Semen Padang Waspadai Kecepatan Pemain Perseru Badak Lampung

Suara.com – Semen Padang menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan Perseru Badak Lampung dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 yang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Jumat (21/6/2019).

Pelatih kepala Semen Padang FC Syafrianto Rusli di Padang, Kamis (20/6/2019), mengatakan pihaknya memiliki waktu selama dua minggu untuk persiapan menghadapi kompetisi dan seluruh pemain siap untuk memberikan yang terbaik

“Kita bermain di kandang dan akan menyerang sejak awal laga untuk mengamankan tiga poin,” katanya.

Dalam laga ini ia akan mengandalkan permainan cepat Irsyad Maulana, Dedi Hartono, dan Karl Max Berthelemy.

Selain itu, ada gelandang asal Argentina Jose Sardon yang kemungkinan bakal berduet dengan Kristof Yoku di lini tengah.

Ia mengaku telah mengantongi permainan Perseru Badak Lampung yang mengandalkan kecepatan yang dimiliki pemain pinjaman tim berjuluk Kabau Sirah, Abdurrahman Lestaluhu.

Menurut dia, pemain Semen Padang tentu mengetahui permainan Abdurrhaman secara individu, namun secara tim tentu berbeda.

Perseru Badak Lampung memiliki materi pemain yang cukup bagus terutama pemain asing mereka yang gesit dan memiliki kemampuan mumpuni. Sebelumnya Perseru Badak Lampung berhasil mengalahkan Kalteng Putra di pekan ketiga Liga 1 2019.

“Kita telah menyiapkan skema permainan untuk memenangkan laga nantinya,” ujar Syafrianto seperti dikutip Antara.

Sementara itu, pemain Semen Padang Kristof Yoku mengatakan seluruh pemain siap menyongsong laga pada Jumat malam dan memberikan kemampuan terbaik.

“Kita akan bermain bagus dan menjalankan instruksi pelatih serta mengamankan tiga poin di laga ini,” pungkas Kristof.

Ismed: Persela Termotivasi Kalahkan Persija

Suara.com – Persija Jakarta akan berhadapan dengan Persela Lamongan di pekan kelima Liga 1 2019 yang akan digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (22/6/2019).

Sebagaimana diketahui, Persija dan Persela sama-sama baru mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalani. Kedua tim saat ini masih tercecer di zona degradasi bersama dengan Barito Putera yang juga baru mengumpulkan satu poin. Melirik fakta tersebut, kedua tim dipastikan bertekad ‘saling bunuh’ di laga itu.

Menghadapi Persela pemain Persija Ismed Sofyan menyebut lawannya lebih diunggulkan. Karena dalam laga ini Persela akan bermain di depan publik setianya di Stadion Surajaya.

“Kalau saya bilang ini dari faktor tuan rumah yah. Mungkin mereka termotivasi dengan adanya suporter untuk mengalahkan kita,” kata Ismed.

Pesepakbola Persija Jakarta saat laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 kontra Becamex Binh Duong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]Pesepakbola Persija Jakarta saat laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 kontra Becamex Binh Duong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Selain itu, Ismed menyebut Persela juga memiliki motivasi lebih untuk bisa memenangkan pertandingan akhir pekan nanti mengingat Persija adalah juara bertahan.

“Biasanya tim seperti Persela motivasinya akan berlipat ganda mengalahkan tim seperti kita ini. Motivasinya akan berlipat saat melawan kita,” tambahnya.

Disodori Rp 637 Miliar, Madrid Lepas Llorente ke Atletico

Suara.com – Marcos Llorente dipastikan tidak lagi berseragam Real Madrid di musim 2019/20. Pemain berusia 24 tahun itu hengkang dari Santiago Bernabeu setelah Real Madrid mencapai kesepakatan dengan rival sekota, Atletico Madrid.

Atletico menebus Llorente dengan mahar sebesar 40 juta euro atau sekitar Rp 637 miliar. Kamis (20/6/2019) Llorente pun meneken kontrak berdurasi lima tahun bersama Atletico.

“Klub ingin menunjukkan dedikasi dan profesionalisme bertahun-tahun dari Llorente, sejak ia datang ke sini pada 2008,” bunyi pengumuman klub Real Madrid lewat laman resminya.

Di bawah asuhan Diego Simeone, Llorente kabarnya akan mengisi posisi Rodri Hernandez yang kabarnya akan bergabung dengan jawara Liga Inggris, Manchester City.

Gelandang Real Madrid, Marcos Llorente. [@marcosllorente/Instagram]Gelandang Real Madrid, Marcos Llorente. [@marcosllorente/Instagram]

Selain Llorente, Atletico juga telah merekrut Felipe dari FC Porto. Bahkan, Atletico juga masih mengincar pemain lain yaitu pemain muda Benfica Joao Felix.

Seperti halnya Atletico, Real Madrid juga tengah melakukan pembenahan. Madrid sangat aktif di bursa transfer musim panas tahun ini dengan mengejar sejumlah pemain papan atas.

Diantara pemain yang sudah dipastikan berseragam Los Blancos musim depan adalah Eden Hazard, Luka Jovic dan Ferland Mendy.

Setelah Walker, Manchester City Perpanjang Kontrak Zinchenko

Suara.com – Bek Manchester City asal Ukraina Oleksandr Zinchenko menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi tiga tahun. Dengan perpanjangan kontrak tersebut, pemain berusia 22 tahun itu dipastikan berseragam City hingga tahun 2024.

Zinchenko mengikuti jejak pemain bertahan lainnya, Kyle Walker, yang meneken perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun pada Rabu (19/6/2019).

“Sulit untuk mengekspresikan betapa bahagianya saya untuk meneken kontrak ini,” kata Zinchenko seperti dilansir laman resmi klub.

“Klub ini menawarkan semua yang diperlukan oleh para pemain untuk dapat mengembangkan diri, maka berada di sini untuk lima tahun lagi merupakan suatu kehormatan.”

Direktur sepak bola City Txiki Begiristain menegaskan jika pihaknya menilai Zinchenko tampil sesuai dengan ekspektasi. Sehingga klub berjuluk The Citizens berani memberikan perpanjangan kontrak, meski kontrak sebelumnya masih menyisakan dua musim.

Pemain Manchester City Oleksandr Zinchenko (kanan) rayakan keberhasilan timnya menjuarai Liga Inggris musim 2018/19 bersama Kevin De Bruyne [AFP]Pemain Manchester City Oleksandr Zinchenko (kanan) rayakan keberhasilan timnya menjuarai Liga Inggris musim 2018/19 bersama Kevin De Bruyne [AFP]

“Zinchenko telah memperlihatkan betapa bagusnya talenta yang ia miliki dalam dua musim terakhir. Bukan hanya ia memiliki sentuhan pertama dan kaki kiri yang bagus, ia adalah pemain yang sangat fokus untuk menjadi pesepak bola terbaik,” kata Begiristain

Zinchenko didatangkan City dari klub Rusia, FC Ufa, pada 2016. Ia kemudian dipinjamkan ke PSV Eindhoven di Belanda sebelum kembali masuk skuat Josep Guardiola.

Pemain 22 tahun itu membutuhkan waktu untuk mendapat perhatian Guardiola, dan sempat menolak tawaran untuk pindah permanen ke Wolverhampton pada musim panas silam.

Kerja kerasnya pun berbuah hasil. Ia dipercaya tampil sebanyak 29 kali di semua kompetisi musim lalu, dan mulai dipercaya untuk mengisi posisi bek kiri.

Selain Walker dan Zinchenko, sejumlah pemain lain seperti Bernardo Silva, Raheem Sterling, dan Ederson juga telah meneken kontrak baru di Etihad Stadium.

James Rodriguez: Kolombia Ada di Trek yang Tepat untuk Juara Copa America 2019

Suara.com – Timnas Kolombia tampil apik sejauh ini di Copa America 2019. Bahkan, Los Cafeteros –julukan Timnas Kolombia– telah menyegel kelolosan ke fase gugur alias babak perempatfinal turnamen yang dihelat di Brasil ini.

Semua itu berkat kemenangan pada dua laga awal di babak fase grup. Kolombia memulai kampanye mereka di Copa America 2019 dengan kemenangan impresif 2-0 atas salah satu tim favorit juara turnamen, Kolombia.

Dan meski hanya dengan skor tipis, Radamel Falcao dan kolega berhasil mengamankan kemenangan krusial 1-0 atas tim undangan Qatar pada laga matchday 2 Grup B, Kamis (20/6/2019) pagi WIB.

Dengan dua kemenangan, Kolombia kukuh di pucuk klasemen sementara Grup B dengan enam poin. Menyisakan satu matchday, tim asuhan Carlos Queiroz sudah mengamankan tiket ke babak delapan besar Copa America 2019 serta status sebagai juara Grup B.

Gelandang serang sekaligus wakil kapten Timnas Kolombia, James Rodriguez pun menilai Kolombia timnya sudah berada pada trek yang tepat untuk mewujudkan mimpi jadi kampiun Copa America 2019.

“Jadi juara? Ini tentu jadi mimpi dan tentunya target kami,” tutur James seperti dilansir Reuters.

“Akan sulit dan perjalanan kami masih cukup jauh, namun kami sudah berada di trek yang tepat untuk mewujudkan mimpi kami tersebut. Kami telah tampil cukup baik namun kami tak boleh berpuas diri,” sambung gelandang Real Madrid yang dua musim terakhir dipinjamkan ke Bayern Munich tersebut.

Dalam laga kontra Qatar, James sendiri dipercaya mengenakan ban kapten setelah Carlos Queiroz memutuskan tak menurunkan Radamel Falcao sejak menit awal, dan mengandalkan Duvan Zapata di lini serang. 

Setelah laga sepertinya bakal berakhir imbang 0-0, Kolombia sukses mencuri gol kemenangan di menit 86, dengan James membukukan assist untuk gol yang dicetak Zapata.

James sendiri kini telah ikut andil membuat empat assist dari delapan gol terakhir Kolombia di semua laga kompetitif.

Punya Rekor Apik, Jepang Bisa Jadi Sandungan Uruguay di Copa America 2019

Suara.com – Timnas Jepang dipastikan bakal bermain habis-habisan menghadapi Uruguay pada laga lanjutan penyisihan Grup C, Copa America di Stadion Arena do Greimo, Jumat (21/6/2019) pukul 06.00 WIB. Skuat Samurai Biru punya rekor apik menghadapi Uruguay.

Edinson Cavani dan kawan-kawan mengawali pertandingan dengan baik setelah menggunduli Ekuador dengan skor 4-0.

Uruguay menang dengan mudah. Sebab, skuat asuhan Hernan Dario Gomez hanya bermain dengan 10 orang setelah Jose Quinteros diganjar kartu merah di menit 24.

Edinson Cavani, Luis Suarez dan Nicolas Lodiro menjadi aktor pada kemenangan tersebut. Satu angka terakhir, terjadi lantaran kesalahan tim lawan yang berbuah gol bunuh diri.

Pertandingan melawan Jepang menjadi kesempatan Uruguay mencuri poin penuh kedua kalinya. Hal itu diupayakan untuk mengalahkan Chile yang duduk manis di posisi puncak Grup C.

Uruguay hanya perlu berharap Chile terpeleset saat melawan Ekuador, Sabtu (22/6/2019) nanti.

Bertemu skuat Samurai Biru, bukan berarti La Celeste harus berleha-leha. Pasalnya, Jepang pasti tak ingin mengulang kesalahan yang sama saat bertemu Chile.

Shinji Okazaki dan kawan-kawan harus menerima kekalahan telak 0-4 atas Chile di Stadion Cicero Pompeu de Toledo, Sao Paolo, 18 Juni lalu.

Meski pulang dengan tangan hampa, Jepang memiliki 49 persen penguasaan bola selama 90 menit. Skuat asuhan Hajime Moriyasu juga tercatat membuka sembilan peluang yang tiga diantaranya mengarah tepat ke gawang.

Terakhir Uruguay dan Jepang bertemu pada pertandingan persahabatan 16 November 2018 lalu.

Pada laga tersebut, Uruguay takluk atas Jepang dengan skor 3-4.

Kick-off Liga 2 2019 Terancam Mundur

Suara.com – Kick-off kompetisi Liga 2 2019 yang rencananya akan digulirkan pada 22 Juni terancam molor. Apa pasal?

Hal ini rupanya karena Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) belum mengeluarkan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menggulirkan kompetisi.

Padahal, jadwal kick-off Liga 2 2019 hanya tinggal menghitung hari.

Sebelumnya, PT LIB sendiri telah menentukan bahwa laga pembuka kompetisi akan mempertemukan Persik Kediri kontra PSBS Biak di Kediri. 

Well, BOPI memang bukan tanpa alasan belum mengeluarkan izin digulirkannya Liga 2 2019. Pasalnya, BOPI menemukan beberapa masalah yang belum diselesaikan oleh klub peserta Liga 2 musim ini. 

Temuan tersebut berupa tunggakan gaji pemain. Ada PSMS Medan yang masih menunggak gaji 17 pemainnya musim lalu serta Sriwijaya FC dengan total dua pemain yang belum dibayar.

Sama halnya dengan dua klub tersebut, PSPS Riau juga belum memenuhi kewajiban kepada para pemain. Total, ada 12 pemain yang gajinya belum dibayar.

Ketua BOPI, Richard Sambera menyatakan jika kubunya  tidak akan mengeluarkan rekomendasi jika tunggakan tersebut belum dibayarkan. Oleh sebab itu, Richard ingin seluruh klub melunasinya terlebih dahulu. 

“Setelah kami verifikasi seluruh data dari klub peserta, kami masih menemukan ada klub yang masih belum menyelesaikan proses penunggakan gaji pemain,” ucap Richard dalam keterangan resminya.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan PT LIB dan APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia) untuk menindaklanjuti hasil temuan kami,” jelas mantan perenang andalan Indonesia tersebut.

Persija Bertandang ke Lamongan, Tony Siap Turun Sebagai Gelandang

Suara.com – Bek sayap Persija Jakarta Tony Sucipto mengaku siap tampil maksimal menjaga lini bertahan Macan Kemayoran saat menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (22/6/2019). Persija saat ini mengalami krisis lini tengah yang pastinya membuat pemain bertahan bekerja ekstra keras.

Sebagaimana diketahui, dua pemain dipastikan absen saat menghadapi Persela. Dua pemain Persija yang dimaksud adalah Ramdani Lestaluhu yang tengah dibekap cedera dan Sandi Sute yang dilarang tampil di dua pertandingan setelah menerima sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Otomatis lini tengah Persija hanya menyisakan Fitra Ridwan dan Rohit Chand sebagai pemain utama. Terkait hal itu, Tony mengaku siap jika dirinya dipasang sebagai gelandang.

Memang, mantan pemain Persib Bandung ini sering kali bermain di posisi gelandang jika dibutuhkan. Meski demikian, Tony menyerahkan keputusan sepenuhnya pada pelatih Julio Banuelos.

Pemain Persija Jakarta Tony Sucipto pada saat pertandingan kontra Barito Putera di pekan pertama Liga 1 2019 (dok. Media Persija) Pemain Persija Jakarta Tony Sucipto pada saat pertandingan kontra Barito Putera di pekan pertama Liga 1 2019 (dok. Media Persija)

“Untuk masalah menurunkan saya main di mana, itu sepenuhnya wewenang pelatih. Intinya saya siap dimainkan di posisi manapun,” kata Tony Sucipto.

Tony menambahkan timnya sangat membutuhkan raihan tiga poin. Sebab, belum sekalipun Macan Kemayoran –julukan Persija– memetik kemenangan dari tiga laga yang sudah dijalani di Liga 1 2019.

Namun, ia memperkirakan duel tidak akan berlangsung dengan mudah. Sebab, Persela juga memiliki ambisi yang sama dengan Persija.

“Beberapa hari ini kami mempersiapkan tim, serta mempersiapkan diri melawan Persela. Persela tim bagus, dan kami berusaha maksimal untuk kerja keras di sana,” tambahnya.

Kesetiaan Jorginho pada Chelsea Masih Tanda Tanya

Suara.com – Agen Jorginho, Joao Santos, membantah rumor yang menyebut jika kliennya dipastikan mengikuti jejak Maurizio Sarri yang angkat kaki dari Stamford Bridge dan merapat ke Juventus pada musim panas ini.

Menurut Santos, untuk saat ini Jorginho tetap tercatat sebagai pemain Chelsea untuk musim depan. Namun, Santos juga tidak menampik jika kemungkinan kliennya hijrah tetap ada, meski tipis.

Sebagaimana diketahui, Sarri merupakan aktor dibalik merapatnya Jorginho ke Chelsea dari Napoli pada Juli 2018. Hanya saja performa pemain internasional Italia itu kerapkali menuai kritik dari fans the Blues.

“Chelsea mengikat kontrak dia (Jorginho) selama empat tahun,” kata Santos seperti dikutip Tuttomercato.

“Kita lihat perkembangan beberapa hari ke depan. Sejauh ini belum ada perkembangan kesepakatan apapun mengenai dia,” katanya.

Gelandang Chelsea Jorginho (kedua kanan) merayakan golnya ke gawang Fulham dalam laga lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage. Glyn KIRK / AFPGelandang Chelsea Jorginho (kedua kanan) merayakan golnya ke gawang Fulham dalam laga lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage. Glyn KIRK / AFP

“Masa lalunya di Napoli memang tidak terbantahkan, hanya saja Jorginho pemain profesional. Sampai sekarang, Jorginho senang berada dan bermain di Chelsea.”

“Ia menemukan atmosfer yang luar biasa, meski kami juga tidak akan mengatakan bahwa ia bermaksud pergi, dan segala perkembangan dapat saja terjadi berkaitan dengan pasar transfer. Kita lihat dan tunggu saja.”

“Sarri menunjukkan prestasi sebagai pelatih andal di Napoli dan Chelsea. Di klub sekelas Juventus, ia bakal mengukir prestasi.”

Indonesia Kalah Tipis dari Afganistan di Semifinal Piala Asia Futsal U-20

Suara.com – Timnas futsal Indonesia kalah tipis dari Afganistan pada babak semifinal Piala AFC U-20, Kamis (20/6/2019). Berlaga di Arena Phoursarifi, Iran, laga harus diakhiri lewat babak tambahan waktu.

Skuat Garuda Muda sudah harus menghadapi tekanan beruntun sejak menit awal babak pertama berlangsung. Mengandalkan permainan individu, Afganistan benar-benar merepotkan barisan pertahanan Indonesia.

Hasilnya, Afganistan langsung unggul setelah Sayed Hossein mampu mencetak gol di menit kedelapan lewat skenario serangan balik nan cepat.

Anak asuhan Kensuke Takahashi tak tinggal diam. Tertinggal 1-0, Muhammad Sanjaya dkk berusaha menebus kesalahan dengan berbalik melakukan tekanan. Sayang, sejumlah peluang masih urung terkonversi jadi gol.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Afganistan 1-0.

Memasuki babak kedua, Indonesia coba bangkit. Rizki Xavier pun membuka asa bagi Indonesia setelah mampu menyamakan kedudukan di menit ke-22.

Afganistan pun berusaha membalas. Meski beberapa kali sempat membahayakan, namun penampilan cemerlang yang ditunjukkan Habibie di bawah mistar membuat gawang Indonesia masih selamat.

Memasuki pertengahan babak kedua, Afganistan berhasil mencuri gol lewat Ali Arab.

Keunggulan tersebut tak bertahan lama. Lantaran Agus Pandega mampu membuat Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat sontekannya di menit ke-30.

Hingga waktu normal berakhir kedudukan masih sama kuat 2-2 hingga harus dilakukan babak tambahan waktu.

Melakoni laga babak tambahan waktu, performa Timnas Indonesia mulai menurun. Benar saja, gawang skuat Garuda langsung kebobolan dua gol cepat di menit ke-43 dan 44.

Indonesia yang dalam kondisi tertekan, mampu memperkecil kekalahan lewat Muhammad Sanjaya di menit ke-50.

Erik Ten Hag Teken Kontrak Baru Bersama Ajax

Suara.com – Juara Liga Belanda Ajax Amsterdam memperpanjang kontrak pelatih Erik ten Hag. Dengan perpanjangan kontrak ini, ten Hag akan mengarsiteki Ajax hingga tahun 2022 mendatang.

Konfirmasi perpanjangan kontrak ten Hag diumumkan Ajax lewat laman resminya. Dalam pengumuman tersebut, dikonfirmasi dua legenda Ajax, Marc Overmars dan Edwin van der Sar, hadir dalam penandatanganan kontrak itu.

Memperpanjang masa baktinya di Johan Cruyff Arena, pelatih berusia 49 tahun itu mengaku senang dan optimistis bisa membantu klub tersebut berkembang.

“Saya sangat bahagia. Kami menjalani tahun yang fantastis dan sekarang ingin memperluasnya. Membantu klub bergerak ke depan. Hasil-hasil yang kami raih sejauh ini begitu fantastis,” kata Ten Hag.

Selebrasi skuat Ajax Amsterdam usai merengkuh gelar juara Liga Belanda 2018/2019 di Stadion De Vijverberg, Kamis (16/5/2019) dini hari WIB. [Twitter resmi Ajax]Selebrasi skuat Ajax Amsterdam usai merengkuh gelar juara Liga Belanda 2018/2019 di Stadion De Vijverberg, Kamis (16/5/2019) dini hari WIB. [Twitter resmi Ajax]

“Kolaborasi dengan klub di semua level sangat menyenangkan. Gaya sepak bola ini bukan hanya cocok untuk Ajax, namun juga saya. Saya juga sangat mengapresiasi interaksi dengan publik.”

Overmars, yang kini menjabat sebagai direktur sepak bola Ajax, menyambut hangat perpanjangan kontrak ten Hag. Menurutnya, ten Hag merupakan sosok pelatih yang cocok untuk mengatasi masalah hengkangnya pemain yang kemungkinan besar akan terjadi di klub ibu kota tersebut.

Ajax Amsterdam sukses meraih gelar Piala Belanda untuk ke-19 kalinya usai mengalahkan Willem II Tilburg 4-0 pada partai final di Stadion Feijenoord, Senin (6/5/2019) dini hari WIB. (Twitter/@AFCAjax)Ajax Amsterdam sukses meraih gelar Piala Belanda untuk ke-19 kalinya usai mengalahkan Willem II Tilburg 4-0 pada partai final di Stadion Feijenoord, Senin (6/5/2019) dini hari WIB. (Twitter/@AFCAjax)

“Menurut saya bagus bagi Ajax, dimana sang pelatih akan aktif selama beberapa tahun mendatang setelah menjalani musim yang sukses. Kami ingin terus membangun. Tentu itu tidak akan mudah, karena sejumlah pemain kunci akan hengkang, namun kami berharap dapat mengatasinya dengan baik. Erik harus kembali merombak tim. Ia telah diserahi tanggung jawab itu,” tutur mantan pemain Arsenal dan Barcelona itu.

Di musim 2018/19, ten Hag sukses mengantar Ajax menjuarai Eredivisie– kompetisi kasta tertinggi Belanda– dan juga KNVB Cup. Selain itu ten Hag juga sukses mengantar Ajax, yang berstatus underdog, tampil di babak semifinal kompetisi kasta tertinggi Eropa, Liga Champions.

Sarri Siap Bantu Ronaldo Ukir Rekor-rekor Baru Musim Depan

Suara.com – Maurizio Sarri menghadiri konferensi pers perdananya sebagai pelatih Juventus. Sesi tanya jawab dengan awak media dihelat di Juventus Stadium, Turin, Italia, Kamis (20/6/2019) sore WIB.

Seperti diketahui, Sarri baru-baru ini resmi diplot sebagai allenatore anyar Juventus, menggantikan Massimiliano Allegri. Sarri sendiri sejatinya belum lama ini sukses mengantarkan klub Inggris, Chelsea, menjuarai Liga Europa musim 2018/2019.

Sempat terganggu masalah uang kompensasi kepada Chelsea, Juventus akhirnya resmi mengontrak Sarri untuk tiga musim ke depan pada 16 Juni lalu.

Sarri sendiri bukanlah sosok yang asing dengan Liga Italia Serie A. Pelatih asal Italia berusia 60 tahun itu telah kurang lebih 30 tahun menjalani karier manajerial di Negeri Pizza.

Meski demikian, periode 2015-2018 bersama Napoli, di mana tim asal Naples itu menjelma menjadi penantang utama Juventus dalam perebutan Scudetto, jelas menjadi highlight bagi Sarri dalam kariernya di Italia.

Resmi menangani Juventus, Sarri rupanya sudah tak sabar untuk bahu-membahu dengan megabintang Bianconeri –julukan Juventus– untuk meraih kesuksesan demi kesuksesan.

Secara pribadi, Sarri mengaku sudah tak sabar untuk melatih Ronaldo dan membuat penyerang berusia 34 tahun itu tetap berkembang di usia senjanya sebagai pesepakbola.

Bahkan, Sarri menyatakan siap membantu Ronaldo mengukir rekor-rekor baru di musim depan, baik dari aspek tim maupun individual.

“Saya sebelumnya telah melatih banyak pemain hebat selama dalam beberapa tahun terakhir, namun dengan Ronaldo, saya pasti akan lanjut ke level berikutnya…,” sanjung Sarri seperti disadur dari Football Italia.

“Kita bicara seorang pemain yang telah mengukir setiap rekor impresif di dunia sepakbola. Saya sudah tak sabar bekerja dengannya. Saya berkeinginan membantunya menciptakan rekor-rekor lainnya, mengetahui saya berkontribusi untuk itu,” celoteh sang allenatore.

“Saya melatih pemain dengan rekor Serie A sepanjang masa untuk jumlah gol dalam satu musim (Gonzalo Higuain di Napoli pada Liga Italia musim 2015/2016). Saya tentu ingin membuatnya jadi dua (dengan Ronaldo di Liga Italia 2019/2020). Itu akan jadi kepuasan yang luar biasa,” pungkas Sarri.

Gara-gara Judi, Pemain Legendaris Manchester United Disanksi FA

Suara.com – Legenda Manchester United Paul Scholes dijatuhi sanksi denda sebesar 8000 poundsterling (sekitar Rp144 juta) oleh asosiasi sepak bola Inggris, FA, atas pelanggaran aturan terkait judi dan meminta maaf untuk kesalahannya tersebut.

FA menghukum Scholes setelah menemukan fakta jika mantan pemain Setan Merah itu bertaruh hingga lebih dari 26 ribu poundsterling saat menduduki jabatan sebagai direktur klub kasta ketiga Inggris, Salford City pada bulan April 2019.

Menanggapi hukuman tersebut, Scholes mengaku bersalah dan menerima keputusan FA dengan ikhlas.

“Saya menerima putusan itu. Saya memohon maaf dan memahami serta menerima hukuman yang dijatuhkan FA,” demikian kata Scholes dalam pernyataan resmi yang dilansir Guardian, Rabu (20/6/2019).

“Itu kesalahan murni tanpa ada niatan melanggar aturan. Saya keliru meyakini bahwa selama tidak ada hubungan antara saya dengan pertandingan yang saya pertaruhkan itu baik-baik saja,” ujarnya menambahkan.

Scholes diketahui telah bertaruh pada 140 pertandingan dalam kurun waktu tiga setengah tahun.

Di antara laga-laga yang ia pertaruhkan adalah pertandingan Manchester United ketika masih ditangani Ryan Giggs serta Valencia saat masih ditangani Phil Neville.

Soal Formasi yang Digunakan di Juventus, Ini Komentar Maurizio Sarri

Suara.com – Maurizio Sarri menghadiri konferensi pers perdananya sebagai pelatih Juventus. Sesi tanya jawab dihelat di Juventus Stadium, Turin, Italia, Kamis (20/6/2019) sore WIB.

Seperti diketahui, Sarri baru-baru ini resmi diplot sebagai allenatore anyar Juventus, menggantikan Massimiliano Allegri. Sarri sendiri sejatinya belum lama ini sukses mengantarkan klub Inggris, Chelsea, menjuarai Liga Europa.

Sempat terganggu masalah uang kompensasi kepada Chelsea, Juventus akhirnya resmi mengontrak Sarri untuk tiga musim ke depan pada 16 Juni lalu.

Sarri sendiri bukanlah sosok yang asing dengan Liga Italia Serie A. Pelatih asal Italia berusia 60 tahun itu telah kurang lebih 30 tahun menjalani karier manajerial di Negeri Pizza.

Meski demikian, periode 2015-2018 bersama Napoli, di mana tim asal Naples itu menjelma menjadi penantang utama Juventus dalam perebutan Scudetto, jelas menjadi highlight bagi Sarri dalam kariernya di Italia.

Tak ayal, banyak pihak lantas penasaran dengan kiprah Sarri bersama Juventus di musim 2019/2020. Pernyataan pun muncul terkait formasi ataupun taktik apa yang akan diterapkan sang allenatore di Juventus musim depan.

Sarri ternyata mencoba bersikap fleksibel terkait taktik, bahkan juga filosofi. Ini dilihat dari jawaban yang dilontarkan pelatih yang dikenal doyan merokok tersebut.

“Saya fleksibel saja, yang pasti kami (Juventus) ingin bermain bagus, bermain indah, tapi hasil akhir tetaplah yang utama,” buka Sarri seperti dilansir Football Italia.

“Itu tidak sesimpel Anda mengusung sebuah sistem atau formasi, lantas mengesampingkan beberapa pemain atau membawa mereka masuk starting eleven. Kami harus menemukan dua atau tiga pemain yang bisa membuat perbedaan,” lanjut pelatih berkacamata itu. 

“Soal formasi secara spesifik, saya sebelumnya sangat sering menerapakan 4-3-1-2 sepanjang karier kepelatihan saya. Itu sebelum saya memainkan 4-3-3 dalam beberapa tahun terakhir. Untuk Juventus musim depan, kita lihat saja nanti,” tuturnya dengan jawaban mengambang.

“Untuk filosofi, ada beberapa pelatih yang menang dengan filosofi sepakbola yang sangat jauh berbeda dengan saya. Apa pun itu, faktanya bukan hanya satu cara saja untuk menang. Seorang pelatih harus tetap jujur pada dirinya sendiri dan visinya, serta sadar betul akan kemungkinan untuk gagal,” tandas Sarri.

Marko Simic Pamer Foto Ini, Netizen Doakan Jadi Mualaf

Suara.com – Sempat tersandung masalah, Marko Simic akhirnya kembali bersama Persija Jakarta. Pemain yang bakal memperkuat Macan Kemayoran hadapi Persela Lamongan itu beberapa waktu lalu sempat diminta jadi mualaf oleh para netizen.

Nasib bomber Marko Simic sempat mengalami situasi tak jelas usai tersandung kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan saat ia melawat bersama Persija Jakarta ke Australia di ajang Piala AFC beberapa waktu lalu.

Gara-gara kasus itu, pemain asal Kroasia itupun dikabarkan bakal diputus kontraknya oleh manajemen Macan Kemayoran.

Namun, seiring berjalannya waktu, takdir kembali mempertemukan Simic dengan Persija Jakarta.

Kini, setelah lama absen berlaga bersama Ismed Sofyan dkk, Simic akhirnya bisa kembali berlaga bersama Persija Jakarta mengarungi Liga 1 2019. 

Jelang laga kontra Persela Lamongan di lanjutan Liga 1 2019, Simic beberapa waktu lalu mencuri perhatian netizen setelah memajang foto mengenakan baju koko lengkap dengan sarung dan kopiah hitam.

Dengan segera netizen antusias untuk mengomentari busana khas Betawi yang dikenakan Simic tersebut. Beberapa pun mendoakan Simic jadi mualaf.

Ini seperti yang diungkapkan beberapa netizen ini.

@rezadanaa_ “Pantes lu mic mualaf udahh,” tulisnya.

“Alhamdulilah Marko simic jadi mualaf..” tulis akun @m_juhrii.

@_bullandari “Duh si sayang mualaf ya,” tulisnya.

Manchester United Siap Lepas Paul Pogba dengan Harga Segini

Suara.com – Persaingan Juventus dan Real Madrid untuk memboyong Paul Pogba di musim ini semakin panas. Si Nyonya Tua optimistis mengalahkan El Real untuk merekrut bintang Timnas Prancis itu ke Italia.

Juventus memang diketahui berhasrat untuk membawa pulang kembali mantan pemain yang dilepasnya ke Old Trafford dengan harga 89 juta poundsterling atau setara dengan Rp 1,6 triliun.

Dilansir dari Sportskeeda, Juventus berpeluang besar bisa mendatangkan Pogba musim ini. Apalagi pesaingnya, Real Madrid, koceknya baru saja terkuras usai mendatangkan Ferland Mendy, Rabu (19/6/2019) lalu.

Seperti diketahui, Madrid baru saja menggelontorkan dana sebesar 48 juta euro atau Rp 770 miliar untuk mendapatkan tanda tangan eks pemain Olympique Lyon tersebut.

Terpisah, manajemen Setan Merah telah menawarkan harga sebesar 150 juta poundsterling atau setara Rp 2,7 triliun bagi klub yang bersedia meminang Pogba di musim panas ini.

Meski banyak cacian dari para fans Setan Merah terkait konsistensinya di musim ini. Pogba setidaknya telah membukukan 16 gol dan 11 assist di 47 pertandingan bersama Manchester United.

Marko Simic: Kami Sangat Rindu Main di Jakarta

Suara.com – Sudah cukup lama bagi The Jakmania –julukan suporter Persija Jakarta– menanti tim kesayangannya bermain di Jakarta. Hal inipun dirasakan oleh seluruh pemain Persija, salah satunya Marko Simic.

Tiga pertandingan awal yang sudah dilalui oleh Persija di Liga 1 2019 memang berstatus away. Dua laga awal melawan Barito Putera dan PSIS Semarang, Pasukan Ibu Kota memang dijadwal melakoni laga tandang.

Namun, di pekan ketiga melawan Bali United, Persija tidak bisa melakoni laga kandang karena tidak adanya izin dari kepolisian lantaran situasi Jakarta yang belum kondusif pasca pengumuman Pemilu 2019. Oleh sebab itu, manajemen Persija berinisiatif menukar status laga kandang dengan Bali United.

Bomber Persija Jakarta, Marko SImic (atas) merayakan golnya ke gawang Mitra Kukar pada laga pekan ke-34 Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (9/12/2018) sore WIB. [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]Bomber Persija Jakarta, Marko SImic (atas) merayakan golnya ke gawang Mitra Kukar pada laga pekan ke-34 Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (9/12/2018) sore WIB. [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Ismed Sofyan dan kawan-kawan kembali gagal melakoni laga kandang di pekan keempat melawan Borneo FC. Hal itu disebabkan karena seluruh jadwal pekan keempat ditunda karena adanya pertandingan timnas Indonesia.

Kini, Persija kembali dihadapkan dengan laga away melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (22/6/2019). Persija pun berharap bisa menggelar laga kandang setelah melawan Persela ini.

“Saya harap setelah dari Lamongan kami bisa segera bermain di kandang kami, kami sangat rindu bermain di Jakarta, bermain dengan jersey merah, jersey Persija juara,” kata Marko Simic.

“Saya harap hal itu segera terjadi dan saat ini kami fokus ke Lamongan. Semua harus 100 persen karena kami tahu ini sangat penting untuk kami,” tambahnya.

Persija dijadwalkan menggelar laga kandang menghadapi Borneo FC pada leg pertama babak semifinal Piala Indonesia yang dijadwalkan pada akhir bulan ini. Namun, untuk kepastian waktu dan tempat pertandingan masih belum ditentukan.

Dikode Messi Lewat Grup WhatsApp, Akankah Neymar Kembali ke Barcelona?

Suara.com – PSG diprediksi tak akan melepas pemain bintangnya, Neymar, dengan harga yang murah.

Neymar makin gencar dikaitkan dengan mantan klubnya, Barcelona di bursa transfer musim panas ini. Kedekatannya dengan bintang Blaugrana, Lionel Messi dan Luis Suarez menjadi alasan Neymar ingin merapat kembali ke Camp Nou. 

Sejurus dengan hasrat Neymar, para pemain Barcelona pun dikabarkan menerima dengan tangan terbuka jika benar eks pemain Santos itu kembali di musim ini. Seperti yang dikutip dari Mirror, bintang-bintang klub raksasa Spanyol itu bahkan mulai menanyakan kebenaran rumor tersebut kepada Neymar.

Beberapa orang juga mendorong Neymar agar merumput ke Spanyol pada musim ini melalui pesan Whatsapp, dimana Neymar tergabung dalam grup The Three Sudacas.

Linoel Messi dan Suarez yang ikut bergabung di dalam grup pesan singkat itu disebut juga mendukung Neymar berseragam Blaugrana di musim ini.

Kendati demikian, PSG diprediksi tak akan melepas pemain bintangnya dengan harga yang murah. Bahkan akan melebihi harga saat Neymar merumput di Parc des Princes.

Hal itu mengingat skuat asuhan Ernesto Valverde pernah menjual Neymar dengan harga yang fantastis, yakni 200 juta poundsterling atau setara Rp 3,6 triliun.

Di lain sisi, Neymar masih terikat kontrak hingga 2022 mendatang bersama Les Parisiens.

Resmi Teken Kontrak Baru, Juan Mata: Old Trafford Rumah buat Saya

Suara.com – Juan Mata akhirnya resmi meneken kontrak baru bersama Manchester United. Gelandang serang berusia 31 tahun itu resmi mengikat kontrak berdurasi dua musim ke depan dengan opsi perpanjangan setahun.

Sebelumnya, masa depan Mata memang terombang-ambing. Kontraknya bersama Man United expired pada akhir Juni 2019 ini, eks bintang Chelsea itu tak kunjung mengkestensi masa kerjanya di Old Trafford.

Namun seperti dilansir laman resmi Man United, Mata telah resmi meneken kontrak baru bersama klub berjuluk The Red Devils itu pada Kamis (20/6/2019) WIB.

Yang menarik, Man United sendiri sebelumnya diketahui memiliki kebijakan untuk memberikan kontrak baru berdurasi satu musim saja bagi pemain-pemain yang berusia 30 tahun ke atas.

Namun, kebijakan tersebut nampaknya sudah tak berlaku lagi, sebagaimana Mata pada kenyataannya meneken kontrak anyar berdurasi dua musim (plus opsi perpanjangan setahun).

Sebelum Mata, manajemen Man United juga melakukan hal yang sama pada Marouane Fellaini pada musim panas 2018 lalu, meski pada akhirnya gelandang jangkung tersebut akhirnya dilego ke klub Liga Super China pada Januari 2019.

Usai menandatangani kontrak baru, Mata pun tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Meski sadar kemungkinan besar hanya akan jadi squad player Man United musim depan di bawah kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer, Mata tak peduli.

Pemilik 41 caps yang sukses membawa Timnas Spanyol kampiun Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 itu menyebut jika Old Trafford, markas Man United, adalah rumahnya.

“Benar-benar sebuah kehormatan untuk terus mewakili klub luar biasa ini dan fans kami yang luar biasa. Saya telah berada di Man United selama lima tahun dan saya bangga menyebut Old Trafford sebagai rumah saya,” ucap Mata seperti dimuat laman resmi Man United.

“Untuk itu, saya tentu amat gembira bisa terus bertahan di klub masif ini untuk tahun-tahun ke depan,” imbuh gelandang serang yang mengawali karier profesionalnya sebagai pemain di Valencia tersebut.

“Saya tak sabar untuk bekerja dengan Ole dan staf pelatihnya yang luar biasa; visi yang mereka miliki untuk klub benar-benar menarik. Saya sangat senang akan menjadi bagian dari itu,” tukas pemain berjuluk El Mago (Sang Penyihir).

Mata telah lima musim setengah membela panji Man United usai bergabung dari Chelsea pada bursa transfer musim dingin 2014.

Selama membela Man United, Mata berhasil membantu Manchester Merah memenangi Liga Europa, Piala FA, Piala Liga Inggris, serta Community Shield.

Marko Simic Optimistis Persija Bisa Raih Hasil Positif di Markas Persela

Suara.com – Bomber Persija Jakarta, Marko Simic cukup yakin skuatnya bisa meraih hasil positif saat menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (22/6/2019). Hal itu dikarenakan Persija sudah melakukan persiapan yang matang.

Ya, Macan Kemayoran –julukan Persija– sangat membutuhkan hasil kemenangan di laga ini. Hasil tersebut bisa membuat Persija bangkit dari keterpurukan, dimana saat ini mereka berada di posisi ke-16 klasemen .

Meski demikian, hal itu tidak akan mudah diraih. Pasalnya, Pasukan Ibu Kota selalu kesulitan untuk mendapatkan poin penuh saat dijamu oleh Persela Lamongan.

Akan tetapi, Marko Simic yakin timnya mampu mengalahkan Persela. Dengan persiapan yang matang, tentu tim besutan Julio Banuelos ini akan lebih siap lagi.

Marko Simic usai latihan bersama Persija Jakarta di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Jumat (10/5/2019).Marko Simic usai latihan bersama Persija Jakarta di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Jumat (10/5/2019).

“Lamongan tim yang bermain bagus ketika di kandang, kuat di kandang dan sangat sulit ketika bermain di sana, juga sangat panas di sana. Tapi kami memiliki istirahat yang baik, pelatih baru, pikiran kami sudah segar kembali dan kami mencoba mempersiapkan 100 persen untuk di sana dan saya percaya kami bisa dapat hasil bagus di Lamongan,” kata Marko Simic.

Terkait gol yang akan dicetaknya nanti, pemain asal Kroasia tersebut ogah berkomentar. Ia hanya ingin membantu tim besutannya tersebut bisa mendapatkan kemenangan.

“Semua tergantung pada tim kami, jika tim bisa membuat peluang untuk gol, maka akan lebih banyak gol, saya harapkan itu,” jelasnya.

Simic sadar mencetak gol di kandang Persela tidaklah mudah. Tentu, mereka juga sudah punya cara antisipasi lini serang Persija.

“Ini baru tiga laga dan saya yakin Persela punya waktu cukup untuk memperbaiki pertahanan mereka. Jadi saya yakin mereka akan sangat menyulitkan kami meraih tiga poin,” tegasnya.

3 Fakta Jelang Duel Indonesia vs Afganistan di Semifinal Piala Asia Futsal

Suara.com – Timnas futsal Indonesia akan menghadapi Timnas Afghanistan di babak semifinal pada ajang Piala Asia Futsal U-20 di Stadion Arena Shahid Poursharifi Tabriz, Iran, Kamis (20/6/2019) pukul 18.00 WIB. Kedua tim sama-sama mencatatkan sejarah karena pertama kalinya lolos hingga ke semifinal.

Kedua tim dipastikan bakal bermain ngotot untuk meraih tiket ke partai final. Skuat asuhan Abdul Razaq Momrak tak akan memberi celah untuk Kapten Timnas Indonesia, Ramadhan Zidani dan kawan-kawan mencetak gol.

Berikut tiga fakta jelang duel Timnas Indonesia vs Afganistan di semifinal Piala Asia U-20 sore nanti.

1. Digelar pertama kali di tahun 2017, Indonesia kala itu harus puas menempati babak perempat final setelah kalah dari Thailand 2-4.

Berbeda dengan Indonesia, Afghanistan harus terhenti di fase grup dan menduduki peringkat tiga pada pertandingan dua tahun lalu tersebut.

2. Pada fase grup A Piala Asia U-20 2019, Afghanistan berhasil menggulung Hongkong dengan skor 6-1 di awal laga. Pertandingan kedua, Sayed Mousavi dan kawan-kawan harus mengakui keperkasaan Iran setelah kalah dengan skor 2-3. Pertandingan ketiga pada babak delapan besar, Afghanistan berhasil menang tipis 3-2 atas Thailand.

Sementara, Timnas Indonesia asuhan Kensuke Takahashi memang lebih unggul di tiga pertandingan terakhir. Di laga awal, skuat Garuda Muda berhasil mencukur Taiwan dengan skor 6-3, laga kedua kontra Irak menang tipis 2-1. Sedangkan pada laga perempat final, Indonesia menyingkirkan Vietnam dengan skor 7-5.

Meski secara statistik Indonesia punya rekor apik di fase penyisihan dibanding Afghanistan, Ramadhan Zidani dan kolega tak boleh menganggap remeh.  Apapagi Abdul Razak Momrak Cs bakal main habis-habisan demi memenuhi target membawa pulang gelar juara di 2019 ini.

VIDEO: Tengok Kantor Baru di Juventus, Maurizio Sarri Naik Jet Pribadi

Suara.com – Maurizio Sarri sudah menengok Juventus, tim yang akan disuhnya pada musim 2019/2020. Ia datang ke Turin dengan menggunakan jet pribadi pada Rabu (19/6/2019) siang waktu setempat.

Sesampainya di bandara, Sarri dengan senyum bahagia langsung dijemput oleh mobil mewah dengan warna hitam yang membawa dirinya ke Stadion Allianz. Tempat parkir mobil khusus Sarri pun sudah tersedia di kantor barunya tersebut.

Di Stadion Allianz, Sarri tampak disambut oleh dua orang penting di Juventus, yakni Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved dan Fabio Paratici selaku chief football officer (CEO) tim.

Mantan pelatih Chelsea dan Napoli itu kemudian diajak berkeliling di dalam Stadion Allianz. Ia menengok berbagai sudut ruangan, mulai dari ruang ganti pemain, ruang materi, kantor pribadinya, dan ditutup dengan lapangan latihan.

Juventus resmi memboyong Maurizio Sarri sebagai pelatih anyar pada Minggu (16/6/2019) malam WIB. Pelatih berusia 60 tahun itu diikat kontrak selama tiga musim setelah membawa Chelsea menjuarai Liga Europa 2018/2019.

Di Juventus, Sarri memiliki tugas yang berat. Selain mempertahankan gelar Serie A Italia, pelatih kelahiran Naples itu diharapkan mampu mempersembahkan trofi yang diidam-idamkan skuat Bianconerri, yakni Liga Champions.

Utak-atik Peluang Argentina Lolos ke Perempatfinal Copa America 2019

Suara.com – Timnas Argentina kini bisa dibilang berada di ujung tanduk. Disebut-sebut sebagai salah satu favorit juara Copa America tahun ini, nyatanya Lionel Messi dan kawan-kawan kini di ambang tersingkir pada babak fase grup.

Argentina hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Paraguay pada laga matchday 2 Grup B Copa America 2019 di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi WIB.

Sementara pada matchday 1 lalu, Argentina tampil mengecewakan dan dipaksa menelan kekalahan 0-2. 

Dengan dua performa serta hasil minor ini, La Albiceleste –julukan Argentina– pun kini terpuruk di dasar klasemen Grup B dengan satu matchday tersisa.

Argentina terpaut lima poin dari Kolombia yang bertengger di puncak klasemen. Kolombia sendiri telah memastikan lolos ke perempatfinal Copa America 2019 berkat kemenangan tipis 1-0 atas tim undangan turnamen Copa America 2019, yakni Qatar, pagi tadi WIB.

Kini harapan Argentina tentunya adalah lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup, atau sebagai salah satu dari dua tim peringkat ketiga terbaik di fase grup ini. 

Saat ini La Albiceleste hanya berjarak satu poin dari Paraguay yang berada di peringkat kedua klasemen sementara, serta kalah selisih gol dari Qatar yang menghuni posisi ketiga.

Pada laga pamungkas Grup B, Argentina akan menantang Qatar di Arena do Gremio, Senin (24/6/2019) mendatang. Sementara itu, di saat yang bersamaan Kolombia akan bentrok dengan Paraguay.

Megabintang sekaligus kapten Timnas Argentina, Lionel Messi tampil pada laga matchday 2 Grup B Copa America 2019 kontra Paraguay di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi WIB. [Luis ACOSTA / AFP]Megabintang sekaligus kapten Timnas Argentina, Lionel Messi tampil pada laga matchday 2 Grup B Copa America 2019 kontra Paraguay di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi WIB. [Luis ACOSTA / AFP]

Well, peluang Argentina untuk lolos ke fase gugur alias perempatfinal bisa dibilang cukup berat, meski juga masih cukup terbuka.

Entah jika ingin lolos sebagai runner-up Grup B ataupun sebagai salah satu dari dua tim peringkat ketiga terbaik, yang pasti Argentina wajib hukumnya mengalahkan juara Asia, Qatar pada laga pamungkas nanti.

Di sisi lain, Paraguay bisa jadi akan mendapat keuntungan jika Kolombia memutuskan untuk melakukan rotasi pemain lantaran sudah lolos.

Jika skenario ini benar-benar terjadi, di mana Paraguay dan Argentina sama-sama menang di matchday pamungkas Grup B, maka Paraguay akan finis di peringkat kedua dengan poin lima, sementara Argentina harus puas finis ketiga dengan poin empat.

Jika begini, untuk lolos ke perempatfinal Copa America 2019, Argentina tinggal berharap jika poin dan selisih gol mereka lebih baik dari tim penghuni peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dan C.

Tira-Persikabo Disebut Jadi Kuda Hitam, Begini Respon Rahmad Darmawan

Suara.com – Tira-Persikabo kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan oleh setiap peserta klub Liga 1 2019. Hal itu dikarenakan Tira-Persikabo mampu berada di posisi lima besar klasemen Liga 1 2019 setelah tiga laga yang dijalani.

Bahkan, banyak yang menyebutkan Manahati Lethusen dan kawan-kawan sebagai tim kuda hitam di kompetisi musim in. Dua tim besar berhasil diimbangi yaitu PSM Makassar dan Persib Bandung.

Satu kemenangan berhasil didapat oleh Tira-Persikabo saat menghadapi Perseru Badak Lampung FC. Terkait hal tersebut, pelatih Rahmad Darmawan menanggapinya dengan santai.

Pesepak bola Tira Persikabo P Essengue (tengah) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar ABD Rahman (kanan) saat laga Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019). Pada babak pertama skor imbang 0-0. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/ama.Pesepak bola Tira Persikabo P Essengue (tengah) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar ABD Rahman (kanan) saat laga Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019). Pada babak pertama skor imbang 0-0. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/ama.

Hasil positif di tiga laga awal dianggapnya bukan sebagai acuhan karena kompetisi Liga 1 2019 masih terbilang panjang.

“Saya rasa tidak, semua tim baru bermain tiga kali dan penampilannya belum stabil. Saya pikir tim yang benar-benar konsisten sampai dengan akhir kompetisi akan memiliki peluang lebih baik. Bisa konsisten dalam artian dari segi teknis dan nonteknis,” kata Rahmad Darmawan.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa RD ini mengatakan bahwa timnya masih perlu berbenah meski belum kalah pada Liga 1 musim ini. Menurutnya, masih banyak tim-tim kuat lainnya yang menunggu Tira-Persikabo.

“Kami masih terus berbenah dan ada unsur keberuntungan dari tim kami, sejauh ini kami belum terkalahkan. Tetapi, kami pasti melakukan itu dan yang paling penting adalah mempersiapkan tim untuk melawan siapa pun,” tambah mantan pelatih Sriwijaya FC ini.

Lionel Messi: Gila Jika Argentina Tak Lolos Penyisihan Grup

Suara.com – Argentina terancam tersingkir lebih awal di Copa America 2019 setelah bermain imbang melawan Paraguay. Kapten Argentina Lionel Messi pun angkat suara mengenai situasi yang dialami oleh skuatnya.

Argentina kembali gagal meraih kemenangan di Copa America 2019. Setelah ditaklukkan Kolombia 0-2, Argentina hanya meraih satu poin setelah ditahan seri Paraguay 1-1 di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi WIB.

Pada laga tersebut, Argentina pun harus bekerja keras untuk dapat lolos dari kekalahan. Bahkan, Paraguay sempat memimpin lebih dulu lewat gol Richard Sanchez di babak pertama.

Bintang Argentina Lionel Messi merayakan golnya ke gawang Paraguay dari titik penalti di Copa America 2019. Luis ACOSTA / AFPBintang Argentina Lionel Messi merayakan golnya ke gawang Paraguay dari titik penalti di Copa America 2019. Luis ACOSTA / AFP

Gol Messi dari titik penalti akhirnya menyelamatkan Argentina dari kekalahan. Namun, kiper Franco Armani juga tampil apik setelah dia menggagalkan tendangan penalti Derlis Gonzalez di menit ke-62.

Namun dengan hasil imbang 1-1 tersebut membuat Argentina berada di ujung tanduk. Lionel Messi dkk terpuruk di dasar klasemen Grup B dengan satu matchday tersisa.

Argentina terpaut lima poin dari Kolombia yang bertengger di puncak klasemen, yang juga telah memastikan lolos ke perempat final Copa America 2019.

Usai pertandingan, Messi pun mengakui bahwa hasil imbang tersebut sangat mengecewakan bagi skuatnya. Ia pun tahu bahwa posisinya Argentina semakin sulit untuk lolos ke fase gugur.

Kapten Argentina Lionel Messi (kiri) merayakan gol ke gawang Paraguay dari titik penalti bersama rekan setimnya Lautaro Martinez (tengah) dan Giovani Lo Celso di Copa America 2019. Douglas Magno / AFPKapten Argentina Lionel Messi (kiri) merayakan gol ke gawang Paraguay dari titik penalti bersama rekan setimnya Lautaro Martinez (tengah) dan Giovani Lo Celso di Copa America 2019. Douglas Magno / AFP

“Terus terang, ini sedikit frustasi karena tidak bisa meraih kemenangan, kami perlu mengambil langkah berikutnya,” kata Messi seperti dilansir Espn. “Kami tahu ini akan sulit, kami masih mencari grup terbaik, kinerja terbaik, untuk lanjut.”

Kini, satu-satunya harapan Argentina kini adalah lolos sebagai runner-up grup. Itu artinya, Argentina harus menang atas Qatar di Arena do Gremio, Porto Alegre, Senin (24/6) WIB dan berharap Paraguay gagal meraih tiga poin dari Kolombia.

“[Skuat] Terluka oleh situasi karena kami tidak bisa memenangkan pertandingan, dan kami tahu hari ini adalah kunci bagi kami. Kami tahu kami harus memenangkan pertandingan berikutnya untuk maju,” lanjut kapten Argentina ini.

“Kami tahu kami akan bermain untuk hidup kami. Akan gila jika kami tidak bisa lolos dari babak penyisihan grup, ketika ada tiga [tim] maju dari masing-masing grup. Saya tidak ragu kami akan melakukannya,” pungkas Lionel Messi.

Franco Armani Tetap Pede Argentina Bisa Lolos ke Delapan Besar

Suara.com – Kiper Timnas Argentina, Franco Armani, tetap pede dengan kans timnya lolos ke babak fase gugur Copa America 2019. Armani tetap optimis meski La Albiceleste –julukan Timnas Argentina– terseok-seok di dua partai awal dan kini di ambang tersingkir di fase grup.

Argentina hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Paraguay pada laga matchday 2 Grup B di Estadio Governador Magalhaes Pinto, Belo Horizonte, Kamis (20/6/2019) pagi WIB.

Sementara pada matchday 1 lalu, Argentina tampil mengecewakan dan dipaksa menelan kekalahan 0-2. 

Dengan dua hasil minor ini, Lionel Messi dan kolega pun kini terpuruk di dasar klasemen Grup B dengan satu matchday tersisa.

Argentina terpaut lima poin dari Kolombia yang bertengger di puncak klasemen, yang juga telah memastikan lolos ke perempatfinal Copa America 2019.

Satu-satunya harapan Argentina kini adalah lolos sebagai runner-up grup. Saat ini La Albiceleste hanya berjarak satu poin dari Paraguay yang berada di peringkat kedua klasemen sementara, serta kalah selisih gol dari Qatar yang menghuni posisi ketiga.

Menantang Qatar pada laga pamungkas Grup B, Senin (24/6/2019) mendatang, Armani pun percaya timnya bisa menang dan membuat keajaiban lolos ke fase gugur.

Kiper berusia 32 tahun itu rupanya tetap optimis meski nasib Argentina sejatinya juga bergantung pada partai lain, yakni Kolombia vs Paraguay yang akan dihelat bersamaan dengan Qatar vs Argentina.

“Kami punya mentalitas yang luar biasa selama ini dan saya yakin kami akan memberikan segalanya di pertandingan terakhir nanti untuk menjamin posisi kami di klasemen akhir (Grup B),” ucap Armani seperti dilansir Marca Claro Argentina.

“Saya yakin kami akan menang lawan Qatar dan masih bisa membuat keajaiban untuk lolos ke fase berikutnya. Ya, karena kami Argentina! Saya yakin Kolombia juga akan tetap serius bermain di laga terakhir meski mereka telah lolos (ke perempatfinal),” sesumbarnya.

“Hari ini, kami bermain dengan penguasaan bola yang lebih baik ketimbang laga pertama (lawan Kolombia). Kami bermain lebih akurat dalam melakukan umpan-umpan. Jadi kami percaya diri untuk pertandingan terakhir nanti, untuk menang dan lolos,” tukas kiper River Plate tersebut.

Armani sendiri tampil apik pada laga tadi pagi. Sang kiper sukses menghindarkan Argentina dari kekalahan setelah menggagalkan sepakan penalti penggawa Paraguay, Derlis Gonzalez, di pertengahan babak kedua.

Patut Ditiru, Ini Kisah Perjuangan Ferland Mendy sebelum Gabung Real Madrid

Suara.com – Rekrutan anyar Real Madrid, Ferland Mendy, baru-baru ini membagikan kisah hidupnya yang penuh liku-liku saat diperkenalkan ke publik Santiago Bernabeu, Rabu (19/6/2019) waktu setempat. Dalam pernyataannya, ia mengaku hampir pensiun dini lantaran penyakit yang diidapnya.

Ferland Mendy direkrut Real Madrid dari Olympique Lyon dengan nilai transfer mencapai 48 juta euro (sekitar Rp 770 miliar). Bisa dibilang, berseragam Los Blancos menjadi pencapaian terbaiknya sejauh ini.

Bagaimana tidak, pemain berusia 24 tahun itu hampir kehilangan kariernya di usai yang masih sangat muda. Saat bergabung di akademi Paris Saint-Germain pada usia 15 tahun, ia mengalami cedera pinggul parah, sehingga menimbulkan radang sendi pinggul.

Alhasil, Mendy pun harus naik meja operasi untuk memulihkan kondisinya. Namun alih-alih sembuh, ia justru harus menepi dari hiruk pikuk dunia sepak bola selama kurang lebih satu tahun.

”Saat saya masih berumur 15 tahun, saya menjalani operasi pinggul dan mereka memberi tahu bahwa saya takkan bermain sepak bola lagi,” ungkap Ferland Mendy, sebagaimana dikutip dari Goal International.

”Saya menggunakan kursi roda untuk sementara dan menghabiskan enam atau tujuh bulan di rumah sakit guna menjalani rehab. Sekarang saya berada di Real Madrid, itu luar biasa,” tuturnya menambahkan.

Mengetahui kondisi tersebut, Mendy lantas tak putus asa. Usai dinyatakan sembuh, ia memutuskan terus berlatih untuk memulihkan kondisi tubuhnya.

Kerja kerasnya pun berbuah hasil. Pada Juni 2013, Ferland Mendy bergabung dengan klub kasta kedua Liga Prancis, Le Havre. Kemudian pada 2017, ia akhirnya direkrut oleh salah satu raksasa Prancis, Olympique Lyon.

Ferland Mendy bersama Presiden Real Madrid, Florentino Perez. (OSCAR DEL POZO / AFP)Ferland Mendy bersama Presiden Real Madrid, Florentino Perez. (OSCAR DEL POZO / AFP)

Lebih lanjut, Mendy juga mengaku senang bisa bergabung dengan Real Madrid. Pasalnya, ia bisa merasakan dilatih oleh seorang legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane.

”Sebuah kehormatan bisa berbagi ruang ganti dengan legenda seperti dia. Saya mengikuti dia sejak saya masih kecil dan sungguh spesial rasanya bisa bekerja dengannya,” ungkap pesepak bola berdarah Senegal itu.

”Sejauh ini saya belum berbicara dengannya tapi saya berharap akan melakukannya segera. Penting bagi saya bahwa pelatihnya adalah Zidane. Dia akan membantu saya beradaptasi karena dia berbicara bahasa Prancis,” imbuhnya.

Ferland Mendy sendiri dikontrak Real Madrid selama lima musim. Pria kelahiran Meulan-en-Yvelines itu merupakan pemain kelima setelah Rodrygo Goes, Eder Militao, Luka Jovic, dan bintang asal Belgia, Eden Hazard. 

Emiliano Sala Diduga Meninggal Tak Wajar, Polisi Tangkap Terduga Pembunuh

Suara.com – Kasus kematian striker Cardiff City, Emiliano Sala memasuki babak baru. Kepolisian Dorset, Inggris menangkap seseorang yang terkait dengan dugaan pembunuhan eks pemain FC Nantes itu.

Sala tewas dalam kecelakaan pesawat yang ditumpangi bersama pilot David Ibbotson saat perjalanan menuju Cardiff pada 21 Januari 2019 lalu.

Sala yang baru direkrut dari Nantes FC ke Cardiff City, tewas karena luka serius di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh disebut hancur. Pesawat yang digunakan Sala hilang kontak di sekitar utara laut Alderney, Guernsey, Selat Channel. Inggris.

Mirror melaporkan, Polisi Dorset telah menangkap seorang pria 64 tahun yang diduga berkaitan dengan kematian Sala. Mereka mengungkap, pria tersebut berasal dari Yorkshire Utara dan telah diinterogasi detektif setempat.

“Kami masih melakukan investigasi secara luas atas kematian Sala dan juga bekerja dengan agen mitra termasuk Otoritas Penerbangan Sipil. Penangkpan pria 46 tahun itu adalah dugaan, kecurigaan dan pembunuhan oleh tindakan yang melanggar hukum. Namun kami masih mengumpulkan bukti atas dugaan kriminalitas dan sebagai hasil penyelidikan kami,” kata perwakilan Tim Investigasi Kejahatan Utama, Dorset, Inspektur Detektif, Simon Huxter.

Big screen di Emirates Stadium pada laga Liga Inggris 2018/2019 antara Arsenal vs Cardiff City, Rabu (30/1/2019) dini hari WIB, menampilkan gambar Emiliano Sala dengan tagar #PrayForSala. [Ian KINGTON / AFP]Big screen di Emirates Stadium pada laga Liga Inggris 2018/2019 antara Arsenal vs Cardiff City, Rabu (30/1/2019) dini hari WIB, menampilkan gambar Emiliano Sala dengan tagar #PrayForSala. [Ian KINGTON / AFP]

“Dia membantu pertanyaan kami dan telah dibebaskan dari tahanan. Pihak kepolisian memastikan proses investigasi akan terus dilanjutkan. Oleh karena itu kami meminta media dan masyarakat menahan diri dari spekulasi,” kata dia.

Dilanjutkan Simon, pihaknya akan merilis informasi lebih lanjut mengenai identitas orang yang baru mereka tangkap Rabu (19/6/2019) kemarin.

Terpisah, sejumlah publik menilai kematian Sala terjadi secara tak wajar. Ada beberapa kejanggalan sebelum dia berlabuh ke Wales.

Dikutip dari AS, sepupu Sala, Matias Gatti menuding ada oknum yang sengaja membunuh Sala. Sebab dia harus berangkat sendiri menuju Cardiff.

“Ada yang membunuh Emiliano. Banyak kejanggalan, semuanya berjalan begitu buruk dan mereka mengharuskannya naik pesawat itu,” ungkap Gatti.

“Mereka meninggalkannya sendiri, saya percaya ini harus diselidiki karena banyak penyimpangan sejak awal. Mereka seharusnya lebih berhati-hati, dan menempatkan di pesawat yang berbeda,” pungkasnya.

37 Pemain Ikuti Seleksi Tahap II Timnas Indonesia U-16, Berikut Daftarnya

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti telah memanggil 37 pemain untuk ikut serta dalam pemusatan latihan (TC) seleksi yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Ini merupakan seleksi tahap dua yang dilakukan oleh Bima Sakti.

TC sekaligus seleksi ini sudah digelar sejak Rabu (19/6/2019) kemarin. Dari seleksi tahap kedua ini, Bima ingin mencari posisi yang kurang dari pemain yang sudah didapat dari seleksi sebelumnya.

Sementara TC kedua ini diikuti beberapa pemain yang mengikuti tahap pertama ditambah dengan beberapa wajah baru.

“Seleksi tahap kedua ini diisi gabungan antara pemain yang sudah menjalani seleksi tahap pertama dan beberapa orang pemain baru. Tujuannya adalah untuk melihat dan mencari lagi pemain lain dalam mengisi pos-pos yang saya rasa perlu,” jelas Bima Sakti dalam keterangan resminya.

Pelatih interim atau sementara Timnas Indonesia, Bima Sakti di Lapangan Babek, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Arief Apriadi) Pelatih interim atau sementara Timnas Indonesia, Bima Sakti di Lapangan Babek, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Arief Apriadi)

Sementara pada latihan hari pertamanya, Bima Sakti fokus memulihkan kondisi fisik para pemain. Selain itu juga, Bima memberikan materi gaya bermain yang diinginkannya.

“Kami latihan penyesuaian, dan pemulihan kondisi. Di sisi lain, saya sudah memiliki kerangka tim. Nantinya saya ingin di setiap posisi di isi dua sampai tiga pemain dengan kualitas dan kemampuan yang setara,” ucapnya.

Seleksi pemain ini dilakukan untuk membentuk skuat Timnas Indonesia U-16 yang akan berlaga di Piala AFF U-15 2019. Ajang tersebut akan dihelat pada 27 Juli sampai dengan 9 Agustus mendatang.

Selain itu, Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-16– juga bakal bertanding di Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 pada 14 September 2019.

Di ajang tersebut, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dan akan menghadapi Cina, Filipina, Brunei Darussalam, serta Kepulauan Mariana di Grup G.

Daftar Nama Pemain Seleksi Tahap Kedua Timnas Indonesia U-16:

Kiper: I Made Putra Kaicen (Bali United), Muhammad Assyurah Al Faqih (PSM) Nevin Geraldo Kosasih (Perseru).

Belakang: Marcell Januar Putra, Kadek Arel Priyatna (Bali United), Muhammad Khakim Al Mukhasibi (Bhayangkara FC), Andhika Dwi Kartika (TIRA Persikabo), M Fajar Setiawan (Persija), Mochamad Aditya Rangga Saputra (Borneo FC), Ferre Murari (Binter Football Academy), Isya Alfiah Dattul Kahfi (PPLP Sumbar).

Tengah: Resa Aditya Nugraha (TIRA Persikabo), Marselino Ferdinan, Ruy Arianto (Persebaya), Fiore Rafli Alifasyah Zainal, Tangguh Chesta Adabi (Persija), Dimas Juliono Pamungkas, Diandra Diaz Dewari (Persib), Mikael Alfredo Tata, Richardo Kaka Izecson Youwe (Persipura), M Risman Firman (Bontang), Muhammad Syadid Makamirulmu’ayyad (Elite Soccer Academy Jawa Power), Ahmad Athallah Araihan (SKO Ragunan), Ade M Nur Saitua (Binter Football Academy), Muhammad Aulia Abidarda (Tenggarong).

Depan: Wahyu Agung Drajat Mulyono (Persebaya), Mochamad Faizal Shaifullah (Persela), Nindya Nur Lukito (PSS), Franciscus Valentino Amaral (PIS), Alexandro Felix Kamuru, Adil Nur Bangsawan, Aditya Daffa Al Haqi (Barito Putera), Achmad Diaz Trianto (Elite Soccer Academy Jawa Power), Muhammad Valeron, Dafa Fikri Maulana (Persib), Wahyu Pratama (Borneo FC), Muhammad Aristya Alfareza (Surabaya).

5 Fakta Menarik Usai Argentina vs Paraguay Berakhir Imbang 1-1

Suara.com – Argentina gagal memetik kemenangan setelah bermain imbang melawan Paraguay di grup B Copa America 2019. Berikut 5 fakta menarik usal laga Argentina vs Paraguay berakhir imbang 1-1.

Pertandingan Argentina vs Uruguay di Grup B Copa America 2019 digelar di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi. Paraguay unggul lebih dulu lewat gol Richard Sanchez di babak pertama.

Namun Lionel Messi akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak kedua. Pada laga tersebut juga kiper Franco Armani juga tampil apik setelah dia menggagalkan tendangan penalti Derlis Gonzalez di menit ke-62.

Meski demikian, hasil imbang tersebut membuat peluang tim Argentina untuk lolos ke perempat final Copa America cukup berat.

Kapten Argentina Lionel Messi (kiri) merayakan gol ke gawang Paraguay dari titik penalti bersama rekan setimnya Lautaro Martinez (tengah) dan Giovani Lo Celso di Copa America 2019. Douglas Magno / AFPKapten Argentina Lionel Messi (kiri) merayakan gol ke gawang Paraguay dari titik penalti bersama rekan setimnya Lautaro Martinez (tengah) dan Giovani Lo Celso di Copa America 2019. Douglas Magno / AFP

Argentina berada di posisi buncit grup B setelah baru mengumpulkan satu poin dari dua laga. Sedangkan Paraguay berada di posisi kedua dengan dua poin.

Berikut fakta – fakta menarik dari hasil imbang Argentina vs Paraguay 1-1 seperti yang dihimpun dari Opta.

1. Messi menyarangkan gol kelimanya melawan Paraguay. Ini adalah yang paling banyak yang dibuat Messi melawan tim mana pun yang bermain menghadapi Argentina. Lima gol tersebut dari bola mati, yaitu satu tendangan bebas langsung, empat penalti.

2. Paraguay tidak pernah menang dalam sembilan pertandingan Copa America mereka, seri lima kali dan kalah empat kali – dengan hanya satu kemenangan dalam 19 pertandingan terakhir yaitu melawan Jamaika pada tahun 2015.

3. Miguel Almiron memberikan assist keduanya di Copa America 2019. Pemain Paraguay sebelumnya yang membantu lebih dari satu gol dalam satu turnamen Copa America adalah Edgar Barreto (tiga) pada 2007.

4. Messi satu-satunya pemain Argentina yang menembak tepat sasaran melawan Paraguay (dua) di laga ini. Dua tembakannya tepat sasaran datang dari bola mati (tendangan bebas yang digagalkan dan penalti).

5. Meski hanya bermain seri, tetapi Argentina mempertahankan rekor mereka tidak pernah kalah dari Paraguay di Copa America. Dari 25 kali pertandingan, termasuk 19 kemenangan dan enam kali seri.

Scaloni: Argentina memang Main Buruk Lawan Paraguay

Suara.com – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni mengakui jika timnya memang bermain buruk kala bermain imbang 1-1 dengan Paraguay pada laga matchday 2 Grup B Copa America 2019, Kamis (20/6/2019) pagi WIB.

Dengan hasil ini, Argentina pun kini berada di ujung tanduk. Disebut-sebut sebagai salah satu favorit juara Copa America tahun ini, nyatanya Lionel Messi dan kawan-kawan kini di ambang tersingkir pada babak fase grup.

Argentina saat ini terpuruk di dasar klasemen Grup B dengan satu matchday tersisa. Tim berjuluk La Albiceleste baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan, setelah pada laga matchday 1 lalu takluk 0-2 dari Kolombia.

Pada laga yang dihelat di Estadio Governador Magalhaes Pinto di Belo Horizonte tadi pagi, Paraguay unggul dulu pada menit 37 via Richard Sanchez.

Setelah kebobolan, permainan Argentina malah kian berantakan. Beruntung La Albiceleste tidak kebobolan lagi di sisa waktu babak pertama, sebagaimana skor 1-0 untuk keunggulan Paraguay bertahan hingga half-time.

Memasuki paruh kedua, performa Argentina masih saja mengkhawatirkan. Beruntung di tengah periode buruk ini, armada Scaloni mendapat ‘durian runtuh’.

Hadiah penalti diberikan wasit pada menit 57 dan mampu dikonversi Lionel Messi menjadi gol untuk membawa Argentina menyamakan kedudukan.

Argentina sendiri berhasil lolos dari lubang jarum setelah eksekusi penalti penggawa Paraguay, Derlis Gonzalez berhasil digagalkan kiper Franco Armani.

Scaloni mengakui, di laga ini Argentina terlalu banyak kehilangan bola, terlebih pada babak pertama, serta di awal-awal babak kedua.

Diakui mantan fullback andalan Deportivo La Coruna itu, hal tersebut membuat Argentina sulit mencetak gol.

“Babak pertama sangat tidak baik. Kami tidak bisa mengontrol pertandingan seperti yang kami harapkan,” ucap Scaloni seperti dilansir The National.

“Paraguay bisa mencetak gol dari peluang pertama mereka. Itu memukul kami, gol tersebut membuat kami diliputi kekhawatiran. Mental kami cukup drop setelah gol itu, karena lawan sejatinya tidak menguasai pertandingan, meski kami juga tidak tampil baik,” celotehnya.

“Hari ini kami juga tidak superior saat memulai babak kedua, dibandingkan saat menghadapi Kolombia. Kami berusaha menaikkan tempo, tetapi malah lebih sering kehilangan bola dengan mudah,” lanjut Scaloni.

“Kami memang bermain buruk kali ini. Saat half-time, saya sampai harus mengingatkan para pemain jika kami hanya tertinggal satu gol. Harusnya kami harus lebih kuat dari sisi mentalitas. Para pemain harus bisa menerima kondisi tersebut dan bermain lebih baik,” tandas pelatih berusia 41 tahun itu.

Murka, Fans Man United Bikin Petisi agar Tiga Pemain Ini Segera Dijual

Suara.com – Para penggemar Manchester United nampaknya mulai murka dengan sosok Phil Jones, Chris Smalling, dan Ashley Young. Dianggap tak becus, fans Setan Merah sampai-sampai membuat petisi online agar manajemen segera menjual tiga pemain tersebut.

Amarah fans Setan Merah cukup beralasan. Bermain di lini belakang, tiga pemain ini dituding sebagai biang kerok rapuhnya pertahanan Setan Merah sepanjang musim 2018/2019, sehingga Paul Pogba cs hanya finis di peringkat enam klasemen akhir Liga Primer Inggris.

Pada bursa transfer musim panas kali ini, sektor pertahanan digadang-gandang jadi fokus yang bakal dirombak total oleh Manchester United. Nama-nama seperti Harry Maguire (Leicester City) hingga Kalidou Koulibaly (Napoli) pun masuk dalam daftar buruan.

Keinginan fans The Red Devils itu ditumpahkan melalui petisi yang disayembarakan di situs online, Change.org. Tak main-main, mereka membuat tuntutan yang bertajuk ‘Petisi untuk menyingkirkan Ashley Young, Phil Jones, & Chris Smalling dari Manchester United’.

Bek Manchester United, Phil Jones dan Chris Smalling saat berduel dengan pemain Liverpool. (PAUL ELLIS / AFP)Bek Manchester United, Phil Jones dan Chris Smalling saat berduel dengan pemain Liverpool. (PAUL ELLIS / AFP)

”Ada beberapa pemain di skuat utama yang bahkan tidak cukup bagus untuk berada di bangku cadangan rival kami,” ungkap penyataan dalam petisi tersebut, sebagaimana dilansir dari talkSport.

”Musim pertama Pep Guardiola di Man City dianggap gagal. Ia lalu menjual delapan pemain yang tidak begitu bagus dan menjuarai liga dengan rekor poin pada musim yang sama,” lanjutnya.

”Bila kami ingin setara dengan elite Eropa seperti Barcelona dan Real Madrid maka kami harus bertanya kepada diri sendiri; apa yang akan dilakukan Barcelona dan Real Madrid jika memiliki pemain seperti Ashley Young, Phil Jones dan Chris Smalling di dalam skuat?,” tukas dalam pernyataan tersebut.

”Tepat sekali. Mereka pasti akan menyingkirkan dengan segala cara, meski mengalami kerugian. Apa yang Manchester United lakukan dengan pemain itu? Mereka menawarkan kontrak baru yang menguntungkan dan berjangka panjang agar bisa bertahan di klub,” tandasnya.

Kendati demikian, manajemen Setan Merah belum juga melakukan langkah konkret terkait pemasalahan tersebut. Hingga detik ini, tak satu pun bek baru berhasil didatangkan.

Bidikan teranyar seperti bek sayap Crystal Palace, Aaron Wan-Bissaka, juga urung menemui titik terang. Dan paling segar, pihak Manchester United sedang mengincar bek Napoli berusia 25 tahun, Elseid Hysaj.

Argentina vs Paraguay Berakhir Imbang, Berikut Hasil Copa America 2019

Suara.com – Argentina harus puas bermain imbang 1-1 melawan Paraguay di Copa America 2019. Berikut hasil Copa America 2019 grup B yang berlangsung Kamis (20/6/2019) pagi WIB.

Laga Argentina vs Paraguay ini digelar di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil. Paraguay sempat memimpin lewat gol Richard Sanchez di babak pertama. Namun Lionel Messi menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dari titik penalti di babak kedua.

Hasil imbang 1-1 tersebut bertahan hingga laga usai. Namun hasil tersebut membuat langkah Lionel Messi dan kawan- kawan Argentina untuk lolos ke babak berikutnya cukup berat.

Bintang Argentina Lionel Messi merayakan golnya ke gawang Paraguay dari titik penalti di Copa America 2019. Luis ACOSTA / AFPBintang Argentina Lionel Messi merayakan golnya ke gawang Paraguay dari titik penalti di Copa America 2019. Luis ACOSTA / AFP

Argentina saat in masih berada di posisi buncit grup A setelah baru mengumpulkan satu poin dari dua laga. Sementara Paraguay berada di posisi kedua setelah mengumpulkan dua poin dari dua laganya.

Sementara Kolombia telah memastikan lolos ke babak perempat final Copa America 2019. Hasil itu dipastikan Kolombia setelah mengalahkan Qatar dengan skor 1-0 di Stadion Morumbi, Sao Paulo.

Gol tunggal kemenangan Kolombia dicetak oleh Duvan Zapata empat menit menjelang waktu normal usai. Tim besutan Carlos Queiroz pun memuncaki klasemen dengan koleksi enam poin dan menjadi tim pertama yang lolos ke perempat final.

Berikut Hasil Copa America 2019 grup B, Kamis (20/6/2019) pagi WIB :

Kolombia 1 : (Duvan Zapata 86′)
Qatar 0

Argentina 1 : (Lionel Messi 57′)
Paraguay 1 : (Richard Sanchez 37′)

Pelatih PSS Sleman Merendah Jelang Hadapi Bhayangkara FC

Suara.com – Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, merendah menjelang pertandingan kontra Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6/2019). Terutama di sisi materi pemain.

Seto Nurdiyantoro menilai Bhayangkara FC memiliki materi pemain yang lebih mumpuni dan berpengalaman dibanding anak asuhnya. Kekuatan pasukan Alvredo Vera pun terlihat ketika mampu memetik satu poin di kandang Borneo FC dan meraih kemenangan besar 4-2 atas Barito Putera.

Namun, kondisi tersebut tidak membuat PSS Sleman gentar. Pelatih berlisensi AFC Pro itu tetap bertekad kembali memetik poin di kandang sendiri.

“Bhayangkara terakhir menang 4-2, artinya secara tim mencetak golnya cukup banyak, bahkan tiga gol dari tiga gelandang. Tapi bukan itu saja, lawan Borneo di kandang lawan mereka juga mencuri poin,” kata Seto Nurdiyantoro saat konferensi pers, Kamis (20/6/2019).

“Secara kualitas, banyak pemain yang timnas dan pengalaman. Kalau dibandingkan dengan PSS tentu berbeda, sedikit jauh dari segi pengalaman dan sisi kualitas pemain. Tapi kami akan mencoba apa yang pernah kami lihat, kami akan antisipasi di situ,” tuturnya menambahkan.

Lebih lanjut, Seto Nurdiyantoro berharap Bagus Nirwanto dan kolega bisa bekerja keras dan cerdas pada pertandingan melawan Bhayangkara FC. Sebab, mereka akan bermain di hadapan publik sendiri.

“Semoga pemain dalam kondisi yang fit, mau bekerja keras, dan mau bekerja cerdas pada pertandingan besok,” tuturnya menambahkan.

PSS Sleman menjadi salah satu tim yang belum terkalahkan dalam tiga pertandingan awal Liga 1 2019. Tim berjuluk Super Elang Jawa sukses memetik satu kemenangan dan dua hasil imbang yang membuat mereka duduk manis di posisi enam klasemen sementara dengan koleksi lima poin.

Kapten PSS Sleman Pastikan Tampil Ngotot Lawan Bhayangkara FC

Suara.com – PSS Sleman akan disambangi lawan tangguh pada lanjutan Liga 1 2019. Ya, skuat Super Elang Jawa akan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6/2019).

Bhayangkara FC tentu bukan lawan yang mudah bagi PSS Sleman, mengingat performa mereka dalam tiga pertandingan awal Liga 1 sangat apik. Anak asuh Alfredo Vera mencuri poin di kandang Borneo, kalah tipis dari Bali United, dan terbaru pesta 4-2 atas Barito Putera.

Namun, kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto, menegaskan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya tidak akan gentar dan menghadapi Bhayangkara FC. Ia siap tampil ngotot untuk meraih toga poin di rumah sendiri.

“Kami sebagai pemain harus bermain secara fight. Apalagi di kandang harus poin maksimal, tiga poin. Intinya kami harus bermain spartan, yang penting yakin kepada teman dan kemampuan sendiri,” kata Bagus Nirwanto saat konferensi pers, Kamis (20/6/2019).

Di sisi lain, PSS Sleman juga memiliki catatan yang cukup mentereng sebagai tim promosi di Liga 1 2019. Tim asuhan Seto Nurdiyantoro belum terkalahkan dalam tiga pertandingan, dengan catatan satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Mantan pemain Borneo FC itu pun berharap catatan manis ini bisa terus berlanjut ketika menjamu Bhayangkara FC.

“Pertama tren positif ini harus kami pertahankan, agar kami bisa membangun mentalitas ke depan nanti,” tuturnya menambahkan.

PSS Sleman saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan lima poin dari tiga pertandingan. Sementara Bhayangkara FC, mereka berada di peringkat enam berkat koleksi empat poin.

Indra Sjafri Kapok Panggil Pemain Luar Negeri Ikut TC Singkat, Kenapa ?

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri ingin status pemain-pemain yang berkarier di klub luar negeri bisa diperjelas. Sebab, Indra Sjafri tidak ingin mereka semua bergabung ke pemusatan latihan (TC) di waktu yang singkat.

Keempat pemain tersebut adalah Egy Maulana Vikri, Firza Andika, Ezra Walian, dan Saddil Ramdani. Keempatnya masuk dalam radar Indra Sjafri untuk memperkuat timnas Indonesia di SEA Games 2019.

Namun, khusus untuk Egy, Firza, dan Ezra yang berkarier di Eropa masih terganjal dalam hal perizinan lantaran SEA Games 2019 tidak masuk ke dalam kalender FIFA. Sementara Saddil berpeluang besar untuk ikut serta karena berkarier di Malaysia yang juga peserta SEA Games.

Ezra Walian dan Egy Maulana Vikri usai mengikuti latihan latihan timnas Indonesia U-23 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Kamis (13/3/2019).(Suara.com/Adie Prasetyo)Ezra Walian dan Egy Maulana Vikri usai mengikuti latihan latihan timnas Indonesia U-23 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Kamis (13/3/2019).(Suara.com/Adie Prasetyo)

Indra Sjafri ingin adanya kejelasan dari mereka. Eks juru taktik Bali United ini tidak ingin mereka semua bergabung menjelang SEA Games, karena akan mempengaruhi adaptasi permainan.

Hal ini sudah dibuktikan dalam kejuaraan sebelumnya yaitu Piala AFF U-22 dan Kualifikasi Piala Asia U-23. Di mana Egy Maulana Vikri yang telat bergabung kurang bisa menyatu dengan permainan Garuda Muda.

“Ya minimal 3-4 minggu harus ikut. Satu bulan dia harus ikut,” kata pelatih yang juga pernah menukangi timnas Indonesia U-19 ini.

“Karena pengalaman saya, Egy waktu Piala AFF dengan 10 hari juga masih masalah dan AFC kemarin sekitar 15 hari juga nggak cukup. Jadi saya pikir memang perlu ada adaptasi yang panjang, jadi minimal satu bulan,” tambahnya.

Penyerang Timnas Indonesia U-23, Egy Maulana Vikri (kiri) berupaya melewati pemain Timnas Thailand U-23, Saringkan Promsupa pada pertandingan perdana Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3/2019) sore. [ANTARA FOTO/R. Rekotomo]Penyerang Timnas Indonesia U-23, Egy Maulana Vikri (kiri) berupaya melewati pemain Timnas Thailand U-23, Saringkan Promsupa pada pertandingan perdana Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3/2019) sore. [ANTARA FOTO/R. Rekotomo]

Oleh sebab itu, Indra ingin agar PSSI segera mengurus agar keempat pemain ini bisa ikut pemusatan latihan lebih lama. Paling tidak itu dilakukan satu bulan sebelum pendaftaran pemain pada 2 September 2019.

“Nah ini yang akan jadi permasalahan kita nanti. Apakah klub akan memberikan izin satu bulan pemain ikut TC,” pungkasnya.

Unggah Bendera Indonesia Terbalik, Akun Bola Afganistan Dihajar Netizen

Suara.com – Sebuah postingan berbau hinaan diunggah oleh akun Instagram bola Afghanistan, @Afghanistan.football.magazin, menjelang pertandingan semifinal Piala AFC Futsal U-20 2019, Kamis (20/6/2019). Akun tersebut mengunggah bendera Indonesia terbalik.

Seperti diketahui, bendera kebesaran Indonesia adalah merah putih. Namun, akun tersebut justru mengunggah foto bendera Polandia atau putih merah. Sontak unggahan itupun memantik amarah dari netizen Tanah Air.

Hanya dalam waktu singkat, sekitar 29 ribu ocehan memenuhi kolom komentar akun @Afghanistan.football.magazin. Tentu mayoritas netizen mengungkapkan nada-nada kalimat tidak terima atas unggahan tersebut.

“Woy goblok,” tulis @mayun_1928

“Anda belum pernah ngerasain mati tanpa di sentuh yaa,” tulis @Luthdywirando.

“Naku hantam yuk,” cetus @a.nafla.

“Laporkan aja rame-rame kuy,” tulis @timnaszone.

“Woii kebalikkk c*kkk,,,this is indonesia,” kesal @dityazzz33.

“@jokowi pak ini bendera kita dibalik,” lapor @masanang1122 kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Unggahan bendera Indonesia terbalik bukanlah yang pertama dilakukan oleh akun @Afghanistan.football.magazin. Pada unggahan sebelumnya, akun tersebut juga melakukan hal yang sama.

Entah disengaja atau tidak, sejatinya akun tersebut sudah melakukan hal yang benar ketika mengunggah deskripsi bendera Indonesia pada sehari sebelumnya, yakni menempatkan warna merah di atas, sementara putih di bawah. Namun, entah mengapa, pada unggahan selanjutnya, justru terjadi kesalahan menampilkan bendera sebanyak dua kali.

Pertandingan semifinal Piala AFC Futsal U-20 antara Afghanistan versus Indonesia akan dilaksanakan pada Kamis (20/6/2019) sore WIB. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah, skuat Garuda U-20 berhasil lolos ke babak empat besar.

Butuh Pemain Lagi di Seleksi, Pelatih Timnas Indonesia U-23 Lirik Liga 2

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri mengatakan masih membutuhkan 17 pemain lagi untuk diajak seleksi dalam membentuk skuatnya. Sebab, Indra Sjafri akan menyaring 20 dari 40 pemain yang telah dikumpulkan.

Indra Sjafri mengatakan telah mengantongi 23 nama pemain yang didapatkannya dari seleksi tahap pertama, serta skuat yang ada di Piala AFF U-22 serta kualifikasi Piala Asia U-23.

Oleh sebab itu, masih kurang 17 lagi untuk mendapatkan total 40 pemain. Rencananya, untuk 17 pemain ini Indra akan mencarinya dari Liga 2 2019.

Nantinya, pemain-pemain terpilih akan digabungkan dan dijajal Kemampuannya pada pemusatan yang akan berlangsung pada Juli mendatang.

Pemain Timnas Indonesia U-23 melakukan pemanasan saat pemusatan latihan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2019). Timnas Indonesia akan mengikuti kualifikasi Piala AFC U-23 Tahun 2020 pada 22-26 Maret 2019 di Vietnam. ANTARA FOTO/Sigid KurniawanPemain Timnas Indonesia U-23 melakukan pemanasan saat pemusatan latihan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2019). Timnas Indonesia akan mengikuti kualifikasi Piala AFC U-23 Tahun 2020 pada 22-26 Maret 2019 di Vietnam. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

“Nanti TC Juli untuk melihat pemain yang dari Liga 2. Tapi, usianya kelahiran 1997, 1998. Kecuali nanti Witan Sulaiman yang kelahiran 2001,” kata Indra Sjafri.

“Dari 40 pemain itu, saya sudah punya 23 pemain yang tampil di Kualifikasi Piala Asia dan Piala AFF lalu. Jadi kita butuh tambahan 17 pemain itu,” katanya.

Nantinya, hanya akan ada 20 pemain yang dipilih oleh Indra Sjafri untuk mengikuti SEA Games 2019 di Filipina. Indra ingin skuat yang dibawanya ini merupakan terbaik.

“Timnas U-23 disiapkan untuk SEA Games, pendaftaran terakhir pemain 2 September. Saya sepakat dengan PSSI dari Mei hingga Agustus untuk mencari 40 pemain itu,” jelasnya.

Copa America 2019: Gol Penalti Messi Selamatkan Argentina dari Kekalahan

Suara.com – Argentina lolos dari kekalahan setelah bermain imbang 1-1 melawan Paraguay di grup B Copa America 2019. Gol Lionel Messi dari titik penalti yang menyelamatkan Argentina dari kekalahan.

Pada laga di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi. Paraguay unggul lebih dulu lewat gol Richard Sanchez di babak pertama. Namun Messi menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak kedua.

Namun, hasil imbang 1-1 tersebut membuat langkah Argentina untuk lolos ke babak berikutnya akan semakin berat. Argentina berada di posisi buncit grup A setelah baru mengumpulkan satu poin dari dua laga.

Sedangkan Paraguay berada di posisi kedua dengan dua poin. Sementara Kolombia telah memastikan lolos ke babak perempat final setelah mengantongi enam poin usai menaklukkan Qatar 1-0.

Kapten Argentina Lionel Messi (kiri) merayakan gol ke gawang Paraguay dari titik penalti bersama rekan setimnya Lautaro Martinez (tengah) dan Giovani Lo Celso di Copa America 2019. Douglas Magno / AFPKapten Argentina Lionel Messi (kiri) merayakan gol ke gawang Paraguay dari titik penalti bersama rekan setimnya Lautaro Martinez (tengah) dan Giovani Lo Celso di Copa America 2019. Douglas Magno / AFP

Di laga terakhir penyisihan grup B, Argentina harus mengalahkan Qatar pada Senin (24/6/2019) dini hari WIB. Sementara Paraguay akan menghadapi Kolombia.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim sama sama mencoba membuka peluang di awal pertandingan. Meski Argentina unggul dalam penguasaaan bola namun belum ada serangan berbahaya dilakukan oleh Lionel Messi dan kawan – kawan di 15 menit pertama.

Sementara Paraguay melakukan ancaman lewat Derlis González dari sudut sempit namun masih dapat diblok di menit ke-29. Satu menit berselang sepakan dari Gustavo Gómez masih melenceng dari target.

Pada menit ke-34, peluang Argentina lewat tendangan bebas Messi yang sudah mengarah ke gawang masih dapat dengan mudah diamankan kiper Paraguay Roberto Fernández.

Paraguay akhirnya memimpin lebih dulu 1-0 di menit ke-37. Berawal dari usaha Miguel Almirón bergerak daru sayap dan melepaskan crossing sebelum disambut Richard Sánchez lewat sepakan kaki kanannya.

Sudah unggul, Paraguay masih melakukan tekanan. Pada menit ke-41, usaha Santiago Arzamendia lewat sepakan kaki kanannya masih melambung di atas gawang Argentina.

Pemain Paraguay Richard Sanchez (tengah) mencetak gol ke gawang Argentina di Copa America 2019. Douglas Magno / AFPPemain Paraguay Richard Sanchez (tengah) mencetak gol ke gawang Argentina di Copa America 2019. Douglas Magno / AFP

Hingga turun minum, skor masih tetap 1-0 bagi keunggulan Paraguay atas Argentina. Di babak kedua, Paraguay lebih dulu menekan lewat sundulan Júnior Alonso yang masih melenceng di samping gawang di menit ke-47.

Pada menit ke-51, Argentina balik menekan tendangan Lautaro Martinez masih membentur mistar gawang, sedangkan bola rebound yang disambut Messi masih dapat diblok kiper Roberto Fernandez.

Namun wasit mengentikan laga sementara untuk melihat tayangan ulang VAR dan hasilnya wasit menunjuk titik putih setelah Ivan Piris dinyatakan hands ball di kotak terlarang.

Lionel Messi yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik setelah sepakan kaki kirinya mulus masuk ke gawang Paraguay. Skor pun menjadi imbang 1-1 di menit ke-58.

Pada menit ke-62, memberikan hadiah penalti pada Paraguay. Wasit menunjuk titik putih setelah Nicolas Otamendi melakukan pelanggaran kepada Derlis Gonzalez di kotak terlarang.

Reaksi kiper Argentina Franco Armani (kanan) setelah menggagalkan tendangan penalti Derlis Gonzalez di Copa America 2019. Douglas Magno / AFPReaksi kiper Argentina Franco Armani (kanan) setelah menggagalkan tendangan penalti Derlis Gonzalez di Copa America 2019. Douglas Magno / AFP

Namun, Derlis Gonzalez yang menjadi eksekutor gagal melakukan tugasnya dengan baik setelah kiper Franco Armani memblok tendangannya. Skor tetap tak berubah 1-1.

Sementara Argentina masih mencoba membuka peluang. Pada menit ke-65, sundulan Martinez menyambut sepak pojok Giovani Lo Celso masih melambung di atas gawang Paraguay.

Peluang Messi di menit ke-76 lewat sepakannya juga masih terlalu tinggi. Sementara gawang Argentina sempat mendapat ancaman lewat tendangan bebas Matías Rojas namun bola masih dapat diblok kiper Armani.

Di saat injury time, Paraguay memiliki peluang lewat Matías Rojas namun sepakan kaki kirinya masih melenceng. Sementara peluang Argentina lewat Nicolás Tagliafico masih dapat diblok.

Hingga laga usai, skor tetap 1-1 bagi kedua tim.

Susunan Pemain :

Argentina: Franco Armani; Nicolas Tagliafico, Nicolas Otamendi, German Pezzella, Milton Casco; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Giovani Lo Celso, Roberto Pereyra; Lautaro Martinez, Lionel Messi.

Paraguay: Roberto Fernandez; Ivan Piris, Gustavo Gomez, Junior Alonso, Santiago Arzamendia; Derlis Gonzalez, Richard Sanchez, Rodrigo Rojas, Matias Rojas; Miguel Almiron; Federico Santande

Jorginho Buka Peluang Susul Maurizio Sarri ke Juventus

Suara.com – Gelandang Chelsea, Jorginho, membuka peluang untuk kembali bereuni dengan Maurizio Sarri di Juventus. Ia kini hanya menunggu tawaran secara resmi.

Sarri dan Jorginho adalah duet yang tidak terpisahkan dalam tiga musim terakhir. Gelandang 27 tahun selalu menjadi bagian strategi Sarri di lini tengah, baik ketika di Napoli atau bersama Chelsea pada musim 2018/2019.

Namun, Sarri memutuskan pergi ke Juventus pada bursa transfer musim panas 2019. Sementara Jorginho saat ini tertinggal di Chelsea dan terikat kontrak hingga 2023.

Meski demikian, peluang keduanya untuk kembali bersama masih terbuka, lantaran Jorginho membuka diri jika diajak ke Juventus. Mantan gelandang Hellas Verona itu juga tidak menghiraukan statusnya sebagai mantan pemain Napoli yang merupakan rival Juventus.

“Chelsea memiliki kontrak empat tahun dengan pemain ini. Kami akan menunggu beberapa hari untuk mencari tahu apakah ada kebenaran dalam terkait ketertarikan Juventus seperti yang disebutkan di surat kabar,” kata agen Jorginho, Joao Santos, dari Football Italia.

“Masa lalunya di Napoli tidak akan menjadikan itu sebagai masalah, karena Jorginho adalah seorang profesional. Saat ini, Jorginho senang di Chelsea. Dia menemukan suasana yang hebat dan kita tidak bisa mengatakan bahwa dia ingin pergi ke tempat lain, tetapi apa pun bisa terjadi di bursa transfer. Kita lihat saja nanti,” tuturnya menambahkan.

Hanya saja, peluang Jorginho untuk mengikuti jejak Sarri ke Juventus terbilang kecil. Sebab, selain kontraknya di Chelsea yang masih sampai 2023, Juventus sudah mendatangkan Aaron Ramsey dari Arsenal.

Tidak hanya itu, Juventus juga dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan mantan gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Adrien Rabiot. Gelandang asal Prancis itu disebut akan diikat selama lima musim.

Alasan Luis Enrique Mundur dari Posisi Pelatih Timnas Spanyol

Suara.com – Luis Enrique resmi mundur dari jabatan pelatih Timnas Spanyol pada Rabu (19/6/2019). Tidak ada alasan yang dijelaskan secara gamblang, dirinya hanya mengaku sedang memiliki masalah pribadi.

Alasan pribadi tersebut juga membuat Enrique absen dalam tiga pertandingan terakhir Spanyol di Kualifikasi Euro 2020, ketika menghadapi Malta, Kepulauan Faroe, dan Swedia. Lantaran tak kunjung rampung, ia akhirnya memutuskan untuk mundur.

“Ada alasan yang menghalangi saya untuk berfungsi secara normal sebagai pelatih sejak Maret lalu hingga hari ini, saya telah memutuskan untuk meninggalkan posisi (pelatih kepala Spanyol),” isi surat Luis Enrique, dikutip dari Marca.

“Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang bertanggung jawab di RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol), atas kepercayaan dan pengertian yang ditunjukkan,” lanjutnya.

“Terima kasih terutama kepada semua orang yang merupakan bagian dari staf dan kepada para pemain atas profesionalisme mereka. Tidak lupa juga media atas kebijaksanaan Anda dan menghormati situasi. Terima kasih dari lubuk hati saya,” tutup mantan arsitek Barcelona itu.

Enrique pertama kali mendampingi Timnas Spanyol pada September 2018, ketika mengalahkan Inggris pada ajang UEFA Nations League. Selama menangani Sergio Ramos dan kolega, ia sukses mempersembahkan delapan kemenangan dan dua kekalahan dari 10 pertandingan.

Sebagai gantinya, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) telah menunjuk asisten Luis Enrique, Roberto Moreno untuk menangani La Furia Roja. Keputusan ini pun terbilang berani mengingat Moreno belum memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala.

Minim Pengalaman, Roberto Moreno Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Timnas Spanyol

Suara.com – Luis Enrique resmi memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Spanyol, Rabu (19/6/2019). Posisinya kini digantikan oleh asistennya, Roberto Moreno.

Moreno merasa sedih ditinggalkan oleh Luis Enrique. Di sisi lain, ia juga bahagia lantaran bisa mendapatkan amanah yang luar biasa dalam karier kepelatihannya.

Kini tugas terdekat Moreno adalah membawa Spanyol lolos ke putaran final Piala Eropa 2020. Ia pun optimis bisa mengemban tugas yang tidak mudah tersebut.

“Rasanya campur aduk. Saya sedih tapi juga meraskan tanggung jawab. Ini adalah situasi yang spesial dan Luis Enrique ingin saya menerima peran ini. Saya yakin Spanyol akan lolos ke Piala Eropa 2020,” kata Moreno, dikutip dari ESPN.

Menangani Timnas Spanyol akan menjadi tantangan tersendiri bagi Moreno. Sebab, ini adalah pertama kalinya dirinya memegang kendali penuh sebagai seorang pelatih.

Selama ini atau sejak 2011, Moreno hanya menghabiskan waktu sebagai asisten pelatih, yakni bersama Luis Enrique sejak di Barcelona B, AS Roma, dan Celta Vigo. Kemudian, ia sempat menjadi menjadi asisten Juan Carlos Unzue di Celta Vigo selama satu musim.

Namun, kualitas Moreno sebagai pelatih Timnas Spanyol di ajang internasional sudah sangat teruji. Dalam tiga pertandingan terakhir ketika Luis Enrique absen, ia sukses membuat La Furia Roja meraih kemenangan atas Malta, Kepulauan Faroe, dan Swedia.

Berkat tiga kemenangan beruntun yang dipersembahkan oleh Moreno, Spanyol kini bertengger di puncak klasemen Grup F dengan koleksi 12 poin. Sergio Ramos cs unggil lima poin dari Swedia dan Romania yang menguntit di belakang.

Babak I : Argentina Tertinggal 0-1 dari Paraguay

Suara.com – Argentina sementara tertinggal 0-1 dari Paraguay di babak pertama grup B Copa America 2019 di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi. Gol Paraguay dicetak oleh Richard Sanchez.

Kedua tim sama sama mencoba membuka peluang di awal pertandingan. Meski Argentina unggul dalam penguasaaan bola namun belum ada serangan berbahaya dilakukan oleh Lionel Messi dan kawan – kawan di 15 menit pertama.

Sementara Paraguay melakukan ancaman lewat Derlis González dari sudut sempit namun masih dapat diblok di menit ke-29. Satu menit berselang kembali serangan Paraguay lewat sepakan dari Gustavo Gómez yang masih melenceng dari target.

Pada menit ke-34, peluang Argentina lewat tendangan bebas Messi yang sudah mengarah ke gawang masih dapat dengan mudah diamankan kiper Paraguay Roberto Fernández.

Paraguay akhirnya memimpin lebih dulu 1-0 di menit ke-37. Berawal dari usaha Miguel Almirón bergerak daru sayap dan melepaskan crossing sebelum disambut Richard Sánchez lewat sepakan kaki kanannya.

Sudah unggul, Paraguay masih melakukan tekanan. Pada menit ke-41, usaha Santiago Arzamendia lewat sepakan kaki kanannya masih melambung di atas gawang Argentina.

Hingga turun minum, skor masih tetap 1-0 bagi keunggulan Paraguay atas Argentina.

Susunan Pemain :

Argentina: Franco Armani; Nicolas Tagliafico, Nicolas Otamendi, German Pezzella, Milton Casco; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Giovani Lo Celso, Roberto Pereyra; Lautaro Martinez, Lionel Messi.

Paraguay: Roberto Fernandez; Ivan Piris, Gustavo Gomez, Junior Alonso, Santiago Arzamendia; Derlis Gonzalez, Richard Sanchez, Rodrigo Rojas, Matias Rojas; Miguel Almiron; Federico Santande

AC Milan Resmi Tunjuk Marco Giampaolo sebagai Pelatih Anyar

Suara.com – AC Milan resmi memiliki pelatih baru untuk mengarungi musim 2018/2019. Dia adalah mantan pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo, yang akan meneruskan pekerjaan Gennaro Gattuso yang telah mundur sejak Mei lalu.

Marco Giampaolo diikat oleh AC Milan dengan kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun. Di AC Milan, pelatih 51 tahun itu dikabarkan mendapat bayaran sebesar 2 juta euro atau Rp32 miliar per tahun.

“AC Milan mengumumkan penunjukan Marco Giampaolo sebagai pelatih baru tim utama mulai 1 Juli 2019. Kesepakatan berjalan sampai 30 Juni 2021 dengan opsi perpanjangan kontrak sampai Juni 2022,” tulis pernyataan Milan, dikutip Football Italia.

AC Milan akan menjadi klub terbesar yang akan dilatih Giampolo sepanjang 15 tahun karier kepelatihannya. Sebelumnya, ia lebih sering melatih tim-tim kecil Italia seperti Cagliari, Siena, Catania, Cesena, Brescia, Cremonese, dan Empoli.

Namun, pekerjaan Giampolo bersama Sampdoria dalam tiga musim terakhir terbilang cukup apik. Ia mampu membuat Sampdoria bertahan di papan tengah dengan materi pemain seadanya. Oleh karena itulah AC Milan kini kepincut.

Giampaolo menjadi pelatih ke-60 dalam sepanjang sejarah yang menangani AC Milan. Ia akan mulai bekerja bersama Krzysztof Piatek dan kolega pada 9 Juli 2019 mendatang.

Kalahkan Qatar, Kolombia ke Perempat Final Copa America 2019

Suara.com – Kolombia menjadi tim pertama yang lolos ke perempat final Copa America 2019. Hasil itu dipastikan oleh Kolombia setelah mengalahkan Qatar 1-0 dalam penyisihan Grup B Copa America 2019.

Pada laga di Stadion Morumbi, Sao Paulo, Brazil, Kamis (20/6/2019) pagi WIB, penyerang Atalanta Duvan Zapata menjadi pencetak gol semata wayang hanya empat menit menjelang waktu normal usai untuk memastikan kemenangan Kolombia 1-0.

Tim besutan Carlos Queiroz pun kini memuncaki klasemen dengan koleksi enam poin penuh dan menjadi tim pertama yang lolos ke perempat final, baik sebagai juara maupun runner-up Grup B.

Pemain Kolombia Duvan Zapata (kiri) menyundul bola guna menjebol gawang Qatar di Copa America 2019. Miguel SCHINCARIOL / AFPPemain Kolombia Duvan Zapata (kiri) menyundul bola guna menjebol gawang Qatar di Copa America 2019. Miguel SCHINCARIOL / AFP

Qatar yang tertahan pada urutan ketiga dengan satu poin masih berpeluang lolos jika mampu menjungkalkan Argentina (0 poin) pada laga pamungkas di Arena Gremio, Porto Alegre, Senin (24/6/2019) dini hari pekan depan.

Kolombia menguasai penuh jalannya pertandingan sejak menit pertama dengan 68 persen pengendalian bola, meski Qatar beberapa kali berusaha menerobos pertahanan mereka.

Babak pertama pertandingan berlangsung membosankan dengan hampir tak ada tembakan tepat sasaran dari kedua tim.

Wasit Alexis Herrera sempat menunjuk titik putih karena menganggap pemain Qatar handball di dalam kotak penalti, namun usai meninjau tayangan ulang VAR ia menganulir keputusannya.

Kolombia baru bisa benar-benar mengancam gawang Qatar pada menit ke-65 lewat tembakan Roger Martinez yang menyasar sudut kanan atas gawang dari sudut sempit, namun bola berhasil ditepis kiper Saad Al Sheeb dan hanya berbuah sepak pojok.

Tekanan terus dilancarkan oleh James Rodriguez dkk hingga akhirnya berhasil melepaskan umpan silang yang disambut dengan sundulan ringan Zapata di muka gawang pada menit ke-86. Kolombia memecah kebuntuan untuk membuka keunggulan 1-0 atas Qatar.

Qatar berusaha mencetak gol balasan tepat pada menit ke-90, namun peluang Abdelkarim Hassan setelah menerima umpan sodoran dari Akram Afif di tepian kotak penalti hanya berakhir menjadi tendangan melenceng.

Pada menit keempat masa injuri, Zapata sebetulnya berpeluang memperbesar kemenangan Kolombia saat ia mengakhiri sebuah serangan balik dan berhadapan langsung dengan Al Sheeb, namun penyelesaiannya malah melebar.

Zapata tentu tak akan begitu menyesali kegagalan ini karena Kolombia tetap berhasil menutup laga dengan 1-0 untuk menghadapi Paraguay pada laga pamungkas Senin 24 Juni mendatang di Arena Fonte Nova, Salvador, demikian seperti dilansir Antara.

Susunan pemain:

Kolombia (4-3-3): David Ospina; John Medina (Santiago Arias), Yerry Mina, Davinson Sanchez, William Tesillo; Juan Cuadrado (Radamel Falcao), Wilmar Barrios, Mateus Uribe; James Rodriguez, Duvan Zapata, Roger Martinez (Luis Diaz)

Pelatih: Carlos Queiroz

Qatar (4-4-1-1): Saad Al Sheeb; Pedro Miguel, Bassam Al Rawi, Tarek Salman, Abdelkarim Hassan; Hassan Al Haydos (Ahmed Moein Doozandeh), Assim Madibo, Boualem Khoukhi, Akram Afif; Abdelaziz Hatim (Karim Boudiaf); Almoez Ali

Pelatih: Felix Sanchez

Bayern Berbenah, Hummels Pulang ke Borussia Dortmund

Suara.com – Bayern Munich, Rabu (19/6/2019), mengonfirmasi bahwa bek tim nasional Jerman Mats Hummels akan bergabung kembali dengan Borussia Dortmund.

Bayern mengonfirmasi kepergian Hummels pada Rabu sore, setelah majalah Jerman Kicker yang dikutip AFP melaporkan bahwa Dortmund telah mengikat Hummels dengan kontrak tiga tahun dengan nilai transfer 38 juta euro (sekitar Rp607 miliar).

Bek berusia 30 tahun tersebut telah dua kali memenangkan gelar Bundesliga bersama Dortmund sebelum bergabung dengan Bayern dengan nilai transfer 35 juta euro pada 2016.

Hummels tampil 118 kali untuk klub Bavaria itu dalam tiga tahun terakhir. Bersama Bayern, Hummels memenangkan tiga gelar Bundesliga dan gelar ganda domestik pada 2019.

Mats Hummels memboyong trofi DFB Pokal bersama Bayern Munich di musim 2018/19 [AFP]Mats Hummels memboyong trofi DFB Pokal bersama Bayern Munich di musim 2018/19 [AFP]

Hummels adalah pemain senior terbaru yang meninggalkan Bayern pada 2019 setelah Arjen Robben, Franck Ribery dan Rafinha.

Meski tampil solid di musim 2018/19, masa depan Hummels di Bayern diliputi keraguan setelah tim besutan Niko Kovac memboyong dua pemain bertahan sebagai bagian dari perombakan skuat utama mereka menjelang musim baru.

Mats Hummels.(Fingerhut/Shutterstock) Mats Hummels.(Fingerhut/Shutterstock)

Mereka sudah mendatangkan Lucas Hernandez sebesar 80 juta euro (sekitar Rp1,27 triliun), yang memecahkan rekor transfer klub dan juga Benjamin Pavard dengan transfer 35 juta euro (sekitar Rp559 miliar).

Sedangkan Dortmund saat ini sedang mencari seorang bek berpengalaman setelah lemahnya lini belakang membuat mereka kehilangan banyak poin penting dalam perburuan gelar Bundesliga musim lalu.

Rahmad Darmawan Akui Sulit Tandingi Popularitas Persib di Jawa Barat

Suara.com – Tira-Persikabo kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Liga 1 2019. Apalagi, kini Tira-Persikabo telah memiliki suporternya sendiri.

Ya, Tira-Persikabo perlahan mulai didekati oleh suporter. Hal ini terjadi setelah PS Tira yang sudah berlaga di Liga 1 sejak 2017 merger dengan tim dari Liga 3, Persikabo Bogor, yang memang sudah memiliki basis suporter setia.

Tira-Persikabo memang telah beberapa kali berganti nama. Dari PS TNI diubah menjadi PS Tira, kemudian menjadi Tira-Persikabo.

Pelatih Rahmad Darmawan yakin bisa memenangkan hati suporter lewat prestasi yang diberikan oleh Tira-Persikabo. Meski RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, mengaku sulit menyaingi Persib Bandung yang lebih populer di Jawa Barat.

“Jawa Barat ini memang identik dengan Persib Bandung, kami juga tidak yakin bahwa fans Persib bisa tergerus dengan kami, karena mereka memiliki basis suporter yang sangat fantastis dan sudah mendarah daging dan saya tahu persis suporter Persib itu suporter yang sangat luar biasa fanatiknya,” kata Rahmad Darmawan di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).

Pesepak bola Tira Persikabo P Essengue (tengah) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar ABD Rahman (kanan) saat laga Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019). Pada babak pertama skor imbang 0-0. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/ama.Pesepak bola Tira Persikabo P Essengue (tengah) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar ABD Rahman (kanan) saat laga Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019). Pada babak pertama skor imbang 0-0. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/ama.

“Sementara Tira-Persikabo ini kan baru dalam masa transisi dari dua klub menjadi satu sehingga kami masih mencari, sama-sama ingin tahu keinginan masing-masing. Kami ingin memberikan permainan yang ingin dinikmati oleh suporter, tapi di satu sisi penonton juga ingin mendapatkan rasa nyaman karena ingin menonton tim ini. kami juga harus membuktikan hal itu dan ini tidak mudah,” tambahnya.

“Saya punya pengalaman ketika di Sriwijaya FC, ketika awal tim, suporter tidak ada yang hadir walaupun dikasih kaus dan tiket gratis. Tapi, perlahan ketika prestasi tim membaik suporter datang dan penuh,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, eks pelatih Persija Jakarta ini akan berjuang memajukan Tira-Persikabo. Tidak hanya itu, ia juga berjanji akan mencoba memaksimalkan putra daerah Kota Bogor di Tira-Persikabo.

“Ya pasti, kami ini kan main di Bogor ini kami membawa masyarakat Bogor berkompetisi di liga, walaupun sementara kami masih belum maksimal dalam menggunakan putra-putra daerah. Tapi saya berharap nantinya bakal berkembang dan terus bertambah dan sepak bola Jawa Barat bisa lebih hidup lagi,” ungkapnya.

Manahati Tak Masuk Timnas, RD: Saya Setuju dengan McMenemy

Suara.com – Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan mengaku merasa bertanggung jawab setelah pemainnya Manahati Lestusen tidak dipanggil memperkuat timnas Indonesia.

Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy tidak menyertakan nama Manahati untuk dua laga uji coba internasional melawan Yordania dan Republik Vanuatu, karena masalah indisipliner.

Ya, Manahati memang melakukan sikap kurang terpuji di ajang Piala Presiden 2019. Sang pemain menanduk pemain Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat, Maret 2019 lalu.

Karena itulah McMenemy tidak menyertakan Manahati. RD sapaan akrab Rahmad Darmawan selaku pelatihnya di Tira-Persikabo sepakat dengan tindakan yang dilakukan oleh McMenemy itu.

McMenemy memang dikenal sebagai pelatih yang tidak menyukai pemain yang emosional. Juru taktik asal Skotlandia itu lebih senang dengan pemain yang memiliki perilaku baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Saya sangat setuju dengan Simon McMenemy dan itu menjadi pelajaran untuk pelatih juga karena apa yang dilakukan pemain di lapangan tidak luput dari pelatih. Saya waktu itu marah dengan pemain bahkan waktu saya mengeluarkan pernyataan kepada pemain dan manajemen saya sudah katakan, bahwa target Tira-Persikabo, kalau tahun ini tidak jadi juara, kami bisa mendapatkan tim fair play,” kata RD di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy (ketiga kanan) memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (14/6). ANTARA FOTO/Galih PradiptaPelatih timnas Indonesia Simon McMenemy (ketiga kanan) memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (14/6). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

“Artinya semua pemain harus tahu tujuan kami itu. Maka mereka (pemain) harus bisa mengaplikasikannya di lapangan,” tambah mantan pelatih Persija Jakarta itu.

RD menambahkan sikap anak asuhannya sudah mulai membaik. Hal itu terlihat dari tiga awal yang sudah dijalani di Liga 1 2019.

“Semua lihat, kan kemarin kami tidak ada hal-hal yang dilakukan tidak baik lagi oleh pemain. Sudah tiga pertandingan sama sekali tidak ada hal negatif yang dilakukan,” ujarnya.

“Itu yang akan terus kami perbaiki dalam setiap pertandingan. Bagaimanapun di depan nama Persikabo itu ada nama Tira, itu yang harus kita jaga juga,” ungkapnya.

Paulle Bertekad Hapus Catatan Buruk Persija di Markas Persela

Suara.com – Bek asing Persija Jakarta, Steven Paulle, bertekad menghapus catatan buruk saat menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (22/6/2019).

Hal ini dikarenakan dalam empat musim terakhir, Macan Kemayoran –julukan Persija– belum pernah menang di markas Persela. Apalagi, Persija juga tengah dalam catatan buruk lantaran belum meraih kemenangan dari tiga laga awal Liga 1 2019.

Menyusul fakta di atas, Paulle pun bertekad mengubahnya. Pemain asal Prancis itu mengaku sangat termotivasi untuk memenangi pertandingan.

Apalagi Persija sudah melakukan persiapan yang matang. Di bawah asuhan pelatih baru Julio Banuelos, Pasukan Ibu Kota siap menjajal kekuatan Persela di Surajaya.

Pesepak bola Shan United FC Set Phyo Wai (tengah) mencoba melewati pesepak bola Persija Jakarta Steven Paulle (kanan) dan Ismed Sofyan (kiri) pada pertandingan Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (15/5/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.Pesepak bola Shan United FC Set Phyo Wai (tengah) mencoba melewati pesepak bola Persija Jakarta Steven Paulle (kanan) dan Ismed Sofyan (kiri) pada pertandingan Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (15/5/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

“Saya harap kita akan mengubah tradisinya nanti. Kita masih banyak waktu untuk melakukan persiapan dan laga juga masih lama. Ya, kita tahu statistik sangat bisa berubah. Ya, mudah-mudahan kita akan menang di sana,” kata Paulle saat ditemui di Mess Persija, Jakarta Timur, Rabu (19/6/2019).

“Saya peduli dengan poin kita, tapi saya tidak terlalu peduli dengan situasi mereka. Kedua tim butuh poin, kita akan kerja keras untuk naik ke atas klasemen. Jadi tidak ada yang harus dipikirkan kecuali fokus dan menang disana, dan di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ungkap Paulle.

Persija Jakarta membutuhkan kemenangan agar bisa memperbaiki peringkat di klasemen sementara Liga 1 2019. Saat ini, Persija dan Persela Lamongan sama-sama berada di zona degradasi dengan mengumpulkan 1 poin dari tiga pertandingan.

Resmi, Luis Enrique Letakkan Jabatan Pelatih Timnas Spanyol

Suara.com – Luis Enrique mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala tim nasional Spanyol setelah menduduki jabatan tersebut kurang dari setahun lamanya.

Hal itu dikonfirmasi oleh Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, RFEF, Luis Rubiales di Madrid, Spanyol, Rabu (19/6/2019).

“Luis Enrique telah menyampaikan kepada kami bahwa ia tidak akan melanjutkan tugasnya sebagai pelatih,” kata Rubiales demikian dalam potongan video yang diunggah akun resmi RFEF, @rfef.

“Saya menyampaikan terima kasih, ia selalu bersikap baik dalam kerja sama dengan kami selama ini,” ujarnya menambahkan.

Bersamaan dengan mundurnya Enrique, Robert Moreno yang sebelumnya menjabat asisten pelatih akan mengambil alih tugas yang ditinggalkan termasuk menjalani fase kualifikasi Piala Eropa 2020 yang tersisa.

Pelatih timnas Spanyol Luis Enrique memberikan arahan kepada pemain dalam latihan jelang laga UEFA Nations League [AFP]Luis Enrique memberikan arahan kepada pemain dalam latihan jelang laga UEFA Nations League [AFP]

Spanyol masih memiliki enam laga kualifikasi Piala Eropa 2020 yang yang bakal dilakoni di sisa tahun 2019. Terdekat mereka akan bertandang ke Rumania pada 5 September mendatang. Tiga hari setelah itu, La Furia Roja akan menjamu Kepulauan Faroe.

Spanyol saat ini menempati puncak klasemen Grup F kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan raihan 12 poin menyusul catatan sempurna mereka dengan empat kemenangan di empat laga.

Manchester City Perpanjang Kontrak Kyle Walker

Suara.com – Juara Liga Premier Inggris 2018/19 Manchester City memperpanjang kontrak bek kanan Kyle Walker selama dua tahun. Dilansir dari laman resmi klub, dengan tambahan durasi kontrak itu, Walker terikat di Etihad Stadium hingga 2024.

“Saya senang dapat meneken kontrak baru. Bermain untuk City merupakan sesuatu yang sangat saya harapkan,” kata Walker.

Bagi Walker, keputusan untuk memperpanjang kontrak di City sama sekali bukan hal sulit dan membutuhkan pertimbangan. Karena di bawah asuhan Josep Guardiola, Walker mengaku kemampuannya berkembang pesat.

“Ini keputusan mudah. Saya ingin berkompetisi untuk trofi demi trofi, bermain di level tertinggi, dan saya merasa banyak berkembang sebagai pemain selama saya berada di sini.”

Manajer Manchester City Pep Guardiola (kanan) berbicara dengan pemainnya Kyle Walker. Oli SCARFF / AFPManajer Manchester City Pep Guardiola (kanan) berbicara dengan pemainnya Kyle Walker. Oli SCARFF / AFP

Walker direkrut City dari Tottenham Hotspur pada 2017 dengan transfer senilai 50 juta pound. Saat itu transfer Walker tercatat sebagai transfer termahal untuk pemain Inggris, sekaligus menyamai rekor dunia transfer termahal untuk seorang pemain bertahan, seperti yang dibayarkan PSG untuk mendatangkan David Luiz dari Chelsea.

Walker merupakan salah satu rekrutan penting Guardiola di musim panas 2017, bersama Bernardo Silva, Ederson, Benjamin Mendy, dan Danilo.

Sejak berseragam City, ia telah dua kali memenangi gelar Liga Inggris, satu Piala FA, dua Piala Liga Inggris, dan satu Community Shield.

Timnas Indonesia U-23 Siap Jajal Kekuatan Iran

Suara.com – Pelatih tim nasional Indonesia U-23 Indra Sjafri mengatakan tim asuhannya akan menghadapi Iran U-23 pada laga uji coba jelang bergulirnya SEA Games 2019. Tidak tanggung-tanggung, laga melawan Iran akan digelar sebanyak dua kali.

Rencananya uji coba tersebut akan digelar pada September mendatang, di Jakarta dan Papua.

Namun, Indra mengaku belum mengetahui kelanjutan uji coba tersebut. Indra hanya menekankan jika pertandingan itu sangat penting bagi timnya sebelum SEA Games 2019 bergulir pada akhir November mendatang.

“Nanti kalau nggak salah ada uji coba internasional lawan Iran U-23 ya. Tapi, nanti coba tanya ke Sekjen PSSI (Ratu Tisha Destria), kalau nggak salah main sekali di Jakarta dan sekali di Papua,” kata Indra Sjafri saat ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kedua kanan) memberikan intruksi kepada pemain saat sesi latihan di Lapangan Madya, Komplek SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).Timnas U-22 yang terdiri dari 38 pemain hasil seleksi menjalani pemusatan latihan untuk persiapan Piala AFF U-22 di Kamboja, Kualifikasi AFC U-23 di Vietnam, dan Sea Games 2019 di Filipina. ANTARA FOTO/Putra Haryo KurniawanPelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kedua kanan) memberikan intruksi kepada pemain saat sesi latihan di Lapangan Madya, Komplek SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).Timnas U-22 yang terdiri dari 38 pemain hasil seleksi menjalani pemusatan latihan untuk persiapan Piala AFF U-22 di Kamboja, Kualifikasi AFC U-23 di Vietnam, dan Sea Games 2019 di Filipina. ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan

“Uji coba September. Tapi coba tanya sekjen pastinya ya, yang jelas saya harus jujur ada uji coba internasional yang disiapkan oleh PSSI,” ia menambahkan.

“Malahan saya minta kalau ada kemarin itu kaya FIFA A match senior, bisa nggak main keduanya dengan timnas U-23 juga. Tapi kebanyakan tim nggak mau,” jelasnya.

Kalezic: PSM Kalah Hanya Karena Satu Kecerobohan

Suara.com – Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic mengatakan, satu kecerobohan membuat timnya tumbang dengan satu gol tanpa balas dari wakil Vietnam Becamex Binh Duong pada pertandingan leg perdana semifinal zona ASEAN Piala AFC 2019 di Vietnam, Rabu (19/6/2019).

Kekalahan itu diderita PSM setelah lawannya, yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-50, mencetak gol di menit ke-80.

“Gol itu merupakan satu momen kecerobohan dari tim saya,” ujar Kalezic usai pertandingan, dikutip Antara dari tim media PSM Makassar di Jakarta.

Menurut pelatih berkewarganegaraan Belanda itu, sebelum terjadinya gol, PSM Makassar sejatinya mendominasi pertandingan terutama sejak pemain Becamex Nguyen Trung Tin di kartu merah pada menit ke-50.

Becamex, kata Kalezic, juga tidak tampak berbahaya sampai satu kecerobohan terjadi di menit ke-80, kala bola hasil umpan jauh Le Tan Tai berhasil dikejar oleh pemain pengganti Nguyen Tien Linh dan disundul masuk ke gawang PSM.

“Kami tahu Becamex memiliki banyak pemain berkualitas bagus. Mereka menunjukkannya hari ini,” sambung Kalezic.

Sementara ketika ditanya alasan dirinya memilih membangkucadangkan penyerang tersuburnya di Piala AFC 2019, Eero Markkanen, dan memilih menurunkan Guy Junior, Kalezic hanya menjawab singkat.

“Pemain dengan nomor punggung 39 (Guy Junior) lebih layak berada di lini depan,” ujarnya.

Kalah 1-0 di leg pertama, peluang PSM untuk melaju ke final belum tertutup. Untuk membalikkan keadaan, PSM wajib menang dengan selisih minimal dua gol di leg kedua yang akan digelar pada 26 Juni 2019.

Kembali Dibuang Real Madrid, James Gabung Napoli

Suara.com – Gelandang Real Madrid James Rodriguez, tampaknya tidak akan memperkuat Los Blancos di musim 2019/20. Usai mengakhiri masa peminjamannya di Bayern Munich di akhir musim 2018/19, pemain asal Kolombia itu musim depan akan merumput di Serie A Italia.

Dilansir dari Daily Mail, Rabu (19/6/2019), James sudah menandatangani kesepakatan dengan Napoli dengan status pinjaman.

Laporan itu menjelaskan kepindahan tersebut telah dikonfirmasi, namun hingga saat ini kedua klub masih bungkam mengenai proses peminjaman James.

James menghabiskan dua musim terakhir sebagai pemain pinjaman di Bayern Munich setelah jarang dimainkan oleh Real Madrid. Setelah dua musim, klub Jerman itu menolak untuk mempermanenkan status James karena sang pelatih Niko Kovac tidak menginginkan pemain 27 tahun itu.

Gelandang serang Bayern Munich, James Rodriguez (AFP/Odd Andersen)Gelandang serang Bayern Munich, James Rodriguez (AFP/Odd Andersen)

Peminjaman ke Napoli membuka jalan bagi Rodriguez untuk kembali bersaing dengan posisi reguler. Pasalnya, Napoli saat ini dibesut oleh mantan pelatihnya di Real Madrid, Carlo Ancelotti.

Kesepakatan peminjaman James tersebut termasuk dengan gaji, biaya penandatanganan dan biaya transfer permanen di masa depan, yang total mencapai lebih dari 89 juta poundsterling (sekitar Rp1,6 triliun).

James tampil 111 kali dan mencetak 36 gol untuk Real Madrid setelah bergabung dengan klub Spanyol itu dengan nilai transfer 63 juta poundsterling dari AS Monaco pada 2014.

Kedatangan Luka Jovic dan Eden Hazard semakin membuat James tidak memiliki tempat di skuat asuhan Zinedine Zidane.

Real Madrid berharap dapat menjual pemain berusia 27 tahun itu secara permanen. Namun hingga kini, Madrid tak juga menemukan klub yang bersedia memenuhi biaya transfer dan gaji James yang cukup tinggi.

Preview Copa America 2019: Argentina vs Paraguay

Suara.com – Gelaran Copa America 2019 telah memasuki matchday 2 di babak fase grup. Dua partai dari Grup B pun akan dihelat besok, Kamis (20/6/2019) pagi WIB, termasuk Timnas Argentina vs Paraguay.

Timnas Argentina jelas akan mencoba meraih hasil yang lebih baik, saat menjajal kekuatan Paraguay di Estadio Governador Magalhaes Pinto pada laga besok pagi.

Ya, kemenangan jadi harga mati jika La Albiceleste —julukan Timnas Argentina— ingin menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

Seperti diketahui, Lionel Messi dan kawan-kawan menelan kekalahan mengecewakan dengan skor 0-2 dari Kolombia pada laga matchday 1 lalu.

Sementara itu, Paraguay juga mengincar kemenangan perdana mereka di Copa America 2019.

Seperti diketahui, pada matchday 1 lalu, Paraguay hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan tim undangan Copa America tahun ini, yakni juara Asia Qatar.

Untuk Argentina. sosok Lionel Messi jelas akan kembali jadi tumpuan. La Pulga —julukan Messi— memang tak bisa berbuat banyak pada laga perdana Argentina di Copa America 2019.

Meski demikian, Messi diharapkan bisa mengeluarkan magisnya seperti kala membela panji Barcelona di sepanjang musim 2018/2019.

Performa individual Messi bisa dibilang memang luar biasa dengan dengan total mengemas 51 gol plus 22 assist dari 50 pertandingan bersama Barcelona di semua ajang, meski pada akhirnya penyerang berusia 31 tahun itu hanya bisa mengantar klubnya juara Liga Spanyol namun gagal di Copa del Rey dan Liga Champions.

Argentina sendiri diprediksi akan melakukan beberapa perubahan di laga kontra Paraguay. Nama-nama seperti Milton Casco, Rodrigo De Paul, Roberto Pereyra, hingga Lautaro Martinez dikabarkan akan diturunkan sejak menit awal oleh pelatih Lionel Scaloni.

Dari kubu Paraguay, pelatih Eduardo Berizzo mungkin akan mempertimbangkan memainkan Derlis Gonzalez sebagai starter menghadapi Argentina, setelah winger Santos itu turun dari bangku cadangan namun keluar sebagai penampil terbaik di laga kontra Qatar.

Prakiraan Susunan Pemain

Timnas Argentina XI: Armani; Casco, Pezzella, Otamendi, Tagliafico; Pereyra, Paredes, Lo Celso, De Paul; Messi, Aguero.

Pelatih: Lionel Scaloni (Argentina)

Timnas Paraguay XI: Fernandez; Valdez, Balbuena, Alonso, Arzamendia; Ortiz, Rojas; Gonzalez, Almiron, Dominguez; Cardozo.

Pelatih: Eduardo Berizzo (Argentina)

Dikritik Pedas, Pacar Cristiano Ronaldo Jawab dengan Pamer Foto Seksi

Suara.com – Selain Cristiano Ronaldo, sosok sang kekasih Georgina Rodriguez nyatanya juga tak pernah sepi dari gosip dan pemberitaan. Model cantik yang baru saja mengunggah foto seksi di kolam renang tersebut belum lama ini dikritik konsultan brand kenamaan.

Dilansir dari golssip, Gio sapaan akrabnya saat ini diketahui mulai menyaingi popularitas sang kekasih, Cristiano Ronaldo. Ini bisa dilihat dari jumlah followersnya di sosial media yang meroket dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan pengikut yang bejibun, sejumlah produk pun bergantian menjalin kerja sama dengan Gio.

Namun, sosok Georgina yang kini didapuk jadi salah satu influencer di sosial media nyatanya mendapat kritik tajam dari seorang konsultan brand Saffron, Jacob Benbunam.

Menurutnya popularitas kekasih Cristiano Ronaldo itu tak berpengaruh signifikan dengan penjualan produk.

“Georgina Rodriguez tak lebih dari objek di dunia furnitur periklanan, perabot yang cantik tapi tetap saja hanya sebuah perabotan dan saya berharap Cristiano tidak marah tentang hal ini,” ucapnya blak-blakan.

Namun, seperti tak ingin terlalu peduli dengan kritik semacam itu, Georgina justru santai dan tetap rutin mengunggah foto-foto seksi di akun Instagramnya sambil mempromosikan produk-produk yang bekerja sama dengannya. Salah satunya seperti unggahan saat ia berendam di sebuah kolam renang hanya mengenakan pakaian dalam merek yamama seperti yang tertera pada keterangan unggahannya.

Dalam unggahan foto tersebut, Gio terlihat membelakangi kamera dan melepas senyumnya ke arah samping. Di pose tersebut bagian pantat hampir terlihat jelas lantaran tampak menonjol hingga membuat sejumlah netizen gagal fokus.

Sementara tak sedikit dari para netizen lainnya memuji pesona Gio yang terlihat cantik dan begitu seksi. 

Bicara Masa Depannya, Mourinho: Kebahagiaan Kini Lebih Penting dari Trofi

Suara.com – Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho hingga detik ini belum juga menentukan ataupun menemukan tim baru yang akan ia tangani. Ya, Mourinho masih menganggur sejak dipecat Man United pada Desember 2018 lalu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Mourinho sudah dikaitkan dengan tim-tim kenamaan Eropa mulai dari Inter Milan, Juventus, AS Roma, Bayern Munich, Borussia Dortmund, Benfica, PSG, Olympique Lyon, AS Monaco, Celtic, Everton, Newcastle United, hingga PSG.

Namun, hingga kini Mourinho belum juga bergabung dengan tim manapun. Well, dalam sebuah wawancara dengan Eleven Sports, pelatih berusia 56 tahun itu kembali buka suara soal masa depannya.

Mourinho mengakui jika dirinya mulai tertarik menangani sebuah tim nasional, alih-alih kembali melatih di level klub. Meski demikian, eks pelatih Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid itu tetap tak menutup untuk kembali menukangi sebuah klub di musim 2019/2020.

Mourinho sendiri beberapa waktu lalu menegaskan jika dirinya berhasrat untuk segera kembali melatih. Pelatih berpaspor Portugal itu mengaku kangen atmosfer di bench, yakni ketika memimpin tim asuhannya bertanding.

Yang menarik, dalam wawancara dengan Eleven Sports, Mourinho menyatakan jika dirinya kini lebih mementingkan kebahagiaan ketika menukangi sebuah tim ketimbang meraih trofi demi trofi.

Hal ini memang cukup mengejutkan, pasalnya Mourinho selama ini dikenal sebagai pelatih pragmatis yang amat mendewakan raihan kemenangan dan tentunya juga gelar juara.

Mourinho menyatakan jika ia ingin gembira dalam menjalani pekerjaan barunya nanti.

“Untuk ke depannya, saya takkan menerima pekerjaan hanya untuk itu (meraih trofi demi trofi). Saya hanya akan pergi ke proyek yang benar-benar menyakinkan saya,” ucap Mourinho dilansir dari Tribal Football.

“Saya ingin merasa gembira, enjoy, bukan hanya menang dan menang. Saya ingin senang dan saya tidak akan menerima sebuah proposal tanpa merasa benar-benar yakin dengan itu. Itu yang saya pikirkan saat ini,” celoteh pelatih berjuluk The Special One. 

“Itulah mengapa jika sebuah klub mengatakan ‘saat ini kami tidak berada dalam kondisi untuk menang, namun kami ingin Anda menciptakan kondisi-kondisi untuk menang’, maka saya akan dengan senang hati mengevaluasi dan mempertimbangkan tawaran tersebut,” tukasnya.

Minus Satu Pemain, Becamex Binh Duong Tundukkan PSM

Suara.com – Kemenangan berhasil diraih Becamex Binh Duong di leg pertama babak semifinal Piala AFC 2019. Menjamu PSM Makassar di Go Dau Stadium, Rabu (19/6/2019), Becamex menang tipis dengan skor 1-0.

Kalah 1-0 di leg pertama, peluang PSM untuk melaju ke partai puncak belum tertutup. Mengingat PSM masih memiliki leg kedua yang akan digelar pada 26 Juni 2019 di Indonesia.

Jalannya Pertandingan

Bertandang ke Go Dau Stadium, PSM terlihat bermain sangat hati-hati di awal laga. Bermain dengan tempo lambat, para pemain PSM mencoba untuk mencari celah demi merangsek ke pertahanan Becamex.

Memasuki menit ke-5, Guy Junior mencoba menembus pertahanan tuan rumah dari sisi kanan lapangan. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan pemain lawan.

Becamex yang berbalik mengancam mendapat peluang lewat set piece di menit sembilan. Tendangan bebas yang dieksekusi Victor Mansaray sempat memicu kemelut di kotak penalti PSM. Beruntung bagi tim besutan Darije Kalezic, bola liar berhasil dibuang Aaron Evans sebelum sempat disambar pemain tuan rumah.

Menyambut umpan silang Wiljan Pluim, Zulham Zamrun nyaris mengubah papan skor di menit 13. Sayang bola hasil tandukkan Zulham off target.

Enam menit berselang, tekanan kembali dilancarkan PSM. Lewat eksekusi set piece, bola dilepaskan Marc Klok ke depan gawang Becamex namun tak satupun pemain PSM yang datang menyambut.

Jual beli serangan antara kedua tim terjadi di sepanjang laga. Seperti halnya PSM, lewat sisi kanan lapangan Becamex mencoba meruntuhkan pertahanan tim tamu. Saling ancam, namun kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol.

Tiga menit bola bergulir di babak kedua, Zulham mendapat peluang untuk memecah kebuntuan. Mendapat ruang, Zulham melepaskan tendangan keras ke gawang Tran Duc Cuong. Sayang bola melebar tipis di sisi kanan gawang lawan.

Lima menit babak kedua berjalan, tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain. Nguyen Trung Tin diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua menyusul tekel kerasnya terhadap Rasyid Bakri.

Kalah jumlah pemain, tidak berarti Becamex bermain bertahan. Tim besutan Thanh Son Nguyen justru bermain seperti di babak pertama dengan pressing tinggi. Bahkan tendangan Le Tan Tai nyaris berbuah gol di menit 54.

Memasuki pertengahan babak kedua Le Tan kembali mengancam. Lolos dari kawalan, Le melepaskan tendangan ke gawang. Beruntung bagi PSM, bola masih mampu diamankan Rivki Mokodompit.

Di awal menit 70, Zulham kembali mendapat peluang. Menyambut umpan silang Guy, Zulham menyambar bola. Sayang, bola lagi-lagi tidak tepat sasaran.

Menahan gempuran PSM, peluang didapat Becamex di menit 80. Lewat serangan balik cepat, papan skor akhirnya berubah setelah umpan panjang Le Tan dari tengah lapangan ditanduk Nguyen Tien Linh ke dalam gawang Rivki Mokodompit. Tuan rumah memimpin 1-0.

Tertinggal satu gol, PSM semakin rajin menggedor pertahanan tuan rumah. Gelombang serangan dilancarkan dari berbagai sisi lewat kerjasama Asanawi, Klok dan Eero Makkanen yang baru masuk di menit 87 menggantikan Rizky Pellu, namun tak juga mampu meruntuhkan kokohnya tembok pertahanan Becamex.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah tetap bertahan.

Susunan Pemain
Becamex Binh Duong (4-4-2): Tran Duc Cuong; Ho Tan Tai, Nguyen Thanh Long, Nguten Anh Tai, Ali Rabo; Victor Mansaray, Nguyen Trong Huy, To Van Vu, Dinh Hoang Max; Wander Luiz, Nguyen Anh Duc.
Pelatih: Thanh Son Nguyen

PSM Makassar (4-3-3): Rivki Mokodompit; Asnawi Mangkualam, Abdul Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi; Wiljan Pluim, Rizky Pellu, Marc Klok; Zulham Zamrun, Rahmat, Guy Junior.
Pelatih: Darije Kalezic

Becamex Binh Duong dan PSM Masih Sama Kuat di Babak Pertama

Suara.com – Jual beli serangan tersaji di sepanjang 45 menit babak pertama leg pertama babak semifinal Piala AFC 2019 tersaji di Go Dau Stadium, Rabu (19/6/2019), saat Becamex Binh Duong menjamu PSM Makassar.

Meski sama-sama tampil menekan, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan dan sementara harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.

Jalannya Pertandingan

Bertandang ke Go Dau Stadium, PSM terlihat bermain sangat hati-hati di awal laga. Bermain dengan tempo lambat, para pemain PSM mencoba untuk mencari celah demi merangsek ke pertahanan Becamex.

Memasuki menit ke-5, Guy Junior mencoba menembus pertahanan tuan rumah dari sisi kanan lapangan. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan pemain lawan.

Becamex yang berbalik mengancam mendapat peluang lewat set piece di menit sembilan. Tendangan bebas yang dieksekusi Victor Mansaray sempat memicu kemelut di kotak penalti PSM. Beruntung bagi tim besutan Darije Kalezic, bola liar berhasil dibuang Aaron Evans sebelum sempat disambar pemain tuan rumah.

Menyambut umpan silang Wiljan Pluim, Zulham Zamrun nyaris mengubah papan skor di menit 13. Sayang bola hasil tandukkan Zulham off target.

Enam menit berselang, tekanan kembali dilancarkan PSM. Lewat eksekusi set piece, bola dilepaskan Marc Klok ke depan gawang Becamex namun tak satupun pemain PSM yang datang menyambut.

Jual beli serangan antara kedua tim terjadi di sepanjang laga. Seperti halnya PSM, lewat sisi kanan lapangan Becamex mencoba meruntuhkan pertahanan tim tamu.

Saling ancam, namun kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol.

Susunan Pemain
Becamex Binh Duong (4-4-2): Bui Tan Truong; Ho Tan Tai, Nguyen Thanh Long, Nguten Anh Tai, Ali Rab; Victor Mansaray, Nguyen Trong Huy, To Van Vu, Dinh Hoang Max; Wander Luiz, Nguyen Anh Duc.
Pelatih: Thanh Son Nguyen

PSM Makassar (4-3-3): Rivki Mokodompit; Asnawi Mangkualam, Abdul Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi; Wiljan Pluim, Rizky Pellu, Marc Klok; Zulham Zamrun, Rahmat, Guy Junior.
Pelatih: Darije Kalezic

Derby Jawa Timur, Persebaya Kontra MU Berakhir Imbang di Gelora Bung Tomo

Suara.com – Derby Jawa Timur tersaji di leg pertama perempatfinal Piala Indonesia. Persebaya bermain imbang 1-1 kontra tamunya, Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (19/6/2019) petang WIB.

Persebaya dikejutkan gol cepat penyerang Madura United, Aleksandar Rakic. Rakic membuat gawang Persebaya bergetar saat laga baru berusia dua menit, setelah top skor Liga 1 musim lalu itu lepas dari jebakan off-side.

Setelah itu, Persebaya mencoba lepas dari pressing ketat Madura United. Gawang tuan rumah sendiri nyaris kembali bergetar pada menit 10. Beruntung, kiper Miswar Saputra tampil gemilang.

Manuchehr Jalilov membuat peluang pertama bagi Persebaya pada menit 21. Sayang, tendangannya masih bisa dihentikan Muhammad Ridho Djazulie, sang kiper Madura United.

Di sisi lain, Miswar Saputra kembali melakukan penyelamatan gemilang pada menit 24. Kiper asal Aceh ini menghentikan tendangan keras pemain Madura United yang juga eks Persebaya, Andik Vermansah.

Memasuki menit 35, Persebaya terus mengurung pertahanan Madura United. Tetapi bola berulang kali disapu barisan pertahanan tim tamu yang dikomandoi Jaimerson Xavier.

Pada menit 40, tembakan kaki kiri Oktafianus Fernando membentur tiang gawang! Persebaya masih buntu.

Hingga babak pertama berakhir, Madura United masih mengamankan keunggulan satu gol atas Persebaya.

Selepas turun minum, Persebaya mengubah kompisi pemain dengan memasukkan Irfan Jaya dan Osvaldo Haay. Upaya ini untuk menambah ketajaman lini serang anak asuhan Djadjang Nurdjaman tersebut.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Osvaldo Haay langsung mampu menyamakan kedudukan pada menit 54 usai memanfaatkan kelengahan para bek Madura United.

Kedudukan imbang membuat pertandingan berjalan menarik. Madura United dan Persebaya berusaha keras dan menciptakan sejumlah peluang untuk mencetak mencetak gol.

Pertandingan terpaksa diakhiri lebih cepat saat waktu menyisakan satu menit di masa injury time karena ada oknum suporter yang masuk ke dalam lapangan. Kedudukan 1-1 menjadi penutup laga tersebut

Susunan Pemain

Persebaya XI: Miswar Saputra; Novan Setya, Hansamu Yama, Mokhamad Syaifuddin, Ruben Karel Sanadi, Misbakus Solikin, Muhammad Hidayat, Oktafianus Fernando, Damian Lizio, Manuchekhr Dzhalilov, Amido Balde.

Madura United XI: Muhammad Ridho; Andik Rendika Rama, Fandry Imbiri, Jaimerson Xavier, Marckho Sandi, Asep Berlian, Zulfiandi, Andik Vermansah, Alberto Goncalves, Greg Nwokolo, Aleksandar Rakic.