5 Fakta Menarik Usai Liverpool Juara Liga Champions

Suara.com – Liverpool sukses mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 di final Liga Champions. Berikut fakta – fakta menarik usai Liverpool memastikan sebagai juara Liga Champions musim 2018/2019.

Pada laga final di Liga di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB, Mohamed Salah membuka gol kemenangan Liverpool di awal laga. Divock Origi akhirnya memastikan Liverpool menang 2-0 lewat golnya menjelang akhir laga.

Kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur tersebut membuat Liverpool memastikan sebagai juara Liga Champions musim ini. Sementara gol Salah dari titik penalti tercatat sebagai gol tercepat kedua di final dalam sejarah Liga Champions.

Pemain Liverpool Mohamed Salah (kanan) merayakan golnya ke gawang Tottenham Hotspur dari titik penalti saat final Liga Champions. GABRIEL BOUYS / AFPPemain Liverpool Mohamed Salah (kanan) merayakan golnya ke gawang Tottenham Hotspur dari titik penalti saat final Liga Champions. GABRIEL BOUYS / AFP

Berikut adalah fakta – fakta menarik usai Liverpool memastikan sebagai juara Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di final, seperti yang dihimpun dari Opta.

1. Liverpool telah memenangkan trofi Liga Champions / Piala Eropa keenam mereka. Dua kali lipat dari yang telah dimenangkan oleh tim Inggris lainnya, Manchester United tiga kali.

2. Jurgen Klopp adalah manajer Liverpool keempat yang memenangkan Liga Champions / Piala Eropa, setelah Bob Paisley, Joe Fagan dan Rafael Benitez.

3. Klopp adalah pelatih Jerman kelima yang memenangkan Liga Champions / Piala Eropa, setelah Dettmar Cramer, Jupp Heynckes, Ottmar Hitzfeld, dan Udo Lattek, tetapi ia adalah pelatih Jerman kedua yang memenangkan trofi dengan tim non-Jerman (juga Heynckes, bersama Real Madrid).

4. Mauricio Pochettino telah kalah kedua final utamanya sebagai manajer Tottenham Hotspur, juga kalah di final Piala Liga Inggris vs Chelsea pada 2015.

5. Ini juga adalah final Liga Champions pertama tanpa kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit.

Salah Pencetak Gol Kedua Tercepat di Final Liga Champions

Suara.com – Mohamed Salah bukan hanya membuka kemenangan Liverpool saat mengalahkan Tottenham Hotspur di final Liga Champions. Bintang Liverpool ini juga tercatat sebagai pencetak gol kedua tercepat di final dalam sejarah Liga Champions.

Pada laga final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB, wasit suda menunjuk titik putih saat laga berjalan 30 detik setelah pemain Tottenham Moussa Sissoko melakukan handsball di kotak telarang.

Salah akhirnya melakukan tugasnya dengan baik melakukan eksekusi penalti. Gol pemain internasional Mesir ini tercatat mencetak gol dari titik penalti saat laga baru berjalan satu menit dan 48 detik.

Gol Salah tersebut tercatat sebagai gol kedua tercepat di final Liga Champions. Sementara gol lebih awal tercipta saat Liverpool terakhir mengangkat trofi Liga Champions terakhir kalinya yaitu pada 2005.

Pemain Liverpool Mohamed Salah (kanan) merayakan golnya ke gawang Tottenham Hotspur dari titik penalti saat final Liga Champions. GABRIEL BOUYS / AFPPemain Liverpool Mohamed Salah (kanan) merayakan golnya ke gawang Tottenham Hotspur dari titik penalti saat final Liga Champions. GABRIEL BOUYS / AFP

Saat itu, Paulo Maldini mencetak gol bagi AC Milan saat laga baru berjalan 50 detik di Istanbul. Milan ketika itu sempat memimpin 3-0 sebelum Liverpool akhirnya bangkit dan menang lewat adu penalti.

Gol tercepat setelah Salah di final Liga Champions dicetak oleh Gaizka Mendieta saat Valencia menghadapi Bayern Munich pada 2001. Selanjutnya gol Ivan Rakitic buat Barcelonoa di menit keempat saat mengalahkan Juventus pada final 2015.

Selanjutnya, adalah pemain Bayern Munich Mario Basler di menit keenam saat menghadapi Manchester United saat final Liga Champions 1999, demikian seperti dilansir Scoresway.

Sementara gol Salah juga menjadi gol tercepat dari titik penalti di final Liga Champions sejak pemain Werder Bremen Johan Micoud mencetak gol penalti setelah satu menit dan 40 detik saat menghadapi Panathinaikos pada 2006.

Persipura Gagal Menang di Tiga Laga, Luciano Evaluasi Kinerja Pemain

Suara.com – Pelatih Persipura Luciano Gomes Leandro mengaku akan mengevaluasi kinerja pemain usai timnya ditahan imbang 1-1 oleh PSS Sleman pada lanjutan pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/5/2019).

“Memang itu harus kita lakukan. Kalau habis laga kita evaluasi yah, kita lihat agar kita lebih baik kedepannya,” kata Luciano di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (1/6/2019).

Luciano mengakui bahwa timnya banyak menciptakan peluang untuk cetak gol. Dari 10 peluang yang ada, hanya satu yang berhasil dikonversi menjadi gol.

“Seperti kamu bilang, kita ada banyak peluang untuk cetak gol tapi tidak bisa. Ini kita perlu lebih konsentrasi untuk bermain. Kita sudah latihan banyak, mudah-mudahan Tuhan kasih lebih banyak peluang dan gol,” katanya.

Pesepak Bola Persipura Jayapura Todd Rivaldo Ferre (kiri) berebut bola dengan persepak bola PSS Sleman Rangga Muslim pada pertandingan Liga 1 di Stadion Mandala Jayapura, Papua, Jumat (31/05/2019). Persipura Jayapura bermain imbang dengan PSS Sleman dengan skor 1-1. ANTARA FOTO/Gusti TanatiPesepak Bola Persipura Jayapura Todd Rivaldo Ferre (kiri) berebut bola dengan persepak bola PSS Sleman Rangga Muslim pada pertandingan Liga 1 di Stadion Mandala Jayapura, Papua, Jumat (31/05/2019). Persipura Jayapura bermain imbang dengan PSS Sleman dengan skor 1-1. ANTARA FOTO/Gusti Tanati

Dalam laga itu, sejumlah pemain Persipura terlihat beberapa kali berhadapan dengan penjaga gawang PSS Sleman diantaranya Gunansar Mandowen, Mamadou Samassa dan Yustinus Pae.

Namun, sepakan bola yang dilesakkan oleh para pemain tim berjuluk Mutiara Hitam itu tidak bisa dikonversi menjadi gol guna meraih poin sempurna di laga kandang tersebut.

Ketidakhadiran sang kapten Boaz TE Solossa dan penyerang muda Marinus Manewar ternyata memberikan dampak yang luar biasa bagi tim yang telah empat kali menjuarai Liga Indonesia itu.

Keduanya absen, karena mendapatkan hukuman kartu merah dan larangan bermain dua kali bagi Boaz yang dinilai dan terbukti menendang salah satu pemain Persela Lamongan di pertandingan sebelumnya.

Dengan hasil ini tim Persipura Jayapura masih berkutat di papan bawah dengan dua poin, dari sekali kalah dan dua kali imbang. Sedangkan PSS Sleman naik ke papan atas dengan koleksi lima poin dari tiga pertandingan.

Hantam Tottenham Hotspur, Liverpool Juarai Liga Champions Musim 2018/2019

Suara.com – Liverpool akhirnya memastikan sebagai juara Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0. Gol kemenangan Liverpool dicetak oleh Mohamed Salah dan Divock Origi.

Pada laga final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB, Liverpool Salah mencetak gol dari tendangan penalti saat laga baru berjalan satu menit.

Menjelang akhir pertandingan Origi memperbesar kemenangan menjadi 2-0. Sementara Tottenham Hotspur mampu menguasai bola namun gagal mencetak gol.

Liverpool akhirnya memastikan juara Liga Champions di musim ini dengan kemenangan 2-0 di final. Ini menjadi trofi Liga Champions keenam yang telah diraih oleh Liverpool

Sementara Tottenham Hotspur gagal untuk merasakan trofi pertamanya menjadi juara di kompetisi bergengsi Eropa ini.

Jalannya Pertandingan

Liverpool sudah unggul 1-0 saat pertandingan baru berjalan satu menit. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Tottenham, Moussa Sissoko, membuat handball di kotak penalti.

Mohamed Salah yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik guna menaklukkan kiper Hugo Lloris. 

Tertinggal 0-1, Tottenham pun mencoba menyamakan kedudukan. Namun peluang Moussa Sissoko lewat sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih tinggi dan melebar di menit ke-10.

Sementara Liverpool kembali mencoba mendominasi permainan. Pada menit ke-17, ancaman berbahaya dimiliki oleh Liverpool lewah sepakan kaki kanan Trent Alexander-Arnold namun masih melenceng tipis di sisi kanan gawang.

Namun pada menit ke-18, laga sempat terhenti setelah seorang penyusup wanita berbikini masuk ke dalam lapangan. Namun petugas keamanan stadion dengan cepat menangkap penyusup tersebut dan pertandingan kembali di lanjutkan.

Liverpool masih mencoba membuka serangan baik langsung atau kedua sayap dan juga tengah. Sementara Tottenham Hotspur masih kesulitan untuk membongkar pertahanan Liverpool.

Pada menit ke-21, usaha Salah dari luar kotak penalti masih dapat diblok. Satu menit berselang kembali Salah melakukan ancaman namun sepakan kirina masih melenceng di sisi kiri gawang Tottenham.

Liverpool membuka peluang lewat usaha Andrew Robertson dari luar kotak penaltu namun masih dapat diamankan Hugo Lloris di menit 38. Kembali Salah memberikan ancaman dari luar kotak penalti namun bola hasil sepakan kaki kanannya masih melambung.

Sementara Tottenham masih kesulitan untuk membuka peluang meski mampu mendominasi penguasaan bola. Menjelang akhir babak pertama
Christian Eriksen punya peluang lewat sepakan kaki kirinya namun bola masih terlalu tinggi.

Hingga turun minum skor masih tetap 1-0 bagi keunggulan Liverpool. Di babak kedua, Tottenham mulai menambah tekanan. Pada menit ke-51, Kieran Trippier melepaskan umpan terobosan, namun Son Heung-Min mengejar bola lebih dulu tertangkap offside.

Enam menit kemudian, peluang Tottenham lewat sepakan kaki kiri Danny Rose dari sisi kiri masih melenceng dari sasaran. Spurs masih menekan lewat sundulan Jan Vertonghen namun masih terlalu tinggi.

Sementara Liverpool masih mencoba membuka peluang. Pada menit ke-69, sepakan kaki kiri James Milner masih melenceng tipis di samping gawang. Sementara Tottenham masih terus membuka peluang.

Pada menit ke-73, sepakan kaki kanan Dele Alli memanfaatkan umpan Son masih dapat diamankan kiper Alisson. Kembali Delle Ali punya punya peluang di menit ke-79 namun sundulannya masih terlalu tinggi.

Pemain Tottenham Son Heung-Min dan Lucas Moura terus mengancam gawang Liverpool namun Allison masih mampu mengamankan gawangnya. Namun Liverpool yang mampu memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-87 lewat sepakan kaki kiri Divock Origi. 

Skor 2-0 bagi Liverpool bertahan hingga akhir laga dan skuat besutan Jurgen Klopp memastikan sebagai juara Liga Champions musim ini

Susunan pemain :

Tottenham Hotspur: Lloris; Trippier, Alderweireld, Vertonghen, Rose; Winks, Sissoko, Eriksen, Alli; Son, Kane.

Liverpool: Alisson; Alexander-Arnold, Matip, Van Dijk, Robertson; Fabinho, Henderson, Wijnaldum; Salah, Mane, Firmino.

Timnas Indonesia U-23 Jajal Kekuatan PSIM Yogyakarta

Suara.com – Tim Nasional Indonesia U-23 akan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga uji coba yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (2/6/2019). Uji coba tersebut merupakan bagian dari persiapan panjang timnas Indonesia U-23 menghadapi SEA Games 2019 mendatang. Terdekat, tim asuhan Indra Sjafri akan berlaga di ajang Piala Merlion di Singapura pada 7-9 Juni mendatang.

Sebelum menghadapi PSIM, skuat Garuda Muda sudah empat hari melakukan persiapan lewat pemusatan latihan yang digelar di Yogyakarta. Sebanyak 26 pemain mengikuti pemusatan latihan tersebut.

“Uji coba besok penting buat kami untuk melihat kualitas pemain- pemain baru dari TC kali ini ini. Apalagi ini menjadi bekal kami sebelum mengikuti Piala Merlion. PSIM adalah tim yang bagus dan mempunyai sejarah panjang di dunia sepak bola Indonesia. Semoga uji coba besok menjadi titik awal kebangkitan klub kebanggaan masyarakat Kota Yogyakarta,” kata Indra Sjafri seperti dikutip laman resmi PSSI.

Dalam TC kali ini, sejumlah nama baru diberi kesempatan oleh Indra Sjafri. Seperti Malik Risaldi dan Hambali Tolib dari Persela Lamongan, M. Dicky Indrayana dari (Bali United), Muhammad Rifad Marasabessy (Tira Persikabo), Rizky Dwi (Kalteng Putra), Yacob Sayuri (Barito Putera), serta M. Rafli Mursalim (Mitra Kukar).

Indra menambahkan semua pemain punya peluang yang sama untuk mendapatkan tempat di skuat Garuda Muda.

“Kami ingin lihat potensi baru, tidak adil rasanya, dengan banyak pemain tapi cuma bertumpu pada beberapa orang saja. Apalagi, SEA Games bukan agenda resmi FIFA, kemungkinan pemain-pemain yang di Eropa juga tidak diizinkan klubnya,” ujar pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan AFF U-22 2019 ini.

Sementara itu, kapten Timnas U-23, Andy Setyo Nugroho mengatakan seluruh pemain sudah siap menjalani laga uji coba melawan PSIM Yogyakarta.

“Semoga kami bisa menjalankan strategi yang diinginkan pelatih dengan baik dan apa yang menjadi harapan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Yogyakarta, juga bisa terwujud. PSIM merupakan tim yang bagus apalagi laga besok kami dengar tiket sudah sold out (habis terjual). Itu menjadi motivasi bagi kami untuk bermain semaksimal mungkin,” kata Andy.

Laga Timnas U-23 versus PSIM Yogyakarta dijadwalkan berlangsung pada pukul 20.30 WIB. Pertandingan tersebut disiarkan langsung oleh Indosiar.

Kenang Reyes, Mantan Penggawa Arsenal Banjiri Media Sosial

Suara.com – Mantan rekan setim Jose Antonio Reyes di Arsenal membanjiri media sosial dengan ucapan belasungkawa menyusul kabar meninggalnya pemain 35 tahun itu pada Sabtu (1/6/2019).

Reyes, yang namanya sempat mencuri perhatian banyak orang saat berseragam The Gunners, meninggal karena kecelakaan mobil seperti diungkapkan oleh salah satu bekas klubnya, Sevilla.

Legenda Arsenal, Thierry Henry, yang sempat bermain bersama Reyes menulis di akun Twitter pribadinya, “Saya terpukul saat mendengar kabar buruk mengenai Jose Antonio Reyes. Pemain hebat, rekan setim yang baik, dan manusia luar biasa. Saya mendoakan keluarga dan rekan-rekannya tetap kuat dan memiliki keberanian untuk melalui masa sulit ini. #takenfartoosoon.”

Sementara itu, mantan kapten Arsenal Cesc Fabregas yang kini merumput di AS Monaco mengunggah foto dirinya bersama Reyes saat keduanya masih membela The Gunners melalui Instagram.

Jose Antonio Reyes bergabung dengan Arsenal di tahun 2004 [AFP]Jose Antonio Reyes bergabung dengan Arsenal di tahun 2004 [AFP]

“Rekan pertama saya di dunia sepak bola profesional, rekan setim saya, yang selalu ingin tidur dengan menggunakan penyejuk udara, bahkan pada situasi minus sepuluh derajat,” demikian sebagian ungkapan duka Fabregas yang ditulis dengan menggunakan bahasa Spanyol.

Mantan pemain timnas Swedia, Freddie Ljunberg, yang juga bermain bersama Reyes di Arsenal mencuit, “Saya terdiam saat mendengar (kabar) mengenai mantan rekan setim saya, Jose Antonio Reyes. (Ia) pergi terlalu dini, pikiran saya tertuju kepada keluarga dan rekan-rekannya.”

Mantan pemain hebat Arsenal lainnya, Robert Pires, menulis, “Terpukul mendengar kabar yang sangat menyedihkan mengenai rekan saya Jose Antonio Reyes. Beristirahatlah dalam damai.”

Jose Antonio Reyes, saat itu masih memperkuat Sevilla, berpose dengan trofi Liga Europa usai partai final di tahun 2015 [AFP]Jose Antonio Reyes, saat itu masih memperkuat Sevilla, berpose dengan trofi Liga Europa usai partai final di tahun 2015 [AFP]

Selain akun-akun media sosial pribadi, akun-akun resmi klub sepak bola Eropa juga turut menyampaikan ucapan duka cita terhadap pemain yang terakhir kali diketahui bermain untuk klub strata kedua Liga Spanyol, Extremadura.

Manchester United, Olympique Marseille, Leicester City, Leeds United, dan Liverpool merupakan sebagian klub-klub yang menyatakan turut berkabung atas meninggalnya Reyes.

UEFA juga telah mengonfirmasi bahwa akan dilakukan mengheningkan cipta sebelum pertandingan final Liga Champions yang akan berlangsung di Madrid pada Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

Dilirik Juventus, Sarri Ingin Tinggalkan Chelsea

Suara.com – Maurizio Sarri telah menyampaikan kepada Chelsea bahwa ia ingin meninggalkan klub tersebut di musim panas ini. Dikutip dari Sky Sports, Sabtu (1/6/2019), pada musim pertamanya di Stamford Bridge, Sarri memastikan Chelsea kembali ke Liga Champions dengan menyudahi Liga Premier di urutan ketiga, sebelum meraih trofi utama pertama dalam kariernya sebagai pelatih dengan menjuarai Liga Europa.

Akan tetapi, di tengah ketertarikan dari juara Serie A Juventus, Sarri melakukan pembicaraan dengan Direktur Chelsea Marina Granovskaia pada Jumat (31/5/2019) dan ia berjanji untuk berbicara dengan pemilik klub Roman Abramovich mengenai masa depannya.

Kendati menghasilkan penampilan yang lebih pada akhir musim, Sarri dihujani kritik terus menerus dari sebagian besar pendukung klub itu sepanjang musim.

Chelsea mengalahkan Liverpool dan Tottenham untuk maju ke final Carabao Cup, di mana mereka kalah dalam adu penalti melawan Manchester City. Namun fans tetap tidak puas dengan gaya bermain ‘Sarri-ball’ yang berbasis penguasaan bola yang berusaha diimplementasikan oleh pelatih asal Italia itu.

Para pemain Chelsea merayakan keberhasilan menjadi juara Liga Europa di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5) dini hari WIB. [Yuri KADOBNOV / AFP]Para pemain Chelsea merayakan keberhasilan menjadi juara Liga Europa di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5) dini hari WIB. [Yuri KADOBNOV / AFP]

Dengan Massimiliano Allegri telah meninggalkan Juventus awal bulan ini, kabarnya Sarri adalah kandidat utama klub tersebut.

Menjelang pembicaraan dengan hierarki Chelsea, Sarri bertemu dengan agennya Fali Ramadani, yang menyiapkan kliennya untuk angkat kaki dari klub asal London itu.

Manajer Derby Frank Lampard, yang menghabiskan sebagian besar karier bermainnya di Stamford Bridge, dikabarkan akan kembali sebagai manajer jika Sarri angkat kaki.

Akan tetapi, Lampard diberitakan telah bertemu dengan bos Derby untuk merancang target transfer dan prioritas skuat di musim mendatang. (Antara)

Reyes Tutup Usia, Tujuh Pertandingan Divisi Segunda Ditunda

Suara.com – RFEF memutuskan untuk menunda pertandingan divisi Segunda pekan ini. Menurut jadwal, akhir pekan ini sejatinya ada tujuh pertandingan di divisi tersebut.

Keputusan RFEF menunda gelaran divisi Segunda pekan ini dikarenakan kabar duka yang datang dari salah satu klub peserta di divisi itu, Extremadura. Jose Antonio Reyes, salah satu penggawa Extremadura tewas dalam kecelakaan mobil.

Tujuh pertandingan yang ditunda pekan ini akan dimainkan kembali pada 4 Juni mendatang.

“Setelah mendengar kabar meninggalnya pemain asal Spanyol Jose Antonio Reyes, yang saat ini terdaftar sebagai pemain Extremadura, RFEF memutuskan untuk menunda tujuh pertandingan divisi Segunda yang sedianya digelar pada 2 Juni 2019,” bunyi pernyataan RFEF seperti dimuat Scoresway.

Jose Antonio Reyes, saat itu masih memperkuat Sevilla, berpose dengan trofi Liga Europa usai partai final di tahun 2015 [AFP]Jose Antonio Reyes, saat itu masih memperkuat Sevilla, berpose dengan trofi Liga Europa usai partai final di tahun 2015 [AFP]

Sebagaimana diketahui, Sabtu (1/6/2019), Reyes meninggal dunia akibat kecelakaan mobil yang terjadi di jalan raya A-376 di Alcala de Guadaira sekitar pukul 11.40 waktu setempat. Reyes yang meninggal di usia 35 tahun, meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Nama Reyes mulai dikenal pecinta sepak bola saat pemain jebolan Akademi Sevilla itu bergabung dengan Arsenal pada awal tahun 2004. Bersama The Gunners, Reyes mencicipi gelar Liga Inggris dan juga Piala FA.

Di musim 2006/07, Reyes dipinjamkan ke Real Madrid sebelum akhirnya memutuskan hengkang ke Atletico Madrid di awal musim 2007/08. Kembali ke Liga Spanyol, sinar Reyes kian meredup hingga akhirnya pemain kelahiran Utrera 1 September 1983 itu memulai petualangan singkatnya di sejumlah klub.

Reyes bahkan pernah merumput di Liga China bersama Xinjiang Tianshan Leopard di tahun 2018 sebelum akhirnya kembali ke Spanyol dan bergabung klub divisi Segunda, Extremadura di tahun 2019.

Meski karier Reyes tidak berjalan mulus, pemain didikan akademi sepak bola Sevilla itu tercatat sebagai satu-satunya pemain yang memenangkan trofi Liga Europa (dulu bernama UEFA Cup) sebanyak lima kali.

Reyes Meninggal Dunia, Final Liga Champions Dibuka dengan Heningkan Cipta

Suara.com – UEFA telah menetapkan prosesi mengheningkan cipta di final Liga Champions 2018/19 untuk mengenang sosok Jose Antonio Reyes. Final Liga Champions itu sendiri akan mempertemukan dua tim Inggris, Tottenham Hotspur vs Liverpool, di Estadio Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

Sebagaimana diketahui, Sabtu (1/6/2019), Reyes meninggal dunia akibat kecelakaan mobil yang terjadi di jalan raya A-376 di Alcala de Guadaira sekitar pukul 11.40 waktu setempat. Reyes yang meninggal di usia 35 tahun, meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

“Hari ini, UEFA sangat sedih mendengar kabar buruk tentang meninggalnya Jose Antonio Reyes,” ujar Presiden UEFA Aleksander Ceferin seperti dikutip uefa.com.

“UEFA turut berduka. Rasa kehilangan kami bersama keluarga yang ditinggalkan.”

Nama Reyes mulai dikenal pecinta sepak bola saat pemain jebolan Akademi Sevilla itu bergabung dengan Arsenal pada awal tahun 2004. Bersama The Gunners, Reyes mencicipi gelar Liga Inggris dan juga Piala FA.

Jose Antonio Reyes bergabung dengan Arsenal di tahun 2004 [AFP]Jose Antonio Reyes bergabung dengan Arsenal di tahun 2004 [AFP]

Di musim 2006/07, Reyes dipinjamkan ke Real Madrid sebelum akhirnya memutuskan hengkang ke Atletico Madrid di awal musim 2007/08. Kembali ke Liga Spanyol, sinar Reyes kian meredup hingga akhirnya pemain kelahiran Utrera 1 September 1983 itu memulai petualangan singkatnya di sejumlah klub.

Reyes bahkan pernah merumput di Liga China bersama Xinjiang Tianshan Leopard di tahun 2018 sebelum akhirnya kembali ke Spanyol dan bergabung klub divisi Segunda, Extremadura di tahun 2019.

Meski karier Reyes tidak berjalan mulus, pemain didikan akademi sepak bola Sevilla itu tercatat sebagai satu-satunya pemain yang memenangkan trofi Liga Europa (dulu bernama UEFA Cup) sebanyak lima kali.

Kecelakaan Mobil Renggut Nyawa Jose Antonio Reyes, Liverpool Berduka

Suara.com – Mantan pemain Sevilla Jose Antonio Reyes meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil yang terjadi di Spanyol, Sabtu (1/6/2019). Reyes meninggal di usia 35 tahun.

“Kami tidak bisa mengkonfirmasikan berita yang lebih buruk. Bintang Sevilla yang dicintai, Jose Antonio Reyes, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas. Rest in peace,” tulis Sevilla lewat akun Twitter resminya.

Nama Reyes mulai dikenal pecinta sepak bola saat pemain jebolan Akademi Sevilla itu bergabung dengan Arsenal pada awal tahun 2004. Bersama The Gunners, Reyes mencicipi gelar Liga Inggris dan juga Piala FA.

Di musim 2006/07, Reyes dipinjamkan ke Real Madrid sebelum akhirnya memutuskan hengkang ke Atletico Madrid di awal musim 2007/08. Kembali ke Liga Spanyol, sinar Reyes kian meredup hingga akhirnya pemain kelahiran Utrera 1 September 1983 itu memulai petualangan singkatnya di sejumlah klub.

Reyes bahkan pernah merumput di Liga China bersama Xinjiang Tianshan Leopard di tahun 2018 sebelum akhirnya kembali ke Spanyol dan bergabung klub divisi Segunda, Extremadura di tahun 2019.

Menanggapi kabar meninggalnya Reyes, Twitter pun banjir ucapan belasungkawa. Diantaranya datang dari kapten Real Madrid Sergio Ramos dan pemain legendaris Sevilla, Monchi.

“Hati saya hancur mendengar kabar ini, tidak ada kata yang bisa terucap. Cinta saya kepada keluarga almarhum. Kami akan selalu mengenangmu kawan,” tulis Ramos.

“Kabar yang sulit dipercaya. Beristirahatlah dengan tenang Jose Antonio Reyes…kabar yang sangat menyedihkan,” tulis Monchi.

Selain Ramos dan Monchi, ucapan belasungkawa juga datang dari Liverpool yang dalam beberapa jam lagi akan melakoni final Liga Champions musim 2018/19 kontra Tottenham Hotspur di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid.

“Kami sedih dan berduka mendengar kabar meninggalnya Jose Antonio Reyes. Dukungan kami untuk keluarga dan kerabatnya.”

Libur Lebaran, Pemain Persib Ini Mudik ke Ternate

Suara.com – Lebaran menjadi momen untuk melaksanakan mudik menyambangi kampung halaman dan bertemu sanak keluarga. Hal itupun yang dilakukan bek sayap Persib Bandung Ardi Idrus yang memutuskan untuk mudik ke kampung halamannya, Ternate.

“Besok insyaalloh pulang (ke Ternate),” kata Ardi setelah melakoni latihan terakhir Persib selama Ramadan di lapangan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/5/2019).

Lelaki kelahiran Ternate, 26 tahun lalu itu berencana menghabiskan waktu liburannya bersama keluarga.

“Libur kebetulan pas lebaran jadi manfaatkan waktu sama keluarga saja. Ya paling kita banyak liburan sama keluarga dan pastinya jaga kondisi juga karena jadwal kedepan sangat padat,” tukasnya.

Menurutnya, selama libur lebaran tim pelatih memang tidak terlalu rewel melarang Ardi dan pemain Persib lainnya untuk urusan konsumsi makanan. Maklum, sebagai pemain sepak bola profesional urusan asupan makanan harus tetap dijaga.

“Nggak ada larangan sih ini pelatih udah tanyain ke kita sudah profesional jadi dia nggak sampai batasi gimana. Dia (Robert Rene Alberts) cuma bilang kita pemain profesional, jadi sudah mengerti untuk masalah konsumsi makanan,” jelasnya.

Maung Bandung baru saja menuai hasil imbang saat bertandang ke markas Semen Padang, pada Rabu, 29 Mei 2019. Persib pun harus puas hanya mengantongi satu poin saja dari laga tandangnya itu.

“Kemarin sih kita target poin penuh di tandang tapi belum dapat tiga poin ya. Namun alhamdulillah kita syukuri satu poin, dan fokus untuk pertandingan ke depan,” tutupnya. (Aminuddin)

Kontributor : Aminuddin

Ani Yudhoyono Meninggal, Persija Berduka

Suara.com – Klub sepak bola Persija Jakarta turut berduka atas meninggalnya Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Persija lewat akun Twitter resmi klub, @Persija_Jkt.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas berpulangnya ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Republik Indonesia, bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Semoga amal dan ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, Amiin.” tulis Persija.

Sebagaimana diketahui, Ani Yudhoyono dinyatakan meninggal di National University Hospital (NUH), Singapura, Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu setempat. Mantan Ibu Negara Indonesia itu meninggal di usia 66 tahun.

Ucapan belasungkawa Persija Jakarta atas meninggalnya Ani Yudhoyono [Twitter@Persija_Jkt]Ucapan belasungkawa Persija Jakarta atas meninggalnya Ani Yudhoyono [Twitter@Persija_Jkt]

Ani meninggal setelah mendapatkan perawatan di NUH sejak Februari 2019. Ani dirawat karena menderita penyakit kanker darah atau Leukemia.

Setelah disemayamkan di Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Singapura pada Sabtu sore, jenazah Ani Yudhoyono akan diterbangkan ke Jakarta pada pukul 19.30 waktu setempat dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI.

Setiba di Bandara Halim Perdanakusuma, rencananya jenazah akan dibawa ke kediaman almarhumah di Cikeas, Bogor, Jawa Barat dan akan dimakamkan di Pemakaman Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019).

Vladimir Vujovic Enggan Pelajari Taktik Indra Sjafri

Suara.com – PSIM Jogja akan menghadapi Timnas Indonesia U-23 pada pertandingan uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (2/5/2019) malam WIB. Laga ini akan menjadi duel antara pelatih senior dan junior.

Tak dipungkiri, Indra Sjafri adalah salah satu pelatih yang berpengalaman di Tanah Air. Ia sudah dua kali membawa skuat Garuda Muda menjuarai Piala AFF U-19 dan U-22. Ia juga sempat menangani klub Liga 1, Bali United.

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (tengah) mengangkat Piala AFF U-22 seusai penganugerahan piala di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Indonesia berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Thailand di babak final dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Nyoman BudhianaPelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (tengah) mengangkat Piala AFF U-22 seusai penganugerahan piala di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Indonesia berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Thailand di babak final dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Sementara itu, Vladimir Vujovic selaku nakhoda PSIM adalah pelatih yang akan memulai kariernya pada musim 2019. Sebelumnya, ia masih aktif sebagai pesepak bola dengan membela Bhayangkara FC.

Meski demikian, pada pertandingan besok, Vladimir Vujovic menegaskan enggan mempelajari permainan yang diterapkan Indra Sjafri. Sebab, ia melatih Laskar Mataram tidak untuk menghadapi Timnas Indonesia U-23, tetapi untuk menatap Liga 2 2019.

“Tidak, saya tidak pelajari taktik Indra Sjafri. Karena saya tidak mempersiapkan tim ini untuk melawan timnas, saya mempersiapkan tim untuk liga,” tegas pria yang akrab disapa Vlado itu, Jumat (31/5/2019).

Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 diprediksi akan tampil ngotot saat menghadapi PSIM Jogja. Sebab, laga itu adalah persiapan terakhir skuat Garuda Muda sebelum terbang ke Singapura untuk berlaga di Merlion Cup pada 7-9 Juni 2019.

Hadapi Tottenham di Final Liga Champions, Klopp Ubah Permainan Liverpool

Suara.com – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku jika permainan timnya di final Liga Champions akan berbeda. Hal itu diungkap Klopp dalam jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (31/5/2019).

Pelatih asal Jerman itu memutuskan untuk mengubah pola bermain karena timnya sudah kerap kali berhadapan dengan Tottenham Hotspur di Liga Inggris.

“Semuanya, kami mengubah semuanya,” kata Klopp.

“Di semua partai final yang saya lakoni, saya melakukan hal yang sama. Tapi kali ini berbeda. Semuanya berbeda. Satu-satunya yang kami pertahankan adalah cara mengawali pertandingan!”

Soal kekuatan, Klopp sama sekali tidak ingin meremehkan kemampuan tim besutan Mauricio Pochettino. Meski di dua pertemuan terakhir di Liga Inggris musim 2018/19, Liverpool berhasil mengalahkan Tottenham.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp memberikan keterangan dalam jumpa pers jelang leg kedua semifinal Liga Champions di Anfield, Senin (6/5/2019) [AFP]Manajer Liverpool Jurgen Klopp memberikan keterangan dalam jumpa pers jelang leg kedua semifinal Liga Champions di Anfield, Senin (6/5/2019) [AFP]

“Posisi kami sama. Kedua tim ‘fresh’ dan siap berlaga,” ujar manajer asal Jerman.

“Tahun lalu menghadapi Real Madrid, mereka (Madrid) tahu tidak bisa menjuarai Liga Spanyol, jadi mereka mempersiapkan diri untuk partai final Liga Champions. Itu perbedaan yang sangat besar,” sambungnya seperti dikutip uefa.com.

“Ini seperti pertandingan leg kedua semifinal, di mana Barcelona memiliki lebih banyak waktu untuk bersiap. Tapi ternyata itu tidak bisa membuat perubahan.”

“Namun kali ini berbeda. Liverpool dan Tottenham berada dalam situasi yang sama.”

Final Liga Champions musim 2018/19 antara Tottenham Hotspur vs Liverpool akan digelar di Estadio Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

PSS Sleman Ungkap Kunci Tahan Imbang Persipura Jayapura

Suara.com – PSS Sleman secara mengejutkan berhasil menahan Persipura Jayapura pada pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat (31/5/2019) malam WIB. Satu poin didapat skuat Elang Jawa setelah gol Titus Bonai mampu dibalas oleh Yevhen Bokhashvili.

Hasil tersebut terbilang apik bagi tim promosi tersebut, mengingat PSS Sleman sebelumnya dihajar 0-2 oleh Persipura pada pertandingan uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, beberapa waktu lalu.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, pun merasa bersyukur bisa meraih satu poin dari kandang Persipura. Ia menilai hasil tersebut sudah sesuai dengan target awal tim.

“Hasil yang kami syukuri, dari sisi hasil saya puas. Memang target kami kalau keluar adalah satu poin,” kata Seto Nurdiantoro, kemarin.

Seto Nurdiantoro mengaku tidak mudah meraih satu poin atas Persipura. Terlebih dengan kondisi kebugaran pemain yang baru saja melakoni perjalanan panjang dari Sleman ke Jayapura.

Namun, dengan pengamatan permainan yang terus dilakukan tim pelatih selama pertandingan dan pergantian pemain yang efektif, PSS Sleman akhirnya mampu pulang dengan membawa satu poin.

“Dari awal saya sampaikan kondisi kami tidak bugar, karena baru datang kemarin. Di awal-awal babak pertama, pemain mencoba-coba mencari kondisi yang baik,” ujar pelatih berlisensi AFC Pro itu.

“Setelah kemasukan, kami mencari kekurangan kami, dengan mengganti pemain belakang untuk lebih memadukan pemain belakang dan gelandang untuk inisiatif lebih menyerang. Akhirnya kami mencetak gol untuk menyamakan kedudukan,” tuturnya menambahkan.

Hasil imbang atas Persipura membuat PSS Sleman belum terkalahkan dalam tiga pertandingan awal Liga 1 2019. Saat ini, Bagus Nirwanto dan kolega berhasil duduk manis di posisi empat klasemen sementara dengan poin lima.

Merawat Memori, Ronaldo Nazario Pernah Bermain di Indonesia

Suara.com – Ronaldo Luis Nazario da Lima adalah salah satu striker yang paling hebat yang pernah dimiliki oleh Brasil. Striker yang pernah memperkuat Inter Milan, Barcelona, hingga Real Madrid itu hampir mencicipi seluruh gelar bergengsi di dunia.

Tercatat, Ronaldo sudah tiga kali memenangkan Ballon d’Or dan dua kali terpilih sebagai pemain terbaik Eropa. Ia juga sudah merasakan nikmatnya juara Liga Champions dan dua trofi Piala Dunia bersama Timnas Brasil.

Namun, siapa sangka, Ronaldo pernah menginjakkan kaki di rumput lapangan Indonesia pada 1995. Ketika itu, pemain berjuluk Il Phenomenon itu berkunjung ke Manado, di mana ketika itu sepak bola di sana tengah bergelora.

Plus di Manada saat itu terdapat tokoh bola nasional Mayjen TNI E.E Mangindaan sebagai Gubernur Sulawei Utara. Sebagai informasi, E.E mangindaan adalah anak dari E.A Mangindaan yang termasuk salah satu pendiri PSSI.

Di tahun 1995 ini, PSV Eindhoven dari Belanda datang untuk bertanding melawan Persma Manado. Ketika itu, usia Ronaldo barulah 18 tahun, tetapi skill striker asal Brasil itu sudah dibicarakan di seluruh dunia.

Pada laga uji coba itu, Ronaldo bermain selama 20 menit. Aksi Ronaldo pun tidak luput dari perhatian para penonton yang hadir untuk menyaksikan pertandingan.

Kehadiran Ronaldo di Manado akan menjadi catatan sejarah yang akan selalu dikenang oleh sepak bola Indonesia. Sebab, dari tempat tersebut, seorang eks pesepak bola terbaik dunia menginjakkan kaki di rumput lapangan Tanah Air.

Sepak bola Sulawesi Utara sendiri ‘sepi’ dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pada musim ini, pulau yang kerap menerbitkan pemain hebat itu diprediksi akan kembali ramai.

Namun, bukan karena ada Ronaldo jilid dua, tetapi akan ada klub asal Sulawesi yang akan berlaga di Liga 2 2019. Klub itu adalah Sulut United, tim yang sebelumnya bernama Bogor FC.

Jose Mourinho Kesulitan Prediksi Juara Liga Champions 2018/2019

Suara.com – Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, merasa kesulitan untuk memilih tim jagoan di final Liga Champions 2018/2019. Sebab, Liverpool dan Tottenham Hotspur selaku finalis dirasa sama-sama layak untuk juara.

Penilaian Jose Mourinho tidak lepas dari performa kedua tim finalis yang tampil heroik untuk melaju ke partai final Liga Champions. Liverpool menyingkirkan Barcelona dengan agregat 4-3. Sementara Tottenham menyingkirkan Ajax Amsterdam dengan agregat 3-3, unggul agretivitas gol tandang.

Lebih hebatnya lagi, Liverpool dan Tottenham sama-sama tertinggal lebih dulu pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions 2018/2019. Sehingga, kedua tim itu dianggap sama-sama berpeluang besar untuk menjadi juara oleh Jose Mourinho.

“Hal yang paling menarik dari final kali ini adalah kedua tim mencapai posisi tersebut dengan cara yang luar biasa. Mereka berada di final seperti sebuah raksasa, yang sangat yakin bisa mengalahkan para lawannya. Kedua tim sangat yakin gelar juara Liga Champions musim ini memang layak untuk mereka,” kata Mourinho, mengutip dari Sportskeeda, Sabtu (1/6/2019).

“Saya selalu mengatakan tim yang mempunyai sesuatu hal yang luar biasa dalam perjalanan menuju final (Liga Champions), maka dia akan sedikit diunggulkan. Namun, nyatanya justru kedua tim sama-sama melalui Liga Champions musim ini dengan luar biasa,” tuturnya menambahkan.

Kedua tim dipastikan memiliki motivasi tinggi yang memastikan duel di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari nanti berlangsung sengit. Sebab, bagi Tottenham, final Liga Champions ini merupakan yang pertama. Kemenangan akan mengukir sejarah tidak terlupakan bagi klub asal London tersebut.

Sementara bagi Liverpool, trofi Liga Champions musim ini menjadi satu-satunya ‘obat penenang’ bagi skuat asuhan Jurgen Klopp yang musim lalu mimpi untuk memenangi trofi Liga Champions keenamnya dikandaskan Real Madrid.

Begini Gaya Ani Yudhoyono Saat Nekat Main Bola Pakai Sepatu Hak Tinggi

Suara.com – Mendiang Ani Yudhoyono tak hanya dikenal sebagai perempuan nan cakap tapi juga enerjik. Salah satu momen itu bisa dilihat saat ia bermain sepak bola.

Ibu negara Presiden Republik Indonesia keenam, Ani Yudhoyono dikabarkan telah meninggal dunia di National University Hospital (NUH), Singapura pagi tadi, Sabtu (1/6/2019).

Sebagai ibu negara, Ani selain dikenal cerdas dan cakap juga memiliki fisik nan enerjik. Bukti ini bisa terlihat dari salah satu koleksi foto saat bermain sepak bola yang diunggah lewat akun Instagramnya.

Dalam foto yang diunggah pada akhir Januari 2015 itu, Ani terlihat mengenakan setelan warna krem.

Ia tampak berada di depan rumah ditemani tiga staf dan sejumlah anak kecil. Di momen itu Ani terlihat bersiap menendang bola sementara di depannya ada seorang anak berbaju hitam memasang kuda-kuda siaga menangkap bola.

Yang bikin takjub, saat momen itu berlangsung, Ani mengenakan busana resmi lengkap dengan sepatu hak tinggi.

Dalam keterangan fotonya, Ani menulis tentang riwayat klub sepak bola bernama Cikeas Junior FC yang dibentuknya pada awal 2009.

Klub binaan keluarga SBY itu dibentuk sebagai upaya untuk mewadahi bakat-bakat pesepakbola muda yang ada di sekitar Cikeas.

Ya, seperti diketahui sepanjang mendampingi SBY menunaikan tugas sebagai kepala negara, Ani Yudhoyono juga dikenal turut mendukung perkembangan sepak bola tanah air. Hal itu dibuktikan dengan kehadirannya di beberapa laga Timnas Indonesia di Stadion Gelora Utama Bung Karno.

Beberapa momen itu bisa dilihat saat perhelatan Piala AFF hingga final Piala AFC 2007 silam.

Final Liga Champions, Steven Gerrard Beri Saran untuk Jurgen Klopp

Suara.com – Legenda hidup Liverpool, Steven Gerrard, memberikan sedikit masukan untuk Jurgen Klopp jelang pertandingan final Liga Champions 2018/2019. Ia mengimbau agar Jordan Henderson bisa dimainkan sejak menit awal pertandingan.

Bukan tanpa alasan, Gerrard menilai Henderson memiliki beberapa hal yang layak untuk dimainkan sejak menit awal. Beberapa di antaranya ialah sikap yang tidak egois, selalu bekerja keras, dan memiliki permainan yang konsisten.

“100 persen. Jordan Henderson harus menjadi starter pada laga nanti,” ujar Gerrard kepada BBC Radio 5 Live.

“Saya selalu menjadi fans Jordan Henderson. Saya percaya dia bukan pemain egosi. Orang tidak banyak tahu bahwa dia selalu bekerja keras untuk tim. Saya tahu dia di dalam dan luar lapangan. Dia selalu mendahulukan kepentingan orang lain, memang begitu sikapnya,” lanjutnya.

“Saya rasa dia sangat pantas untuk memenangi setiap laga yang dimainkan. Sejak bermain lebih ke depan, dia memegang tanggung jawab lebih besar dan menjadi salah satu pemain Liverpool paling konsisten,” imbuh Gerrard.

Lebih lanjut, Gerrard juga menilai Henderson memiliki umpan diagonal serta umpan silang yang mematikan untuk daerah pertahanan lawan. Ia akan menjadi leader yang pas untuk memimpin pasukan Liverpool ‘berperang’ mengahadapi Tottenham Hotspur di laga final.

“Dia sangat mampu melepaskan umpan di daerah sepertiga lapangan akhir atau melepaskan crossing serta mampu mencetak gol dari kotak penalti, berlari ke kotak penalti untuk membuat assist,” kata Gerrard.

“Jordan akan banyak melakukan pekerjaan kotor di lapangan nanti dan menutup semua posisi serta mengatur permainan. Saya rasa dia sudah lebih dewasa serta bertanggun jawab lebih di lapangan,” tutup pelatih Rangers itu.

Peluang Henderson untuk tampil di final Liga Champions memang belum bisa terjamin. Kendati dirinya seorang kapten tim, nyatanya pemain yang akrab disapa Hendo itu baru tampil sebanyak 28 kali sebagai starter dari 42 penampilan. Ia kerap berotasi dengan Fabinho, James Milner, Naby Keita, hingga Georginio Wijnaldum.

Ini 6 Foto Bertema Sepak Bola Karya Ani Yudhoyono

Suara.com – Ibu negara Presiden Republik Indonesia keenam, Ani Yudhoyono meninggal dunia dalam usia 67 tahun di Singapura, Sabtu (1/6/2019). Siapa sangka semasa hidupnya, putri seorang jendral ini ternyata begitu lekat dengan olahraga salah satunya adalah sepak bola.

Setelah berjuang kurang lebih selama tiga bulan melawan sakit kanker darah, Ani Yudhoyono akhirnya menghembuskan napas terakhir di National University Hospital (NUH) Singapura.

Banyak kenangan indah yang ditinggalkan oleh sosok mantan ibu negara yang enerjik ini. Salah satunya di dunia olahraga terkhusus di cabang sepak bola.

Seperti diketahui, Ani begitu gemar dengan fotografi. Dalam setiap kesempatan kunjungan ia selalu membawa serta kamera di sampingnya. 

Nah, di antara beberapa karya yang dipamerkan di akun Instagramnya, beberapa momen terkait sepak bola juga ada.

Nah berikut sejumlah foto tentang sepak bola karya Ani Yudhoyono

Viral, Eden Hazard Foto Pegang Jersey Real Madrid

Suara.com – Bintang Chelsea, Eden Hazardm tengah dirumorkan bergabung Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2019. Di tengah isu tersebut, ia terciduk berfoto dengan jersey Los Blancos.

Menurut Mirror, momen itu terjadi saat Hazard sedang berlibur di Resor Marbella, Spanyol. Ia tampak melayani foto dengan seorang penggemar yang membawa jersey Real Madrid.

Hazard tampak santai berfoto dengan seorang fans sembari memegangi jersey Real Madrid. Ia menunjukkan sebuah pose seperti pemain yang diperkenalkan di sebuah klub baru.

Foto itu pun tersebar luas di media sosial dan mendapat sambutan hangat dari fans Real Madrid. Tidak sedikit dari mereka yang mengucapkan selamat datang untuk bintang asal Belgia itu.

“Selamat datang juara di klub sepakbola terhebat dunia #hala #madrid,” tulis @Veermangang.

“Hazard adalah pemain resmi dari Real Madrid,” timpal @David16772068.

“Hati saya tenggelam,” tulis @kitmuscles.

Hazard berpeluang besar meninggalkan Chelsea setelah mengantarkan tim asal London itu menjuarai Liga Europa 2018/2019. Sebab, kontraKnya bersama The Blues akan segera berakhir pada Juni 2020.

Real Madrid paling kencang disebut sebagai tujuan Hazard berikutnya. Los Blancos bahkan diklaim bakal mengumumkan transfer Hazard pada Senin (3/6/2019) mendatang.

Ani Yudhoyono Meninggal, Inilah Momen Almarhum Bersama Cristiano Ronaldo

Suara.com – Istri Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, telah dinyatakan meninggal dunia di National University Hospital, Singapura, Sabtu (1/6/2019), pukul 11.50 waktu setempat.

Istri Presiden ke-6 RI Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut wafat setelah sudah berjuang untuk melawan penyakitnya, kanker darah.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun, bu Ani telah meninggal dunia pada 11.50 waktu Singapura,” kata politikus Partai Demokrat, Andi Arief, mengonfirmasi kabar tersebut.

Kepergian Ani Yudhoyono tentu menjadi duka mendalam bagi masyarakat Indonesia lantaran jasanya selama 10 tahun menemani Susilo Bambang Yudhoyono dalam memimpin Indonesia.

Sebagai seorang mantan Ibu negara, Ani Yudhoyono dikenal sebagai sosok gemar dengan olahraga, termasuk sepak bola. Ia bahkan berkesempatan bertemu dengan pesepak bola ternama di dunia, Cristiano Ronaldo, pada Rabu (26/6/2013) silam di Bali.

Ketika itu, Ani Yudhoyono bersama suaminya SBY juga sempat mengabadikan momen bersama Cristiano Ronaldo. Tampak ada senyum bahagia Ani Yudhoyono saat bersanding dengan peraih lima Ballon d’Or tersebut.

Kini Ani Yudhoyono telah kembali ke sang pencipta. Momen bersama Cristiano Ronaldo akan menjadi salah satu kenangan manis hingga akhir hayatnya.

Jelang Final Liga Champions Mohamed Salah Minta Maaf untuk Kane, Kenapa?

Suara.com – Final Liga Champions, Minggu (2/5/2019) dini hari nanti tak hanya jadi pertarungan dua klub raksasa Inggris tetapi juga persaingan antara penyerang tajam kedua tim yakni Mohamed Salah dan Harry Kane. Meski diliputi tensi panas, jelang duel di Stadion Wanda metropolitano, Madrid, Salah sempat meminta maaf untuk Kane, kenapa?

Harry Kane dan Mohamed Salah diketahui merupakan raja gol di Liga Primer Inggris. Persaingan kedua pemain ini dimulai tepatnya pada musim lalu.

Kala itu, Mohamed Salah yang baru saja melakoni debut bersama Liverpool tampil menggila dan sukses menorehkan 32 gol terpaut dua gol dari Harry Kane yang berada di urutan kedua pencetak gol terbanyak.

Salah kini menyamai torehan Harry Kane sebagai top skor dua musim beruntun yakni di musim 2017/2018 serta di musim 2018/2019. Tercatat, Harry Kane sebelumnya sukses meraih gelar top skor selama dua musim beruntun yakni di musim 2015/2016 serta 2016/2017.

Salah pun bakal kembali bersaing dengan Kane yang akan bersua di final Liga Champions, dini hari nanti. Saat disinggung jelang duel, Salah sempat meminta maaf terkait Kane.

Pemain Liverpool Mohamed Salah (tengah) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ketiga Liverpool melawan Bournemouth di Anfield. Paul ELLIS / AFPPemain Liverpool Mohamed Salah (tengah) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ketiga Liverpool melawan Bournemouth di Anfield. Paul ELLIS / AFP

Dilansir dari BT Sports, awalnya Salah ditanya mengenai pendapatnya soal Kane. Penyerang Timnas Mesir itupun menyebut bahwa Kane kini tak lebih tajam darinya. Dirinya pun antusias untuk kembali bersaing dengan Kane.

“Saya merasa ini kompetisi yang bagus dan momen yang bagus bisa berhadapan dengannya sebagai yang terbaik di pertandingan ini,” ujarnya.

“Menurutku, Kane adalah pemain yang bagus dia bahkan sudah membuktikannya bertahun-tahun. Dia juga top skor untuk timnya serta sepak bola Inggris itu sebelum saya datang,” kelakarnya.

Setelah pernyataan itu, Salah kemudian meminta maaf lantaran ia menganggap itu sebagai candaan semata.

“Saya minta maaf, ya bagus untuk berada di final. Ini sesuatu yang bagus untuk memacu saya lebih baik lagi,” tandasnya.

Berjuang Lawan Kanker Demi Final Champions, Evans Dapat Dukungan dari Klopp

Suara.com – Mimpi Dave Evans menyaksikkan secara langsung Liverpool berlaga di final Liga Champions menghadapi Tottenham Hotspur tampaknya harus pupus di tengah jalan. Kanker yang menyerang empedunya membuat Evans terpaksa mengurungkan diri berangkat menuju Madrid.

Dilansir dari Liverpoolecho, Evans telah memimpikan sejak lama bisa menyaksikkan Liverpool berlaga di final Liga Champions. Bersama istrinya, Liz, ia bahkan sudah menabung hingga 10 ribu poundsterling atau sekitar Rp180 juta dan memesan hotel di Madrid.

Tetapi rencana tinggal rencana, beberapa minggu sebelum berangkat ke Madrid, Evans mengalami sakit perut yang tak kunjung sembuh hingga harus menjalani sejumlah tes di rumah sakit.

Dari pemeriksaan baru diketahui bahwa ada tumor sebesar 12 cm yang tumbuh di bagian empedunya. Mirisnya, hanya dalam waktu dua bulan setelah pemeriksaan, terdeteksi bahwa tumor tersebut telah berkembang tiga kali lipat dari ukuran semula.

Evans pun harus menerima kenyataan pahit mengurungkan niatnya berangkat ke Madrid dan menjalani serangkaian kemoterapi.

Tiga minggu lalu, dokter mengatakan bahwa peluang hidupnya hanya sekitar dua minggu lagi. Ia kini pun harus berjuang untuk tetap hidup agar tetap bisa menyaksikkan Liverpool beraksi di laga final Liga Champions meski tak secara langsung datang ke Madrid.

Kabar sedih yang menimpa Evans terdengar hingga ke manajer dan penggawa Liverpool. Jurgen Klopp dan James Milner pun turut memberikan dukungan untuk perjuangan hidup yang tengah dilakoni Evans.

“Saya sudah tahu ceritanya dan saya tahu kamu adalah petarung yang luar biasa. Satu-satunya yang bisa kukatakan adalah kami juga memikirkanmu. Kamu bersama kami,” ungkap Jurgen Klopp lewat video singkat yang diunggah oleh akun Twitter @StanCollymore.

“Saya tahu kamu tak bisa ke Madrid dan akan mendukung kami dari rumah. Kami akan melakukan sekuat tenaga dan menyelesaikan tugas ini. Mudah-mudahan kami bisa memeangi trofi dan kami mendoakan yang terbaik bagimu dan keluarga,” tukasnya.

Preview Final Liga Champions 2019, Tottenham Hotspur Vs Liverpool

Suara.com – Laga Hidup Mati akan dilakoni dua tim Inggris di Estadio Wanda Metropolitano. Minggu (2/6/2019), Tottenham Hotspur akan berhadapan dengan Liverpool di partai final Liga Champions musim 2018/19.

Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Liverpool lebih unggul. Dari lima pertemuan terakhir kedua tim di Liga Inggris, Liverpool unggul dengan empat kemenangan dan satu kali tumbang.

Kemenangan tersebut termasuk dua pertemuan di Liga Inggris musim 2018/19, di mana Liverpool mengantongi poin penuh dengan kemenangan 2-1 di Wembley dan Anfield.

Namun catatan tersebut tidak menjadi jaminan, karena tak ada yang mustahil dalam sepak bola. Seperti yang terjadi di babak semifinal, di mana kedua tim melakoni aksi comeback luar biasa.

Pemain Liverpool merayakan gol ketiga mereka selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Liga Champions antara Liverpool melawan Barcelona di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Kamis (8/5) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]Pemain Liverpool merayakan gol ketiga mereka selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Liga Champions antara Liverpool melawan Barcelona di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Kamis (8/5) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]

Liverpool yang menelan kekalahan telak 3-0 di leg pertama, mampu mengejutkan dunia setelah mengalahkan Barcelona 4-0 di leg kedua yang berlangsung di Anfield.

Begitu pula dengan Tottenham Hotspur. Tim besutan Mauricio Pochettino dikalahkan Ajax 0-1 di leg pertama yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium. Akan tetapi di leg kedua yang digelar di markas Ajax, Tottenham memastikan tiket final usai memetik kemenangan 3-2.

Selain comeback spektakuler di semifinal, kedua tim juga memiliki motivasi tinggi yang memastikan duel di Wanda Metropolitano Minggu dini hari berlangsung sengit. Sebagaimana diketahui, bagi Tottenham, final Liga Champions ini merupakan yang pertama. Kemenangan akan mengukir sejarah tidak terlupakan bagi klub asal London tersebut.

Para pemain Tottenham merayakan kemenangan mereka di akhir pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Ajax Amsterdam melawan Tottenham Hotspur di Stadion Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Belanda, Kamis (9/5) dini hari WIB. [Adrian DENNIS / AFP]Para pemain Tottenham merayakan kemenangan mereka di akhir pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Ajax Amsterdam melawan Tottenham Hotspur di Stadion Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Belanda, Kamis (9/5) dini hari WIB. [Adrian DENNIS / AFP]

Sedangkan bagi Liverpool, trofi Liga Champions musim ini menjadi satu-satunya ‘obat penenang’ bagi skuat asuhan Jurgen Klopp yang musim ini nyaris menjuarai Liga Premier Inggris. Plus, di musim lalu mimpi Liverpool untuk memenangi trofi Liga Champions keenamnya dikandaskan Real Madrid.

Mengingat pentingnya pertandingan ini, kedua manajer pastinya akan memutar otak dalam menetapkan strategi di final nanti. Di kubu Tottenham, Harry Kane yang absen sejak awal April diragukan tampil. Meski bomber tim nasional Inggris itu ikut ke Madrid, namun kondisi kebugarannya masih menjadi perhatian Pochettino.

Sejumlah pemain juga diragukan bisa bermain di partai bersejarah ini. Diantaranya Jan Vertonghen, Harry Winks, Davinson Sanchez, Victor Wanyama.

Striker Tottenham Hotspur Harry Kane sudah ikut mengambil bagian di sesi latihan bersama timnya menjelang menghadapi Liverpool di final Liga Champions. Daniel LEAL-OLIVAS / AFPStriker Tottenham Hotspur Harry Kane sudah ikut mengambil bagian di sesi latihan bersama timnya menjelang menghadapi Liverpool di final Liga Champions. Daniel LEAL-OLIVAS / AFP

Dengan formasi 4-3-1-2, tugas berat menanti barisan belakang Tottenham untuk menghalau trisula maut Liverpool. Begitu pula dengan barisan depan yang dituntut untuk meruntuhkan kokohnya pertahanan Liverpool yang dimotori Virgil van Dijk.

Di kubu Liverpool, Naby Keita dipastikan menepi akibat cedera. Sedangkan peran Roberto Firmino, yang kabarnya belum fit 100 persen, diragukan.

Absennya Keita dan peran Firmino yang diragukan, tidak berarti barisan belakang Tottenham bisa bernapas lega. Karena Liverpool masih memiliki pemain pengganti yang sama tajam, yang bisa mengisi posisi Keita dan Firmino.

Ditambah kepiawaian sang juru taktik asal Jerman yang mampu membuat keajaiban di leg kedua babak semifinal yang digelar di Anfield saat menyingkirkan Barcelona tanpa kehadiran Mohamed Salah dan Firmino.

Trisula maut Liverpool, Roberto Firmino (kiri), Mohamed Salah dan Sadio Mane. [Oli SCARFF / AFP]Trisula maut Liverpool, Roberto Firmino (kiri), Mohamed Salah dan Sadio Mane. [Oli SCARFF / AFP]

Perkiraan Susunan Pemain partai final Liga Champions 2018/19 antara Tottenham Hotspur versus Liverpool.

Tottenham Hotspur (4-3-1-2): Lloris; Trippier, Vertonghen, Alderweireld, Rose; Eriksen, Wanyama, Sissoko; Alli; Son, Kane.
Pelatih: Mauricio Pochettino.

Liverpool (4-3-3): Alisson; Alexander-Arnold, Van Dijk, Matip, Robertson; Wijnaldum, Fabinho, Henderson; Salah, Firmino, Mane.
Pelatih: Jurgen Klopp.

Statistik

Lima pertemuan terakhir kedua tim di Liga Inggris

31-03-2019 Liverpool 2-1 Tottenham
15-09-2018 Tottenham 1-2 Liverpool
04-02-2018 Liverpool 2-2 Tottenham
22-10-2017 Tottenham 4-1 Liverpool
12-02-2017 Liverpool 2-0 Tottenham

Lima pertandingan terakhir Tottenham Hotspur

27-04-2019 Tottenham 0-1 West Ham (EPL)
01-05-2019 Tottenham 0-1 Ajax (UCL)
04-05-2019 Bournemouth 1-0 Tottenham (EPL)
09-05-2019 Ajax 2-3 Tottenham (UCL)
12-05-2019 Tottenham 2-2 Everton (EPL)

Lima pertandingan terakhir Liverpool

27-04-2019 Liverpool 5-0 Huddersfield (EPL)
02-05-2019 Barcelona 3-0 Liverpool (UCL)
05-05-2019 Newcastle 2-3 Liverpool (EPL)
08-05-2019 Liverpool 4-0 Barcelona (UCL)
12-05-2019 Liverpool 2-0 Wolverhampton (EPL)

Minim Gol, Luciano Akui Persipura Banyak Peluang

Suara.com – Pelatih Persipura Jayapura Luciano Gomes Leandro mengakui jika skuat asuhannya banyak menciptakan peluang tetapi minim gol, sehingga laga kontra PSS Sleman hanya berakhir imbang 1-1, jauh dari harapan dan target tiga poin dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/5/2019).

“Semua bisa lihat laga tadi, tim Persipura usaha terus cetak gol dan ada banyak peluang, tapi bola tidak masuk. Kita punya banyak peluang untuk memenangkan laga tadi, tapi tidak bisa,” katanya dalam sesi jumpa pers di Stadion Mandala.

Menurut dia, selain usaha dari para pemain untuk menciptakan peluang gol, tim tamu PSS Sleman juga bermain bertahan dan sesekali menyerang dengan baik, bahkan merepotkan pertahanan tim berjuluk Mutiara Hitam.

“Tim lawan juga main cukup bagus dan mereka ke sini untuk dapatkan satu poin. Saya selalu bicara dengan pemain, kita harus lebih kerja keras, kalau tidak dapat menang hari ini kita harus lebih kerja keras lagi, mudah-mudahan ke depan kita bisa lebih bagus daripada hari ini dan menang,” katanya.

Mengenai peran penyerang asing Mamadou Samassa yang dinilai belum maksmial, Luciano mengakui pemain itu masih belum fit dan diberikan instruksi untuk bisa menarik bek lawan agar pemain lainnya bisa lebih berkreasi dan ciptakan peluang. Hal itu terbukti, hanya belum bisa dikonversi jadi gol.

“Kita memanfaatkan kepiawaian Samassa untuk merepotkan dua bek lawan dan itu berhasil. Memang saat dia hadir bersama tim kondisi fisiknya belum bugar, tetapi tadi bermain 90 menit itu sudah luar biasa dan pemain lain bisa ciptakan peluang hanya belum gol,” katanya.

Ketika ditanya mengapa Ian Loius Kabes dan Imanuel Wanggai baru diturunkan pada babak kedua, pelatih asal Brazil itu menjelaskan para pemain di Persipura punya kemampuan yang hampir merata sehingga siapapun yang diturunkan merupakan bagian dari taktik dan strategi tim.

“Dua pemain itu bagus, seperti Conteh dan Kevin hanya saja ketika mereka berdua dinilai menurun saya masukkan Ian dan Wanggai untuk lebih menopang tim, ini hanya pilihan,” kata Luciano seperti dikutip Antara.

Dalam laga yang dipimpin oleh wasit Hamim Tohari asal Jawa Timur, tim Persipura Jayapura ditahan imbang 1-1 oleh PSS Sleman.

Gol tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu dicetak oleh Titus Bonay pada menit 16 lewat titik putih.

Titus yang merupakan eksekutor penalti, memang disiapkan oleh pelatih Luciano Gomes Leandro dan berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga timnya bisa unggul lebih dulu hingga turun minum babak pertama.

Sementara gol balasan sekaligus penyeimbang oleh Laskar Sembada julukan PSS Sleman dicetak oleh pemain asing Yevhen Bokhashvili pada menit ke-73.

Dengan hasil ini dipastikan tim Persipura Jayapura masih berkutat di papan bawah dengan dua poin, dari sekali kalah dan dua kali imbang, sedangkan PSS Sleman tetap bertahan di papan tengah dengan poin lima dari sekali menang, dua kali imbang.

Wijnaldum: Tak Mudah Hadapi Tottenham Hotspur

Suara.com – Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum memprediksi laga sengit akan tersaji di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019), ketika timnya berhadapan dengan Tottenham Hotspur di final Liga Champions musim 2018/19.

Menghadapi Tottenham, Wijnaldum mengaku tidak berani memandang sebelah mata tim besutan Mauricio Pochettino tersebut. Meski dari catatan pertemuan kedua tim, Liverpool unggul.

Dari lima pertemuan terakhir kedua tim di Liga Premier Inggris, Liverpool membukukan empat kemenangan. Sedangkan Tottenham satu kemenangan.

Dua dari empat kemenangan tersebut diraih Liverpool di Liga Inggris musim 2018/19. Di mana The Reds memetik kemenangan 2-1 di Wembley dan Anfield.

Pemain Liverpool, Roberto Firmino dan Mohamed Salah, saat merayakan gol kedua timnya ke gawang Tottenham Hotspur, dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Wembley, London, Sabtu (15/9/2018). [Adrian DENNIS / AFP]Pemain Liverpool, Roberto Firmino dan Mohamed Salah, saat merayakan gol kedua timnya ke gawang Tottenham Hotspur, dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Wembley, London, Sabtu (15/9/2018). [Adrian DENNIS / AFP]

“Anda bisa menyaksikan ketangguhan dari Tottenham. Jika Anda menyaksikan dua pertandingan terakhir kami (Liverpool vs Tottenham di Liga Inggris), mereka benar-benar tangguh. Apalagi di pertemuan kedua,” kata Wijnaldum.

“Di akhir cerita, kami memang memetik kemenangan. Akan tetapi hasil pertandingan tersebut nyaris saja berubah,” sambungnya seperti dikutip uefa.com.

“Liverpool dan Tottenham sudah sering kali berhadapan. Dan di setiap pertemuan tersebut pertandingan berlangsung sengit dan berat. Jadi untuk pertandingan final (Liga Champions), kami harus sangat siap.”

Senada dengan Wijnaldum, kapten Liverpool Jordan Henderson juga mengakui jika Tottenham adalah lawan yang tidak bisa dianggap remeh. Apalagi mengingat kejeniusan Pochettino dalam meracik taktik dan strategi.

Para pemain Liverpool merayakan gol setelah gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum mencetak gol ketiga mereka selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Liga Champions antara Liverpool melawan Barcelona di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Kamis (8/5) dini hari WIB.[Paul ELLIS / AFP]Para pemain Liverpool merayakan gol setelah gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum mencetak gol ketiga mereka selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Liga Champions antara Liverpool melawan Barcelona di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Kamis (8/5) dini hari WIB.[Paul ELLIS / AFP]

“Saya pikir Tottenham sangat berbahaya. Mereka adalah tim yang bagus. Jika tidak, tentunya mereka tidak akan tampil di babak final Liga Champions,” kata Henderson.

“Mereka adalah tim yang kompak dengan manajer yang sangat hebat. Tottenham sangat berbahaya.”

Kedua tim dipastikan memiliki motivasi tinggi yang memastikan duel di Wanda Metropolitano Minggu dini hari nanti berlangsung sengit. Sebagaimana diketahui, bagi Tottenham, final Liga Champions ini merupakan yang pertama. Kemenangan akan mengukir sejarah tidak terlupakan bagi klub asal London tersebut.

Sedangkan bagi Liverpool, trofi Liga Champions musim ini menjadi satu-satunya ‘obat penenang’ bagi skuat asuhan Jurgen Klopp yang musim lalu mimpi untuk memenangi trofi Liga Champions keenamnya dikandaskan Real Madrid.

Ryuji Utomo Blunder, Persija Berlutut di Markas Bali United

Suara.com – Kemenangan kembali diraih Bali United di pekan ketiga Liga 2019. Menjamu Persija Jakarta di Stadion Dipta Gianyar, Jumat (31/5/2019), Bali United menang tipis 1-0.

Pertandingan berlangsung sengit sejak bola digulirkan. Permainan terbuka ditampilkan kedua tim yang tidak ragu untuk bertukar serangan.

Peluang pertama didapat Bali United di menit ke-8. Lolos dari kawalan, Stefano Lilipaly melepaskan tendangan keras yang mengarah tepat ke gawang. Beruntung bagi Persija, bola berhasil dimentahkan Shahar Ginanjar.

Dua menit berselang, Persija berbalik mengancam lewat tendangan bebas Bruno Matos. Bola sempat terlepas dari tangan penjaga gawang Wawan Hendrawan, sebelum akhirnya berhasil diamankan sebelum sempat disambar Steven Paulle.

Di pertengahan babak pertama, tuan rumah nyaris mengubah papan skor seandainya sontekan Paulo Sergio, yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Persija, tidak dihalau sebelum melewati garis gawang.

Di babak kedua, pertarungan kedua tim semakin sengit. Di menit 48 dan 54 Ilija Spasojevic mendapat peluang, namun gagal dikonversi menjadi gol. Begitu pula dengan peluang Persija yang pada akhirnya masih kandas di kaki pemain bertahan Bali United.

Memasuki menit 82, papan skor akhirnya berubah. Blunder Ryuji Utomo saat mengantisipasi umpan Brwa Nouri tidak disia-siakan oleh Paulo untuk menundukkan pengganti Shahar, Andritany Ardhiyasa. Skor 1-0 untuk kemenangan Bali United bertahan hingga laga usai.

Dengan kemenangan ini, Bali United yang mengantongi sembilan poin dari tiga laga menempati posisi dua klasemen sementara Liga 1 2019. Sementara Persija yang baru mengantongi satu poin dari tiga pertandingan, terpuruk di posisi 16.

Ingin Gunakan VAR, PSSI Minta Bantuan FIFA

Suara.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana meminta bantuan FIFA untuk menerapkan VAR di Liga 1 2019. Soal rencana PSSI untuk menerapkan VAR akan disampaikan kepada FIFA dalam Kongres ke-69 FIFA yang akan digelar pada 5 Juni 2019 di Paris, Prancis.

“Saya akan memberitahukan secara resmi ke FIFA di Kongres FIFA bahwa Indonesia tertarik untuk menerapkan VAR, sekaligus memohon asistensi FIFA sampai tahun 2020,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Jakarta, Jumat (31/5/2019).

PSSI sendiri terus mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk mewujudkan VAR dan telah menugaskan operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk membuat kajian resmi tentang infrastruktur dan anggaran untuk VAR, sedangkan Sekjen PSSI akan menganalisis aturan atau regulasi.

“Ada dasar-dasar regulasi FIFA yang harus dipatuhi sebelum menerapkan VAR seperti jumlah minimal lisensi wasit yang mengoperasikan VAR dan lain-lain,” kata Ratu Tisha seperti dimuat Antara.

Untuk tugas-tugas LIB dan PSSI tersebut, PSSI menargetkan perkembangan dalam tiga bulan ke depan.

PSSI mengumumkan kepastian penggunaan VAR pada di kompetisi sepak bola Indonesia pada 27 Mei 2019. Keputusan tersebut merupakan hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Beberapa insan sepak bola Indonesia seperti pelatih klub Bhayangkara FC Angel Alfredo Vera dan pelatih Barito Putera Jacksen Tiago mendukung rencana tersebut.

PSS Sleman Curi Poin di Kandang Persipura

Suara.com – Tim tamu PSS Sleman berhasil mencuri poin di kandang Persipura Jayapura dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/5/2019) malam.

Skuad asuhan Seto Nurdiantoro berhasil menahan imbang 1-1 tim tuan rumah yang berjuluk Mutiara Hitam dalam laga yang disaksikan kurang lebih 10 ribu penonton.

PSS Sleman yang baru saja promosi pada musim ini sejatinya tertinggal 0-1 pada babak pertama lewat gol dari Titus Bonay pada menit 16 yang memanfaatkan hukuman pinalti karena penyerang Persipura Jayapura Mamadou Samassa dilanggar didalam kotak penalti.

Titus yang merupakan eksekutor pinalti, yang memang disiapkan oleh pelatih Luciano Gomes Leandro berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga timnya bisa unggul lebih dulu hingga turun minum babak pertama.

Sementara gol balasan sekaligus penyeimbang oleh Laskar Sembada julukan PSS Sleman dicetak oleh pemain asingnya Yevhen Bokhashvili pada menit 73.

Skor 1-1 ini bertahan hingga penambahan waktu dua menit yang diberikan oleh wasit Hamim Tohari asal Jawa Timur.

Hasil tersebut sesuai dengan harapan dan target Seto Nurdiantoro, karena sehari sebelumnya dia mengatakan akan mencoba membuat repot tim Persipura.

Ternyata, pernyataan itu dibuktikan dengan meraih hasil imbang sehingga PSS Sleman bisa pulang dengan membawa poin satu dari kandang Persipura Jayapura.

Sementara hasil imbang ini, merupakan kabar negatif bagi tuan rumah tim berjersey merah hitam karena target yang digaungkan oleh Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano untuk meraih poin penuh ditiap laga kandang tidak berhasil.

Dengan hasil ini dipastikan tim Persipura Jayapura masih berkutat di papan bawah dengan dua poin, dari sekali kalah dan dua kali imbang. Sedangkan PSS Sleman tetap bertahan di papan tengah dengan poin lima dari sekali menang, dua kali imbang. (Antara)

Sempat Dirumorkan ke Klub Cina, Sergio Ramos Ingin Pensiun di Real Madrid

Suara.com – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, akhirnya buka suara terkait rumor kepergiannya dari Santiago Bernabeu. Ia telah memutuskan untuk bertahan dan mengakhiri karier bersama Los Blancos.

Sepak bola Spanyol sempat diguncangkan dengan rumor kepergian Sergio Ramos dari Real Madrid. Pemain Timnas Spanyol itu disebut tergoda dengan tawaran menggiurkan dari salah satu klub Liga Super Cina.

Bahkan, sempat ada kabar bahwa Sergio Ramos sudah meminta restu kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk dilepas secara cuma-cuma ke klub asal Cina yang tidak diungkap namanya tersebut. Terlebih, muncul spekulasi jika Ramos dan Perez sedang tidak akur.

Namun, Ramos telah memberikan klarifiksi terhadap kabar yang telah menyeruak selama ini. Ia memutuskan untuk bertahan dan mengungkapkan harapan agar bisa menutup karier bersama Real Madrid.

“Saya ingin menegaskan masa depanku dengan sangat jelas: tidak pernah ada cekcok di antara [aku dan Florentino Perez], dan aku ingin memenuhi kontrakku di sini,” kata Ramos, dikutip Marca.

“Saya sangat ingin memperpanjang kontrakku seumur hidup karena Florentino dan aku memiliki hubungan seperti ayah dan anak. Konflik menghasilkan cinta; dia selalu menunjukkan kasih sayang kepadaku,” lanjutnya.

“Saya tidak ingin pergi. Impianku adalah pensiun di sini dan saya selalu bilang kepada dia bahwa saya ingin bertahan. saya bahkan bersedia bermain di sini tanpa dibayar karena begitulah perasaanku dan hal terbaiknya adalah bertemu langsung untuk menyelesaikan [masalah],” tutup pemain asal Spanyol itu.

Segio Ramos telah bermain untuk Real Madrid sejak 2005. Selama hampir 14 tahun membela Los Blancos, ia telah menyumbangkan berbagai trofi, seperti empat Liga Champions, empat La Liga, dan dua Copa del Rey.

Sambut Lebaran, Pemain Persib Bandung Diliburkan

Suara.com – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2019, manajemen meliburkan pemain Persib Bandung selama sepekan. Namun selama libur lebaran, pemain diharuskan menjaga kebugaran tubuh hingga kembali berlatih pada Rabu, 8 Juni mendatang.

“Kita akan mulai lagi tanggal 8 (Mei 2019),” kata pelatih kepala Persib Robert Rene Alberts usai menjalani latihan terakhir sebelum libur di lapangan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 31 Mei 2019.

Rene Mihelic dan kolega diharuskan melahap serangkaian materi latihan yang sudah disiapkan oleh tim pelatih Persib selama liburan. Robert mengatakan sudah membekali anak asuhnya dengan materi latihan dalam format video.

Pelatih asal Belanda itu menginginkan para pemain menjaga kondisi fisik selama berada di rumah. Salah satunya dengan menjaga pola makan.

“Itu wajib untuk semua pemain ada dalam video kita akan lihat ketika semua pemain kembali karena itu terkait kebugaran fisik,” tukasnya.

Dalam latihan terakhir, sebanyak enam pemain Persib absen. Gian Zola harus memperkuat Tim Nasional U-22, sementara Febri Hariyadi dan Achmad Jufrianto pun absen karena dipanggil timnas senior.

Ghozali Siregar dan Bojan Malisic ikut absen karena urusan pribadi. Ditambah, Artur Gevorkyan yang harus memperkuat timnas Turkmenistan.

Usai libur lebaran, Persib rencananya akan bertandang ke markas Arema FC di stadion Kanjuruhan, Malang, pada Jumat, 14 Juni 2019. Persiapan mepet lantaran kepotong libur mengharuskan Robert harus ekstra kerja keras guna menyiapkan anak asuhnya saat menghadapi Arema nanti. (Aminuddin)

Kontributor : Aminuddin

Persipura Dukung Penerapan VAR, Asalkan…

Suara.com – Tim Persipura Jayapura mendukung penggunaan video bantuan wasit (VAR) di kompetisi sepak bola Indonesia sebagaimana digaungkan belakangan ini, asalkan hak-hak klub dibayarkan.

“Kami dukung, asalkan utang atau hak-hak kami sebagai klub ikut dibayar, itu akan lebih baik lagi,” kata Asisten Manajer Persipura Jayapura Bento Ridwan Madubun di Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/5/2019).

Soal penerapan VAR, ungkap dia, tim Persipura Jayapura telah sampaikan pada musim lalu. Hanya saja banyak perbedaan persepsi ataupun pertentangan, diantaranya soal harga yang mahal dan lain sebagainya.

“Pertanyaan begini, mengapa baru sekarang? Kami sejak musim lalu sudah gaungkan hal ini. Terus kenapa ramai dibicarakan, padahal tahun lalu banyak yang berikan tanggapan bahkan ada yang menolak,” ungkapnya.

Menurut dia, VAR merupakan teknologi canggih yang bisa membantu wasit dalam mengambil keputusan yang krusial, tetapi apakah itu sudah bisa dilakukan di Indonesia, karena penerapan sistem tersebut tidak mudah.

“Pasti ada operatornya atau asisten yang akan operasikan yang tentunya butuh latihan dan lisensi, kalau pun menyewa dari luar sudah pasti biayanya besar, lalu bagaimana infrastruktur pendukungnya,” katanya.

Kalau biayanya besar yang akan dikeluarkan operator liga, lanjut dia, lalu bagaimana dengan hak-hak klub yang belum terselesaikan apalagi dikaitkan dengan harga tiket yang melambung tinggi.

“Kami akan sangat apresiasi jika hak klub dibayarkan dan juga VAR dilaksanakan, tapi kami belum yakin musim ini diterapkan pasti musim depan atau paling cepat di pertengahan musim ini,” katanya seperti dimuat Antara.

Herderson: Tottenham Sangat Berbahaya

Suara.com – Duel hidup mati akan tersaji di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019). Liverpool akan menghadapi Tottenham Hotspur di partai final Liga Champions.

Menghadapi Tottenham, Liverpool lebih diunggulkan. Mengingat di dua pertemuan di Liga Inggris musim 2018/19, Liverpool mengantongi kemenangan 2-1.

Meski diunggulkan, Liverpool tetap tidak ingin memandang The Lilywhites sebelah mata. Hal itu diungkapkan sang kapten, Jordan Henderson.

Menurut Henderson, timnya sangat mewaspadai Tottenham. Apalagi tim tersebut memiliki manajer yang jenius seperti Mauricio Pochettino.

Pemain Liverpool Sadio Mane (kiri) berebut bola dengan bek Tottenham Hotspur Eric Dier dalam lanjutna Liga Inggris di Anfield. Paul ELLIS / AFP Pemain Liverpool Sadio Mane (kiri) berebut bola dengan bek Tottenham Hotspur Eric Dier dalam lanjutna Liga Inggris di Anfield. Paul ELLIS / AFP

“Saya pikir Tottenham sangat berbahaya. Mereka adalah tim yang bagus. Jika tidak, tentunya mereka tidak akan tampil di babak final Liga Champions,” kata Henderson seperti dikutip uefa.com.

“Mereka adalah tim yang kompak dengan manajer yang sangat hebat. Tottenham sangat berbahaya.”

Sebagaimana diketahui, baik Liverpool maupun Tottenham sama-sama bertekad mengukir sejarah. Liverpool yang terakhir kali merebut trofi Liga Champions di tahun 2005, bertekad memboyong kembali Trofi Si Kuping Besar keenam mereka setelah tahun lalu mimpi tersebut dikubur Real Madrid.

Sedangkan bagi Tottenham, sejarah baru akan terukir jika mereka berhasil memenangkan trofi Liga Champions musim ini.

Dilaporkan Hubungi Messi, Neymar Ingin Kembali ke Barcelona?

Suara.com – Bintang Paris Saint-Germain, Neymar dikabarkan ingin kembali ke Barcelona setelah menghubungi kapten Blaugrana Lionel Messi dan striker Luis Suarez. Hal itu diduga lantaran kekecewaannya berada di klub raksasa Prancis akhir-akhir ini.

Neymar telah melakukan indisipliner dan dihukum larangan tiga pertandingan setelah terciduk memukul seorang fans Rennes pada final Coupe de France beberapa pekan lalu.

Ban kapten yang sebelumnya melekat pada Neymar telah dipindahtangankan ke Dani Alves. Selain itu, dia juga diduga terlibat dalam cekcok antar rekan setimnya di ruang ganti.

Publik menilai, banyaknya masalah yang di hadapi pemain 27 tahun itu memicu dirinya untuk hengkang dari Parc des Princes.

Dilansir dari sportskeeda dari laporan Catalan sport, Real Madrid memang tertarik memboyong Neymar pada musim panas nanti. Namun, dia ingin kembali ke Camp Nou setelah tak bahagia di Prancis.

Pemain PSG Neymar bersiap menghadapi Nice di Parc des Princes, 4 Mei 2019 [AFP]Pemain PSG Neymar bersiap menghadapi Nice di Parc des Princes, 4 Mei 2019 [AFP]

Di lain sisi, Suarez dan Messi tertarik andai pemain asal Brasil itu kembali ke klub.

Kendati demikian, hal tersebut dianggap sulit. Sebab, Presiden Barcelona, Josep Bartomeu belum tentu mau membeli Neymar dari PSG.

Neymar dihargai sangat mahal oleh Barcelona kala PSG berniat memboyong dia pada 2016 lalu. Sehingga untuk membawa kembali ke Barcelona, manajemen Blaugrana juga harus menyiapkan biaya yang besar.

Ngeri, Mantan Pemain Timnas Inggris Ini Hampir Mati saat Berebut Bola

Suara.com – Kejadian mengerikan menimpa mantan pemain Timnas Inggris, Wayne Rooney.

Pasalnya ia langsung terkapar usai dihantam kiper New England Revolution, Matt Turner saat berebut bola pada laga lanjutan Major League Soccer (MLS), Sabtu (25/5/2019) lalu.

DC United bertemu dengan New England Revolution di Foxborough, Massachusetts. Kala itu, Rooney dan kawan-kawan menahan imbang 1-1 atas New England Revolution.

Pertandingan Liga Sepak Bola Amerika itu sempat terhenti sesaat. Sebab, Rooney yang lolos dari jebakan offside dan menerobos ke gawang New England Revolution terkapar dan mengalami shock setelah bertabrakan keras dengan penjaga gawang lawan.

Di lain sisi, Rooney juga mengirim Matt Turner keluar lapangan setelah mendapat hadiah kartu merah dari wasit.

Meski sempat terkapar dan mengalami shock, mantan penyerang Manchester United itu dapat melanjutkan pertandingan.

Rooney setidaknya sudah mengoleksi delapan gol dan tiga asisst selama 14 pertandingan.

Pada klasesmen sementara, DC United masih menduduki puncak teratas dengan koleksi 26 poin.

Berbeda hal dengan New England Revolution, tim asuhan Bruce Arena itu berada di posisi 12 dengan raihan 13 poin.

Tidak Ada Pengurangan Porsi Latihan Timnas Indonesia U-23 di Bulan Ramadan

Suara.com – Timnas Indonesia U-23 tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala Merlion dan SEA Games 2019 dengan menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta pada 29 Mei hingga 3 Juni 2019.

Meski pemusatan latihan kali ini bertepatan dengan Bulan Ramadan, Witan Sulaeman dan kolega dipastikan tetap melahap menu latihan seperti hari biasa. Hanya saja, latihan hanya dilaksanakan sekali dalam sehari, yakni sore hari WIB.

Timnas Indonesia U-23 melakoni TC perdana di Lapangan UNY, Rabu (29/5/2019). (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).Timnas Indonesia U-23 melakoni TC perdana di Lapangan UNY, Rabu (29/5/2019). (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

“Tidak ada pengurangan porsi latihan, saya tetap berikan latihan seperti biasa kepada semua pemain, memang hanya saja latihan hanya dilakukan pada sore hari. Jam 3.30 sampai lima kurang,” kata Indra Sjafri.

Pemusatan latihan Timnas U-23 di Yogyakarta dalam waktu dekat dipersiapkan untuk Piala Merlion pada 7 sampai 9 Juni 2018. Namun, lantaran pemain yang bisa didaftarkan hanya 22 pemain, nantinya akan ada beberapa pemain yang dicoret.

“Sesuai regulasi, Piala Merlion hanya boleh mendaftarkan 22 pemain, otomatis ada empat pemain yang akan kami coret,” terang mantan pelatih Bali United itu.

Pada hari terakhir pemusatan latihan, Timnas Indonesia U-23 akan menjajal kontestan Liga 2 2019, PSIM Yogyakarta. Laga itu rencananya akan dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (2/6/2019) malam.

Jadwal Siaran Langsung Final Liga Champions: Tottenham Hotspur vs Liverpool

Suara.com – All-English Final siap tersaji di final Liga Champions 2018/19. Tim asal London Utara, Tottenham Hotspur akan bentrok dengan jagoan Merseyside, Liverpool.

Partai puncak ini akan dihelat di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid pada Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Kick-off pada pukul 02.00 WIB, laga ini sedianya akan disiarkan secara live oleh RCTI.

Baik Tottenham dan Liverpool tentu sudah saling mengetahui kekuatan satu sama lain. Di Liga Inggris musim ini, Liverpool praktis lebih superior dibanding Tottenham.

Pada klasemen akhir Premier League 2018/19, Liverpool finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan poin yang fenomenal, yakni 97 poin dari 38 laga.

The Reds –julukan Liverpool– hanya terpaut satu poin dari Manchester City yang keluar sebagai kampiun.

Sementara itu, Tottenham hanya bisa finis di peringkat keempat dengan total raihan 71 poin, terpaut 26 poin dari Liverpool.

Saat head-to-head, Liverpool juga membuktikan keunggulan mereka dari Tottenham. Saat bertandang ke Wembley pada awal musim Liga Inggris 2018/19, tepatnya pada September 2018 lalu, Liverpool menekuk tuan rumah Tottenham dengan skor 2-1.

Pada pertemuan kedua di Anfield saat Liverpool menjadi tuan rumah, yakni pada 31 Maret 2019, The Reds juga menang dengan skor 2-1.

Soal sisi historis di pentas Liga/Piala Champions, Liverpool juga jauh lebih unggul dibanding Tottenham.

Liverpool telah mengoleksi lima gelar juara kompetisi antarklub paling elite Eropa, sementara Tottenham belum sekalipun merasakan manisnya jadi kampiun.

Jadwal final Liga Champions 2018/19:

Minggu (2/6/2019)

02.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Liverpool – Estadio Wanda Metropolitano [LIVE RCTI]

Demi Timnas Indonesia U-23, Nadeo Argawinata Rela Tidak Mudik

Suara.com – Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, menjadi satu dari 26 nama yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 yang digelar di Yogyakarta sejak Rabu (29/5/2019). Demi memberikan yang terbaik, ia rela tidak pulang ke kampung halaman saat Idul Fitri 2019.

Para pemain Timnas Indonesia U-23 memiliki jadwal pemusatan latihan di Yogyakarta pada 29 Mei hingga 3 Juni 2019. Setalah itu, mereka akan mengikuti Merlion Cup 2019 yang digelar di Singapura pada 7-9 Juni.

Sebelum terbang ke Singapura, Timnas Indonesia U-23 diliburkan selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Juni 2019 untuk merayakan momen Idulfitri bersama keluarga. Namun, Nadeo Argawinata rela tidak mudik jika situasi dan kondisi tidak memungkinkan.

“Saya siap memberikan sesuatu yang maksimal untuk Indonesia. Meski nantinya tidak bakal lebaran di kampung halaman, saya sudah siap menjalaninya. Ini menjadi pengalaman tersendiri bagi saya. Membela negara sama seperti beribadah. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik,” ujar Nadeo Argawinata seperti dilansir situs resmi Borneo FC.

Nadeo Argawinata sempat mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 dalam persiapan kualifikasi Piala AFC U-23 2020 pada Maret lalu. Namun, kiper berusia 22 tahun itu akhirnya dicoret.

Kini, kiper asal Kediri itu kembali mendapat kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23. Ia pun merasa begitu gembira.

“Senang rasanya bisa kembali bergabung bersama Timnas Indonesia dan turut serta dalam sebuah turnamen yang digelar di Singapura. Impian semua pemain adalah bergabung bersama Timnas Indonesia,” tegas Nadeo.

Sadio Mane Sesumbar Liverpool Bisa Juarai Liga Champions 2018/2019

Suara.com – Semangat tinggi tengah diusung bintang Liverpool, Sadio Mane, menjelang Liga Champions 2018/2019. Ia bahkan sesumbar bisa menjuarai trofi paling bergengsi di daratan Eropa tersebut.

Liverpool akan menghadapi Tottenham Hotspur pada laga final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dinihari WIB. Ini adalah final kedua The Reds, setelah musim lalu gagal menjadi juara.

Sebenarnya, Liverpool tidak disangka bisa lolos ke final Liga Champions musim ini. Sebab, mereka sempat kalah telak 0-3 pada leg pertama semifinal kontra Barcelona, tetapi Liverpool akhirnya mampu membalas 4-0 pada leg kedua.

Keberhasilan ini pun membuat Sadio Mane percaya diri menghadapi pertandingan puncak melawan Tottenham. Ia merasa musim ini timnya ditakdirkan untuk juara.

“Kupikir, iya (ditakdirkan juara). Ini adalah sebuah tanda yang bagus pastinya,” kata Sadio Mane kepada TalkSport.

“Setelah leg pertama pertandingan melawan Barcelona, tidak ada yang menyangka kami akan lolos dan kami berhasil. Jadi kami memiliki sebuah kesempatan dan kami akan memperjuangkannya,” imbuhnya.

“Kami kecewa pada musim lalu karena kami ingin menang, tapi di waktu yang bersamaan kami mengambil sisi-sisi positifnya dan kami [ke final] pada tahun ini lagi. Jadi kupikir kami akan menggunakan pengalaman kami untuk menang tahun ini. Kami menantikan tantangan yang besar ini,” tutup bintang asal Senegal itu.

Liverpool memiliki peluang juara Liga Champions 2018/2019. Selain unggul secara pengalaman, The Reds juga sudah dua kali mengalahkan Tottenham dalam laga kandang atau tandang di Liga Primer Inggris musim ini.

Tepis Rumor Kepindahan, Sergio Ramos: Saya di Real Madrid Sampai Pensiun

Suara.com – Centre-back kawakan sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos menepis kabar yang santer beredar dalam beberapa hari terakhir ini, yang menyebut jika dirinya tergoda hjirah ke Liga Super China pada bursa transfer musim panas ini, lantaran diiming-imingi bayaran selangit.

Ramos menegaskan bahwa ia akan tetap bertahan di Real Madrid pada musim panas ini. Pemain berusia 33 tahun itu pun berharap bisa pensiun di Los Blancos –julukan Real Madrid, serta menegaskan jika dirinya adalah seorang Madridista (fan Real Madrid) sejati!

Sebelumnya masa depan Ramos memang santer dispekulasikan, sebagaimana dia disebut-sebut sudah meminta langsung kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk melepasnya dengan status free transfer pada musim panas ini demi memuluskan kepindahan ke China.

Perez sendiri juga telah mengonfirmasi bahwa Ramos dan sang agen telah menemuinya, dan menyampaikan soal tawaran yang datang dari klub Liga Super China.

Meski demikian, Ramos sendiri kini menegaskan jika dirinya tak berniat cabut dari Real Madrid dalam waktu dekat. Pemilik 163 caps bersama Timnas Spanyol itu sendiri sejatinya masih terikat kontrak di Real Madrid hingga musim panas 2021 mendatang.

“Ada terlalu banyak spekulasi tentang masa depan saya dan saya ingin menegaskan kembali komitmen saya kepada klub,” tutur Ramos seperti dilansir Sky Sports.

“Hubungan saya dengan presiden (Perez) mirip dengan ayah dan anak,” lanjut sang bek menepis rumor perselisihannya dengan Perez.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa saya ingin menuntaskan kontrak saya di Real Madrid. Saya berharap bisa pensiun di Real Madrid karena saya adalah seorang Madridista,” tegasnya lagi.

 “Memang ada tawaran dari China dan jika saya tidak merasa diinginkan, maka itu adalah sebuah alternatif. Tetapi saat ini kesepakatan saya dengan Real Madrid masih berlaku dan rencana saya adalah untuk menuntaskan kontrak saya,” ujar Ramos.

“Terlalu banyak spekulasi dan saya ingin menjernihkan masalah ini,” imbuhnya.

“Jika saya benar-benar meninggalkan Madrid, maka itu akan terjadi saat level saya tidak lagi cukup bagus. Dan saya akan pergi ke tim yang tidak bersaing dengan Real Madrid,” pungkas pemain jebolan akademi Sevilla tersebut.

VIDEO: Ekspresi Haru Maurizio Sarri saat Mendapat Medali Pertamanya

Suara.com – Keberhasilan Chelsea dalam menjuarai Liga Europa 2018/2019, menjadi kisah unik tersendiri bagi sang manajer tim, Maurizio Sarri. Ia tampak sangat bahagia setelah meraih medali pertamanya.

Kejadian itu terekam kamera saat Sarri berada di atas panggung. Ia terlihat memegangi serta melihat medali emas dengan cukup seksama. Tak lama kemudian, ia kembali menatap ke arah depan dan tersenyum.

Maurizio Sarri harus menunggu selama 29 tahun dalam kariernya sebagai pelatih untuk memenangkan trofi juara. Sebelumnya, dari 19 tim yang pernah dilatih, tidak satupun yang pernah menjadi kampiun.

Prestasi terbaik Sarri adalah membawa Empoli finis runner-up di Serie B 2013/2014, runner-up Serie A Italia 2016/2017 bersama Napoli dan menyelesaikan di posisi dua Piala Liga Inggris 2018/2019 bersama Chelsea.

Namun, setelah melewati penantian panjang, akhirnya Sarri meraih trofi pertamanya sebagai pelatih. Oleh karena itu, pelatih 60 tahun itu terlihat semringah.

Kepastian juara Chelsea sendiri didapat setelah meraih kemenangan Arsenal di final Liga Eropa 2018/2019 di Stadion Olimpiade Baku, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB. Pada laga itu, tim asuhan Sarri menang telak 4-1.

5 Gaya Seksi Tunangan Kiper Cardiff City yang Gemar Pamer Perut

Suara.com – Cardiff City dipastikan degradasi musim mendatang ke kasta kedua Liga Inggris. Namun kondisi itu tampaknya tak mengurangi pesona sang kiper Neil Etheridge. Ini terbukti ia membuat dara cantik bernama Alexandra Solera bertekuk lutut di hadapnya.

Neil yang juga merupakan kiper Timnas Filipina diketahui sudah sejak lama dekat dengan Solera. Diketahui keduanya sudah menjalin cinta sejak Mei 2016.

Tahun lalu, Neil pun memberanikan diri untuk melamar sang kekasih tepat satu tahun di hari jadinya sejak sempat mengalami pasang surut cinta setahun sebelumnya.

Solera sendiri selain cantik juga memiliki tubuh nan seksi. Ia pun kerap memamerkan perutnya yang langsung lagi seksi.

Ngga percaya, yuk simak deretan foto seksi Solera yang baru saja dilamar oleh Neil Etheridge.

Rossi dan Marquez Jagokan Liverpool di Final Liga Champions

Suara.com – Euforia final Liga Champions tak hanya menjangkiti para pecinta sepakbola. Para pebalap MotoGP pun turut meramaikan suasana jelang laga puncak yang mempertemukan dua klub Inggris, Livepool dan Tottenham Hotspur itu.

Dalam konferensi pers jelang MotoGP Italia, Valentino Rossi (Monsters Energy Yamaha), Andrea Dovizioso (Ducati Mission Winnow), Danilo Petrucci (Ducati Mission Winnow), serta Marc Marquez (Repsol Honda), memprediksi tim yang bakal merebut trofi Si Kuping Besar.

Valentino Rossi, yang diketahui merupakan fans berat Inter Milan, menjagokan Liverpool sebagai juara. The Reds –julukan Liverpool– disebut sang pebalap Italia bisa menang dengan skor 2-1.

“Saya pikir Tottenham adalah tim yang kuat. Tapi Liverpool sedikit lebih baik dari mereka,” kata Valentino Rossi membeberkan alasannya dilansir dari Tuttomotiriweb, Jumat (31/5/2019).

Pemain Liverpool merayakan gol ketiga mereka selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Liga Champions antara Liverpool melawan Barcelona di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Kamis (8/5) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]Pemain Liverpool merayakan gol ketiga mereka selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Liga Champions antara Liverpool melawan Barcelona di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Kamis (8/5) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]

Senada dengan Valentino Rossi, Marc Marquez dan Andrea Dovizioso juga turut menjagokan klub asuhan Jurgen Klopp untuk memenangkan gelar juara Liga Champions musim ini.

Marquez menyebut Liverpool punya modal besar setelah berhasil mengalahkan Barcelona di babak semifinal dengan cara yang amat dramatis. Kalah 3-0 di leg pertama yang berlangsung di Camp Nou, Liverpool bangkit di Anfield dan membalikkan keadaan lewat kemenangan empat gol tanpa balas.

“Barcelona kalah dari mereka, jadi Liverpool akan menang dengan skor yang cukup telak,” beber Marquez.

Sementara Dovizioso menyebut ingin melihat pertandingan final yang luar bisa bagus. Tapi yang pasti, ia pun menjagokan Liverpool untuk keluar sebagai juara.

“Saya rasa ini akan jadi pertandingan yang menarik, setidaknya saya pikir akan seperti itu. Tapi saya pikir Liverpool sedikit lebih favorit untuk meraih gelar,” beber Dovizioso.

Hal sebaliknya justru dikatakan oleh pebalap Ducati, Danilo Petrucci. Ia berharap Tottenham bisa menjadi juara dengan mengalahkan Liverpool 1-0.

“Saya pilih hasil ini karena semua orang mengatakan Liverpool lah yang akan menjadi juara,” jelas Petrucci.

Laga final Liga Champions 2018-2019 akan berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.

PSIM Yogyakarta Tunjuk Mantan CEO Bogor FC sebagai Manajer Anyar

Suara.com – PSIM Yogyakarta memperkenalkan sosok manajer baru dalam pertemuan dengan Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, di Balaikota Yogyakarta Jumat (31/5/2019) siang. Dia adalah mantan CEO Bogor FC, Effendi Syahputra.

Dalam acara tersebut, Effendi Syahputra memperkenalkan seluruh skuat PSIM Yogyakarta untuk mengarungi Liga 2 2019. Mulai dari pelatih, asisten pelatih, para pemain, hingga ofisial tim.

Effendi Syahputra juga mengungkapkan harapannya, agar sebelum memulai kompetisi, PSIM bisa melaksanakan tradisi untuk sowan ke Makam Raja Mataram di Imogiri.

Tidak hanya itu, ia juga berharap walikota Yogyakarta bisa memfasilitasi PSIM untuk bersua Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan HB X.

“Setelah pertemuan ini, kami berencana akan ziarah ke Makam Raja Mataram di Imogiri, dan mungkin harapannya bisa bertemu Ngarsa Dalem Sri Sultan. Harapannya Pak Wali bisa menjembatani niat ini dan kami bisa mohon doa restu juga pada Sultan,” kata Effendi Syahputra.

Sementara itu, Haryadi Suyuti menyambut baik niatan PSIM untuk mengunjungi Makam Raja Mataram di Imogiri. Ia berharap semangat dari raja-raja mataram bisa menurun ke Hendika Arga Permana cs untuk mengarungi Liga 2 2019.

“Akan saya atur setelah uji coba, ziarah ini bukan minta doa yang sudah tidak ada. Justru berdoa supaya diberi kekuatan dari raja-raja Jogja yang telah mendahului kita. Agar semangat dari para raja itu kembali kepada kita,” terang Haryadi Suyuti.

PSIM sendiri belum memberikan pengumuman secara resmi terkait Effendi Syahputra sebagai manajer tim di Liga 2 2019. Namun, mantan petinggi Bogor FC itu turut memberikan suara di pertemuan dengan walikota Yogyakarta tersebut.

Jika Bukan Karena Ini, Lucas Moura Tak Bakal Jadi Pemain Bola Terkenal

Suara.com – Gelandang Tottenham Hotspur, Lucas Moura tidak akan pernah menjadi pemain ternama seperti saat ini jika tak bukan karena sepatu bola di masa kecilnya. Ayah Moura, Jorge Rodrigues mengingatkan bahwa sepatu tersebut adalah trofi berharga anaknya selama bermain di lapangn hijau.

Siapa sangka sebelum mencapai kesuksesannya, perjalanan Lucas di lapangan hijau ternyata penuh lika-liku.

Lahir di lingkungan yang buruk membuat pemain asal Brasil itu bertekad bulat meninggalkan rumah untuk mengejar impiannya menjadi pemain sepak bola terkenal.

Sang ayah, Jorge Rodrigues pun membeberkan kisah menarik dari eks pemain Paris Saint-Germain itu saat memulai karier di dunia sepak bola.

Dilansir dari The Sun, Jumat (31/5/2019), dari kisah sang ayah, Lucas dahulu memiliki kaki kecil. Jorge pun cukup kesulitan mencari sepatu yang pas untuk anak laki-lakinya itu.

Suatu saat, kawan Lucas datang dan memberikan sepasang sepatu sepak bola agar ia melanjutkan impiannya menjadi pemain bola.

“Lucas memiliki kaki yang kecil, sehingga kami kesulitan menemukan ukuran yang cocok untuk dia. Lalu, seorang teman Lucas memberinya sepatu yang sesuai dengan ukuran kakinya. Ini adalah sepatu pertama yang digunakan putra saya untuk bermain bola,” kenang Jorge.

Sepatu yang digunakan Lucas Moura saat pertama kali bermain bola semasa anak-anak (The Sun)Sepatu yang digunakan Lucas Moura saat pertama kali bermain bola semasa anak-anak (The Sun)

Sepatu merek Umbro berwarna hitam itu memiliki rajutan tali yang terlihat compang camping. Bagian ujung sepatu bahkan sudah robek dan terlihat kusam. Namun, sepatu itulah yang menjadi saksi bisu perjalanan Lucas menapaki mimpinya sebagai pemain sepak bola handal.

“Kami menyimpannya di rumah Sao Pulo, Brasil. Trofi-trofi lain kami pajang di satu tempat yang rapi termasuk sepatu ‘peninggalan’ itu. Ketika Saya melihat piala-piala ini saya merasa bangga dengan putra saya. Ini menunjukkan kerja keras yang kami perjuangkan mendapat hasil yang setimpal,” kata Jorge yang merupakan pensiunan pegawai negeri.

Deretan trofi dan sepatu Lucas Moura selama bermain bola (The Sun)Deretan trofi dan sepatu Lucas Moura selama bermain bola (The Sun)Sepatu Lucas Moura yang pertama kali digunakan semasa anak-anak. Saat ini sepatu yang dianggap trofi itu dipajang di rumahnya, Sao Paulo, Brasil (The Sun)Sepatu Lucas Moura yang pertama kali digunakan semasa anak-anak. Saat ini sepatu yang dianggap trofi itu dipajang di rumahnya, Sao Paulo, Brasil (The Sun)

Lucas Moura kini telah berlabuh ke Madrid bersama skuat Tottenham Hotspur lainnya bersiap menghadapi Liverpool pada final Liga Champions di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019).

Jorge yang berencana bersama keluarga akan mendukung Lucas langsung ke Madrid berharap Tottenham Hotspur dapat memetik kemenangan di final Liga Champions nanti. 

“Sekarang untuk memenangkan Liga Champions akan menjadi sesuatu yang ajaib, momen yang indah bagi kita semua. Keluarga kami akan berada di Madrid untuk memberikan dukungan kepada Lucas,” tukasnya.

Jelang Bergulirnya Liga 2 2019, PSIM Minta Restu Walikota Yogyakarta

Suara.com – Manajemen dan skuat PSIM Yogyakarta mengadakan pertemuan dengan Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, di Balaikota Yogyakarta, Jumat (31/5/2019) siang WIB. Dalam kesempatan itu, pasukan Laskar Mataram menyampaikan kesiapannya untuk mengarungi Liga 2 2019.

Pertemuan dengan Haryadi Suyuti dipimpin langsung oleh CEO PSIM, Bambang Susanto. Ia mengharapkan doa serta restu dari walikota Yogyakarta agar diberi kelancaran untuk mewujudkan ambisi lolos ke Liga 1 musim depan.

“Hari ini kami sowan ke bapak walikota, mohon doa restu. Kami juga ingin menyampaikan bahwa kami sudah siap menghadapi Liga 2 2019. Liga 2 sudah semakin dekat, kami juga akan uji coba dengan Timnas Indonesia U-23. Terima kasih selama ini, bapak sudah mendukung kami,” kata Bambang Susanto.

Sementara itu, Haryadi Suyuti merasa senang melihat PSIM Yogyakarta yang sekarang, karena memiliki skuat yang mumpuni. Khususnya dengan kehadiran dua sosok senior yang pernah membela Timnas Indonesia, Cristian Gonzales dan Raphael Maitimo.

Ia pun menyampaikan harapan agar tim kebangaan masyarakat Yogyakarta itu bisa meraih prestasi maksimal di Liga 2 2019 dan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Saya sangat terharu karena ini tim Liga 2 tapi rasa Liga 1. Cukup satu tahun saja lah di Liga 2, tahun depan naik ke Liga 1. Saya meyakini tim ini calon juara Liga 1 ke depan, dari Jogja yang merupakan tempat lahirnya PSSI,” terang Haryadi Suyuti.

PSIM Yogyakarta akan menghadapi Persiba Balikpapan pada laga perdana Liga 2 2019. Laga tersebut rencananya akan dihelat di Stadion Batakan, Balikpapan, pada Senin (24/5/2019).

Persipura Hadapi PSS Sleman di Kandang, Luciano Leandro: Wajib Poin Penuh!

Suara.com – Pelatih Persipura, Luciano Leandro menyatakan, meski tanpa Boaz Salosa, para pemainnya siap untuk meraih poin penuh saat menjamu PSS Sleman dalam laga pekan ketiga Liga 1 2019 di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Jumat (31/5/2019) malam.

“Kita sudah lakukan persiapan dan anak-anak punya motivasi yang tinggi untuk laga nanti, dengan harapan bisa meraih poin maksimal. Tiga poin memang wajib diraih,” tegas Leandro seperti dimuat Antara.

Menurut pelatih berpaspor Brasil itu, berbagai latihan telah dilakukan oleh anak-anak Persipura dalam beberapa hari terakhir.

Targetnya sendiri adalah agar semua peluang yang didapatkan dalam laga nanti bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga bisa menciptakan peluang dan gol kemenangan.

“Saya sudah minta kepada pemain agar totalitas dalam bermain. Kita harus usaha, kita optimis dapat hasil bagus,” celoteh Leandro.

Soal Boaz Solossa dan Marinus Manewar yang dilarang bermain karena menjalani hukuman, Leandro mengakui bahwa keduanya memang merupakan pemain kunci dalam tim.

Meski demikian, absennya Boaz dan Marinus sudah diantisipasi.

“Pemain yang tidak bisa diturunkan memang pemain kunci, tapi kita harus percaya untuk pemain pengganti karena banyak pemain yang berkualitas untuk bantu kita nanti,” ucap Leandro.

“(Mamadou) Samassa, dia sudah cukup lebih bagus dari kemarin. Kita optimis nanti kalau dia diturunkan, dia bisa tampil bagus,” imbuh pelatih berusia 53 tahun itu.

Mengenai uji coba dengan PSS Sleman beberapa waktu lalu dengan hasil yang sangat memuaskan bagi tim Persipura, Luciano menilai hal itu berbeda sekali sehingga tidak tepat jika dijadikan perbandingan.

“Uji coba itu tidak seperti liga, beda sekali. Yang penting kita fokus dan benar-benar fokus sampai wasit akhiri laga, kita berdoa untuk meraih kemenangan,” tuntas mantan playmaker andalan Persija Jakarta tersebut.

Inter Milan Resmi Tunjuk Antonio Conte sebagai Pelatih Baru

Suara.com – Inter Milan resmi menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih baru klub, menggantikan Luciano Spalletti yang didepak kemarin. Kepastian Conte sebagai manajer anyar ini dikonfirmasi Inter via laman resmi mereka, Jumat (31/5/2019).

Belum dijelaskan secara detil berapa lama durasi kontrak Conte bersama Inter. Namun seperti dilansir Football Italia, pelatih berusia 49 tahun itu dikontrak hingga 2022 dengan bayaran 12 juta euro (sekira Rp 193 miliar) per tahun.

“Saya yakin Antonio merupakan salah satu pelatih terbaik di dunia. Saya yakin dia akan membantu kami meraih tujuan dan menyelesaikan misi kami, yang akan selalu sama, yaitu menjadikan klub ini salah satu yang terbaik di dunia,” tutur Presiden Inter, Steven Zhang di laman resmi klub.

Konfirmasi penunjukan Antonio Conte sebagai pelatih baru Inter Milan. Conte (kiri) berpose bersama Presiden Inter, Stevan Zhang. [Laman resmi Inter Milan]Konfirmasi penunjukan Antonio Conte sebagai pelatih baru Inter Milan. Conte (kiri) berpose bersama Presiden Inter, Stevan Zhang. [Laman resmi Inter Milan]

Conte sendiri pun sudah tak sabar untuk menjalani pekerjaan barunya itu. Juru taktik yang dikenal sangat ekspresif itu siap menjawab kepercayaan yang diberikan manajemen La Beneamata –julukan Inter.

“Babak baru dalam hidup saya sudah dimulai, saya benar-benar bersemangat. Melalui pekerjaan saya, saya akan mencoba untuk membayar kembali semua kepercayaan yang diberikan presiden dan direktur (Inter) kepada saya,” ucap Conte.

“Saya memilih Inter karena klub ini ambisius, dengan proyek ke depan yang sehat, juga karena sejarah Inter. Saya kagum dengan transparansi klub dan ingin untuk membawa Inter kembali ke tempatnya. Inter adalah klub besar,” imbuh mantan pelatih Juventus dan Timnas Italia itu.

Conte sendiri sebelumnya pernah membawa Juventus meraih Scudetto alias juara Liga Italia Serie A tiga kali beruntun dan dua kali juara Piala Super Italia.

Cabut untuk menukangi Timnas Italia, Conte kemudian hijrah ke Inggris pada musim panas 2016 untuk melatih Chelsea dan membawa The Blues meraih satu gelar Liga Inggris dan Piala FA.

Pada akhir musim 2017/2018, Conte dipecat Chelsea dan sempat menganggur sebelum kini digaet Inter.

Persebaya Terseok-seok, Manajemen Klub Ultimatum Tim Pelatih

Suara.com – Manajemen Persebaya memastikan segera mengevaluasi kinerja tim pelatih, menyusul hasil imbang 1-1 saat menjamu PSIS Semarang dalam laga pekan ketiga Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/5/2019) malam.

Seperti diketahui, Persebaya belum juga meraih kemenangan dari tiga laga yang telah mereka lakoni di Liga 1 2019. Tim asuhan Djadjang Nurdjaman menorehkan satu kekalahan dan dua hasil seri.

“Manajemen akan mengambil langkah evaluasi tegas terhadap tim pelatih,” ujar manajer Persebaya, Chandra Wahyudi memberi ultimatum, sebagaimana dilansir Antara.

Menurut Chandra, skor imbang kali kedua di kandang merupakan hasil yang sangat mengecewakan. Seperti diketahui, Persebaya juga hanya bisa bermain seri 1-1 saat menjamu Kalteng Putra pada pekan kedua lalu.

Chandra pun menyayangkan Persebaya kehilangan kesempatan mengambil poin penuh pada dua pertandingan kandang, lantaran kesalahan-kesalahan mendasar sendiri, setelah sejatinya sempat unggul 1-0.

Kejadian gol balasan Kalteng Putra dan PSIS memang praktis cukup identik, yaitu terlambat menggantikan pemain yang cedera sehingga Persebaya bermain 10 orang lalu, dimanfaatkan lawan hingga mencetak gol.

“Kesalahan yang sangat mendasar tentu membuat manajemen sangat kecewa, karena sebenarnya tim ini bisa berbuat dan menghasilkan sesuatu bagi suporter,” sesal Chandra.

Sebenarnya, seperti diungkapkan Chandra, manajemen Persebaya sudah memberikan lampu kuning terhadap tim pelatih, yakni Djadjang dan kawan-kawan, setelah hasil imbang lawan Kalteng Putra di pekan kedua lalu.

“Kalau kemarin lampu kuning, ini seharusnya sudah lebih dari lampu kuning. Kami akan segera putuskan sebelum lawan Barito Putra (di pekan keempat) atau bahkan sebelum Lebaran,” tukasnya.

Sementara pada laga pekan pembuka Liga 1 2019 sendiri, Persebaya menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Bali United pada 16 Mei lalu.

Egy Foto Bareng Dua Wanita Cantik, Netizen Heboh Bukan Kepalang

Suara.com – Penyerang muda Indonesia, Egy Maulana Vikri tampaknya sudah punya banyak fans di Polandia. Netizen pun sempat dibuat heboh karena beberapa waktu lalu, pemain asal Medan itu berfoto dengan dua wanita cantik di sana.

Lechia Gdansk itu baru saja menyelesaikan pertandingan terakhir melawan Jagiellonia Bialystok pada Liga Polandia 2018/2019, Minggu (19/5/2019) lalu.

Walau timnya gagal mengantongi tiket kualifikasi Liga Champions musim depan, Egy terlihat tetap bahagia menjalani karier sepak bolanya di Polandia, apalagi ia kini punya banyak fans.

Ini seperti yang terlihat dari unggahan akun Instagram @plesbol.for.timnas. Dalam foto yang diunggah, Egy yang mengenakan baju putih tampak berpose bersama dua wanita cantik asal Polandia.

Foto yang disukai 9.500 followers itu tak luput dari komentar nyeleneh netizen.

“Menang banyak botak,” tulis akun @khosiem_25.

“Tangan kirinya kenyud-kenyud,” ungkap akun @akang_armand.

Bahkan, ada salah seorang netizen yang meminta Egy segera menikah agar tak jadi fitnah.

Masyaallah akhi Egy, segeralah menikah,” ucap akun @fatih.ayseric.

Kabar terakhir Lechia Gdansk telah merekrut pemain Everton pada bursa transfer musim depan. Dari laporan media Polandia, Pawel Zuk adalah nama pemain yang akan menempati posisi sayap sama seperti Egy.

Kedepan, pemain 23 tahun itu akan bersaing memperebutkan posisinya bermain untuk tim utama Lechia Gdansk.

Salah dan Mane Jalani Puasa Ramadan, Ini Tanggapan Jurgen Klopp

Suara.com – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tak mempermasalahkan jika dua pemainnya, Mohamed Salah dan Sadio Mane menjalani ibadah puasa Ramadan selama pemusatan latihan menghadapi final Liga Champions.

Jurgen Klopp dan tim diketahui saat ini sudah berada di Madrid untuk persiapan akhir jelang menghadapi laga final Liga Champions menghadapi Tottenham Hotspur yang akan dihelat di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari.

Dilansir dari tellerreport, Mohamed Salah dan Sadio Mane diketahui tetap berpuasa saat Liverpool melakoni sesi latihan di Madrid.

Jurgen Klopp mengatakan sangat menghormati kepercayaan yang dianut dua pemainnya. Sehingga dia tak terlalu mempermasalahkan itu.

Gestur manajer Liverpool, Jurgen Klopp pada laga leg pertama semifinal Liga Champions 2018/2019 kontra Barcelona di Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. [LLUIS GENE / AFP]Gestur manajer Liverpool, Jurgen Klopp pada laga leg pertama semifinal Liga Champions 2018/2019 kontra Barcelona di Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. [LLUIS GENE / AFP]

“Tidak ada masalah dengan puasa para pemain saya. Hal itu harus dihormati sebagai keyakinan agama mereka. Saya menilai mereka tetap luar biasa dan sanggup memberikan permainan terbaiknya baik saat sedang berpuasa atau tidak,” ungkap Klopp.

Menurutnya, ada hal yang lebih penting ketimbang berpikir terus menerus tentang sepak bola.

Ia mencontohkan, sebelumnya pernah melihat Salah dan Mane terlambat berlatih karena melaksanakan ibadah mereka terlebih dahulu. Dan, itu bukan satu masalah yang berarti.

“Dalam kehidupan ini, banyak hal yang lebih penting daripada sepak bola. Ada waktu mereka datang terlambat ke ruang ganti karena mereka sedang salat,” tukasnya.

Virgil Van Dijk: Saya Suka Banget Dikritik

Suara.com – Bek Liverpool, Virgil Van Dijk lebih suka dikritik bila melakukan kesalahan saat pertandingan berlangsung. Sebab hal itu bisa menjadi evaluasi serta motivasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Penerima gelar Pemain Terbaik PFA of The Year 2019 itu menilai teriakan dan kritik dari Pelatih Jurgen Klopp dan rekan tim membawa Liverpool mampu bermain lebih greget hingga akhirnya bisa ke final Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun.

“Saya memiliki hubungan yang baik dengan bos karena dia mengatakan yang sebenarnya. Kadang-kadang jika saya membuat kesalahan yang tak dilihat orang lain, dia akan memberitahu saya,” kata Van Dijk dikutip dari The Sun, Jumat (31/5/2019).

“Saat melawan Bayern Munich misalnya. Andy Robertson mengalami kesulitan dan saya tidak ada di sana. Tak ada perlindungan yang saya lakukan kepadanya. Sehingga manajer meneriaki saya,” ungkap dia.

Bek Liverpool Virgil van Dijk mencoba merebut bola dari bintang Barcelona Lionel Messi di Camp Nou saat laga Liga Champions. JOSE JORDAN / AFPBek Liverpool Virgil van Dijk mencoba merebut bola dari bintang Barcelona Lionel Messi di Camp Nou saat laga Liga Champions. JOSE JORDAN / AFP

Komunikasi serta teguran antar pemain menjadi penting kala laga berlangsung. Van Dijk mengungkapkan, hal itu agar konsentrasi tetap terjaga.

“Itu membuat kami tetap terjaga. Saya juga menyukainya ketika James Milner meneriaki saya, bahkan jika dia marah, atau Henderson berteriak. Itulah yang membuat kita tetap melangkah secara konsisten,” tukasnya.

Liverpool bakal bertemu Tottenham Hotspur pada partai puncak final Liga Champions 2019, Minggu (2/6/2019).

Kedua tim disebut siap menurunkan skuat terbaiknya di partai krusial tersebut. Nama seperti Roberto Firmino, Mohamed Salah, Harry Kane diprediksi bakal memperkuat timnya masin-masing pada pertandingan tersebut.

Persebaya Gagal Berikan Kado di HUT Surabaya, Djanur Minta Maaf

Suara.com – Persebaya gagal memberikan kado spesial berupa kemenangan HUT ke-726 Kota Surabaya, usai hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan tamunya, PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/5/2019) malam.

Atas hasil mengecewakan ini, pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman pun menghaturkan permintaan maafnya. Terlebih Persebaya selalu gagal meraih kemenangan pada tiga pekan awal Liga 1 2019, dengan torehan satu kekalahan dan dua hasil seri.

“Maaf, kami gagal lagi di pertandingan kandang kedua karena kembali bermain imbang,” tutur pelatih yang akrab disapa Djanur itu seperti dilansir Antara.

Persebaya sejatinya unggul lebih dahulu pada laga tadi malam via Osvaldo Haay di menit 28. Sayang, gol balasan tim tamu yang dilesakkan Septian David Maulana pada menit 74 merusak asa Persebaya meraih tiga poin.

Hasil seri ini, disebut Djanur sama dengan kekalahan. Terlebih Persebaya bermain dihadapan puluhan ribu Bonek Mania, yang tak pernah berhenti memberikan dukungan dan semangat kepada para pemain.

“Ini adalah kerugian dan banyak yang masih harus dibenahi. Evaluasi tak hanya kepada satu atau dua pemain, tapi secara keseluruhan,” ucap Djanur.

Kendati gagal memberikan kemenangan, eks pelatih Persib dan PSMS Medan itu mengucapkan selamat HUT kepada Kota Surabaya, yang diperingati setiap 31 Mei.

“Tiga poin seharusnya menjadi kado spesial. Kami ucapkan selamat kepada Kota Surabaya, tapi maaf tak bisa memberi hasil terbaik,” sesal Djanur.

Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Jumat 31 Mei

Suara.com – Dua laga sisa gelaran pekan ketiga Liga 1 2019 siap dihelat Jumat (31/5/2019) malam WIB. Setelah dua laga nanti malam, kompetisi akan memasuki rehat lebaran sebelum pekan keempat kembali bergulir pada 14 Juni mendatang.

Persipura akan menjamu PSS Sleman di Stadion Mandala, Jayapura pada pukul 18.00 WIB. Sementara laga kedua nanti malam menghadirkan Persija Jakarta, yang harus kembali melakoni partai away seperti di dua pekan awal.

Macan Kemayoran –julukan Persija– akan melawat ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang merupakan markas dari salah satu tim favorit juara musim ini, Bali United.

Bali United sejauh ini tampil impresif setelah menyapu bersih dua laga awal dengan raihan kemenangan. Namun misi Serdadu Tridatu –julukan Bali United– untuk menjaga rekor 100 persen mereka tentu takkan mudah.

Pasalnya, Persija yang berstatus sebagai juara bertahan kompetisi pasti bakal tampil all-out untuk meraih kemenangan perdananya di Liga 1 2019, setelah hanya bisa sekali imbang dan sekali kalah di dua pekan awal.

Super big match antara Bali United vs Persija Jakarta ini akan rencananya akan kick-off pada pukul 20.30 WIB.

Jadwal siaran langsung Liga 1 2019 pekan ketiga, Jumat (31/5/2019):

18.00 WIB – Persipura vs PSS Sleman – Stadion Mandala [LIVE INDOSIAR]

20.30 WIB – Bali United vs Persija Jakarta – Stadion Kapten I Wayan Dipta [LIVE INDOSIAR]

Detail Kontraknya Bocor, Ini Gaji Menggiurkan Conte di Inter Milan

Suara.com – Inter Milan mantap menunjuk Antonio Conte sebagai manajer menggantikan Luciano Spalletti yang bersiap untuk dipecat. Putusan soal pemecatan Spaletti muncul tak berselang lama usai Nerazzurri memastikan diri tampil di Liga Champions musim depan.

Pengumuman terkait penunjukkan Conte sebetulnya bakal digelar Kamis (30/5/2019) kemarin. Tetapi rencana itu diundur sebab, manajemen Inter menghormati kondisi Spalletti yang tengah berkabung karena saudaranya baru saja meninggal.

Meski urung ada keputusan resmi terkait penunjukan Antonio Conte sebagai suksesor Spalletti, namun detail kontrak eks juru taktik Chelsea itu sudah lebih dulu tersebar.

Seperti dikutip dari Sky Sports, dalam detail kontrak yang bocor itu diketahui Conte bakal menukangi Inter dengan durasi tiga musim. Setiap tahunnya ia akan menerima 10 juta euro atau sekitar Rp160,1 miliar. Selain itu, Conte juga masih mendapat bonus sebesar 2 juta euro atau Rp32 miliar tiap musimnya.

Tak cukup di situ, Conte juga bakal dapat tambahan gelontoran uang jika mampu mengangkat prestasi Inter di dua musim awal. Gajinya disebut bakal mengalami kenaikan menjadi 12 juta euro atau setara dengan Rp192 miliar.

Inter sendiri berani memberikan kontrak menggiurkan itu lantaran mempertimbangkan pengalaman Conte yang pernah meraih trofi bersama Juventus dan Chelsea di musim pertama kepelatihannya.

Manajemen pun berharap Conte bisa melakukan hal serupa di Inter yang sudah terlampau panjang nirprestasi sejak jadi kampium Serie A musim 2009/2010 silam.

Seto Berharap Bisa Curi Poin di Kandang Persipura Jayapura

Suara.com – Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro mengakui kekalahan 0-2 saat uji coba kontra Persipura Jayapura menjadi pembelajaran berharga bagi anak asuhnya. Dirinya pun berharap kali ini bisa tampil lebih oke dan dapat merepotkan meskipun laga berlangsung di kandang Persipura Jayapura.

“Kami Pernah uji coba dengan Persipura, dan kami kalah di Sleman. Saya melihat tim tuan rumah dari tahun ke tahun stabil di papan atas. Ini pembelajaran bagi kami bagaimana bisa mengatasi Persipura,” kata Seto dikutip dari laman resmi klub, Jumat (31/5/2019).

Striker PSS Sleman, Kushedya Hari Yudo melakukan latihan bersama rekan setimnya, (Instagram/@pssleman)Striker PSS Sleman, Kushedya Hari Yudo melakukan latihan bersama rekan setimnya, (Instagram/@pssleman)

Seto menilai, Skuat Mutiara Hitam bakal bermain habis-habisan untuk raih tripoin perdananya, apalagi mereka bermain di kandang sendiri. Ia pun menegaskan PSS Sleman sudah siap dengan segala kemungkinan, yang penting tetap berusaha serta bisa curi poin.

“Harapannya, kami dapat merepotkan Persipura saat bertanding di markas mereka. Terkait hasil saya pikir kita hanya berusaha. Kita mencoba curi poin, apapun hasilnya, biar Tuhan yang memutuskan,” ungkap pelatih 44 tahun itu.

“Kami melihat klub ini salah satu kandidat juara bila mampu menjaga konsistensi bermain. Apalagi sejak ditangani Luciano Leandro banyak perubahan di tiap lininya,” tukas Seto.

Dari klasemen sementara Liga 1 2019, PSS Sleman saat ini menempati urutan ke-9 dengan raihan empat poin.

Sedangkan Persipura Jayapura berada di posisi ke-15 dengan koleksi 1 poin.

Hasil Liga 1 2019 Tadi Malam dan Klasemen Pekan Ketiga

Suara.com – Satu laga lanjutan pekan ketiga Liga 1 2019 dihelat Kamis (30/5/2019) malam WIB. Persebaya ditahan imbang oleh tamunya, PSIS Semarang dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur.

Dua gol pada laga ini masing-masing dicetak oleh Osvaldo Haay pada menit 28, dan gol balasan tim tamu dilesakkan Septian David Maulana pada menit 74.

Persebaya unggul 1-0 setelah Osvaldo yang berada di dalam kotak penalti, tak menyia-nyiakan umpan tarik Ruben Sanadi. Melalui sundulan kepala, Osvaldo mampu merobek jala gawang PSIS kawalan kiper Jandi Eka Putra.

Namun, petaka bagi tuan rumah datang setelah Septian David menyamakan kedudukan melalui sontekan kakinya, memanfaatkan kiper Persebaya, Abdul Rohim yang terlanjur maju meninggalkan sarangnya.

Hasil seri ini sendiri membuat PSIS turun ke peringkat ke-10 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan poin empat dari tiga laga. PSIS kalah selisih gol dari enam tim di atasnya yang mengoleksi poin sama.

Sementara itu, Persebaya masih tertahan di posisi ke-13 dengan baru meraih dua poin dari tiga pertandingan.

Klasemen Sementara Liga 1 2019:

1. MADURA UNITED FC 3 3 0 0 9-1 9
2. PSM MAKASSAR 3 2 1 0 5-0 7
3. BALI UNITED FC 2 2 0 0 3-1 6
4. PS. TIRA PERSIKABO 2 1 1 0 3-0 4
5. PERSIB BANDUNG 2 1 1 0 3-0 4
6. PSS SLEMAN 2 1 1 0 4-2 4
7. BHAYANGKARA FC 3 1 1 1 5-4 4
8. PSIS SEMARANG 3 1 1 1 4-4 4
9. KALTENG PUTRA 3 1 1 1 3-3 4
10. BORNEO FC 3 1 1 1 3-4 4
11. AREMA FC 3 2 0 2 4-7 3
12. PERSERU BDK LAMPUNG 3 1 0 2 2-7 3
13. PERSEBAYA 3 0 2 1 3-4 2
14. SEMEN PADANG FC 3 0 2 1 1-2 2
15. PERSIJA JAKARTA 2 0 1 1 2-3 1
16. PS BARITO PUTERA 3 0 1 2 3-6 1
17. PERSIPURA JAYAPURA 2 0 1 1 2-5 1
18. PERSELA LAMONGAN 3 0 1 2 5-10 1

Bursa Pelatih Anyar AC Milan, Arsene Wenger Favorit Gantikan Gattuso

Suara.com – Sosok manajer gaek, Arsene Wenger dikabarkan jadi yang terdepan dalam bursa pelatih baru AC Milan, untuk menggantikan Gennaro Gattuso yang baru-baru ini mundur. Demikian klaim sejumlah media di Italia.

Juru taktik berpaspor Prancis itu sebetulnya pernah didekati manajemen Rossoneri. Namun, selanjutnya tidak ada kejelasan. Kini, Milan diyakini kembali mendekati The Professor.

Pelatih yang menangani Arsenal lebih dari dua dekade itu punya hubungan spesial dengan Ivan Gazidis, yang dahulu bekerja bersamanya di Emirates Stadium.

Seperti diketahui, Gazidis kini menjabat sebagai manajer umum di San Siro. Kehadiran Gazidis membuka lebar peluang Wenger merapat ke Milan.

Gazidis bekerja selama satu dasawarsa di London Utara sebelum dipinang raksasa Serie A Italia tersebut.

Sementara, Wenger meninggalkan Arsenal pada musim lalu dengan unai Emery ditunjuk untuk menjadi suksesor.

Gattuso memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala setelah gagal membawa Milan mengakhiri musim di posisi empat besar untuk tampil di Liga Champions musim depan.

Tak Pedulikan Kekuatan Bali United, Kolev Fokus Benahi Kelemahan Persija

Suara.com – Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev mengaku tidak peduli soal kekuatan Bali United yang sedang dalam performa terbaiknya, jelang laga kedua tim di pekan ketiga Liga 1 2019. Pelatih asal Bulgaria itu hanya ingin fokus membenahi kelemahan timnya.

Persija akan sowan ke markas Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (31/5/2019). Laga akan kick-off pada pukul 20.30 WIB. 

“Kalau tim Bali United, saya tidak bisa berkomentar persiapan dan kondisi. Kami tahu Bali United ini merupakan tim yang kuat,” buka Kolev dalam jumpa pers jelang pertandingan.

“Tapi, pikiran saya hanya dengan persiapan tim kami untuk bisa meraih hasil maksimal. Itu jadi fokus saya, membenahi kelemahan tim,” imbuh pelatih berpaspor Bulgaria yang pernah menukangi Timnas Indonesia tersebut.

Persiapan pun sudah dilakukan oleh Ismed Sofyan dan kawan-kawan meski singkat. Salah satu yang diberikan adalah motivasi agar tampil baik di setiap pertandingan.

“Saya akan selalu memberikan motivasi kalau pemain, saya berikan kesempatan untuk bermain. Setelah itu mereka tidak saya beri motivasi tapi saya beri mereka tugas di lapangan. Itu motivasi paling tinggi yang saya berikan,” celoteh Kolev.

Sementara itu, gelandang tengah Persija, mengaku akan berjuang keras untuk pertandingan besok. Meski tidak mudah, ia akan berusaha mencuri poin penuh dari markas Bali United. 

“Kami tim profesional, mau gak mau kami harus menghadapi hal ini. Kondisi pemain cukup bagus, siap untuk pertandingan besok. Dan untuk target sendiri, semua pemain pasti ingin meraih kemenangan, karena ini pertandingan yang sangat penting untuk kami,” tutur Sandi Sute. 

“Memang tidak gampang untuk menang di kandang Bali (United) karena pemain Bali sangat bagus kualitasnya. Tapi kami tidak akan putus asa, karena fokus kami untuk meraih kemenangan,” pungkasnya.