Ketua Umum PSSI Edy Rahmadi Mengundurkan Diri

Suwarjono | Adie Prasetyo Nugraha

Ketua Umum PSSI Edy Rahmadi Mengundurkan Diri

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi bersama jajarannya berbicara saat konferensi pers tentang insiden meninggalnya pendukung Persija di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (25/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Edy Rahmadi menganggap dirinya gagal menjalankan organisasi dan berharap seluruh elemen PSSI tetap akur

Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI Sambil Singgung Pengkhianat

Suara.com – Edy Rahmayadi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI . Hal ini diutarakan dalam pidato pembukaan Kongres Tahunan PSSI di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019).

Menurut Edy Rahmayadi, keinginannya mundur dari PSSI agar PSSI berjalan lebih baik lagi ke depannya.

“Hanya orang-orang pengkhianat sama PSSI yang mau berbicara tanpa dasar PSSI. Saya pemaaf. Demi PSSI berjalan dan maju, makanya saya nyatakan saya mundur dari Ketum PSSI. Dengan syarat jangan khianati PSSI,” kata Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi menuturkan, keputusan tersebut diambil dalam kondisi sadar tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

“Ini semua saya lakukan dalam kondisi sehat walafiat. Saya mundur, karena saya bertanggung jawab,” tutur Edy Rahmayadi.

Sejatinya, masa jabatan Edy Rahmayadi baru akan habis pada tahun 2020. Keputusan mundur ini juga ditandai penyerahan bendera PSSI kepada Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono .

“Saya serahkan kepemimpinan ini. Saya tidak mau ada yang mengkhianati keputusan saya,” pungkasnya.

Edy Rahmayadi Mundur, Joko Driyono Kini Jadi Orang Nomor 1 di PSSI

Suara.com – Edy Rahmayadi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI . Edy Rahmayadi menyerahkan jabatan Ketua Umum PSSI kepada wakilnya Joko Driyono .

Edy Rahmayadi menyampaikan keputusan mundurnya saat acara Kongres Tahunan di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019). Soal keputusan mundur dirinya, ia tetap mengikuti aturan yang ada di statuta PSSI.

“Kalau di statuta, saya mundur otomatis wakil ketua umum mengemban sampai batas waktu yang diagendakan setelah ini,” kata Edy Rahmayadi dalam pidatonya.

“Kapan ditentukan? Saya mau profesional, sesuai aturan. Kalau ada yang mau jadi ketua daftar yang baik,” tambahnya.

Sejatinya, masa jabatan Edy Rahmayadi yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara itu baru akan habis pada tahun 2020.

Keputusan mundur ini juga ditandai penyerahan bendera PSSI kepada Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

“Saya serahkan kepemimpinan ini. Saya tidak mau ada yang mengkhianati keputusan saya,” pungkasnya.

Begini Respon Warganet dari Kemunduran Edy Rahmayadi

Suara.com – Beberapa waktu lalu Edy Rahmayadi memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI ) dalam kongres tahunan yang digelar di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/1/2019), setelah memimpin sejak tahun 2016. Pengumuman kemunduran itu diposting di media sosial melalui akun @pssi_fai.

Hitungan menit beragam komentar pun membanjiri pengumuman tersebut. Hingga berita diturunkan, postingan pengumuman kemunduran Edy Rahmayadi ini disukai lebih dari 38 ribu kali. Ada warganet yang menghargai keputusan Edy Rahmayadi.

“PROUD OF U @edy_rahmayadi,” tulis akun @eka.octavianty.

“Terima kasih pak @edy_rahmayadi anda ketum @pssi__fai sejati anti dengan sogok,” tulis akun chipooman.

“Terima kasih pak edy atas jasa mu yang gak akan ku kenang selalu!!!” tulis akun @brianauthentic.

Ada juga warganet yang bersyukur atas keputusan Edy Rahmayadi untuk mundur dari posisinya sebagai Ketua Umum PSSI .

“Alhamdulilah,” tulis akun @seprian_sandy_p.

Selain itu, ada warganet yang mengungkapkan kecewaaannya terhadap Edy Rahmayadi.

“Terimakasih pak, maafkan kami yg kecewa dengan bapak yg rangkap jabatan. Karna kami ingin ketua @pssi__fai fokus ke masalah sepakbola saja,” ihsandhaifullah.

Kemunduran ini juga menimbulkan berbagai spekulasi di tengah warganet yang menduga-duga tokoh yang mengisi posisi Ketum PSSI baru.

“Semoga pak joko driyono yg jadi ketum pssi… ,” tulis akun @ajirestufauzi.

“DIGANTI JOKO DRIYONO, LEBIH BAIK MUNDUR SECEPATNYA SAJA,” kata @alvian_19.

Seperti diketahui, Edy, yang juga gubernur Sumatera Utara, menganggap dirinya gagal menjalankan organisasi dan berharap seluruh elemen PSSI tetap akur.

Wayne Rooney Minta Manchester United Segera Rekrut Pochettino

Suara.com – Wayne Rooney turut urun rembug pada mantan klubnya terkait calon pelatih tetap Setan Merah. Penyerang DC United itu menyarankan agar Manchester United untuk mengejar pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Saat ini memang Manchester United sudah mulai stabil dengan tampil baik di bawah arah pelatih sementara Ole Gunnar Solskjaer. Mantan pemain Setan Merah itu sukses membawa Paul Pogba dan kawan-kawan menang secara beruntun di enam laga di semua kompetisi.

Berkat hasil baik yang ditunjukkan Solskjaer, para petinggi Manchester United dibuat kagum olehnya. Maka tak heran banyak isu yang beredar menyebut pelatih asal Norwegia itu bisa saja menjadi pelatih tetap di Old Trafford.

Andai itu terjadi, secara otomatis Manchester United pun akan mengabaikan Mauricio Pochettino yang juga santer disebut akan menjadi pelatih tetap Manchester United.

Mauricio Pochettino (kiri) dan Ole Gunnar Solskjaer (kanan) saat pertemuannya di Liga Primer pada 13 Januari 2019 (Ian Kington/AFP)Mauricio Pochettino (kiri) dan Ole Gunnar Solskjaer (kanan) saat pertemuannya di Liga Primer pada 13 Januari 2019 (Ian Kington/AFP)

Wayne Rooney sendiri mempunyai pandangan lain terkait hal ini. Mantan kapten Manchester United itu mengatakan Ole Gunnar Solskjaer pantas untuk mendapat kesempatan untuk menukangi Setan Merah.

Namun secara pribadi, Rooney menyarankan mantan klubnya itu untuk mengejar Mauricio Pochettino sebagai pelatih tetap.

“Pertama-tama kamu harus memberi Ole (Solskjaer) kesempatan dan itu adalah diskusi yang harus dilakukan dengan Glazers,” ucap Wayne Rooney dikutip dari ESPN.

“Namun jika saya punya kesempatan untuk merekrut seseorang, saya akan berusaha keras untuk Pochettino,” tandasnya lagi.

Pendapat Wayne Rooney itu bukan tanpa alasan. Mauricio Pochettino terkenal mampu memanfaatkan para pemain muda. Hal itu dinilai cocok karena skuat Manchester United memiliki banyak pemain muda. Ia pun diyakini bisa mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain Setan Merah.

Penulis: Andiarsa Nata

Sumber: Bolatimes.com

Menang Tipis atas Torino, AS Roma Naik ke Posisi 4

Suara.com – Tim AS Roma asuhan Eusebio Di Francesco berhasil meraih poin penuh dalam laga pekan ke-20 Serie A Liga Italia , Sabtu (19/1/2019). Mengalahkan Torino dengan skor tipis 3-2 di Stadion Olimpico, Roma pun naik ke posisi ke-4 klasemen sementara, di bawah Inter Milan.

Roma tampil dominan dalam pertandingan ini, dengan secara total mencatatkan keunggulan 58 persen dalam penguasaan bola. Edin Dzeko dan kawan-kawan juga sudah tampil agresif sejak awal, didorong tekad kuat untuk membukukan kemenangan di depan publik mereka sendiri.

Hasilnya, di menit ke-15, gol pembuka kemenangan langsung didapat Roma lewat Nicolo Zaniolo. Keunggulan 1-0 itu tak membuat mereka mengendurkan permainan, kendati Torino juga segera berusaha mendapatkan gol balasan.

Di menit ke-34, Roma lantas menggandakan kedudukan, setelah mendapatkan hadiah penalti di kotak terlarang lawan. Eksekusi berhasil dilakukan dengan baik oleh Aleksandar Kolarov. Skor 2-0 untuk Roma itu bertahan hingga turun minum.

Torino yang diasuh Walter Mazzarri tidak mau membiarkan keadaan begitu saja di babak kedua. Mereka pun segera berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan, hingga akhirnya didapat satu gol balasan lewat Tomas Rincon di menit ke-51.

Berhasil mengejar skor menjadi 2-1, Torino kian bersemangat. Gol kedua sebagai penyeimbang pun kemudian mereka dapatkan tak berselang lama, yaitu pada menit ke-67, kali ini lewat Cristian Ansaldi.

Namun, skor yang membuat kedudukan kembali ke awal itu hanya bertahan sejenak. Pasalnya, Roma akhirnya berhasil kembali unggul di menit ke-73, kali ini lewat sumbangan gol Stephan El Shaarawy .

Gol ini pun lantas menjadi penutup pertandingan, lantaran skor 3-2 tidak berubah lagi hingga peluit akhir berbunyi, kendati kedua tim masih terus berusaha keras menciptakan peluang demi peluang di sisa laga.

Lalui Laga Berat, Liverpool dan MU Sama-sama Menang Tipis

Suara.com – Hasil memuaskan meski harus melalui pertandingan mendebarkan, sama-sama diraih Liverpool dan Manchester United (MU), dalam laga pekan ke-23 Premier League ( Liga Inggris ). Sama-sama bermain di kandang, keduanya mampu meraih kemenangan tipis atas lawan masing-masing.

Si Stadion Anfield, sang pemuncak klasemen Liverpool kali ini harus menghadapi perlawanan ketat dari Crystal Palace. Tidak mudah bagi Liverpool untuk menguasai pertandingan ini, bahkan mereka harus tertinggal lebih dulu.

Di menit ke-34, tim tamu mencuri angka lebih dulu lewat gol dari Andros Townsend yang memanfaatkan bola dari Wilfred Zaha. Ini menyentak kubu Liverpool, yang kemudian berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, meski harus memasuki jeda tanpa hasil.

Barulah di babak kedua, tepatnya menit ke-46, gol balasan itu didapat The Reds . Lagi-lagi sang pemain bintang, Mohamed Salah , jadi penyelamat penting dalam laga ini, lewat golnya yang menjadikan kedudukan berubah 1-1.

Liverpool tak lama kemudian berbalik unggul, tepatnya ketika Roberto Firmino mencetak gol di menit ke-53, memanfaatkan bola dari Naby Keita.

Namun, skor 2-1 untuk tim asuhan Jurgen Klopp itu pun tidak bertahan cukup lama. Menit ke-65, Palace kembali menyamakan kedudukan, kali ini lewat gol dari James Tomkins, memanfaatkan bola dari Luka Milivojevic.

Untunglah masih ada Salah, yang selang 10 menit kemudan kembali membuat Liverpool unggul 3-2. Skor ini pun bertahan cukup lama, dengan kedua tim sama-sama mencoba menciptakan peluang gol lainnya di sisa waktu.

Memasuki injury time, tepatnya menit ke-93, The Reds menambah keunggulan jadi 4-2 lewat Sadio Mane yang memanfaatkan bola dari Andrww Robertson. Tapi ini bukan skor akhir, karena selang 2 menit, Max Meyer giliran mencetak gol lagi bagi Palace, yang membuat selisih skor kembali menipis.

Tapi skor 4-3 itu akhirnya menjadi hasil akhir, karena tak lama kemudian peluit panjang segera berbunyi. Hasil yang memuaskan bagi Liverpool dengan tambahan 3 poin, demi mengukuhkan posisi mereka di puncak.

Di tempat lain, MU sementara itu juga tidak menang dengan mudah atas tamu mereka, Brighton & Hove Albion. The Red Devils sendiri sebenarnya sudah unggul sejak paruh babak pertama di pertandingan ini, dengan skor pembuka dicetak Paul Pogba lewat titik penalti pada menit ke-27.

Pada menit ke-42, MU menggandakan keunggulan, lewat gol dari Marcus Rashford yang memanfaatkan bola dari Diogo Dalot. Skor ini bertahan hingga turun minum, bahkan belum juga berubah hingga paruh babak kedua.

Namun Brighton terbukti mampu memberikan perlawanan alot, karena selain MU tak lagi bisa menambah gol, mereka justru kemudian membalas di menit ke-72. Gol balasan ini dicetak oleh Pascal Gross, memanfaatkan bola dari Davy Propper.

Di sisa pertandingan, MU pun harus berjuang keras mempertahankan keunggulan, karena Brighton terus berusaha menyamakan kedudukan. Tim asuhan Ole Gunnar Solksjaer itu pun baru memastikan meraih poin penuh ketika peluit panjang akhirnya berbunyi dengan skor tetap 2-1.

Satu per Satu Pergi, Giliran Sang Kapten Tinggalkan Sriwijaya

Suara.com – Eksodus pemain di tubuh Sriwijaya FC terus terjadi. Satu persatu pemain yang kerap jadi starter mulai hengkang dan mengadu nasib ke tempat lain, pasca tergedradasinya Sriwijaya ke Liga 2 .

Setelah sebelumnya Esteban Vizcarra yang hijrah ke Persib Bandung dan Penjaga Gawang Teja Paku Alam membela Semen Padang.

Kali ini giliran sang kapten Yu Hyun Koo yang mengikuti jejak kedua rekannya itu.

Manajemen Sriwijaya sendiri telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Hyun Koo.

“Saya mohon maaf ke para suporter Sriwijaya. Saya tidak bisa bertahan di sini karena situasi dan kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi,” kata Hyun Koo, Sabtu (19/1/2019).

Menurutnya, dirinya memang pernah menyatakan siap bertahan dan membawa kembali Sriwijaya ke Liga 1 .

“Saya rasa semua bisa menerima dan memahami,” ujarnya.

Suporter Sriwijaya sendiri tak sedikit yang menaruh rasa hormat kepada Hu Hyun Koo . Hal ini dikarenakan loyalitas Hyun Koo yang tinggi terhadap klub karena sudah tiga musim bersama Laskar Wong Kito.

Tak jarang, pemain bersahabat akrab dengan Esteban Vizcarra itu meneteskan air mata saat Sriwijaya dirundung kekalahan.

Ketika SFC terdegradasi ke Liga 2, gelandang 35 tahun ini mengatakan dirinya sangat terpukul.

Lalu, kemanakah Yu Hyun Koo akan berlabuh pada kompetisi tahun ini?

Terkait hal itu, Hyun Koo yang saat ini masih berada di kampung halamannya di Korea Selatan, belum mau mengungkapkannya.

“Nanti saja, nanti tahu sendiri,” katanya.

Sebelumnya, ia dikabarkan mengurus proses naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) secara pribadi, tanpa melalui perantara klub, yang diperkirakan prosesnya bakal rampung pada akhir Februari 2019.

Namun, hingga kini proses tersebut belum selesai.

Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Rizal mengatakan, jika proses perpindahan kewarganegaraan tersebut tidak berhasil, maka sudah dipastikan Hu Hyun Koo tidak bisa merumput bersama SFC.

“Karena aturan dan regulasi di Liga 2 melarang memakai pemain asing,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, winger lincah Muhammad Nur Iskandar telah menyampaikan salam perpisahan kepada publik Laskar Wong Kito.

Dia berpamitan lewat postingan di Instagram pribadinya, Jumat (18/1/2019).

“Terima kasih untuk 2 musim bersama Sriwijaya FC. Semoga kita tetap bisa bersilahturahmi dan menjaga hubungan baik. Mohon maaf kalau ada salah-salah kata atau perbuatan yang di sengajain ataupun tidak. Terima Kasih #kitopacak,” tulis Nur Iskandar.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Tengah Hamil, Begini Lima Potret Cantik Kekasih Chicharito

Suara.com – Penyerang West Ham United , Javier Hernandez saat ini tengah berbahagia karena kekasihnya yang bernama Sarah Kohan tengah hamil . Melansir dari The Sun, Chicharito dan kekasihnya diketahui sudah menjalin hubungan sejak tahun lalu.

Sarah merupakan seorang model di Australia dan menyandang gelar Sarjana Hukum. Tempat Sarah menimba ilmu pun tak sembarangan, ia lulusan dari Universitas Harvard.

Baru-baru ini, wanita 24 tahun tersebut mengumumkan kabar bahagia bahwa ia tengah hamil lewat akun Instagramnya. Dalam foto setengah telanjang itu, Sarah mengatakan bahwa itu adalah foto kehamilan pertamanya yang ia unggah di Instagram.

“Foto pertama !! Ini sebulan yang lalu ketika saya masih di Hawaii,” tulis Sarah Kohan.

“Perutku jauh lebih besar sekarang sangat lucu !! Aku tidak percaya ada bayi kecil di perutku. Menurutmu berapa minggu hamil aku di sini?” lanjut Sarah.

Masih dilaporan yang sama, wanita cantik ini juga mengungkapkan bahwa salah satu hobinya adalah tanpa busana. Hal itu memang terlihat di Instagram pribadinya, Sarah sering mengunggah fotonya yang menggunakan minim pakaian.

Melansir dari Bolatimes.com, berikut lima foto Sarah Kohan yang berhasil dirangkum dari Instagram pribadinya.

1. Liatin siapa sih ?

Kekasih Javier Hernandez, Sarah Kohan (instagram.com/moonstrucktraveller)Kekasih Javier Hernandez, Sarah Kohan (instagram.com/moonstrucktraveller)

Wanda Nara Pastikan Icardi Segera Perpanjang Kontrak di Inter Milan

Suara.com – Teka teki nasib Mauro Icardi di Inter Milan pun terjawab. Menurut istri sekaligus agennya, Wanda Nara , bahwa Icardi akan segera memperbarui kontraknya bersama Nerazzurri.

Kontrak Mauro Icardi bersama Inter Milan sebenarnya masih menyisakan selama dua tahun lagi hingga tahun 2021 mendatang. Akan tetapi, pemain asal Argentina itu santer diberitakan akan hengkang menyusul beberapa klub besar Eropa tertarik kepadanya.

Mulai dari Manchester United, Paris Saint-Germain, hingga dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona disebut menginginkan Mauro Icardi. Bahkan Los Blancos dilaporkan siap untuk mengaktifkan klausul pelepasan Icardi untuk mendapatkan jasa sang pemain.

Penyerang Inter Milan, Mauro Icardi saat berhadapan dengan Empoli pada 29 Desember 2018 (Filippo Monteforte/AFP)Penyerang Inter Milan, Mauro Icardi saat berhadapan dengan Empoli pada 29 Desember 2018. (Filippo Monteforte/AFP)

Inter Milan pun sudah melakukan upaya sejak Oktober lalu untuk mempertahankan Icardi dengan memperpanjang kontraknya. Tetapi, Wanda Nara mengatakan pihaknya belum mencapai kesepakatan terkait kontrak baru pada saat itu.

Namun, kini nampaknya Wanda Nara telah berubah pikiran. Wanita berusia 32 tahun itu mengatakan Mauro Icardi akan segera memperbarui kontraknya besama Inter Milan. Ia juga menambahkan pihaknya tidak ada masalah dengan pihak klub.

“Kami akan memperbarui, akan ada kontrak baru, jangan khawatir,” kata Wanda Nara dikutip dari FourFourTwo.

“Tidak ada jarak, tidak ada masalah. Tentu saja Inter ingin mempertahankan Icardi,” lanjutnya menambahkan.

Di musim ini, Mauro Icardi masih tampil gemilang bersama Inter Milan. Pemain berusia 25 tahun itu masih menjadi ujung tombak Nerazzurri di lini depan. Icaradi saat ini telah mencetak sembilan gol di Serie A dan 14 gol di semua kompetisi.

Bolatimes/Andiarsa Nata

Dikontrak Dua Musim, Widodo Latih Tim Liga 2 Persita

Suara.com – Manajemen Persita Tangerang resmi mengontrak Widodo Cahyono Putro . Mantan pelatih Bali United itu dikontrak selama dua musim.

“Widodo akan efektif mulai aktif menanggani tim awal Februari 2019, setelah mengikuti kursus kepelatihan di Spanyol,” kata Manajer Persita, I Nyoman Suryanthara di Tangerang, Sabtu (19/1/2019), dilansir Antara.

Nyoman mengatakan, Widodo bersedia melatih tim berjuluk Pendekar Cisadane yang bercokol di Liga 2 itu karena memiliki kesamaan misi dan visi.

Manajemen menargetkan Persita promosi ke ajang Liga 1 2020. Manajemen juga akan merekrut sejumlah pemain muda hasil pembinaan di tingkat kecamatan maupun seleksi di daerah.

Pengakuan Widodo kepada manajemen bahwa dirinya bersedia melatih tim Liga 2 karena mempunyai kesamaan membina pemain junior.

Hal tersebut karena untuk berkarier tidak hanya menanggani tim Liga I saja, tapi kasta terendah sekalipun tidak masalah.

Menyangkut rekrut pemain musim kompetisi 2019, diserahkan kepada Wiganda Saputra sebagai asisten pelatih dan tentunya juga mendapatkan lampu hijau dari Widodo.

Selain Wiganda, Widodo juga memiliki dua asisten pelatih Ilham Jaya Kesuma dan Mukti Ali Raja yang khusus menangani penjaga gawang.

Pemain Persita telah melakoni beberapa kali latihan untuk menghadapi Arema FC pada kompetisi Piala Indonesia 2019, pada leg pertama di Stadion Kanjuruan, Malang, Jatim, pada 26 Januari 2019.

Sedangkan leg kedua akan digelar di kandang Persita di Sport Center, Tangerang, 4 Februari mendatang.

Polri Terjunkan Ratusan Personel Amankan Kongres PSSI

Suara.com – Ratusan personel kepolisian dari Polda Bali siap mengamankan kongres tahunan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI ) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, besok Minggu (20/1/2019).

“Polda Bali akan menggelar Operasi Gapura Agung I untuk mengamankan jalannya kongres PSSI ini,” kata Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya di Denpasar, dikutip dari Antara, Sabtu (19/1/2019).

Nyoman mengatakan, Polda Bali akan menerjunkan 220 personel. Terdiri dari Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polres Gianyar.

Ia menegaskan, Operasi Gapura Agung-I akan digelar mulai 19-20 Januari 2019 dengan mengedepankan kegiatan preventif yang didukung dengan kegiatan preemtif, intelijen, penegakan hukum kuratif dan rehabilitasi.

Hal ini dilakukan guna mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Kongres Tahunan PSSI 2019 serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif dan aman.

“Polda Bali sudah siap mengamankan kongres tahunan PSSI ini. Meskipun tidak ada membahas agenda besar, kami tidak boleh under-estimate dan akan tetap melaksanakan pengamanan secara maksimal dan sesuai Standar Operasional Prosedur,” katanya.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Kongres PSSI, Roni mengatakan kegiatan rutin tahunan ini membahas laporan hasil kinerja PSSI Tahun 2018.

Di samping itu juga menyampaikan rencana kerja PSSI di tahun 2019. Kongres PSSI ini rencananya akan dihadiri sekitar 250 orang, terdiri dari pengurus liga 1, 2, 3, asisten provinsi (Asprov) dan peninjau.

“Kongres ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSSI , Edy Rahmayadi yang saat ini juga menjabat sebagai gubernur Sumatera Utara, Kemenpora RI dan Pengurus FIFA,” katanya.

Dalam Kongres PSSI nanti juga menyerap aspirasi, masukan, saran dan usulan serta pengesahan anggota baru.

“Apabila ada usulan, tidak akan langsung diputuskan saat kongres tahunan ini, tapi akan dibahas pada kongres berikutnya,” ujar Roni usai mengikuti rapat di ruang Rapat Biro Ops Polda Bali.

Bahas Masa Lalu, Mourinho: Chelsea yang Jual Mo Salah, Bukan Saya!

Suara.com – Eks manajer Manchester United , Jose Mourinho enggan disalahkan dalam penjualan Mohamed Salah oleh Chelsea ke AS Roma pada musim panas 2016 lalu. Mourinho yang saat itu masih menjadi manajer Chelsea, menyebut jika hal tersebut 100 persen merupakan keputusan manajemen The Blues -julukan Chelsea. 

Mo Salah gabung dengan Chelsea dari klub Swiss, FC Basel pada bursa transfer musim dingin 2014 lalu dengan banderol 11 juta pounds. Ia merupakan rekrutan Mourinho kala itu.

Meski demikian, talenta Salah praktis seperti disia-siakan di Chelsea. Setahun pertama membela panji klub London Barat itu, Salah jarang dimainkan Mourinho.

Salah kemudian justru dipinjamkan ke Fiorentina pada paruh kedua musim 2014/2015, sebelum dipinjamkan semusim penuh ke AS Roma pada musim 2015/2016. AS Roma pun mempermanenkan penyerang sayap internasional Mesir itu pada bursa transfer musim panas 2016 dengan banderol 15 juta euro.

Performa Salah pun lantas meningkat tajam bersama AS Roma hingga membuat Liverpool rela menebusnya dengan mahar 34 juta pounds pada bursa transfer musim panas 2017. Dan sejak saat itu, Salah menjelma menjadi superstar sepakbola dunia dan menjadi ace Liverpool baik di kancah domestik maupun Eropa.

Sebagai informasi, saat Salah dipinjamkan Chelsea ke AS Roma pada musim panas 2015, Mourinho masih menjabat sebagai manajer Chelsea. Namun, saat Salah dipermanenkan AS Roma setahun berikutnya, Mourinho sudah tak lagi berada di posnya lantaran telah dipecat Chelsea pada Desember 2015.

Ditanya soal Salah saat menjadi pandit untuk stasiun televisi olahraga yang berbasis di Qatar, beiN Sports, Mourinho mengatakan; “Pihak klub (Chelsea) yang memutuskan untuk menjualnya (Salah), saya sama sekali tak ada andil untuk itu.”

“Saya yang mendatangkannya, saya mengagumi permainannya. Saya tidak menjualnya, dan hubungan saya dengan dia bagus, sekarang juga bagus,” terang pelatih berpaspor Portugal berusia 55 tahun itu. 

“Saya pikir dia tidak menyesali kepindahannya itu karena semuanya berjalan dengan baik. Semuanya berjalan lancar untuk dia dan perkembangannya juga bagus, sangat bagis. Namun pada saat itu, dia adalah pemain yang punya tekad besar untuk bermain setiap pekan sedangkan kami (Chelsea) tidak bisa memberinya. Sesimpel itu, ia saat itu belum ada di level dirinya sekarang ini,” jelas Mourinho.

“Banyak hal yang dikira orang selama ini tidak benar. Orang-orang mencoba menyudutkan saya sebagai pelatih yang menjual Salah; saya ini justru yang mendatangkannya. Itu jelas-jelas keliru!” ketusnya.

“Saya melawan Basel di Liga Champions, Salah waktu itu masih di Basel. Ketika saya bermain melawan tim seperti itu, saya menganalisis tim tersebut dan para pemainnya untuk waktu yang cukup lama dan saya jatuh cinta kepada dia. Karena itu saya mendatangkannya ke Chelsea,” kata Mourinho.

“Saya memaksa pihak klub untuk membelinya, dan waktu itu kami sudah punya barisan penyerang fantastis. Ada (Eden) Hazard, Willian, kami punya talenta hebat di sana. Namun sekali lagi, saya yang bilang klub untuk membeli anak tersebut (Salah). Dia waktu itu lebih seperti winger yang melakukan tusukan ketimbang striker seperti sekarang ini,” ungkap eks pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu.

Mourinho sendiri baru-baru ini juga kembali menjadi korban pemecatan oleh Man United. Performa buruk Setan Merah sejak awal musim ini membuat manajemen klub mendepaknya pada 18 Desember 2018.

Mourinho hingga kini masih menganggur, namun telah menyatakan hasratnya untuk kembali melatih, sembari menyebut jika tempatnya masih berada di level atas sepakbola dunia.

Giuseppe Rossi Ternyata Jadi Mentor Rashford dan Lukaku Terkait Finishing

Suara.com – Mantan penyerang Manchester United , Giuseppe Rossi kembali ke klub berjuluk Setan Merah itu. Striker berkebangsaan Italia itu telah berlatih bersama skuat Man United dalam dua pekan terakhir.

Meski demikian, Rossi tidak kembali untuk menjadi pemain Man United. Striker berusia 31 tahun itu hanya diundang secara khusus oleh pelatih interim Man United, Ole Gunnar Solskjaer , untuk berlatih bersama skuatnya. Sebagai informasi, Rossi dan Solskjaer pernah jadi rekan setim di Setan Merah sebagai pemain.

Hal ini untuk meningkatkan kembali kebugaran Rossi usai pengoleksi 29 caps bersama Timnas Italia itu tak memiliki klub sejak akhir musim lalu, usai dilepas klub Liga Italia, Genoa.

Rossi memang kerap diganggu cedera, mulai dari cedera engkel hingga hamstring, yang membuat performanya cukup menukik dalam beberapa musim terakhir.

Meski demikian, Rossi telah menyatakan hasratnya untuk segera kembali ke lapangan hijau dengan tentunya segera mendapatkan klub baru. Solskjaer sendiri akhir pekan lalu menyatakan jika Man United takkan mengontrak Rossi, namun akan terus membantu sang pemain untuk meningkatkan kebugarannya.

Telah mengikuti beberapa sesi latihan bersama skuat Man United asuhan Solskjaer, Rossi menyanjung materi yang dimiliki Setan Merah di lini depan. Ia pun secara khusus memuji kualitas yang dimiliki dua penyerang tengah Man United, Marcus Rashford dan Romelu Lukaku .

“Marcus Rashford bermain luar biasa sejak Ole kembali (menjadi pelatih interim Man United menggantikan Jose Mourinho yang dipecat pada Desember 2018),” buka Rossi seperti dilansir laman resmi Man United.

“Dia mencetak gol yang hebat di laga melawan Tottenham (di mana Man United menang 1-0 di Wembley pada laga lanjutan Liga Inggris akhir pekan lalu). Romelu Lukaku juga telah melakukan banyak hal dengan luar biasa dalam latihan,” ungkap striker bertubuh mungil itu.

“Sangat menyenangkan bagi saya berada di dekat (berlatih bersama) dengan dua penyerang hebat ini. Tak diragukan, Marcus dan Romelu adalah centre-forward top dengan kualitas tinggi. Keduanya akan jadi andalan Man United untuk saat ini dan di tahun-tahun ke depan,” puji eks pemain Villarreal dan Fiorentina tersebut.

Sebagai penyerang lebih senior, Rossi pun tidak ragu untuk berbagi pengalaman dengan Rashford dan Lukaku yang jauh lebih muda darinya. Di sesi latihan, Rossi bahkan mengaku menjadi mentor bagi keduanya di beberapa kesempatan, khususnya terkait finishing

Menurut Rossi, seorang penyerang harus punya naluri khusus saat berada di depan gawang lawan.

“Untuk menjadi seorang penyerang papan atas, Anda harus punya insting dan harus tahu di mana bisa mencetak gol setiap saat, juga soal sudut yang tepat. Saya pikir, itu sangat penting, sudut ketika Anda akan melepas sebuah tendangan. Ole adalah salah satu yang terbaik untuk melakukannya,” celotehnya.

“Tapi, saya lihat ada penyerang hebat di Man United yang membuat saya terkesan selama berlatih di sini. Meski begitu, di beberapa kesempatan saya juga berbagi ilmu dengan Marcus dan Romelu terkait finishing. Saya pikir saya bisa memberi tips buat mereka dalam aspek ini, karena dari aspek kecepatan dan kekuatan, keduanya jelas jauh lebih hebat dari saya,” seloroh Rossi.

Sebagai informasi, Rossi pernah menimba ilmu di akademi Man United – setelah meninggalkan akademi Parma, serta memperkuat tim senior Setan Merah pada 2004-2007, meski ia menghabiskan musim 2006/2007 bersama Newcastle United sebagai pemain pinjaman.

Hanya mencatatkan total lima penampilan bersama Man United di rezim Sir Alex Ferguson, Rossi akhirnya memutuskan cabut ke Villarreal pada musim panas 2007. Penyerang kelahiran New Jersey, Amerika Serikat itu pun menjelama jadi mesin gol di Spanyol.

Pada 2013, Rossi mencoba peruntungannya dengan mudik ke Italia untuk gabung Fiorentina. Sempat bersinar bersama La Viola -julukan Fiorentina- pada awal-awal kariernya di Serie A, Rossi kemudian mulai diganggu sederet cedera kambuhan.

Sempat kembali ke Liga Spanyol sebagai pemain pinjaman bersama Levante dan Celta Vigo, Rossi akhirnya dikontrak Genoa dengan status free transfer pada Desember 2017.

Namun, Rossi kembali tak maksimal di paruh kedua musim 2017/2018 alias musim lalu, sebagaimana masalah cedera kembali menghantuinya, yang diperparah dengan gagalnya penyerang kidal itu dalam menjalani tes doping pada Mei 2018. Genoa pun melepasnya, dan hingga detik ini Rossi belum juga memiliki kiub baru.