diberitakan bakal gabung Persebaya pada bursa transfer kali ini setelah meninggalkan klub Malaysia, Kedah FA. Namun seperti diketahui, ia akhirnya justru memilih Madura United sebagai pelabuhan anyarnya. 

Menurut Dejan, meski nantinya tanpa diperkuat Andik saat menghadapi Persebaya di Liga 1 2019, baik partai kandang maupun tandang, timnya akan tetap solid dan berusaha meraih hasil maksimal.

“Kalau memang dia (Andik) seperti itu maka saya tidak bisa melakukan apapun, sebab tergantung dia. Tapi sekali lagi, bukan suatu masalah bagi tim saya,” ucap mantan pelatih Borneo FC tersebut.

Cavani Isyaratkan Pensiun Usai Kontraknya di PSG Berakhir

Suara.com – Edinson Cavani telah mengisyaratkan bahwa Paris St Germain akan menjadi klub terakhir profesionalnya. Striker internasional Uruguay ini mengungkapkan bahwa dirinya bisa saja pensiun setelah setelah kontraknya selesai di PSG pada 2020

Cavani bergabung bersama PSG dari Napoli pada 2013. Kini dia telah mencatatkan namanya dalam sejarah PSG setelah menjadi pemain tersubur bagi klub raksasa Prancis ini.

Ia mengawali tiga musim pertamanya di PSG dengan mencetak 16, 18 dan 19 gol. Namun dia musim keempatnya Cavani mencetak 35 gol dari 36 penampilannya di Ligue 1 pada musim 2016/2017.

Sementara di musim lalu, Cavani mencetak 28 gol dari 32 laganya. Semua pencapaian tersebut menjadi top skor klub setelah dia mencetak gol ke 157 dan melewati Zlatan Ibrahimovic.

Meski Cavani menikmati suksesnnya di PSG namun kencang dikabarkan dia akan meninggalkan klub kota Paris itu. Napoli kabarnya berminat untuk membawa dia kembali ke Serie A.

Sementara Cavani masih belum dapat memastikan soal masa depannya di PSG. Bahkan, penyerang yang akan berusia 32 tahun pada bulan depan, bisa saja pensiun bersama dengan berakhir kontraknya di PSG.

“Saya berniat untuk tetap di sini sampai akhir kontrak saya dan mungkin [akhir] karir saya,” kata Cavani kepada Le Parisien.

“Saya tidak tahu apakah saya akan terus bermain setelah 2020, atau apakah itu akan ada di Paris (jika berlanjut), tetapi saya merasa senang di Paris, saya pikir klub senang dengan saya. Saya ingin kontrak hingga selesai,” pungkasnya. (Scoresway)