Lawan Persela, Djanur Minta Persebaya Tak Lengah di Menit-menit Awal

Suara.com – Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman secara khusus meminta para pemainnya untuk fokus dan konsentrasi di menit-menit awal pertandingan, untuk menghindari gol cepat dari tim lawan seperti yang terjadi di beberapa laga terakhir.

Djanur –sapaan akrab Djadjang– meminta hal ini jelang Persebaya menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (1/7/2019), pada laga pekan keenam Liga 1 2019.

“Untuk lawan Persela, fokus dan fokus di menit-menit awal agar tidak kecolongan! Biar tidak terjadi seperti di beberapa laga kami di musim ini,” seru Djanur di Surabaya, sebagaimana disadur dari Antara.

Permintaan Djanur tersebut memang bukannya tanpa alasan. Sebab, terkhusus pada dua leg melawan Madura United di perempatfinal Piala Indonesia baru-baru ini, dua kali gawang Miswar Saputra dibobol saat laga belum berjalan 10 menit.

Pada leg pertama di Surabaya, kiper Persebaya itu harus memungut bola dari dalam gawangnya setelah kebobolan di menit kedua oleh Aleksandar Rakic.

Sedangkan pada leg kedua di Madura, giliran Beto Goncalves membobol gawang Persebaya secara cukup cepat, yakni pada menit keenam.

“Menit-menit awal adalah menit krusial, dan setiap sebelum pertandingan saya sudah minta agar para pemain fokus! Tidak hanya lini belakang, tapi lini lainnya juga,” tutur Djanur.

Meski Sedang Carut-marut, Persela Tetap Bidik Poin dari Kandang Persebaya

Suara.com – Meski tengah carut-marut dan dalam kondisi yang tak ideal, Persela Lamongan tetap menargetkan dapat mencuri poin saat bertandang ke markas Persebaya.

Persela akan sowan ke kandang Persebaya, Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (1/7/2019) sore WIB, pada laga pekan keenam Liga 1 2019.

Seperti diketahui, Persela saat ini terpuruk di dasar klasemen Liga 1 2019, usai tanpa kemenangan dari lima laga yang telah mereka lakoni.

Bahkan, sang pelatih kepala, Aji Santoso telah mundur dari jabatannya pada Minggu (30/6/2019) pagi, lantaran bertanggung jawab atas rentetan hasil minor yang diraih Persela di awal musim ini.

“Misi kami ke Surabaya, tetap bermain semaksimal mungkin dan mencuri poin. Itu target kami,” ungkap asisten pelatih Persela, Ragil Sudirman, sebagaimana dimuat Antara.

Ragil pun mengharapkan, ketidakhadiran Aji Santoso membuat permainan Samsul Arifin dan kawan-kawan malah kian menurun.

“Pengaruh pasti ada, tapi pemain harus tetap percaya diri dan bersiap membawa pulang poin. Seri sudah cukup, tapi syukur-syukur bisa tiga poin,” celotehnya.

Bermain di hadapan ribuan suporter lawan yang diperkirakan memenuhi stadion, Ragil meminta para penggawa Persela bisa tampil tanpa beban, namun juga termotivasi untuk meraih kemenangan perdana mereka di musim ini.

Terseok-seok di Awal Musim, Persipura Jayapura Resmi Depak Luciano Leandro

Suara.com – Terseok-seok dan belum sekalipun merasakan kemenangan dari lima laga awal di Liga 1 2019, Persipura Jayapura akhirnya resmi mendepak Luciano Leandro sebagai pelatih kepala klub.

Persipura saat ini tertahan di papan bawah klasemen sementara Liga 1 2019, usai baru mengoleksi tiga poin dari lima laga, hasil dari tiga kali imbang dan dua kali kalah.

“Kami sudah bertemu dan berbicara, coach Luciano juga sangat mengerti dan memahami keadaan yang kami alami. Beliau paham bahwa hasil pertandingan belum memuaskan, walaupun ada perbaikan dan perkembangan,” tutur Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, sebagaimana dilansir Antara, Minggu (30/6/2019).

“Kami sampaikan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan selama ini. Kami juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan,” tambah pria yang juga menjabat Wali Kota Jayapura itu.

Sebagai pengganti, manajemen Persipura menunjuk Lydio de Souza untuk menukangi tim. Meski demikian, Lydio hanya berstatus pelatih sementara hingga manajemen mendapat pelatih tetap yang baru.

“Selanjutnya, pelatih fisik, Lydio de Souza didampingi pelatih kiper, Alan Haviludin dan asisten pelatih, Ridwan Bauw yang kami percayakan untuk memimpin untuk sementara waktu. Kami berharap, proses pencarian pelatih baru secepatnya selesai,” tukas BTM –sapaan akrab Benhur.

Aji Santoso Mundur, Para Penggawa Persela Lamongan Kaget

Suara.com – Para pemain Persela Lamongan rupanya kaget bukan kepalang saat Aji Santoso menyatakan pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala klub, Minggu (30/6/2019). Hal ini diungkapkan salah seorang pemain Persela, Samsul Arifin.

Seperti diketahui, Aji menyatakan mundur setelah Persela tampil buruk di awal musim Liga 1 2019.

Dari lima laga yang telah dilakoni, klub berjuluk Laskar Joko Tingkir belum juga meraih kemenangan dan saat ini tengah terpuruk di zona merah klasemen sementara.

“Saya dan semua pemain sejujurnya kaget dengan keputusan coach Aji yang mundur,” ungkap Samsul Arifin di Surabaya, sebagaimana dilansir Antara.

Samsul dan rekan-rekannya mendengar kabar pengunduran diri Aji Santoso sejak pagi tadi. Sang bek pun berharap Aji sukses di kariernya yang baru.

Samsul juga mengatakan bahwa selama dipimpin Aji , permainan Persela secara mental dan kualitas sejatinya cukup terangkat, bahkan dikenal mampu melahirkan pemain muda.

“Coach Aji orangnya baik dan bisa mengangkat Persela dengan materi pemain muda sehingga mental naik, serta pengalaman bertanding terasah,” celoteh pemain berusia 26 tahun yang bergabung dengan Persela sejak 2016 tersebut.

Dipermalukan Bhayangkara di Kandang, Robert Alberts: Persib Tak Layak Kalah

Suara.com – Persib menelan kekalahan perdana mereka di Liga 1 2019, saat menjalani laga pekan keenam, Minggu (30/6/2019) petang WIB. Yang lebih menyakitkan, kekalahan Persib ini terjadi di kandang sendiri.

Menjamu Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandunga, Persib menyerah dengan skor 1-2.

Ketinggalan 0-1 berkat gol penggawa Bhayangkara, Jajang Mulyana pada menit 37 babak pertama, Persib sempat menyamakan kedudukan pada menit 58 via Ezechiel N’Douassel.

Namun, gol Herman Dzumafo, semenit sebelum waktu normal berakhir, memastikan raihan tiga poin bagi Bhayangkara dari lawatan ke Bandung. 

Pelatih Persib, Robert Alberts pun mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Ia menyayangkan karena menilai skuat Maung Bandung –julukan Persib– sudah bermain cukup baik.

Menurut sang juru taktik, Persib tak layak kalah. “Tentunya ini adalah hasil yang mengecewakan,” buka Robert seperti dimuat laman resmi Persib.

“Terlebih karena kita semua tidak ingin kalah di kandang. Dan sekali lagi, saya berpikir kita tidak pantas untuk kalah di pertandingan ini. Kita tampil cukup baik,” sesal pelatih kawakan berdarah Belanda itu.

Menurut Robert, para pemainnya sejatinya mampu bangkit dengan mencetak gol balasan di pertengahan babak kedua.

Namun hal itu tak cukup, karena Persib gagal memanfaatkan momentum untuk mencetak gol kemenangan. 

“Saya rasa pemain sempat mengalami peningkatan mentalitas di awal-awal babak kedua. Kita tampak lebih kuat dan membuat sejumlah peluang untuk mencetak lebih dari satu gol,” tutur Robert.

“Di laga-laga ke depan, kita harus lebih kuat dan lebih baik dalam penyelesaian akhir,” tandasnya.

Permak Badak Lampung, Bali United Kukuh di Puncak Klasemen Liga 1 2019

Suara.com – Bali United kian membuktikan diri sebagai calon kuat juara Liga 1 2019 usai menang besar di laga pekan keenam. Sowan ke markas Perseru Badak Lampung FC, Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Minggu (30/6/2019) malam WIB, Bali United menang telak 3-0.

Dengan hasil ini, Bali United kian kukuh di puncak klasemen Liga 1 2019 dengan 16 poin dari enam laga, hasil dari lima kemenangan dan sekali imbang.

Bali United saat ini unggul lima poin dari Tira-Persikabo yang berada di posisi kedua, yang baru memainkan lima laga.

Gol-gol Bali United di laga kali ini dicetak Ilija Spasojevic, Willian Pacheco, dan Melvin Platje. 

Jalannya Pertandingan

Laga di babak pertama berlangsung dengan ketat. Tim Serdadu Tridatu –julukan Bali United– dan tuan rumah Badak Lampung sama-sama bermain ngotot. Alhasil bola pun lebih banyak bergulir di tengah. 

Pada menit 17, Badak Lampung harus bermain dengan 10 pemain setelah Miftah Anwar Sani diusir wasit karena melanggar Spasojevic dengan keras. Bali United unggul jumlah pemain.

Peluang diperoleh Bali United pada menit 30 lewat Spasojevic. Berawal dari penetrasi Platje dari sisi kiri yang dilanjutkan dengan umpan ke dalam kotak penalti, Spaso –sapaan akrab Spasojevic– menyontek bola namun masih mampu dihalau bek Badak Lampung.

Pada menit 33, Bali United akhirnya membuka keunggulan lewat gol Spaso. Umpan terukur Fadil Sausu berhasil dimanfaatkan Spaso dengan sundulan tajam, yang sukses membobol gawang Badak Lampung kawalan kiper Daryono.

Dua menit berselang, Tim Serdadu Tridatu kembali mendapat peluang, kali ini lewat tendangan kaki kiri Irfan Bachdim. Sayang, sepakan sang attacker masih mampu diamankan Daryono.

Dua peluang bagus setidaknya berhasil dikreasi anak-anak Bali United sebelum half-time, namun skor 1-0 tetap bertahan hingga paruh pertama rampung.

Di babak kedua, dominasi Bali United tetap terlihat. Pada menit 54, tim asuhan Stefano Cugurra Teco mendapat peluang pertama lewat tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti Fadil Sausu. Sayangnya, sepakan Fadil masih melebar di kiri gawang Daryono.

Pada menit 61, gantian Badak Lampung mengancam gawang Bali United lewat tendangan Francisco Torres, namun masih mampu diamankan kiper tim tamu. Wawan Hendrawan.

Menit 66, Bali United berhasil memperlebar keunggulan lewat sundulan Pacheco. Berawal dari umpan sepak pojok Fadil, tandukan Pacheco sukses membobol gawang Daryono.

Dua menit setelah gol Pacheco, Bali United kembali memperbesar skor. Kali Platje yang mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan terukur Platje dari luar kotak penalti sukses membobol gawang Badak Lampung.

Unggul tiga gol membuat para pemain Serdadu Tridatu makin nyaman mengontrol tempo permainan. Beberapa peluang kembali tercipta, namun sampai wasit meniup peluit panjang, skor 3-0 untuk kemenangan Bali United tetap bertahan.

Susunan Pemain

Badak Lampung FC: Daryono; Kunihiro Yamashita, Miftah Anwar, Syahrul Mustofa, Kurniawan Karman; Jefri Kurniawan, Muhammad Fahri, Marcus Vicius, Suhandi; TA Musafri, Francisco Torres.

Bali United: Wawan Hendrawan; Michael Orah, Willian Pacheco, Haudi Abdillah, Made Andhika Wijaya; Fadhil Sausu, Stefano Lilialy, Brwa Nouri; Irfan Bachdim, Melvin Platje, Ilija Spasojevic.

Pep Guardiola: Saya Nyaman di Etihad, Tak Ada Spanyol atau Jerman

Suara.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku sangat nyaman berada di Inggris. Dia tak berencana kembali ke Spanyol atau Jerman.

Guardiola berhasil memimpin The Citizen meraih treble winner pada musim 2018/2019 lalu. Ketiga trofi tersebut adalah juara Liga Primer Inggris, Piala FA dan Piala Liga.

Keberhasilan tersebut menarik manajemen Barcelona untuk membawa pulang juru taktik 46 tahun ke Camp Nou, seperti yang diberitakan sportskeeda.

Kendati demikian, eks pelatih Bayern Munich itu menegaskan untuk berkomitmen menukangi lagi juara Liga Primer Inggris 2018/2019.

“Bekerja di Spanyol memang lebih mengena karena emosinya begitu kuat dan konferensi Pers lebih keras. Namun saya memiliki segalanya di sini (Manchester City),” jelas Pep.

Pep Guardiola resmi menjadi pelatih terbaik Liga Primer Inggris 2018/2019. (Twitter/@premierleague)Pep Guardiola resmi menjadi pelatih terbaik Liga Primer Inggris 2018/2019. (Twitter/@premierleague)

“Saya memperpanjang kontrak karena kami memiliki pemain muda, saya memiliki semua yang saya inginkan untuk melakukan pekerjaan saya. Saya tidak akan kembali ke Barcelona atau Jerman. Dimana saya menemukan fasilitas yang sangat bagus di liga yang begitu indah seperti Liga Primer Inggris?,” tukasnya.

Sebelumnya pelatih berkepala plontos itu sempat menyatakan cepat atau lambat bakal kembali ke Barcelona.

Namun menurut surat kabar Catalan Ara, Pep yakin melihat masa depan jangka panjangnya di Etihad. Selain itu tanpa sesosok Aitor ‘Txiki’ Begiristain Mujika, direktur olehraga Manchester City, Pep bukan apa-apa tanpa kehadirannya.

“Dia merupakan orang paling penting dalam karier saya, dia memercayai saya ketika saya bukan siapa-siapa,” tegas Pep.

Dengan demikian, media setempat juga menyebut, bahwa Pep bakal bertahan hingga 2021 mendatang di tanah Britania.

Bikin Haru, Ini Ungkapan Gelandang Chile Usai Cetak Gol ke Gawang Kolombia

Suara.com – Gelandang Timnas Chile, Arturo Vidal membuat haru jutaan netizen di akun jejaring sosial Instagram baru-baru ini. Pasalnya bek Barcelona itu menulis ungkapan menyentuh setelah anak-anaknya mendukung kemenangan Chile atas Kolombia, Sabtu lalu.

Chile berhasil menundukkan Kolombia di perempat final Copa America 2019 dengan adu penalti. Dengan demikian, skuat asuhan Reinaldo Rueda lolos ke babak semifinal laga tersebut.

Namun ada hal menarik pada kemenangan Chile. Gelandang La Roja, Arturo Vidal mengungkapkan rasa haru saat anak-anaknya menyaksikan pertandingan di layar kaca rumahnya.

Melalui unggahan video di akun Instagram @kingarturo23oficial, anak-anak Vidal ikut selebrasi setelah ayahnya berhasil menjaringkan bola ke gawang Kolombia.

Pada caption video, Vidal menulis “Emiliano dan Monito Vidal, karena kalian aku memberikan hidupku di lapangan. Terima kasih anak-anak, karena memberiku kekuatan selalu untuk terus berjuang, untuk melanjutkan tim impian!,”

Jelas saja, jutaan followers-nya membanjiri pesan haru dan dukungan di kolom komentar.

“Video yang sangat indah!. Saya membayangkan kebahagiaan yang mereka rasakan untuk ayahnya,” tulis akun @crissancheztv.

“Momen yang sangat mengharukan dari anak untuk ayah mereka,” ujar akun @yitoalvidal.

“Arturo yang luar biasa, saya juga merasa seperti mereka (anak-anaknya) ketika berhasil membawa Chile melaju ke semifinal. Ini sangat berarti untuk kami, terima kasih atas kebahagiaan Anda, terima kasih telah mengizinkan saya bermimpi seperti anak kecil, Selamat Chile!,” kata akun @sergiosaens14.

Terpisah, Chile masih memiliki pertandingan untuk mencuri tiket ke final Copa America 2019.

Dari jadwal yang telah dirilis, Alexis Sanchez dan kawan-kawan bakal menghadapi Peru pada Kamis (4/7/2019) pukul 07.30 WIB.

Thiago Silva Sebut Pemain Ini Patut Diwaspadai di Semifinal Copa America

Suara.com – Bek Timnas Brasil, Thiago Silva menyebut Lionel Messi adalah pemain yang patut diwaspadai skuat Tim Samba saat bertemu Argentina di Copa America 2019, Rabu (3/7/2019).

Skuat asuhan Adenor Leonardo Bacchi atau akrab dipanggil Tite, berhasil mengandaskan mimpi Paraguay untuk melaju ke semifinal Copa America 2019, Jumat (28/6/2019) lalu. Saat itu Tim Samba menang dengan adu penalti dengan skor 4-3 atas Paraguay.

Melaju ke babak semifinal, bukan berarti penggawa Timnas Brasil harus berleha-leha. Pasalnya, Lionel Messi bakal menjadi pemain yang diprediksi merepotkan lini belakang Brasil yang dijaga Thiago Silva dan kawan-kawan.

Aksi bintang Argentina, Lionel Messi saat dikepung para pemain Venezuela pada laga perempatfinal Copa America 2019. (CARL DE SOUZA / AFP)Aksi bintang Argentina, Lionel Messi saat dikepung para pemain Venezuela pada laga perempatfinal Copa America 2019. (CARL DE SOUZA / AFP)

“Dia adalah pemain terbaik dunia, Kita harus fokus padanya baik saat mendapat bola maupun tidak. Terkadang dia bisa berlari dengan cepat selama pertandingan. Namun dia selalu mencari ruang untuk melakukan serangan balik saat kita lengah,” ungkap bek Paris Saint-Germain seperti yang dilaporkan Reuters, Minggu (30/6/2019).

“Hal ini merupakan kesempatan yang berharga bagi saya menghadapi dia. Kita harus mencoba menghalanginya mencetak angka di semifinal nanti,” pungkas pemain 34 tahun itu.

Terpisah, Lionel Messi memang tak bertaji selama gelaran Copa America 2019. Sumbangan gol untuk Tim Tango hanya sekali dia bukukan, itu pun hanya hadiah penalti.

Kendati demikian Messi masih menjadi ancaman bagi beberapa pemain Brasil. Maka dari itu publik menilai lini belakang Tim Samba harus mewaspadai performa bintang Barcelona di semifinal nanti.

Jadi Pesakitan, Luis Suarez: Sungguh Tak Adil Uruguay Tersingkir

Suara.com – Langkah Timnas Uruguay di ajang Copa America 2019 harus terhenti di babak perempatfinal. Tim besutan Oscar Tabarez kalah dalam drama adu penalti melawan Peru setelah pertandingan dalam waktu normal berakhir 0-0.

Dalam laga yang dihelat di Arena Fonte Nova, Brasil, Minggu (30/6/2019) dini hari WIB itu, Uruguay kalah penalti dengan skor 4-5 di babak tos-tosan.

Kekalahan ini tak lepas dari kegagalan striker Barcelona, Luis Suarez dalam mengeksekusi tendangan 12 pas, yang membuat La Celeste –julukan Timnas Uruguay– harus menelan pil pahit.

Ya, Suarez yang menjadi eksekutor pertama Uruguay, gagal menunaikan tugasnya dengan baik, sementara keempat penendang Uruguay lainnya berhasil mengonversi penalti.

Di sisi lain, kelima penendang Peru berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tiket ke semifinal Copa America 2019 pun digenggam anak-anak Peru.

Usai laga, Suarez terlihat amat sangat terpukul bahkan sampai menangis. Penyerang berusia 32 tahun itu bahkan sampai harus diberi dukungan moril secara direct oleh rekan-rekan setimnya, di atas lapangan hijau.

Meski tengah bersedih, Suarez sendiri masih sempat buka suara mengomentari kegagalan Uruguay di Copa America 2019.

Penyerang berjuluk El Pistolero itu amat menyayangkan hal ini, terlebih karena Uruguay sejatinya jauh lebih diunggulkan untuk tampil di empat besar ketimbang Peru.

Dan lagi, sepanjang 90 menit laga dini hari tadi, Uruguay praktis menguasai jalannya laga. Namun meski terus melancarkan serangan-serangan bergelombang, Uruguay gagal menjebol gawang Peru di waktu normal.

“Kami lebih diunggulkan untuk lolos ke semifinal, itu wajar saja.Kami juga bermain lebih baik dan menciptakan begitu banyak peluang,” buka Suarez seperti dilansir Bahia Noticias.

“Karena itu lah, kekalahan lewat adu penalti ini terasa sangat tak adil. Saya sangat bersedih, kami semua terpukul,” sambung eks bintang Liverpool itu.

“Soal penalti saya, saya ingin melepaskan tendangan keras. Penjaga gawang (Peru) sudah mempelajari eksekusi saya. Namun, saya tak menyangka dia bergerak ke arah sana,” terang Suarez.

Di babak semifinal Copa America 2019, Peru sendiri akan berhadapan dengan Chile pada Kamis (4/7/2019) WIB.

Pamer Aksi Bermain Basket, Pogba Bikin Gagal Fokus Karena Hal Ini

Suara.com – Pemain Timnas Prancis, Paul Pogba membuat gagal fokus netizen di jejaring sosial Instagram. Pasalnya, pemain 26 tahun itu tengah mengenakan jersey klub asal Amerika Serikat (AS), Atlanta United saat bermain basket. Netizen berkelakar jika Pogba siap berlabuh ke negeri Paman Sam musim ini.

Pogba santer diberitakan bakal hengkang dari Manchester United. Konsistensi permainannya yang dinilai buruk menjadi cibiran fans Setan Merah sehingga membuat dia gerah. Faktor tersebut disebut menjadi alasan eks pemain Juventus ingin segera pindah.

Meski dinilai buruk di mata fans MU, klub besar seperti Juventus dan Real Madrid tengah mengincar tanda tangannya untuk dikontrak di musim ini. Tetapi, pernyataan resmi gelandang muda ini belum menentukan klub mana yang dia pilih.

Terlepas dari perebutan dua klub rakasasa tersebut, Pogba dinilai lebih memilih klub bola asal AS, Atlanta United yang berlaga di Major League Soccer (MLS). Hal itu terlihat dari jersey yang dia kenakan pada unggahan video akun jejaring sosial @433.

Sontak, jersey Atlanta yang dikenakan Pogba membuat salah fokus netizen. Mereka berkelakar jika Juventus dan Real Madrid bukan tambatan hati Pogba bermain di musim ini, melainkan Atlanta.

“Pogba ke Atlanta, dikonformasi!,” tulis akun @gc18_.

“Mengganti perlengkapan di ATL United,” kata akun @footy10h1_yt.

“Hal itu menunjukkan Pogba memilih Atlanta United di ajang MLS untuk beristirahat di akhir kariernya,” kelakar akun @nxclax.x.

Terpisah, mengutip dari transfermarkt Pogba masih memiliki kontrak dengan Setan Merah hingga 2021 mendatang.

Selama mengikuti 47 laga di musim 2018/2019, pemain asal Prancis ini telah mengoleksi 16 gol dan 11 assist.

Semifinal Piala Indonesia: PSM Makassar Tekuk Madura United 1-0

Suara.com – PSM Makassar memijakkan satu kaki mereka di babak final kompetisi Piala Indonesia. Menjamu Madura United pada laga leg pertama semifinal di Stadion Andi Matallatta, Makassar, Minggu (30/6/2019) petang WIB, PSM mengamankan kemenangan 1-0.

Gol tunggal PSM sendiri dicetak sang winger andalan, Zulham Zamrun, pada menit 37 babak pertama.

Jalannya Pertandingan

Sejak menit awal, PSM menciptakan banyak peluang berbahaya. Sementara itu, Madura United mencoba sesekali mengancam via counter-attack.

Ada sekira tiga hingga empat peluang PSM berhasil diselamatkan kiper Madura United, Muhammad Ridho.

Ridho kembali melakukan penyelamatan brilian. Ia berhasil melakukan aksi heroik dengan menggagalkan bola sundulan terarah yang dilepas attacker PSM, M Rachmat dari depan gawang.

Madura United sendiri baru mencatat peluang emas pertamanya pada menit 27. Namun, kiper PSM, Rivky Mokodompit juga tak mau kalah tampil gemilang.

Rivky berhasil menggagalkan dua usaha dari Aleksandar Rakic dan Alberto Goncalves, dalam sebuah situasi scrimmage.

Zulham Zamrun akhirnya memecah kebuntuan tim tuan rumah dengan mencetak gol cantik pada menit 37, setelah menerima crossing Asnawi Mangkualam.

Mantan winger Mitra Kukar itu menyambut umpan Asnawi tersebut dengan melepas sepakan voli ke tiang jauh. PSM unggul 1-0.

Babak pertama sendiri berakhir dengan keunggulan 1-0 PSM atas Los Galacticos –julukan Madura United.

Jual beli serangan terjadi di babak kedua, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta. Pasukan Ramang –julukan PSM–berhasil mengamankan kemenangan 1-0 di semifinal leg pertama Piala Indonesia.

Susunan Pemain

PSM Makassar XI: Rivky Mokodompit; Asnawi Mangkualam, Abdul Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi; Marc Klok, Rizky Pellu, Wiljan Pluim; Zulham Zamrun, M Rachmat, Guy Junior.

Madura United XI: M Ridho; Marckho Sandy, Jaimerson Xavier, Andik Rendika Rama; Slamet Nurcahyo, Asep Berlian, Guntur Ariyadi; Alberto Goncalves, Greg Nwokolo, Aleksandar Rakic.

Gol Telat Herman Dzumafo Bawa Bhayangkara FC Tundukkan Persib Bandung

Suara.com – Persib Bandung dipaksa menelan pil pahit pada pekan keenam Liga 1 2019. Menjamu Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (30/6/2019) sore, Persib menyerah 1-2 berkat gol telat Herman Dzumafo di menit 89.

Ketinggalan 0-1 berkat gol penggawa Bhayangkara, Jajang Mulyana pada menit 37 babak pertama, Persib sempat menyamakan kedudukan pada menit 58 via Ezechiel N’Douassel.

Namun, gol Dzumafo, semenit sebelum waktu normal berakhir, memastikan raihan tiga poin bagi Bhayangkara dari lawatan ke Bandung. 

Jalannya Pertandingan

Persib memulai laga dengan mengambil inisiatif penyerangan. Bojan Malisic menghadirkan ancaman perdana untuk Bhayangkara FC. Sayang, bola sundulan pemain belakang Persib itu masih melebar dari sasaran.

Setelah itu, kedua tim saling jual-beli serangan di babak pertama ini. Persib kembali mendapat peluang lewat sang bomber andalan, Ezechiel N’Douassel. Namun, usaha Ezechiel masih bisa digagalkan barisan pertahanan Bhayangkara FC.

Keasyikan menyerang, Persib malah lengah dan kecolongan gol pada menit 37. Berawal dari sepak pojok, crossing apik Flavio Junior berhasil diteruskan sundulan Jajang Mulyana.

Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu Bhayangkara FC bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, seperti pada babak pertama, Persib langsung tampil menekan, terlebih sekarang mereka dalam keadaan tertinggal.

Menit 58, kerja keras Persib akhirnya membuahkan hasil. Serangan dari sisi kiri yang dilakukan oleh Ardi Idrus dituntaskan dengan sundulan keras Ezechiel. 1-1!

Menit 62, pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera memasukkan Dzumafo untuk menggantikan Dendy Sulistyawan. Bhayangkara nampaknya tidak ragu untuk bermain menyerang, meski mereka bermain tandang dan baru saja kebobolan.

10 menit berselang, dari sebuah tendangan bebas, Flavio Beck berhasil mengirimkan kepada kapten Bhayangkara, Anderson Salles. Sayang, sundulan yang dia lakukan masih melambung.

Menit 81, sundulan winger Persib, Febri Hariyadi usai menerima umpan silang Hariono masih melebar di sisi kiri gawang Bhayangkara FC.

Menit 89, petaka buat Persib terjadi. Sundulan Dzumafo usai menerima umpan Adam Alis sejatinya tidak terlalu keras. Namun, bola tetap masuk ke sisi kanan gawang Persib.

Bhayangkara pun menyudahi laga dengan mengamankan kemenangan tipis 2-1 di kandang lawan.

Susunan Pemain

Persib Bandung XI: I Made Wirawan; Supardi Nasir (C), Bojan Malisic, Indra Mustafa, Ardi Idrus; Dedi Kusnandar, Kim Kurniawan; Febri Hariyadi, Rene Mihelic, Ghozali Siregar; Ezechiel N’Douassel.

Bhayangkara FC XI: Awan Setho Raharjo; M Fathcu Rochman, Jajang Mulyana, Anderson Salles (C), Nurhidayat; Flavio Beck Junior, Lee Yujun, Sani Rizki Fauzi; Dendy Sulistyawan, M Nur Iskandar, Ramiro Fergonzi.

Aji Santoso Resmi Mundur sebagai Pelatih Persela Lamongan

Suara.com – Aji Santoso resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Persela Lamongan menyusul serangkaian hasil tak maksimal di awal musim Liga 1 2019.

“Benar coach Aji mundur dan infonya sudah kami terima,” ujar asisten pelatih Persela, Ragil Sudirman, sebagaimana dilansir Antara.

Aji Santoso mundur sebagai pelatih Persela, sehari jelang laga pekan keenam Liga 1 2019 melawan tuan rumah Persebaya.

Selama menukangi Persela musim ini, Aji yang pernah melatih Arema FC belum pernah mengantar timnya menang di lima pertandingan yang telah dilakoni Laskar Joko Tingkir –julukan Persela, yakni hanya imbang dua kali dan tiga kali kalah.

Hasil tersebut membuat Persela kini masih terpuruk di peringkat 17 klasemen sementara Liga 1 2019 alias berada di zona merah.

Meski demikian, menurur Ragil, kepergian Aji Santoso dari kursi pelatih Persela tidak boleh terlalu larut disesali, karena tim harus menghadapi laga-laga berikutnya di musim kompetisi tahun ini.

“Pemain jangan sampai berada di bawah tekanan dan harus bermain sebagaimana biasanya dengan meraih hasil terbaik,” celoteh Ragil.

Aji Santoso resmi menukangi Persela sejak September 2017, menggantikan pelatih Herry Kiswanto yang menyatakan pengunduran dirinya.

Di Liga 1 musim lalu, legenda Timnas Indonesia itu berhasil mempertahankan Persela berada di kasta sepakbola tertinggi Tanah Air dengan finis di peringkat ke-13 klasemen akhir.

Sementara itu, melalui akun Instagram resmi Persela, Aji Santoso juga telah menyatakan pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala Persela Lamongan melalui unggahan video.

“Mulai hari ini saya resign dari Persela. Kenapa di pertandingan kelima? Karena menurut saya cukup tepat. Alasannya dari pertandingan sampai kelima belum menang, kemudian juga biar ada waktu untuk memperbaiki tim dari pelatih baru nanti,” demikian pernyataan Aji Santoso.

Dikenal Kidal, Messi Buat Tak Percaya Netizen saat Tanda Tangani Jersey Ini

Suara.com – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi jamak diketahui kerap menggunakan tangan kirinya saat menandatangani jersey milik penggemarnya di sebuah kesempatan. Namun, salah satu video membuat heboh netizen. Sebab mereka tak percaya La Pulga melakukannya dengan tangan kanan saat menulis.

Messi dan kawan-kawan baru saja berbahagia atas kemenangan Argentina yang lolos ke semifinal Copa America 2019 setelah mengandaskan Venezuela dengan skor 2-0, Sabtu lalu.

Pemain 32 tahun itu tengah tertangkap kamera berada di salah satu hotel sedang membubuhkan tanda tangan di jersey milik seorang fans Brasil beberapa waktu lalu.

Menariknya, netizen dibuat tak percaya jika orang tersebut adalah Lionel Messi. Netizen menilai bintang Barcelona adalah seseorang bertangan kidal. Namun dalam video yang diunggah akun Twitter @FutbolBible, Messi menggunakan tangan kanan untuk menandatangani jersey fans.

Sejumlah netizen mengungkapkan keraguannya dengan mengirim pesan di kolom komentar.

“Messi menulis dengan tangan kanan? saya pikir dia kidal,” ungkap akun @orisonmarden.

“Messi gunakan tangan kanan?, Woah,” ujar akun @miro_da_maestro.

“Kalian percaya itu si Messi asli?, karena dia menggunakan tangan kanan untuk tanda tangan,” kata akun @henrymaulana.

Terlepas dari ketidakpercayaan netizen, sebagian lain menilai, jersey telah ditandatangani Messi akan dijual di toko online eBay.

“Jersey itu akan dijual di eBay,” ungkap @barry_warren.

“Baju itu akan mahal di eBay,” tulis akun @TMitikka.

Video tersebut memang menjadi kontroversi, jika benar yang menandatangani itu Messi, apakah kalian bersedia membelinya di toko online?.

Terpisah, Messi dan kawan-kawan bakal bertemu Brasil di semifinal Copa America 2019. Dari jadwal yang dirilis, skuat asuhan Lionel Scaloni bakal bertemu tim Samba, Rabu (3/7/2019) mendatang.

Pakai Jersey Man United saat Dua Tahun, Wan-Bissaka Buat Heboh Netizen

Suara.com – Rekrutan anyar Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, membuat heboh netizen setelah beredar foto dirinya berseragam The Red Devils kala berusia dua tahun. Mereka mengklaim foto tersebut menjadi bukti jika pemain 21 tahun itu berhasrat merumput di Old Trafford ketika dewasa.

Manchester United sendiri mendatangkan Wan-Bissaka dari Crystal Palace dengan mahar mencapai 50 juta pounds (setara RP 849 miliar). Dengan nilai transfer sebesar itu, ia menjadi bek termahal sepanjang sejarah Setan Merah.

Melalui foto yang dibagikan di jejaring sosial Twitter @Sporf, pria kelahiran Croydon itu tengah berfoto bersama keluarganya dengan mengenakan seragam Manchester United.

Tak lupa akun tersebut menulis ’19 tahun lalu, Aaron Wan-Bissaka berfoto mengenakan seragam MU saat kecil. Pada 19 tahun selanjutnya, Aaron Wan-Bissaka meneken kontrak dengan MU selama lima tahun senilai 50 juta pound sterling. Mimpi jadi kenyataan’.

Unggahan tersebut jelas menimbulkan reaksi netizen. Mulai dari sindiran serta dukungan kepada Wan-Bissaka terhadap keputusannya berlabuh ke Old Trafford.

“Kami mencintaimu bro, kamu berhasil melakukannya,” kata akun @UdoPuma.

“Saat ini dia benar-benar sial bergabung di MU dibanding 19 tahun lalu,” sindir akun @LORD_salty57.

“Hal itu (kedatangan Wan-Bissaka) bukan mimpi fans Manchester United,” ungkap akun @GirondaMichael.

“Mimpi yang jadi kenyataan jika bekerja keras, Bagus sekali,” bela akun @Johnnycork101.

Kendati timbul pro dan kontra terhadap kedatangan Wan-Bissaka ke Manchester United, sebagian publik menilai jika gaya bermain dia sesuai dengan kriteria Ole Gunnar Solskjaer.

Dia pun mulai dilirik kala membela Crystal Palace musim lalu. Tampil 39 kali di tiap kompetisi, Wan-Bissaka dinilai kuat saat bertahan dan cepat ketika menyerang.

Kelincahan dan kecerdasann ketika bertahan diyakini menjadi alasan Solskjaer merekrut pemuda tersebut hingga 2024 mendatang. Wan-Bissaka tercatat tak mengoleksi gol di musim 2018/2019, namun dia menorehkan empat assist selama berseragam The Eagles.

Andai Bertahan di Man United, Segini Gaji yang Bakal Diterima Rashford

Suara.com – Penyerang Manchester United (MU), Marcus Rashford, mendapat iming-iming fantastis dari timnya jika memilih bertahan. Tak tanggung-tanggung manajemen Setan Merah itu rela menggajinya hingga 250 ribu pound sterling (setara Rp 4,4 miliar) per pekan.

Manchester United memang masih menginginkan kontribusi pemain asal Inggris itu di musim ini. Konsistensi permainannya selama di Old Trafford dinilai baik, sehingga Setan Merah berusahan mengamankan jasanya untuk beberapa tahun ke depan.

Dilansir dari Telegraph, Minggu (30/6/2019), Manchester United  siap menggaji pemain 21 tahun itu sebesar Rp 4,4 miliar per pekan. Angka tersebut diklaim akan bertambah menjadi Rp 5,3 miliar jika Rashford meneken kontrak dan memenuhi target kerja di musim ini.

Selain itu, Rashford dilaporkan bakal menerima uang Rp 279 miliar setiap pergantian tahun baru, selama empat tahun ke depan.

Striker Manchester United, Marcus Rashford. [Paul ELLIS / AFP]Striker Manchester United, Marcus Rashford. [Paul ELLIS / AFP]

Iming-iming tersebut jelas membuat Rashford tergiur. Beberapa media melaporkan, pemuda itu menerima tawaran dari manajemen MU. Rencananya klub akan segera mengumumkan perpanjangan kontrak dengannya sebelum 8 Juli 2019.

Dikutip dari transfermarkt, kontrak Rashford bersama MU berakhir pada 2020 mendatang.

Di sisi lain, klub asal Spanyol seperti Barcelona dan Real Madrid tertarik untuk menggaet dia di musim ini. Hal itu tak lepas dari prestasinya saat membela klub.

Rashford, telah membukukan 13 gol dan sembilan assist dalam 47 pertandingan di musim lalu. Jumlah gol terbanyak yang dia jaringkan kala bermain di Liga Primer Inggris 2018/2019 sebanyak 10 gol, sedangkan tiga sisanya diciptakan di Liga Champions dan Piala FA.

Mike Ashley: Jangan Salahkan Saya atas Kepergian Benitez

Suara.com – Pemilik klub Newcastle United, Mike Ashley tak ingin disalahkan atas kepergian pelatih kebanggaan fans The Magpies, Rafael Benitez. Dia mengklaim status kepemilikan yang akan berubah memaksa kondisi dalam menajemen tak memperpanjang kontrak dengan Benitez.

Newcastle disebut-sebut bakal berpindah kepemilikian beberapa waktu ke depan. Calon pemilik baru klub, Sheikh Khaled bin Zayed Al Nehayan telah sepakat dengan tawaran nilai yang mencapai Rp 6,2 triliun.

Meski belum resmi menjadi pemilik baru, Sheikh Khaled diklaim memiliki manajemen sendiri sehingga Benitez tak masuk dalam daftar rencana kerja dia.

Mike Ashley berkilah ditendangnya Benitez dari St James’ Park bukan salahnya. Melainkan calon pemilik klub baru yang diyakini tak menginginkan pelatih asal Spanyol itu di musim ini, seperti yang dikutip dari Mirror, Minggu (30/6/2019).

Pelatih Napoli, Rafael Benitez. (Shutterstock/Laszlo Szirtesi)Pelatih Napoli, Rafael Benitez. (Shutterstock/Laszlo Szirtesi)

Sebelumnya, Ashley sempat memberi tawaran kepada Benitez untuk memperpanjang kontrak hingga satu tahun sebelum masa kontraknya habis pada 30 Juni 2019. Namun hal itu urung dilakukan mengingat calon pemilik baru yang berbasis di Timur Tengah ini memiliki target tersendiri.

Dari laporan media setempat, miliader asal Arab itu tertarik mendatangkan Jose Mourinho atau Arsene Wenger. Selain itu, nama pelatih klub Prancis, Nice, Patrick Vieira ikut dalam daftar kandidat calon pelatih anyar The Magpies.

Tak hanya Vieira, Steven Gerrard (pelatih Rangers FC), Claudio Ranieri (eks pelatih Fulham), Laurent Blanc (eks pelatih PSG), dan Giovanni van Bronckhorst (eks pelatih Feyenoord) dipahami juga menjadi calon pelatih incaran manajemen asal Arab tersebut.

Lionel Messi, Sang Superstar yang Jadi Bahan Kritikan di Timnas Argentina

Suara.com – Sempat terseok-seok di fase grup, Timnas Argentina akhirnya mampu melaju ke fase semifinal Copa America 2019. Kendati demikian, ada sosok yang dikambing hitamkan di balik kesuksesan La Albiceleste, siapa lagi kalau bukan Lionel Messi.

Ya, sepanjang gelaran turnamen ini, Lionel Messi seret gol. Bintang Barcelona itu baru membukukan satu gol dalam empat pertandingan sejak penyisihan grup, yakni saat bermain imbang kontra Paraguay, itu pun ia ciptakan lewat titik putih.

Selepas pertandingan tersebut, keran gol Lionel Messi tak juga mengalir. Padahal, ia berpeluang besar mencetak banyak gol pada pertandingan melawan Qatar di partai pamungkas Grup B, yang notabene merupakan tim paling lemah.

Namun apa yang terjadi, La Pulga gagal mencetak sebiji gol pun. Bahkan menyentuh bola di kotak penalti saja Messi tak sanggup. Sebagai gantinya, ia melepaskan tendangan percobaan dari luar kotak penalti sebanyak dua kali dan semuanya melenceng.

Beruntung bagi Argentina, pertandingan tersebut akhirnya berhasil dimenangkan dengan kedudukan akhir 2-0. Gol pasukan Lionel Scaloni dilesakkan oleh Lautaro Martinez dan Sergio Aguero.

Para pemain Qatar sukses mematikan pergerakan Lionel Messi pada partai pamungkas fase Grup B Copa America 2019. (JEFERSON GUAREZE / AFP)Para pemain Qatar sukses mematikan pergerakan Lionel Messi pada partai pamungkas fase Grup B Copa America 2019. (JEFERSON GUAREZE / AFP)

Tak berhenti sampai di situ, mandulnya Messi berlanjut hingga babak perempatfinal saat melawan Venezuela, Sabtu (29/6/2019 dini hari WIB. Ia lagi-lagi gagal mencetak gol.

Dalam pertandingan di Stadion Maracana tersebut, Argentina memetik kemenangan 2-0. Namun, gol Tim Tango justru dicetak oleh Lautaro Martinez dan Giovani Lo Celso, bukan Messi.

Berdasarkan catatan Whoscored, Messi tak sekali pun sanggup melepaskan ancaman ke gawang Venezuela. Jikalau ada, hanya satu sepakan melenceng dan dua dibendung barisan pertahanan La Vinotinto.

Dari segi dribel yang jadi andalan Messi, juga menelorkan hasil buruk. Sebanyak delapan percobaan, hanya dua yang sukses mengecoh lawan, dengan kata lain rasionya hanya 33 persen.

Banjir Kritikan

Atas performa yang dicap buruk tersebut, Lionel Messi lantas mendapat kritikan dari publik. Pria kelahiran Rosario itu dinilai gagal tampil prima seperti saat bermain di level klub.

Bagaimana tidak, performa Messi bersama Barcelona sudah tak perlu diragukan lagi. Selama membela Blaugrana, pemain asli binaan La Masia itu sukses mempersembahkan 34 trofi di kancah domestik maupun dunia, dengan rincian 10 gelar juara La Liga, delapan Piala Super Spanyol, enam trofi Copa del Rey, empat Liga Champions, tiga Piala Super Eropa, dan tiga gelar Piala Dunia Antarklub.

Kritikan yang ditujukan kepada Messi makin deras jika mengingat ia belum sekalipun mempersembahkan gelar untuk Argentina. Paling mentok, pesepak bola 32 tahun itu hanya mampu menjadi runner-up sebanyak empat kali, yaitu di Piala Dunia 2014 serta Copa America edisi 2007, 2015, dan 2016.

Namun, tudingan yang mengarah pada Messi secara tegas dibantah oleh kompatriotnya di Timnas Argentina, Angel Di Maria. Winger Paris Saint-Germain itu yakin bahwa kontribusi Messi masih sangat dibutuhkan.

”Saya pikir Leo melakukan sesuatu dengan sangat baik. Dia tidak mencetak gol seperti biasanya, tapi saya pikir dia melakukan pekerjaan dengan baik,” ungkap Di Maria, seperti dikutip dari Sportskeeda.

”Dia berlari dan dia memberikan segalanya. Dia harus terus berlari dan sisanya akan datang. Saya rasa dia baik-baik saja,” katanya menambahkan.

Aksi bintang Argentina, Lionel Messi saat dikepung para pemain Venezuela pada laga perempatfinal Copa America 2019. (CARL DE SOUZA / AFP)Aksi bintang Argentina, Lionel Messi saat dikepung para pemain Venezuela pada laga perempatfinal Copa America 2019. (CARL DE SOUZA / AFP)

Selain Di Maria, pelatih Lionel Scaloni juga turut membela Lionel Messi. Menurut pelatih 41 tahun itu, Messi merupakan figur yang sangat penting, baik di dalam maupun di luar lapangan.

”Kontribusi Messi di atas lapangan sungguh esensial. Kalau bisa melihat apa yang dia sumbangkan untuk kami di ruang ganti, Anda akan berpikir berbeda,” ujar Scaloni.

”Saya meyakinkan Anda betapa luar biasa memilikinya di sini. Satu hal yang saya bisa katakan untuknya, dia yang terbaik di dunia,” tandasnya.

Pembelaan dari Messi

Setali tiga uang, Lionel Messi pun mengakui jika penampilannya di Copa America 2019 belum maksimal. Namun, ia juga mengeluhkan kondisi lapangan yang ada di Brasil begitu buruk, sehingga menyulitkannya untuk menguasai bola lebih lama.

”Ya, saya tidak bisa memberikan penampilan terbaik di Copa America,” kata Lionel Messi, seperti dikutip dari Goal International.

”Begini, kondisi lapangan sebetulnya menyedihkan. Sulit untuk pemain mengontrol dan menggiring bola,” imbuhnya.

”Bola bergerak bak kelinci, berlari ke sana sini dengan kondisi lapangan macam ini. Yang bisa kami lakukan sekadar beradaptasi,” tegas kapten Barcelona tersebut.

Menyoal perkataan Lionel Messi, ternyata bukan mencari-cari alasan belaka. Sebab, beberapa pemain dari kontestan lain juga mengeluhkan permasalahan yang sama, sebut saja Luis Suarez (Uruguay) serta James Rodriguez (Kolombia).

Selebrasi Lionel Messi usai pertandingan melawan Venezuela pada perempatfinal Copa America 2019. (MAURO PIMENTEL / AFP)Selebrasi Lionel Messi usai pertandingan melawan Venezuela pada perempatfinal Copa America 2019. (MAURO PIMENTEL / AFP)

Tak hanya para pemain, pelatih Timnas Brasil, Tite pun sampai-sampai melayangkan kritikan tajam pada kondisi lapangan di Brasil. Ia mengungkapkan bahwa para pemain dibuat tak berdaya dan harus melakukan minimal tiga sentuhan setiap menerima bola.

”Absurd, di level yang tinggi seperti ini, kondisi lapangan membuat kesulitan bermain,” ujar Tite, seperti dilansir dari Sportskeeda.

”Para pemain harus menggunakan tiga sentuhan untuk bermain. Ini absurd,” tandasnya.

Argentina vs Brasil di Semifinal

Setelah memastikan diri lolos ke semifinal Copa America 2019, Argentina sudah ditunggu lawan tangguh, yakni tuan rumah Brasil. Duel klasik tersebut rencananya bakal dihelat di Stadion Governador, Magalhaes, Rabu (03/7/2019) pagi WIB.

Pertandingan bertajuk Super Clasico ini diprediksi bakal berlangsung sengit. Sebab, kedua negara sama-sama mengincar kemenangan untuk meraih gelar juara Copa America yang sudah lama hilang dari tangan mereka.

Bahkan, striker Argentina, Sergio Aguero menegaskan timnya siap tampil mati-matian demi mengalahkan Brasil. Sebab ini bukan soal menang kalah semata, melainkan lebih kepada gengsi.

Para pemain Timnas Argentina saat melakukan sesi latihan jelang laga melawan Brasil di semifinal Copa America 2019. (Instagram/afaseleccion)Para pemain Timnas Argentina saat melakukan sesi latihan jelang laga melawan Brasil di semifinal Copa America 2019. (Instagram/afaseleccion)

”Kami akan melakukan yang terbaik seperti yang telah kami lakukan selama ini. Bermain untuk tim ini,” kata Aguero, seperti dilansir dari Omnisport.

”Argentina – Brasil tidak dimainkan setiap hari, terutama di turnamen seperti ini. Pertandingan ini menimbulkan banyak harapan, tidak hanya di dunia negara, tetapi di dunia,” tegas penyerang Manchester City itu.

”Kami tahu pertandingan ini bakal berjalan tidak mudah. Tetapi kami senang bisa pergi ke semifinal. Sedikit demi sedikit, kami lebih baik,” pungkasnya.

Kendati demikian, yang patut dinanti adalah aksi Lionel Massi. Akankah ia mampu mambawa Argentina mengalahkan Brasil dan lolos partai puncak atau sebaliknya?

Lengkap Sudah, Berikut Empat Semifinalis Copa America 2019

Suara.com – Kontestan semifinal Copa America 2019 akhirnya lengkap. Peru berhasil merebut satu tiket sisa untuk bergabung bersama tiga raksasa lainnya, yakni tuan rumah Brasil, Argentina, dan juara bertahan Chile.

Peru menjadi tim keempat usai secara mengejutkan mengalahkan tim unggulan Uruguay. Bertanding di Arena Fonte Nova, Minggu (30/6/2019) dini hari WIB, Los Incas mempecundungai pasukan Oscar Tabarez lewat drama adu penalti dengan skor 5-4 setelah hanya bermain 0-0 selama waktu normal.

Karamnya Uruguay tak terlepas dari kegagalan Luis Suarez dalam mengeksekusi bola dari titik putih. Maju sebagai penendang pertama, sepekan striker Barcelona itu berhasil ditepis oleh kiper Peru.

Dengan hasil ini, Peru akan menantang Chile yang notabene merupakan juara bertahan dua kali. Pertandingan semifinal tersebut akan dihelat pada Kamis (4/7/2019) pagi WIB.

Chile sendiri lolos ke semifinal setelah mengalahkan Kolombia lewat babak adu penalti. Alexis Sanches dan kolega menang dengan skor 5-4 usai hanya bermain 0-0 selama 2×45 menit ples extra time.

Sementara di partai semifinal lainnya akan mempertemukan duel klasik antara Brasil kontra Argentina. Laga panas tersebut akan digelar pada Rabu (3/7/2019) pagi WIB.

Brasil memastikan diri lolos setelah mengalahkan Paraguay lewat adu penalti dengan skor 4-3. Sedangkan Argentina melumat Venezuela dengan skor 2-0.

Berikut daftar lengkap empat semifinalis Copa America 2019.

Brasil
Argentina
Chile
Peru

Doa Rio Ferdinand Iringi Kedatangan Wan-Bissaka ke Man United

Suara.com – Berlabuhnya Aaron Wan-Bissaka ke Manchester United turut mengundang komentar dari Rio Ferdinand. Mantan bek Setan Merah itu mengatakan turut bahagia dan mendoakan agar sang pemain meraih sukses besar selama di Old Trafford.

Manchester United resmi mendatangkan Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace dengan biaya transfer mencapai 50 juta pounds (Rp 849,5 miliar). Pemain 21 tahun itu dikontrak selama lima musim dengan bayaran 80 ribu pound per pekan (Rp 1,43 miliar).

Di sisi lain, nilai transfer Wan-Bissaka menjadikan dirinya sebagai bek termahal sepanjang sejarah The Red Devils. Serta menjadi bek termahal keenam dunia, yang rekor termahal masih dipegang Virgil van Dijk saat dibeli Liverpool dari Southampton pada Januari 2017 dengan mahar 75 juta pound.

”Berbakat, muda, dan sangat lapar, ini (Manchester United) adalah tempat yang bagus untuk memulai,” ungkap Ferdinand, dalam komentarnya di Instagram.

”Dia telah mendapatkan kesempatan ini dan saya mendoakan yang terbaik untuk Wan-Bissaka dalam perjalanan baru ini,” tuturnya menambahkan.

Sementara itu, Wan-Bissaka sudah tak sabar memulai perjalanan barunya di Old Trafford. Ia bahkan berharap bisa segera berlatih dengan reka-rekan setimnya dalam tur pra-musim.

”Perasaan dan kehormatan yang luar biasa untuk menyebut diri saya seorang pemain Manchester United. Saya tidak sabar untuk segera memulai dan berintegrasi ke dalam skuat,” kata Wan-Bissaka, dikutip dari laman resmi Manchester United.

”Saya sekarang punya istirahat sejenak setelah Kejuaraan Eropa tetapi saya tidak sabar untuk memulai latihan dengan manajer dan rekan satu tim baru saya pada tur pra-musim,” pungkas pemain berdarah Kongo tersebut.

Suarez Gagal Penalti, Uruguay Tersingkir dari Copa America 2019

Suara.com – Langkah Uruguay di ajang Copa America 2019 harus terhenti di babak perempat final. Tim besutan Oscar Tabarez itu kalah dalam drama adu penalti melawan Peru setelah pertandingan dalam waktu normal berakhir sama kuat 0-0.

Dalam laga yang dihelat di Arena Fonte Nova, Brasil pada Minggu (30/6/2019) dini hari WIB itu, Uruguay kalah penalti 4-5). Kekalahan ini tak lepas dari kegagalan striker Barcelona Luiz Suarez dalam mengeksekusi bola dari titik putih membuat laju tim berjulukan La Celeste terhenti.

Jalannya pertandingan:

Babak pertama dimulai, pertandingan Uruguay vs Peru berjalan dengan tempo cukup lambat. Di 14 menit pertama, kedua tim tak terlihat menunjukkan agresivitas dalam menyerang.

Peluang pertama diperoleh Uruguay pada menit ke-15 melalui sundulan Luis Suarez. Namun belum menemui sasaran. Setelah itu, laga berjalan cenderung alot karena kedua kesebelasan sama-sama kesulitan bikin peluang.

Jarang mendapat kesempatan, Edison Cavani hampir menjebol gawang Peru yang dijaga kiper Pedro Gallese. Pada menit ke-37, memanfaatkan umpan manis Giorgian de Arrascaeta, Cavani bisa melepaskan tembakan, namun masih bisa diantisipasi Pedro Gallese.

Hingga peluit akhir babak pertama ditiup wasit, kedudukan masihsama kuat 0-0. Meski menciptakan cukup banyak tembakan, hanya 3 kali tembakan anak-anak Uruguay yang tepat sasaran. Sementara itu, Peru tercatat hanya mampu membuat tiga peluang tanpa satu pun yang mengarah ke gawang.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tidak jauh berbeda dengan babak pertama. Peluang menghampiri Uruguay di menit ke-62. Tendangan kaki kiri Edinson Cavani dari luar kotak penalti masih sanggup diredam kiper Peru.

Pertandingan alot dan cenderung monoton tanpa peluang membuat pertandingan berjalan jauh dari harapan. Hingga skor imbang 0-0 tak berubah dan dilanjutkan melalui babak adu penalti.

Para pemain peru merayakan keberhasilan lolos semi final Copa America 2019 usai mengalahkan Uruguay melalui drama adu penalti. (AFP)Para pemain peru merayakan keberhasilan lolos semi final Copa America 2019 usai mengalahkan Uruguay melalui drama adu penalti. (AFP)

Luis Suarez merupakan pemain pertama Uruguay yang maju sebagai eksekutor. Sayang, tendangan kaki kanan Suarez ke arah kiri bawah mampu dibaca kiper Pedro Gallese.

Meski empat eksekutor Uruguay sukses mengeksekusi bola penalti, namun lima penendang Peru tak ada yang gagal satupun, Uruguay kalah 4-5. Uruguay akhirnya harus angkat koper dari ajang Copa America 2019.

Hasil ini membuat Peru akan menantang Cile di semifinal. Sebelumnya Cile berhasil lolos usai mengandaskan Kolombia juga lewat adu penalti.

Perebutan tiket final Copa America 2019 antara Cile vs Peru akan berlangsung di Arena do Gremio, Kamis (4/7/2019) pagi WIB.

Susunan pemain:

Uruguay: 1-Fernando Muslera, 3-Diego Godin, 2-Jose Gimenez, 22-Martin Caceres, 4-Giovanni Gonzalez, 15-Federico Valverde, 6-Rodrigo Bentancur, 10-Giorgian de Arrascaeta, 8-Nahitan Nandez, 9-Luis Suarez, 21-Edinson Cavani

Pelatih: Oscar Tabarez

Peru: 1-Pedro Gallese, 2-Luis Abram, 15-Carlos Zambrano, 6-Miguel Trauco, 17-Luis Advincula, 8-Christian Cueva, 19-Yoshimar Yotun, 13-Renato Tapia, 9-Paolo Guerrero, 20-Edison Flores, 18-Andre Carrillo

Pelatih: Ricardo Gareca

Wasit: Wilton Pereira Sampaio (Brasil)

Tetap Bermain di Usia 39 Tahun, Bepe: Saya Bersyukur Bisa Bertahan

Suara.com – Bambang Pamungkas mengukir catatan gemilang bersama Persija. Baru-baru ini, pemain yang akrab disapa Bepe berhasil mencetak gol ke-200 untuk tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Gol ke-200 Bepe dicetak saat menghadapi Borneo FC di leg pertama semifinal Piala Indonesia 2018 yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Gol tersebut dilesakkan Bepe jelang pertandingan berakhir. Gol yang sekaligus mengunci kemenangan 2-1 Persija atas Borneo FC.

Bepe sendiri saat ini sudah berusia 39 tahun. Untuk terus mendapat kepercayaan pelatih, pemain bernomor punggung 20 itu pastinya harus menunjukkan performa terbaik.

“Saya bersyukur bisa bertahan di dunia sepak bola Indonesia selama dua dekade. Saya tidak tahu sampai kapan akan bermain, tapi jika saya masih bermain itu artinya Bambang Pamungkas adalah pencetak gol,” kata Bepe usai laga kontra Borneo FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019).

Striker veteran Persija Bambang Pamungkas (kanan) dan Pelatih Persija Julio Banuelos (kedua kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan kontra Borneo FC.Striker veteran Persija Bambang Pamungkas (kanan) dan Pelatih Persija Julio Banuelos (kedua kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan kontra Borneo FC. 

“Seorang pemain adalah seperti komponen dalam mesin yang besar, begitu juga saya ketika masuk ke dalam tim. Maka, setiap pelatih tahu apa yang terbaik untuk tim. Saya bersyukur mencetak gol, tapi yang penting persija menang,” ungkapnya.

Bersama Persija, Bepe telah menyumbang dua gelar Liga Indonesia di tahun 2001 dan 2018.

Tidak hanya itu, satu trofi Piala Presiden 2018 dan Boost Sport Fix Super Cup 2018 berhasil dimenanginya bersama Persija.

Bek Olympique Marseille Bantah Lakukan Kekerasan Terhadap Pamela Anderson

Suara.com – Bek Olympique Marseille Adil Rami membantah tuduhan tindakan kekerasan yang dilontarkan mantan kekasihnya Pamela Anderson setelah hubungan keduanya berakhir.

Lewat akun instagram pribadinya, @adilrami, pada Sabtu (29/6/2019), Rami menyebut tuduhan Pamela palsu dan mengklaim diri selalu menolak tindak kekerasan terhadap perempuan.

“Saya ingin memberi tahu Anda sekalian bahwa tuduhan kekerasan ini sama sekali salah,” demikian kutipan unggahan Rami.

Tuduhan yang dilontarkan Pamela berujung pencopotan jabatan Rami yang sebelumnya menjadi duta organisasi nonprofit antikekerasan perempuan Prancis, Solidarite Femmes.

“Sungguh menjijikan,” tulis Rami dalam unggahan yang kolom komentarnya dibatasi tersebut.

“Namun saya menghormati keputusan Solidarite Femmes, itu membuat saya sedih, tapi saya menghormatinya,” tulisnya lagi seperti dikutip Antara.

Pamela Anderson, aktris yang namanya dikenal lewat perannya di serial tv Baywatch serta berbagai video porno pribadinya yang beredar luas di internet, menuduh Rami selingkuh dan hal itu membuatnya memutuskan hubungan keduanya.

Lebih jauh lagi, perempuan berusia 51 tahun itu bahkan menyebut pesepak bola Prancis tersebut sebagai monster dan melakukan kekerasan selama masa hubungan keduanya.

Sebelum buka suara soal tuduhan kekerasan, Rami juga sempat mengunggah pesan terakhir setelah putus hubungan dari Pamela Anderson pada Selasa (25/6/2019).

Gara-gara Salah Tulis Nomor Punggung, Renan Silva Batal Hadapi Persija

Suara.com – Pelatih Borneo FC Mario Gomez mengungkap alasan dirinya batal menurunkan Renan Silva saat menghadapi Persija Jakarta di leg pertama semifinal Piala Indonesia yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Pelatih asal Argentina itu mengaku ada kesalahan dalam penulisan nomor punggung.

Memang, di Liga 1 2019, Renan Silva mengenakan jersey bernomor punggung 10. Namun, pada pertandingan melawan Persija ini, Gomez menulis Renan bernomor punggung 70.

“Soal Renan ada masalah dalam daftar susunan pemain. Saya mencatat dia sebelumnya menggunakan nomor punggung 70,” kata Gomez dalam jumpa pers usai pertandingan kontra Persija.

Salah tulis nomor punggung, mantan pelatih Persib Bandung itu batal memainkan Renan, pemain yang musim lalu memperkuat Persija. Gomez memilih Finky Pasamba untuk dimasukan menggantikan Asri Akbar pada menit 68.

Pelatih Borneo FC Roberto Carlos Mario Gomez (tengah) dan pemainnya Fathul Rachman dalam jumpa pers usai laga melawan Persija Jakarta. [Suara.com/Adie Prasetyo]Pelatih Borneo FC Roberto Carlos Mario Gomez (tengah) dan pemainnya Fathul Rachman dalam jumpa pers usai laga melawan Persija Jakarta. [Suara.com/Adie Prasetyo]

Namun, Finky Pasamba tidak bermain lama. Pasalnya, pada menit 74 sang pemain diusir oleh wasit setelah menerima kartu merah.

“Saya pikir pertandingan ini punya integritas tinggi, jadi buat saya ini tak masalah. Kami akhirnya mencoba opsi lain (batal mainkan Renan Silva),” ungkapnya.

Pada pertandingan tersebut, Borneo FC menelan kekalahan tipis 2-1. Dua gol Persija masing-masing dicetak oleh Yan Pieter Nasadit (2′) dan Bambang Pamungkas (90+5′). Sedangkan satu gol Borneo FC dalam laga itu dicetak oleh Terens Puhiri (38′),

Kedua tim akan kembali berhadapan di leg kedua yang akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada 6 Juli 2019.

Banuelos: Persija Masih Butuh Bepe

Suara.com – Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos mengaku masih membutuhkan jasa Bambang Pamungkas di era kepelatihannya. Meski Bepe– sapaan akrab Bambang Pamungkas– sudah berusia 39 tahun, Banuelos menyebut Bepe masih punya kualitas.

Dalam skuat Persija musim ini, Bepe merupakan satu dari dua ujung tombak Macan Kemayoran. Selain Bepe, striker yang dimiliki Persija saat ini adalah pemain asal Kroasia Marko Simic.

Selain hanya memiliki dua striker, Persija saat ini juga tengah dihantam badai cedera pemain. Sebut saja Rezaldi Hehanusa, Heri Susanto dan Ramdani Lestaluhu yang diperkirakan bakal absen cukup lama akibat cedera. Tentunya, hal itu membuat pelatih asal Spanyol harus memutar otak mengingat padatnya jadwal yang dimiliki Persija.

“Kita tau bahwa kami sekarang mengalami cedera pemain, namun itu bukan beban besar untuk kita, di mana kita punya beberapa pemain yang bisa bermain di beberapa posisi,” kata Julio Banuelos dalam jumpa pers usai laga kontra Borneo FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019).

Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kedua kanan) dan Pemainnya Bambang Pamungkas (kanan) dalam jumpa pers setelah laga kontra Borneo FC. [Suara.com/Adie Prasetyo]Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos (kedua kanan) dan Pemainnya Bambang Pamungkas (kanan) dalam jumpa pers setelah laga kontra Borneo FC. [Suara.com/Adie Prasetyo]

“Semoga di pertandingan selanjutnya Bepe bisa terus bermain bagus. Karena kita membutuhkan jasa Bepe. Tapi, tidak perlu diragukan kemampuan Marko (Simic), dia selalu berjuang dan menjadi penyeimbang di lapangan,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Bepe berhasil membantu Persija mengalahkan Borneo FC di leg pertama babak semifinal Piala Indonesia yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Gol telat Bepe di masa injury mengunci kemenangan Macan Kemayoran 2-1.

Pada pertandingan tersebut, pemain bernomor punggung 20 itu masuk di menit 71 menggantikan pemain muda Feby Eka Putra. Masuknya Bepe membawa perubahan besar dalam pertandingan itu.

Dikenal Tangguh dan Tenang di Lapangan, Ini Rahasia Virgil van Dijk

Suara.com – Virgil van Dijk mengungkapkan pola berpikirnya sebelum keluar lapangan yang memastikan ia tetap tenang dan fokus untuk Liverpool.

Bek tengah yang didatangkan dari Southampton pada Januari 2018 itu mengaku tidak suka berperang kata-kata sebelum pertandingan dan lebih memilih menunjukkan kemampuan di lapangan.

Pola pikir ini telah membuatnya meraih prestasi secara kolektif dan individual. Bek asal Belanda itu dianugerahi gelar Pemain Terbaik 2019 versi PFA usai menjadi kunci kemenangan Liverpool di Liga Champions 2018/19.

“Mentalitas saya berasal dari apa yang saya alami selama bertahun-tahun,“ kata van Dijk dalam wawancara Unisport yang dikutip laman resmi Liverpool pada Sabtu (29/6/2019).

“Saya rasa saya telah bekerja keras di setiap langkah. Saya tidak pernah memiliki rute yang mudah mencapai posisi saya sekarang.”

Bek Liverpool Virgil van Dijk mencoba merebut bola dari bintang Barcelona Lionel Messi di Camp Nou saat laga Liga Champions. JOSE JORDAN / AFPBek Liverpool Virgil van Dijk mencoba merebut bola dari bintang Barcelona Lionel Messi di Camp Nou saat laga Liga Champions. JOSE JORDAN / AFP

“Saya selalu memastikan bahwa saya harus terus bekerja keras, tetap rendah hati. Itu yang membawa saya di tempat saya sekarang dan terus bekerja keras.“

“Anda harus mengubah perasaan gugup menjadi perasaan semangat, bila tidak, Anda akan membatasi kemampuan Anda untuk bermain.”

Centre-back Liverpool, Virgil van Dijk (bawah) beraksi di laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019 kontra Tottenham Hotspur di Anfield, Minggu (31/3/2019) malam WIB. [Paul ELLIS / AFP]Centre-back Liverpool, Virgil van Dijk (bawah) beraksi di laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019 kontra Tottenham Hotspur di Anfield, Minggu (31/3/2019) malam WIB. [Paul ELLIS / AFP]

“Anda berpikir bahwa Anda tidak ingin melakukan kesalahan dan biasanya Anda akan membuat kesalahan. Jadi masalahnya, ketika saya bertanding, saya hanya menunjukkan seluruh kemampuan dan tidak menyesal setelah pertandingan.”

“Siapa saja hari ini dapat mengungkapkan pendapat mereka, tetapi tidak masalah bagi saya selain orang-orang di sekitar saya, tim saya dan keluarga serta teman-teman.”

Permalukan Arema, Tira-Persikabo Beranjak ke Posisi Dua Klasemen Liga 1

Suara.com – Tiga poin berhasil diraih Tira-Persikabo di pekan kelima Liga 1 2019. Bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, markas Arema, tim besutan Rahmad Darmawan menang tipis 2-1.

Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (29/6/2019), Tira-Persikabo yang mengambil inisiatif serangan sejak bola bergulir, berhasil memimpin lebih dulu di pertengahan babak pertama.

Di menit 26, gol dari Osas Ikpefua membawa Tira-Persikabo memimpin 0-1. Kedudukan yang bertahan hingga turun minum.

Arema FC yang tidak ingin kehilangan poin mengejar ketertinggalan di babak kedua. Sejumlah ancaman ditebar dan peluang didapat, namun baru berbuah gol di menit 78 lewat aksi Makan Konate.

Pesepak bola PS Tira, Ciro Henrique Alves Ferreira (kedua kanan) menyundul bola dalam pertandingan Liga I melawan Arema di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Sabtu (29/6/2019). ANTARA FOTO/Ari Bowo SuciptoPesepak bola PS Tira, Ciro Henrique Alves Ferreira (kedua kanan) menyundul bola dalam pertandingan Liga I melawan Arema di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Sabtu (29/6/2019). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Namun kegembiraan Aremania– suporter Arema– tidak berlangsung lama. Memasuki masa injuri, gawang tim berjuluk Singo Edan kembali bergetar.

Gol Louisse Parfait mengunci kemenangan Tira-Persikabo 1-2.

Dengan tambahan tiga poin, Tira-Persikabo yang sudah mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan menyodok ke posisi dua klasemen sementara Liga 1 2019. Sedangkan Arema yang baru mengantongi tiga poin, tertahan di posisi 15.

Juventus Segera Dapat Pemain Gratisan dari PSG

Suara.com – Juventus akan merampungkan transfer Adrien Rabiot setelah menyetujui kesepakatan pribadi dengan gelandang Prancis tersebut.

Dilansir Sky Sports, Sabtu (29/6/2019), pemain berusia 24 tahun itu akan bergabung dengan status bebas transfer saat kontraknya di Paris Saint-Germain (PSG) berakhir pada 30 Juni dan diperkirakan segera menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Allianz Stadium.

Direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici terbang ke Paris pada Jumat (28/6/2019) untuk merampungkan langkah tersebut setelah beberapa hari pembicaraan antara kedua pihak.

Rabiot akan menjadi pemain gratis kedua Juventus di bursa transfer setelah mendatangkan Aaron Ramsey dari Arsenal.

Rabiot tidak pernah dimainkan oleh PSG sejak Desember 2018 setelah menolak menandatangani kontrak baru dan kemudian diasingkan dari skuat asuhan Thomas Tuchel.

Gelandang sentral Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot. [Anne-Christine POUJOULAT / AFP]Gelandang sentral Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot. [Anne-Christine POUJOULAT / AFP]

Agen sang pemain sekaligus ibunya, Veronique Rabiot mengungkapkan pada akhir tahun lalu jika putranya telah membuat keputusan tegas dan pasti untuk meninggalkan klub, tetapi ia tetap bungkam ketika ditanya tentang kemungkinan Rabiot pindah ke Juventus.

“Di sepak bola, kita semua sangat percaya takhayul, jadi lebih baik diam saja sebelum ada kesepakatan,” kata Veronique kepada Rtl.fr pada Kamis (27/6/2019).

“Saya sangat menyukai Italia, tinggal di sini luar biasa, Anda beristirahat dan pulih,” kata Rabiot pada awal bulan ini.

“Musim yang berat menunggu saya. Saya telah berbicara dengan Juventus, tetapi kami tidak bisa mengatakan apa-apa.”

Rabiot adalah pemain jebolan akademi Paris Saint-Germain, bersama klub Prancis tersebut ia sudah memenangkan lima gelar Ligue 1, empat Piala Prancis dan lima Piala Liga.

Borneo FC Ditumbangkan Persija, Gomez Tetap Angkat Topi buat Pemain

Suara.com – Borneo FC harus menerima kekalahan menyakitkan dari Persija Jakarta di leg pertama semifinal Piala Indonesia yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Pada pertandingan tersebut, Borneo kalah tipis 2-1.

Kekalahan tersebut terasa begitu menyakitkan bagi tim besutan Roberto Carlos Mario Gomez karena gol kemenangan Persija bersarang di detik-detik terakhir pertandingan.

Dalam laga itu, tim berjuluk Pesut Etam bermain dengan 10 orang sejak menit 74 babak kedua setelah Finky Pasamba diusir wasit keluar lapangan. Kalah jumlah pemain dan akhirnya menelan kekalahan, Gomez mengaku tetap bangga atas performa yang ditunjukkan para pemainnya.

Kekalahan tersebut juga belum menutup peluang Borneo FC untuk tampil di final Piala Indonesia. Berhasil mencuri satu gol di laga tandang, Borneo yang saat ini tertinggal agregat 2-1 hanya membutuhkan kemenangan 1-0 di leg kedua, yang akan digelar di Samarinda 6 Juli mendatang, untuk membalikkan keadaan.

Wasit Wawan Rapiko (kanan) memberikan kartu kuning pada pesepak bola Borneo FC Abrizal Umanailo (ketiga kanan) saat melawan Persija Jakarta dalam pertandingan semifinal leg pertama Piala Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019). Persija Jakarta menang dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/M Risyal HidayatWasit Wawan Rapiko (kanan) memberikan kartu kuning pada pesepak bola Borneo FC Abrizal Umanailo (ketiga kanan) saat melawan Persija Jakarta dalam pertandingan semifinal leg pertama Piala Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019). Persija Jakarta menang dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

“Salut dengan pemain-pemain saya meski kami kehilangan satu pemain. Kami berjuang bagus di pertandingan dan masih punya peluang di Samarinda,” kata Gomez dalam jumpa pers usai pertandingan.

Namun, pelatih yang juga pernah menukangi tim asal Malaysia Johor Darul Ta’zim ini belum mau memikirkan pertandingan leg kedua. Sebab, Asri Akbar dan kawan-kawan akan lebih dulu menghadapi Kalteng Putra di ajang Liga 1 2019 pada 3 Juli mendatang.

“Kami akan melupakan (kekalahan dari Persija) karena sekarang ini sudah lewat. Kami akan hadapi Kalteng Putra dulu. Lawan Persija, Sangat mungkin di balas di kandang kami sendiri,” sambung Gomez.

Sementara itu, pemain Borneo FC Fathul Rachman mengaku pertandingan melawan Persija sangat menarik. Ia bertekad membalas kekalahan ini saat melakoni leg kedua.

“Saya pikir pertandingan tadi sangat seru, tapi kami kecolongan di menit terakhir. Mudah-mudahan bisa membalas dan lolos ke final,” ujar Fathul Rachman.

Cetak Gol ke-200 Bersama Persija, Bepe: Biasa Saja

Suara.com – Pertandingan semifinal leg pertama Piala Indonesia antara Persija Jakarta melawan Borneo FC yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019), menjadi pertandingan yang istimewa bagi Bambang Pamungkas.

Striker veteran Persija itu berhasil mencetak gol ke-200 bersama Macan Kemayoran. Catatan emas tersebut terasa semakin indah lantaran musim ini merupakan tahun ke-20 pemain yang akrab disapa Bepe mengenakan jersey berlambang Monas di dada.

Pemain yang juga mengenakan jersey bernomor punggung 20 ini mengaku bersyukur bisa membantu Persija meraih kemenangan. Terkait rekor yang dibukukannya tersebut, Bepe menanggapinya dengan rendah hati.

“Tugas utama seorang striker adalah mencetak gol, jadi saya pikir saya mencetak gol hari ini ya biasa-biasa saja. Mungkin yang jadi spesial karena ini adalah gol ke 200 saya di Persija, yang saya tidak kira ternyata saya sudah 20 tahun, sejak saya mencetak gol pertama tahun 1989 lawan Deliserdang,” kata Bepe di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang usai pertandingan kontra Borneo FC.

“Jadi saya bersyukur karena melewati masa yang begitu panjang di Persija, tim yang saya cintai selama ini,” ungkap pemain yang pernah berseragam klub asal Malaysia, Selangor FA ini.

Gol ke-200 Bepe untuk Persija yang dibuatnya saat menghadapi Borneo FC terbilang krusial. Pasalnya, gol tersebut menjadi penentu kemenangan Persija saat pertandingan memasuki masa injury.

Alhasil Pasukan Ibu Kota berhasil memenangi pertandingan dengan skor 2-1. Kemenangan yang membuka peluang Macan Kemayoran untuk tampil di final Piala Indonesia.

“Tapi yang paling penting bagi saya adalah bagaimana tim ini bisa mendapatkan tiga poin. Ini sangat krusial bagi saya,” pungkas Bepe.

Manchester United Resmi Datangkan Wan-Bissaka, Dikontrak 5 Tahun

Suara.com – Manchester United resmi mengontrak bek muda Crystal Palace, Aaron Wan-Bissaka, untuk mengarungi musim 2019/2019. Bek 21 tahun itu dikontrak selama lima tahun dengan opsi perpanjangan.

Transfer Wan-Bissaka sendiri sudah bocor sejak beberapa hari yang lalu setelah fotonya dengan jersey Setan Merah tersebar di dunia maya. Namun, Manchester United baru mengumumkan secara resmi pada Sabtu (19/6/2019) malam WIB.

“Sudah Resmi, Aaron Wan Bissaka kini berwarna merah,” tulis Setan Merah di akun Twitter resmi.

Wan-Bissaka pun merasa bahagia sekaligus terhormat bisa berseragam Setan Merah. Ia sudah tidak sabar ingin segera bergabung dalam sesi latihan Manchester United bersama Paul Pogba dan kolega.

“Perasaan dan kehormatan yang luar biasa untuk menyebut diri saya seorang pemain Manchester United dan sesuatu yang saya tahu bahwa hanya sejumlah kecil pemain yang memiliki hak istimewa untuk mengatakan,” kata Wan-Bissaka di laman resmi klub.

“Saya tidak sabar untuk segera pergi dan terintegrasi ke dalam pasukan. Saya akan memiliki istirahat sejenak sekarang setelah Kejuaraan Eropa tetapi saya berharap untuk memulai pelatihan dengan manajer dan rekan satu tim baru saya pada tur pra-musim,” tuturnya menambahkan.

Manchester United tidak menjabarkan berapa nominal yang digelontorkan untuk memboyong Wan-Bissaka. Namun, media-media di Inggris mengabarkan jika pemain Timnas Inggris itu diboyong dengan mahar 50 juta poundsterling (Rp 897,1 miliar) dan mendapat gaji 80 ribu pounds (Rp 1,4 miliar) per pekan.

Di Old Trafford, Wan-Bissaka dikabarkan akan mengenakan nomor punggu 29. Nomor tersebut adalah nomor kebanggaan yang juga digunakan sang pemain ketika membela Crystal Palace.

Unggul Agregat 2-1, Persija Tak Akan Main Aman di Markas Borneo FC

Suara.com – Kemenangan berhasil diraih Persija Jakarta di leg pertama semifinal Piala Indonesia. Menjamu Borneo FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019), Persija menang tipis dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut, membuka peluang Persija untuk tampil di final.

Dalam laga itu, Persija unggul lewat gol cepat Yan Pieter Nasadit di menit ke-2. Namun di menit 37, Borneo FC berhasil menyeimbangkan papan skor lewat aksi Terens Puhiri.

Persija patut bersyukur memiliki Bambang Pamungkas. Pemain yang akrab disapa Bepe itu menjadi penentu kemenangan Persija di menit akhir pertandingan.

Dengan kemenangan 2-1 di leg pertama, hasil imbang 0-0 di leg kedua, yang akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, 6 Juli mendatang, sudah cukup untuk mengantar Persija ke final Piala Indonesia.

Namun, Pelatih Persija Julio Banuelos tak ingin terlena. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bakal tetap bermain menyerang di markas Borneo FC.

Pemain Persija Marko Simic berupaya menghindari kejaran pemain Borneo FC dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala Indonesia yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019) [ANTARA]Pemain Persija Marko Simic berupaya menghindari kejaran pemain Borneo FC dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala Indonesia yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019) [ANTARA]

“Kami bermain di leg dua nanti tidak ada kata bertahan. Kami akan menyerang, kami akan main seperti biasa. Meski di kandang lawan, kami akan menyerang,” kata Banuelos dalam jumpa pers usai pertandingan.

Lebih jauh, Banuelos mengaku sudah memprediksi laga melawan Borneo FC tidak akan mudah. Juru taktik asal Spanyol itu mengaku sudah memahami gaya bermain dari Pelatih Borneo FC Roberto Carlos Mario Gomez.

“Sejak awal pertandingan kita sudah menyadari bahwa laga akan sulit, di mana mereka (Borneo FC) dilatih oleh pelatih berpengalaman dan punya karakter sepak bola Eropa,” ujar Benuelos.

“Bisa dilihat, kami bisa curi gol duluan, tapi sangat disayangkan kita lengah dan kebobolan. Kemudian, kami memasukkan Bepe (Bambang Pamungkas) bawa semangat baru. Bersyukur dia cetak gol dan kami menang,” tambahnya.

Bhayangkara FC Tak Anggap Remeh Persib

Suara.com – Pelatih Bhayangkara FC Alfredo Vera mengatakan pergantian lokasi pertandingan di laga pekan keenam antara Persib Bandung dan Bhayangkara sedikit mengganggu persiapan anak asuhnya.

Semula laga itu bakal berlangsung di stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu (30/6/2019), akan tetapi laga dipindah ke stadion Si Jalak Harupat dengan status Persib sebagai tuan rumah terlebih dahulu.

“Ya mungkin karena kita main terlalu dekat, mungkin kita hilang satu hari latihan karena perjalanan itu yang mungkin bikin sedikit menggangu, tapi sudah berubah seperti itu, kita harus ikut,” ucap Alfredo di Bandung, Sabtu (29/6/2019).

Alfredo mengaku tidak akan diperkuat tiga penggawanya, Putu Gede, Indra Kahfi dan Wahyu Tri Nugroho dalam pertandingan nanti.

“Ya yang tidak bisa main Putu Gede karena akumulasi (kartu kuning), kiper Wahyu dan Indra karena cedera,” terangnya.

Alfredo mengatakan masih belum memastikan starting line up yang akan dipasangnya dalam laga kontra Persib nanti. Dia masih akan melihat perkembangan 20 pemainnya yang diboyong ke Bandung.

“Kita datang ke Bandung dalam kondisi sudah siap, tapi masih sisa satu hari latihan, di mana saya mau lihat siapa yang akan main di pertandingan besok,” jelasnya.

Pelatih asal Brasil itu enggan menganggap enteng Maung Bandung–julukan Persib, karena di dua laga terakhir kontra Persib berkesudahan imbang. Menurutnya, setiap laga memang selalu berbeda dan dia memastikan anak asuhnya akan bermain maksimal dalam laga nanti tanpa menganggap enteng lawan.

“Saya pikir semua pertandingan berbeda dan kita harus main maksimal karena lawan-lawan kita pasti akan main berbeda (dengan pertandingan sebelumnya), semua pertandingan juga di lapangan pasti tidak akan sama antara satu dengan yang lainnya,” tukasnya.

Persib kini menempati peringkat delapan klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi enam poin dari satu kali menang dan tiga kali imbang. Sementara, Bhayangkara berhasil menempati peringkat empat klasemen sementara dengan torehan delapan poin. (Aminuddin)

Kontributor : Aminuddin

Bepe Telat Cetak Gol, Persija Tumbangkan Borneo FC di Leg Pertama

Suara.com – Persija Jakarta berhasil mengalahkan Borneo FC di semifinal leg pertama Piala Indonesia 2018 yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Dalam laga itu, tim berjuluk Macan Kemayoran memetik kemenangan tipis 2-1.

Kemenangan 2-1 membuka peluang Persija untuk melaju ke partai final Piala Indonesia. Unggul agregat, Persija hanya membutuhkan hasil imbang di leg kedua yang akan digelar di Samarinda.

Namun, Persija harus tetap waspada. Karena di leg pertama Borneo FC berhasil mencuri sebuah gol tandang. Artinya, untuk membalikkan keadaan, Borneo FC hanya membutuhkan kemenangan 1-0 di leg kedua.

Jalannya pertandingan

Persija sejatinya menguasai jalannya pertandingan. Terbukti di menit kedua, Macan Kemayoran sudah unggul 1-0 lewat gol cepat Yan Pieter Nasadit.

Setelah itu, Marko Simic dan kawan-kawan banyak sekali mendapat peluang. Hanya saja, mereka kesulitan membobol gawang tim berjuluk Pesut Etam.

Terus menyerang, justru membuat lini pertahanan Persija lengah. Kelengahan tersebut pun harus dibayar mahal di menit 38 setelah Terens Puhiri menjebol gawang Andritany Ardhiyasa lewat skema serangan balik cepat.

Sama halnya dengan babak pertama, di paruh kedua Persija terus berusaha membobol gawang Borneo. Akan tetapi, tak mudah untuk meruntuhkan pertahanan Pesut Etam yang tampil penuh disiplin.

Angin segar menghampiri Macan Kemayoran, setelah pemain Borneo FC Finky Pasamba diganjar kartu merah oleh wasit 15 menit jelang berakhirnya waktu normal pertandingan. Finky diusir sang pengadil keluar lapangan setelah melanggar keras Riko Simanjuntak.

Unggul jumlah pemain, Persija tetap kesulitan untuk meruntuhkan pertahanan Pesut Etam. Namun menjelang berakhirnya laga, Dewi Fortuna pun masih berpihak pada Persija.

Gol telat Bambang Pamungkas (Bepe) berhasil mengubah kedudukan sekaligus mengunci kemenangan Persija 2-1 di leg pertama.

Susunan Pemain:
Persija: Andritany Ardhiyasa (kapten, 46′ Shahar Ginanjar)-pg, Dany Saputra (46′, Fitra Ridwan), Ismed Sofyan, Maman Abdurahman, Tony Sucipto, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, Rohit Chand, Yan Pieter Nasadit, Feby Eka Putra (71′, Bambang Pamungkas), Marko Simic.

Borneo FC: Nadeo Arga Winata-pg, Diego Michiels (kapten), Fathul Rachman, Jan Lammers, Wildansyah, Abrizal Umanailo (84′, Makarius Suruan), Asri Akbar (68′, Finky Pasamba), Mahadirga Lasut, Terens Puhiri, Matias Conti, Rifal Astori (28′, Sutan Samma).

Manchester United Berburu Tanda Tangan Ivan Rakitic

Suara.com – Manchester United terus menjalin kontak intensif untuk mendatangkan gelandang Barcelona Ivan Rakitic. sebagaimana dilaporkan Diario Sport, sebuah harian Spanyol, Manchester United terus berupaya mendapatkan gelandang pengalaman sebagai langkah antisipasi bila Paul Pogba angkat kaki dari Old Trafford.

Blaugrana membanderol pemain berpaspor Kroasia itu dengan harga 50 juta euro, sementara Manchester United mengajukan tawaran dengan harga 35 juta euro.

Rakitic sendiri saat ini masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga musim panas 2021.

Di bursa transfer musim panas lalu, Barcelona memboyong Arturo Vidal dan Arthur Melo. Dan di musim panas kali ini, Barcelona sukses memboyong Frenkie De Jong dari Ajax. Artinya persaingan di lini tengah Barcelona semakin ketat, terlepas dari langkah tim besutan Ernesto Valverde itu yang memang tengah melakukan peremajaan skuat.

Reaksi pemain Barcelona Ivan Rakitic saat menghadapi Real Madrid pada awal Februari 2019 [AFP]Reaksi pemain Barcelona Ivan Rakitic saat menghadapi Real Madrid pada awal Februari 2019 [AFP]

Agen Rakitic, Arturo Canales, mengatakan kliennya tidak ingin meninggalkan Barcelona pada musim panas ini, meski sejumlah media massa yang terbit di Spanyol meragukan kebenaran dari klaim tersebut.

Awal tahun 2019, Diario Sport menulis bahwa Chelsea dan Inter Milan tertarik merekrut Rakitic, hanya saja belum ada kejelasan setelah berita itu tersebar luas.

Rakitic membela Barcelona selama lima tahun dan membawa klub itu meraih empat gelar juara Liga Spanyol.

Selama memperkuat Barcelona, Rakitic juga mencicipi empat gelar juara Copa del Rey dan satu trofi Liga Champions. Selama berseragam Blaugrana, Rakitic tercatat sudah membukukan 265 penampilan dan mengemas 35 gol di semua kompetisi.

Argentina Sudah Tidak Sabar Hadapi Brasil di Semifinal Copa America 2019

Suara.com – Argentina dipastikan akan menghadapi Brasil pada semifinal Copa America 2019. Striker La Albiceleste, Lautaro Martinez, mengaku timnya sudah tidak sabar menantikan laga tersebut.

Argentina melaju ke semifinal Copa America 2019 setelah mengalahkan Venezuela dengan skor 2-0 di Estadio Jornalista Mario Filho, Sabtu (29/6/2019) dini hari tadi. Gol kemenangan Argentina dicetak oleh Lautaro Martinez dan Giovani Lo Celso.

Kemenangan itu membuat Argentina bakal menghadapi Brasil di babak semifinal Copa America 2019. Banyak pecinta sepak bola yang menantikan duel tersebut, mengingat keduanya memiliki rivalitas yang kental.

Namun, tidak hanya penggemar sepak bola yang menantikan pertandingan antara Argentina versus Brasil. Martinez menegaskan bahwa skuat La Albiceleste juga sudah gatal untuk segera berhadapan.

“Kami memiliki pemain kami sendiri. Kami menyadari betul bahwa laga ini akan sulit karena mereka (Brasil) adalah tuan rumah dan mereka akan tampil di depan pendukung mereka,” kata Martinez, dikutip dari Goal.

“Kami menunjukkan bahwa kami memberikan segalanya di setiap pertandingan. Untungnya semuanya berjalan dengan baik. Tentu saja ini akan menjadi laga yang menarik dan sudah sangat dinantikan banyak orang termasuk kami,” tuturnya menambahkan.

Argentina dan Brasil sudah saling berhadapan sebanyak 103 kali di semua kompetisi. Hasilnya, Argentina meraih kemenangan sebanyak 38 kali, 22 laga imbang, dan 43 lainnya menjadi kemenangan Brasil.

Setelah 9 Tahun Jadi Pemain Pinjaman, Pemain Ini akan Tinggalkan Chelsea

Suara.com – Bek asal Ceko, Tomas Kalas, tampaknya akan segera mengakhiri kebersamaan dengan Chelsea pada musim panas 2019. Pemain 26 tahun itu dikabarkan akan bergabung klub Divisi Championship, Bristol City.

Tomas Kalas adalah pemain yang bernasib kurang baik di Chelsea. Sejak bergabung The Blues pada 2010 atau saat berusia 17 tahun, ia baru tampil sebanyak empat kali, yakni dua kali di Liga Primer Inggris, satu di Liga Champions, dan satu lainnya di Piala Liga.

Semua pertandingan Tomas Kalas bersama Chelsea terjadi ketika diasuh oleh Jose Mourinho pada musim 2013/2014. Itu pun dirinya hanya bermain sebagai pemain pengganti. Total menit bermain dari empat laga itu cuma 180 menit.

Selain laga tersebut, Tomas Kalas lebih sering dipinjamkan ke berbagai klub, mulai dari klub lamanya Sigma Olomouc (Ceko), Vitesse (Belanda), FC Koln (Jerman), Middlesbrough (Inggris), Fulham (Inggris), dan akhirnya Bristol City pada 2018.

Tomas Kalas saat menjalani masa peminjaman di Bristol City. (Twitter/@bristolcity)/Tomas Kalas saat menjalani masa peminjaman di Bristol City. (Twitter/@bristolcity)/

Namun, karier menengenaskan Tomas Kalas di Chelsea tampaknya akan segera berakhir. Menurut The Sun, Bristol City yang bermain di Divisi Championship berniat untuk mempermanenkan status Tomas Kalas pada bursa transfer musim panas 2019.

Tomas Kalas pun dikabarkan akan menjadi pemain termahal dan berstatus pemain dengan bayaran tertinggi di Bristol City.

Arsenal Dianggap Gila Jika Lepas Aubameyang ke Manchester United

Suara.com – Legenda Arsenal, Ray Parlour, memberi peringatan kepada manajemen Meriam London terkait Pierre-Emerick Aubameyang. Ia mengimbau agar striker berkebangsaan Gabon itu jangan dilepas ke Manchester United.

Manchester United dikabarkan sedang mengincar Aubameyang untuk menjadi mesin gol tim pada musim depan. Ia diproyeksikan untuk menggantikan Romelu Lukaku yang sedang santer dikabarkan gabung Inter Milan.

Ray Parlour merespon cepat rumor tersebut. Ia berharap agar Aubameyang bisa dipertahankan oleh Arsenal karena dia merupakan salah satu striker terbaik tim. Terlebih, Aubameyang sudah klop dengan Alexandre Lacazette di lini serang Meriam London.

Melepas Aubeyang ke Manchester United juga dianggap hal gila oleh Ray Parlour. Sebab, sampai saat ini, ia masih ingat betul sakitnya melihat Robin van Persie dilepas ke Setan Merah beberapa tahun silam.

“Akan sangat gila membiarkannya pergi, namun para pemain mendapatkan semua kekuatan akhir-akhir ini. Aubameyang dan Lacazette benar-benar brilian musim lalu. Sepertinya mereka memiliki hubungan yang sangat baik di depan, Anda dapat melihat bagaimana mereka merayakan gol,” kata Parlour, dikutip dari Stretty News.

“Saya akan tercengang dengan itu (jika Aubameyang bergabung dengan United). Itu akan mengejutkan saya. Itu tidak akan baik dari sudut pandang suporter Arsenal – kita semua ingat ketika Robin van Persie pergi ke United dan mereka akhirnya memenangkan liga musim berikutnya. Ketika saya menyaksikan pertandingan pramusim, saya benar-benar berharap Aubameyang ada di pesawat itu,” tuturnya menambahkan.

Aubameyang adalah striker Arsenal dalam dua musim terakhir. Sejauh ini, ia sudah mengemas 41 gol dan 12 assist dari 65 pertandingan. Pada musim kemarin, ia sukses mengemas 22 gol dan menjadi top skor Liga Primer Inggris.

Hadapi Bhayangkara FC, Tiga Pemain Kunci Persib Terancam Absen

Suara.com – Persib Bandung diprediksi tidak akan diperkuat tiga pilar utamanya yaitu Ezechiel N’Douassel, Rene Mihelic dan Achmad Jufrianto saat melakoninya laga kandang kontra Bhayangkara FC, di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (30/6/2019), nanti.

Ketiga pilar utama Persib itu masih mengalami cedera dan kemungkinan besar tak bisa diturunkan dalam laga nanti. Asisten pelatih Persib, Yaya Sunarya mengatakan masih melihat perkembangan ketiga pemain itu.

“Kondisi Eze buat pertandingan besok kita masih lihat perkembangan. Sejak Rabu dia (Ezechiel) datang di latihan, hari Kamis sampai kemarin ada latihan spesifik, termasuk Jupe (Jufrianto) dan Rene,” kata Yaya di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019).

Namun, Yaya mengaku sudah melakukan antisipasi dan mempersiapkan para pemain yang kemungkinan akan menggantikan ketiga pemain yang absen itu.

Dalam latihan taktik yang digelar penggawa Persib, Jumat (28/6/2019), tim pelatih sudah menyiapkan pemain pengganti yang kemungkinan bakal dimainkan menggantikan Ezechiel, Jufrianto juga Rene.

“Ya kemarin kita latihan taktikal kita coba beberapa variasi termasuk alternatif pemain seandainya ada yang absen dalam pertandingan besok,” tukasnya.

Yaya mengatakan kualitas pemain Persib terbilang merata sehingga ketika tiga pemain pilarnya absen, maka pemain lainnya bisa menggantikan pemain yang absen. Selain itu, kata dia, target Persib tetap jelas dalam laga nanti, yakni bisa memenangkan laga dan meraup 3 poin penuh.

“Kita punya waktu sekitar 5 hari efektif untuk persiapan pertandingan lawan Bhayangkara FC. Semuanya berjalan bagus tinggal diaplikasikan nanti Minggu dengan target yang jelas,” jelasnya.

Persib kini menempati peringkat delapan klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi enam poin dari hasil sekali menang dan 3 kali imbang. Sementara, Bhayangkara menempati peringkat empat klasemen sementara dengan torehan delapan poin. (Aminuddin)

Kontributor : Aminuddin

Sebelum Gabung Liverpool, Sadio Mane Hampir Berseragam Manchester United

Suara.com – Sadio Mane kini dikenal sebagai winger lincah andalan Liverpool. Namun, siapa sangka, dirinya hampir berseragam Manchester United pada beberapa tahun silam.

Sadio Mane memulai karier di Liga Primer Inggris dengan berseragam Southampton FC pada 2014/2015 silam. Saat itu, dirinya langsung tampil moncer dengan sumbangan 11 gol dari 30 penampilan.

Pada musim berikutnya, performa Sadio Mane semakin mantap. Ia mendapat kesempatan bermain lebih banyak dan mencetak gol lebih banyak pula. Ia mengemas 13 gol dari 37 penampilan.

Performa mengkilat pemain asal Senegal itu mulai menarik minat klub-klub besar Liga Primer Inggris, Manchester United salah satunya. Bahkan, ia sudah berbicara dengan manajer Setan Merah ketika itu, Louis van Gaal.

Namun, ia menolak tawaran Manchester United karena merasa tidak cocok. Kemudian, ketika ada tawaran dari Liverpool. Sadio Mane langsung menerima lantaran merasa The Reds adalah tim yang tepat.

“Tentu saja, saya berbicara dengan Van Gaal, dan mereka (Man United) bahkan mengajukan penawaran. Tetapi, bagi saya itu bukan klub yang tepat, itu bukan saat yang tepat. Untuk merasakan ini – saat yang tepat, pelatih yang tepat, klub yang tepat,” kata Mane, dilansir dari Liverpool Offside.

“Ada minat dari banyak klub, bukan hanya Manchester United. Tetapi, begitu saya tahu Liverpool tertarik, saya hanya merasa itu adalah klub yang tepat dengan pelatih yang tepat. Itu benar bagi saya untuk datang ke sini,” tuturnya.

Plihan Sadio Mane untuk berseragam Liverpool pun terbilang tepat. Ia kini menjadi pemain andalan di skuat asuhan Jurgen Klopp dengan torehan 59 gol dan 22 assist dari 123 penampilan di seluruh kompetisi.

Gagal Tampil di Liga Europa, Presiden AC Milan Enggan Disalahkan

Suara.com – Presiden AC Milan, Paolo Scaroni, enggan disalahkan atas kegagalan Rossoneri tampil di Liga Europa 2019/2020. Ia merasa keputusan itu bukanlah dikarenakan ulah dirinya bersama manajemen tim.

AC Milan mendapatkan hukuman karena melanggar aturan Financial Fair Play (FFP), setelah banding atas sanksi UEFA ke Pengadilan Abitrase Olahraga (CAS) ditolak. Akibatnya, skuat Rossoneri dilarang tampil di kompetisi Eropa.

Namun, Paolo Scaroni mengklaim bahwa bukan pihaknya atau Ellior Management yang menjadi penyebab keterpurukan AC Milan. Yonghong Li selaku pemilik AC Milan sebelumnya lah yang diklaim menjadi dalang.

Gelandang AC Milan Hakan Calhanoglu merayakan golnya bersama Gonzalo Higuain dan Cristian Zapata,selama pertandingan Grup F Liga Europa antara AC Milan melawan Dudelange di Stadion San Siro, Milan, Italia, Jumat (30/11). .[Miguel MEDINA / AFP]Gelandang AC Milan Hakan Calhanoglu merayakan golnya bersama Gonzalo Higuain dan Cristian Zapata,selama pertandingan Grup F Liga Europa antara AC Milan melawan Dudelange di Stadion San Siro, Milan, Italia, Jumat (30/11). .[Miguel MEDINA / AFP]

“Tak boleh ada yang berkomentar mengenai hukuman. Sangat mengecewakan tak bisa bermain di Eropa, tapi kami bukanlah orang yang bertanggung jawab atas pelanggaran ini,” kata Scaroni, dikutip dari Football Italia.

“Kami hanya mesti mengakhiri saga ini dan melepaskan beban di punggung kami,” tuturnya menambahkan.

Keuangan AC Milan mengalami defisit pada periode 2014-2017, dan 2015-2018. Kondisi itu tidak mampu diperbaiki hingga deadline yang diberikan, yakni akhir Juni 2018. Hukuman ini tentu menjadi nestapa bagi Alessio Romagnoli cs yang telah berjuang keras pada musim 2018/2019.

Resmi, Manchester United Lepas Antonio Valencia ke Klub Ini

Suara.com – Mantan kapten Manchester United, Antonio Valencia, telah menemukan klub baru setelah ditendang dari Old Trafford. Ia dipastikan pulang ke Ekuador untuk membela LDU Quito.

Kabar tersebut telah diumumkan secara resmi oleh Manchester United pada Jumat (29/6/2019). Setan Merah berharap Valencia bisa sukses bersama klub barunya.

“Antonio Valencia telah kembali ke negaranya Ekuador dengan menandatangani kontrak untuk LDU Quito. Semoga sukses di klub barumu, amigo!” bunyi pernyataan Manchester United.

Valencia meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya yang berakhir pada Juni 2019 tidak diperpanjang oleh Manchester United. Kepergian itu mengakhiri hubungan selama 10 tahun bersama Setan Merah.

Selama berseragam Manchester United, bek 33 tahun itu telah tampil sebanyak 400 pertandingan dengan sumbangan 31 gol dan 73 assist di seluruh kompetisi. Valencia juga berhasil memenangkan berbagai trofi bersama Setan Merah, seperti dua Liga Primer Inggris, satu Piala FA dan Liga Europa.

LDU Quito sendiri merupakan juara bertahan Liga Ekuador. Namun, saat ini klub berjuluk Los Albos itu sedang dalam performa buruk. Hingga pekan ke-22, LDU Quito terlempar di posisi 10 klasemen sementara.

Pelatih Timnas Argentina Bela Performa Lionel Messi di Copa America 2019

Suara.com – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, kembali pasang badan saat Lionel Messi mendapat sorotan selepas pertandingan perempatfinal Copa America 2019. 

Argentina berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Venezuela pada perempatfinal Copa America 2019 di Estadio Maracana, Sabtu (29/6/2019) dinihari WIB. Dua gol kemenangan La Albiceleste dicetak oleh Lautaro Martinez dan Giovani Lo Celso.

Sementara itu, penampilan Lionel Messi tidak terlalu terlihat. Sepanjang pertandingan, ia hanya melesatkan tiga tendangan dan tidak ada yang mengarah ke sasaran. Dari empat laga, Messi juga cuma mencetak satu gol, itupun melalui titik putih.

Namun, Scaloni menilai Messi tetap berperan besar atas keberhasilan Argentina sejauh ini di Copa America 2019. Messi juga menjadi sosok penting di ruang ganti La Albiceleste.

Bahkan, Sacoli tak ragu untuk menyebut bintang Barcelona itu sebagai pemain terbaik dunia.

“Kontribusi Messi di atas lapangan sungguh esensial, andai anda bisa melihat apa yang dia sumbangkan untuk kami di ruang ganti anda akan berpikir berbeda. Saya meyakinkan anda bahwa luar biasa memilikinya di sini,” kata Scaloni , dikutip dari Goal.

“Yang bisa diucapkan mengenai Leo adalah dia yang terbaik di dunia,” dia menegaskan.

Lionel Messi masih memiliki kesempatan untuk unjuk kemampuan di Copa America 2019. Pada laga semifinal, Argentina akan menghadapi lawan tangguh, yakni Brasil pada Rabu (5/7/2019) pagi WIB.

Jadwal Siaran Langsung Semifinal Leg I Piala Indonesia: Persija vs Borneo FC

Suara.com – Persija Jakarta akan menghadapi Borneo FC pada babak semifinal leg pertama Piala Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Tentunya, ini jadi pertandingan yang menarik bagi dua kesebelasan.

Persija tentunya tidak akan menyia-nyiakan pertandingan leg pertama ini. Pasalnya, mereka diuntungkan dengan status tuan rumah lebih dahulu.

Pastinya, dukungan dari Jakmania –sebutan suporter Persija– akan menambah motivasi para pemain. Apalagi, empat pertandingan terakhir, Ismed Sofyan dan kawan-kawan tidak menjalani laga home.

Status tersebut, berpengaruh pada performa tim berjuluk Macan Kemayoran itu. Terbukti dalam empat pertemuan terakhir itupula, Persija belum dapat kemenangan.

Sementara bagi Borneo FC laga ini tidak kalah penting. Tentunya, mereka ingin mundulang poin sebagai modal untuk leg kedua nanti.

Namun, Borneo punya statistik buruk menghadapi Persija. Dalam enam pertemuan terakhir, tim asuhan Mario Gomez belum bisa mengalahkan Persija.

Lalu, mampukah Borneo FC mengalahkan Persija Jakarta? atau, tuan rumah Persija yang memperpanjang rekor kemenangan? patut dinantikan.

Berikut jadwal siaran langsung semifinal leg pertama Piala Indonesia:

Persija Jakarta vs Borneo FC, Stadion Wibawa Mukti Cikarang, 15.30 WIB, (Live: RCTI dan JawaposTV)

Lewati Adu Penalti, Chile Akhirnya Rebut Tiket ke Semifinal Copa America

Suara.com – Kampium Copa America empat tahun lalu, Chile harus bersusah payah menghadapi Kolombia di babak perempat final, Sabtu (29/6/2019). Laga pun harus diakhiri dengan adu tos-tosan.

Berlaga di Arena Corinthias, Chile nyaris unggul sebelum akhirnya gol-gol yang dilesakkan dianulir wasit usai memeriksa VAR.

Laga yang berlangsung dengan tensi panas itupun berkesudahan dengan sama kuat 0-0. Hasil imbang tersebut memaksa kedua tim harus menjalani adu tos-tosan alias penalti.

Di babak adu penalti, empat penembak kedua tim sama-sama sukses melakukan eksekusi. Situasi berubah ketika penendang kelima dari Kolombia William Tesillo gagal mencetak gol setelah bola sepakannya melebar.

Alexis Sanchez yang bertugas sebagai penendang kelima Chile mampu memanfaatkan peluang tersebut. Penyerang yang masuk daftar lego Manchester United tersebut sukses menundukkan kiper Kolombila, David Ospina dan membuat Chile unggul. Skor akhir menjadi 5-4 untuk kemenangan Chile.

Jalannya laga

Kolombia berinisiatif menyerang lebih dulu di awal babak menghadapi Chile. Namun meski tampil tertekan, Chile mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya lewat sundulan kepala Charles Araguiz di menit ke-13. Beruntung, kiper Kolombia, David Ospina mampu tampil cemerlang menggagalkan peluang tersebut.

Dua menit berselang Aranguiz kembali membahayakan gawang Kolombia. Sayang sontekannya yang menjebol gawang Ospina dianulir lantaran berdasar pantauan VAR, Alexis Sanchez yang turut membangun serangan telah dalam posisi offside.

Skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Kolombia kembali menerapkan permainan menekan. Namun lagi-lagi urung banyak peluang tercipta.

Sementara itu, Chile justru mampu memanfaatkan peluang. Di menit ke-72, giliran Arturo Vidal yang menjebol gawang Ospina lewat tendangan kerasnya. Namun sekali lagi Kolombia terselamatkan oleh VAR.

Wasit terpaksa menganulir gol Vidal lantaran sebelum terjadi gol, salah satu pemain Chile, Guillermo Maripan melakukan pelanggaran handball.

Kedudukan 0-0 pun tak berubah hingga bubaran hingga harus diselesaikan lewat adu penalti.

Kemenangan atas Kolombia membuat Chile memastikan diri melangkah ke semifinal sekaligus membuka peluang untuk kembali memenangkan Copa America edisi 2019.

Prediksi Persija Jakarta vs Borneo FC di Semifinal Leg I Piala Indonesia

Suara.com – Persija Jakarta akan menjamu Borneo FC pada babak semifinal leg pertama Piala Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Laga yang tentunya sangat penting bagi kedua tim untuk dimenangi.

Bagi Persija, tentunya mereka ingin mengejar trofi ketiga di ajang resmi. Setelah sebelumnya berhasil mendapatkan Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018.

Macan Kemayoran –julukan Persija– punya catatan apik saat bersua Borneo FC. Enam pertemuan terakhir, pasukan Ibu Kota selalu berhasil mengalahkan tim berjuluk Pesut Etam itu.

Namun, Pelatih Persija Julio Banuelos memprediksi pertandingan nanti tidak akan mudah. Borneo FC pastinya sangat termotivasi ingin lolos ke semifinal.

“Kami sudah memiliki persiapan yang baik untuk menghadapi pertandingan besok. Kami tahu pertandingan tidak akan mudah,” kata Julio Banuelos dalam jumpa pers sehari jelang laga, Jumat (28/6/2019).

“Akan tetapi, kami yakin dengan kekuatan yang dimiliki, di mana persiapan sudah maksimal. Saya berharap besok bisa mendapatkan hasil maksimal dan memenangi pertandingan,” tambahnya.

Sementara itu, di kubu Borneo FC juga tak ingin mengalami kekalahan. Pelatih Mario Gomez memberikan target minimal agar Pesut Etam tidak takluk pada laga kali ini.

Eks juru racik Persib Bandung ini mengakui tidak mudah mengalahkan Persija. Apalagi, saat mendapat dukungan dari puluhan ribu Jakmania.

“Pertandingan besok tentu saja sangat penting buat kami. Kami akan menghadapi tim yang kuat,” kata juru taktik asal Argentina tersebut.

“Namun, tentu saja kami mencoba untuk meraih kemenangan karena ini laga penting, maka penting juga untuk tidak kalah,” pungkasnya.

Prakiraan susunan pemain:

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Steven Paulle, Maman Abdurrahman, Tony Sucipto; Fitra Ridwan, Rohit Chand, Sandi Sute; Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, Marko Simic.

Pelatih: Julio Banuelos (Spanyol).

Borneo FC (4-3-3): Nadeo Argawinata; Diego Michiels, Javlon Guseynov, Wildansyah, Abdul Rachman; Asri Akbar, Renan Silva, Wahyudi Hamisi; Terens Puhiri, Ambrizal Umanailo, Matias Conti.

Pelatih: Mario Gomez (Argentina).

Argentina Bertemu Brasil di Semifinal, Momen Rayakan Seabad Rivalitas

Suara.com – Pertemuan Argentina dengan Brasil di babak semifinal Copa America 2019 menjadi momentum perayaan rivalitas duo raksasa Amerika Selatan selama lebih dari seabad.

Ya, untuk diketahui, rivalitas antara Argentina kontra Brasil sudah dimulai sejak tahun 1941 silam. Kala itu kedua tim melakoni laga persahabatan di Buenos Aires. Albiceleste, julukan untuk Timnas Argentina kala itu menang telak 3-0.

Semenjak itu, mereka kerap bentrok di puluhan kompetisi. Rivalitas pun mulai tumbuh dan menghangat seiring berjalannya waktu.

Seperti dilansir dari ESPNFC, Umur rivalitas Argentina dan Brasil kurang lebih sudah mencapai 104 tahun. Total kedua negara ini sudah menjalani 104 laga.

Menariknya, dari hasil statistik kedua tim sama-sama kuat dengan kemenangan 38 untuk Argentina dan 40 untuk Brasil. Pada dua pertemuan terakhir Argentina dan Brasil saling balas membalas.

Di laga persahabatan tahun 2017 yang berlangsung di Melbourne, Australia, Argentina menang 1-0. Lalu setahun kemudian, balik Brasil membalas dengan kemenangan identik juga dalam momen laga persahabatan yang berlangsung di Arab Saudi.

Pertemuan kedua tim ini di babak semifinal pun menjadi yang kedua kalinya semenjak pertemuan mereka di babak yang sama saat Piala Dunia 2014 lalu.

Kala itu Brasil melaju ke babak semifinal setelah menyingkirkan Kolombia 2-1. Sedangkan Argentina kandaskan Belgia dengan skor 1-0.

Untuk di ajang Copa America sendiri, Argentina dan Brasil sudah bersua sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 1989, tahun 2004 serta tahun 2007.

Menariknya, Brasil punya rekor apik saat bersua Argentina di tiga edisi Copa America tersebut. Skuat Samba selalu menang saat menghadapi Argentina.

Melaju ke Semifinal Copa America, Argentina Tantang Brasil

Suara.com – Argentina memastikan diri melaju ke babak semifinal Copa America 2019 setelah menundukkan Venezuela di laga perempat final, Sabtu (29/6/2019) dini hari.

Pada laga yang dihelat di Estadio do Maracana tersebut, Albiceleste menang meyakinkan 2-0. Gol diciptakan oleh Lautaro Martinez dan Giovani Lo Celso.

Argentina sendiri tampil meyakinkan sejak awal babak pertama. Berusaha untuk tak mengulangi hasil minor di babak penyisihan, Lionel Scaloni meminta anak asuhnya untuk menekan sejak menit awal.

Upaya ini pun terlihat dengan berhasilnya Lautaro Martinez mencetak gol cepat saat laga baru berjalan 10 menit.

Bermula dari sepak pojok yang dilakukan Lionel Messi, bola coba diteruskan Sergio Aguero sebelum kemudian berbelok menjadi gol lewat backheel dari kaki Lautaro Martinez.

Unggul satu gol, Argentina berusaha bermain lebih hati-hati. Pun demikian dengan Venezuela. Hingga jelang jeda turun minum tak ada peluang berarti dari kedua tim, kedudukan pun urung berubah 1-0 untuk Argentina.

Memasuki babak kedua Scolani memasukkan Angel Di Maria dan Giovani Lo Celso.

Taktik inipun berbuah hasil. Lo Celso mampu memperbesar keunggulan setelah sukses memaksimalkan bola liar dan menjadi gol di menit ke-74.

Gol tersebut berawal dari tembakan Sergio Aguero yang berhasil diblok kiper Venezuela, Wuilker Farinez. Bola muntah disambut Lo Celso dan dengan segera dicocor.

Keunggulan Argentina 2-0 itupun bertahan hingga bubaran.

Kemenangan tersebut membuat Argentina dipastikan lolos ke semifinal. Mereka akan menghadapi Brasil pada Rabu (3/7/2019) mendatang di Estadio Maracana.

Lakoni Laga Kandang, Andritany: Semoga Persija Raih Hasil Maksimal

Suara.com – Klub Persija Jakarta akan memaksimalkan laga kandang untuk menaklukkan Borneo FC di pertandingan leg pertama semifinal Piala Indonesia yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019).

“Setelah beberapa lama, kami akhirnya bermain lagi di kandang. Semoga kami mendapatkan hasil maksimal,” ujar kapten sekaligus penjaga gawang Persija Andritany Ardhiyasa di Cikarang, Jumat (28/6/2019).

Kemenangan, khususnya dengan selisih skor lebih dari dua gol, akan membuat beban Persija lebih ringan menatap leg kedua yang berlangsung di kandang Borneo.

Terkait kandang Persija yang tidak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Andritany menilai hal itu tidak menjadi masalah.

Selain jarak tidak jauh dari Jakarta, loyalitas suporter Persija The Jakmania tidak perlu diragukan. Di mana pun Persija bertanding, mereka pasti akan datang untuk meramaikan dan memberikan dukungan.

“Pertandingan kandang kami terakhir saat melawan Bali United di perempat final Piala Indonesia juga digelar di sini, di Stadion Wibawa Mukti. Namun, stadion tetap penuh. The Jakmania selalu datang dan mengobarkan semangat kami di lapangan,” tutur Andritany seperti dikutip Antara.

Laga kandang terakhir Persija yang dimaksud Andritany adalah pada Minggu (5/5/2019), di mana mereka menundukkan Bali United 1-0 dan memastikan diri melaju ke empat besar Piala Indonesia 2018-2019.

Sementara pelatih Persija Julio Banuelos menyebut, meski berstatus kandang, laga kontra Borneo FC tidak akan mudah.

“Namun, saya yakin dengan kekuatan tim. Kami sudah berlatih selama seminggu terakhir. Saya berharap kami tampil maksimal dan memenangkan pertandingan,” tutur Banuelos.

Tak Lagi Tukangi Persib, Gomez Tetap Antusias Hadapi Persija

Suara.com – Pelatih Borneo FC Roberto Carlos Mario Gomez antusias menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan leg pertama semifinal Piala Indonesia yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Gomez antusias menghadapi tim berjuluk Macan Kemayoran karena pelatih berbaspor Argentina itu pernah menukangi Persib Bandung musim lalu.

Ya, duel antara Persija vs Persib Bandung memang selalu menyajikan laga seru. Masing-masing pelatih, tentu akan berusaha saling mengalahkan mengingat pertandingan tersebut sarat gengsi.

Musim lalu, kedua tim sama-sama saling mengalahkan. Persija di bawah asuhan Stefano Cugurra Teco berhasil mengalahkan Persib Bandung di pertemuan pertama. Pada pertemuan kedua, giliran Persib saat dilatih Gomez mengalahkan Persija.

“Persib juga masa lalu sebenarnya, tapi ada kenangan yang indah di sana bersama Persib. Saya ingat waktu di sana saat melawan Persija itu adalah laga penting kami selalu mau menang,” kata gomez dalam jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (28/6/2019).

“Sekarang di Borneo saya juga mau menang setiap laga menghadapi Persija tentunya,” tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, Borneo FC lolos ke semifinal setelah mengalahkan Persib Bandung di babak perempat final. Sementara Persija, lolos usai menaklukkan Bali United.

Hadapi Borneo FC, Cedera Pemain dan Jadwal Padat Persija Pusingkan Banuelos

Suara.com – Persija Jakarta akan berhadapan dengan Borneo FC di leg pertama babak semifinal Piala Indonesia yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Sebagai tuan rumah, Persija diragukan bakal all out menyusul sejumlah masalah yang dihadapi jelang pertandingan.

Selain jadwal padat, Macan Kemayoran –julukan Persija– dihantui masalah cedera sejumlah pemain.
Mereka adalah Rezaldi Hehanusa, Ramdani Lestaluhu, Bruno Matos, Ismed Sofyan, Heri Susanto, dan Adixi Lenzivio. Dari pemain-pemain tersebut, hanya Ismed dan Bruno Matos saja yang memiliki kemungkinan untuk tampil. Itupun masih harus melihat perkembangan kondisi kedua pemain.

Dengan banyaknya pemain yang dibekap cedera, Pelatih Persija Julio Banuelos harus putar otak, bukan hanya penerapan strategi dalam laga ini, tapi juga menjaga kebugaran pemain lainnya. Sebab, usai laga kontra Borneo FC, jadwal padat menanti Persija.

“Memang sekarang kami dalam kondisi sulit ya, di mana ada beberapa pemain yang mengalami cedera. Namun demikian itu bukan masalah besar, karena kita punya pemain 30 orang dan semua pemain siap bermain,” kata Banuelos dalam jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (28/6/2019).

Sejumlah pemain Persija Jakarta menjalani latihan perdana jelang pertiandingan musim 2019 di Lapangan Aldiron, Jakarta, Senin (7/1/). [ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan]Sejumlah pemain Persija Jakarta menjalani latihan perdana jelang pertiandingan musim 2019 di Lapangan Aldiron, Jakarta, Senin (7/1/). [ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan]

Setelah menghadapi Borneo FC, Persija akan bertanding melawan PSS Sleman di ajang Liga 1 2019, Rabu (3/7/2019). Tiga haris setelah itu (6/7/2019), Persija akan melakoni laga tandang di leg kedua semifinal Piala Indonesia.

Empat hari setelah itu, Macan Kemayorang akan melakoni laga sarat gengsi kontra Persib Bandung. Kemudian ditunggu lawan yang juga tidak kalah berat, Tira-Persikabo, pada 15 April 2019.

“Jadi kita tidak mau berpikir terlalu jauh dulu, kita fokus di pertandingan demi pertandingan saja. Jadi fokus sekarang di pertandingan terdekat dan nanti baru kita pikirkan pertandingn selanjutnya,” jelasnya.

Taklukkan SKO Ragunan, Performa Timnas Indonesia U-16 Dinilai Membaik

Suara.com – Penampilan tim nasional U-16 Indonesia dinilai semakin membaik oleh sang pelatih Bima Sakti usai mereka menaklukkan SKO Ragunan dengan skor 3-1 dalam laga uji coba di Karawang, Jawa Barat, Jumat (28/6/2019).

Ketiga gol timnas U-16 Indonesia dalam laga itu masing-masing dicetak oleh Marselino Ferdinan, Mochamad Shaifullah dan M. Firman.

“Perkembangan para pemain semakin menunjukkan tren positif. Kami sudah memperbaiki kekurangan dari uji coba pertama. Transisi dan penyelesaian akhir semakin baik,” ujar Bima Sakti, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Hasil positif dari pertandingan versus SKO Ragunan menjadi kemenangan kedua timnas U-16 dalam laga uji coba yang digelar di sela pemusatan latihan (TC) menjelang Piala AFF U-15 2019.

Sebelumnya, skuat belia Garuda menundukkan Askab PSSI Bekasi Selection dengan skor 2-1.

Meski demikian, Bima Sakti menganggap masih ada yang perlu dievaluasi dari skuatnya.

“Sedikit catatan di kerjasama tim. Mereka juga harus lebih padu dan kompak,” tutur Bima.

Pertandingan melawan SKO Ragunan menjadi akhir dari TC kedua timnas U-16 menuju Piala AFF U-15 2019.

Berikutnya, mereka akan menjalani TC pamungkas yang akan dimulai pada tanggal 8 Juli 2019 hingga waktu keberangkatan ke Piala AFF U-15 2019 yang rencananya berlangsung di Thailand pada 22 Juli hingga 9 Agustus 2019 .

“TC tahap akhir rencananya akan berlangsung di Padjajaran, Bogor. Pemain yang nantinya saya panggil merupakan pemain pilihan gabungan dari TC tahap pertama dan kedua,” pungkas Bima.

Liverpool dan Bayern Lirik Dembele, Barcelona Pasang Tarif 400 Juta Euro

Suara.com – Barcelona memasang tarif sebesar 400 juta euro untuk pemain sayap Ousmane Dembele. Barcelona memutuskan untuk menjual Dembele yang dalam dua tahun belakangan gagal tampil konsisten bersama Los Cules.

Dembele hanya mampu mengoleksi 18 gol dari 67 penampilannya bersama Barcelona di semua kompetisi, sejak mengisi posisi yang ditinggalkan Neymar pada 2017.

Dilansir Marca, pemain internasional Prancis itu berpotensi hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG), sebagai bagian dari paket kepindahan Neymar ke klub pimpinan Josep Maria Bartomeu itu.

Dembele saat ini masih terikat kontrak tiga tahun lagi di Barcelona. Selain PSG, Liverpool dan Bayern Munich dikabarkan kepincut untuk mendatangkan
pemain berusia 22 tahun itu.

Striker Barcelona, Ousmane Dembele, mencetak gol ke gawang Levante di leg kedua babak 16 besar Piala Raja Spanyol, Jumat dini hari (18/1) waktu Indonesia. [AFP/Josep Lago]Striker Barcelona, Ousmane Dembele, mencetak gol ke gawang Levante di leg kedua babak 16 besar Piala Raja Spanyol, Jumat dini hari (18/1) waktu Indonesia. [AFP/Josep Lago]

Ousmane Dembele dibeli Barcelona dari Borussia Dortmund pada 25 Agustus 2017. Meneken kontrak berdurasi lima musim, Dembele saat itu ditebus Barcelona dari Dortmund dengan transfer 40 juta euro.

Dalam kontrak Dembele saat itu, tertera klausul pembatalan kontrak senilai 400 juta euro.

Pelatih Semen Padang Bersyukur Petik Satu Poin di Kandang Persipura

Suara.com – Semen Padang sukses mencuri satu poin kala menyambangi markas Persipura Jayapura pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Mandala, Jumat (28/6/2019). Kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1.

Bahkan, Semen Padang berhasil unggul lebih dulu lewat Agung Prasetyo. Namun, tim tuan rumah mampu membalas pada babak kedua melalui pemain asing, Andre Robeiro.

Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, bersyukur dengan satu poin yang didapatkan timnya dari Persipura. Terlebih skuat Kabau Sirah terbang ke Jayapura dengan skuat minimalis, yakni hanya membawa 16 pemain.

“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa mencuri satu poin. Saya sangat apresiasi permainan pemain saya. Mereka mampu mengontrol cara mereka bermain, termasuk meredam permainan dari Persipura. Semoga pertandingan selanjutnya bisa lebih baik lagi,” kata Syafrianto di laman resmi klub.

“Mengenai gol balasan, itu terjadi karena kita ada kelengahan diawal-awal laga. Gol itu terlalu cepat ddan ada miss komunikasi dari pemain kami. Tapi itu tidak masalah. Yang jelas kami bersyukur sekali dengan hasil ini,” lanjutnya.

Pada pertandingan selanjutnya, Semen Padang akan menghadapi TIRA-Persikabo, Senin (8/7/2019). Ia pun berharap hasil imbang atas Persipura bisa membuat Irsyad Maulana dan kolega semakin termotivasi untuk meraih hasil yang lebih baik.

“Kita berharap dilaga selanjutnya mampu meraih kemenangan. Kami bersama semua pemain sudah berkomitmen untuk segera bangkit dilaga-laga selanjutnya,” tegasnya menutup.

Satu poin ini untuk sementara membawa Semen Padang ke posisi 13 klasemen sementara Liga 1 2019. Sementara anak asuh Luciano Leandro berada di posisi ke-15.

Pelaku Pelecehan Seksual Kembali Diizinkan Perkuat Timnas Mesir

Suara.com – Gelandang Mesir Amr Warda yang dilucuti dari skuat karena tudingan pelecehan seksual, akan kembali memperbuat negaranya pada fase gugur Piala Afrika 2019. Amr Warda kembali bergabung dengan tim setelah asosiasi sepak bola Mesir, EFA, mengabulkan permintaan rekan-rekan Warda di timnas.

Sebagaimana diketahui, pemain berusia 25 tahun itu dikeluarkan dari tim menjelang pertandingan antara Mesir kontra Republik Demokrasi Kongo, Rabu (26/6/2019) menyusul tuduhan pelecehan seksual yang viral di media sosial. Sejumlah wanita memposting tangkapan layar dan kesaksian atas komentar cabul Warda, selain video-video vulgar dari pesepak bola 25 tahun itu.

“EFA memutuskan mengurangi larangan bermain sementara kepada sang pemain sehingga hanya berlaku sampai akhir putaran pertama,” kata Ketua EFA, Hani Abou Rida.

Tuan rumah Mesir sudah lolos ke 16 besar kompetisi Afrika ini setelah memenangkan dua pertandingan pertama Grup A.

Rekan-rekan satu tim Warda menyampaikan dukungan kepada pemain ini baik selama maupun setelah menaklukkan Kongo 2-0. Mohamed Salah bahkan meminta pemain itu diberi kesempatan kedua, sekalipun mengecam keras pelecehan seksual yang dilakukan rekannya tersebut.

Warda, yang menghabiskan paruh kedua musim lalu sebagai pemain pinjaman untuk Atromitos dari PAOK di Yunani, meminta maaf kepada para pendukung lewat sebuah video di Facebook.

“Ada semangat solidaritas di antara para pemain dan keinginan mereka untuk memaafkan rekan satu timnya Amr Warda,” sambung Abou Rida.

Namun keputusan EFA memicu kontroversi, mengingat Mesir tercatat sebagai salah satu negara yang paling buruk hal pelecehan seksual di mana menurut laporan PBB pada 2013 sekitar 99 persen wanita di negara itu pernah mengalami pelecehan seksual.

Banyak pengguna internet, termasuk wanita, menyoroti pembelaan EFA terhadap Warda. Pengguna Internet di Mesir mengecam standar ganda di negaranya di mana sejumlah wanita malah dipenjarakan karena dianggap memicu maksiat.

Prediksi Kolombia vs Chile di Perempat Final Copa America 2019

Suara.com – Pertandingan seru Kolombia vs Chile akan tersaji di perempat final Copa America 2019. Dua tim kuat akan saling mengalahkan di Arena Corinthians, Sao Paulo, Brasil, Sabtu (29/6/2019) pagi WIB, guna memastikan tempat di semifinal.

Kolombia lolos ke perempat final setelah memastikan sebagai juara grup C dengan hasil sempurna sembilan poin. Skuat berjuluk La Tricolor ini mencatat tiga kali kemenangan dengan mencetak empat gol tanpa kebobolan.

Sementara Chile maju ke perempat final sebagai runner up grup C dengan mengumpulkan enam poin setelah di laga terakhir ditekuk Uruguay 1-0. Namun, kedua tim memiliki peluang yang sama untuk lolos ke semifinal.

Pemain Kolombia Duvan Zapata (kiri) menyundul bola guna menjebol gawang Qatar di Copa America 2019. Miguel SCHINCARIOL / AFPPemain Kolombia Duvan Zapata (kiri) menyundul bola guna menjebol gawang Qatar di Copa America 2019. Miguel SCHINCARIOL / AFP

Pelatih Kolombia Carlo Queiroz memiliki skuat yang mumpuni dan merata tampaknya masih akan mengandalkan formasi 4-3-3. Duvan Zapata, James Rodriguez dan Roger Martinez akan menjadi andalan di lini depannya.

Zapata tampaknya akan menjadi ancaman serius bagi Chile, dimana dia telah menjaringkan dia gol selama fase grup Copa America 2019. Sementara James Rodriguez juga telah membuktikan perannya dengan membuat dua assist.

Sedangkan pelatih Chile juga siap memainkan formasi 4-3-3 dengan trio lini depan Jose Pedro Fuenzalida, Eduardo Vargas, Alexis Sanchez. Sementara Alexis Sanchez telah mencetak dua gol bagi Chile di fase grup.

Pemain Chile Alexis Sanchez (tengah) merayakan gonya ke gawang Ekuador di Copa America 2019. Juan MABROMATA / AFPPemain Chile Alexis Sanchez (tengah) merayakan gonya ke gawang Ekuador di Copa America 2019. Juan MABROMATA / AFP

Pertandingan ini dipastikan akan berlangsung seru dan tidak tertutup kemungkinan laga harus ditentukan lewat adu penalti. Pasalnya, di babak delapan besar ini Copa America ini tidak digunakan perpanjang waktu jika skor imbang hingga 90 menit.

Pertemuan terakhir kedua tim ini adalah berakhir imbang tanpa gol saat kualifikasi Piala Dunia. Sememntara rekor lima pertemuan terakhir, kedua tim meraih hasil imbang dengan satu kali saling mengalahkan dan tiga laga lainnya berakhir seri.

Sementara pelatih Chile, Ruedapernah melatih timnas Kolombia. Meski demikian, bagi Rueda hal tersebut bukanlah menjadi sebuah keuntungan bagi Chile.

“Dalam sepakbola tidak ada misteri atau rahasia lagi. Dengan teknologi informasi dan program evaluasi, tidak banyak yang bisa disembunyikan,” ujar Rueda.

Prakiraan susunan pemain Kolombia vs Chile :

Kolombia : David Ospina; William Tesillo, Davinson Sanchez, Yerry Mina, John Medina; Mateus Uribe, Wilmar Barrios, Juan Cuadrado; James Rodriguez, Duvan Zapata, Roger Martinez.

Chile : Gabriel Arias; Mauricio Isla, Gary Medel, Guillermo Maripan, Jean Beausejour; Charles Aranguiz, Erick Pulgar, Arturo Vidal, Jose Pedro Fuenzalida, Eduardo Vargas, Alexis Sanchez.

Tekad Gomez Ubah Catatan Buruk Borneo FC atas Persija

Suara.com – Borneo FC akan dijamu oleh Persija Jakarta pada laga semifinal leg pertama Piala Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Rekor buruk menghantui Borneo FC jelang bentrok kedua kesebelasan.

Ya, Borneo FC belum pernah bisa mengalahkan Persija Jakarta di lima pertemuan terakhir. Namun bagi pelatih Borneo FC Roberto Carlos Mario Gomez, catatan pertemuan kedua tim tidak bisa dijadikan sebagai patokan.

Baginya, Borneo FC besutannya berbeda dengan Borneo FC yang selalu dipecundangi Persija.

“Di sepak bola, masa lalu adalah masa lalu. Saya tahu kami tak bisa menang lawan Persija, tapi itu masa lalu. Besok adalah laga baru, kami mau menang karena pemainnya berbeda, tempatnya juga berbeda. Itu yang lebih penting,” kata Gomez.

Sementara itu, pemain Borneo FC Dirga Lasut menyatakan kesiapannya menghadapi Persija. Bertekad menumbangkan Persija di kandang, Dirga berjanji bakal kerja keras di pertandingan nanti.

Meski pernah berseragam Macan Kemayoran –julukan Persija– Dirga mengaku buta kekuatan yang dimiliki oleh Ismed Sofyan dan kawan-kawan.

“Tidak ada kata lain selain menang besok. Tentu, Besok kita akan fight tak mau kalah dari Persija,” ujarnya.

“Saya di Persija tahun 2015, jadi nggak terlalu tahu Persija yang sekarang. Yang sekarang lebih tahu mungkin Asri Akbar,” tambahnya.

Sulit Main di SUGBK, Persija Tetap Siap Berlaga Dimanapun

Suara.com – Persija Jakarta akan menjamu Borneo FC pada babak semifinal leg pertama Piala Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6/2019). Meski berstatus laga kandang, sayangnya Persija tak bisa menjamu lawan di Borneo FC.

Memang, Persija tidak bisa menggelar laga kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, begitu juga Stadion Patriot, Bekasi. Hal ini dikarenakan, tidak adanya izin dari kepolisian menggelar pertandingan di wilayah tersebut.

Pelatih Persija Julio Banuelos mengatakan tidak masalah timnya bermain di manapun. Sang pelatih tidak khawatir lantaran, di manapun Persija bermain akan tetap dipenuhi oleh Jakmania (sebutan suporter Persija).

Oleh sebab itu, ia fokus terhadap pertandingan melawan Borneo FC. Baginya, laga melawan Pesut Etam –julukan Borneo FC– tidak akan berjalan mudah.

Pelatih Persija Julio Banuelos (kedua kanan) dan kapten tim Andritany Ardhiyasa (kanan) dalam jumpa pers jelang hadapi Borneo FC. (Suara.com/ Adie Prasetyo) Pelatih Persija Julio Banuelos (kedua kanan) dan kapten tim Andritany Ardhiyasa (kanan) dalam jumpa pers jelang hadapi Borneo FC. (Suara.com/ Adie Prasetyo)

“Memang semua ingin main di Jakarta, tapi itulah konsekuensi. Sekarang kami main di Cikarang tidak masalah, kami siap tampil maksimal dan memenangkan pertandingan,” kata Banuelos dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.

Senada dengan sang pelatih, kapten Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa tidak masalah bermain di manapun. Meskipun begitu, penjaga gawang timnas Indonesia itu berharap bisa main di SUGBK.

“Kita sebagai pemain itu sebenarnya siap bermain di mana saja. Apalagi ini sebenarnya jaraknya tidak terlalu jauh dari Jakarta. Terakhir kita main di sini (Wibawa Mukti) saat melawan Bali United di babak delapan besar Piala Indonesia dan stadionnya juga full,” ujar Andritany.

“Memang saya pribadi berharap bisa main di SUGBK, karena asmosfer di SUGBK itu sangat luar biasa. Di sini juga sebenarnya tidak jauh berbeda, bermain di sini Jakmania datang ke sini dan selalu full dan selalu membantu kita,” pungkasnya.

Lakukan Diving Berlebihan, Pemain Ini Disebut Netizen Mirip Neymar

Suara.com – Aksi kocak pemain bola pada sebuah pertandingan di India membuat netizen terpingkal. Pasalnya, aksi diving yang dilakukan pemain tersebut mirip Neymar yang jamak diketahui kerap melakukan aksi berlebihan.

Diving layaknya Neymar tersebut ditiru oleh seorang pemain yang berlaga pada sebuah kejuaraan The Amateur League (TAL) di India. Pertandingan tersebut digelar di Bangalore, Delhi, dan Gurgaon.

Dalam unggahan video yang dibagikan jejaring sosial Instagram @theamateurleague, memperlihatkan pemain berseragam kuning sedang menghalau serangan lawan. Pemain tersebut pun sukses, namun di akhir penyelamatan ia melakukan diving yang terbilang konyol. 

Sontak, akun yang membagikan video tersebut menulis keterangan foto berbunyi, ‘Kami menemukan Neymar versi India, tag kawan kalian yang sering melakukan aksi diving’.

Selain itu, ratusan pengikut akun tersebut terhibur dan turut mengirim pesan di kolom komentar.

“Gaya (diving) Neymar yang telah mendunia ,” ujar akun @vinaygoudar.

“Epic diving (emoticon tertawa),” tulis akun @cristiano_kvn.

Namun akun @the_lazy_traveller menilai aksi tersebut kurang baik untuk ditiru pemain bola anak-anak, “ini konyol, saat ini anak-anak mempelajari aksi salah itu,”.

Terlepas dari aksi kocak tersebut, Neymar memang terkenal sebagai pemain yang kerap melakukan aksi yang berlebihan. Oleh sebab itu, wajar saja jika banyak pihak yang mengkritik pemain asal Brasil tersebut.