Eks Koordinator Nilai Reuni Akbar 212 Keluar dari Semangat Awal

JawaPos.com – Eks Koordinator acara 212, Razman Arif Nasution mengatakan kegiatan Reuni Akbar Mujahid 212 yang digelar besok sudah keluar dari semangat awal. Hal ini dikatakan Razman dalam diskusi Polemik dengan tema ‘Seberapa Greget Reuni 212’.

“Menurut saya gerakan 212 terutama PA ini sudah keluar dari khittah perjuangan awalnya. Jadi saya terus terang merasa kecewa ini beda dari awal,” ucapnya dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12).

Dia menilai, aksi dua tahun lalu jelas tujuannya dan ada yang melatarbelakangi, yakni menuntut proses hukum kepada Gubernur DKI Jakarta saat itu Basuki T. Purnama alias Ahok yang diduga menista agama Islam.

“Dari awal sudah kita rumuskan bahwa kita melawan kezaliman atas apa yang diungkapkan oleh seorang Ahok. Jadi embrionya dari sana. Kita kalau mau mengkaji sesuatu harus dilihat embrionya, dasarnya dari mana,” tambahnya.

Sementara saat ini, lanjut Razman Arief, acara Reuni 212 ini dinilainya, tidak jelas latar belakangnya. Dia menduga ada indikasi kuat mendukung salah satu pasangan di Pilpres 2019.

“Sehingga ini muncul persepsi masyarakat kita jangan merusak tatanan yang sudah saya katakan dengan tegas bahwa gerakan moral PA 212 terindikasi untuk mendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno,” tukasnya.

Terkait pernyataan Razman, Ketua Umum GNPF Ulama, Ustad Yusuf Muhammad Martak membantah reuni 212 ada indikasi muatan politik. Dia menegaskan acara tersebut tak ada tujuan untuk mendukung paslon manapun.

“Alhamdulillah enggak ada paslon manapun dan enggak ada mobilisasi yang didanai,” tegasnya.

(ipp/JPC)