Honorer Merasa Dijanjikan Jokowi Jadi PNS, Moeldoko: Janji di Mana?

JawaPos.com – Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menegaskan, persoalan honorer K2 bukan gorengan politik yang dapat berpengaruh terhadap elektabilitas di Pilpres 2019. Terutama untuk pasangan pilpres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

“Bukan itu, menurut saya bukan soal butuh suara (honorer K2 di Pilpres). Menurut saya ini lebih ke urusan negara,” kata Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat (2/11).

Mantan panglima TNI ini juga menjelaskan, pemerintah sudah mengambil langkah-langkah dalam menyelesaikan persoalan honorer K2. Bahkan telah dibahas dalam rapat terbatas di Kabinet Kerja.

“Sudah ada langkah-langkah di sidang terbatas, kabinet terbatas, sudah (melakukan) langkah-langkah nyata, riil. Kecuali didimkanin, negara enggak hadir, tapi ini negara hadir,” jelas Moeldoko.

Terkait opsi dijadikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang juga ditolak oleh para honorer, Moeldoko mengatakan, perbedaan pendapatan antara skema itu dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) relatif sama.

“Hampir relatif sama, hanya by contract, kayak saya di KSP kan PPP. Jadi kerjanya berdasarkan kontrak,” tandas dia.

Selain itu, Moeldoko juga mempertanyakan pernyataan sejumlah kalangan yang menyebut Presiden Joko Widodo pernah berjanji mengangkat honorer K2 menjadi PNS. Sebab, kaum honorer merasa selama ini merasa presiden sudah berjanji mengangkat mereka menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sehingga kesan yang muncul bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu telah ingkar janji.

“Entar dulu, janji di mana? Justru yang banyak janji-janji itu waktu pilkada itu. Makanya sekarang tegas, presiden enggak ada lagi janji-janji politik untuk urusan pengangkatan CPNS dan seterusnya. Justru presiden yang menekankan itu. Jangan dibalik-balik ya,” paparnya.

Ketika disinggung penolakan honorer K2 menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) karena tetap melalui tes, Moeldoko juga mempertanyakannya.

“Jadi kita ini menuju pada birokrasi lebih baik atau asal-asalan? Itu pilihannya. Kalau mau asal-asalan ya sudah, sama aja kan,” tegas Moeldoko.

Bahkan, dia kembali menegaskan bahwa pemerintah sudah punya tiga solusi untuk penyelesaian honorer K2. Jika pun masih ada aksi demonstrasi, hal itu menurut dia, sudah berlangsung sejak lama.

“Sudah itu solusinya. Kan demo bukan hanya sekarang, tapi dari dulu. Karena demo itu lah terus kita ada solusi itu, tiga solusi. Sekarang masih ada yang tidak puas ya tidak bisa semuanya dipenuhi dong,” tambahnya.

(jpg/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.