Tau Ahok dari Dulu, Demokrat Tak Kaget dengan Rencananya

JawaPos.com – Partai Demokrat mengaku tidak kaget dengan langkah politik mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. Ya, Ahok-sapaannya- dikabarkan bakal bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Menurut Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, jika melihat rekam jejaknya, dirinya menganggap rencana kepindahan Ahok sesuatu yang lumrah.

Beberapa kali, lanjut Jansen, Ahok berpindah pindah-partai. Pertama adalah‎ Partai Keadulatan Bangsa Indonesia Baru‎, kemudian Golkar, dan terakhir Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

“Lagian Pak Ahok dari dulu sudah pindah-pindah partai. Kalau sekarang mau masuk ke PDIP. Jadi itu bukan hal yang anehlah,” ujar Jansen saat dihubungi, Rabu (28/11).

Jansen menduga Ahok memilih PDIP karena ingin berada di seluruh partai .”Jadi semua mau dimasuki (Ahok),” katanya.

Sekadar informasi, kalau nanti Ahok memilih PDIP untuk tempat terbarunya. Maka partai yang dimotori oleh Megawati Soekarnoputri adalah kendaraan politik keempat.

Pertama pada tahun 2004-2008 Ahok bergabung ke Partai Keadulatan Bangsa Indonesia Baru. Setelah itu pada 2008-2012 mantan Bupati Belitung Timur ini bergabung ke Partai Golongan Karya (Golkar). Kala itu dia terpilih menjadi Anggota Komisi II DPR.

Ingin meraih jenjang yang lebih tinggi menjadi kepala daerah di DKI Jakarta. Ahok pun memutuskan pindah dari Partai Golkar ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada 2012-2014.

Namun di 2014 dia memutuskan keluar dari Partai Gerindra. Alasannya karena dia ingin fokus menjadi Gubernur DKI Jakarta.

(gwn/JPC)