BOPI Beri Catatan pada PSSI Terkait Penyelenggaraan Piala Presiden 2019

Suara.com – Menjelang perhelatan Piala Presiden 2019, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan beberapa catatan untuk PSSI. Catatan itu diberikan saat Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria bertemu dengan BOPI di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jumat (22/2/2019). 

Ketua Umum BOPI, Richard Sambera menjelaskan jika BOPI meminta PSSI memperhatikan beberapa hal penting terkait penyelenggraan Piala Presiden agar berjalan sukses, baik, aman, tertib, bermartabat, dan transparan. 

Beberapa catatan itu, antara lain soal kepastian pemain asing dengan visa yang tepat. BOPI meminta federasi memperjelas status pemain asing yang ikut pertandingan bukan dengan visa wisata. 

“Saya minta jangan ada lagi pemain asing yang masuk dengan visa wisata, lalu ikut turnamen. Ada yang namanya visa terbatas. Mungkin itu lebih tepat,” kata Richard dalam rilis yang diterima suara.com, Rabu (27/2/2019)

Selain itu, BOPI meminta PSSI agar benar-benar memperhatikan potensi kerusuhan antar penonton, terlebih saat ini adalah musim kampanye politik. Ya, sehingga tidak terjadi kegaduhan yang terjadi. 

“Saya minta selama turnamen tidak boleh terjadi pelanggaran-pelanggaran peraturan terkait kampanye Pilpres atau Pileg 2019, termasuk tinggginya potensi kerusuhan,” tutur Richard.

Lebih lanjut, Richard berharap Piala Presiden 2019 dapat berjalan dengan baik. Piala Presiden edisi keempat ini diharapkan menjadi cermin sebelum dimulainya kompetisi sesungguhnya, yakni Liga 1 2019.

“Saya berharap Piala Presiden ini berjalan dengan baik. Ini menjadi uji coba terhadap liga nanti, sehingga jika pramusim sukses, mudah-mudahan liga juga sukses,” tukasnya. 

Sementara itu, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria menyatakan jika pihaknya akan coba menjalankan Piala Presiden 2019 dengan sebaik-baiknya. PSSI sebagai operator kompetisi akan coba menjalankan Piala Presiden sebagai bekal untuk kompetisi mendatang. 

“Kami konsisten menggelar Piala Presiden 2019 sebagai turnamen pramusim, yang diharapkan menjadi bekal bagi klub-klub Liga 1 untuk mengarungi kompetisi musim depan,” ujar Tisha.

“PSSI ingin menjadikan Piala Presiden 2019 sebagai ajang pertama untuk menjajal berdirinya badan independen wasit profesional. Badan ini merupakan gagasan Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI), hasil kerja sama dengan Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA),” tambah perempuan berparas cantik itu.

Piala Presiden 2019 sendiri bakal kick-off pada 2 Maret mendatang. Bandung, Magelang, Sleman, Malang, dan Bekasi akan menjadi tuan rumah di babak fase grup. 

Bandung sendiri akan menjadi kota tuan rumah laga pembuka turnamen ini, yaitu antara Persib melawan Tira-Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, 2 Maret mendatang.

Dua Pemain Asing Diajak Makan Malam CEO PSS Sleman, Ini Isi Obrolan Mereka

Suara.com – Dua pemain asing, Alfonso de la Cruz dan Brian Ferreira terlihat dalam acara jamuan makan malam internal yang digelar Direksi PT Putra Sleman Sembada (PSS) selaku perusahaan yang menaungi PSS Sleman kemarin. Para pemain asing itu tampak ngobrol serius dengan CEO PT PSS, Soekeno. Kira-kira apa yang dibicarakan ya?

Humas PT PSS, Johannes Sugianto mengungkapkan tidak ada yang khusus pada acara makam malam tersebut. Selain sekadar untuk menjalin keakraban, jamuan tersebut sekaligus untuk memperkenalkan Alfonso dan Brian.

Brian Ferreira (paling kiri), Antonio Teles (agen), Soekeno, dan Alfonso de la Cruz. (Istimewa).Brian Ferreira (paling kiri), Antonio Teles (agen), Soekeno, dan Alfonso de la Cruz. (Istimewa).

“Tidak ada acara khusus, hanya makan malam sekalian berkenalan dengan Alfonso dan Brian. Santai-santai saja bersama suporter,” terang Johannes Sugianto ketika dihubungi wartawan.

Dalam kesempatan itu, CEO PT PSS, Soekeno tampak lama berbincang dengan Alfonso, mendengarkan pengalaman pemain kelahiran Villarrobledo, Spanyol itu.

Kemudian, Brian Ferreira yang pernah bermain bersama Johor Darul Takzim datang bersama agennya, Antonio Teles juga bercakap dengan Soekeno.

Pada makan malam itu, dihadiri pula oleh beberapa petinggi PT PSS seperti Yoni Arseto (Direktur Operasional) dan Hempri Suyatna (Direktur Litbang). Sementara itu, manajer PSS Sleman, Retno Sukmawati tidak hadir karena sedang dirawat di RS Bethesda akibat kelelahan. (bolatimes.com)

Sensasi Syahrini yang Pernah Elus David Beckham Sampai Ditolak Istrinya

Suara.com – Sosok Syahrini tampaknya tengah jadi buah bibir beberapa hari terakhir. Puncaknya, hari ini, Rabu (27/2/2019) artis sensasional itu bikin heboh lantaran baru saja dipersunting oleh pengusaha tajir, Reino Barack. Sebelum ini, pelantun Jangan Memilih Aku itu juga pernah bikin heboh saat elus pipi mega bintang sepak bola David Beckham hingga ditolak bertemu sang istri Victoria Beckham.

Jagad hiburan hingga lini massa heboh memperbincangkan tentang Syahrini yang baru saja dipersunting pengusaha Reino Barack. Keduanya diketahui melangsungkan pernikahan di Jepang.

Nah, sebelum ini, Syahrini yang akrab dengan ungkapan cetar membahana juga kerap membuat heboh dan gemas para netizen. Salah satunya saat ia mengelus pipi mega bintang sepak bola, David Beckham.

Peristiwa itu terjadi pada akhir 2011 lalu ketika David Beckham dan rombongan pemain LA Galaxy datang ke Indonesia melakoni uji coba menghadapi Timnas Indonesia. Syahrini yang didapuk untuk menyambut kedatangan eks pemain Manchester United itu pun ‘lepas kendali’.

Begitu bertemu langsung dan mengalungkan rangkaian bunga selamat datang, Syahrini kemudian mencuri kesempatan dengan mengelus pipi David Beckham. Tak hanya itu, demi menarik perhatian sang mega bintang, Syahrini pun datang berdandan bak Victoria Beckham.

“Akhirnya aku bisa eye contact. Dia lebih tinggi dari aku ya, pasti dia lihat bulu mata anti badai aku. Terus aku kalungin bunga, aku bilang congratulation, welcome to Indonesia, enjoy Jakarta. Aku pegang pipinya terus dia bilang Thank You, aduh..,” ungkapnya di depan awak media kala itu.

Empat tahun berselang, Syahrini juga bikin heboh ketika ditolak istri David Beckham yakni Victoria Beckham ketika datang ke Indonesia dalam acara promosi produk labelnya yang bekerja sama dengan On Pedder di Plaza Indonesia.

Saat itu disebut bahwa Syahrini ditolak saat meminta untuk bertemu dengan Victoria Beckham. Manajemen Syahrini saat itu berusaha meminta waktu agar bisa bertatap muka dengan Victoria Beckham. Namun sayangnya upaya itu tak mendapat respon dari manajemen Victoria Beckham.

Seperti diketahui Syahrini merupakan penggemar berat Victoria Beckham. Syahrini mengakui bahwa hampir sebagian besar sumber inspirasi fashionnya berasal dari Victoria Beckham. (bolatimes.com)

Keren Gila, Skill Dewa Cesc Fabregas Sampai Bikin Pemain Lyon Tertipu

Suara.com – Skill dewa diperagakan gelandang AS Monaco, Cesc Fabregas ketika berhadapan dengan Olympique Lyon dalam laga lanjutan Ligue 1. Umpannya di laga itu membuat pemain Lyon sampai tertipu.

AS Monaco berhasil menang saat berhadapan dengan Olympique Lyon di Stade Louis II pada Senin (27/2/2019). Tim yang berjuluk Les Rouge et Blanc itu menang dengan skor 2-0 lewat gol yang cetak oleh Gelson Martins dan Rony Lopes.

Kemenangan itu pun menjadi dorongan yang besar bagi AS Monaco untuk menjauh dari zona degradasi. Pasalnya tim yang kembali ditangani oleh Leonardo Jardim itu sempat mengalami musim yang buruk ketika ditangani oleh Thierry Henry di musim ini.

Sebelum bisa menempati posisi 16 dalam klasemen Ligue 1, AS Monaco sempat berada di zona degradasi. Kini mereka pun perlahan mulai kembali ke jalur kemenangan. Dalam empat laga terakhir, Monaco memperoleh kemenangan tiga kali dan hasil imbang satu kali.

Namun terlepas dari kemenangan AS Monaco melawan Olympique Lyon, pada laga tersebut Cesc Fabregas mencuri perhatian lewat umpan ciamiknya. Mantan pemain Chelsea itu sampai membuat pemain Lyon terkecoh karena umpannya.

Mantan pemain Chelsea itu melakukannya seperti tak sengaja. Saat itu Fabregas menerima umpan dan mengontrol bola dengan menginjaknya menggunakan kaki kiri.

Melihat tubuh Fabregas yang tak seimbang, pemain Lyon, Tanguy Ndombele saat itu langsung merespons dengan maju untuk merebut bola. Akan tetapi, mantan kapten Arsenal itu justru melakukan yang terduga. Ia memberikan umpan kepada Aleksandr Golovin dengan menginjak ujung bola.

Alhasil bola pun meluncur ke kaki Golovin dan membuat Tanguy Ndombele tertipu.

Berikut video umpan ciamik dari Cesc Fabregas tersebut.

(bolatimes.com)

Riko Simanjuntak Akui Sulit Main di Laga Awal Piala AFC 2019

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha

Pesepakbola Persija Jakarta, Riko Simanjutak dihalau pesepakbola Becamex Binh Duong, Nguyen Anh Tai saat laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 kontra Becamex Binh Duong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Pesepakbola Persija Jakarta, Riko Simanjutak dihalau pesepakbola Becamex Binh Duong, Nguyen Anh Tai saat laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 kontra Becamex Binh Duong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Persija Jakarta hanya bermain imbang tanpa gol dengan Becamex Binh Duong di Piala AFC 2019

4 Jam Diperiksa, Joko Driyono Bicara soal Kick-off Piala Presiden 2019

Suara.com – Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus perusakan barang bukti pengaturan skor, Rabu (27/2/2019). Jokdri -sapaan akrab Joko- diperiksa di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama empat jam lebih hari ini.

Meski demikian, Jokdri tak mengungkapkan soal proses penyidikan berlangsung. Dirinya hanya menyebut, pemeriksaan ini merupakan permohonan pribadi pada saat BAP kedua. Secara pribadi, dia menyampaikan permohonan untuk datang kembali pekan depan.

“Ada dua poin saja. Pertama memang konfirmasi ulang BAP kedua hari Kamis 21 Februari, minggu yang lalu. Kemudian yang kedua, saya secara pribadi menyampaikan permohonan untuk datang kembali minggu depan,” ujar Joko Driyono di lokasi.

Jokdri menambahkan, pemeriksaan yang ia jalani berkaitan dengan beberapa agenda alias turnamen yang sedang dipersiapkan PSSI, khususnya menjelang kick-off Piala Presiden 2019.

“Ini juga ada hubungannya dengan beberapa agenda yang sedang kami persiapkan, khususnya menjelang kick-off Piala Presiden. Alhamdulillah disetujui oleh penyidik,” jelasnya.

Sebelumnya, Joko Driyono mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (21/2/2019). Kedatangannya guna memenuhi pemeriksaan penyidik Satgas Anti Mafia Bola dalam agenda pemeriksaan lanjutan yang sebelumnya dilakukan pada Senin (18/2/2019).

Untuk diketahui, Jokdri ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor, usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (19/2/2019) pagi.

Ia menjalani pemeriksaan tersebut selama 20 jam, terhitung masuk sejak Senin (18/2/2018) pukul 09.50 WIB dan keluar Selasa (19/2/2019) pukul 06.53 WIB.

Jokdri sendiri terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 265 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.

KLB PSSI Dipastikan Tak Ganggu Pemusatan Latihan Timnas Indonesia

Suara.com – Rencana PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) dipastikan tidak akan menggangu Pemusatan Latihan (TC) tim nasional Indonesia. Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah ranah dirinya.

PSSI memutuskan menggelar KLB usai ditetapkannya Plt Ketua Umum Joko Driyono sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti yang diduga ada kaitannya dengan pengaturan skor. Pelaksanaan KLB sesuai statuta yaitu paling lambat tiga bulan setelah ditetapkannya kongres tersebut.

“Saya tidak tahu dengan hal yang tidak bisa saya kontrol,” ujar Simon McMenemy di Kantor PSSI, gedung FX Sudirman.

“Yang saya bisa kontrol adalah area teknik. Saya bisa kontrol yang saya inginkan. Saya bersama tim ingin membawa aura positif di mana saya tim ini berada,” ia menambahkan.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia sedang bersiap untuk melakukan pemusatan latihan di Perth, Australia pada 6-17 Maret 2019 dan Bali pada 18-21 Maret 2019.

TC itu digelar sebagai persiapan timnas menghadapi laga uji coba internasional (FIFA match day) menghadapi Myanmar di Stadion Mandala Thiri, Myanmar, pada 25 Maret 2019.

Ada 27 pemain yang sudah dipastikan Simon McMenemy menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia. Salah satunya adalah pemain Persebaya Surabaya, Otavio Dutra yang saat ini menyelesaikan proses naturalisasi.

Preview Real Madrid vs Barcelona: Selangkah Lagi Menuju Final Copa del Rey

Suara.com – Laga akbar El Clasico akan kembali tersaji Kamis (28/2/2019) dini hari WIB nanti. Dari leg kedua Copa del Rey 2018/2019, Real Madrid akan menjamu sang seteru abadi, Barcelona di Estadio Santiago Bernabeu, dengan agregat sementara 1-1.

Real Madrid jelas memiliki keuntungan besar. Selain akan menjadi tuan rumah pada laga dini hari nanti, Los Blancos juga telah mengantongi satu gol tandang.

Pada leg pertama yang digelar di Camp Nou pada 7 Februari 2019 lalu, Barcelona memang ditahan imbang dengan skor 1-1. Real Madrid unggul cepat pada menit keenam lewat gol Lucas Vazquez, namun gol Malcom pada menit 57 berhasil menyelamatkan Barcelona dari kekalahan.

Barcelona sendiri bisa dibilang tampil pincang kala itu, sebagaimana sang megabintang, Lionel Messi tidak dalam kondisi fit 100 persen karena diganggu cedera minor.

Messi saat itu baru masuk lapangan pada menit 63. Meski demikian, penyerang berusia 31 tahun berjuluk La Pulga itu tentu bakal bermain sejak awal pada laga di Bernabeu dini hari nanti.

Real Madrid sendiri jelas wajib waspada akan potensi ancaman yang bisa dihadirkan Messi. Sang megabintang memang tengah on fire, di mana ia tampil beringas akhir pekan lalu dengan mencetak hattrick, plus satu assist, yang membawa Barca melibas tuan rumah Sevilla 4-2 dalam lanjutan Liga Spanyol 2018/2019.

Belum lagi performa Real Madrid saat ini bisa dibilang tak meyakinkan. Akhir pekan lalu, Real Madrid harus bersusah payah untuk bisa mengamankan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Levante pada jornada ke-25 Liga Spanyol 2018/2019.

Dua gol Real Madrid di markas Levante sendiri semuanya tercipta lewat penalti, yang berhasil dieksekusi Gareth Bale dan Karim Benzema.

Sementara pada jornada ke-24, Real Madrid di luar dugaan dipermalukan tim papan bawah Girona. Bermain di Bernabeu, armada Santiago Solari dipermalukan dengan skor 1-2 di depan publiknya sendiri.

Team News

Bek andalan sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos dipastikan bisa kembali memperkuat timnya usai absen saat Los Blancos menang atas tuan rumah Levante pada laga lanjutan Liga Spanyol 2018/2019, akhir pekan lalu.

Sementara itu, Isco Alarcon dipastikan absen pada laga dini hari nanti lantaran cedera punggung. Sedangkan Marcos Llorente masih belum akan tampil karena masalah cedera betis.

Dari kubu tim tamu, Barcelona dipastikan kehilangan Arthur Melo, namun centre-back Samuel Umtiti telah kembali bermain pada laga lanjutan Liga Spanyol kontra Sevilla akhir pekan lalu, setelah sebelumnya absen tiga bulan karena cedera lutut yang cukup parah.

Prakiraan Susunan Pemain

Real Madrid: Navas; Carvajal, Varane, Ramos, Marcelo; Kroos, Casemiro, Modric; Lucas Vazquez, Benzema, Vinicius.

Pelatih: Santiago Solari

Barcelona:  (4-3-3): Ter Stegen; Sergi Roberto, Pique, Umtiti, Alba; Rakitic, Busquets, Vidal; Messi, Luis Suarez, Dembele.

Pelatih: Ernesto Valverde

Mantan Manajer Persibara Sambangi Satgas Anti Mafia Bola Terkait Hal Ini

Suara.com – Mantan manajer klub Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (27/2/2019). Kedatangan Lasmi bertujuan menanyakan penanganan perkara laporannya ke Satgas Anti Mafia Bola.

“Kami ke sini sebagai pelapor, kangen saja dengan penyidik udah lama tidak ketemu. Tapi secara formal, kami minta perkembangan penanganan perkara ini. Termasuk sampai terakhir yang pelimpahan perkara ke Kejaksaan Agung,” ujar kuasa hukum Lasmi, Boyamin Saiman di lokasi. 

Lasmi sendiri berharap, berkas perkara laporannya segera dinyatakan lengkap atau P21. Oleh karena itu, Lasmi mendatangi Satgas Anti Mafia Bola untuk menanyakan perkembangan dari laporannya tersebut. 

“Intinya bahwa kami menanyakan perkembangan penanganan perkara, semua udah on the track. Menurut saya, kalau saya biasa menangani perkara ini jalan cepat lah. Mudah-mudahan segera P21, lengkap, dilimpahkan dan sidang. Ya, mbak Lasmi jadi saksi dan selesai urusannya,” tutur Boyamin.

Senada dengan Boyamin, Lasmi pun tak menyangka akan ada tersangka lebih dari satu orang dalam laporannya. Dirinya pun tak menyangka jika Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono menjadi tersangka dalam hal ini.

“Kami hanya ingin tahu perkembangannya sampai mana. Karena ini diluar dugaan kami. Kami melaporkan penipuan adalah dari Mbah Pri dan Tika, tapi ternyata tersangkanya malah semakin banyak begitu. Di luar ekspetasi kami, seperti itu sampai yang seharusnya kami mungkin mengadu kepada Pak Jokdri (sapaan akrab Joko Driyono), malah ternyata beliau jadi tersangka,” ungkap Lasmi.

Jadwal Liga Inggris dan Siaran Lansung Pekan ke-28 Malam Ini

Suara.com – Laga seru Chelsea vs Tottenham Hotspur akan tersaji di Liga Inggris di pertengahan pekan ini. Berikut jadwal Liga Inggris dan siaran langsung Liga Inggris pekan ke-28 yang akan berlangsung pada malam nanti.

Derby London antara Chelsea dengan Tottenham Hotspur akan tersaji di Stamford Bridge, Kamis (27/2/201) dini hari WIB. Laga ini akan sangat penting guna mengejar poin penuh setelah keduanya menelan kekalahan di laga terakhir Liga Inggris.

Tottenham harus pulang dengan kekalahan 1-2 dari markas Burnley di akhir pekan ini. Sementara Chelsea lebih menyakitkan setelah dihancurkan 0-6 oleh Manchester City di laga terakhirnya di Liga Inggris.

Kini, Chelsea mencoba untuk mengamankan tiga poin di kandang guna mencoba melewati Manchester United naik ke posisi kelima. Sedangkan tiga poin bagi Tottenham masih akan mengamankan posisi mereka di peringkat ketiga.

Sementara Liverpool juga siap mengamankan tiga poin saat menjamu Watford di Anfield. Tiga poin sangat penting bagi Liverpool guna mengamankan posisinya di puncak klasemen Liga Inggris

Posisi kedua Manchester City akan memjamu West Ham United di Etihad Stadium. Kemenangan akan membuat Manchester City tetap mengancam posisi Liverpool.

Jadwal Liga Inggris dan Siaran Langsung Liga Inggris pekan ke-28, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB :

02:45 Arsenal vs AFC Bournemouth

02:45 Southampton vs Fulham

03:00 Chelsea vs Tottenham Hotspur (Live MNC TV)

03:00 Crystal Palace vs Manchester United

03:00 Liverpool vs Watford (Live RCTI)

03:00 Manchester City vs West Ham United

Sukses Bikin Jihad Nasionalisme, Arema FC Akan Beri Bonus pada Timnas U-22

Suara.com – Manajemen Arema FC bakal memberikan bonus atas kesuksesan yang diraih Timnas Indonesia U-22 setelah menjadi kampiun Piala AFF U-22 2019. Bermain di Stadion National Olimpiade, Phnom Penh, skuat Garuda Muda mengalahkan Thailand U-22 dengan skor 2-1.

CEO Arema Agoes Soerjanto mengatakan, prestasi yang telah diukir oleh Marinus Wanewar dan kolega harus mendapat apreasiasi yang tinggi. Ia menilai jika ini merupakan oase di tengah carut marut persepakbolaan nasional.

”Ini bukti timnas kita bisa. Menjadi juara bukanlah perkara yang instan. Ini merupakan bentuk dari keseriusan PSSI yang merancang dan menjalankan program dengan baik. Sepak bola Indonesia harus memiliki optimisme yang besar,” ungkap Agoes, seperti dikutip dari laman resmi Arema.

“Ini harus kita berikan apresiasi, di saat banyak pihak yang pesimis dengan prestasi anak bangsa tetapi dengan cara kstaria anak-anak muda Timnas U-22 berhasil membawa nama harum Indonesia,” katanya menambahkan.

Agoes Soerjanto menambahkan, pihaknya akan memberikan apresiasi khusus berupa bonus sebagai bentuk rasa bangga kepada skuat Garuda Muda. “Arema FC akan memberikan bonus untuk Timnas. Besarannya akan ditentukan secepatnya,” katanya.

Menurut Agoes Soerjanto, keputusannya ini merupakan tindakan yang wajar sebagai wujud apresiasi atas jihad nasionalisme yang ditunjukkan Timnas Indonesia U-22. “Sebagai apresiasi atas jihad nasionalisme yang optimis bahwa PSSI dan sepak bola kita akan bangkit,” tandasnya.

Timnas Indonesia U-22 juara Piala AFF U-22 2019. (Dok. PSSI).Timnas Indonesia U-22 juara Piala AFF U-22 2019. (Dok. PSSI)

Selain memberikan apresiasi kepada para pemain, manajemen Arema FC juga akan menghadiahi para tokoh-tokoh di balik kesuksesan Timnas Indonesia U-22. Antara lain ialah Head of Delegation Timnas U-22 Iwan Budianto, Asisten Head of Delegation Timnas U-22 Sumardji, dan pelatih kepala Indra Sjafri serta ofisial komponen yang bertugas.

”Selain memberikan apresiasi kepada pemain, kita juga perlu sampaikan rasa bangga kepada tokoh-tokoh di balik layar. Saya sangat paham sekali nama-nama dibalik keberhasilan Timnas U-22. Mereka adalah orang-orang yang tidak hanya paham tentang sepak bola, tetapi sepak bola sudah ada di jiwa mereka,” tegas Ceo Arema FC itu.

Agoes Soerjanto pun menandaskan bahwa prestasi ini merupakan kado indah bangsa Indonesia untuk selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. ”Hari ini kita diingatkan lagi oleh anak-anak muda melalui sepak bola untuk menjaga persatuan dan kesatuan, menyatukan Bhineka Tunggal Ika dan merepresentasi kebanggaan NKRI melalui prestasi sepakbola,” pungkasnya. (Bolatimes)

Chelsea vs Tottenham, Sarri Mungkin Lengserkan Kepa ke Bangku Cadangan

Suara.com – Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri membuka peluang menggusur sang kiper, Kepa Arrizabalaga ke bangku cadangan saat timnya bentrok dengan Tottenham Hotspur pada Derby London dalam lanjutan Liga Inggris 2018/2019 di Stamford Bridge, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB nanti.

Seperti diketahui, Kepa jadi buah bibir setelah ‘berulah’ pada laga final Piala Liga Inggris 2018/2019 kontra Manchester City di Wembley akhir pekan lalu.

Ya, Kepa bikin kontroversi setelah menolak diganti di laga yang akhirnya dimenangi Man City lewat adu penalti tersebut. Kiper internasional Spanyol itu bersikukuh untuk main meski Sarri sudah menyiapkan Willy Caballero untuk masuk lapangan jelang adu penalti.

Sarri ingin menarik keluar Kepa karena sang kiper sudah dua kali mendapatkan perawatan di babak extra-time. Sarri khawatir kiper berusia 24 tahun itu tak dalam kondisi prima dalam babak tos-tosan.

Selain itu, Caballero sendiri memang punya nilai plus, sebagaimana kiper veteran asal Argentina itu pernah memperkuat Man City, sehingga tentunya tahu mengenai karakter para eksekutor The Citizens.

Tingkah Kepa ini lantas membuat Sarri kesal bukan kepalang di pinggir lapangan. Namun selepas laga, keduanya menyebut bahwa insiden itu terjadi karena kesalahpahaman semata.

Chelsea sendiri telah menjatuhkan sanksi denda kepada Kepa sebesar 190 ribu pounds (sekira Rp 3,4 miliar). Denda itu didonasikan ke Yayasan Chelsea.

Well, meski telah didenda, Sarri kini juga membuka kans untuk kembali ‘menghukum’ Kepa. Sarri membuka peluang untuk menepikan eks kiper Athletic Bilbao itu untuk sementara, termasuk pada laga kontra Tottenham dini hari nanti, dan memainkan Caballero sebagai kiper utama Chelsea.

“Saya tak tahu, saya harus memutuskan (apakah akan menggusur Kepa ke bangku cadangan atau tidak). Kemungkinan itu ada. Mungkin iya, mungkin tidak,” ujar Sarri seperti dilansir Sky Sports.

Reaksi Chelsea Maurizio Sarri (tengah) saat kiper Kepa Arrizabalaga menolak untuk digantikan oleh Willy Caballero (kanan) saat final Piala Liga Inggris menghadapi Manchester City di Wembley stadium. Adrian DENNIS / AFPReaksi pelatih Chelsea, Maurizio Sarri (tengah) saat kiper Kepa Arrizabalaga menolak untuk digantikan oleh Willy Caballero (kanan) saat laga final Piala Liga Inggris 2018/2019 menghadapi Manchester City di Wembley. [Adrian DENNIS / AFP]

“Saya ingin mengirim pesan untuk tim. Pesannya ya, bisa Kepa di dalam lapangan atau Kepa di luar lapangan,” celoteh pelatih asal Italia itu.

“Dia telah membuat kesalahan besar dan ada sejumlah konsekuensi. Kalau konsekuensinya harus bermain, dia harus siap main. Kalau konsekuensinya adalah bangku cadangan, ya dia harus siap untuk berada di sana,” tuturnya.

“Saya sudah bicara dengannya, lalu kami semua mengobrol. Dia minta maaf ke staf teknik, tapi itu tidak cukup. Kemudian dia meminta maaf ke rekan-rekan setimnya dan klub. Dia membuat kesalahan besar, tapi kami tak mau ‘membunuhnya’,” tukas juru taktik berusia 60 tahun yang gemar merokok itu.

Kolev Akan Bicara dengan Simon McMenemy Soal Pemain yang ke Timnas

Suara.com – Persija Jakarta akan kehilangan tiga pemain yang dipanggil oleh Pelatih Simon McMenemy untuk mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia. Mereka adalah penjaga gawang Andritany Ardhiyasa, Novri Setiawan, dan Riko Simanjuntak.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia sedang bersiap untuk melakukan pemusatan latihan di Perth, Australia pada 6-17 Maret 2019 dan Bali pada 18-21 Maret 2019.

TC itu digelar sebagai persiapan timnas menghadapi laga uji coba internasional (FIFA match day) menghadapi Myanmar di Stadion Mandala Thiri, Myanmar, pada 25 Maret 2019.

Tentu, tiga pemain tersebut bakal melewatkan beberapa laga bersama Persija. Hal ini sangat merugikan lantaran tiga pemain tersebut pemain kunci Macan Kemayoran -julukan Persija-.

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa (kanan). [Suara.com / Arief APRIADI]Penjaga gawang Timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa (kanan). [Suara.com / Arief APRIADI]

“Kita sudah bicara sama Coach Simon McMenemy. Besok pagi kita ada pertemuan sama dia supaya cari solusi untuk masalah ini karena memang tanpa tiga pemain ini pasti akan sangat berat buat kita,” kata Ivan Kolev.

“Selain itu tanggal 5 (vs Borneo FC) kita ada game Piala Presiden, tanggal 10 (Madura United) game lagi, tanggal 12 (Shan United) game lagi, tanggal 15 (PSS Sleman) game lagi. Kalau saya itung dari tanggal 21 Januari sampai tanggal 15 Maret kita ada 11 game. Itu artinya setiap empat hari kita ada game,” ia menambahkan.

Padatnya pertandingan yang dilalui Persija tentu akan menyulitikan jika tanpa tiga pemain yang dipanggil ke tim nasional. Apalagi, pemain-pemain anyar Persija belum menemukan penampilan terbaiknya .

“Itu kalau pemain kita robot, pasti mereka rusak, apalagi pemain. Itu situasi memang sangat sulit, apalagi di tim seperti Persija yang merupakan tim yang selalu ingin menang selalu cari prestasi,” ungkap Ivan Kolev.

Penuhi Panggilan Satgas Anti Mafia Bola, Joko Driyono Kali Ketiga Diperiksa

Suara.com – Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono memenuhi panggilan penyidik Satgas Anti Mafia Bola dalam agenda pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka perusakan barang bukti pengaturan skor sepakbola Indonesia, Rabu (27/2/2019). Jokdri-sapaannya- tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada pukul 10.00 WIB.

Seperti diketahui, ini merupakan kali ketiga Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka. Hingga kini, Jokdri masih berada di ruang penyidik untuk menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan rencananya pemeriksaan dimulai pukul 10.00 WIB pagi.

“Akan dilakukan pemeriksaan terhadap Pak JD,” kata Argo kepada wartawan, Rabu (27/2/2019).

Namun, Argo tidak merinci apalagi yang mau digali penyidik dalam pemeriksaan ini. Dirinya menyebut pemeriksaan masih terkait dengan dua agenda pemeriksaan sebelumnya.

“Masih terkait pemeriksaan sebelumnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Joko Driyono mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (21/2/2019). Kedatangannya guna memenuhi pemeriksaan penyidik Satgas Anti Mafia Bola dalam agenda pemeriksaan lanjutan yang sebelumnya dilakukan pada Senin (18/2/2019).

Jokdri yang mengenakan batik tiba sekira pukul 09.45 WIB dengan didampingi oleh seorang pria. Saat memasuki ruangan pemeriksaan, Jokdri irit bicara saat diserbu sejumlah pewarta. “Bismillah, saya jalani,” kata Jokdri di lokasi.

Untuk diketahui, Tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor, Joko Driyono usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (19/2/2019) pagi. Ia menjalani pemeriksaan tersebut selama 20 jam, terhitung masuk sejak Senin (18/2/2018) pukul 09.50 WIB dan keluar Selasa (19/2/2019) pukul 06.53 WIB.

“Sejak kemarin jam 10.00 WIB sampai hari ini Alhamdulillah telah memenuhi undangan Satgas untuk didengar keterangan saya sebagaimana surat panggilan. Satgas, penyidik bekerja sangat profesional,” ujarnya Jokdri di di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/2/2019), menanggapi pemeriksaan tersebut.

Joko Driyono terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 265 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.

Milan Imbang Lawan Lazio, Gattuso Soroti Lini Serangannya

Suara.com – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso memuji kinerja barisan pertahanannya setelah bermain imbang tanpa gol dengan Lazio di Coppa Italia. Namun Gattuso mengakui lini depannya kurang melakukan ancaman saat menghadapi Lazio.

Pada leg pertama semifinal di Olimpico, Rabu (27/2/2019) dinihari WIB, AC Milan kesulitan untuk melakukan serangan ke pertahanan Lazio. Striker Krzysztof Piatek untuk kesulitan untuk melakukan serangan ke gawang Lazio.

Sementara Lazio pun lebih aktif menekan namun masih dapat diredam oleh para pemain belakang Milan. Usai laga, Gattuso pun mengkritik timnya karena tidak menemukan cara alternatif untuk membangun serangan.

Padahal AC Milan di tiga laga sebelumnya mencatatkan kemenangan meyakinkan. “Itu adalah langkah mundur dalam hal kualitas dari beberapa laga terakhir, tetapi kami tahu itu laga diputuskan lebih dari 180 menit,” kata Gattuso kepada Rai Sport.

“Kami menghadapi tim yang mengandalkan fisik seperti Lazio yang selalu mendorong empat atau lima pemain ke depan, jadi kami melakukan pertahanan dengan sangat baik,” ujarnya.

“Sayangnya, kami membuat banyak kesalahan di sepertiga akhir dan memberi Piatek tidak ada servis sama sekali. [Joaquin] Correa menjagai Bakayoko dan kami seharusnya mencoba bermain lewat gelandang lain, tetapi kami terus mencoba lewatnya.”

“Saya tidak setuju dengan mereka yang mengatakan bahwa Lazio juga tidak dalam kondisi yang baik, karena mereka memiliki cara bertindak seperti tertidur dan menurunkan tempo, lalu melukaimu,” pungkas Gattuso.

Namun, hasil imbang tanpa gol ini akan lebih menguntungkan bagi Milan untuk lolos ke final Coppa Italia. Pasalnya, di leg kedua nanti AC Milan akan menjadi tuan rumah saat menjamu Lazio di San Siro pada 25 April. (Scoresway)

Pasca Lakukan Protes Keras pada Wasit, Mauricio Pochettino Didakwa FA

Suara.com – Buntut melakukan protes keras kepada wasit Mike Dean saat Tottenham Hotspur kalah 1-2 atas Burnley pada lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Turf Mor, Sabtu (23/2/2019), Mauricio Pochettino terancam mendapat hukuman. Ia pun didakwa dengan dua pelanggaran sekaligus.

Melansir dari BBC Sport, asosiasi sepak bola Inggris, FA, menghukum pelatih asal Argentina itu karena melanggar peraturan E3. FA menganggap apa yang sudah dilakukan Mauricio Pochettino sangatlah tidak pantas.

”Mauricio Pochettino telah didakwa bersalah dengan dua pelanggaran FA yang terdapat di peraturan E3 saat melawan Burnley. Diduga bahasa dan perilaku manajer Tottenham Hotspur pada akhir pertandingan di dalam dan luar lapangan sebagai perilaku yang tidak pantas,” bunyi pernyataan resmi FA, seperti dilansir dari BBC Sport.

”Dia punya waktu hingga 28 Februari pukul 18.00 untuk menanggapi tuduhan itu,” sambung pernyataan tersebut.

Jika hingga batas waktu yang ditentukan Mauricio Pochettino tak juga mengambil tindakan, ia terancam absen mendampingi anak asuhnya pada dua pertandingan selanjutnya. Tak hanya itu, pelatih 46 tahun itu juga sudah ditunggu hukuman berupa denda.

Mauricio Pochettino tertunduk lesu usai Tottenham Hotspur dipermalukan Burnley pada lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris, Sabtu (23/2/2019) malam WIB. (OLI SCARFF / AFP)Mauricio Pochettino tertunduk lesu usai Tottenham Hotspur dipermalukan Burnley pada lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris, Sabtu (23/2/2019) malam WIB. (OLI SCARFF / AFP)

Kendati demikian, eks manajer Southampton itu sebenarnya sudah meminta maaf kepada Mike Dean saat konferensi pers usai laga berlangsung. Ia menyadari terlalu emosi hingga menuduh sang juru adil bertindak curang, padahal kekalahan timnya murni karena menampilkan performa yang buruk.

Sebagai informasi, perselisihan antara Mauricio Pochettino dan Mike Dean bermula saat laga Tottenham Hotspur melawan Burnley usai. Protes keras sang pelatih dipicu oleh sepak pojok kontroversial yang dihadiahkan kepada Burnley, hingga berujung gol pertama.

Akibat kekalahan tersebut, kans The Lilywhites meraih juara Liga Primer Inggris musim 2018/2019 makin tertutup. Hingga pekan ke-27, Spurs telah mengantongi 60 poin, selisih lima angka dari Manchester City di posisi kedua serta enam angka dari Liverpool di puncak klasemen. (Bolatimes)

Timnas Indonesia U-22 Kembali Akan Lawan Thailand di Ajang Berbeda

Suara.com – Timnas Indonesia U-22 berhasil menjadi juara Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand di partai final dengan skor 2-1, Selasa (26/2/2019). Dijadwalkan, timnas Indonesia akan kembali melawan Thailand di ajang berbeda.

Perjalanan Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22, bisa dibilang cukup berat. Garuda Muda hanya mampu lolos dari babak penyisihan Grup B sebagai runner up di bawah Kamboja dengan perolehan poin 5.

Hasil itu didapat setelah timnas Indonesia meraih satu kemenangan melawan Kamboja (2-0). Serta imbang melawan Myanmar (1-1) dan Malaysia (2-2).

Di partai semifinal, Pasukan Merah Putih mendapat perlawanan keras dari Vietnam. Namun, Indonesia mampu mengalahkan Vietnam dengan skor tipis 1-0.

Puncaknya, Indonesia berhasil menundukan juara bertahan Thailand dengan skor 2-1. Ini merupakan kemenangan perdana timnas Indonesia U-22 di ajang Piala AFF.

Ya, Timnas Indonesia U-22 akan saling bentrok lagi dengan Thailand di ajang kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang berlangsung di Vietnam. Kedua tim tergabung di Grup K bersama dengan dua tim lainnya yakni Vietnam dan Brunei Darussalam.

Kualifikasi Piala Asia U-23 tersebut akan berlangsung pada 22-26 Maret 2019. Garuda Muda akan ditantang lebih dahulu pada partai perdana Grup K oleh Thailand pada 22 Maret 2019.

Sebagaimana diketahui, 44 tim ambil bagian pada babak kualifikasi Piala Asia U-23 yang terbagi dari zona barat dan zona timur itu. Hanya akan ada 16 tim yang melaju ke putaran final.

Yaitu posisi satu dari masing-masing grup. Selain itu, akan ada empat atau lima runner up terbaik dari 11 tim di fase kualifikasi yang bisa lolos.

Namun itu tergantung apakah Thailand masuk dalam dua posisi teratas atau tidak di Grup K nantinya. Sebab, Thailand menjadi tuan rumah di ajang Piala Asia U-23 2020 dan otomatis lolos ke putaran final.

Piala Asia U-23 2020 juga bakal jadi syarat menuju Olimpiade 2020 yang akan diselenggarakan di Jepang. Tiga tim teratas dari Piala Asia U-23 2019 berhak melaju ke Olimpiade.

Disebut Pernah Ngambek, Solari Tegaskan Bale Sudah Fokus Hadapi El Clasico

Suara.com – Berita ‘ngambek’ Gareth Bale pada pertandingan melawan Levante memang begitu mencuri perhatian publik. Mendengar hal itu, pelatih Real Madrid, Santiago Solari, menegaskan bahwa skuat Los Blancos kini sudah fokus terhadap laga El Clasico.

Gareth Bale menjadi bahan perbincangan publik setelah menolak berselebrasi bersama rekan-rekannya ketika mencetak gol ke gawang Levante saat Real Madrid menang 2-1 pada Minggu (24/2/2019). Pada pertandingan itu, Bale masuk sebagai pemain pengganti. Bahkan, ia dikabarkan menolak melakukan pemanasan sebelum turun di lapangan.

Namun, di tengah isu kurang harmonis antara Gareth Bale dan Real Madrid, pelatih Santiago Solari tidak ingin kabar itu terus meluas. Ia menegaskan, anak asuhnya sudah fokus ke pertandingan melawan Barcelona pada leg kedua semifinal Copa de Rey di Santiago Bernabeu, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

“Fokus kami hanya ke pertandingan dan kita sudah bicara soal Gareth. Ini adalah pertandingan yang indah dan kami ingin menikmatinya,” kata Solari seperti dikutip dari Marca.

“Kami harus mengatasi banyak hal untuk sampai ke sini dan setelah usaha kami di leg pertama, fokus kami hanya ke pertandingan ini, begitu juga dengan Gareth dan semua pemain,” lanjutnya.

“Saya lihat dalam diri Gareth dan pemain-pemain lain kalau mereka 100 persen siap untuk laga ini dan kami ingin keluar dari laga ini dengan peluang yang terjaga di tiga kompetisi,” tegasnya menutup.

Real Madrid sendiri memiliki peluang besar untuk lolos ke final Copa del Rey musim 2018/2019. Gareth Bale dan kolega sedikit diunggulkan karena sukses menahan imbang Barcelona 1-1 pada leg pertama di Camp Nou.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Klopp Haramkan Liverpool Pandang Sebelah Mata Watford

Suara.com – Laga-laga lanjutan pekan ke-28 Liga Inggris 2018/2019 siap digelar Kamis (28/2/2019) dini hari WIB nanti. Salah satu laga mempertemukan sang pemuncak klasemen sementara, Liverpool dengan Watford di Anfield.

Meski diunggulkan untuk menang karena bermain di kandang, namun pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mewanti-wanti pasukannya untuk tak menganggap remeh Watford.

Menurut pelatih berpaspor Jerman itu, Watford adalah sebuah tim yang memiliki faktor unpredictable alias susah ditebak.

Liverpool sendiri kini dalam performa yang sebenarnya tidak bagus-bagus amat, meski kini tengah memuncaki klasemen. The Reds hanya meraih dua kemenangan dari lima laga terakhirnya di pentas Liga Inggris 2018/2019, dengan catatan tiga hasil imbang.

Liverpool kini ada di puncak dengan koleksi 66 poin dari 27 laga, hanya unggul satu poin saja dari Manchester City yang duduk di peringkat kedua.

Watford sendiri tentu bukan lawan sembarangan. Klub berjuluk The Hornets asuhan Javi Gracia tersebut saat ini duduk di posisi tujuh klasemen. Watford juga hanya kalah sekali dari delapan laga terakhir mereka di liga

“Watford itu lawan yang sulit. Mereka dalam laju bagus dan mereka punya gaya bermain yang berbeda. Mereka punya faktor unpredictable dalam tim mereka,” ujar Klopp seperti dilansir BBC.

“Melawan tim-tim enam besar, mereka tak punya banyak penguasaan bola. Tapi mereka adalah ancaman besar dari serangan balik, bagus dalam bola mati, dan di bola-bola kedua,” jelas pelatih berusia 51 tahun itu.

“Situasinya berbeda ketika mereka menghadapi tim-tim lain, mereka jauh lebih proaktif. Kami perlu siap untuk kedua hal ini. Yang pasti, kami jangan sampai meremehkan mereka. Ini bisa jadi petaka,” tandas Klopp.

Juara Piala AFF U-22, Jokowi Ucapkan Selamat pada Timnas Indonesia U-22

Suara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat kepada Timnas Indonesia U-22 setelah menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Jokowi menyebut kemenangan Indonesia sebagai juara sepak bola piala AFF U-22 menunjukkan kekuatan harmoni Tim Garuda Muda.

“Para pemain Timnas U-22 Indonesia berasal dari berbagai daerah, suku, dan agama. Di lapangan, perbedaan itu menjelma menjadi harmoni dan kekuatan yang menghasilkan gelar juara,” ujarnya dalam akun Instagram pribadi pada Selasa (26/2/2019) malam, 26 Februari 2019.

Presiden menyambut gembira hasil pertandingan final Piala AFF U-22 yang mempertemukan Indonesia dan Thailand pada Selasa malam (26/2). Di laga tersebut, Garuda Muda mengungguli Thailand dan keluar sebagai juara.

Bagi Presiden, pertandingan dan kemenangan ini menunjukkan semangat nyata dari Bhinneka Tunggal Ika yang dimiliki tim Garuda Muda. Berasal dari daerah dan latar belakang yang berbeda, menjadikan perbedaan menjelma sebagai kekuatan besar.

Capres Joko Widodo. (Suara.com/M. Yasir)Capres Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/M. Yasir)

Ia berharap gelar juara yang diperoleh ini menjadi inspirasi tersendiri bagi dunia sepak bola di Tanah Air sekaligus menjadi awal bagi kebangkitan sepak bola nasional.

“Saya berharap kemenangan ini menjadi awal bagi kebangkitan dan kemajuan sepak bola Indonesia. Dari Tanah Air, saya menyampaikan selamat kepada Timnas U-22 Indonesia!” tandasnya.

Pada laga final di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, timnas Indonesia U-22 sempat tertinggal lebih dulu di awal babak kedua. Gol Thailand datang lewat tandukkan Saringkan Promsupa yang tak mampu dihentikan oleh Awan Setho.

Namun keunggulan Thailand tak bertahan lama. Dua gol yang dilesakkan Sani Rizki Fauzi di menit 59 dan tandukkan Osvaldo Haay di menit 64 akhirnya memastikan Timnas Indonesia menang 2-1 dan menjuarai Piala AFF U-22 2019. (Antara)

Man United Badai Cedera, Solskjaer Bawa 3 Pemuda Akademi untuk Lawan Palace

Suara.com – Manchester United benar-benar sedang dihantam badai cedera. Untuk laga pekan ke-28 Liga Inggris 2018/2019 menghadapi tuan rumah Crystal Palace di Selhurst Park, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB, Man United setidaknya tidak bisa diperkuat 10 pemain utama mereka!

Untuk meng-cover absennya sederet pemain tersebut, pelatih interim Man United, Ole Gunnar Solskjaer pun harus sampai memanggil tiga youngster dari tim akademi untuk laga kontra Palace dini hari nanti.

Ketiga pemain tersebut adalah winger Tahith Chong, gelandang serang Angel Gomes, dan gelandang sentral James Garner. Meski ketiganya masih berusia sangat muda, namun baik Chong, Gomes dan Garner sudah jadi pilar tim reserves alias tim U-23 Man United, selain tentunya juga andalan tim akademi.

Dalam konferensi pers jelang partai melawan Palace ini, Solskjaer sudah mengonfirmasi bila Man United bakal tampil tanpa 10 pemain utama. Ada Ander Herrera, Juan Mata dan Jesse Lingard yang semuanya mengalami masalah cedera di laga pekan ke-27 kontra Liverpool akhir pekan lalu.

Sementara itu, Anthony Martial, Nemanja Matic, Phil Jones, Matteo Darmian, Antonio Valencia, Marcus Rashford dan Marcos Rojo juga bermasalah dengan fisiknya.

Adapun Chong, Gomes dan Garner sudah dilibatkan Solskjaer untuk berlatih bersama tim utama selama beberapa waktu terakhir, dan ketiganya dikonfirmasi akan dibawa untuk laga tandang ke Selhurst Park.

“Ya, para pemain muda itu sudah ikut berlatih dalam beberapa sesi latihan terakhir kami, jadi mereka akan dilibatkan dalam skuat (untuk laga kontra Palace),” tutur Solskjaer seperti dilansir MEN.

“Angel (Gomes), dia sukses bersama Timnas Inggris U-17 (dengan menjuarai Piala Dunia U-17 pada 2017 lalu), bersama dengan (Jadon) Sancho, (Callum) Hudson-Odoi dan (Phil) Foden, dia adalah bagian penting dari tim itu. Saya yakin jika Angel dapat kesempatan, dia akan menjawabnya dengan penampilan yang bagus,” tambah pelatih yang baru saja berulang tahun ke-46 itu.

“Untuk James Garner, dia itu seperti Michael Carrick, hanya 20 tahun lebih muda. Jadi saya yakin dia akan tampil baik, begitu pun Chongy (Chong), dia pasti akan melewati pemain lawan jika dimainkan. Mereka ini sudah siap, pemuda-pemuda ini,” tandas Solskjaer.

Menpora Ingin Pencapaian Indra Sjafri Bisa Jadi Contoh

Suara.com – Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengatakan bahwa capaian yang diraih timnas Indonesia U-22 menjadi juara Piala AFF U-22 membuat pola pengelolaan ala sang pelatih Indra Sjafri harus dicontoh.

“Ke depan pelatih harus diberi otoritas penuh seperti Coach Indra Sjafri ini diberi kepercayaan penuh baik secara taktik maupun pemilihan pemain,” kata Imam Nahrawi di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.

Sebab menurut Imam capaian Timnas U-22 tidak lepas dari pola pengelolaan tersebut. Indra Sjafri dalam menakhodai Timnas U-22 bukan saja berperan sebagai pelatih, tetapi merangkap menjadi manajer.

“Selain menjadi pelatih, juga sebagai manajer, itu harus dimulai,” ujar Menpora.

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (tengah) mengangkat Piala AFF U-22 seusai penganugerahan piala di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Indonesia berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Thailand di babak final dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Nyoman BudhianaPelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (tengah) mengangkat Piala AFF U-22 seusai penganugerahan piala di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Indonesia berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Thailand di babak final dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Oleh karena itu, Menpora  berharap prestasi Timnas U-22 di Kamboja bisa berjalan beriringan dengan perbaikan di tubuh badan sepak bola Indonesia, PSSI. “Ya semoga terus berjalan bareng-bareng,” kata Iman Nahrawi.

Keberhasilan Indra menjadi juara turnamen setingkat Asia Tenggara bukanlah kali pertama, pada 2013 silam ia juga berhasil mengantarkan Timnas U-19 juara Piala AFF U-19. (Antara)

Hari Ini, Satgas Anti Mafia Bola Kembali Periksa Joko Driyono

Suara.com – Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola mengagendakan pemeriksaan tersangka Perusakan Barang Bukti terkait pengaturan skor, Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono hari ini, Rabu (27/2/2019). Ini merupakan kali ketiga bagi Joko Driyono diperiksa penyidik Satgas Anti Mafia Bola .

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan rencananya pemeriksaan dimulai pukul 10.00 WIB pagi.

“Akan dilakukan pemeriksaan terhadap Pak JD,” kata Argo kepada wartawan, Rabu (27/2/2019).

Namun, Argo tidak merinci apalagi yang mau digali penyidik dalam pemeriksaan ini. Dirinya menyebut pemeriksaan masih terkait dengan dua agenda pemeriksaan sebelumnya.

“Masih terkait pemeriksaan sebelumnya,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (Suara.com/ Walda Marison) Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (Suara.com/ Walda Marison)

Sebelumnya, Joko Driyono mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (21/2/2019). Kedatangannya guna memenuhi pemeriksaan penyidik Satgas Anti Mafia Bola dalam agenda pemeriksaan lanjutan yang sebelumnya dilakukan pada Senin (18/2/2019).

Jokdri yang mengenakan batik tiba sekira pukul 09.45 WIB dengan didampingi oleh seorang pria. Saat memasuki ruangan pemeriksaan, Jokdri irit bicara saat diserbu sejumlah pewarta. “Bismillah, saya jalani,” kata Jokdri di lokasi.

Untuk diketahui, Tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor, Joko Driyono usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (19/2/2019) pagi. Ia menjalani pemeriksaan tersebut selama 20 jam, terhitung masuk sejak Senin (18/2/2018) pukul 09.50 WIB dan keluar Selasa (19/2/2019) pukul 06.53 WIB.

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) melambaikan tangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan digedung Dit Res Krimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/2/2019). Joko Driyono diperiksa selama 22 Jam sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan bola Liga 2 dan Liga 3. ANTARA FOTO/Reno EsnirPlt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) melambaikan tangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan digedung Dit Res Krimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/2/2019). Joko Driyono diperiksa selama 22 Jam sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan bola Liga 2 dan Liga 3. ANTARA FOTO/Reno Esnir

“Sejak kemarin jam 10.00 WIB sampai hari ini Alhamdulillah telah memenuhi undangan Satgas untuk didengar keterangan saya sebagaimana surat panggilan. Satgas, penyidik bekerja sangat profesional,” ujarnya Jokdri di di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/2/2019), menanggapi pemeriksaan tersebut.

Joko Driyono terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 265 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.

Tinggalkan Celtic, Brendan Rodgers Kini Tangani Klub Liga Primer Inggris

Suara.com – Brendan Rodgers resmi menggantikan Claude Puel untuk menjadi manajer baru Leicester City. Dengan kesepakatan tersebut, eks pelatih Liverpool itu akhirnya kembali ke Liga Primer Inggris musim 2018/2019.

Seperti diketahui, Claude Puel belum lama ini dilepas oleh Leicester City setelah Jamie Vardy cs dibantai 1-4 oleh Crystal palace pada pekan ke-26 di King Power Stadium, Minggu (24/2/2019). Hasil itu menjadi kekalahan ketujuh dalam 10 pertandingan terakhir.

Brendan Rodgers mengaku senang ditunjuk sebagai manajer baru Leicester City. Ia mengaku telah mempertimbangkan masak-masak untuk meninggalkan Celtic dan mengambil alih pekerjaan di Liga Primer Inggris. Maklum, selama hampir tiga tahun membesut the Hoops, manajer asal Irlandia Utara tersebut mempersembahkan tujuh gelar juara.

“Saya tahu saya bergabung dengan sebuah klub fantastis yang sudah berkembang sangat pesat selama beberapa tahun terakhir,” Rodgers mengatakan kepada LCFC TV.

“Saya hanya merasa bahagia bisa berada di sini. Saya pikir ada beberapa alasan (mengapa saya bergabung). Saya pastinya tidak terburu-buru untuk meninggalkan Celtic,” imbuhnya.

Rodgers bukanlah wajah baru di Liga Primer Inggris. Ia sempat menangani beberapa klub Inggris seperti Watford, Reading, Swansea City, hingga Liverpool. Bahkan, ketika menangani The Reds pada musim 2013/2014, ia mampu finis di posisi kedua.

Debut Rodgers sebagai manajer Leicester City kemungkinan besar akan terjadi saat The Foxes menghadapi Watford pada Minggu (3/3/2019). Ia akan ditemani oleh Chris Davies dan Kolo Toure sebagai asisten pelatih.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Kenalin Nih! Sani Rizki, Pembobol Gawang Thailand yang Juga Seorang Polisi

Suara.com – Namanya mungkin tak sekondang Witan Sulaeman maupun Marinus Wanewar, tapi ia adalah salah satu sosok penentu juara Piala AFF U-22 2019. Ya, ia adalah pemain muda Bhayangkara FC, Sani Rizki Fauzi.

Pertandingan final Piala AFF U-22 2019 antara Indonesia melawan Thailand di Stadion Nasional Olimpiade, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam, begitu menegangkan bagi pendukung Garuda. Indonesia bahkan tertinggal 0-1 lebih dulu melalui gol Saringkan Promsupa pada menit ke-57.

Namun, dua menit kemudian, Sani berhasil menyeimbangkan keadaan. Ia berlari di sisi kiri pertahanan, kemudian melepaskan tendangan ke arah gawang. Sempat mengenai dada pemain Thailand keturunan Italia, Marco Ballini, bola berbelok arah dan kiper lawan mati langkah. 

Perlu diketahui, selain berprofesi sebagai pesepak bola, Sani Rizki Fauzi ternyata berstatus sebagai anggota polisi berpangkat Bripda. Ia diterima menjadi siswa kepolisian di SPN Lido pada tahun 2016, atau selepas lulus PPLP Ragunan.

Selama tujuh bulan dia mengikuti pendidikan kepolisian dan dilantik menjadi polisi berpangkat Bripda pada 7 Maret 2017. Sani mulai dinas di Sabhara Polda Metro Jaya.

Setelah menjadi polisi, Sani Rizki kembali mengejar mimpi untuk menjadi pesepak bola profesional. Pada Maret 2017, pria kelahiran 1998 ini mengikuti seleksi masuk Bhayangkara FC U-19. Lalu pada Januari 2018, ia berhasil promosi ke tim senior Bhayangkara FC. Pada Liga 1 2018, ia berhasil mengemas 18 penampilan.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF, Indra Sjafri: Kita Bisa Asal Mau

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri sukses membawa skuatnya menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Indra Sjafri mengatakan keberhasilannya menjuarai Piala AFF U-22 di Kamboja membuktikan bahwa Indonesia bisa berprestasi asal memiliki kemauan keras.

“Kita berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita bisa asal mau!” kata Indra Sjafri mantap selepas mengalahkan Thailand 2-1 dalam partai final di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.

“Alhamdulillah setelah waktu 2013 juara Piala AFF U-19, sekarang U-22,” ujar dia menambahkan.

Indra Sjafri memang memiliki rekam jejak membawa Indonesia menjuara Piala AFF U-19 pada 2013 silam ketika masih menangani Evan Dimas Darmono dkk.

Pemain Timnas U-22 merayakan kemenangan seusai pertandingan final Piala AFF U-22 2019 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2). [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]Pemain Timnas U-22 merayakan kemenangan seusai pertandingan final Piala AFF U-22 2019 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2). [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]

Pelatih berusia 56 tahun itu mengaku sebetulnya cukup terkejut dengan pencapaian menjuarai Piala AFF U-22, karena komposisi pesertanya berisikan tim-tim yang separuhnya ditangani pelatih asing.

“Hampir semua negara pelatih asing, tentu saja dengan ini kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujarnya

Sebanyak empat dari delapan peserta AFF U-22 memang ditangani oleh pelatih asing, yakni Alexandre Gama asal Brazil yang menangani Thailand, Felix Dalmas (Argentina) di Kamboja, Norio Tsukitate (Jepang) di Timor Leste dan Velizar Popov (Bulgaria).

Di sisi lain, Indra Sjafri juga mengulangi pencapaiannya pada 2013 silam yang menjadi juara tanpa keberadaan pemain naturalisasi.

Hal itu terjadi lantaran tak diizinkannya Ezra Walian oleh klubnya di Belanda, RKC Waalwijk, untuk meninggalkan klub demi tampil di Piala AFF U-22.

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF, Egy Maulana Beri Ucapan Selamat

Suara.com – Pemain muda Indonesia yang saat ini membela klub Lechia Gdansk Polandia, Egy Maulana Vikri langsung memberikan ucapan selamat kepada Timnas Indonesia U-22 Indonesia yang baru saja menjadi juara turnamen Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Thailand di partai puncak.

Pada laga final di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (27/2/2019) malam, skuat besutan Indra Sjafri menang 2-1 atas tim Negeri Gajah Putih yang merupakan juara bertahan kejuaraan yang cukup bergengsi di Asia Tenggara ini.

“Alhamdullilah terima kasih ya Allah. What a match!! Kalian layak mendapatkannya bro. Selamat!! Sejarah baru tercipta!! Selamat sekali lagi dan enjoy unyuk Juara ini. Next focus target AFC U-22. I love U,” demikian tulis Egy dalam laman media sosial IG-nya.

Egy seharusnya terlibat langsung pada pertandingan Piala AFF U-22 di Kamboja tersebut. Hanya saja salah satu pemain Indonesia yang lagi merumput di Eropa ini tidak mendapatkan izin dari klubnya karena turnamen tersebut tidak masuk kalender FIFA.

Screenshoot instagram Egy Maulana VikriScreenshoot instagram Egy Maulana Vikri

Tidak hanya Egy, timnas Indonesia U-22 juga tidak diperkuat oleh Ezra Walian dan Saddil Ramdani. Absennya ketiga pemain andalan ini sempat membuat Indra Sjafri cukup galau.

Namun, dengan keyakinan yang tinggi, pelatih asal Sumatera Barat ini memberi kepercayaan kepada pemain lain seperti Witan Sulaiman maupun Sani Rizki Fauzi. Dengan kekuatan yang ada, Indra Sjafri mampu membuktikan jika timnya tidak kehabisan pemain bintang. Apalagi kemenangan yang diraih timnas di luar kandang tidak seperti yang diraih Timnas U-19 pada Piala AFF U-19 2013 di Sidoarjo Jawa Timur.

Kemenangan ini jelas bisa menjadi pelepas dahaga ditengah minimnya prestasi sepak bola nasional. Apalagi saat ini juga terjadi kemelut dugaan pengaturan skor pertandingan yang diduga banyak melibatkan petinggi PSSI.

Meski saat ini belum bisa meraih hasil terbaik bersama timnas, Egy tetap mempunyai banyak peluang karena bulan depan timnas Indonesia akan dihadapkan dengan turnamen Piala AFC U-22. Kejuaraan ini juga sudah masuk kalender FIFA. (Antara)

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF, Marinus: Terima Kasih Suporter

Suara.com – Penyerang timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar berterima kasih kepada para suporter dukungannya sehingga bisa menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Marinus juga tak terlalu memusingkan atas cuplikan video tentangnya yang viral di dunia maya selama ia membela Garuda Muda di Piala AFF U-22.

“Saya tidak terlalu pusingkan,” kata Marinus selepas Indonesia berhasil mengalahkan Thailand 2-1 untuk menjuarai Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (27/2/2019) malam seperti dilansir Antara.

Bagi Marinus, yang terpenting Timnas Indonesia U-22 berhasil menjadi juara dalam turnamen tersebut. Baginya ini adalah suatu hasil yang membanggakan baginya.

Hasil yang menurut Marinus tidak akan tercapai tanpa derasnya dukungan masyarakat Indonesia terhadap Garuda Muda, baik yang datang langsung maupun yang sibuk bersuara di dunia maya.

Pemain Timnas U-22 merayakan kemenangan seusai pertandingan final Piala AFF U-22 2019 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2). [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]Pemain Timnas U-22 merayakan kemenangan seusai pertandingan final Piala AFF U-22 2019 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2). [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]

“Terima kasih untuk suporter yang sudah datang dan masyarakat Indonesia yang sudah mendoakan kami menjadi juara,” kata Marinus sembari sempat melirik dan memberi salam hormat ke tribun penonton.

“Dukung kami terus dan tidak pernah capek kepada Tuhan untuk kita (bisa) berdoa meraih juara lagi,” ujar penyerang Bhayangkara itu menambahkan.

Marinus menjadi viral di dunia maya selepas laga melawan Kamboja dalam potongan-potongan video yang memojokan penyerang Bhayangkara FC tersebut.

Namun ia menjawab aspek viralnya dengan keganasan di atas lapangan hijau, dengan menorehkan tiga gol di Piala AFF U-22, menjadi top skor bersama dengan pemain Vietnam Tran Danh Trung dan kapten Thailand Saringkan Promsupa.

Juara AFF U-22, Timnas Indonesia Bakal Diarak dan Dikasih Bonus Rp 2,1 M

Suara.com – Para penggawa dan staf pelatih tim nasional Indonesia U-22 saat ini masih menikmati euforia keberhasilan mereka mengalahkan Thailand 2-1 demi mengangkat trofi Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.

Namun, di Tanah Air mereka bakal ditunggu prosesi arak-arakan juara serta bonus yang siap diberikan senilai Rp 2,1 miliar.

Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

“Ada arak-arakan. Kami siapkan,” kata Imam yang menyaksikan langsung perjuangan Osvaldo Ardiles Haay dkk di Stadion Nasional, dilansir Antara.

“Ada bonus juga kami siapkan. Kalau dihitung total bonus Rp 2,1 miliar,” Menpora menambahkan.

Menurut Imam rencana mengenai pemberian bonus itu belum disampaikan kepada para pemain maupun staf Timnas U-22.

Namun ia memastikan semuanya disiapkan sebagai wujud terima kasih atas perjuangan Marinus Wanewar dkk di Kamboja.

“Kita akan menyambut para pahlawan sepakbola ini kembali ke Tanah Air tentu dengan sambutan yang Insya Allah gegap gempita, penuh kemeriahan dan kegembiaraan atas nama Merah Putih,” kata Imam.

Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22 setelah gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay mengubur keunggulan lebih dulu Thailand lewat kaptennya Saringkan Promsupa demi memastikan kemenangan 2-1.

Indra Sjafri: Saya Beri Kesejukan di Tengah Kepahitan

Suara.com – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri mengomentari keberhasilannya membawa pulang Piala AFF U-22 dengan kata-kata penuh kiasan.

“Saya selalu memberikan kesejukan di tengah kepahitan,” kata Indra sesaat sebelum prosesi penyerahan piala di tepi Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Indra tentu memilih untuk tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai potongan komentarnya itu. Ia memilih bergabung dengan para pemain, staf pelatih serta ofisial Timnas U-22 untuk menjalani prosesi penyerahan piala.

Jika menilik pada kondisi sepak bola di Indonesia, topik yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa bulan terakhir bukanlah mengenai kompetisi apalagi prestasi tetapi ramainya dugaan mafia pengaturan skor. Namun, keberhasilan Garuda Muda menjuarai Piala AFF U-22 seolah menjadi prestasi di tengah carut marut kondisi sepak bola nasional.

Indra juga tentu merujuk pada capaiannya enam tahun silam, ketika berhasil menyudahi paceklik gelar dengan menjuarai Piala AFF U-19 2013.

Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 di partai final. Setelah sempat tertinggal lebih dulu akibat gol kapten Thailand Saringkan Promsupa, Indonesia berbalik memimpin lewat gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Ardiles Haay. Keunggulan itu berhasil dipertahankan kendati Bagas Adi Nugroho diganjar kartu merah pada menit ke-89. (Antara)

Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF, Erick: Sepak Bola Indonesia Maju!

Suara.com – Timnas Indonesia U-22 berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019 yang berlangsung di Kamboja. Menghadapi Thailand di final, tim besutan Indra Sjafri menang tipis 2-1.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Nasional, Phnom Penh, tim berjuluk Garuda Muda sempat tertinggal lebih dulu di awal babak kedua setelah tandukkan Saringkan Promsupa tak mampu dihentikan Awan Setho.

Namun keunggulan Thailand tak bertahan lama. Dua gol yang dilesakkan Sani Rizki Fauzi di menit 59 dan tandukkan Osvaldo Haay di menit 64 mengubur mimpi Thailand untuk meraih gelar juara.

Atas prestasi yang diraih Witan Sulaeman dan kawan-kawan, Ketua Komite Olimpiade Indonesia Erick Thohir mengaku bangga. Erick, yang juga merupakan ketua tim kampanye nasional Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, berharap keganasan tim besutan Indra Sjafri akan kembali terlihat di SEA Games 2019 mendatang.

Bakal Calon Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan Bakal Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri) dan pengusaha Erick Thohir usai memberikan keterangan terkait formasi tim sukses kampanye nasional Pilpres 2019 di Jakarta, Jumat (7/9). Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Jokowi-Ma'aruf Amin, dan Erick Thohir menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayBakal Calon Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan Bakal Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin (kanan), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri) dan pengusaha Erick Thohir usai memberikan keterangan terkait formasi tim sukses kampanye nasional Pilpres 2019 di Jakarta, Jumat (7/9). Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Jokowi-Ma’aruf Amin, dan Erick Thohir menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

“Sebagai ketua KOI sangat bangga atas prestasi Tim Indonesia U 22 di Piala AFF mengalahkan Thailand dengan 2-1,” kata Erick lewat rilis yang diterima Suara.com.

“Ini adalah salah satu prestasi terbaik sepak bola nasional, dimana sejak penyisihan Timnas tidak pernah kalah. Harapan saya dapat dipertahankan prestasi ini pada SEA Games yang akan datang. Sepakbola Indonesia Maju!”

Timnas Indonesia U-22 Juara, PSSI Bersyukur

Suara.com – Timnas Indonesia U-22 berhasil menjadi juara Piala AFF U-22 2019 usai mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 di partai final yang digelar di Stadion Nasional, Phnom Phen, Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Tim berjuluk Garuda Muda sempat tertinggal lebih dulu di awal babak kedua setelah tandukkan Saringkan Promsupa tak mampu dihentikan Awan Setho.

Namun keunggulan Thailand tak bertahan lama. Dua gol yang dilesakkan Sani Rizki Fauzi di menit 59 dan tandukkan Osvaldo Haay di menit 64 mengubur mimpi Thailand untuk meraih gelar juara.

Head of delegation Timnas Indonesia U-22 Iwan Budianto mengaku bersyukur atas juara yang berhasil diraih. Iwan yang juga menjabat Wakil ketua umum PSSI itu juga mengapresiasi perjuangan Andy Setyo dan kawan-kawan.

“Alhamdulillah kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena doa seluruh masyarakat terkabul dan timnas U-22 akhirnya menjadi juara. Exco dan semua pengurus PSSI mengapresiasi perjuangan pemain, pelatih, dan ofisial tim yang tidak kenal lelah sejak dari persiapan hingga menuju Kamboja,” kata Iwan Budianto dalam rilis yang diterima suara.com.

Pemain Timnas U-22 Osvaldo Ardiles Haay (tengah) beraksi bersama rekannya setelah membobol gawang Thailand dalam pertandingan Final Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). ANTARA FOTO/Nyoman BudhianaPemain Timnas U-22 Osvaldo Ardiles Haay (tengah) beraksi bersama rekannya setelah membobol gawang Thailand dalam pertandingan Final Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

“Sekali lagi terima kasih kepada semua warga Indonesia, termasuk Bapak Presiden Jokowi, Menpora Imam Nahrawi dan semua suporter Indonesia atas doa dan dukungannya selama ini kepada timnas U-22. Mudah-mudahan prestasi ini menjadi pemantik bagi timnas di level senior untuk juga menjadi juara,” tambahnya.

Perjalanan Indonesia di ajang Piala AFF U-22 2019 terbilang tidak terlalu mulus. Garuda Muda hanya mampu lolos dari babak penyisihan Grup B sebagai runner up di bawah Kamboja dengan perolehan lima poin yang diraih dari dua hasil imbang melawan Myanmar (1-1) dan Malaysia (2-2), dan satu kemenangan saat menghadapi tuan rumah Kamboja (2-0).

Di partai semifinal, Pasukan Merah Putih mendapat perlawanan sengit dari Vietnam. Namun, Indonesia mampu mengalahkan Vietnam dengan skor tipis 1-0.

Puncaknya, Indonesia berhasil menundukan juara bertahan Thailand dengan skor 2-1. Ini merupakan kemenangan perdana timnas Indonesia U-22 di ajang Piala AFF.

Persija Gagal Menang, Kolev: Escobar Belum Siap

Suara.com – Bermain imbang tanpa gol kontra Becamex Binh Duong di laga perdana Grup G Piala AFC yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019), pelatih Ivan Kolev mengaku kehilangan Marko Simic. Silvio Escobar dinilai masih belum bisa menggantikan pemain asal Kroasia tersebut.

Selain terkendala stamina, eks Pemain Perseru Serui itu terlihat belum klop dengan permainan Macan Kemayoran.

Hal itu tampaknya bisa dimaklumi mengingat Escobar baru bergabung pada Sabtu (23/2/2019). Sementara Simic tidak bisa tampil karena terjerat kasus pelecehan seksual di Australia.

“Ya kita tahu saya kemarin sudah bilang bahwa saya khawatir untuk kondisi dia (Escobar). Ternyata dia belum siap,” kata Ivan Kolev dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Pelatih asal Bulgaria itu mengaku tidak memiliki pilihan lain di lini depan. Hal itu juga jadi alasan Kolev memainkan pemain baru Steven Paulle yang merupakan pemain belakang pada menit 87.

Penyerang Persija Jakarta, Silvio Escobar berduel dengan pemain klub Vietnam, Becamex Binh Duong dalam laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019) sore. [Suara,com / Muhaimin UNTUNG]Penyerang Persija Jakarta, Silvio Escobar berduel dengan pemain klub Vietnam, Becamex Binh Duong dalam laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019) sore. [Suara,com / Muhaimin UNTUNG]

Padahal, Persija saat itu membutuhkan seorang yang bisa membobol gawang lawan. Namun, tidak adanya striker membuat eks pelatih PS Tira itu memasukan Paulle.

“Kalian lihat lawan masukkan pemain nomor 11 (Nguyen Anh Duc), itu striker murni, jadi mereka main dua striker, tujuan pelatih mereka (Binh Duong) pasti mereka selalu crossing, crossing dan crossing, dan memperbaiki masalah ini, Oleh karena itu saya masukkan Paulle, supaya bisa loncat dan antisipasi bola atas,” tambahnya.

“Kalau bicara jujur, tidak ada terlalu banyak pilihan di depan untuk bikin perubahan di permainan kita tadi itu,” tegas mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.

Di pertandingan Grup G Piala AFC selanjutnya, Persija akan dijamu oleh wakil Myanmar Shan United. Pertandingan tersebut akan diglar pada 12 Maret 2019.

Ryuji Utomo: Persija Sudah Berjuang Maksimal!

Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha

Bek tengah Persija Jakarta, Ryuji Utomo. [dok. Media Persija]

Bek tengah Persija Jakarta, Ryuji Utomo. [dok. Media Persija]

Persija tertahan oleh wakil Vietnam, Becamex Binh Duong pada laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (26/2/2019).

Saking Gregetan, Komentator Final AFF Bung Ahay Sebut Nama Osvaldo 15 Kali

Suara.com – Osvaldo Haay punya cerita tersendiri saat detik-detik Timnas Indonesia sukses taklukkan Thailand di partai final Piala AFF U-22, Selasa (26/2/2019). Aksinya di lapangan bikin gregetan komentator Bung Ahay sampai namanya dipanggil belasan kali. 

Skuat Garuda Muda sukses menundukkan musuh bebuyutannya, Thailand di partai final Piala AFF U-22. Sempat kecolongan gol di awal babak kedua, Witan Sulaiman dkk sukses membalikkan keadaan dengan melesakkan dua gol.

Kedua tim sebelumnya bermain sama kuat di babak pertama. Dua peluang didapat Witan Sulaiman, sayang hingga jeda turun minum tak ada gol tercipta.

Baru di awal babak kedua, Thailand mengangetkan usai mampu menjebol gawang Awan Setho Raharjo lewat tendangan bebas.
Beruntung sekira semenit berselang, Timnas Indonesia U-22 mampu membuat gol penyeimbang melalui Sani Rizki Fauzi.

Tak berselang lama, Osvaldo Haay membuat skuat asuhan Indra Sjafri berbalik unggul setelah servis yang diberikan oleh Luthfi Kamal berhasil dimaksimalkan di menit ke-63.

Ada yang menarik sepanjang laga berlangsung, yakni ulah Osvaldo Haay yang dua kali bikin komentator bung Ahay gregetan. Yakni di menit 87 ketika penyerang Persebaya Surabaya itu yang tinggal berhadapan dengan kiper Thailand gagal mengakumulasikan peluang jadi gol.

Bung Ahay bahkan sampai menyebut nama Osvaldo Haay hingga 15 kali lantaran saking gregetannya.

“Osvaldooo, Ya Tuhan, ooh Tuhan, ya Tuhan ohh Tuhan peluang yang sangat baik Osvaldo gagal dimanfaatkan,” ungkapnya kesal.

Tak selesai di situ di menit akhir laga bubaran, Osvaldo Haay kembali bikin bung Ahay kesel. Hal ini seperti terlihat di menit ke-93 usai Osvaldo Haay terjebak offside tapi masih menggiring bola.

Bung Ahay pun seperti mengingatkan dari balik layar dengan nada cukup keras agar Osvaldo jangan berbuat ulah.

“Hati-hati Osvaldo, kamu sudah kartu kuning!” teriaknya.

Meski terpaksa harus bermain dengan sepuluh pemain di dua menit laga bubaran setelah Bagas Adi melakukan pelanggaran keras, Timnas Indonesia akhirnya tetap bisa mempertahankan kemenangan 2-1 atas Thailand. Timnas Indonesia pun juara Piala AFF U-22. (bolatimes.com)

Tertahan di Matchday 1 Grup G Piala AFC 2019, Kolev: Persija Pantas Menang!

Suara.com – Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev mengaku tidak puas dengan hasil imbang 0-0 yang dipetik timnya melawan wakil Vietnam, Becamex Binh Duong pada laga perdana Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Selasa (26/2/2019). Menurutnya, Persija layak memenangi pertandingan ini. 

Memang, Macan Kemayoran -julukan Persija- tampil dominan di laga tersebut, dengan keunggulan ball possession mencapai 65 persen. Hanya saja, peluang-peluang yang didapat armada Kolev selalu gagal berbuah gol. 

Kolev mengakui kondisi fisik para pemainnya tidak begitu bagus pada partai ini. Terutama pemain-pemain yang baru bergabung seperti Bruno Matos dan Silvio Escobar. 

“Saya sebenarnya tidak puas dengan hasil ini, karena menurut saya sampai 70 menit pertandingan, tim kita lebih kuat di lapangan,” ucap Kolev.

“Tapi, waktu menit terakhir (di menit-menit terakhir laga), ya ada beberapa pemain kita yang kondisinya kurang bagus dan kita temponya turun sehingga tidak bisa mendapatkan gol kemenangan,” kilah pelatih asal Bulgaria tersebut.

“Tapi walaupun begitu saya terima kasih kepada pemain karena mereka sangat bekerja keras di lapangan. Menurut saya kami pantas menang hari ini,” tuturnya. 

Kolev menambahkan, menurunnya kondisi pemain di menit-menit akhir tidak terpengaruh dengan gaya bermain Binh Duong yang cukup keras. Kolev hanya mengatakan, kondisi fisik segelintir pemainnya di laga ini memang masih belum bagus. 

“Saya pikir sebelum pertandingan kita sudah siap menghadapi tim seperti mereka. Kita sudah belajar bagaimana mereka main, kita tahu bahwa mereka secara fisik melebihi kita,” ujar Kolev. 

“Oleh karena itu rencana kita hari ini; kita coba dengan menguasai bola lebih lama, saya pikir 70 menit itu jadi (berhasil). Tapi pemain-pemain kita seperti Silvio Escobar dan Bruno Matos capek sekali, setelah itu jadi lebih susah buat kita,” terangnya. 

Pada laga Grup G Piala AFC 2019 selanjutnya, Persija akan dijamu oleh wakil Myanmar, Shan United pada 12 Maret mendatang.

Tundukkan Thailand, Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF 2019

Suara.com – Timnas Indonesia U-22 berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019. Menghadapi Thailand di final yang berlangsung di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019), Indonesia menang tipis 2-1.

Thailand unggul lebih dulu di babak kedua, sebelum akhirnya Sani Rizki dan Osvaldo membalikkan keadaan sekaligus memastikan gelar juara bagi Garuda Muda.

Jalannya Pertandingan

Menghadapi Thailand di final Piala AFF U-22, timnas Indonesia langsung menekan sejak peluit kick-off dibunyikan. Lima menit bola bergulir di babak pertama, peluang emas didapat Garuda Muda.

Lolos dari kawalan, Witan melepaskan umpan silang ke depan gawang. Marinus yang dituju gagal menjangkau bola, namun masih ada Osvaldo yang bisa mendekat bebas. Sayang, peluang tersebut kandas, bola yang sudah berada di garis gawang berhasil diamankan Korraphat.

Di menit 18, tendangan penjuru yang didapat Thailand nyaris berbuah gol. Beruntung bola yang dilepaskan Jaroensak dari depan gawang berhasil dibendung oleh Firza dengan menggunakan dada.

Umpan-umpan para pemain Indonesia yang sering meleset membuat Thailand makin nyaman mengembangkan permainan. Berulang kali tekanan berhasil dilancarkan Thailand, khususnya dari sisi kanan lapangan.

Memasuki menit 28, kemelut terjadi di depan gawang Thailand. Perebutan bola terjadi dari kaki ke kaki hingga akhirnya bola liar jatuh ke kaki Gian Zola. Akan tetapi, pemain kelahiran Bandung itu gagal memanfaatkan momen setelah tembakannya melambung di atas gawang lawan.

Enam menit berselang, peluang kembali didapat Indonesia. Berawal dari pergerakan Asnawi yang merangsek ke jantung pertahanan Thailand, bola disodorkan ke Witan yang berada di sisi kiri gawang. Sayang sepakan Witan masih terlalu lemah dan bola dengan mudah diamankan Korraphat.

Aksi Witan kembali membahayakan gawang lawan di menit 39. Namun lagi-lagi peluang tersebut kandas, Korraphat berhasil menangkap bola yang dilepaskan Witan dari luar kotak penalti ke sudut atas kanan gawang. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

12 menit bola bergulir di babak kedua, tepatnya di menit 57, papan skor berubah. Timnas Indonesia tertinggal satu gol setelah tandukkan Saringkan Promsupa tak mampu dihentikan oleh Awan Setho.

Namun keunggulan Thailand hanya bertahan selama dua menit. Memasuki menit 59, Sani Rizki Fauzi berhasil menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1 setelah bola yang dilepaskannya mengenai Ballini dan berbelok arah. Membuat Korraphat mati langkah.

Skor imbang, anak-anak asuh Indra Sjafri makin trengginas melancarkan tekanan. Alhasil, kedudukan pun berbalik di menit 64.

Menyambut tendangan bebas Luthfi, lewat tandukkannya Osvaldo mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Atmosfer pertandingan kian memanas. Mencari gol penyeimbang, Thailand semakin agresif. Pelanggaran keras pun terjadi, Nurhidayat terpaksa menjatuhkan pemain lawan sehingga diganjar kartu kuning.

Tendangan bebas yang dilepaskan Jedsadakorn di menit 68 nyaris mengubah kembali papan skor. Untuk bagi Garuda Muda, bola yang mengarah ke tiang jauh berhasil dijangkau oleh Awan Setho.

Indra Sjafri pun melakukan perubahan di menit 71. Witan ditarik keluar, digantikan Rachmat Irianto..

Serangan balik cepat yang dibangun Sani Rizki di menit 83 membuat barisan pertahanan Thailand kocar-kacir. Sayang, umpan kepada Osvaldo terlalu deras dan bola dengan mudah diamankan Korraphat.

Di menit 88, Osvaldo berpeluang membawa Garuda Muda menjauh. Berhadapan satu lawan satu dengan Korraphat, Osvaldo gagal memanfaatkan peluang tersebut.

Satu menit jelang berakhirnya waktu normal pertandingan, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Bagas Adi diusir keluar lapangan.

Akan tetapi, keunggulan jumlah pemain di waktu yang sangat singkat gagal dimanfaatkan Thailand. Skor 2-1 untuk kemenangan Indonesia tetap bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Susunan Pemain:
Timnas Indonesia U-22: Awan Setho; Asnawi Mangkualam, Nurhidayat, Bagas Adi, Firza Andika; Gian Zola, Sani Fauzi, Luthfi Kamal; Witan Sulaeman, Marinus Wanewar, Osvaldo Haay.

Timnas Thailand U-22: Korraphat Nareechan; Kritsada Nontharat, Chatchai Saengdao, Marko Ballini, Saringkan Promsupa, Kittipong Sansanit; Patcharapol Intanee, Tanpisit Khukhalamo, Sakunchai Saengthopho; Jaroensak Wonggorn, Jedadakorn Kowngam.

Pelatih Becamex Binh Duong Beberkan Resep Timnya Tahan Imbang Persija

Suara.com – Klub Vietnam, Becamex Binh Duong berhasil menahan imbang tuan rumah Persija Jakarta pada laga matchday perdana Grup G Piala AFC 2019 dengan skor 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019) petang WIB. Pelatih Becamex Binh Duong mengakui jika pasukannya bermain lepas tanpa tekanan. 

Sejatinya, Macan Kemayoran -julukan Persija- mendominasi jalannya pertandingan, dengan unggul penguasaan bola mencapai 65 persen. Sayang, serangan-serangan yang dibangun Silvio Escobar dan kawan-kawan selalu gagal berbuah gol. 

Pelatih Becamex Binh Duong, Tran Minh Chien mengakui jika timnya sempat kesulitan. Namun, di babak kedua, wakil Vietnam itu bisa mengatasi serangan-serangan pasukan Persija. 

“Kedua tim bermain bagus. Kedua tim sama-sama cari kemenangan di laga ini,” buka Tran Minh Chien dalam jumpa pers setelah pertandingan. 

“Di awal pertandingan kami sempat kesulitan. Tapi di babak kedua, kami mulai bermain lepas,” ia menambahkan.

Sementara itu, penggawa Binh Duong, Nguyen Thanh Long mengaku sangat menikmati pertandingan ini. Ia dan rekan-rekannya mampu bermain lepas meski ditekan oleh Persija besutan Ivan Kolev. 

“Laga yang sangat bagus. Pemain bisa menikmati permainan dan kami bisa menghadapi tekanan dari Persija Jakarta,” ujar Thanh Long.

Pada laga Grup G Piala AFC 2019 selanjutnya, Persija akan dijamu oleh wakil Myanmar, Shan United pada 12 Maret mendatang.

Wah! Persib Siap Tampilkan Permainan Tiki-taka di Piala Presiden 2019

Suara.com – Pelatih kepala Persib, Miljan Radovic mengaku masih terus berusaha untuk menerapkan gaya permainan tiki-taka pada anak-anak asuhnya. Gaya sepakbola yang dipopulerkan oleh Barcelona itu kini diadopsi Radovic di skuat Pangeran Biru.

Menerapkan konsep tiki-taka memang bukan hal mudah bagi Radovic. Konsep bermain yang lebih mengandalkan pada penguasaan bola dengan banyak menggulirkan umpan pendek tersebut, tentu membutuhkan waktu lama bagi para pemain Persib untuk bisa menguasainya.

Apalagi dalam tiga pertandingan sebelumnya, yakni di pentas Piala Indonesia, Persib tampak masih mengandalkan pola permainan lama, di mana penyerangan skuat Pangeran Biru selalu diarahkan ke dua sisi sayap kemudian bola diumpan jauh ke tengah gawang lawan.

“Dari kemarin kita continue persiapan untuk besok (Piala Presiden 2019). Saya pikir semua (pemain) naik secara fisik, kemarin banyak latihan tiki-taka dan pemain sudah mengerti itu. Tapi saya pikir bisa lebih bagus lagi karena mereka punya potensi bagus,” ucap Radovic di Bandung, Selasa (26/2/2019).

Pelatih berpaspor Montenegro itu mengaku tidak terlalu khawatir terkait bagaimana mengantisipasi lawan-lawan yang akan dijumpai Persib di turnamen Piala Presiden, yang akan digelar mulai Sabtu (2/3/2019) mendatang.

Menurut Radovic, bentuk antisipasi paling tepat bukan memikirkan skema permainan lawan ataupun kondisi materi pemain lawan, melainkan tetap fokus saat menjalani persiapan anak-anak asuhnya menjelang digulirkannya Piala Presiden.

“Kita siap, saya selalu bicara sama pemain; tidak apa-apa kalau Wamena (Persiwa), Arema (FC), Tira (-Persikabo), Persebaya atau (Perseru) Serui menerapkan permainan apa (lawan-lawan Persib di Piala Presiden 2019), tapi kita fokus untuk tim kita sendiri,” celoteh Radovic.

“Ya, kita latihan terus-menerus, itu normal dari Piala Indonesia kita masuk top 8 (perempatfinal), sekarang kita konsentrasi di Piala Presiden di Sabtu (2 Maret 2019). Beberapa pemain sekarang comeback untuk latihan,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Persib menjadi tuan rumah Grup A Piala Presiden 2019. Di grup tersebut, Persib tergabung bersama Persebaya, Tira-Persikabo, dan Perseru Serui.

Supardi Nasir dan kolega akan menjalani laga perdana kontra Tira-Persikabo pada 2 Maret nanti2. (Aminuddin)

Kontributor : Aminuddin

Dua Peluang Witan Kandas, Timnas Indonesia U-22 Vs Thailand Masih Sama Kuat

Suara.com – Timnas Indonesia U-22 dan Thailand masih sama kuat di babak pertama. Berhadapan di final Piala AFF U-22 2019, kedua tim bertukar serangan di sepanjang 45 menit pertama pertandingan yang berlangsung di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja.

Thailand nyaris mengubah kedudukan di menit 23 jika saja bola tidak dihalau Firza Andika. Sementara Indonesia, memiliki lebih banyak peluang yang dua diantaranya di dapat Witan Sulaiman. Sayangnya, dua peluang tersebut kandas di tangan penjaga gawang Thailand, Korraphat Nareecha.

Jalannya Pertandingan

Menghadapi Thailand di final Piala AFF U-22, timnas Indonesia langsung menekan sejak peluit kick-off dibunyikan. Lima menit bola bergulir di babak pertama, peluang emas didapat Garuda Muda.

Lolos dari kawalan, Witan melepaskan umpan silang ke depan gawang. Marinus yang dituju gagal menjangkau bola, namun masih ada Osvaldo yang bisa mendekat bebas. Sayang, peluang tersebut kandas, bola yang sudah berada di garis gawang berhasil diamankan Korraphat.

Di menit 18, tendangan penjuru yang didapat Thailand nyaris berbuah gol. Beruntung bola yang dilepaskan Jaroensak dari depan gawang berhasil dibendung oleh Firza dengan menggunakan dada.

Umpan-umpan para pemain Indonesia yang sering meleset membuat Thailand makin nyaman mengembangkan permainan. Berulang kali tekanan berhasil dilancarkan Thailand, khususnya dari sisi kanan lapangan.

Memasuki menit 28, kemelut terjadi di depan gawang Thailand. Perebutan bola terjadi dari kaki ke kaki hingga akhirnya bola liar jatuh ke kaki Gian Zola. Akan tetapi, pemain kelahiran Bandung itu gagal memanfaatkan momen setelah tembakannya melambung di atas gawang lawan.

Enam menit berselang, peluang kembali didapat Indonesia. Berawal dari pergerakan Asnawi yang merangsek ke jantung pertahanan Thailand, bola disodorkan ke Witan yang berada di sisi kiri gawang. Sayang sepakan Witan masih terlalu lemah dan bola dengan mudah diamankan Korraphat.

Aksi Witan kembali membahayakan gawang lawan di menit 39. Namun lagi-lagi peluang tersebut kandas, Korraphat berhasil menangkap bola yang dilepaskan Witan dari luar kotak penalti ke sudut atas kanan gawang. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Susunan Pemain:
Timnas Indonesia U-22: Awan Setho; Asnawi Mangkualam, Nurhidayat, Bagas Adi, Firza Andika; Gian Zola, Sani Fauzi, Luthfi Kamal; Witan Sulaeman, Marinus Wanewar, Osvaldo Haay.

Timnas Thailand U-22: Korraphat Nareechan; Kritsada Nontharat, Chatchai Saengdao, Marko Ballini, Saingkan Promsupa, Kittipong Sansanit; Patcharapol Intanee, Tanpisit Khukhalamo, Sakunchai Saengthopho; Jaroensak Wonggorn, Jedadakorn Kowngam.

Serupa Kepa, Lionel Messi Juga Pernah Membangkang Pada Pelatih

Suara.com – Aksi membangkang perintah pelatih yang dilakukan Kepa Arrrizabalaga ternyata juga pernah dilakukan oleh mega bintang, Lionel Messi lho. 

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga menjadi topik pembicaraan baru-baru ini. Penyebabnya adalah karena kiper asal Spanyol itu menolak perintah Maurizio Sarri yang hendak menggantinya dengan Willy Caballero.

Mantan pelatih Napoli tersebut berniat mengganti Kepa karena kipernya tersebut mengalami kram di menit-menit akhir babak tambahan waktu kedua, sedangkan pada saat itu laga akan berlanjut ke babak penalti.

Ekspresi pelatih Chelsea, Maurizio Sarri saat Kepa Arrizabalaga menolak untuk diganti (Adrian Dennis/AFP)Ekspresi pelatih Chelsea, Maurizio Sarri saat Kepa Arrizabalaga menolak untuk diganti (Adrian Dennis/AFP)

Insiden inilah yang akhirnya membuat Maurizio Sarri marah besar. Pelatih asal Italia terlihat sangat kesal di bench pemain Chelsea. Sementara hasil di babak penalti, nasib buruk juga didapat The Blues. Mereka kalah dengan skor 4-3 dari Manchester City dan gelar juara Piala Liga Inggris jatuh ke tangan lawan.

Ternyata, insiden yang terjadi antara Kepa Arrizabalaga dengan Maurizio Sarri itu bukanlah yang pertama kali terjadi. Pemain sekelas Lionel Messi juga pernah menolak perintah pelatih ketika akan diganti.

Dinukil dari Sportbible, insiden tersebut terjadi dalam laga lanjutan La Liga melawan Eibar pada tahun 2014. Lionel Messi menolak perintah pelatih Barcelona saat itu, Luis Enrique untuk diganti pada menit 75.

Luis Enrique sendiri saat itu sempat mempertanyakan tindakan penolakan Messi, akan tetapi pemain asal Argentina tersebut memberikan isyarat tidak ingin ditarik keluar dengan melakukan gestur mengacungkan jempolnya.

Pada akhirnya, Luis Enrique pun mengalah dan memilih menggantikan Neymar dengan Munir. Saat itu Lionel Messi disebut menolak diganti karena tengah menikmati laga.

Hasil dari laga itu Barcelona berhasil menang telak 3-0 dari Eibar. Lionel Messi mencatatkan satu gol dan satu assist pada laga tersebut. (bolatimes.com)

Neymar Berubah Cengeng Saat Cerita Tentang Lionel Messi, Kenapa?

Suara.com – Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar terlihat terbata-bata saat mengenang bagaimana kala berjuang di Barcelona dan bertemu mantan rekannya di Barcelona, Lionel Messi. Pemain asal Brasil itu pun berubah cengeng saat mengenang jasa Messi yang begitu besar ketika dirinya datang ke Camp Nou.

Neymar diboyong Barcelona dari Santos FC pada tahun 2013. Saat itu Neymar masih berusia 22 tahun dan merupakan pemain muda berbakat yang menjadi sorotan kala itu.

Ketika bergabung Barcelona, Neymar bisa dikatakan tak membutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi dengan pemain sekelas Lionel Messi dan Luis Suarez di lini depan Blaugrana.

Seiring berjalannya waktu, Neymar, Messi, dan Suarez menjadi trio penyerang yang paling menakutkan di dunia. Mereka diberi julukan dengan sebutan trio MSN (Messi, Suarez, dan Neymar).

Lionel Messi merayakan golnya bersama Neymar dan Luis Suarez ke gawang Manchester City di Liga Champions pada 19 Oktober 2016 (Pau Barrena/AFP)Lionel Messi merayakan golnya bersama Neymar dan Luis Suarez ke gawang Manchester City di Liga Champions pada 19 Oktober 2016 (Pau Barrena/AFP)

Namun siapa sangka, dalam prosesnya Neymar menemukan kesulitan saat datang ke Barcelona. Hal tersebut diungkap pemain berusia 27 tahun itu saat wawancara dengan Esporte Espetacular.

Dengan mata berkaca-kaca, Neymar mangaku Lionel Messi adalah pemain yang berperan besar di Barcelona. Pemain asal Argentina itu disebut Neymar telah banyak membantunya.

“Jujur, sulit, sangat sulit bagi saya untuk berbicara tentang Messi, karena itu sangat istimewa bagi saya di Barcelona, saya mengatakan ini kepada semua orang,” kata Neymar dikutip dari AS.

“Pada saat saya membutuhkan dukungan terbesar, pemain terbaik di dunia (Messi) datang dan membantu saya. Dia berkata ‘Datang ke sini, aku di sini untuk membantumu’,” sambungnya.

Lebih lanjut, Neymar juga menceritakan pada saati itu Lionel Messi menasehatinya agar tidak menjadi pemalu ataupun takut padanya dan pemain lain di klub.

Membela Barcelona selama empat tahun, Neymar sudah berperan besar dalam keberhasilan tim raksasa Spanyol tersebut dalam meraih trofi. Di antaranya adalah saat Barcelona meraih treble pada musim 2014/15. (bolatimes.com)

Susunan Pemain Timnas Indonesia U-22 di Final Piala AFF Kontra Thailand

Suara.com – Selasa (26/2/2019), timnas Indonesia U-22 akan melakoni partai final Piala AFF U-22 2019. Menghadapi Thailand di Stadion Nasional Phnom Penh, Kamboja, tidak banyak perubahan yang dilakukan pelatih Indra Sjafri.

Di lini depan, Indra Sjafri tetap mengandalkan trio Witan, Marinus dan Osvaldo. Sementara di lini tengah, nama Gian Zola, Sani Fauzi dan Luthfi Kamal masuk dalam starting line up.

Di lini belakang, Asnawi Mangkualam dan Firza Andika diharapkan bisa memainkan perannya dengan baik sebagai wing back. Sedangkan dua posisi bek tengah diisi oleh Bagas Adi dan Nurhidayat.

Berikut susunan pemain timnas Indonesia vs Thailand di partai final Piala AFF U-22 2019.

Timnas Indonesia U-22: Awan Setho; Asnawi Mangkualam, Nurhidayat, Bagas Adi, Firza Andika; Rafi Syarahil, Sani Fauzi, Luthfi Kamal; Witan Sulaeman, Marinus Wanewar, Osvaldo Haay.

Timnas Thailand U-22: Korraphat Nareechan; Kritsada Nontharat, Chatchai Saengdao, Marko Ballini, Saingkan Promsupa, Kittipong Sansanit; Patcharapol Intanee, Tanpisit Khukhalamo, Sakunchai Saengthopho; Jaroensak Wonggorn, Jedadakorn Kowngam.

Piala AFC 2019: Persija Jakarta Ditahan Imbang Klub Vietnam di SUGBK

Suara.com – Persija Jakarta ditahan imbang tanpa gol oleh klub Vietnam, Becamex Binh Duong pada laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019) sore.

Di laga ini, Persija sejatinya mampu mendominasi penguasaan bola, dengan keunggulan mencapai 65 persen. Sayang, buruknya kreasi-kreasi di final third maupun di sisi sayap membuat Persija gagal menjaringkan gol di partai ini.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

10 menit awal laga, Persija lebih mengontrol permainan dan lebih sering mengambil inisiatif serangan.

Menit 19, tembakan Rohit Chand memanfaatkan bola liar dari umpan silang Heri Susanto masih mampu diblok bek Becamex. Serangan ini hanya membuahkan sepak pojok bagi Persija.

Sampai menit 25, Persija masih terus mengurung pertahanan lawan. Sayang, usaha-usaha Silvio Escobar dan kawan-kawan tidak diimbangi dengan umpan akhir yang matang di final third ataupun dari sisi sayap.

Empat menit berselang, Persija punya kans bagus untuk mencetak gol. Heri Susanto menari-nari di tepi kotak penalti sebelum melepaskan sepakan kencang yang mengarah langsung ke gawang. Bola sempat lepas, namun akhirnya mampu diamankan dengan baik oleh kiper Becamex.

Menit 32, giliran Becamex mengancam, Ho Sy mendapatkan kesempatan di dalam kotak penalti usai mengecoh Dany Saputra. Sayang, tembakannya masih melambung tinggi dari gawang Persija yang dikawal kiper Andritany Ardhiyasa.

Tak ada gol yang tercipta di sisa waktu babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga half-time

Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, serangan-serangan Persija kembali masih belum terarah. Percobaan dari Heri Susanto dan Slivio Escobar masih belum mampu membuahkan hasil.

Menit 62, crossing Bruno Matos gagal dijangkau Heri Susanto, tetapi Riko Simanjuntak berada di sayap lain untuk menguasai bola. Sayang, tembakan Riko dari jarak sempit hanya menerpa sisi gawang. Side netting!

Empat menit berselang, pemain pengganti Novri Setiawan berhasil lepas dari offisde dan memiliki opsi memberikan bola ke tengah. Sayang, Novri memilih menembak sendiri dan sepakannya melebar dari sasaran. Persija masih terus menemui kegagalan.

Menit 70, Ngoc Tinh berhasil lepas dari jebakan offside dan menerobos kotak penalti seorang diri. Beruntung kiper Persija, Andritany dengan sigap dengan menutup ruang tembak dan menetralisir ancaman yang datang dari tim tamu.

Kedua tim saling jual-beli serangan di sisa waktu pertandingan, namun hingga peluit panjang ditiupkan wasit, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.

Susunan Pemain

Persija Jakarta XI (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (C); Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Maman Abdurrahman, Dany Saputra; Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Bruno Matos; Heri Susanto/Fitra Ridwan, Silvio Escobar/Novri Setiawan, Riko Simanjuntak/Steven Paulle.

Cadangan: Shahar Ginanjar, Tony Sucipto, Sandi Sute, Nugroho Fachtur.

5 Pacar Pemain Timnas Indonesia U-22 yang Cantiknya Bikin Nambah Deg-degan

Suara.com – Petang ini, Selasa (26/2/2019) Timnas Indonesia akan melakoni partai final Piala AFF U-22 menghadapi Thailand. Sebelum menyaksikan laga mendebarkan tersebut, yuk simak sederet pacar para penggawa Timnas Indonesia U-22 yang cantiknya bikin nambah deg-degan.

Skuat Garuda Muda nyaris tanpa harapan ketika mengawali laga penyisihan Grup B Piala AFF U-22 2019. Ditahan imbang Myanmar dan Malaysia, banyak yang memandang tipis harapan skuat asuhan Indonesia untuk berbicara banyak di Piala AFF kali ini.

Tapi, Marinus Wanewar dkk mampu bangkit usai menekuk tuan rumah Kamboja 2-0 di partai hidup mati dan memantapkan langkah ke partai final usai mempermalukan Vietnam 1-0.

Di partai final, Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi musuh bebuyutan, Thailand. Meski lawan lebih diunggulkan, hal tersebut tak membuat gentar Indra Sjafri dan anak asuhnya.

Mereka meyakini bisa mengubah keadaan dan bisa merebut trofi AFF U-22 kali ini. Keyakinan Indra Sjafri terutama lantaran timnya sudah melakoni persiapan matang untuk menghadapi partai final petang ini.

“Alhamdulillah semua pemain siap, kecuali Andy Setyo yang masih dalam masa pemulihan cedera,” kata pelatih yang sukses membawa Timnas Indonesia U-19 ke perempat final Piala Asia U-19 tahun lalu.

Selain persiapan teknis, hal tak kalah penting tentu saja dukungan moril dari orang-orang terkasih dan tersayang agar para pemain Timnas Indonesia makin mantap melakoni partai final petang ini.

Nah, berikut pacar dari sejumlah pemain Timnas Indonesia U-22 yang cantiknya kebangetan.

Namanya Rishmahani. Sosok berhijab ini merupakan kekasih dari pencetak gol cantik ke gawang Malaysia kemarin, yakni Witan Sulaiman. Tebak gaes, keduanya sudah jatuh cinta sejak usia sembilan tahun. Pandangan pertama berkesan selamanya kayanya nih.

Rishmahani pacar Witan Sulaiman penggawa Timnas Indonesia U-22. [@rismahani__ /Instagram]Rishmahani pacar Witan Sulaiman penggawa Timnas Indonesia U-22. [@rismahani__ /Instagram]

Raja umpan Timnas Indonesia U-22 sekaligus sosok penentuk skuat Garuda Muda lolos ke semifinal Piala AFF U-22, Luthfi Kamal ternyata memiliki pacar yang begitu cantik lho. Liat tu tatapannya, duh meleleh deh

Putri Alvira Melianti pacar Luthfi Kamal pemain Timnas Indonesia U-22. [@putrialviraa]Putri Alvira Melianti pacar Luthfi Kamal pemain Timnas Indonesia U-22. [@putrialviraa]

Namanya Desi Novelia. Dara cantik kekasih Firza Andika ini pernah bikin adegan romantis ala Ada Apa Dengan Cinta, sewaktu mengantar sang pacar berangkat trial ke klub Belgia beberapa waktu lalu. Kira-kira Firza betah ga ya di Belgia nanti sama klub barunya jauh dari si doi?

Desi Novelia pacar Firza Andika pemain Timnas Indonesia U-22. [desinoveliasari11/ Instagram]Desi Novelia pacar Firza Andika pemain Timnas Indonesia U-22. [desinoveliasari11/ Instagram]

Asnawi Mangkualam membuktikan diri sebagai pemain nan serba bisa. Diplot oleh Indra Sjafri sebagai bek kanan, sepanjang penyisihan Piala AFF U-22, ia mampu tampil disiplin dan tegas. Di balik sosoknya nan garang di lapangan, ternyata Asnawi punya pacar cantik nan bikin adem yem yem yem, namanya Zhadela.

Zhadela pacar Asnawi Mangkualam pemain Timnas Indonesia U-22. [@zhadela / Instagram]Zhadela pacar Asnawi Mangkualam pemain Timnas Indonesia U-22. [@zhadela / Instagram]

Nah, mantan kapten Timnas Indonesia U-19 yang kini dipercaya Indra Sjafris sebagai palang pertahanan Timnas Indonesia U-22 di ajang Piala AFF, Nurhidayat, ternyata juga memiliki pacar yang tak kalah cantik lho. Dara cantik bernama Sri Wahyuni asri atau akrab disapa Uni ini merupakan seorang pramugari. 

Sri Wahyuni Asri pacar Nurhidayat pemain Timnas Indonesia U-22. [@sriwahyuniasri / Instagram]Sri Wahyuni Asri pacar Nurhidayat pemain Timnas Indonesia U-22. [@sriwahyuniasri / Instagram]

Itu tadi 5 pacar penggawa Timnas Indonesia U-22 yang cantiknya bikin nambah deg-degan. (bolatimes.com)

Jelang Dua Laga El Clasico, Vinicius: Real Madrid Tidak Takut Messi

Suara.com – Bintang muda Real Madrid Vinicius Junior memuji Lionel Messi sebagai pemain yang luar biasa. Namun Vinicius menegaskan bahwa Real Madrid tidak takut dengan Messi saat mereka menghadapi Barcelona di dua laga El Clasico di pekan ini.

Messi masuk dari bangku cadangan saat kedua rival bertemu di leg pertama semifinal Copa del Rey di Camp Nou yang berakhir imbang 1-1 pada awal Februari lalu. Namun di pekan ini Real Madrid dan Barcelona akan dua kali bertemu.

Real Madrid akan menjamu Barcelona pada leg kedua semifinal di Santiago Bernabeu pada Kamis (28/2/2019) dini hari WIB. Selanjutnya Madrid masih akan menjamu Barcelona di lanjutan kompetisi Liga Spanyol pada Minggu (3/3/2019) dini hari WIB.

Vinicius mulai memanaskan duel El Clasico ini. Winderkid asal Brasil itu menegaskan bahwa Los Blancos tidak takut menghadapi bintang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi.

Penyerang sayap Real Madrid, Vinicius Junior. [LLUIS GENE / AFP]Penyerang sayap Real Madrid, Vinicius Junior. [LLUIS GENE / AFP]

“Messi luar biasa, dan melakukan hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh beberapa pemain, tetapi dia tidak membuat kami takut kata Vinicius di akun Twitter-nya seperti dilansir Espn.

“Kami telah siap untuk apapun yang datang. Kami juga memiliki pemain yang terbaik di dunia,” pungkas pemain yang diboyong dari Flamengo dengan transfer 47 juta euro pada 2017 itu.

Ini Komentar Mourinho Soal Kepa Arrizabalaga Menolak Diganti

Suara.com – Mantan manajer Chelsea Jose Mourinho ikut mengomentari tindakan Kepa Arrizabalaga saat final Piala Liga Inggris. Mourinho mengatakan bahwa penolakan Kepa untuk diganti telah membuat manajer Chelsea Maurizio Sarri dalam situasi sangat rapuh.

Pada laga final Piala Liga Inggris menghadapi Manchester City di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019) waktu setempat, Sarri ingin menggantikan Kepa di menit 117 setelah kipernya mendapatkan dua kali perawatan di babak extra time.

Sementara Willy Caballero sudah bersiap untuk masuk lapangan. Namun saat ofisial pertandingan mengangkat tanda pergantian pemain, Kepa malah menolak diganti dan mengangkat jempol seakan menunjukkan bahwa dia baik baik saja.

Sementara Maurizio Sarri tampak kesal dan marah di pinggir dan sempat menuju lorong ganti pemain namun dia kembali ke tempatnya. Namun usai pertandingan Sarri dan Kepa sama- sama mengatakan bahwa ini hanya kesalahpahaman saja.

Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga (kiri) sempat dibisikan sesuatu oleh bek David Luiz (kanan) saat menolak digantikan oleh Willy Caballero saat menghadapi Manchester City di final Piala Liga Inggris di Wembley. Adrian DENNIS / AFPKiper Chelsea Kepa Arrizabalaga (kiri) sempat dibisikan sesuatu oleh bek David Luiz (kanan) saat menolak digantikan oleh Willy Caballero saat menghadapi Manchester City di final Piala Liga Inggris di Wembley. Adrian DENNIS / AFP

Mantan manajer Chelsea, Mourinho pun angkat suara dengan apa yang terjadi saat final Piala Liga Inggris itu. Ia mengatakan bahwa tindakan Kepa telah menciptakan situasi rumit di Stamford Bridge.

“Saya pikir di satu sisi kiper ingin menunjukkan kepribadiannya, kepercayaan dirinya, dan ingin mengatakan ‘Saya di sini, saya ingin ke adu penalti dan menyelamatkan mereka, dan saya di sini dengan keyakinan bahwa saya akan pergi dan lakukanlah,” kata Mourinho kepada DAZN

“Namun kemudian saya tidak begitu suka dia [Kepa] meninggalkan manajer, pelatih dan semua orang lain dalam situasi yang sangat rapuh, juga termasuk salah satu rekan satu timnya sendiri yang siap memasuki lapangan,” ujar Mourinho.

“Akhirnya kami melihat bagaimana dia [Caballero] dilemparkan ke dalam kekacauan yang bukan bagian dari dirinya. Itu membuatku sedih, karena ini situasi yang sangat rumit,” ungkap mantan manajer Manchester United.”

Saat ditanya apakah dia memiliki pengalaman seorang pemain yang menolak meninggalkan lapangan selama karir manajerialnya? “Tidak, untungnya saya tidak pernah harus menjalani hal seperti ini,” pungkas Jose Mourinho.

Sementara pihak klub Chelsea mengambil tindakan disiplin kepada Kepa Arrizabalaga dengan memotong gajinya satu pekan. Kepa pun telah meminta maaf atas sikapnya tersebut dan menerima apapun sanksi kepada dirinya.(Skysport)

Piala AFC 2019: Persija vs Becamex Masih Tanpa Gol di Babak Pertama

Suara.com – Persija Jakarta menjamu klub Vietnam, Becamex Binh Duong pada laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019) sore. Sampai half-time, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.

Jalannya Pertandingan

10 menit awal laga, Persija lebih mengontrol permainan dan lebih sering mengambil inisiatif serangan.

Menit 19, tembakan Rohit Chand memanfaatkan bola liar dari umpan silang Heri Susanto masih mampu diblok bek Becamex. Serangan ini hanya membuahkan sepak pojok bagi Persija.

Sampai menit 25, Persija masih terus mengurung pertahanan lawan. Sayang, usaha-usaha Silvio Escobar dan kawan-kawan tidak diimbangi dengan umpan akhir yang matang di final third ataupun dari sisi sayap.

Empat menit berselang, Persija punya kans bagus untuk mencetak gol. Heri Susanto menari-nari di tepi kotak penalti sebelum melepaskan sepakan kencang yang mengarah langsung ke gawang. Bola sempat lepas, namun akhirnya mampu diamankan dengan baik oleh kiper Becamex.

Menit 32, giliran Becamex mengancam, Ho Sy mendapatkan kesempatan di dalam kotak penalti usai mengecoh Dany Saputra. Sayang, tembakannya masih melambung tinggi dari gawang Persija yang dikawal kiper Andritany Ardhiyasa.

Tak ada gol yang tercipta di sisa waktu babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga half-time.

Susunan Pemain

Persija Jakarta XI: Andritany Ardhiyasa (C); Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Maman Abdurrahman, Dany Saputra; Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Bruno Matos; Heri Susanto, Silvio Escobar, Riko Simanjuntak.

Cadangan: Shahar Ginanjar, Steven Paulle, Tony Sucipto, Sandi Sute, Fitra Ridwan, Nugroho Fachtur.

VIDEO: Gara-gara Ini Bale Tolak Pemanasan di Laga Levante vs Real Madrid

Suara.com – Tingkah Gareth Bale sempat mencuri perhatian publik setelah video dirinya pada laga Levante versus Real Madrid, Senin (25/2/2019), tersebar di media sosial. Ia diketahui menolak instruksi dari pelatih Santiago Solari untuk melakukan pemanasan.

Pada pertandingan tersebut, Bale memang tidak tampil sebagai starter. Santiago Solari lebih mempercayakan posisi winger kepada Lucas Vazquez dan Vinicius Jr untuk menopang Karim Benzema.

Namun, pada menit ke-60, Solari menginginkan perubahan dengan bermaksud memasukkan Gareth Bale. Pemain asal Wales itu pun diinstruksikan untuk melakukan pemanasan.

Hanya saja, winger 29 tahun itu tetap duduk manis di bangku cadangan. Ia sama sekali tidak bergeming dengan arahan Solari untuk melakukan pemanasan.

Pelatih kebugaran Real Madrid, Antonio Pintus, juga sempat meminta Bale untuk menjalani pemanasan lebih dulu, tetapi tampak diabaikan oleh eks pemain Tottenham Hotspur.

Meski demikian, Bale tetap dimainkan oleh Solari. Ia menggantikan Karim Benzema pada menit ke-74. Bale pun langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol melalui titik putih setelah Casemiro dijatuhkan pemain Levante, Cheick Doukoure.

Aksi Bale pada pertandingan itu tentu membuat pertanyaan publik. Terlebih, ia juga tampak enggan berselebrasi bersama para pemain Los Blancos setelah menggandakan kemenangan Real Madrid. Pembangkangan Bale disinyalir sebagai bentuk kekesalan karena tidak bermain sebagai starter.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Tak Ada Ronaldo, Karim Benzema Siap Bikin Banyak Gol di Madrid

Suara.com – Striker Real Madrid, Karim Benzema kini merasa sebagai pimpinan serangan klubnya. Ia pun bertekad untuk mencetak lebih banyak gol bagi Real Madrid setelah sempat menjadi bayang – bayang Cristiano Ronaldo.

Benzema telah mencetak total 20 gol di musim ini atau musim pertama sejak Ronaldo pindah ke Juventus dengan transfer 100 juta euro. Koleksi gol Benzema ini lebih banyak 8 gol dari keseluruhan yang dibuatnya sepanjang musim 2017/2018.

Pemain berpasport Prancis ini pun bertekad untuk mencetak lebih banyak gol. Pasalnya, Karim Benzema merasa bisa lebih fokus untuk mencetak gol setelah di musim – musim sebelumnya lebih banyak membantu Ronaldo.

“Sekarang saya adalah pimpinan di lini serangan (Real Madrid),” kata Benzema kepada France Football seperti dilansir Football Espana.

Pemain Real Madrid Karim Benzema rayakan golnya ke gawang Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (2/5/2018) [AFP]Pemain Real Madrid Karim Benzema rayakan golnya ke gawang Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (2/5/2018) [AFP]

“Sekarang saya adalah titik fokus sedangkan sebelumnya saya bermain sebagai pelengkap untuk Cristiano, saya selalu mencarinya dengan tujuan membantu dia mencetak lebih banyak gol,” ungkapnya.

“Saya hanya berada sebagai latar belakang, sekarang terserah saya untuk menunjukkan bahwa saya ingin mencetak gol,” pungkas Karim Benzema.

Susunan Pemain Persija Jakarta vs Becamex Binh Duong di Piala AFC 2019

Suara.com – Persija Jakarta menjamu wakil Vietnam, Becamex Binh Duong pada laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019) sore.

Di lini pertahanan, pelatih Persija Ivan Kolev menurunkan kekuatan terbaiknya. Kiper sekaligus kapten Andritany Ardhiyasa berdiri di bawah mistar gawang, di belakang Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Ryuji Utomo dan Dany Saputra sebagai back-four.

Sementara di tengah, trio Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand dan Bruno Matos akan mengawal lini vital tim berjuluk Macan Kemayoran.

Di lini depan, Kolev mengandalkan sang penyerang anyar, Silvio Escobar sebagai centre-forward. Escobar menggantikan peran Marko Simic yang masih tersandung kasus hukum di Australia.

Kerja Escobar sendiri bakal didukung dua attacker dari flank, yakni Heri Susanto dan Riko Simanjuntak, sebagaimana Kolev menampilkan skema 4-3-3 untuk laga yang akan kick-off pada pukul 15.30 WIB ini. 

Susunan Pemain

Persija Jakarta XI: Andritany Ardhiyasa (C); Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Maman Abdurrahman, Dany Saputra; Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Bruno Matos; Heri Susanto, Silvio Escobar, Riko Simanjuntak.

Cadangan: Shahar Ginanjar, Steven Paulle, Tony Sucipto, Sandi Sute, Fitra Ridwan, Nugroho Fachtur.

Resmi Pecat Puel, Ini Sederet Nama yang Masuk Bursa Pelatih Anyar Leicester

Suara.com – Leicester City telah resmi memecat Claude Puel dari jabatannya sebagai pelatih kepala tim pada Minggu (24/2/2019) malam WIB. Sederet pelatih pun diyakini masuk dalam bursa pelatih baru The Foxes -julukan Leicester.

Isu pemecatan Puel sejatinya memang sudah berhembus sejak musim lalu. Namun, baru pada pekan lalu akhirnya pelatih berpaspor Prancis itu dipecat, yakni setelah dipermalukan Crystal Palace 1-4 di kandang sendiri, King Power Stadium pada laga pekan ke-27 Liga Inggris 2018/2019.

Nah, sebagaimana dilansir Sky Sports, nama pelatih Celtic, Brendan Rodgers dan pelatih Newcastle United saat ini, Rafael Benitez merupakan dua nama terdepan dalam daftar incaran manajemen Leicester sebagai pelatih anyar klub. Menariknya, kedua nama tersebut merupakan eks pelatih Liverpool.

Meski demikian, terlepas dari dua nama tersebut, manajemen Leicester dikabarkan juga mempertimbangkan untuk menggunakan jasa pelatih interim saja, setidaknya sampai musim 2018/2019 ini berakhir.

Nah, masih diklaim Sky Sports, pelatih kawakan yang telah malang melintang di Premier League, Sam Allardyce disebut sangat tertarik untuk kembali ke dunia kepelatihan dan membesut Leicester. Big Sam -julukan Allardyce- dikabarkan juga tak ambil pusing jika dirinya hanya diplot sebagai pelatih interim saja.

Tak ketinggalan, mantan pelatih Manchester United, David Moyes yang kini juga tengah menganggur juga diyakini amat tertarik dengan pekerjaaan melatih Leicester ini. Representatif pelatih asal Skotlandia itu bahkan disebut telah melakukan kontak dengan manajemen Leicester untuk menawarkan jasa sang klien.

Persija Targetkan Juara di Piala AFC 2019

Suara.com – Manajemen Persija Jakarta ternyata punya target besar ajang Piala AFC 2019. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu dibebankan target menjadi juara di turnamen kasta kedua benua Asia tersebut.

Hal itu seperti diutarakan oleh CEO Persija Jakarta Ferry Paulus. Ferry ingin agar timnya bisa lebih baik dari musim lalu yang hanya sampai semifinal zona Asia Tenggara saja.

“Kalau tidak ruwet, bukan Persija. Dinamika, sebagai klub besar, rintangan selalu ada. Bahwa Persija harus menjadi Persija. Tidak boleh ada yang lebih besar dari Persija. Tahun ini target kita utama adalah trofi Piala AFC,” kata Ferry Paulus.

Di Piala AFC tahun ini, Persija Jakarta diplot masuk Grup G bersama Becamex Binh Duong (Vietnam), Shan United (Myanmar), dan Ceres Negros (Filipina). Pada laga pertama, Persija akan menjamu Becamex di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Winger Persija Jakarta, Riko Simanjuntak (tengah) coba merebut bola dari pemain Newcastle Jets pada laga babak kualifikasi kedua Liga Champions Asia 2019 di McDonald Jones Stadium, Newcastle, Australia, Selasa (12/2/2019) sore WIB. [Twitter resmi Newcastle Jets]Winger Persija Jakarta, Riko Simanjuntak (tengah) coba merebut bola dari pemain Newcastle Jets pada laga babak kualifikasi kedua Liga Champions Asia 2019 di McDonald Jones Stadium, Newcastle, Australia, Selasa (12/2/2019) sore WIB. [Twitter resmi Newcastle Jets]

Sebagai informasi, untuk mencapai juara Piala AFC, perjalanan Persija tidak akan mudah. Jika berhasil lolos dari Grup G, Macan Kemayoran akan bertanding di babak semifinal dan final Zona ASEAN terlebih dahulu.

Apabila lolos, Persija Jakarta tergabung ke dalam babak delapan besar Zona Inter Play Off. Seandainya berjalan mulus, tim ibu kota akan melaju ke babak semifinal Zona Inter dan kemudian bertarung di partai puncak.

Sementara musim lalu, Ismed Sofyan dan kawan-kawan hanya mampu sampai babak semifinal zona Asia Tenggara. Tim kesayangan Jakmania itu kalah 3-6 secara agregat dari wakil Singapura, Home United.

Mourinho Ungkap Kriteria Klub Selanjutnya yang Bakal Ia Tangani

Suara.com – Mantan manajer Manchester United yang kini masih menganggur, Jose Mourinho mengungkapkan kriteria klub selanjutnya yang bakal ia tangani. Juru taktik berusia 56 tahun itu memang telah mengungkapkan niatnya untuk segera kembali melatih sebuah tim.

Seperti dilansir Telegraph, Mourinho mengungkapkan jika kembali ke dunia manajerial, dia hanya ingin bekerja bersama rekan-rekan kerja yang dicintainya. Dalam hal ini, yang dimaksud Mourinho adalah owner dan board klub, serta tentunya para pemain.

Seperti diketahui, Mourinho saat ini tengah menganggur usai dipecat Manchester United dari jabatan pelatih kepala pada 18 Desember 2018 lalu.

Namun dengan sederet klub top macam Real Madrid, Inter Milan, Chelsea, FC Porto hingga Benfica dalam CV manajerialnya, tentu nama Mourinho masih memiliki daya pikat yang besar. Terlebih juru taktik berpaspor Portugal itu kini tengah berstatus available

Baru-baru ini, Mourinho sendiri mengungkapkan jika dirinya telah menolak penawaran kerja dari tiga klub, meski tak menyebutkan secara detil dari klub mana saja tawaran itu datang.

Yang teranyar, Mourinho mengungkapkan jika dirinya cuma ingin kembali bekerja di sebuah tim bersama orang-orang yang dapat menyenangkan hatinya.

“Jika ada klub yang tanpa ambisi, saya tidak akan bergabung. Saya menolak karena saya ingin level tertinggi sepakbola, juga ambisi harus berada pada titik tertinggi,” celoteh Mourinho kepada Telegraph.

“Itu adalah item kedua (syaratnya untuk kembali melatih). Item pertama, saya ingin bekerja dengan orang yang saya cintai. Orang yang ingin saya ajak bekerja adalah yang bisa membuat bahagia, dan juga memiliki ide dan pemikiran yang sama dengan saya,” ungkapnya.

“Itulah yang saya dapatkan ketika di Inter Milan. Ada beberapa klub seperti ini. Normalnya, ini adalah bagian penting dari kesuksesan klub,” tukas pelatih kharismatik nan kontroversial itu.

Naturalisasi Belum Rampung, Otavio Dutra Batal Turun Lawan Myanmar

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy mengatakan proses naturalisasi Otavio Dutra masih belum rampung. Oleh karena itu, Dutra dipastikan belum bisa tampil saat timnas Indonesia beruji coba dengan Myanmar pada 25 Maret 2019.

Sebagaimana diketahui, McMenemy telah memanggil 26 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan. Dari ke-26 pemain tersebut terdapat nama Otavio Dutra.

“Otavio dutra belum sepenuhnya jadi WNI (warga negara Indonesia) dan belum bisa main lawan Myanmar,” kata Simon McMenemy.

Simon mengatakan tidak jadi masalah besar jika pemain Persebaya Surabaya itu masih belum bisa diturunkan. Pasalnya, masih banyak pemain-pemain Indonesia yang memiliki kemampuan bagus di posisi bek tengah.

“Tapi tak perlu khawatir karena di lini belakang kita masih banyak pemain berkualitas, salah satunya Hansamu Yama. Namun kalau dikombinasikan dengan pemain senior akan sangat bagus karena kita kombinasikan talenta, umur, dan pengalaman,” tambahnya.

“Bayangkan Yama mengambil banyak pelajaran dari Dutra. Saya tahu Dutra bisa meningkatkan kualitas pemain yang menjadi duetnya. Lawan Myanmar kita akan pakai Yanto Basna. Kalau tak bisa lawan Myanmar di kesempatan yang akan datang ia bisa meningkatkan kualitas tim,” jelasnya.

Eks Pelatih Bhayangkara FC itu juga mengungkapkan alasan memilih 26 pemain yang telah dipilih. Selain berkualitas, Simon berharap ke-26 pemain tersebut berguna untuk timnas Indonesi sepanjang tahun 2019.

“Alasan saya memanggil mereka karena semuanya berhak mendapat kesempatan. Saya coba panggil pemain yang kira-kira akan berguna bagi tim saya sepanjang 2019,” pungkasnya.

Timnas Indonesia sendiri saat ini bersiap untuk menggelar pemusatan latihan di Perth, Australia pada 6-17 Maret 2019 dan Bali pada 18-21 Maret 2019. Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua kali uji coba di Australia melawan klub Liga Australia Perth Glory FC.

Ini 4 Sosok yang Bisa Jadi Pemain Kunci Indonesia di Final Piala AFF U-22

Suara.com – Timnas Indonesia U-22 akan berhadapan dengan Thailand pada laga final Piala AFF U-22 2019. Rencananya laga ini akan dihelat di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam ini pukul 18.30 WIB.

Berikut ini empat penggawa Timnas Indonesia U-22 yang berpotensi jadi pemain kunci pada laga nanti malam, versi Suara.com:

1.Marinus Wanewar

Marinus Wanewar jelas jadi sumber gol Timnas Indonesia U-22 di turnamen Piala AFF U-22 2019. Sejauh ini, bomber berusia 22 tahun itu telah melesakkan tiga gol untuk Garuda Muda, dan untuk sementara memimpin daftar top skor sementara turnamen.

Pemain Timnas U-22 Marinus Wanewar (tengah) melakukan selebrasi bersama rekannya Asnawi Mangkualam Bahar (kiri) setelah membobol gawang Kamboja kedua kalinya dalam pertandingan Grup B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Jumat (22/2/2019). Timnas U-22 Indonesia menang dengan skor 2-0 atas Kamboja sehingga lolos ke semi final. ANTARA FOTO/Nyoman BudhianaPenyerang Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol. [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]

2. Muhammad Luthi Kamal

Berperan sebagai deep-lying playmaker, sosok Muhammad Luthfi Kamal memang amat vital bagi Timnas Indonesia U-22 di ajang Piala AFF U-22 2019 ini. Punya distribusi bola yang amat baik, gelandang sentral Mitra Kukar berusia 19 tahun ini juga punya set-piece yang apik. 

Terbukti pada laga semifinal kontra Vietnam akhir pekan lalu, Luthfi mencetak gol semata wayang Indonesia melalui tendangan bebas direct dari pada menit 70 pertandingan.

Well, Luthfi juga tak tergantikan di starting eleven Timnas Indonesia U-22. Sejak turnamen digelar pada 17 Februari 2019, Luthfi bersama dengan fullback kanan Asnawi Mangkualam tidak pernah diganti dan selalu dipercaya sebagai starter oleh pelatih Indra Sjafri. 

Gelandang andalan Timnas Indonesia U-22, Muhammad Luthfi Kamal (tengah) merayakan golnya bersama rekan-rekannya. [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]Gelandang andalan Timnas Indonesia U-22, Muhammad Luthfi Kamal (tengah) merayakan golnya bersama rekan-rekannya. [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana]

3. Witan Sulaiman

Witan Sulaiman merupakan pemain termuda di skuat Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri, sebagaimana usianya baru 17 tahun. Meski demikian, ia sudah jadi salah satu pilar di lini vital Timnas Indonesia U-22, sebagaimana ia fasih bermain sebagai gelandang serang dan gelandang sayap.

Ya, pergerakan yang dinamis di sejumlah area membuat Witan Sulaeman akan menjadi momok bagi pertahanan tim lawan.

Dalam kemenangan 2-0 yang diraih oleh Timnas Indonesia U-22 saat menghadapi tuan tumah turnamen, Kamboja pada babak fase grup pekan lalu, gol pertama Marinus Wanewar berawal dari pergerakan tanpa menyerah yang dilakukan Witan.

Gelandang andalan Timnas Indonesia U-22, Witan Sulaiman (kiri). ANTARA FOTO / Ari Bowo Sucipto]Gelandang andalan Timnas Indonesia U-22, Witan Sulaiman (kiri). ANTARA FOTO / Ari Bowo Sucipto]

4. Awan Setho Raharjo

Awan Setho Raharjo merupakan andalan utama Timnas Indonesia U-22 di bawah mistar gawang pada Piala AFF U-22 2019 ini.

Well, sepanjang turnamen, gawang Indonesia memang sudah tiga kali kemasukan. Namun, itu terjadi hanya pada dua laga awal fase Grup B yang berakhir imbang. Dua laga tersebut adalah melawan Myanamar (1-1), dan Malaysia (2-2).

Ya, setelah dua laga awal di babak fase grup, gawang Indonesia yang dikawal Awan Setho tak pernah lagi kebobolan hingga babak semifinal. Hebatnya, catatan clean sheet Indonesia didapat saat berjumpa dua tim kuat, yakni tuan rumah turnamen, Kamboja (menang 2-0) dan Vietnam (menang 1-0).

Penjaga gawang Bhayangkara FC Awan Setho saat memperkuat tim nasional [Foto Instagram @awansethoraharjo]Kiper Timnas Indonesia U-22, Awan Setho Raharjo. [Foto Instagram @awansethoraharjo]

Marco Ballini, Pemain Keturunan Italia Andalan Lini Belakang Thailand U-22

Suara.com – Pada gelaran Piala AFF U-22 2019, sosok Marinus Wanewar menjelma menjadi ujung tombak yang ganas di lini serang Timnas Indonesia U-22. Berbekal tubuh tinggi serta insting mencetak gol yang kuat, pemain asal Persipura Jayapura ini menjadi top skor sementara dengan koleksi tiga gol.

Kendati demikian, jelang kontra Thailand di partai final Piala AFF U-22 2019, Marinus nampaknya harus sedikit menghela napas. Bagaimana tidak, Thailand memiliki amunisi spesial di jantung pertahanan mereka, yakni bek keturunan Italia, Marco Ballini.

Bek dengan tinggi hampir dua meter ini menjadi palang pintu tangguh bersama kapten tim, Saringkan Promsupa. Alhasil, duet maut ini mampu membuat Thailand terhindar dari kebobolan di sepanjang gelaran Piala AFF U-22 kali ini.

Sebagai informasi, Marco Ballini merupakan pemain keturunan Italia yang lahir di Bologna pada 12 Juni 1998. Lahir dari ayah asal Italia serta ibu asli Thailand, membuat Ballini menjadi bek dengan kemampuan serta postur tubuh yang ideal.

Marco Ballini mengawali karier sepak bolanya di akademi AC Cesena yang berlaga di Primavera B pada kurun 2015 hingga 2017. Kemudian, pemain 20 tahun ini pindah ke klub Alfonsine yang berlaga di Primavera A.

Tepat pada 2018, Marco Ballini resmi berseragam klub asal Thailand, Chainat Hornbill FC dengan status bebas transfer dari Alfonsine. Bersama juara Thai League 2 2017 tersebut, Ballini dikontrak hingga 2020.

Musim lalu, Marco Ballini sukses membukukan 16 penampilan dan mencetak satu gol untuk Chainat Hornbill FC. Berkat penampilan apiknya itu, namanya sempat masuk skuat bayangan Timnas Thailand senior yang berlaga di Piala AFF 2018, meski akhirnya tak jadi dibawa oleh pelatih Milonav Rajevac.

Dengan skill dan postur badan yang ideal, Marco Ballini memiliki kemampuan memotong bola dengan tepat serta pergerakan yang tenang. Ia juga sering memenangi bola-bola udara serta mengirim umpan akurat ke pemain depan Thailand.

Belum lagi kepiawaiannya mengeksekusi tendangan bola mati. Salah satu korban kecerdikan Marco Ballini adalah Kamboja, saat tim tuan rumah tersebut kalah lewat adu penalti di babak semifinal.

Nah, patut kita tunggu apakah Marinus Wanewar mampu mengelabuhi Marco Ballini, atau justru bek keturunan Italia itu yang mampu mematikan pergerakan striker andalan skuat Garuda Muda tersebut? Patut kita saksikan laga seru nanti malam. (Bolatimes)

Febri Hariyadi Prediksi Timnas Indonesia U-22 Bisa Kalahkan Thailand

Suara.com – Timnas Indonesia U-22 akan bertemu dengan Thailand dalam partai final Piala AFF U-22 2019, pada malam nanti (26/2/2019). Winger Persib Febri Hariyadi memprediksi Asnawi Mangkualam dan koleganya bisa mengalahkan Thailand di partai final.

“Selamat (Timnas Indonesia U-22) bisa masuk final, sekarang tembus juara. Harapanya bisa juara,” kata Febri saat ditemui wartawan usai latihan rutin di lapangan Sarana Olahraga (Saraga) ITB, Jalan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (26/2/2019).

Timnas Indonesia U-22 tidak terkalahkan di ajang turnamen Piala AFF 2019. Di babak penyisihan, skuat arahan Indra Sjafri itu sempat diragukan untuk bisa lolos ke babak semifinal setelah mereka sempat menuai dua kali imbang di babak penyisihan.

Namun, mereka akhirnya bisa lolos ke semifinal usai menekuk Kamboja dengan skor 2-0. Selanjutnya, di babak semi final, Indonesia mampu menyingkirkan Vietnam dengan skor tipis 1-0.

Suasana laga Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam pada semifinal Piala AFF U-22 2019 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2/2019) sore WIB. [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana].Suasana laga Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam pada semifinal Piala AFF U-22 2019 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2/2019) sore WIB. [ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana].

Skuat berjulukan Garuda Muda itu dijadwalkan menghadapi Thailand di babak final Piala AFF U-22, yang berlangsung di Olympic Stadium, Phnom Penh, pada Selasa (26/2/2019). Melawan Thailand di partai final memang bukan perkara mudah bagi timnas U-22.

Namun, Febri tetap yakin timnas Indonesia U-22 bisa menekuk Thailand. Pasalnya, kata dia, secara materi pemain timnas U-22 memang terbilang merata dan kompak ketika melakoni setiap pertandingan.

“Siapapun lawannya menang. Kita tahu pemain muda kita bagus dari depan sampai belakang. Jadi tidak meragukan mereka,” tukasnya.

Febri merupakan pemain muda langganan timnas Indonesia. Di bawah kepelatihan Luis Milla, Febri kerapkali terpilih menjadi pemain inti baik di timnas U-23 ataupun timnas senior. Namun, kini pemain binaan Diklat Persib itu tak dipanggil skuad Timnas senior di bawah arahan Simon McMenemy.

Kontributor : Aminuddin

Prediksi Persija Jakarta vs Becamex Binh Duong di Piala AFC 2019

Suara.com – Persija Jakarta akan melakoni laga perdana Grup G Piala AFC 2019. Berikut prediksi Persija Jakarta vs Becamex Binh Duong pada laga Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Meski bakal diperkuat oleh pemain-pemain terbaiknya, laga ini tidak akan mudah bagi Macan Kemayoran -julukan Persija-. Sebab, Persija Jakarta tidak akan diperkuat oleh bomber andalan Marko Simic.

Selain itu, beberapa pemain baru seperti Silvio Escobar, Rohit Chand, dan Steven Paulle penampilannya masih diragukan. Pasalnya, tiga pemain tersebut belum lama bergabung sehingga masih diragukan dalam hal adaptasi.

Meski begitu, Pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev tetap yakin bisa mengalahkan wakil Vietnam tersebut. Pelatih asal Bulgaria itu mengaku sudah mempelajari gaya bermain Becamex Binh Duong.

Pelatih anyar Persija Jakarta, Ivan Kolev, memimpin latihan perdana skuat asuhannya di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/1/2019). [Dok. Media Persija]Pelatih anyar Persija Jakarta, Ivan Kolev, memimpin latihan perdana skuat asuhannya di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/1/2019). [Dok. Media Persija]

“Ada beberapa pemain lawan yang bagus, sayap kanan dan kiri, striker mereka kuat dan tinggi, jaga bolanya juga bagus. Secara fisik, mereka juga kuat, banyak pergerakan di lapangan. Mereka menerapkan permainan sepak bola modern,” kata Kolev sehari jelang pertandingan.

“Tapi kami tahu kekuatan sendiri, kami juga punya senjata, dan bermain di kandang. Saya yakin, kalau pemain bisa memberikan yang terbaik, kami mempunyai kesempatan untuk meraih kemenangan,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Binh Duong Tran Minh Chien mengaku datang ke Jakarta, timnya dalam keadaan tidak bagus. terutama masalah kebugaran pemain, karena baru saja menjalani dua laga berat sebelum melawan Persija.

Apalagi, dari dua laga tersebut hasilnya kurang memuaskan. Dikalahkan Hanoi FC 0-2 dan imbang 1-1 kontra Thanh Hoa. Namun, Minh Chien mengaku sudah tahu kekuatan Persija. Oleh karenanya, ia siap untuk pertandingan nanti.

“Kami sebelumnya sudah menjalani dua pertandingan di Vietnam, dan ada masalah terkait waktu istirahat pemain. Tapi sebelum datang ke Indonesia, saya sudah tahu soal permainan Persija,” ujar Minh Chien.

Prakiraan susunan pemain Persija Jakarta vs Becamex Binh Duong:

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa: Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Maman Abdurrahman, Danny Saputra: Ramdani Lestaluhu, Sandi Sute, Bruno Matos: Riko Simanjuntak, Silvio Escobar, Novri Setiawan.

Becamex Binh Duong: Bui Tan Truong: Tran Hu Dong, Ho Tan Tai, To Van Vu, Nguyen Thanh Long: Ali Rabo, Max Dinh Hoang, Nguyen Ahn Tai: Victor Mansaray, Wander Luiz, Ho Sy Giap

5 Fakta Menarik Jelang Final Piala AFF U-22 2019: Indonesia vs Thailand

Suara.com – Timnas Indonesia U-22 akan berhadapan dengan Thailand pada laga final Piala AFF U-22 2019. Rencananya laga ini akan dihelat di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam ini pukul 18.30 WIB.

Berikut lima fakta menarik yang melatarbelakangi partai ini:

1. Timnas Indonesia U-22 melaju ke final Piala AFF U-22 2019 usai menang tipis 1-0 atas Vietnam di partai semifinal. Gol tunggal pasukan Garuda Muda dicetak oleh Muhammad Luthi Kamal via tendangan bebas. Sementara itu, Thailand melangkah ke laga puncak usai mengalahkan tuan rumah turnamen, Kamboja, lewat drama adu penalti.

2. Baik Timnas Indonesia U-22 maupun Thailand sama-sama lolos dari babak penyisihan grup Piala AFF U-22 2019 dengan status runner-up. 

3. Yang menarik, baik Timnas Indonesia U-22 maupun Thailand juga tercatat sama-sama belum terkalahkan sejauh ini di turnamen Piala AFF U-22 2019. Di babak fase grup, Indonesia meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang, ditambah satu kemenangan dari babak semifinal. Sementara itu, Thailand mencatatkan statistik yang lebih baik di mana mereka berhasil menang tiga kali dan seri sekali dari empat laga yang telah dijalani sejauh ini.

4. Timnas Indonesia U-22 akan menjalani pertandingan final pada debut tampil di ajang Piala AFF U-22. Sementara Thailand akan menjalani final kedua mereka setelah pada 2005 berhasil jadi kampiun.

5. Timnas Thailand U-22 punya pertahanan yang sangat solid sejauh ini di turnamen, dengan belum pernah kebobolan sama sekali dari empat laga dan mencetak empat gol! Sementara itu, Timnas Indonesia U-22 mencetak enam gol dan kebobolan tiga gol.