Atletico Tekuk Valencia, Berikut Hasil dan Klasemen Liga Spanyol Pekan 34

Suara.com – Atletico Madrid sukses mengamankan tiga poin dan menunda Barcelona merayakan pesat gelar juara setelah menaklukkan Valencia. Berikut hasil Liga Spanyol dan klasemen Liga Spanyol di pekan ke-34, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Pada laga di Wanda Metropolitano, Kamis (25/4/2019) dinihari WIB, Atletico ahirnya memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 setelah sempat mendapatkan perlawanan ketat dari Valencia.

Atletico memimpin terlebih dahulu lewat Alvaro Morata ketika laga baru berjalan sembilan menit. Tapi, Valencia berhasil menyamakan kedudukan melalui Kevin Gameiro.

Antoine Griezmann kembali membuat Los Colchoneros kembali unggul, sebelum Dani Parejo akhirnya menyamakan kedudukan lewat penaltinya di menit ke-77. Pemain pengganti, Angel Correa akhirnya memastikan kemenangan Atletico 3-2.

Kemenangan tersebut membuat Atletico masih bertahan di posisi kedua dengan 71 poin. Hasil itu juga menunda kepastian juara Barcelona yang unggul sembilan poin di puncak klasemen. Sementara Valencia di posisi kelima dengan 52 poin.

Berikut hasil Liga Spanyol hingga Kamis (25/4/2019) WIB :

Atletico Madrid 3
Valencia 2

Leganes 0
Athletic Bilbao 1

RCD Espanyol 1
Celta Vigo 1

Levante 4
Real Betis 0

Pertandingan Rabu (24/4/2019) WIB :

SD Huesca 2
Eibar 0

Real Valladolid 1
Girona 0

Deportivo Alaves 0
Barcelona 2

Jadwal Pertandingan Jumat (26/4/2019) WIB :

00:30 Sevilla vs Rayo Vallecano

01:30 Real Sociedad vs Villarreal

02:30 Getafe vs Real Madrid

Klasemen Liga Spanyol :

1 Barcelona 34 24 8 2 85 32 53 80
2 Atletico Madrid 34 21 8 5 51 23 28 71
3 Real Madrid 33 20 4 9 59 38 21 64
4 Getafe 33 14 12 7 43 29 14 54
5 Valencia 34 12 16 6 40 31 9 52
6 Sevilla 33 15 7 11 54 42 12 52
7 Athletic Bilbao 34 12 13 9 37 40 -3 49
8 Deportivo Alaves 34 12 10 12 35 44 -9 46
9 RCD Espanyol 34 11 10 13 40 49 -9 43
10 Real Betis 34 12 7 15 39 49 -10 43
11 Real Sociedad 33 10 11 12 39 41 -2 41
12 Leganes 34 10 11 13 33 39 -6 41
13 Eibar 34 9 13 12 42 47 -5 40
14 Levante 34 9 10 15 51 61 -10 37
15 Celta Vigo 34 9 9 16 48 57 -9 36
16 Villarreal 33 8 12 13 42 46 -4 36
17 Real Valladolid 34 8 11 15 29 47 -18 35
18 Girona 34 8 10 16 34 47 -13 34
19 SD Huesca 34 6 11 17 37 55 -18 29
20 Rayo Vallecano 33 7 7 19 36 57 -21 28

Berikut Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Manchester City Kembali Memimpin

Suara.com – Manchester City memimpin klasemen Liga Inggris setelah berhasil menaklukkan Manchester United di Old Trafford. Berikut hasil Liga Inggris dan klasemen Liga Inggris di pekan ke-35, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Derby Manchester antara Manchester United vs Manchester City di Old Trafford merupakan laga tunda pekan ke-31 Liga Inggris 2018/2019. City akhirnya berhasil membawa pulang tiga poin setelah membungkam MU 0-2.

Gol pertama Manchester City tercipta pada menit ke-54 lewat Bernardo Silva yang mampu memecah kebuntuan. Leroy Sane akhirmnya menggandakan keunggulan City menjadi 2-0 lewat golnya pada menit ke-66.

Dengan kemenangan ini, City memimpin klasemen Liga Inggris dengan raihan 89 poin dari 35 pertandingannya. Skuat besutan Pep Guardiola ini menggeser Liverpool dari posisi pertama setelah terpaut satu poin.

Para pemain Manchester City merayakan gol selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United melawan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (25/4) dini hari WIB. [Oli SCARFF / AFP]Para pemain Manchester City merayakan gol selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United melawan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (25/4) dini hari WIB. [Oli SCARFF / AFP]

Sementara MU masih tertahan di posisi keenam klasemen dengan koleksi 64 poin. Ini adalah kekalahan ketiga MU berturut – turut setelah sebelum dikalahan City, skuat ole Gunnar Solskjaer ini kalah dari Everton 0-4 dan Barcelona.

Di laga lainnya, Arsenal kembali menderita kekalahan beruntun setelah dibekuk 1-3 dari Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium. Arsenal tertinggal 0-3 dari Wolves di babak pertama oleh Ruben Neves, Matt Doherty, dan Diogo Jota.

Arsenal baru bisa memperkecil kekalahan di babak kedua lewat tendangan Skoratis l di menit ke-80 untuk menutup laga dengan skor 1-3. Kekalahan tersebut membuat The Gunners gagal masuk ke empat besar klasemen.

Skuat besutan Unai Emery berada di posisi kelima dengan 66 poin dari 35 laga, kalah satu poin dari Chelsea di poisis keempat. Sementara Wolves naik ke posisi lima dengan 51 poin. Wolves menyalip Watford yang sebelumnya imbang 1-1 dengan Southampton.

Hasil Liga Inggris Kamis (25/4/2019) dini hari WIB :

Wolverhampton Wanderers 3
Arsenal 1

Manchester United 0

Pertandingan Rabu (24/4/2019) dini hari WIB :

Tottenham Hotspur 1
Brighton & Hove Albion 0

Watford 1
Southampton 1

Klasemen Liga Inggris :

Jadwal Pertandingan Kamis (25/4/2019) WIB :

01:45 Wolverhampton Wanderers vs Arsenal
02:00 Manchester United vs Manchester City

Klasemen Liga Inggris :

1 Manchester City 35 29 2 4 89 22 67 89
2 Liverpool 35 27 7 1 79 20 59 88
3 Tottenham Hotspur 35 23 1 11 65 35 30 70
4 Chelsea 35 20 7 8 59 38 21 67
5 Arsenal 35 20 6 9 69 46 23 66
6 Manchester United 35 19 7 9 63 50 13 64
7 Wolverhampton Wanderers 35 14 9 12 44 43 1 51
8 Watford 35 14 8 13 50 50 0 50
9 Everton 35 14 7 14 50 44 6 49
10 Leicester City 35 14 6 15 48 47 1 48
11 West Ham United 35 12 7 16 44 54 -10 43
12 Crystal Palace 35 12 6 17 43 48 -5 42
13 Newcastle United 35 11 8 16 35 44 -9 41
14 AFC Bournemouth 35 12 5 18 49 62 -13 41
15 Burnley 35 11 7 17 44 62 -18 40
16 Southampton 35 9 10 16 41 58 -17 37
17 Brighton & Hove Albion 35 9 7 19 32 54 -22 34
18 Cardiff City 35 9 4 22 30 65 -35 31
19 Fulham 35 6 5 24 33 76 -43 23
20 Huddersfield Town 35 3 5 27 20 69 -49 14

Hasil Liga Inggris: Hajar MU 0-2, Man City Perbesar Peluang Juara

Suara.com – Manchester City sukses menjungkalkan rival sekota mereka Manchester United di lanjutan Liga Inggris dengan skor 0-2. Dengan kemenangan itu, pasukan Josep Guardiola berhasil menggeser Liverpool dari puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Dalam pertandingan yang dihelat di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) din ihari WIB itu, skor 0-0 berlangsung hingga babak pertama usai.

Gol Manchester City akhirnya tercipta pada menit ke-54, sepakan sayap Bernardo Silva berhasil memecah kebuntuan. Gol pemain Portugal itu dilengkapi mejadi 0-2 lewat kaki Leroy Sane di menit ke-66.

Dengan kemenangan ini, Manchester City untuk sementara memuncaki klasemen Liga Inggris dengan raihan 89 poin, selisih satu poin di atas Liverpool.

Sementara itu, Setan Merah (julukan Manchester United) tertahan di posisi keenam dengan raihan 64 poin. MU menelan kekalahan ketiga kali berurutan. Sebelum takluk dari City, MU dihajar Everton 0-4 dan dikalahkan Barcelona tiga gol tanpa balas.

Jalannya Pertandingan

Dalam babak pertama, MU dan City masih sama kuat 0-0. tim tuan rumah cuma membukukan satu tembakan ke gawang, Paul Pogba yang melakukannya pada menit ke-11.

Dua penyelamatan krusial dicatatkan oleh kiper MU, David De Gea. Tembakan Bernardo Silva pada menit ke-19 dan percobaan Raheem Sterling pada menit ke-43 yang berhasil diantisipasi oleh kiper asal Spanyol itu.

City bisa mencetak gol pada menit ke-54. tendangan jarak jauh Bernardo Silva menghujam deras ke kiri bawah gawang MU.

MU mendapat peluang lewat tendangan bebas pada menit ke-64. Eksekusi Pogba belum bisa melewati pagar hidup City.

City menggandakan keunggulan pada menit ke-66 via serangan balik cepat. Umpan Raheem Sterling dari sisi sayap kanan, dikuasai oleh Sane di sisi kanan daerah sepertiga akhir. Tendangan pemain Jerman itu tak bisa diantisipasi De Gea.

MU melepaskan percobaan lagi pada menit ke-72. Andreas Pereira yang mencoba peruntungan, bolanya melesat di atas mistar.

MU menambah pemain depan untuk menambah daya serang. Romelu Lukaku dimasukkan pada menit ke-72 menggantikan Andreas Pereira.

Sementara Anthony Martial menggantikan Jesse Lingard pada menit ke-83. Usaha yang dilakukan oleh Ole Gunnar Solskjaer itu tak membuahkan hasil, skor 2-0 untuk keunggulan City bertahan hingga laga bubar.

Susunan Pemain

Man United: De Gea; Darmian (Sanchez 83), Young, Shaw, Lindelof Smalling; Fred, Pereira (Lukaku 72), Pogba; Lingard (Martial 83), Rashford

Man City: Ederson; Walker, Kompany, Laporte, Zinchenko; Fernandinho (Sane 51), Guendogan (Danilo 89), Silva; Bernardo, Sterling, Aguero (Jesus 89)

Hasil Liga Inggris: Kalah Lagi, Arsenal Tumbang 1-3 di Kandang Wolves

Suara.com – Arsenal kembali menderita kekalahan setelah sebelumnya dihajar Crystal Palace 2-3. Kali ini, Meriam London itu keok 1-3 dari 3 dari Wolverhampton Wanderers dalam laga lanjutan Liga Inggris.

Bertandang ke Molineux Stadium, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, Arsenal bahkan sudah jauh tertinggal 0-3 di babak pertama. Gol-gol Wolves diciptakan oleh Ruben Neves, Matt Doherty dan Diogo Jota.

Mesut Ozil cs baru bisa memperkecil ketertinggalan di babak kedua lewat bek Skoratis Papastathopoulos di menit ke-80.

Dengan kekalahan beruntun ini Arsenal gagal masuk ke empat besar Liga Inggris. Meriam London kini berada di peringkat lima dengan 66 poin dari 35 laga, atau selisih satu angka dengan Chelsea di posisi ke keempat.

Jalannya Pertandingan

Arsenal langsung tampil menekan pertahanan Wolves di awal-awal laga. Percobaan pertama datang di menit kedua lewat Lucas Torreira, namun arah bola masih menyamping di sisi kanan gawang. Dua menit berselang giliran Henrikh Mkhitaryan yang melepas tembakan. Bola masih belum mengarah ke gawang.

Wolves baru mulai bisa menekan selepas laga berjalan 15 menit. Tembakan pertama datang di menit ke-20 lewat Joao Moutinho, yang arah bolanya masih melenceng dari gawang.

Empat menit berselang Arsenal nyaris kebobolan. Raul Jimenez melepas tembakan dari jarak dekat yang belum mengarah ke gawang.

Gang arsenal akhirnya bobol di menit ke-28. Ruben Neves berhasil merobek gawang Bernd Leno dari tendangan bebas.

Meriam London kembali kebobolan di menit ke-37. Jonny mendapat umpan pendek dari sepak pojok. Umpan silang dia lepaskan dan bola berhasil disambar Matt Doherty lewat sundulan untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Unggul dua gol bikin Wolves bermain lebih tenang. Di saat Arsenal menguasai bola, Moutinho dkk. tak melakukan pressing melainkan hanya membayang-bayangi.

Arsenal terus mengambil kendali permainan di sisi waktu babak pertama. Alih-alih mencetak gol balasan, The Gunners malah kebobolan untuk ketiga kalinya, yang kali ini lewat Diogo Jota. Wolves menutup babak pertama dengan skor 3-0.

Arsenal kembali menekan Wolves di awal babak, Granit Xhaka mengirim umpan kepada Nacho Monreal, yang langsung disambar dengan tembakan keras. Bercobaan ini belum berbuah gol setelah bola melenceng jauh dari target.

Meriam London kehilangan kontrol permainan selepas laga berjalan satu jam. Bahkan, Arsenal tak kreatif saat dapat momentum menyerang.

Wolves bikin peluang di menit ke-67. Jonny mendapat bola di sisi kiri, dia menusuk ke tengah dan memberikan bola kepada Jimenez di sisi kanan, dia lalu melepaskan tembakan keras kaki kanan yang arah bolanya masih melebar ke sisi tiang jauh gawang Leno.

Arsenal berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 di menit ke-80. Sokratis merobek gawang Wolves usai menyambar bola dengan sundulan hasil dari sepak pojok.

Tak ada gol tambahan lagi dari Arsenal hingga laga tuntas. The Gunners kalah 1-3 dari Wolves.

Susunan Pemain:

Wolves: Rui Patricio; Ryan Bennett, Conor Coady, Willy Boly; Matt Doherty, Leander Dendoncker, Ruben Neves, Joao Moutinho (Morgan 90′), Jonny; Raul Jimenez (Adama 82′), Diogo Jota (Cavaleiro 78′).

Arsenal: Bernd Leno; Ainsley Maitland-Niles, Sokratis Papastathopoulos, Laurent Koscielny, Nacho Monreal; Lucas Torreira (Guendouzi 59′), Granit Xhaka; Henrikh Mkhitaryan (Kolasinac 59′), Mesut Ozil, Alex Iwobi (Eddie 71′); Alexandre Lacazette.

Kembali Puji Inter, Mourinho Kembali ke Italia?

Suara.com – Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho untuk kesekian kalinya memuji Inter Milan, klub yang pernah merasakan tangan dingin sang juru taktik. Akankah pelatih berusia 56 tahun itu benar-benar akan kembali ke Italia pada musim panas ini?

Seperti diketahui, Mourinho saat ini masih menganggur usai dipecat Man United pada 18 Desember 2018 lalu. Meski demikian, pelatih berpaspor Portugal itu telah beberapa kali menegaskan jika dirinya siap kembali melatih sebuah tim pada musim 2019/2020 alias musim depan.

Mourinho pun belakangan santer dikaitkan dengan ke Inter Milan dan Benfica, dua klub yang notabene pernah disebut sang pelatih.

Selain itu, Mourinho juga dikabarkan diminati Bayern Munich, Borussia Dortmund, AS Roma, Olympique Lyon, AS Monaco, hingga Everton.

Meski demikian, dilihat dari pernyataan teranyar Mourinho, mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid itu tampaknya lebih condong untuk comeback ke Inter.  

The Special One –julukan Mourinho– secara khusus juga memuji Inter, selagi menyebut sepakbola Italia sebagai habitat alamiahnya.

Mourinho sendiri memang pernah menjalani karier gemilang selama tiga musim bersama Inter. Dia meraih kesuksesan besar dengan mengantarkan La Beneamata –julukan Inter– merengkuh banyak trofi, dengan treble di musim 2009/2010 jadi highlight-nya.

“Italia merupakan habitat alamiah saya, jujur saja. Saat saya bekerjadi Inggris, sayaharus bersikap berbeda dengan sifat alami saya,” ucap Mourinho seperti dimuat Football Italia.

“Sementara di Italia, cara bermain sepakbola yang dijalani setiap hari itu luar biasa. Sangat latin, dengan teknik tinggi. Saya sangat suka itu, dengan pertahanan dan organisasi permainannya. Maka itu saya bilang, itu sesuai dengan habitat atau sifat alamiah saya,” celotehnya.

“Di Inter, saya menemukan keluarga yang luar biasa yang membuat saya bahagia setiap hari. Klub yang luar biasa dengan fans luar biasa. Hubungan saya dengan fans merupakan buah dari hasil yang kami dapat; saat menang maka Anda akan selalu bahagia,” tutur Mourinho.

“Kami memenangi banyak kompetisi dan menciptakan empati, yang masih ada di sana. Di manapun setelah saya meninggalkan Inter, saya masih mendapati Interisti yang memeluk saya,” tandas juru taktik yang juga pernah sukses besar bersama FC Porto itu.

Hajar Valencia 3-2, Atletico Madrid Tunda Pesta Juara Barcelona

Suara.com – Atletico Madrid harus bekerja keras meraih tiga poin di laga lanjutan Liga Spanyol dengan kemenangan 3-2 saat menjamu Valencia di Wanda Metopolitano, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Dengan kemenangan ini, Atletico Madrid sukses ‘menunda’ pesta juara Liga Spanyol oleh Barcelona. Paling cepat, Blaugrana baru bisa memastikan diri menjadi kampiun akhir pekan nanti.

Dengan hasil ini, Atletico Madrid kini memiliki 71 poin dalam 34 laga, defisit 9 angka dari Barcelona.

Dalam 4 pertandingan terakhir, Atletico secara matematis masih bisa mengejar perolehan poin Barcelona.

Barcelona baru bisa memastikan diri menjadi juara jika mengalahkan Levante yang dihelat pada Sabtu (27/4/2019).

Jika Barcelona berhasil mengalahkan Levante, Atletico Madrid sudah tidak mungkin lagi bisa mengejar poin Blaugrana karena dalam kondisi poin mereka sama dengan Barca, Atletico sudah kalah head to head (1-1, 0-2).

Jalannya pertandingan:

Atletico Madrid harus susah payah mengalahkan Valencia. Pasukan Diego Simeone unggul cepat pada menit ke-9 lewat kombinasi yang cantik antara Thomas Lemar dan Juanfran yang diselesaikan oleh Alvaro Morata.

Setelah itu Atletico memiliki sejumlah peluang menambah gol. Itu tidak termasuk gol chip Morata yang dianulir wasit karena offside.

Terus dikurung, justru anak-anak Mestalla berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-36 lewat kaki pemain Prancis, Kevin Gameiro.

Babak kedua baru berjalan empat menit saat Lemar mengirim umpan silang matang untuk diselesaikan dengan sundulan manis Antoine Griezmann.

Di menit ke-77, Valencia mendapatkan penalti setelah bola tembakan Kevin Gameiro mengenai tangan Saul Niguez di kotak terlarang. Penalti itu sukses dieksekusi oleh Dani Parejo.

Skor untuk Atletico Madrid kembali pecah setelah tembakan Angel Correa dari luar kotak penalti menjebol gawang Valencia pada pada menit ke-81.

Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, skor 3-2 untuk kemenangan Atletico Madrid.

Miljan Radovic: Persib Belum Tamat, Masih Ada Leg Kedua di Bandung!

Suara.com – Pelatih kepala Persib, Miljan Radovic mengaku kecewa dengan kekalahan 1-2 yang diterima timnya dari tuan rumah Borneo FC, dalam laga leg pertama perempatfinal Piala Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (24/4/2019) petang WIB.

Meski berhasil mencetak gol tandang lewat tandukan Ezechiel N’Douassel, skuat Pangeran Biru –julukan Persib– harus mengakui keunggulan Pesut Etam –julukan Borneo FC– akibat gol telat Asri Akbar di injury time babak kedua.  

“Pertandingan yang sulit. Banyak pertarungan taktik,” buka Radovic seperti dimuat laman resmi Persib.

“Tapi sebelum ke sini (Samarinda), kami bertekad untuk mencetak satu gol dan kami berhasil melakukannya. Tapi tidak bagus untuk kalah dalam pertandingan ini, tentu saya dan kami semua kecewa” tutur pelatih asal Montenegro berusia 43 tahun itu. 

Kendati demikian, Radovic tetap optimistis timnya masih bisa melaju ke semifinal Piala Indonesia. Menurut dia, peluang Persib masih sangat terbuka untuk melaju ke empat besar. 

“Tentu kans kami masih besar, ini baru leg pertama. Masih ada leg kedua di Bandung. Saya pikir kami masih punya kans untuk melaju babak selanjutnya, kami optimis,” pungkas sang juru taktik.

PSIS Semarang Resmi Datangkan Patrick Mota

Suara.com – PSIS Semarang resmi menggaet gelandang jangkar asal Brasil, Patrick Mota di bursa transfer jelang Liga 1 2019 ini. Perekrutan ini tentunya dilakukan manajemen PSIS guna memperkuat skuat untuk kompetisi yang akan kick-off pada 8 Mei 2019 tersebut. 

General Manager PSIS, Wahyoe Winarto mengatakan jika Mota sebenarnya sudah tiba di Semarang sejak 18 April 2019 lalu.

“Sudah tiba 18 April, sudah menjalani tes medis serta mengurus dokumen kepindahannya. Namun memang transfernya baru komplet hari ini (Rabu 24 April 2019),” terang Wahyoe di Semarang, sebagaimana dilansir Antara.

Menurut Wahyoe, pemain berusia 26 tahun yang juga pernah memperkuat Botafogo di Liga Brasil itu sudah resmi dilepas klub terakhirnya, Sampaio Correa.

Dikonfirmasi Wahyoe, Mota baru selesai di-verifikasi dokumennya oleh Badan Liga Indonesia (BLI) pada Rabu 23 April kemarin.

“Sebenarnya mau dikenalkan pada hari Senin (22 April 2019), tetapi verifikasi BLI baru selesai kemarin,” katanya.

Mota sendiri merupakan pemain asing keempat yang direkrut PSIS pada bursa transfer kali ini, tentunya sesuai rekomendasi dari pelatih kepala klub, Jafri Sastra.

Tiga pemain asing yang sebelumnya sudah dikontrak PSIS adalah Wallace Costa, Claudir Marini, serta Shohei Matsunaga.

Persija Sambut Positif Mundurnya Jadwal Liga 1 2019

Suara.com – Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko menyambut positif mundurnya jadwal kick-off kompetisi Liga 1 2019 karena bisa digunakan oleh pemain tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu untuk melakukan recovery.

“Mundurnya kick off, kita akan manfaatkan itu untuk recovery pemain. Jadwal kita saat ini memang cukup padat,” kata Ardhi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Tim Ibu Kota ini memang dihadapkan pada banyak pertandingan karena harus turun di turnamen Piala Indonesia serta kualifikasi Piala AFC Grup G.

Apalagi pada pertandingan kualifikasi Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (23/4/2019), Bambang Pamungkas dan kawan-kawan dipaksa menyerah wakil Filipina, Ceres Negros dengan skor 2-3.

Untuk Liga 1, Persija dijadwalkan menjamu Semen Padang pada laga perdana musim ini.

Berdasarkan draft jadwal yang sempat dirilis oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku pelaksana Liga 1 2019 telah menetapkan kick off kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia akan dilangsungkan pada 15 Mei atau mundur satu pekan dari rencana semula.

“Mungkin ini karena situasi yang mendesak, dan itu kan sudah masuk waktu bulan Ramadan jadi ya mungkin untuk menghormati,” tambahnya seperti dimuat Antara.

Mundurnya jadwal tersebut dikarenakan permintaan dari sponsor yang meminta gelaran Liga 1 dimundurkan hingga satu pekan. Sebelumnya kick-off akan dimulai pada 8 Mei.

Kompetisi Liga 1 2019 akan diikuti 20 klub, 17 diantaranya merupakan peserta musim lalu. Sedangkan tiga lainnya akan diisi oleh PSS Sleman, Semen Padang dan Kalteng Putra yang baru promosi dari Liga 2.

Manajer Persija: Bruno Matos Bakal Bangkit!

Suara.com – Kekalahan Persija Jakarta dari sang tamu yang merupakan wakil Filipina, Ceres Negros pada laga matchday 4 Grup G Piala AFC 2019 dengan skor 2-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (23/4/2019) kemarin membuat gelandang serang Bruno Matos merasa terpukul.

Pada pertandingan tersebut, sajatinya Macan Kemayoran –julukan Persija– unggul lebih dahulu 2-0. Namun, Ceres mengamuk dan melakoni comeback dengan mencetak tiga gol balasan pada babak kedua. 

Matos sendiri menganggap kekalahan Persija adalah kesalahan dirinya lantaran gagal mengeksekusi tendangan penalti pada babak pertama. Ya, meski pemain berusia 28 tahun tersebut mencetak satu gol ke gawang Ceres pada menit 57.

Saking merasa bersalahnya, Matos sampai menyebut jika dirinya  tidak layak bermain untuk Persija. Gelandang serang berpaspor Brasil itu menyebut jika Macan Kemayoran layak mendapat pemain yang lebih bagus ketimbang dirinya. 

Menanggapi komentar sentimentil Matos ini, manajer klub Persija, Ardhi Tjahjoko pun angkat bicara. Ardhi yakin sang pemain akan bangkit dari keterpurukannya.

Ardhi pun optimis, Matos akan main bagus saat Persija tandang ke markas Bali United, dalam laga leg pertama perempatfinal Piala Indonesia, Jumat (26/4/2019) mendatang. 

“Itu hanya emosi sesaat. Memang dia (Matos) merasa bersalah, tapi sudah saya kasih tahu, kalau kita ini satu kesatuan di Persija,” tutur Ardhi di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

“Jadi, salah satu, ya salah semua. Benar satu, benar semua! Kita semua bersama-sama di Persija, menang atau kalah. Saya yakin ia akan bangkit dan tampil bagus di laga melawan Bali United,” ujar pria berpangkat Marsma TNI Angkatan Udara itu.

Tandang ke Markas Wolves, Emery Pede Arsenal Finis Empat Besar

Suara.com – Arsenal bakal melakoni partai tandang yang cukup tricky, yakni melawan Wolverhampton Wanderers alias Wolves pada laga tunda pekan ke-31 Liga Inggris 2018/2019.

Jelang laga yang akan dihelat di Molineaux Stadium, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB nanti ini, manajer Arsenal Unai Emery melontarkan optimismenya.

Emery yakin timnya bakal finis di empat besar klasemen Liga Inggris musim ini, dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Arsenal sendiri kini masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 66 poin dari 34 pertandingan. Meski demikian, The Gunners hanya berjarak satu poin dari Chelsea yang berada di peringkat keempat. Apalagi Chelsea sudah melakoni 35 pertandingan.

Well, laga kontra Wolves dini hari nanti jelas perlu dimanfaatkan dengan baik oleh Arsenal. Sebab, pada laga akhir pekan lalu, Arsenal di luar dugaan justru dibungkam di kandang sendiri oleh Crystal Palace dengan skor 2-3.

Jalan Arsenal untuk menuju empat besar memang tampak berliku. Harapan mereka juga masih bergantung dengan hasil-hasil para pesaing lainnya, seperti Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Manchester United. Namun, Emery tetap optimis timnya bisa finis top four.

“Ya (yakin Arsenal finis di posisi empat besar). Saya cukup optimis, namun itu juga tergantung pada hasil tim lain,” ucap Emery, dikutip dari Goal International.

“Apakah kami menang (bisa finis top four), itu ada di tangan kami. Jika kami bisa menang di empat laga terakhir, maka kami akan dapat tiket ke Liga Champions. Semua tergantung kami,” celoteh eks pelatih Valencia, Sevilla dan PSG itu.

“Pada Minggu kemarin kami tidak menang, mungkin itu juga bisa terjadi di pertandingan berikutnya. Apakah kami menang itu ada di tangan kami. Saya optimis, namun kami akan tetap memainkan pertandingan-pertandingan yang sulit, termasuk Wolves away nanti,” tuturnya.

“Kami ingin menjadi cerdas dan sejatinya berusaha selalu konsisten dalam 38 pertandingan. Terkadang satu hasil imbang bisa menjadi jalan lain,” tukas Emery.

Arsenal menyisakan empat laga lagi di Liga Inggris 2018/2019. Beruntungnya, skuat Meriam London ‘hanya’ akan menghadapi Wolves, Leicester City, Brighton, dan Burnley yang di atas kertas semuanya bisa mereka taklukkan.

[Bolatimes.com]

Liga 1 2019 Belum Mulai, Persib Bandung Coret Srdjan Lopicic

Suara.com – Manajemen klub Persib Bandung, melalui video yang diunggah di Instagram klub, Rabu (24/4/2019), mengumumkan klub berjuluk Maung Bandung itu menghentikan kerjasama dengan gelandang asal Serbia, Srdjan Lopicic.

Dalam video tersebut, pelatih Miljan Radovic menjelaskan tentang berakhirnya kerjasama Persib dengan gelandang berusia 35 tahun itu.

Radovic mengatakan, ia sebenarnya cukup berat untuk melepas Lopicic yang merupakan pemain rekrutannya pada musim ini. Namun situasi memaksanya untuk merelakan pemain tersebut.

“Sangat sulit untuk mendengar ada pemain yang keluar dari tim. Namun di situasi ini Lopicic harus menyudahi kerjasamanya dengan kami dan saya harap semoga dia sukses di tim barunya,” kata Radovic

Lopicic dikontrak selama satu musim Liga 1 2019. Namun, atas dasar kebutuhan tim, P.T Persib Bandung Bermartabat (PBB) harus menyudahi kerja sama dengan pemain yang mengenakan nomor punggung 55 itu sebelum kompetisi dimulai.

Sejak awal, kedatangan Lopicic memang banyak ditentang Bobotoh karena kualitasnya yang dianggap kurang mumpuni dan usianya yang tak muda lagi. Penampilan Lopicic selama pramusim juga tidak berpengaruh positif bagi Maung Bandung.

Dengan dicoretnya Lopicic, maka ada satu slot kosong untuk pemain asing di Persib.

“Tapi kita telah melakukan persiapan dan segala sesuatunya di sini. Saya ikut bersedih dengan keluarnya Lopicic,” kata Radovic.

Radovic berharap manajemen Persib segera mencari pengganti Lopicic. “Saya ingin ini (perekrutan pemain baru) bisa berjalan cepat,” katanya seperti dimuat Antara.

Tatap Derby Manchester, Pep Guardiola: Old Trafford Tak Lagi Angker!

Suara.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola melontarkan pernyataan yang tampaknya bisa membuat kubu Manchester United kesal, jelang pertemuan kedua tim dalam Derby Manchester dini hari nanti.

Partai krusial yang merupakan laga tunda pekan ke-31 Liga Inggris 2018/2019 akan tersaji di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, dengan Man United bertindak sebagai tuan rumah.

Jelang laga ini, Guardiola sesumbar bahwa timya tak perlu takut lagi dengan markas Man United. Pelatih berusia 48 tahun itu meyakini jika Old Trafford kini sudah tak angker lagi seperti dahulu.

Guardiola mengatakan hal ini sejatinya bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, performa Man United memang bisa dibilang angin-anginan, bahkan cenderung jeblok sejak ditinggal sang pelatih legendaris, Sir Alex Ferguson.

Sementara di sisi lain, Man City menunjukkan perkembangan hebat, terlebih semenjak klub diambil alih taipan asal Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour.

The Citizens –julukan Man City– bukan hanya muncul sebagai klub yang disegani di Inggris, namun juga menjelma jadi klub elite Eropa.

“Faktanya kami tumbuh begitu pesat dalam dekade ini. Dan kami pergi ke sana (Old Trafford), kami tidak perlu takut,” celoteh Pep Guardiola, seperti dilansir Goal International.

Dominasi Man City di Liga Inggris sendiri jelas makin kentara sejak kedatangan Guardiola sebagai pelatih kepala. Eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu seperti menyulap gaya permainan Manchester Biru, dengan ciri khas sangat ofensif, mengutamakan dominasi ball possession, hingga pressing kolektif bahkan dari depan.

“Dalam tiga tahun terakhir sejak saya berada di sini, kami melakukan lebih baik (dari segi performa dan prestasi) dari mereka (Man United). Saya pikir berkunjung ke Old Trafford sekarang sudah tak sesulit dulu, saat tempat tersebut begitu menyulitkan,” tutur Guardiola.

“Tapi, di sini kami sedang berjuang untuk gelar juara, bukan hanya untuk mengalahkan Man United saja,” tandas pelatih asal Spanyol itu.

Sebagai informasi, laga Derby Manchester ini sangat penting bagi kedua tim. Man United sedang berburu finis di posisi empat besar, sedangkan Man City sedang bersaing amat ketat dengan Liverpool untuk merebut gelar juara Liga Inggris 2018/2019.

Man United sendiri saat ini tengah dalam performa yang mengkhawatirkan. Armada Ole Gunnar Solskjaer telah menelan enam kekalahan dari delapan laga pamungkas mereka di semua ajang.

Sementara Man City menatap pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi. Sergio Aguero dan kolega memborong 10 laga pamungkas mereka di liga domestik dengan kemenangan, termasuk raihan poin penuh dalam empat partai tandang terakhir.

[Bolatimes.com]

Penjaga Gawang Merengek, Siapa yang Dilepas Zidane, Navas atau Courtois?

Suara.com – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane enggan berbicara tentang nasib dua penjaga gawang Los Blancos saat ini, Keylor Navas dan Thibaut Courtois. Hal itu diungkap Zidane dalam jumpa pers jelang lawatan Madrid ke markas Getafe pada Jum’at (26/4/2019).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perseteruan di kamar ganti Real Madrid ternyata disebabkan oleh masalah penjaga gawang. Semuanya bermula ketikan Kepa Arrizabalaga memutuskan hengkang di akhir musim lalu.

Kepa, yang dibeli dari Athletic Bilbao, memilih hengkang setelah Zidane tetap memercayakan posisi penjaga gawang utama kepada Navas.

Kepa sudah terlanjur hengkang, Zidane ternyata juga memilih angkat kaki pada akhir Mei 2018. Tiga hari setelah Los Blancos memenangkan Liga Champions musim 2017/18. Meski pada akhirnya, Zidane kini kembali menerima pinangan Madrid untuk menggantikan Santiago Solari sebagai juru taktik.

Selepas kepergian Zidane Mei tahun lalu, posisi Navas pun digoyang. Madrid membeli Thibaut Courtois dari Chelsea setelah gagal memboyong David De Gea dari Manchester United.

Pelatih kepala Real Madrid, Zinedine Zidane. [JOSE JORDAN / AFP]Pelatih kepala Real Madrid, Zinedine Zidane. [JOSE JORDAN / AFP]

Di bawah asuhan Julen Lopetegui dan Solari, Navas menjadi pilihan utama. Namun ketika Zidane kembali, Navas kembali mendapat kepercayaan sebagai penjaga gawang nomor wahid Madrid.

Courtois pun meradang. Pemain asal Belgia pun kabarnya meminta untuk dilego alias dijual di akhir musim nanti.

“Seperti biasa, saya tidak akan mengatakan apa yang akan saya lakukan. Karena terkadang tidak semuanya bisa berjalan sesuai dengan apa yang saya inginkan,” kata Zidane seperti dimuat Scoresway.

“Anda ingin berbicara tentang penjaga gawang, tapi ini bukan waktunya. Courtois dan Keylor saat ini bermain, tapi tidak Luca (Zidane). Itu saja.”

Aksi Thibaut Courtois kala melawan Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, Sabtu (9/2/2019). (GABRIEL BOUYS / AFP)Aksi Thibaut Courtois kala melawan Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, Sabtu (9/2/2019). (GABRIEL BOUYS / AFP)

“Setiap penjaga gawang memiliki kontrak, dan menjadi tanggung jawab saya untuk memilih. Anda akan melihat siapa yang bermain di lima pertandingan terakhir.”

“Keylor dan Courtois adalah pemain bagus. Mudah bagi Anda, tapi sulit bagi saya ketika harus memilih. Bukan hanya soal penjaga gawang, tapi juga pemain di posisi berbeda.”

“Jadi jangan membicarakan itu saat ini. Musim depan semuanya juga akan terlihat jelas oleh semua orang.” tegas pelatih berusia 46 tahun itu.

Fakhri Husaini: Witan Harus Ikut Seleksi

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini tidak akan gegabah dalam memilih pemain. Bahkan, pemain sekelas Witan Sulaeman pun harus melalui tahap seleksi untuk bisa masuk dalam skuat Garuda Nusantara.

Sebagaimana diketahui, Witan yang saat ini berusia 17 tahun perpeluang memperkuat timnas Indonesia U-19 besutan Fakhri Husaini. Witan sendiri sebelumnya merupakan andalan timnas U-19 besutan Indra Sjafri. Bahkan, pemain asal Palu itu ikut Indra Sjafri memperkuat timnas Indonesia U-22 di Piala AFF dan kualifikasi Piala Asia U-23 beberapa waktu lalu.

Namun prestasi tersebut ternyata tidak dianggap istimewa oleh Fakhri. Bagi mantan pelatih timnas Indonesia U-16 itu, Witan tetap harus mengikuti seleksi jika ingin masuk timnas U-19.

“Pemain era Indra Sjafri (cukup umur) saya panggil untuk seleksi, termasuk Witan. Saya harus memperlakukan semua pemain sama. Witan memang pemain bagus tapi ini olahraga tim. Dia harus ikut juga seleksi seperti pemain lain,” kata Fakhri di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (24/4/2019).

Gelandang Timnas Indonesia U-23,Witan Sulaeman (nomor 8) beraksi di laga kontra Brunei Darussalam pada pertandingan matchday 3 Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di My Dinh National Stadium, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019) sore WIB. [ANTARA FOTO/R. Rekotomo]Gelandang Timnas Indonesia U-23,Witan Sulaeman (nomor 8) beraksi di laga kontra Brunei Darussalam pada pertandingan matchday 3 Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di My Dinh National Stadium, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019) sore WIB. [ANTARA FOTO/R. Rekotomo]

“Saya akan terus mencari pemain termasuk pemain dari eks timnas U-19 asuhan Indra Sjafri. Pemain yang U-19 kemarin dan umurnya masih masuk akan saya panggil dan ikut dalam seleksi,” tambahnya.

“Tidak hanya itu saja, saya juga akan mengambil dari Liga 2 dan Liga 3 yang pemainnya kelahiran 2001 dan 2002. Selain itu ada anak PPLP, saya yakin anak-anak di sana juga ada yang potensial,” pungkasnya.

Pemain Timnas Indonesia U19 Witan Sulaeman (tengah) berebut bola dengan pemain Timnas Arab Saudi U19 Makhir Alrashidi (kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/10). ANTARA FOTO/Sigid KurniawanPemain Timnas Indonesia U19 Witan Sulaeman (tengah) berebut bola dengan pemain Timnas Arab Saudi U19 Makhir Alrashidi (kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/10). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Saat ini, sebanyak 43 pemain tengah menjalani seleksi tahap pertama untuk bisa menembus skuat timnas Indonesia U-19. Seleksi dilakukan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Timnas Indonesia besutan Fakhri Husaini nantinya akan berlaga pada Piala AFF U-18 yang akan digelar pada 5-18 Agustus di Vietnam. Selain itu, Fakhri juga mempersiapkan tim untuk kualifikasi Piala Asia U-19 2020, yang akan berlangsung pada bulan September hingga Oktober 2019.

5 Fakta Menarik Jelang Derby Manchester di Old Trafford

Suara.com – Derby Manchester antara Manchester United kontra Manchester City akan tersaji Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Laga ini merupakan laga tunda pekan ke-31 Liga Inggris 2018/2019, dengan Man United akan bertindak sebagai tuan rumah di Old Trafford.

Laga dini hari nanti jelas amat masif untuk dimenangi Man United jika mereka masih ingin menjaga asa finis di empat besar.

Sementara kemenangan pun jelas jadi harga mati buat Man City, yang kini tengah bersaing amat ketat dengan Liverpool untuk memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim ini.

Berikut lima fakta menarik yang melatarbelakangi pertarungan kedua tim dini hari nanti:

1. Man United kini tengah dalam performa merosot tajam. Sempat moncer di awal-awal rezim kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer, The Red Devils kini telah menelan enam kekalahan dari delapan pertandingan pamungkas mereka di semua ajang.

2. Man United telah kebobolan 48 gol di Liga Inggris musim ini! Rekor minor pun terukir, ini merupakan rekor kemasukan gol paling banyak Man United dalam satu musim sepanjang sejarah Premier League. Padahal, Man United masih memiliki empat partai sisa di Liga Inggris musim 2018/2019 ini.

3. Sementara di sisi lain, Man City kini tengah on fire, terlebih di liga domestik. Klub berjuluk The Citizens itu selalu menang dalam 10 laga terakhirnya di Liga Inggris 2018/2019. Man City tercatat sukses memenangi empat laga tandang terakhirnya, dengan mencetak delapan gol dan cuma kebobolan satu. Manchester Biru juga sukses meraih clean sheet dalam tujuh dari sembilan laga pamungkasnya di Liga Inggris musim ini.

4. Pada pertemuan pertama kedua tim di Liga Inggris musim ini, yakni pada pekan ke-12, Man United menyerah 1-3 di markas Man City, Etihad Stadium. Man United hanya bisa bikin gol lewat penalti Anthony Martial, sementara tim tuan rumah begitu superior dengan tiga gol disarangkan David Silva, Sergio Aguero dan Ilkay Gundogan melalui open play.

5. Saat kedua tim bertemu di Old Trafford pada Liga Inggris musim lalu, Man United juga keok dengan skor 1-2. Gol Man United dicetak oleh Marcus Rashford, sedangkan gol-gol City dibukukan David Silva dan Nicolas Otamendi.

Gelandang Barcelona Tak Mau Cepat Juara, Mengapa?

Suara.com – Gelandang bertahan Barcelona, Sergio Busquets, tidak ingin timnya cepat-cepat meraih trofi La Liga Spanyol 2018/2019 pada Kamis (25/4/2019) dini hari nanti WIB. Ia lebih ingin deklarasi juara Blaugrana ditunda hingga Minggu (28/4/2019) di Camp Nou.

Barcelona berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Deportivo Alaves pada pekan ke-34 La Liga Spanyol di Stadion Mendizorrotza, Rabu (24/4/2019). Dua gol kemenangan raksasa Catalan dicetak oleh Carles Alana dan Luis Suarez.

Kemenangan itu membuat Barcelona mengantongi 80 poin dari 34 pertandingan. Lionel Messi dan kolega unggul 12 poin dari Atletico Madrid yang menempel ketat di posisi kedua. Jadi, andai Atletico Madrid tumbang dari Valencia, Barcelona dipastikan keluar sebagai juara.

Namun, gelandang Barcelona, Sergio Busquets, berharap Atletico Madrid tak kalah dari Valencia. Sebab, ia lebih ingin merayakan gelar juara La Liga Spanyol musim ini ketika menjamu Levante di Camp Nou, Minggu (28/4/2019) dini hari WIB.

“Kami ingin meraih kemenangan di rumah dan mencetak sejarah. Kami ingin meraih gelar di depan puluhan ribu fans kami,” kata Busquets, dikutip dari Football Espana, Rabu (24/4/2019).

Kemenangan atas Levante akan Barcelona dipastikan meraih trofi La Liga Spanyol pada musim 2018/2019. Perolehan 83 poin tidak akan bisa dikejar oleh Antoine Griezmann dan kolega.

Itu akan menjadi trofi Liga Spanyol ke-26 Barcelona sepanjang sejarah. Koleksi tersebut membuat raksasa Catalan unggul tujuh trofi dari sang rival, Real Madrid.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Manchester United Relakan Pogba ke Real Madrid Musim Panas Ini

Suara.com – Rumor kepindahan bintang Manchester United, Paul Pogba ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2019 kian santer berhembus belakangan ini.

Kabar teranyar, seperti diklaim Daily Mail, Pogba memang sudah bulat untuk meninggalkan Man United di bursa transfer musim panas nanti.

Yang menarik, kubu Man United tak akan menghalang-halangi jika gelandang berusia 26 tahun itu memang ingin merapat ke Santiago Bernabeu, asalkan Real Madrid memberikan mahar tak kurang dari 130 juta euro.

Sebelumnya, Pogba sendiri sempat flirting dengan Real Madrid, sebagaimana pemain internasional Prancis itu menyebut jika El Real merupakan klub impian hampir setiap pesepakbola profesional.

Sementara itu, dalam beberapa kesempatan, pelatih Real Madrid yang juga kompatriot Pogba, Zinedine Zidane mengaku tertarik untuk mendatangkan sang gelandang ke Bernabeu.

Bahkan, kembali diklaim Daily Mail, Pogba sendiri sudah memberitahu rekan-rekan setimnya di Man United, bahwasanya ia akan meninggalkan tim yang bermarkas di Old Trafford itu pada musim panas ini menuju Real Madrid.

Pogba sendiri sejatinya masih terikat kontrak di Old Trafford hingga musim panas 2021 mendatang. Pemain jebolan akademi Man United itu dipercaya merupakan salah satu pemain dengan gaji tertinggi di skuat The Red Devils saat ini.

Bentuk Tim, BOPI Ikut Verifikasi Peserta Liga 1 2019

Suara.com – Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akan membentuk sebuah tim yang bertugas melakukan verifikasi klub-klub peserta Liga 1 2019.

Tim ini dibentuk atas dasar permohonan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk gelaran Liga 1 dan Liga 2 2019. Seperti diketahui, sebelumnya hanya PT LIB saja yang melakukan verifikasi terhadap klub peserta dan melaporkannya kepada BOPI.

Tim verifikasi akan bekerja secara marathon melakukan pengecekan terhadap klub Liga 1 dan Liga 2. Baik itu badan hukum, kondisi keuangan, syarat dan ketentuan pemain asing dan berbagai dokumen penting lainnya.

“Tim verifikasi dibentuk sebagai bentuk keseriusan BOPI mengawal profesionalisme penyelenggaraan olahraga termasuk sepak bola, liga sepak bola sangat dekat dengan rakyat dan bisa berdampak baik dengan pembangunan ekonomi negara,” kata Ketua BOPI Richard Sambera, Rabu (24/4/2018).

“Tim BOPI akan bekerja ketat mengecek beberapa dokumen penting sebagai syarat mutlak klub profesional. Mulai dari pajak, badan hukum, kontrak pemain asing, kondisi keuangan, kontrak pemain dan dokumen penting lainnya,” tambahnya.

“Selain berujung pada peningkatan prestasi, juga menyajikan entertainment kelas tinggi, menghibur, aman, nyaman, memberikan inspirasi dan enak ditonton sebagai hiburan keluarga,” pungkasnya.

Piala Indonesia: Borneo FC Tundukkan Persib 2-1 pada Leg I Perempatfinal

Suara.com – Borneo FC menang tipis 2-1 atasa tamunya, Persib pada laga leg pertama perempatfinal Piala Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (24/4/2019) sore WIB. Borneo FC melakoni comeback untuk meraih kemenangan ini.

Persib sejatinya unggul lebih dahulu via Ezechiel N’douassel pada menit 16. Namun, Borneo mampu menyamakan skor setelah Matias Conti bikin gol lima menit sebelum half-time.

Borneo pun akhirnya memastikan kemenangan secara dramatis, usai Asri Akbar mencetak gol kemenangan di injury time babak kedua.

Jalannya Pertandingan

Sejak laga dimulai, kedua tim tampil dengan tempo sedang dan cukup berhati-hati. Meski bertindak sebagai tim tamu, Persib sendiri sedikit lebih menguasai jalannya pertandingan di menit-menit awal.

Hingga memasuki menit 15, belum ada satu pun peluang emas yang tercipta. Namun, semua berubah semenit kemudian. N’douassel berhasil menjebol gawang Borneo yang dikawal kiper Nadeo Winata.

Berawal dari kerjasama apik Kim Jeffrey Kurniawan dan Ghozali Siregar, sebuah crossing dari sayap kiri diteruskan dengan tandukan N’douassel yang meluncur deras mengoyak gawang Borneo.

Setelah kebobolan, Borneo berusaha keluar dari tekanan dan mencoba membongkar pertahanan Persib. Tim tuan rumah pun akhirnya ampu menyamakan skor melalui sundulan Matias Conti, memanfaatkan umpan matang dari Terens Puhiri pada menit 40.

Memasuki babak kedua, Persib tetap memanfaatkan kedua sayap dalam membangun serangan. Kedua winger Persib rajin melepaskan umpan-umpan lambung ke kotak penalti yang mengarah ke N’douassel.

Masuknya Beckham Putra Nugraha di babak kedua memberikan opsi lain bagi Persib dalam menekan Borneo. Kelincahan pemain muda itu harus dihentikan pemain-pemain Borneo dengan pelanggaran.

Tidak banyak peluang yang diciptakan kedua tim di babak kedua ini. Pelanggaran justru kerap dilakukan kedua tim guna menghambat permainan lawan.

Saat pertandingan normal memasuki 10 menit tersisa, Borneo terus menekan Persib. Beberapa kali Borneo asuhan eks pelatih Persib, Roberto Carlos Sergio Gomez, mampu membuat kiper Persib Muhammad Natshir jatuh bangun.

Borneo akhirnya keluar sebagai pemenang leg pertama perempat final setelah Asri Akbar mencetak gol lewat tendangan bebas di menit 92.

Sempat terjadi protes dari pemain Persib usai Borneo mencetak gol. Karena protes keras itu juga kapten Supardi Nasir mendapat kartu kuning.

Dengan kemenangan 2-1 ini, Borneo minimal hanya perlu bermain imbang pada leg kedua yang akan dihelat di markas Persib, Stadion Si Jalak Harupat pada 29 April mendatang, untuk bisa lolos ke babak berikutnya.

Sementara Persib wajib memenangi pertandingan setidaknya dengan skor 1-0.

Susunan Pemain 

Borneo FC: Nadeo Argawinata; Diego Michiels, Jan lammers, Javlon Guseynov, Abdul Rachman; Finky Pasamba, Asri Akbar, Terens Puhiri, Ambrizal Umanailo; Renan Silva, Matis Conti.

Persib: M Natshir; Supardi, Indra Mustafa, Bojan Malisic, Ardi Idrus; Erwin Ramdani, Hariono, Kim Jeffrey Kurniawan; Febri Hariyadi, Ezechiel N’Douassel, Ghozali Siregar.

Usai Dipermalukan Everton, Ini Komentar Pogba Jelang Derby Manchester

Suara.com – Bintang Manchester United, Paul Pogba angkat bicara jelang partai akbar kontra Manchester City. Laga Derby Manchester yang merupakan laga tunda pekan ke-31 Liga Inggris 2018/2019 akan dihelat di markas Man United, Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Para pemain Man United, khususnya Pogba, menjadi sasaran kritik bertubi-bertubi usai dipermalukan tuan rumah Everton 0-4 dalam laga pekan ke-35 Liga Inggris akhir pekan lalu.

Dengan kekalahan telak tersebut, Man United pun tertahan di peringkat enam klasemen dengan raihan 64 poin dari 34 pertandingan, dengan selisih gol hanya +15. The Red Devils terpaut tiga poin dari Chelsea yang ada di posisi keempat, serta enam poin dari Tottenham Hotspur yang menempati peringkat ketiga.

Laga dini hari nanti pun amat masif untuk dimenangi Man United jika mereka masih ingin menjaga asa finis di empat besar. Sementara kemenangan pun jelas jadi harga mati buat Man City, yang kini tengah bersaing ketat dengan Liverpool untuk memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim ini.

Pogba sendiri mengakui jika timnya tampil memalukan ketika dibantai Everton dengan skor mencolok. 

“Lawan Everton? Di ruang ganti (usai laga), kami mendengar manajer (Ole Solskjaer) berbicara, staf berbicara dan mereka berbicara dengan jujur. Mereka mengatakan apa yang terjadi di laga itu dan penampilan itu bukan penampilan yang layak dihormati dari kami, memang demikian adanya,” buka Pogba dalam wawancara eksklusif dengan Sky Sports.

“Apa yang kami lakukan di lapangan tidak menunjukkan rasa hormat pada klub, pada fans, pada staf, pada publik, pada kitman, dan semua orang. Kami tidak bisa memberikan kebahagiaan kembali pada fans dan mereka semua, itulah mengapa kami marah pada diri kami sendiri,” terang gelandang berusia 26 tahun itu.

“Melawan Everton, kami terlihat seperti tim lain di lapangan dan tentunya ini tidak bagus. Hal ini tidak bagus bagi Manchester United yang memiliki sejarah dan juga untuk suporter,” kilahnya.

“Menelan kekalahan tentu berarti sangat buruk, terlebih ketika kami ada dalam perburuan zona empat besar,” imbuh gelandang andalan Timnas Prancis itu.

Pogba lantas berharap Man United bisa bangkit pada laga derby dini hari nanti dan memetik hasil positif.

“Segalanya berjalan ke arah yang salah, namun yang terpenting adalah mental yang kami miliki di lapangan yang harus diubah. Melawan Man City, saya berharap kami bisa bangkit. Kemenangan jadi target kami,” celoteh Pogba.

“Kami berdua berlomba untuk sesuatu, mereka untuk gelar dan kami untuk tempat ketiga atau keempat demi Liga Champions. Jadi ini akan menjadi laga yang sulit dan sangat penting,” ujarnya.

Anda hanya perlu mengalahkan mereka karena untuk menjadi yang terbaik, Anda harus mengalahkan yang terbaik, jadi saya menantikan pertandingan-pertandingan seperti ini,” tuntas mantan bintang Juventus itu.

Enggan Andalkan Rekor Spektakuler, Guardiola Fokus Hadapi Manchester United

Suara.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tak mau mengandalkan rekor masa lalu ketika melawan Manchester United. Ia merasa, pada laga kali ini, semua bisa saja berbeda dari sebelumnya.

Manchester City akan menghadapi Manchester United pada pekan ke-34 Liga Primer Inggris 2018/2019 di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Jika bicara rekor pertemuan terbaru, para pendukung The Citizens bisa bernafas lega.

Sebab, sejak Manchester City ditangani oleh Pep Guardiola pada 2016, Sergio Aguero cs tak pernah tumbang di Old Trafford dalam pentas Liga Primer Inggris. Dari lima pertemuan terakhir, The Citizens berhasil meraih tiga kemenangan, sekali kalah, dan sekali imbang.

Meski demikian, Pep Guardiola enggan mengandalkan cacatan manis pada pertemuan sebelumnya. Ia merasa Setan Merah tidak akan sama seperti sebelumnya. Apalagi, Paul Pogba cs tengah berjuang untuk bisa finis di posisi empat besar.

Pemain Manchester City merayakan gol ke gawang Everton (AFP)Pemain Manchester City merayakan gol ke gawang Everton (AFP)

“Saya menduga United menampilkan yang terbaik besok, saya yakin. Para pemain memiliki kebanggaan untuk melakukan yang terbaik dan besok itu akan terjadi. Saya tidak membuat teori tentang apa yang terjadi di masa lalu (rekor bagus di Old Trafford) dan apa yang terjadi besok. Setiap pertandingan berbeda dengan yang sebelumnya,” kata Guardiola di laman resmi Man City, Rabu (24/4/2019).

Manchester City sendiri tengah dalam optimisme yang tinggi usai mengalahkan Tottenham dengan skor tipis 1-0 pada laga sebelumnya. Sementara mental Manchester United sedikit dipertanyakan usai dibantai 4-0 oleh Everton.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Ini Kriteria Pemain Pilihan Fakhri Husaini di Timnas Indonesia U-19

Suara.com – Pelatih timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini telah memulai seleksi pemain untuk memperkuat skuat asuhannya sejak Senin (22/4/2019) lalu. Seleksi tersebut dilakukan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Fakhri mengatakan pada seleksi ini, ia mencari pemain-pemain terbaik. Untuk kriteria pemain, sang juru racik itu menyebutkan tidak jauh berbeda dengan timnas Indonesia U-16.

“Kriterianya nggak berbeda dengan yang saya sampaikan saat cari pemain untuk timnas U-16. Mereka harus hebat, kuat, tangguh di empat aspek yaitu fisik, teknik, taktik dan mental. Nggak ada yang lain,” kata Fakhri Husaini usai memimpin latihan, Rabu (24/4/2019).

“Saya nggak lihat mereka klubnya atau daerahnya dari mana. Kemudian warna kulitnya apa, saya gak lihat. Kalau mereka terpilih itu karena mereka memang baik di empat aspek. Jadi semua anak punya kesempatan yang sama untuk bisa lolos,” ia menambahkan.

Saat ini ada 43 pemain yang mengikuti seleksi tahap pertama untuk memperkuat timnas Indonesia U-19. Fakhri mengaku pemain-pemain yang saat ini bukanlah pilihannya.

Pemain-pemain yang ada merupakan jebolan dari kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-19 musim lalu. Meski begitu, Fakhri mengaku sudah mengetahui kemampuan beberapa pemain.

“Saya harus menghormati hasil dari talent scouting yang dilakukan PSSI terhadap pemain-pemain potensial yang tampil di Liga 1 U-19. Jadi ini semua murni nama-nama pilihan dari PSSI meskipun dari daftar tersebut sudah ada beberapa pemain yang sudah saya tahu,” jelasnya.

“Tapi saya tetap menghormati. Ini bentuk tanggung jawab kita semua terhadap liga yang kita putar,” pungkas Fakhri.

Timnas Indonesia besutan Fakhiri Husaini ini nantinya akan berlaga pada Piala AFF U-18 pada 5-18 Agustus di Vietnam. Selain itu, Fakhri juga mempersiapkan tim untuk kualifikasi Piala Asia U-19 2020, September/Oktober mendatang.

Preview Derby Manchester: Tiga Poin Krusial di Old Trafford

Suara.com – Derby Manchester akan tersaji di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Manchester United akan menjamu rival sekota, Manchester City.

Memiliki target finis di posisi empat besar di akhir musim ini, United yang saat ini tertahan di posisi enam klasemen sementara Liga Inggris wajib mengamankan tiga poin. Namun, mengingat performa City yang tidak terkalahkan di 10 pertandingan terakhirnya di Liga Premier Inggris, mengamankan tiga poin di Old Trafford pastinya tidak akan semudah membalikkan telapak tangan.

Apalagi United saat ini tengah diterjang badai. Sejak meneken kontrak sebagai manajer pada 28 Maret kemarin, Ole Gunnar Solskjaer seakan kehilangan sentuhan.

Berstatus resmi sebagai juru taktik Setan Merah, Solskjaer justru menelan empat kekalahan di kancah domestik dan Eropa. Teranyar akhir pekan kemarin di mana United dibantai Everton dengan empat gol tanpa balas di Goodison Park.

Pemain Manchester City Sergio Aguero (kiri) berebut bola dengan pemain Manchester United John Stones dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]Pemain Manchester City Sergio Aguero (kiri) berebut bola dengan pemain Manchester United John Stones dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]

Kegagalan meraih poin dalam beberapa pertandingan tak ayal membuat posisi Solskjaer kian tertekan untuk memenuhi target finis di zona Liga Champions. Mengantongi 64 poin dan menyisakan empat pertandingan, United kini tertinggal dari tiga pesaingnya dalam perebutan dua tiket Liga Champions tersisa (posisi 3 dan 4).

Tottenham Hotspur masih bertahan di posisi tiga dengan 70 poin. Diikuti Chelsea di tempat keempat dengan 67 poin dan Arsenal di tempat kelima dengan 66 poin.

Formasi 4-3-3 kemungkinan besar akan diterapkan Solskjaer dalam laga ini. Selain dituntut mengakhiri tren negatif, Solskjaer pastinya belajar dari kegagalan United di pertemuan pertamanya dengan City musim ini di Etihad Stadium pada 11 November 2018.

Sebagaimana diketahui, dalam laga tersebut MU yang saat ini masih dipimpin Jose Mourinho dibantai 3-1. Dalam pertandingan tersebut United yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat lewat umpan-umpan panjang tak mampu menahan gempuran The Citizens.

Pemain Manchester City Ilkay Gundogan menjebol gawang Manchester United dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]Pemain Manchester City Ilkay Gundogan menjebol gawang Manchester United dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]

Dengan kata lain, bermain ‘parkir bus’ tidak akan menguntungkan United dalam menghadapi permainan atraktif City yang diterapkan Josep Guardiola. Pilihan terbaik buat Solskjaer adalah bermain menyerang tanpa rasa ragu dan takut, namun dengan penuh disiplin. Khususnya saat melakukan transisi dari menyerang ke bertahan.

Seperti halnya United, tiga poin dalam laga ini juga sangat krusial bagi Manchester City yang kini tengah berjuang mempertahankan mahkota Liga Premier Inggris.

Tertinggal dua poin dari Liverpool, City saat ini menempati posisi dua klasemen dengan 86 poin. Dengan empat laga tersisa, memetik poin penuh di Old Trafford menjadi harga mati bagi tim besutan Josep Guardiola.

Manajer Manchester City Josep Guardiola berbicara dalam jumpa pers jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium [AFP]Manajer Manchester City Josep Guardiola berbicara dalam jumpa pers jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium [AFP]

Bagi Guardiola, seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya, formasi 4-3-3 tetap menjadi pilihan untuk laga di Old Trafford. David Silva, Fernandinho dan Bernardo Silva tetap menjadi andalan di lini tengah untuk mengatur tempo dan memanjakan trio Leroy Sane, Sergio Aguero dan Raheem Sterling di lini terdepan.

Sementara di lini belakang Mendy, Laporte, Stones dan Walker diharuskan bisa bergerak cepat untuk menutup ruang gerak para pemain United. Khususnya Marcus Rashford yang memiliki kecepatan di atas rata-rata.

Perkiraan susunan pemain:

Manchester United (4-3-3): De Gea; Young, Smalling, Lindelof, Shaw; Herrera, Matic, Pogba; Lingard, Sanchez, Rashford.
Manajer: Ole Gunnar Solskjaer.

Manchester City (4-3-3): Ederson; Mendy, Laporte, Stones, Walker; David Silva, Fernandinho, Bernardo Silva; Sane, Aguero, Sterling.
Manajer: Josep Guardiola.

Statistik

Lima pertemuan terakhir MU dan City di kancah domestik

11-11-2018 City 3-1 United (EPL)
07-04-2018 City 2-3 United (EPL)
10-12-2017 United 1-2 City (EPL)
28-04-2017 City 0-0 United (EPL)
27-10-2016 United 1-0 City (Piala Liga)

Lima pertandingan terakhir United

03-04-2019 Wolverhampton 2-1 United (EPL)
11-04-2019 United 0-1 Barcelona (UCL)
13-04-2019 United 2-1 West Ham (EPL)
17-04-2019 Barcelona 3-0 United (UCL)
21-04-2019 Everton 4-0 United (EPL)

Lima pertandingan terakhir City

06-04-2019 City 1-0 Brighton (FA Cup)
10-04-2019 Tottenham 1-0 City (UCL)
14-04-2019 Palace 1-3 City (EPL)
18-04-2019 City 4-3 Tottenham (UCL)
20-04-2019 City 1-0 Tottenham (EPL)

Guardiola Sebut Pemain Man United akan Abaikan Keinginan Fans

Suara.com – Manajer Manchester City Pep Guardiola tahu bahwa Manchester United akan berusaha keras untuk mengalahkan skuatnya. Bahkan Guardiola pun meyakini para pemain MU akan mengabaikan keinginan fansnya saat menghadapi City.

Para fans Manchester United menghadapi dilema menjelang derby Manchester di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Pasalnya, laga ini akan sangat menentukan dalam perebutan gelar juara Premier League musim 2018/19.

Jika MU mampu mengalahkan City maka secara otomatis mereka membuka jalan bagi musuh besar mereka, Liverpool untuk bisa meraih gelar juara Premier League. Sebaliknya, jika City menang maka rival sekota mereka yang berpeluang besar juara.

Tidak heran, jika banyak fans MU lebih menginginkan Liverpool gagal meraih gelar juara Liga Inggris. Namun demikian, Guardiola pun sadar bahwa para pemain MU mungkin akan mengabaikan keinginan fansnya.

Manajer Manchester City Josep Guardiola (tengah) merangkul pemainnya Gabriel Jesus (kiri) dan Sergio Aguero setelah mengalahkan Swansea City di Piala FA. Oli SCARFF / AFPManajer Manchester City Josep Guardiola (tengah) merangkul pemainnya Gabriel Jesus (kiri) dan Sergio Aguero setelah mengalahkan Swansea City di Piala FA. Oli SCARFF / AFP

Ia tahu para pemain MU ingin menang untuk harga diri dan tentu saja mencoba finis di posisi empat besar guna meraih tiket ke Liga Champions musim depan.

“Saya mengerti para suporter,” kata Guardiola seperti dilansir Sky Sport. “Ketika saya memikirkan Barcelona-Madrid, atau persaingan besar, itu normal.”

“Para suporter dapat mengekspresikan dan menunjukkan apa pun yang mereka inginkan, tetapi kenyataannya adalah para pemain. Para fans tidak bermain, (mereka) membantu, tetapi tidak bermain.”

“Para pemain, ketika mereka ingin menang, dan mereka ingin melakukan kinerja yang baik. Tentu saja akan ada reaksi. Mereka adalah manusia, mereka profesional, mereka ingin bangga,” ujar Guardiola.

“Saya hanya tiga musim di sini, saya tidak lama dalam sejarah untuk Man City, tapi saya pikir sepanjang waktu mereka pergi ke Old Trafford itu tidak pernah mudah, jadi nanti tidak akan menjadi pengecualian.”

“Mereka bermain untuk sesuatu. Mereka tidak bermain hanya untuk sejarah, mereka bermain untuk finis di empat besar,” pungkas Guardiola.

Jadwal Kick Off Liga 1 2019 Mundur

Suara.com – Perwakilan klub Liga 1 2019 menggelar pertemuan dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sebagai tindak lanjut gelaran Liga 1 musim ini. Dari pertemuan tersebut kick off Liga 1 2019 mengalami perubahan jadwal.

Semula, PT LIB dan PSSI memutuskan kick off Liga 1 2019 berlangsung pada 8 Mei mendatang. Di mana Persija Jakarta sebagai juara musim lalu akan membuka pertandingan menghadapi Semen Padang.

“Tanggal 8, dan 15 Mei itu masih dalam opsi, dan tetap dalam pembicaraan kami. Perubahan itu kami lihat dalam satu sampai dua hari ini,” kata Direktur Utama PT LIB, Dirk Soplanit di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Sementara itu, Direktur Media dan Hubungan Publik PT LIB, Hanif Marjuni membenarkan kick off Liga 1 mengalami perubahan jadwal. Hanif menyebutkan kick off Liga 1 akan berlangsung pada 15 Mei 2019.

Perubahan jadwal tersebut disebutkan Hanif merupakan keinginan sponsor. Selain itu, di beberapa daerah belum bisa menggelar pertandingan pada jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“Iya mundur menjadi tanggal 15 Mei karena permintaan sponsor. Selain itu ada beberapa daerah yang belum bisa menggelar pertandingan karena situasi politik, seperti di Jawa Timur,” ujar Hanif.

Sandi Sute Ingin Persija Maksimalkan Dua Laga Sisa di Piala AFC 2019

Suara.com – Gelandang Persija Jakarta, Sandi Sute mengaku ingin memaksimalkan dua laga sisa Grup G Piala AFC 2019. Persija masih akan menghadapi Becamex Binh Duong dan Shan United.

Hal itu harus dilakukan setelah Macan Kemayoran –julukan Persija– dikalahkan oleh Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 dengan skor 2-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (23/4/2019).

Tentunya, jika berhasil memenangi pertandingan di dua laga sisi, peluang Persija lolos ke babak semifinal zona Asia Tenggara sebagai runner up terbaik masih terbuka. Apalagi, Pasukan Ibu Kota akan menang head to head atas Becamex Binh Duong.

Sandi ingin Persija memanfaatkan dua laga tersebut sebaik mungkin. Ia berjanji bersama rekan-rekannya memberikan yang terbaik untuk Persija.

Pemain Persija Jakarta Sandi Darma Sute (dok. Media Persija).Pemain Persija Jakarta Sandi Darma Sute (dok. Media Persija).

“Ini bisa menjadikan kami runner up terbaik dan saya lihat masih ada kesempatan ke depannya. Oleh karena itu dua laga tersebut harus bisa dimaksimalkan dengan baik oleh tim,” kata Sandi Sute.

Saat ini, Persija masih berada di posisi tiga klasemen dengan perolehan tiga poin. Hasil itu didapat dari satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.

Sementara posisi puncak dihuni oleh Ceres Negros dengan poin 12. Disusul oleh Becamex Binh Duong dengan poin tujuh. Sementara posisi juru kunci di tempati oleh Shan United yang belum mendapatkan poin.

Jelang Derby Manchester, Guardiola Meradang Dituding Ini oleh Solskjaer

Suara.com – Jelang derby Manchester antara Manchester United vs Manchester City semakin memanas. Manajer Pep Guardiola geram karena skuatnya dituduh melakukan cara yang licik menghentikan serangan lawan oleh manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer.

Laga panas akan terjadi di pekan ke-35 Liga Primer Inggris 2018/2019, dimana MU akan menjamu Manchester City di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Namun suasana sudah memanas setelah Solskjaer melontarkan tuduhan pedas.

Ia menuduh City punya cara licik dalam menghentikan serangan lawan, yakni dengan melakukan pelanggaran-pelanggaran kecil di tengah lapangan. Hal itu dilakukan agar pemainnya memiliki waktu untuk kembali ke posisinya masing-masing setelah serangan.

Namun, Pep Guardiola meradang dan membantah keras tudingan tersebut. Bahkan manajer asal Spanyol ini menganggap Ole Gunnar Solskjaer hanya ingin mempengaruhi wasit Andre Marriner yang bertugas nanti.

Ekspresi kekecewaan manajer Manchester City, Pep Guardiola pada laga leg kedua perempatfinal Liga Champions 2018/2019 kontra Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Kamis (18/4/2019) dini hari WIB/ [Anthony Devlin / AFP]Ekspresi kekecewaan manajer Manchester City, Pep Guardiola pada laga leg kedua perempatfinal Liga Champions 2018/2019 kontra Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Kamis (18/4/2019) dini hari WIB/ [Anthony Devlin / AFP]

“Saya tak menyukainya. Tim kami tak dibangun dan diciptakan untuk itu (melakukan pelanggaran-pelanggaran). Bukan sama sekali,” kata Guardiola, dikutip Sky Sports.

“Tentu saja ada kontak, ada pelanggaran-pelanggaran. Itulah sebabnya ada wasit, untuk memberikan kartu kuning atau merah, atau apapun yang mereka putuskan. Tapi tak pernah, tak pernah, dan tak pernah saya menyiapkan sebuah laga untuk melakukan itu. Saya hanya ingin melakukan permainan kami,” jelasnya.

Namun demikian, tudingan Ole Gunnars Solksjaer di sisi lainnya tidak sesuai dengan catatan statistik.

Menurut Sky Sports, Manchester City selama ini hanya melakukan 172 pelanggaran dengan 38 kali menerima kartu kuning. Sementara Manchester United justru sudah 201 kali melakukan pelanggaran dan menerima 64 kartu kuning.

Kalah dari Ceres Negros, Bagi Riko Simanjuntak Bukan Akhir dari Segalanya

Suara.com – Winger Persija Jakarta, Riko Simanjuntak menyebutkan kekalahan 2-3 dari Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa (23/4/2019) bukan akhir dari segalanya. Riko menilai masih ada peluang lolos meski tipis.

Persija bisa lolos dengan mengincar posisi runner up terbaik. Namun dengan syarat, Macan Kemayoran –julukan Persija– memenangi dua laga yang tersisa.

Akan tetapi, itu semua masih bergantung dengan hasil dari grup zona Asia Tenggara lainnya. Pasalnya, dari tiga grup zona ASEAN hanya satu yang lolos ke babak selanjutnya sebagai runner up terbaik.

Riko menilai apapun bisa terjadi di dalam sepak bola. Oleh karena itu, ia akan berjuang di setiap pertandingan yang dilalui.

“Ini bukan akhir dari segalanya, dalam sepak bola semua masih bisa terjadi. Oleh karena itu kami harus bisa berjuang secara maksimal pada dua laga terakhir. Sehingga kami bisa mencapai target untuk bisa meraih kemenangan,” kata Riko.

Terkait dengan kekalahan timnya dari Ceres Negros, mantan pemain Semen Padang ini mengaku Macan Kemayoran kalah mental. Sehingga pada menit-menit akhir pemain kehilangan konsentrasi dan harus menelan kekalahan.

“Ya, memang kami tahu, kami harus akui keunggulan mereka. Kami akui mental mereka dan akui permainan mereka. Tapi inilah sepak bola apapun bisa terjadi. Inilah bagian dari pertandingan, hanya dalam satu menit kami bisa kalah,” tambah Riko.

“Dan ini yang terjadi untuk kami dan semua itu harus kami terima dan harus dijadikan sebagai pelajaran yang berharga untuk tim kedepannya dan berharap Persija bisa lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

Merasa Bersalah, Bruno Matos: Saya Tak Pantas Bermain di Persija

Suara.com – Gelandang Persija Jakarta, Bruno Matos merasa bersalah atas kekalahan timnya dari Ceres Negros pada matchday keempat Piala AFC 2019 dengan skor 2-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019). Kekecewaan pemain asal Brasil tersebut dituangkan di akun Instagram miliknya.

Yang menjadi kekecewaan Bruno yakni lantaran tidak berhasil mencetak gol setelah diberikan hadiah penalti pada menit 21. Ini kegagalan kedua Matos mencetak gol dari penalti setelah sebelumnya dilakukannya saat ajang Piala Presiden 2019 melawan Kalteng Putra.

Meski berhasil mencetak gol pada menit 57, sang pemain tetap merasa bersalah. Hal ini dikarenakan tidak bisa membantu Persija memenangi pertandingan dan membuat peluang lolos ke fase selanjutnya sangatlah kecil.

Pada unggahannya tersebut, Matos mengaku pantas disalahkan atas kekalahan tim ini. Bahkan, ia menyebutkan tidak layak pantas di Persija.

“Saya harus disalahkan atas kekalahan tim. Satu-satunya yang bisa disalahkan atas kekalahan itu adalah Bruno Oliveira De Matos,” tulis Matos di akun Instagramnya (brunomatosbahia10).

Selebrasi gelandang serang Persija Jakarta, Bruno Matos, usai menjebol gawang Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2019). [Dok. Media Persija]Selebrasi gelandang serang Persija Jakarta, Bruno Matos, usai menjebol gawang Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2019). [Dok. Media Persija]

“Jakmania (suporter Persija), kalian pantas mendapatkan yang terbaik. Kalian fantastis. Setiap fans layak mendapatkan gelar juara,” tambahnya.

“Saya tidak pantas bermain di Persija. Kalian layak mendapatkan pemain yang lebih baik dari saya. Saya minta maaf kepada rekan-rekan satu tim. Kalian kalah karena saya. Saya harus disalahkan atas kekalahan Persija,” jelasnya.

Shane Long Pemegang Rekor Pencetak Gol Tercepat Premier League

Suara.com – Shane Long mencatat rekor baru dalam sejarah Premier League. Striker Southampton ini sekarang menjadi pemegang rekor sebagai pencetak gol tercepat di kompetisi Liga Inggris.

Long mencetak gol hanya dalam waktu tujuh detik saat membuat Southampton memimpin 1-0 atas Watford di Vicarage Road, Rabu (24/4/2019) dinihari WIB. Setelah memotong umpan Craig Cathcart, Shane Long mencungkil bola melewati kiper Ben Foster.

Pertandingan tersebut akhirnya berakhir imbang 1-1. Namun Long mampu mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tercepat di Premier League melewati rekor sebelumnya yang dibuat Ledley King pada 2000 dengan waktu 10 detik.

“Manajer mengatakan untuk memulai pertandingan dengan cepat dan menekan mereka. Ini catatan yang bagus untuk dimiliki,” ungkap Shane Long usai pertandingan seperti dilansir Scoresway.

Alan Shearer di posisi ketiga setelah mencetak gol dalam waktu 10,52 detik pada 2002/2003. Sementara posisi keempat Christian Eriksen setelah mencetak gol dalam waktu 10,54 detik pada 2017/2018.

Sementara manajer Ralph Hasenhuttl memuji pencapaian yang dilakukan strikernya tersebut. Ia juga yakin bahwa rekor tersebut akan bertahan lama dan akan sulit dipatahkan.

“Saya pikir mereka mendengarkan dengan sangat baik, terutama Shane Long. Dia sangat cepat dan sangat cepat menyerang. Setelah bola mendapat itu adalah satu hal tetapi untuk mencetak gol juga adalah hal lain,” pujinya.

“Tidak mudah [untuk mematahkan rekor ini]. Satu-satunya kesempatan adalah menembak dari garis tengah. Itulah satu-satunya kesempatan untuk mengalahkan rekor ini karena saya pikir lebih cepat tidak mungkin,” kata Hasenhuttl.

Berikut 5 Fakta Menarik Usai Tottenham Hotspur Tekuk Brighton

Suara.com – Tottenham Hotspur mampu bangkit dari kekalahan di akhir pekan dengan mengalahkan Brighton & Hove Albion. Berikut fakta- fakta menarik usai kemenangan Tottenham atas Brighton & Hove Albion di lanjutan Liga Inggris.

Menjamu Brighton di Tottenham Stadium, Rabu (24/4/2019) dinihari WIB, Spurs sempat mendapatkan kesulitan. Gol kemenangan Tottenham akhirnya tercipta di menit ke-88 lewat gol Christian Eriksen.

Dengan kemenangan ini Tottenham mantap berada di posisi ketiga dengan 70 poin dari 35 laga. Sementara Brighton gagal menjauh dari zona degradasi dengan 34 poin di posisi ke-17 dari 34 pertandingannya.

Namun ini bukanlah laga yang mudah bagi Spurs. Tottenham melepaskan 21 tembakan dari luar kotak dan ini menjadi usaha yang paling banyak oleh tim dalam pertandingan Liga Premier sejak Liverpool saat melawan Chelsea pada April 2014.

Berikut 5 fakta menarik usai Tottenham mengalahkan Brighton & Hove Albion 1-0.

1. Tottenham Hotspur telah memenangkan empat pertandingannya di kandang mereka di semua kompetisi sejak pindah ke stadion baru ini, dengan mencetak delapan gol dan tidak kebobolan.

2. Brighton gagal mencetak gol dalam tujuh pertandingan berturut-turut di semua kompetisi untuk pertama kalinya.

3. Brighton menghadapi 29 tembakan dalam pertandingan, paling banyak yang pernah mereka hadapi dalam pertandingan Liga Premier.

4. Brighton kalah dari semua 11 pertandingan tandang mereka di Liga Premier menghadapi lawan ‘tim enam besar’. Mereka kebobolan 23 gol dan hanya mencetak dua gol.

5. Sejak melakukan debutnya di Liga Premier pada September 2013, Eriksen telah mencetak 21 gol dari luar kotak di kompetisi, lebih banyak dari pemain lain.

Barcelona Dekati Gelar Juara La Liga , Valverde: Kita Lihat Saja Nanti

Suara.com – Barcelona sudah mendekati gelar juara Liga Spanyol setelah mengalahkan Deportivo Alaves. Namun pelatih Ernesto Valverde mengatakan dia tidak akan memilih dimana dan kapan Barcelona dipastikan akan menjuarai La Liga.

Barcelona berhasil memetik kemenangan 2-0 atas tuan rumah Alaves. Dua gol kemenangan Barca pada pertandingan tersebut dicetak oleh Carles Alena dan Luis Suarez dari titik penalti di babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Barcelona mengumpulkan 80 poin dari 34 pertandingan dan unggul 12 poin dari rival terdekatnya, Atletico Madrid. Jika Atletico kalah saat menghadapi Valencia nanti malam, maka Barca dapat memastikan gelar juara.

Namun jika Atletico menang maka Barcelona dapat memastikan gelar kedelapan mereka dalam 11 musim terakhir di kandang melawan Levante pada Sabtu ini.

Striker Barcelona Luis Suarez (kanan) merayakan golnya ke gawang Alaves dari titik penalti di Mendizorroza stadium. ANDER GILLENEA / AFPStriker Barcelona Luis Suarez (kanan) merayakan golnya ke gawang Alaves dari titik penalti di Mendizorroza stadium. ANDER GILLENEA / AFP

Meski sudah menatap gelar, pelatih Ernesto Valverde tidak akan memilih dimana mereka merayakan pesta juara. Baginya yang terpenting adalah tiga poin guna menyegel gelar juara Liga Spanyol.

Valverde juga tahu bahwa Atletico tidak akan begitu saja menyerah menghadapi setiap lawannya. “Atletico adalah rival yang setiap hari mereka terus menunjukkan bagaiman mereka melakukannya.”

“Kita lihat saja nanti. Saya tidak melihat Atletico santai. Kami telah memperhitungkannya bahwa kami akan membutuhkan tiga poin,” lanjut pelatih Barca ini.

“Apa yang kami inginkan adalah menang karena memenangkan LaLiga itu sulit dan kami akan melihat kapan itu bisa. Itu membuat kami hampir mendapatkannya, tiga poin dengan empat pertandingan lagi.”

“Apa pun yang terjadi, terjadilah. Jika, ketika kita memulai musim, mereka bertanya kepada saya, pelatih mana pun akan menjawab kapan saja,” pungkas Valverde. (Scoresway)

Hasil dan Klasemen Liga Inggris Pekan 35, Tottenham Nyaman di Posisi Ketiga

Suara.com – Tottenham Hotspur semakin nyaman di posisi tiga besar setelah mengalahkan Brighton & Hove Albion. Berikut hasil pertandingan Liga Inggris dan klasemen Liga Inggris di pekan ke-35, Rabu (24/4/2019) dini hari WIB.

Pada laga di Tottenham Stadium, Rabu (24/4/2019) dinihari WIB, Spurs sempat kesulitan menghadapi Brighton. Christian Eriksen akhirnya menjadi bintang kemenangan Spurs setelah menjebol gawang Brighton & Hove Albion di menit ke-88.

Dengan kemenangan ini Tottenham mantap berada di posisi ketiga dengan 70 poin dari 35 laga. Sementara Brighton gagal menjauh dari zona degradasi dengan 34 poin di posisi ke-17 dari 34 pertandingannya.

Sementara di pertandingan lainnya, Watford dan Southampton berbagi poin setelah bermain imbang 1-1. Hasil tersebut membuat Watford berada di posisi ketujuh dan Southampton di posisi ketiga klasemen Liga Inggris.

Hasil Liga Inggris

Pertandingan Rabu (24/4/2019) dini hari WIB :

Tottenham Hotspur 1
Brighton & Hove Albion 0

Watford 1
Southampton 1

Jadwal Pertandingan Kamis (25/4/2019) WIB :

01:45 Wolverhampton Wanderers vs Arsenal
02:00 Manchester United vs Manchester City

Klasemen Liga Inggris :

1 Liverpool 35 27 7 1 79 20 59 88
2 Manchester City 34 28 2 4 87 22 65 86
3 Tottenham Hotspur 35 23 1 11 65 35 30 70
4 Chelsea 35 20 7 8 59 38 21 67
5 Arsenal 34 20 6 8 68 43 25 66
6 Manchester United 34 19 7 8 63 48 15 64
7 Watford 35 14 8 13 50 50 0 50
8 Everton 35 14 7 14 50 44 6 49
9 Leicester City 35 14 6 15 48 47 1 48
10 Wolverhampton Wanderers 34 13 9 12 41 42 -1 48
11 West Ham United 35 12 7 16 44 54 -10 43
12 Crystal Palace 35 12 6 17 43 48 -5 42
13 Newcastle United 35 11 8 16 35 44 -9 41
14 AFC Bournemouth 35 12 5 18 49 62 -13 41
15 Burnley 35 11 7 17 44 62 -18 40
16 Southampton 35 9 10 16 41 58 -17 37
17 Brighton & Hove Albion 35 9 7 19 32 54 -22 34
18 Cardiff City 35 9 4 22 30 65 -35 31
19 Fulham 35 6 5 24 33 76 -43 23
20 Huddersfield Town 35 3 5 27 20 69 -49 14

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Spanyol Pekan 34, Barca Dekati Gelar Juara

Suara.com – Barcelona semakin dekati gelar juara Liga Spanyol setelah mengalahkan Deportivo Alaves. Berikut hasil Liga Spanyol dan klasemen Liga Spanyol di pekan ke-34 pada Rabu (24/4/2019) dini hari WIB.

Bertandang ke Stadion Mendizorroza, Barcelona membawa pulang tiga poin setelah menang 2-0 atas Alaves. Dua gol kemenangan Barca pada pertandingan tersebut dicetak oleh Carles Alena dan Luis Suarez dari titik penalti di babak kedua.

Dengan kemenangan tersebut, Barcelona mengumpulkan 80 poin dari 34 pertandingan. Lionel Messi dan kawan – kawan kini unggul 12 poin dari rival terdekatnya, Atletico Madrid.

Itu artinya, Barcelona akan mengunci gelar juara Liga Spanyol jika Atletico kalah saat menghadapi Valencia nanti malam. Namun jika Atletico menang maka Barca masih bisa merayakan juara jika menang atas Levante di Camp Nou akhir pekan ini.

Berikut hasil Liga Spanyol pekan ke-34 :

SD Huesca 2
Eibar 0

Real Valladolid 1
Girona 0

Deportivo Alaves 0
Barcelona 2

Jadwal Pertandingan Kamis (25/4/2019) WIB :

00:30 Atletico Madrid vs Valencia

01:30 Leganes vs Athletic Bilbao

01:30 RCD Espanyol vs Celta Vigo

02:30 Levante vs Real Betis

Jadwal Pertandingan Jumat (26/4/2019) WIB :

00:30 Sevilla vs Rayo Vallecano

01:30 Real Sociedad vs Villarreal

02:30 Getafe vs Real Madrid

Klasemen Liga Spanyol :

1 Barcelona 34 24 8 2 85 32 53 80
2 Atletico Madrid 33 20 8 5 48 21 27 68
3 Real Madrid 33 20 4 9 59 38 21 64
4 Getafe 33 14 12 7 43 29 14 54
5 Valencia 33 12 16 5 38 28 10 52
6 Sevilla 33 15 7 11 54 42 12 52
7 Athletic Bilbao 33 11 13 9 36 40 -4 46
8 Deportivo Alaves 34 12 10 12 35 44 -9 46
9 Real Betis 33 12 7 14 39 45 -6 43
10 RCD Espanyol 33 11 9 13 39 48 -9 42
11 Real Sociedad 33 10 11 12 39 41 -2 41
12 Leganes 33 10 11 12 33 38 -5 41
13 Eibar 34 9 13 12 42 47 -5 40
14 Villarreal 33 8 12 13 42 46 -4 36
15 Real Valladolid 34 8 11 15 29 47 -18 35
16 Celta Vigo 33 9 8 16 47 56 -9 35
17 Girona 34 8 10 16 34 47 -13 34
18 Levante 33 8 10 15 47 61 -14 34
19 SD Huesca 34 6 11 17 37 55 -18 29
20 Rayo Vallecano 33 7 7 19 36 57 -21 28

Tundukkan Alaves 0-2, Barcelona Kian Dekat dengan Gelar Juara

Suara.com – Barcelona sukses memetik kemenangan 2-0 kala bertandang ke markas Deportivo Alaves dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2018-2019, Rabu (24/4/2019) dini hari WIB.

Di babak pertama, Alaves mampu menahan gempuran anak-anak Barca. Namun akibat sejumlah kesalahan, gawang Alaves akhirnya bobol juga dua kali dijebol Barcelona. Dengan kemenangan ini, Barcelona pun kian dekat dengan gelar juara.

Jalannya pertandingan:

Seperti biasanya, Barcelona langsung mengambil inisiatif penguasaan bola dan mengurung pertahanan Alaves. Menit keenam, skuad asuhan Ernesto Valverde itu langsung menebar ancaman. Luis Suarez melepaskan tembakan ke arah gawang setelah mendapat umpan dari Philippe Coutinho, namun berhasil ditepis Fernando Pacheco. Bola muntah kemudian disambar Coutinho. Sayang, bola lagi-lagi berhasil diblok Rodrigo Ely.

Di babak pertama, Alaves tampil disiplin. Meski tak memperoleh banyak peluang, namun para penggawa Alaves mampu menahan gempuran para pemain Barca.

Pada menit ke-23 Barca kembali memperoleh peluang emas. Coutinho melakukan percobaan dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti karena beberapa kali kesulitan menembus pertahanan Alaves. Akan tetapi, upaya tersebut masih gagal membuahkan gol karena bola bisa dibendung Pacheco.

Begitu pun yang terjadi di menit ke-29 kala Suarez melesatkan tembakan yang diarahkan ke pojok bawah gawang Alaves. Bola masih juga bisa ditepis Pacheco Hingga akhir babak pertama skor imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Barcelona langsung menyerang. Tak banyak memiliki peluang, skuad Alaves sempat mencuri kesempatan pada pada menit ke-51. Ruben Duarte melepaskan tembakan melengkung menuju gawang Barca. Akan tetapi, Ter Stegen masih bisa menghalaunya.

Kebuntuan baru terpecah di menit ke-54 kala Carles Alena mencatatkan namanya di papan skor. Setelah mendapat umpan dari Sergi Roberto, Alena mendapat celah untuk melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Pacheco yang mencoba membendung tembakan tersebut gagal menghentikan laju bola. Barca akhirnya unggul 1-0.

Tiga menit berselan Barca sebenarnya mampu menggetarkan jala gawang Alaves lagi. Gerard Pique melesatkan tembakan dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan tendangan bebas. Sayangnya, gol tersebut dianulir oleh wasit lantaran saat menerima bola, Pique sudah dalam posisi off-side.

Barca bisa menggandakan keunggulannya di menit ke-60. Kali ini gol dilesakkan oleh Suarez melalui eksekusi penalti. Alaves dihukum karena Tomas Pina kedapatan melakukan handball di kotak terlarang. Suarez yang maju sebagai algojo tanpa kesalahan melakukan eksekusi dan membawa Barca memimpin 2-0.

Susunan Pemain:

Deportivo Alaves: Fernando Pacheco; Carlos Vigaray, Ximo Navarro, Victor Laguardia, Rodrigo Ely, Ruben Duarte; Diego Rolan, Mubarak Wakaso, Tomas Pina, Jony; Borja Baston.

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Samuel Umtiti, Sergi Roberto; Arturo Vidal, Sergio Busquets, Carles Alena; Ousmane Dembele, Luis Suarez, Philippe Coutinho.

Bukan Bruno Matos, Kolev Sejatinya Tunjuk Pemain Ini sebagai Algojo Penalti

Suara.com – Pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev menyayangkan kegagalan Bruno Matos mengeksekusi tendangan penalti. Kegagalan itu disebut Kolev juga sebagai salah satu penyebab kekalahan timnya dari Ceres Negros, Selasa (23/4/2019).

Dalam laga matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 itu, Persija takluk di depan pendungnya sendiri, dengan skor 2-3, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Persija mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-21 setelah Sandi Sute dijatuhkan oleh pemain Ceres Negros di kotak terlarang.

Namun, Bruno memanfaatkan peluang tersebut menjadi gol lantaran tembakannya yang terlalu lemah. Akibatnya mudah diantisipasi penjaga gawang Ceres Negros, Roland Muller.

Kolev menjelaskan sejatinya algojo utama penalti Persija pada pertandingan ini adalah Ismed Sofyan. Namun, Bruno meminta agar dirinya yang menjadi eksekutor.

Kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan (tengah) saat laga melawan Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2019). [Dok. Media Persija]Kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan (tengah) saat laga melawan Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019). [Dok. Media Persija]

Pemain asal Brasil tersebut ingin keluar dari tekanan setelah pada pertandingan lawan Kalteng Putra di babak perempat final Piala Presiden 2019 lalu, juga gagal mengeksekusi penalti.

“Soal penalti ya sebaiknya kita bicara sama beberapa pemain. Kita siapkan Ismed sebagai eksekutor utama, lalu Bruno,” ungkap Ivan Kolev dalam jumpa pers seusai pertandingan.

“Bruno minta sendiri untuk membuktikan diri bisa keluar dari bayang-bayang kegagalan waktu lawan Kalteng. Ismed akhirnya kasih peluang ke dia,” jelasnya.

Pada pertandingan ini lini depan masih menjadi masalah utama bagi Persija. Absennya Marko Simic membuat lini depan Persija kesulitan mencetak gol.

Kolev mengakui tidak ada pilihan lain di lini depan. Silvio Escobar yang digadang-gadang sebagai pengganti Simic belum juga membuka keran golnya.

Bahkan, Escobar tak dibawa di pertandingan ini. Kolev lebih memilih Bruno Matos sebagai striker meski posisi aslinya adalah gelandang serang.

“Sebenarnya informasi yang kita dapatkan seharusnya minggu ini Simic sudah kembali dari Australia. Tapi sampai sekarang belum ada informasi terakhir. Ya tentu saja kita tunggu dia karena dia tidak salah dan bisa kembali ke tim kita,” ujarnya.

“Saya pikir dia (Simic) bagus sekali, kuat sekali, dia bisa bantu tim. Soal kualitas memang tidak ada yang meragukan. Saat ini kami cari pengganti, tapi memang belum setimpal kualitasnya. Silvio (Escobar), dari enam pertandingan enggak pernah dapat shots on goal, dan peluang lain. Itu jadi masalah besar,” pungkas Kolev.

Piala AFC: Disebut Kolev bak Tim Eropa, Ini Respon Pelatih Ceres Negros

Suara.com – Pelatih Fisik Ceres Negros Slobodan Klacar mengaku tak menghiraukan pernyataan juru taktik Persija Jakarta, Ivan Kolev, yang menyebut tim asal Filipina itu bak Tim Eropa.

Terpenting bagi Klacar, Ceres Negros mampu menumbangkan Persija di hadapan publiknya sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Pernyataan Kolev yang menyebut Ceres Negros seperti tim Eropa lantaran sebagian besar penggawa Ceres merupakan pemain naturalisasi dari Eropa.

Menurut Kolev, secara fisik pemain Eropa berbeda dengan orang Filipina yang cenderung kecil postur tubuhnya.

Klacar menegaskan meski pemain-pemainnya berasal dari Eropa, Ceres Negros tetap mematuhi regulasi yang ada. Yaitu pemain asal Filipina yang telah dinaturalisasi dengan tiga penggawa asing.

“Oke silakan saja sebut kita Tim Eropa. Tapi kami tetap patuh pada peraturan bahwa semua pemain di sini adalah warga negara Filipina dengan tiga pemain asing,” ujarnya dalam jumpa pers seusai pertandingan.

“Jadi apapun yang mereka katakan, yang orang katakan, kami tetap ada aturannya,” pungkasnya.

Pelatih Fisik Ceres Negros Slobodan Klacar (tengah) dan pemain Bienvenido Maranon (kanan) dalam jumpa pers seusai pertandingan melawan Persija pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (23/4). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]Pelatih Fisik Ceres Negros Slobodan Klacar (tengah) dan pemain Bienvenido Maranon (kanan) dalam jumpa pers seusai pertandingan melawan Persija pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (23/4). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Ceres Negros berhasil menaklukkan Persija dengan skor 3-2 pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019.

Hasil ini membuat Ceres Negros kokoh di puncak klasemen sementara dengan poin 12. Sementara Persija ada di peringkat ketiga dengan poin empat.

Kekalahan ini merupakan yang kedua didapat anak asuh Ivan Kolev dari Ceres Negros. Sebelumnya pada perjumpaan pertama di Filipina, 3 April lalu, Persija kalah 0-1.

Piala AFC: Ini Rahasia Ceres Negros Pecundangi Persija di SUGBK

Suara.com – Ceres Negros sukses menaklukkan tuan rumah Persija Jakarta pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Wakil asal Filipina ini menang 3-2 setelah tertinggal dua gol lebih dulu.

Pelatih Fisik Ceres Negros, Slobodan Klacar mengatakan, timnya sempat dibuat kerepotan mengawal lini sayap Persija yang punya kecepatan.

Namun, di babak kedua ada perubahan strategi yang dilakukan oleh pelatih Risto Vidakovic dan mengubah jalannya pertandingan.

Penyerang Persija Jakarta Novri Setiawan (kanan) terjatuh dihadang striker Ceres Negros FC, Omid David Nazari, pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4/2019). [Antara/Hafidz Mubarak A]Penyerang Persija Jakarta Novri Setiawan (kanan) terjatuh dihadang striker Ceres Negros FC, Omid David Nazari, pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4/2019). [Antara/Hafidz Mubarak A]

Selain itu, Klacar menilai pemainya unggul dari segi fisik. Disaat para pemain Persija kelelahan, penggawa Ceres Negros masih punya kecepatan.

“Di babak pertama memang sangat sulit karena kedua tim bermain sangat cukup imbang kekuatannya,” ujar Klacar dalam jumpa pers seusai pertandingan.

“Kami di babak kedua meskipun sudah tertinggal 2-0, namun kami masih punya kekuatan stamina. Sehingga kami bisa membalikkannya dengan mencetak tiga gol, banyak aksi, dan juga kami bisa mengatur tempo permainan cukup baik. Alhasil bisa menguasai pertandingan, terutama di babak kedua,” lanjutnya.

“Jadi saya konsentrasi untuk menjaga kebugaran tim kami. Kami juga konsentrasi dengan strategi tim kami sendiri. Jadi kami tidak terlalu memperhatikan strategi dari Persija,” Klacar menambahkan.

Sementara itu, pemain Ceres Negros Bienvenido Maranon mengaku sangat menikmati pertandingan melawan Persija. Kehadiran puluhan ribu Jakmania—sebutan suporter Persija—tidak dirasakannya sebagai sebuah tekanan.

“Babak pertama cukup sulit, namun kami pemain tidak kehilangan fokus dan kami merasa enjoy bermain di sini dan kami senang akhirnya bisa mendapatkan hasil yang baik,” ujar Maranon.

“Saya cukup senang bisa tampil di depan ribuan pendukung dari Persija, mendapatkan atmosfer yang cukup luar biasa. Saya merasa luar biasa tampil di depan penonton Persija yang banyak,” pungkas gelandang Ceres Negros asal Spanyol.

Persija Kalah dari Ceres Negros, Kolev Salahkan Kegagalan Penalti Matos?

Suara.com – Pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev menyayangkan kegagalan timnya mengalahkan Ceres Negros. Persija takluk 2-3 pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (23/4).

Sejatinya pada pertandingan ini Persija unggul 2-0 lebih dahulu. Namun, Ceres bangkit dan mampu mencetak tiga gol yang membuat wakil Filipina tersebut memenangi pertandingan.

Kolev mengatakan, tim besutannya bermain cukup bagus hingga menit 70. Namun, beberapa kesalahan membuat Persija hilang fokus dalam pertandingan ini.

Di samping itu, pelatih asal Bulgaria ini juga menyebut kegagalan Bruno Matos mengeksekusi bola penalti turut jadi penyebabnya.

Striker Persija Jakarta Bruno Matos (kanan) dihadang pemain Ceres Negros FC Martin Steuble pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4/2019). [Antara/Hafidz Mubarak A]Striker Persija Jakarta Bruno Matos (kanan) dihadang pemain Ceres Negros FC Martin Steuble pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4/2019). [Antara/Hafidz Mubarak A]

“Saya menyayangkan kita kalah di pertandingan ini. Kita sangat sedih dan saya sangat menyesal. Karena menurut saya sampai menit ke-70 kita bermain cukup bagus melawan tim seperti Ceres yang memang cukup kuat dan punya determinasi tinggi,” kata Ivan Kolev dalam jumpa pers seusai pertandingan.

“Kalau kami gagal memaksimalkan peluang, termasuk penalti, itu jadi masalah. Kami kalah di pertandingan yang menurut saya penting. Jadi ya menyesal,” Kolev menambahkan.

Kekalahan ini membuat peluang Persija lolos ke babak berikutnya Piala AFC 2019 jadi sangat kecil.

Meski begitu, Kolev mengatakan timnya akan tetap berjuang di dua laga terakhir penyisihan Grup G Piala AFC 2019; melawan Became Binh Duong (1 Mei) dan Shan United (15 Mei).

“Menurut saya kita harus cari tiga poin di dua laga terakhir. Semoga semua pemain bisa diturunkan. Hari ini yang tidak bisa main bisa main di laga selanjutnya. Pasti kami akan mencoba untuk lolos ke babak selanjutnya,” tukas Kolev.

Persija Kembali Takluk dari Ceres Negros, Andritany: Sedih!

Suara.com – Persija Jakarta kembali harus menelan kekalahan kala berjumpa Ceres Negros. Kekalahan Persija kali ini terasa lebih pahit karena terjadi di depan pendukungnya sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2019).

Sempat unggul 2-0 lebih dulu, tim Macan Kemayoran harus tertunduk malu setelah wakil Filipina tersebut membalikkan keadaan menjadi 2-3, dalam matchday keempat Grup G Piala AFC 2019.

Sebelumnya saat bertamu ke markas Ceres Negros, 3 April lalu, Persija takluk 0-1.

Kapten tim Persija, Andritany Ardhiyasa mengaku kecewa dengan kekalahan pada hari ini. Menurutnya, salah satu gawanynya kebobolan tiga gol lantaran hilangnya konsentrasi, terutama lini belakang.

“Sedih pasti. Kita diakhir-akhir babak kedua tadi sempat kehilangan konsentrasi, makanya terjadi tiga gol ke gawang saya,” kata Andritany dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Kekalahan ini membuat peluang Persija lolos ke babak selanjutnya kian sulit. Ismed Sofyan cs harus bergantung dengan hasil tim dari grup lain agar bisa meraih status runner-up terbaik.

Sebagaimana diketahui, hanya satu runner-up terbaik dari tiga grup zona Asia Tenggara yang akan lolos ke semifinal.

“Musim ini Ceres Negros memang bagus, sangat bagus. Mereka datang ke sini dengan full team,” ungkapnya.

Lebih jauh, Andritany berharap rekan-rekannya bisa secepat melupakan kekalahan dari Ceres Negros ini.

Pasalnya, mereka sudah ditunggu Bali United dalam babak 8 Besar Piala Indonesia 2018 yang akan berlangsung dua leg pada 26 April dan 4 Mei mendatang.

“Ya saat ini kita harus fokus di Piala Indonesia. Kita akan melupakan Piala AFC walaupun masih ada dua pertandingan lagi di AFC,” pungkas Andritany.

Piala AFC: Unggul Dua Gol Lebih Dulu, Persija Dibungkam Ceres di SUGBK

Suara.com – Pil pahit harus ditelan Persija Jakarta pada mathcday keempat Grup G Piala AFC 2019. Persija tumbang di kandang sendiri saat melawan Ceres Negros di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Sejatinya Persija mampu unggul 2-0 lebih dulu. Namun, Ceres Negros mampu membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol yang membuat laga berakhir 2-3 untuk kemenangan wakil Filipina ini.

Jalannya Pertandingan

Bertindak sebagai tuan rumah, Persija langsung berinisiatif melakukan serangan di menit-menit awal pertandingan. Bruno Matos dan kawan-kawan beberapa kali mendapat peluang emas meski gagal berbuah gol.

Menit ketujuh, Ceres Negros mendapat peluang sangat bagus. Memanfaatkan kemelut di depan kiper Andritany Ardhiyasa, pemain-pemain Ceres Negros beberapa kali melesatkan tendangan ke arah gawang. Namun, penampilan apik Andritany membuat gawang Persija aman.

Memasuki menit ke-15, Persija masih menguasai jalannya pertandingan. Namun, tim berjuluk Macan Kemayoran ini masih kesulitan membongkar pertahanan Ceres Negros.

Persija mendapat penalti pada menit 19 setelah Sandi Sute dijatuhkan di kotak terlarang. Sayang, Bruno Matos yang menjadi eksekutor gagal membuat Persija unggul karena tendangannya terlalu lemah.

Beberapa kali Ceres Negros mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik. Kokohnya pertahanan Ismed Sofyan dan kawan-kawan membuat tim tamu kesulitan membobol gawang Andritany. Hingga babak pertama berakhir skor 0-0 masih tak berubah.

Babak kedua baru berjalan tiga menit, Persija berhasil membobol gawang Ceres Negros lewat sundulan Sandi Sute. Memanfaatkan umpan lambung hasil tendangan bebas Ismed Sofyan, Sandi Sute menjebol gawang Ceres. Persija unggul 1-0.

Ceres Negros hampir saja bisa menyamakan kedudukan pada menit 52. Lagi-lagi Andritany jadi penyelamat Persija.

Bruno Matos akhirnya bisa menjebol gawang Ceres Negros pada menit 57. Berawal dari umpan Sandi Sute, Bruno Matos melesakkan tembakan mendatar ke arah kiri gawang Ceres Negros, dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Persija.

Tertinggal dua gol, Ceres Negros mencoba penetrasi dengan permainan dari sayap. Akan tetapi, kokohnya pertahanan bek Macan Kemayoran dan apiknya Andritany membuat penggawa Ceres Negros kesulitan.

Akhirnya gawang Persija kebobolan pada menit 69. Gol Ceres Negros diciptakan oleh pemain pengganti Miguel Tanton.

Gol ini membuat mentalitas para pemain Ceres Negros meninggi dan terus-menerus melakukan serangan. Usaha anak-anak Ceres Negros untuk menyamakan skor akhirnya terwujud di menit 84.

Kali ini giliran Bienvenido Maranon yang mencatatkan namanya di papan skor. Skor pun menjadi imbang 2-2.

Petaka bagi Persija terjadi jelang pertandingan berakhir. Memanfaatkan crossing Stephan Schrock, Mike Ott menjebol gawang tuan rumah di masa injury time.

Hingga pertandingan berakhir, skor 3-2 untuk keunggulan Ceres Negros atas Persija Jakarta tetap tak berubah.

Susunan Pemain Persija vs Ceres Negros

Persija Jakarta (4-3-3): 26-Andritany Ardhiyasa; 14-Ismed Sofyan, 4-Ryuji Utomo, 6-Maman Abdurahman, 3-Danny Saputra; 7-Ramdani Lestaluhu (23-Nugroho Factur 71′), 45-Sandi Sute (17-Fitra Ramadan 88′), 32-Rohit Chand; 25-Riko Simanjuntak, 10-Bruno Matos, 11-Novri Setiawan (94-Heri Susanto 77′)

Pelatih: Ivan Kolev

Ceres Negros (4-3-3): 99-Roland Muller; 14-Carli de Murga, 20-Alvaro Silva, 4-Manuel Herrera, 23-Martin Steuble; 22-Omid Nazarri, 6-Kevin Ingreso (8-Miguel Tanton 63′), 5-Mike Ott (19-Curt Dizon 90+5′); 10-OJ Porteria (9-Mahir Karic 63′), 12-Stephan Schrock, 7-Bienvenido Maranon

Pelatih: Risto Vidakovic

Coutinho Ingin Main Bareng Neymar di Satu Klub, Tanda Gabung PSG?

Suara.com – Menjelang musim 2018/2019 berakhir, Philippe Coutinho melempar kode menarik. Ya, gelandang Barcelona itu mengaku ingin bisa bermain bersama rekan Timnas Brasil, Neymar, di level klub.

Coutinho dan Neymar adalah pilar Timnas Brasil dalam satu generasi. Keduanya sudah berseragam Selecao sejak di kelompok usia hingga kini di tim nasional senior. Namun, Coutinho dan Neymar belum pernah bermain bersama di level klub.

Saat ini, Coutinho berseragam Barcelona sejak Januari 2018 ketika diboyong dari Liverpool. Pada waktu yang sama, Neymar yang sudah berkostum Barcelona justru pergi dari Camp Nou untuk bergabung Paris Saint-Germain (PSG).

Coutinho yang kini sedang mengalami musim yang berat bersama Barcelona, serta tengah bersitegang dengan fans-nya sendiri karena selebrasi gol kontroversial, mengungkapkan harapan untuk bisa bermain bersama Neymar di level klub.

Philippe Coutinho dan Neymar di Timnas Brasil. (Benjamin Cremel/AFP).Philippe Coutinho dan Neymar di Timnas Brasil. (Benjamin Cremel/AFP).

“Selalu menyenangkan bisa bermain bersamanya. Kami sering bermain bersama di tim muda Brasil. Dia (Neymar) berhasil menjadi pemain spesial,” kata Coutinho kepada De Sola, dikutip Dailymail.

“Bermain di sisinya selalu menyenangkan. Walaupun saya belum cukup beruntung bisa bersamanya di level klub. Akan sangat menyenangkan bisa bermain bersamanya di klub yang sama,” tambah dia

Harapan itu pun bisa saja menjadi sinyal dari Coutinho yang ingin hengkang dari Barcelona untuk bergabung PSG. Sebab, Barcelona dipastikan tidak akan bisa mewujudkan hasrat Coutinho karena enggan memulangkan Neymar.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Bikin Gol Fantastis, Gonzalo Higuain Dihadiahi ‘Dada’ Fans Perempuan

Suara.com – Striker Chelsea, Gonzalo Higuain, berhasil membuat gempar netizen setelah berhasil menjebol gawang Burnley. Namun, bukan karena golnya, melainkan selebrasi liar dengan seorang fans perempuan Chelsea yang berhasil terekam dalam video berdurasi pendek.

Higuain berhasil mencetak satu gol dalam hasil imbang 2-2 antara Chelsea kontra Burnley di Stamford Bridge, Selasa (23/4/2019) dini hari WIB. Sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh N’Golo Kante.

Gol striker asal Argentina itu memang cukup heroik. Ia berhasil menggetarkan jala Burnley dengan sepakan super keras usai menerima umpan tumit dari Cesar Azpilicueta.

Higuain teramat senang dengan gol tersebut. Ia berlari ke arah fans yang berada di tepi lapangan, di mana ada fans perempuan Chelsea di sana. Menariknya, perempuan itu terlihat menarik Higuain lalu membenamkan muka eks pemain Real Madrid itu di dadanya.

Gol Higuain ke gawang Burnley adalah gol keempatnya bersama Chelsea dalam 14 penampilan di seluruh kompetisi. Kebahagian mantan striker Juventus itu terbilang wajar karena belakangan ia kerap mendapat kritikan fans akibat masih minim kontribusi.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Komentar Ferry Paulus Soal Bus Baru untuk Persija

Suara.com – Persija Jakarta kini memiliki tunggangan baru untuk mengarungi kompetisi musim 2019. Persija kini punya bus baru sebagai fasilitas mereka pada musim ini.

Bus baru tersebut didominasi warna merah terang dengan logo Persija terpampang di sisi kiri dan kanan. Bus baru Persija tersebut sudah dipamerkan kemarin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

CEO Persija Jakarta Ferry Paulus mengatakan bahwa bus baru ini merupakan pemberian dari pihak sponsor. Sama halnya dengan saat Persija pada era Gede Widiade.

CEO Persija Jakarta Ferry Paulus [AFP]CEO Persija Jakarta Ferry Paulus [AFP]

Dengan adanya bus baru ini, itu berarti Persija sudah tiga kali berganti bus. Dua bus saat era Gede Widiade kini satu saat dipimpin oleh Ferry Paulus.

Namun, Ferry tidak mau membocorkan pihak sponsor yang memberikan bus tersebut. Termasuk alasan bus tersebut masih menggunakan pelat berwarna kuning.

“Kalau sekarang saya kurang tahu. Saya juga masih tanya kenapa masih pelat kuning. Tapi sekarang lagi dalam proses untuk masalah pelat tersebut agar bisa dijadikan pelat hitam,” kata Ferry Paulus.

“Bus ini kan karena kami maunya cepat dan bisa langsung digunakan untuk Persija. Kalau kami pesan pasti lama dan butuh sampai empat bulan. Nah ini cuma dua bulan bisa selesai,” Ferry menambahkan.

Terkait dengan seri bus yang baru ini, Ferry tidak tahu secara detailnya. Tapi menurutnya, bus yang datang sekarang ini lebih baik dari bus sebelumnya.

“Kalau yang dulu saya tipenya kurang tahu, tapi yang sekarang ini paling bagus. Kalau masalah detail serinya saya kurang tahu, karena memang yang dapat itu kan tim marketing Persija Jakarta,” pungkasnya.

Sekjen PSSI Komentari Soal Naturalisasi Sandy Walsh

Suara.com – Kabar pemain asal Belgia Sandy Walsh akan segera dinaturalisasi kembali muncul. Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria berkomentar terkait hal tersebut.

Tisha menjelaskan jika memang Sandy Walsh ingin menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dipersilahkan saja. Namun, Sandy Walsh harus melalui proses yang telah ditetapkan untuk menjadi WNI.

Terkait keinginan sang pemain membela timnas Indinonesia, itu semua tergantung dari pelatih dalam hal ini Simon McMenemy. Akan tetapi, Tisha memastikan tidak sedang mencari pemain untuk dinaturalisasi.

“Setiap orang yang memenuhi syarat pindah kewarganegaraan, ingin pindah kewarganegaraan jadi warga Indonesia, itu silakan karena ada prosesnya sendiri,” kata Tisha.

Sandy Walsh. [@sandywalsh / Instagram]Sandy Walsh. [@sandywalsh / Instagram]

“Yang jelas, yang PSSI lakukan adalah jika kami membutuhkan striker misalnya, gelandang, terus kami mencari bisa dijadikan warga negara, bukan seperti itu,” Tisha menambahkan.

“Yang jelas, kalau ingin jadi WNI, bukan ingin masuk timnas, yah. Ini beda. Setiap orang silakan menempuh prosesnya dengan baik, perkara nanti ingin masuk timnas, itu kewenangan ada di pelatih,” jelasnya.

Namun, Tisha menjelaskan Sandy Walsh berpeluang membela skuat Garuda jika sudah menjadi WNI. Akan tetapi, itu semua tergantung dari keinginan pelatih.

“Kalau memang cocok bermain di timnas ya tidak masalah. Jadi prinsipnya itu tadi, jangan sampai terbalik,” pungkasnya.

Persija vs Ceres Negros, Jakmania Akhirnya Diizinkan Masuk SUGBK

Suara.com – Laga Persija vs Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019) akhirnya batal digelar tertutup. Para suporter pun diizinkan masuk ke dalam SUGBK. 

Satu jam sebelum pertandingan dimulai, Jakmania –julukan suporter Persija Jakarta– diperbolehkan memasuki kawasan SUGBK untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya.

Hal itu setelah manajemen Persija dan pihak kepolisian berkoordinasi agar membolehkan dengan adanya penonton. Namun, Jakmania yang dibolehkan masuk hanya yang memiliki tiket saja.

“Setelah berkomunikasi serta berkoordinasi manajemen, Panpel Persija dengan pihak kepolisian. The Jakmania Yang memiliki tiket diizinkan masuk ke SUGBK untuk menonton laga Persija Jakarta vs Ceres Negros dengan himbauan memasuki area stadion secara tertib, jaga rumah kita SUGBK Aman, serta dukung penuh Persija,” demikian rilis resmi Persija yang diterima suara.com.

Pantauan suara.com, Jakmania memang sudah memadati SUGBK sejak siang hari. Sebagian besar dari mereka berasal dari luar Jakarta yang sudah datang sejak semalam.

Banyak kekecewaan dari mereka jika tidak bisa masuk. Pasalnya, mereka sudah banyak mengeluarkan segalanya seperti biaya dan waktu untuk mendukung Persija berlaga di laga ini.

Tentu saja, hadirnya Jakmania memberikan dukungan langsung di SUGBK akan memberikan motivasi kepada para Ismed Sofyan dan kawan-kawan yang membutuhkan kemenangan guna membuka peluangnya lolos ke babak berikutnya.

Untuk Pertama Kalinya Milner Dukung Man United di Derby Manchester

Suara.com – Gelandang Liverpool James Milner mengatakan bahwa untuk pertama kali dalam hidupnya dia akan mendukung Manchester United. Hal itu dikatakan Milner jelang Man United menjamu Manchester City pada Kamis (25/4/2019) dinihari WIB.

Derby Manchester di Old Trafford tersebut memang akan menjadi salah satu laga penting dalam perburuan gelar Liga Inggris. Liverpool saat ini memimpin dua poin di puncak klasemen namun City masih memiliki satu pertandingan lebih di tangan.

Itu artinya, kalau skuat besutan Pep Guardiola terpeleset di Old Trafford, maka Liverpool mendapat keuntungan. Milner yang merupakan mantan pemain City, mengatakan kali ini di derby Manchester dia mendukung skuat Ole Gunnar Solskjaer.

“Pertama kalinya dalam hidup saya (mendukung MU),” kata James Milner seperti dilansir Scoresway. “Tapi saya tidak akan menonton. Ini sedikit membuang energi, menginginkan bola di gawang lain.”

Pemain Liverpool James Milner berjabat tangan dengan manajer Jurgen Klopp usai timnya ditumbangkan Wolverhampton Wanderers di putaran ketiga Piala FA, Selasa (8/1/2019) [AFP]Pemain Liverpool James Milner berjabat tangan dengan manajer Jurgen Klopp usai timnya ditumbangkan Wolverhampton Wanderers di putaran ketiga Piala FA, Selasa (8/1/2019) [AFP]

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Mungkin saya akan meletakkan ponsel selama beberapa jam dan memeriksanya sesudahnya. Saya tidak tahu apa yang akan kulakukan, mungkin keluar untuk makan,” ujarnya.

Liverpool masih memiliki pertandingan melawan Huddersfield Town, Newcastle United dan Wolves. Sementara setelah derby, Manchester City akan menghadapi Burnley, Leicester City dan Brighton dan Hove Albion.

“Ada tiga laga tersisa setelah [derby]. Orang-orang berpikir MU adalah sebuah tantangan, tetapi mereka bukan satu-satunya,” kata Milner. “Ini klise lama, tetapi Liga Premier sangat sulit – siapa pun yang Anda hadapi,” pungkas Milner.

Jadwal Siaran Langsung Persija vs Ceres Negros di Piala AFC Sore Ini

Suara.com – Persija Jakarta wajib menang saat menghadapi Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019. Berikut jadwal siaran langsung Persija vs Ceres Negros yang akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Selasa (23/4/2019).

Persija membutuhkan hasil kemenangan agar peluang lolos dari fase grup terbuka. Namun tidak akan mudah bagi skuat besutan Ivan Kolev, dimana pada pertemuan sebelumnya Persija harus mengaku keunggulan tuan rumah Ceres Negros 0-1.

Hasil tersebut membuat Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup G dengan empat poin dari tiga laga yang telah dilewati. Sementara Ceres menjadi memimpin Grup G dengan memiliki sembilan poin.

Melihat posisi Persija yang ada di peringkat tiga klasemen, Ismed Sofyan dan kawan-kawan dipastikan akan tampil ngotot guna membidik kemenangan menghadapi wakil Filipina itu.

Pelatih Persija Ivan Kolev sudah belajar dari kekalahan 0-1 pada matchday ketiga lalu menghadapi lawan yang sama di Filipina. Oleh karena itu, juru taktik asal Bulgaria itu cukup yakin bisa mengalahkan Ceres Negros.

Namun, usaha Persija mengejar kemenangan tidak bisa didampingi langsung oleh para suporternya setianya, The Jakmania. Pasalnya, pihak kepolisian tidak memberikan izin menggelar pertandingan dengan penonton di SUGBK.

Meski demikian, menarik untuk menyaksikan aksi Persija membidik kemenangan menghadapi Ceres Negros. Laga Persija vs Ceres Negros ini akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi, RCTI.

Berikut Jadwal Siaran Langsung Persija vs Ceres Negros di Piala AFC :

Persija vs Ceres Negros, Selasa (23/4/2019), pukul 15.30 WIB, Live RCTI

Hadapi Ceres Tanpa Penonton, Ini Pesan Kapten Persija untuk Jakmania

Suara.com – Pertandingan antara Persija Jakarta kontra Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, hari ini, Selasa (23/4/2019) dipastikan tanpa penonton.

Hal itu dipastikan setelah pihak kepolisian tidak memberikan izin adanya penonton di pertandingan tersebut. Padahal, laga tersebut sangatlah krusial bagi Macan Kemayoran –julukan Persija–.

Persija membutuhkan hasil kemenangan agar peluang lolos dari fase grup terbuka. Tentu, dengan adanya dukungan dari Jakmania –julukan suporter Persija— akan sangat membantu Pasukan Ibu Kota meraih kemenangan.

Namun, situasi mengatakan hal yang berbeda. Jakmania tidak bisa memberikan dukungan kepada tim kesayangannya tersebut dalam laga penting ini.

Pesepakbola Persija Jakarta saat laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 kontra Becamex Binh Duong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]Pesepakbola Persija Jakarta saat laga matchday 1 Grup G Piala AFC 2019 kontra Becamex Binh Duong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Terkait hal tersebut, Kapten tim Persija Andritany Ardhiyasa berkomentar. Ia meminta kepada Jakmania untuk mengerti dan memahami dengan keputusan yang sudah dikeluarkan.

Penjaga gawang Persija itupun memohon agar Jakmania tidak memaksakan diri datang ke stadion. Hal itu semua agar pertandingan bisa berjalan dengan lancar.

“Saya mengerti ini sangat berat bagi kita semua, tetapi ini harus kita jalankan demi terselenggaranya pertandingan sore hari ini. Dan untuk Jakmania saya mohon dengan sangat untuk mengikuti aturan yang sudah dirilis dari pihak kepolisian dan juga panpel,” kata Andritany, Selasa (23/4/2019).

Meski begitu, Andritany menegaskan ada cara lain bisa mendukung Persija, yaitu dengan doa agar Macan Kemayoran bisa mengalahkan wakil dari Filipina tersebut.

“Mendoakan adalah cara yang terbaik ketika kita tidak bisa mendampingi yang kita cintai,” pungkas pemain bernomor punggung 26 itu.

Chelsea Ditahan Imbang, Hudson-Odoi dan Kante Cedera

Suara.com – Chelsea bukan hanya gagal meraih poin penuh saat menghadapi Burnley di Liga Inggris. The Blues juga terancam kehilangan N’Golo Kante dan Callum Hudson-Odoi di sisa musim ini setelah mendapatkan cedera dalam pertandingan tersebut.

Pada laga yang dihelat di Stamford Bridge, Selasa (23/4) dini hari WIB, Chelsea harus puas bermain imbang 2-2. Chelsea mencetak gol lewat N’Golo Kante dan Gonzalo Higuain, sedangkan gol Burnley dibuat Jeff Hendrick dan Ashley Barnes.

Namun, Chelsea sudah harus kehilangan dua pemainnya sebelumnya bermain di babak kedua. Hudson-Odoi mengalami cedera dan digantikan oleh Pedro pada menit ke-41.

Setelah itu, Kante juga harus ditarik keluar dan digantikan oleh Matteo Kovacic. Usai pertandingan Asisten manajer Chelsea, Gianfranco Zola, memberi keterangan mengenai kondisi kedua pemain.

Ekspresi kekecewaan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri (kanan) dan sang asisten, Gianfranco Zola pada laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019 kontra Bournemouth di Vitality Stadium, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB. [Glyn KIRK / AFP]Ekspresi kekecewaan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri (kanan) dan sang asisten, Gianfranco Zola pada laga lanjutan Liga Inggris 2018/2019 kontra Bournemouth di Vitality Stadium, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB. [Glyn KIRK / AFP]

Zola tidak terlalu yakin dengan kondisi Hudson-Odoi yang tampaknya cukup serius. “Sayang sekali Hudson-Odoi itu tampal terlihat cukup serius,” kata Zola kepada Sky Sports.

“Kami harus menunggu sampai besok sebelum saya bisa memberitahu Anda seberapa serius cederanya tersebut tetapi tidak tampak terlihat baik,” ujarnya.

Sementara cedera Kante tampaknya tidak terlalu mengkhawatirkan. “N’Golo dijatuhkan saat dia melakukan serangan balik dan dia jatuh di kaki seorang pemain sehingga dia mendapat luka memar di tulang rusuknya,” jelas Zola.

“Dia tidak bisa bernapas dengan benar dan itu sebabnya dia ditarik keluar. Dia akan baik-baik saja. Cederanya ttu tidak serius,” pungkas Zola.

Sementara Zola memberikan penjelasan kepada pers usai pertandingan karena manajer Chelsea, Maurizio Sarri, enggan memberikan keterangan pers setelah pertandingan imbang 2-2.

Menurut Zola, Sarri tidak bisa hadir dalam konferensi pers karena kecewa dengan pertandingan. Ia juga tersinggung dengan perlakuan wasit setelah diusir dari lapangan karena melakukan protes keras.

Panpel Persija Minta Maaf, Begini Cara Jakmania untuk Refund Tiket

Suara.com – Pertandingan matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 antara Persija Jakarta vs Ceres Negros di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, dipastikan tanpa penonton, hari ini Selasa (23/4/2019). Oleh sebab itu, Jakmania –julukan suporter Persija– dihimbau tidak datang ke SUGBK.

Kepastian digelarnya pertandingan tanpa penonton ini sesuai surat dari kepolisian bernomor SI/YANMAS/172/IV/YAN 2.1/2019/Bantelkam. Informasi dadakan ini tentu sangat mengecewakan, mengingat Jakmania sangat antusias menatap laga ini.

Apalagi, Panpel Persija telah menjual tiket pertandingan sejak beberapa hari yang lalu. Belum diketahui penyebab izin pertandingan dengan adanya penonton tidak keluar.

Ketua Panpel Persija Haen Rahmawan meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Ia pun memastikan kepada Jakmania akan mendapatkan refund pengembalian tiket yang dibeli secara online.

“Kami memohon maaf kepada penonton yang membeli tiket secara online. Para pembeli tiket akan mendapatkan refund setelah melengkapi data-data yang diperlukan,” kata Haen dalam rilis yang diterima suara.com.

“Bagi penonton yang ingin melakukan pengembalian dana dapat menghubungi customer services Loket.com 021-29101051/52,” ia menambahkan.

Haen pun meminta kepada Jakmania tidak memaksakan diri hadir ke SUGBK. Pasalnya, keputusan tersebut haruslah dihormati bersama.

“Kita harus ambil sisi positifnya. Saya harap Jakmania bisa menerima dan mengikuti himbauan untuk tidak datang ke Stadion. Apa yang diputuskan oleh Kepolisian harus ditaati,” pungkasnya.

Resmi! Laga Persija vs Ceres Negros Digelar Tanpa Penonton

Suara.com – Pertandingan Persija Jakarta melawan Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019), dipastikan digelar tanpa penonton.

Kepastian itu didapat setelah merujuk surat dari kepolisian bernomor SI/YANMAS/172/IV/YAN 2.1/2019/Bantelkam.

Sebelumnya, memang sempat beredar isu bahwa pertandingan Persija vs Ceres Negros digelar tanpa penonton. Namun, setelah manajemen Persija berkomunikasi dengan pihak kepolisian semalam, Senin (22/4/2019) laga tersebut digelar dengan penonton, namun kini Selasa (23/4/2019) pagi berubah lagi.

“Jadi ada keputusan perihal pihak kepolisian mengeluarkan surat status memberikan izin bermain tanpa penonton. Dengan demikian kita harus menjalankan apa yang diputuskan kepolisian,” ujar Haen Rahmawan selaku ketua panpel Persija dalam rilis yang diterima suara.com.

Lebih lanjut Haen menambahkan, ini merupakan keputusan yang terbaik. Ia pun berharap kepada Jakmania –julukan suporter Persija– untuk tidak datang ke Stadion.

“Kita harus ambil sisi positifnya. Saya harap Jakmania bisa menerima dan mengikuti himbauan untuk tidak datang ke Stadion. Apa yang diputuskan oleh Kepolisian harus ditaati,” tambahnya.

Belum diketahui apa yang menjadi penyebab laga Persija vs Ceres Negros digelar tanpa penonton. Diduga, Pemilu 2019 jadi alasannya.

Lebih lanjut pihak panpel Persija juga mengatakan akan merefund kepada penonton yang telah membeli tiket secara Online.

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia di Pekan ke-33, Napoli Tumbang

Suara.com – Napoli menelan kekalahan 1-2 di kandang sendiri oleh Atalanta di Liga Italia. Berikut hasil lengkap pertandingan Liga Italia dan klasemen Liga Italia di pekan ke-33 hingga Selasa (23/4/2019) dini hari WIB .

Pada pertandingan di San Paolo, Selasa (23/4/2019) dinihari WIB, Napoli sempat memimpin lebih dahulu lewat gol Dries Mertens di babak pertama. Napoli masih memiliki beberapa peluang di babak pertama namun tidak ada gol tambahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Atalanta mampu bangkit dan menekan Napoli. Hasilnya Duvan Zapata berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-69 dan Mario Pasalic akhirnya membuat Atalanta memenangi pertandingan 2-1.

Dengan hasil ini, Napoli masih tetap bertengger di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan memiliki 67 poin. Skuat besutan Carlo Ancelotti ini terpaut 20 poin dari Juventus yang sedang memastikan gelar Scudetto.

Sementara itu Atalanta berada di urutan kelima dengan 56 poin, sama dengan AC Milan di atasnya. Sedangkan di posisi ketiga ditempati Inter Milan yang bermain imbang 1-1 dengan AS Roma pada hari Minggu (21/4/2019).

Hasil Liga Italia pekan ke-33 :

Pertandingan Sabtu (20/4/2019) :

Parma 1
AC Milan 1

Bologna 3
Sampdoria 0

Cagliari 1
Frosinone 0

Empoli 2
SPAL 4

Genoa 0
Torino 1

Lazio 1
Chievo 2

Udinese 1
Sassuolo 1

Juventus 2
Fiorentina 1

Pertandingan Minggu (21/4/2019) :

Inter Milan 1
AS Roma 1

Pertandingan Selasa (23/4/2019) :

Napoli 1
Atalanta 2

Klasemen Liga Italia :

1 Juventus 33 28 3 2 67 23 44 87
2 Napoli 33 20 7 6 62 30 32 67
3 Inter 33 18 7 8 51 27 24 61
4 Milan 33 15 11 7 47 31 16 56
5 Atalanta 33 16 8 9 66 42 24 56
6 Roma 33 15 10 8 58 46 12 55
7 Torino 33 13 14 6 42 29 13 53
8 Lazio 33 15 7 11 47 35 12 52
9 Sampdoria 33 14 6 13 53 44 9 48
10 Cagliari 33 10 10 13 32 44 -12 40
11 Fiorentina 33 8 16 9 47 41 6 40
12 Sassuolo 33 8 14 11 47 52 -5 38
13 SPAL 33 10 8 15 34 47 -13 38
14 Parma 33 9 9 15 34 51 -17 36
15 Genoa 33 8 10 15 35 52 -17 34
16 Bologna 33 8 10 15 34 47 -13 34
17 Udinese 33 8 9 16 31 47 -16 33
18 Empoli 33 7 8 18 42 63 -21 29
19 Frosinone 33 5 8 20 26 60 -34 23
20 Chievo 33 2 11 20 24 68 -44 14

Prediksi Persija Jakarta vs Ceres Negros di Piala AFC 2019

Suara.com – Persija Jakarta akan menjamu oleh Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019). Laga ini wajib dimenangi oleh Persija jika ingin lolos ke babak berikutnya.

Ya, Persija tidak boleh kalah di pertandingan ini. Melihat posisi Persija yang ada di peringkat tiga klasemen sementara Grup G, Ismed Sofyan dan kawan-kawan masih berpeluang lolos.

Pasalnya, hanya juara grup yang bisa lolos ke babak semifinal zona Asia Tenggara Piala AFC 2019. Persija baru mendapat empat poin dari satu kali menang, satu imbang, dan satu kekalahan.

Persija tertinggal tiga angka dari Becamex Binh Duong di urutan kedua dan lima poin dari Ceres-Negros di pucuk klasemen. Wajar bila Persija wajib memetik kemenangan dalam laga nanti.

Suasana laga Ceres Negros vs Persija Jakarta pada laga matchday 3 Grup G Piala AFC 2019 di Panaad Stadium, Bacolod, Filipina, Rabu (3/4/2019) malam WIB. [Twitter resmi Piala AFC]Suasana laga Ceres Negros vs Persija Jakarta pada laga matchday 3 Grup G Piala AFC 2019 di Panaad Stadium, Bacolod, Filipina, Rabu (3/4/2019) malam WIB. [Twitter resmi Piala AFC]

Pelatih Persija Ivan Kolev mengaku sudah belajar dari kekalahan 0-1 pada matchday ketiga lalu menghadapi lawan yang sama di Filipina. Oleh karena itu, juru taktik asal Bulgaria itu cukup yakin bisa mengalahkan Ceres Negros.

“Pada pertandingan sebelumnya, kami tidak siap karena filosofi permainan mereka berbeda dan kami tidak bermain bagus meski ada peluang mencetak gol,” kata Ivan Kolev.

“Kami sudah melakukan evaluasi dan antisipasi untuk laga besok. Semoga bisa meraih hasil yang baik,” ia menambahkan.

Tampil di hadapan suporternya sendiri, Macan Kemayoran –julukan Persija– tentu akan termotivasi. Jakmania –sebutan suporter Persija– akan memberikan dukungan penuh selama 90 menit.

Sementara itu, Ceres Negros tidak gentar dengan puluhan ribu Jakmania yang akan memadati SUGBK. Pelatih Risto Vidakovic memastikan timnya akan tampil santai, mengingat tekanan ada di pihak Persija.

Sementara terkait dukungan dari Jakmania, Vidakovic menegaskan hal tersebut justru jadi motivasi. Tidak sering Ceres Negros tampil di hadapan puluhan ribu suporter.

“Kami memiliki sembilan poin, jadi tekanan sebenarnya ada di mereka yang membutuhkan kemenangan. Jika mereka kalah, maka akan bisa tersingkir. Jadi, ya tekanan ada di mereka,” ujar pelatih asal Serbia itu.

Perkiraan susunan pemain:

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Maman Abdurahman, Danny Saputra; Ramdani Lestaluhu, Sandi Sute, Rohit Chand; Riko Simanjuntak, Bruno Matos, Heri Susanto

Cadangan: Shahar Ginanjar, Tony Sucipto, Septinus Alua, Nugroho, Fitra Ridwan, Novri Setiawan, Bambang Pamungkas

Pelatih: Ivan Kolev (Bulgaria)

Ceres Negros (4-3-3): Roland Muller; Carlos Alberto, Alvaro Silva, Manuel Herrera, Martin Steuble; Omir Nazarri, Kevin Ingreso, Mike Ott; Jose Porterio, Stephan Schrock, Bienvenido Maranon

Cadangan: Vallez Bayan, Sean Kane, Jeffrey Chrisyltiaens, Curt Dixon, Miguel Tanton, Dennis Villanueva, Mahir Karic

Hasil Liga Inggris: Chelsea Ditahan Burnley 2-2 di Stamford Bridge

Suara.com – Chelsea harus puas bermain imbang 2-2 kala menjamu tim papan bawah Liga Inggris, Burnley dalam laga lanjutan Premier League 2018-19 pekan ke-35 yang dihelat di Stamford Bridge, Selasa (23/4) dini hari WIB.

Chelsea yang menguasai pertandingan bahkan harus tertinggal lebih dahulu usai Jeff Hendrick mencetak gol. Namun The Blues (julukan Chelsea) berhasil menyamakan kedudukan berkat gol N’Golo Kante dan Gonzalo Higuain. Namun keunggulan The Blues sirna usai Burnley berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Ashley Barnes.

Dengan hasil ini, Chelsea yang kini memiliki poin 67 untuk sementara naik ke peringkat empat menggeser Arsenal. Sementara satu poin bagi Burnley, membuat mereka menduduki posisi 15 dengan 40 poin.

Jalannya pertandingan

Chelsea langsung menggebrak sejak menit pertama. Sayang peluang yang didapat Eden Hazard dan Higuain masih belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Alih-alih mencetak gol, tim tamu justru lebih dulu mencetak gol lewat tembakan first time Hendrick ketika laga baru berjalan 8 menit.

Tak butuh waktu lama, 4 menit setelahnya Chelsea sukses menyamakan kedudukan lewat tembakan Kante usai menerima assist Eden Hazard.

Pertandingan sepertinya bakal menjadi milik Chelsea setelah Higuain mencetak gol selang beberapa menit kemudian. Kerjasama apik dengan Cesar Azpilicueta, tendangan striker Argentina itu meluncur deras tak mampu dihalau Tom Heaton.

Set piece Burnley benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Chelsea. Tim tamu lagi-lagi mencetak gol lewat skema bola mati, kali ini giliran Barnes yang membobol gawang Kepa Arrizabalaga di menit ke-24. Skor imbang 2-2.

Chelsea harus kehilangan bintang muda mereka, Callum Hudson-Odoi yang tak bisa melanjutkan pertandingan akibat cedera. Ia pun digantikan Pedro Rodriguez di menit ke-41. Skor 2-2 tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Chelsea Maurizio Sarri membuat perubahan strategi dengan memasukkan Mateo Kovacic untuk menggantikan Kante.

Oliver Giroud juga dimasukkan menggantikan Higuain di menit ke-77. Namun barisan pertahanan Burnley masih mampu mengamankan daerahnya dengan baik.

Terus mengurung, nyatanya Chelsea tetap gagal mencetak gol hingga peluit akhir pertandingan ditiup.

Susunan Pemain

Chelsea: Kepa; Azpilicueta, Christensen, Luiz, Emerson; Kante (Kovacic 46′), Jorginho, Loftus-Cheek; Hudson-Odoi (Pedro 41′), Higuain (Giroud 77′), Hazard.

Burnley: Heaton; Lowton, Tarkowski, Mee, Taylor; Hendrick, Westwood, Cork, McNeil; Barnes, Wood.

Jelang Piala AFC 2019, Pelatih Ceres Sebut Tekanan Ada di Pihak Persija

Suara.com – Ceres Negros telah siap menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4/2019) di laga Grup G Piala AFC 2019. Pelatih Ceres Risto Vidakovic menilai tekanan justru ada di pihak lawannya tersebut.

“Tekanan ada di Persija karena kalau kalah, mereka bisa out dari kompetisi ini. Sementara kami masih memimpin klasemen dengan sembilan poin,” ujar Vidakovic dalam konferensi pers menjelang pertandingan tersebut di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Pelatih berkebangsaan Serbia itu memprediksi, kebutuhan Persija untuk menang demi memperbesar peluang lolos dari fase grup akan membuat pertandingan berjalan ketat.

Hal tersebut menjadi sesuatu yang diwaspadai oleh Vidakovic. Dia tidak ingin terlena dengan kemungkinan Persija tampil negatif karena tekanan itu. “Persija itu klub besar dan sarat pengalaman,” lanjutnya seperti dilansir Antara.

Suasana laga Ceres Negros vs Persija Jakarta pada laga matchday 3 Grup G Piala AFC 2019 di Panaad Stadium, Bacolod, Filipina, Rabu (3/4/2019) malam WIB. [Twitter resmi Piala AFC]Suasana laga Ceres Negros vs Persija Jakarta pada laga matchday 3 Grup G Piala AFC 2019 di Panaad Stadium, Bacolod, Filipina, Rabu (3/4/2019) malam WIB. [Twitter resmi Piala AFC]

Sementara terkait puluhan ribu suporter Persija The Jakmania yang diyakini bakal memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Vidakovic menanggapinya dengan santai.

Menurut dia, stadion yang penuh justru akan memotivasi anak-anak asuhnya untuk tampil lebih bersemangat.

“Kami justru berharap besok stadion penuh dan penonton bisa menikmati pertandingan. Kami termotivasi dengan itu dan saya juga ingin melihat bagaimana para pemain merespon kehadiran para suporter,” tutur Vidakovic.

Terkait pertandingan, Bek Ceres Manuel “Super” Herrera Lopez menganggap partai tersebut sebagai laga besar. Pasalnya, kedua tim sama-sama menjadi juara liga di masing-masing negara pada tahun 2018.

“Ini akan menjadi laga besar karena dua tim ini yang terbaik di Filipina dan Indonesia,” ujar Super.

Persija akan menghadapi Ceres Negros dalam lanjutan laga Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4), mulai pukul 15.30 WIB.

Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua tim di Piala AFC terkini. Pada laga pertama yang berlangsung di Filipina, Rabu 3 April lalu, Persija kalah dengan skor 0-1.

Saat ini, Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup G dengan empat poin dari tiga laga yang telah dilewati. Sementara Ceres menjadi nomor satu dengan sembilan poin.

Jika menang atas Persija, Ceres akan memastikan diri lolos ke babak semifinal zona ASEAN karena minimal sudah menempati peringkat kedua.

Kalau Persija menang, poin skuat Macan Kemayoran akan sama dengan tim peringkat ketiga saat ini Becamex Binh Duong (Vietnam) yaitu tujuh poin. Peringkat dua dan tiga nantinya dibedakan berdasarkan selisih gol.

Seandainya Persija dan Ceres bermain seri, Persija tetap berada di posisi ketiga. Potensi lolos masih tetap ada selama mampu memenangkan dua pertandingan terakhirnya.

Fakhri Husaini Seleksi 43 Pemain Timnas Indonesia U-19

Suara.com – Fakhri Husaini akan memulai tugas pertamanya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-19. Mantan pelatih timnas U-16 ini telah siap melakukan seleksi setelah memannggil  43 pemain.

Fakhri akan dibantu oleh dua staf pelatih seperti Mahruzar Nasution dan Gatot Prasetyo pada seleksi yang akan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, mulai 23 hingga 28 April mendatang.

“43 pemain yang terjaring itu berasal dari tim pemandu bakat pimpinan Direktur Teknik PSSI, Danurwindo. Saya akan menyeleksi mereka terlebih dahulu,” ungkap Fakhri dalam situs resmi PSSI.

“Pemain itu terjaring lewat tim pemandu bakat PSSI dari kompetisi Elite Pro Academy U-16 dan Liga 1 U-19 tahun lalu. Pemain timnas U-16 tahun lalu juga banyak bermain di Liga U-19, seperti Bagas dan Bagus di Barito lalu Zico di Persija,” ujarnya.

“Setelah itu, saya akan berangkat ke Inggis untuk melihat pemain-pemain yang merupakan mantan pemain timnas U-16. Bagaimana perkembangan mereka di sana, apa yang sudah mereka dapatkan disana seperti apa,” jelasnya.

Setelah melakukan rangkaian tersebut, selanjutnya Fakhri Husaini baru akan melakukan pemusatan latihan pada bulan Juli mendatang.

Timnas Indonesia besutan Fakhiri Husaini ini nantinya akan berlaga pada Piala AFF U-18 pada 5-18 Agustus di Vietnam. Selain itu, Fakhri juga mempersiapkan tim untuk kualifikasi Piala Asia U-19 2020, September/Oktober mendatang.

Daftar Nama 43 Pemain Seleksi Timnas Indonesia U-19:

Kiper:

1. Muhammad Fajar Ali Syahbana, Persebaya
2. Candra Nur Asrovy, Sriwijaya Fc
3. Muhammad Syahru Ramadhan, Mitra Kukar
4. Muhhamad Adi Satrio, Pplp Jakarta

Belakang:

5. Muhammad Iqbal Pratama, Persebaya
6. Rizki Ridho Ramdhani, Persebaya
7. Hais Wenno, Persebaya
8. Rizki Bayu Alfaritzi, Sriwijaya Fc.
9. Muhammad Sadli Mahendra, Mitra Kukar
10. I Made Tri Somanada, Bali United
11. Komang Tri Arta Wiguna, Bali United
12. I Gede Agus Mahendra, Bali United
13. Rachmat Hidayat, Persib Bandung
14. Mohammad Febrian, Barito Putra
15. Vikri Irvanudin, Persija
16. Bayu Muhmmad Fikri, Asifa
17. I Nyoman Ansanay, Persipura Jayapura
18. Ahmad Figo Ramadani, Persema

Tengah:

19. Arda Alfareza, Tira Persikabo
20. Beckham Putra Nugraha, Persib Bandung
21. Ardi Maulana, Persib Bandung
22. Kaka Dwi Guna, Persib Bandung
23. Theofillo Numberi, Persipura Jayapura
24. Dyaz Bagus Widyanto, Psis Semarang
25. Rifaldo Lestaluhu, Tira Persikabo
26. Ceppy Akhmad Pribadi, Perseru
27. Dominico Savio Sheva Maresca, Pss Sleman
28. Muhammad Taufany Muslihudin, Borneo Fc.
29. Khairul Imam Zakiri, Academy Leganes
30. Muhammad Hendrik Putra Perdana, Persem

Depan:

31. Aslan Weis, Persebaya
32. Revie Jaya Pratama, Mitra Kukar
33. Rifqi Adira, Persija
34. Harberd Sokoy, Persipura
35. Muhhamad Ibnu Iqbal, Psis Semarang
36. Arya Putra Gerryan Senyiur Lawono, Borneo Fc.
37. Ahmad Hamzah, Borneo Fc
38. Miftahul Husyen, Bhayangkara Fc.
39. Andi Irvan, Tiga Naga
40. Adi Samsu, Mitra Kukar
41. M. Rafly Ariyanto, Barito Putra
42. Gugun Syaiful Rahman, Borneo Fc
43. Ferry Setiawan, Persela

Lawan Ceres di Piala AFC, Kolev Minta Persija Main Pintar

Suara.com – Persija Jakarta akan melakoni laga penting Ceres Negros dalam matchday keempat Grup G Piala AFC 2019. Pelatih Persija Ivan Kolev pun meminta skuatnya untuk bermain lebih pintar melawan Ceres yang disebutnya mirip tim Eropa.

Persija akan menjamu Ceres di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4) sore WIB. Meski akan menjadi tuan rumah, namun Kolev mengakui bahwa skuatnya perlu kerja keras untuk dapat mengalahkan Ceres.

Di mata pelatih asal Bulgaria ini Ceres Negros merupakan tim yang bagus. Tim asuhan Risto Vidakovic itu dihuni banyak pemain-pemain asal Eropa dan mereka memiliki pemain yang cukup berkualitas di semua lini.

Hal itu tercermin dengan hasil yang cukup bagus ditorehkan dalam tiga laga terakhir mereka di Grup G. Kolev pun mengatakan bahwa cara terbaik untuk menundukkan The Bussmen, julukan Ceres dengan cara bermain pintar.

Pelatih Persija Ivan Kolev memberikan instruksi kepada para pemain saat menggelar latihan di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma. (Suara.com/ Adie Prasetyo) Pelatih Persija Ivan Kolev memberikan instruksi kepada para pemain saat menggelar latihan di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma. (Suara.com/ Adie Prasetyo)

“Kita harus pikir secara keseluruhan, karena kalian tau ini bukan tim Filipina, ini seperti tim eropa. Mereka terlatih di Eropa, mereka pikirannya seperti pemain Eropa. Tim ini memang kuat sekali, pengalamannya banyak di semua pemain,” ujar Kolev.

“Ya kita harus main pintar tentu saja, karena tidak bisa 90 menit menyerang terus, kita harus main dua fase, bertahan dan menyerang apalagi mereka punya banyak pemain bagus,” lanjut pelatih Persija ini seperti dilansir situs resmi klub.

Melawan Ceres akan menjadi laga penting bagi  Persija. Saat ini mereka ada di posisi ketiga klasemen sementara Grup G dengan poin empat. Persija harus menang pada tiga laga sisa untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya.